Flash Back

Hari ini Faris sudah jalan 3 bulan. Nggak terasa saya kembali disibukkan dengan kerempongan mengurus bayi. Yaa…bayi ini yang udah dinanti nanti kedatangannya di rumah ini setelah kakaknya pergi terlebih dahulu. Seneng dan rasa syukur yang teramat dalam telah Alloh gantikan rasa sedih dan sakitnya kehilangan tempo hari dengan kebahagiaan bayi kecil ini (aslinya nggak kecil juga sih, sekarang aja udah 5 kilo berat badannya). Banyaklah yang ingin kuceritakan disini. Mulai dari proses kehamilan sampai dengan kelahiran dan tumbuh kembangnya hingga saat ini. Faris terlahir dengan proses persalinan normal atau biasa disebut persalinan spontan pervaginam. Berat badan saat lahir 3,250gr dan panjang 48cm. Kalau saya ditanya seneng nggak sih punya anak? Jawaban saya pasti “iya”, secara anak ini merupakan amanah sekaligus hadiah yang saya nanti-nanti selama ini. Selalu saya selipkan dalam setiap do’a-do’a saya selama ini, dan Alloh berikan amanah ini di waktu yang terbaik menurutNya. Banyak teman yang sering bertanya “sakit nggak sih melahirkan itu?”, jawabannya yaiyalah sakit, tetapi justru rasa sakit itulah yang kita nanti-nanti kedatangannya karena kalo rasa sakit itu nggak datang justru membuat kita khawatir. “Apakah saya bisa melahirkan normal?” ini merupakan kekhawatiran yang wajar dialami oleh setiap ibu hamil, karena segala sesuatu bisa saja terjadi saat proses persalinan. Persiapan mental yang tangguh adalah hal penting yang harus ibu-ibu persiapkan selain persiapan keuangan tentunya. Sedikit berbagi cerita, alhamdulillah kehamilan kedua saya ini berjalan lancar, sehat dan diberikan kemudahan. Saat trimester pertama saya tidak mengalami kendala yang berarti, mual dan pusing serta mudah lelah merupakan hal yang wajar dialami oleh ibu-ibu yang sedang hamil muda. Itupun saya alami saat trimester pertama, mual jika mencium aroma bawang putih. Bulan pertama saya masih bisa memasak namun bulan kedua dan ketiga saya menyerah karena benar-benar tidak tahan bau bumbu masak di dapur. Badan terasa sakit semua dan mudah lelah, apalagi selepas kerja rasanya kepengen tidur lama-lama. Trimester pertama sukses saya lalui tanpa keluhan yang berarti. Nggak ada acara ngidam-ngidam seperti kebanyakan ibu-ibu, hanya merasa lebih mudah lapar dan terkadang kepengen makan sesuatu (masih wajar keinginannya, masih gampang dicarinyalah ya). Trimester kedua nafsu makan saya mkin meningkat bahkan saya sering membawa bekal cemilan saat ke kantor. Biasanya saya makan di sela-sela bekerja, sebelum atau sesudah makan siang. Cemilan saya biasanya roti tawar gandum, roti isi, buah-buahan segar yang dipotong kecil2, puding, kacang-kacangan, dan wafer atau dark coklat batangan. Meskipun makanan yang saya konsumsi banyak, alhamdulillah kenaikan berat badan larinya semua ke anak jadi tidak membuat badan saya membengkak. Total kenaikan berat badan saya sewaktu hamil 7kg dan alhamdulillah setelah melahirkan saya langsung normal berat badannya sama seperti sebelum hamil. Jadi tanpa diet ketat berat badan sudah hilang bersamaan dengan lahirnya si Faris. Hal ini dikarenakan saat hamil dan setelah melahirkan saya tetap aktif melakukan semua pekerjaan rumah sendirian. Kehamilan saya yang kedua ini saya merasa sangat fit dan dapat mengerjakan banyak kegiatan secara mandiri (tetapi tidak untuk mengangkat beban yang terlampau berat – hal ini membahayakan bagi ibu hamil). Sampai dengan hari-hari terakhir sebelum saya cutipun saya masih kuat naik turun tangga saat bekerja di kantor. Bahkan sayapun pernah naik turun tangga sampai dengan lantai 4 saat di kantor *mantaaplaaa (tapi naik turunnya pelan-pelan loh, itung2 olahraga). Saya sangat menikmati kehamilan ini sehingga tidak merasa berat, memang sih ada beberapa keluhan kecil seperti sering sakit pinggang, pegel2 di punggung atau kram baik di betis maupun perut tapi alhamdulillah Alloh beri kemudahan dan kekuatan selama hamil ini. Kalau ditanya mengenai proses persalinan saya akan selalu menjawab luaarrr biasa. Kenapa begitu? Pengalaman ini sungguh luaarrr biasa, di saat banyak orng di luar sana melahirkan berada di antara keluarga dan orang tua maka kami tidak. Saya melahirkan hanya ditemani dengan suami saja. Sejak awal saya memang sudah menyiapkan hati ini untuk menjalani proses persalinan ini bersama dengan suami saja. Mengingat kami berdua berada jauh dari orang tua dan memang kami berniat untuk mandiri belajar menjadi orang tua. Beribu ribu rasa syukur kami panjatkan kepada Alloh karena ridhoNya kami bisa menjalani proses besar ini dengan mudah dan lancar meski jauh dari orang tua. Alhamdulillah atas bantuan perawat dan bidan yang ada di BMC kami berdua banyak belajar sehingga pengalaman ini menjadi moment yang sangat berharga. Kesimpulannya jika ditanya apakah melahirkan normal itu sakit? Jawabannya iya memang sakit, tetapi bagian yang paling menyakitkan bukan saat melahirkannya akan tetapi saat berjuang melawan tahapan rasa sakit saat kontraksi datang. Tetapi satu hal yang harus ditanamkan dalam pikiran kita adalah “rasa sakit kalo mau datang silahkan datang tetapi saya masih menunggu rasa sakit berikutnya dan saya yakin bisa menaklukkan itu, karena rasa sakit ini yang saya tunggu agar saya segera bertemu dengan buah hatiku”. Jadi bagi bumil-bumil jangan pernah underestimate, tetaplah semangat dan sugesti diri anda dengan pikiran2 positif 🙂

edisi home alone

Akhirnya bisa mlipir ke rumah keduaku. Nggak terasa udah berulan-bulan nggak curcol disini. Tanya kenapa? Saya lagi sibuk-sibuknya jadi mommy yang harus berbagi waktu dengan banyak kerjaan. Bukan hanya kerjaan kantor tapi juga kerjaan rumah. Alhamdulillah lah dengan pencapaian sampe dengan bulan ini. Rumah udah lumayan rapi disbanding sebelumnya, urusan kerjaan n rumah juga udah lebih tertata. Sebelumnya kelimpungan juga kalo saya harus memaksakan diri agar semuanya perfect, tetapi namanya juga manusia pasti ada kekurangan di sana sini..hehe..

Kalo ada yang nanya, kok tumben ada waktu buat ngeblog? Hehe…sambil senyum-senyum saya jawab, “ iya nih suami lagi DL, jadi rumah terasa sepi paling berdua aja sama anak..wkwk”

Iya, ceritanya hari ini suami berangkat ke Jakarta karena ada tugas kantor sampai dengan hari kamis. Jadilah saya mlipir ke sini karena tak ada kawan ngobrol.

Saya ingin berbagi cerita tentang kehamilan saya yang kedua ini. Kehamilan ini tidak pernah saya duga sebelumnya, karena sebenernya saya baru saja kembali bekerja setelah off work beberapa bulan di rumah. Saat sebulan kembali bekerja, eh baru ketahuan kalo saya hamil kembali. Supprise, sepertinya rezeki sekali Allah memberikan rezeki yang berlipat. Alhamdulillah Allah memberikan amanah lagi kepada kami. Saat control yang kedua ke dsog baru saya, saya sempat deg2an karena sebelumnya saya melakukan beberapa tes lab rutin  di prodia untuk mengecek kondisi kesehatan saya dan dari hasilnya saya agak was2, karena saya paling takut kalo-kalo ada virus atau infeksi yang menyerang ketahanan body saya. Maklumlah sebelumnya saat tes torch ada beberapa hasil lab yang bikin saya ketar-ketir tetapi ternyata itu virus lampau dan telah menjadi antibody (kata ibu dokter).

Saat control dsog tidak hanya membaca hasil lab dari prodia tapi juga mengecek kandungan saya juga. Saat disuruh berbaring saya deg-degan sekaak fokus n pikiran saya entah kemana-mana.

Setelah diperiksa dr. aad (dsog baru saya) bilang kalo saya memang positif hamil dan beliau sangat mensupport saya agar terus berpikir positif dalam menjalni kehamilan kedua ini. Beliau berkata “kita hanya menjalani proses, kita wajib berusaha dan berdoa. Masalah hasil serahkanlah kepada Alloh. Semua sudah ada yang mengatur.”

Dari situlah pikiran-pikiran negative dan ketakutan yang sempat muncul di pikiran saya pun berangsur hilang dan berganti dengan semangat dan doa yang harus terus ditambah agar apa yang sudah menjadi ketetapan Alloh ini bisa saya jalani dengan penuh berkah dan hikmah. Semoga saya terus bersyukur dan ikhlas.

Sampailah pada hari ini usia kehamilan saya sudah 6 bulan lebih berjalan menginjak bulan ke 7. Antara senang dan nggak nyangka saya bisa menjalani proses kehamilan sampai dengan detik ini. Tak henti-henti saya mengucapkan syukur Alhamdulillah karena Alloh selalu memberikan kekuatan dan semoga sampai akhir saya bisa melahirkan dengan lancer dan membesarkan titipan Alloh ini dengan baik. Aminn J

Kehamilan saya kali ini saya jalani sambil bekerja, karena nggak mungkin baru masuk kantor sebulan udah ambil cuti lagi. Alhamdulillah kehamilan saat ini Alloh berikan kekuatan lebih daripada kehamilan sebelumnya. Karena saya tidak terlalu mengalami morningsickness dan lebih rajin dalam menjalani rutinitas harian.Meskipun saya akui, saya lebih mudah lelah dan belum bisa masak di awal-awal kehamilan.

Saat trimester satu saya tidak bisa mencium bau bawang dan aroma amis dari ikan atau daging. Hal ini sangat membuat saya pasrah karena belum bisa masukdapur seperti biasa. Untung saya dapat makan siang dari kantor sehingga hal ini tidak terlalu bermasalah bagi saya. Yang masalah adalah gimana nyiapin makanan untuk orang rumah, hal itu yang cukup membuat saya pusing. Solusinya ya beli makan di luar ato catering. Terpaksa hal ini saya lakukan karena sudah tidak ada jalan lain, hehe…

Untung suami support saya, sebelumnya sih dia minta saya untuk resign saja dari kerjaan kalo memang belum kuat buat kerja lagi tapi ternyata setelah saya jalani, saya masih bisa kok. Lumayan lah untuk menambah tabungan untuk persiapan biaya anak-anak…mentog2 bisa buat uang jajan tiap bulannya.

Meskipun ada beberapa cobaan secara mental dari Alloh melalui mama saya, tapi saya nggak pernah mau ambil pusing karena saya lagi hamil n happy itu yang saya butuhkan untuk menjaga kondisi kesehatan saya dan bayi saya. Lagian masih banyak orang-orang di sekeliling yang sayang sama saya. Selalu ada hikmah dari setiap cobaan. ^_^

Buat yang pernah merasa Alloh jauh dari kamu hilangkanlah pikiran buruk seperti itu. Karena sesungguhnya Alloh itu sesuai dengan prasangka kita. Tertundanya pemberian setelah kamu mengulang-ulang permintaan janganlah membuatmu berpatah harapan. Alloh menjamin pengabulan do’a sesuai dengan apa yang Dia pilih buatmu bukan menurut apa yang kamu pilih sendiri. Dan pada saat yang Dia kehendaki bukan waktu yang kamu ingini.

Ya Alloh menginjak bulan ketujuh kehamilanku tiupkan ruh baik dalam janinku

Berikanlah takdir, rezeki, nasib, jodoh dan kehidupan yang baik untuk anakku

Berikanlah kesempurnaan dalam perkembangan janinku

Berikanlah kesehatan yang sempurna

Angkat penyakit apabila ada penyakit dalam tubuhnya

Berikanlah kesempurnaan fisik dan mentalnya

Berikanlah kemudahan dan kelancaran untuk lahir ke duniaMu ini Ya Rabb

Jadikanlah anakku ini yang sholeh dan sholehah

Berikan kecerdasan hati dan pikirannya

Jadikanlah dia anak yang disenangi orang-orang di sekelilingnya

Jadikanlah dia pelipur laraku dan jiwaku

Jadikanlah dia anak yang lucu dan menggemaskan bagi semua orang

Jadikanlah dia anak yang berkembang dengan berbagai prestasi

Jadikan dia anak kebanggan keluarga

Jadikan dia anak yang mudah menerima ilmu islam dan mengamalkannya sedari kecil

Jadikan dia manusia ahli ibadah, ahli shalat, ahli Qur’an, ahli hadist, ahli zakat, ahli sedekah, ahli silaturahim, ahli puasa dan selalu menebar kebaikan Ya Allah

Berikan diakemudahan menjalani hidup

Berikan dia kelancaran dalam setiap urusannya

Berikan diakeberkahan dalam rezekinya

Berikan jalan yang lurus dalam setiap langkahnya

Berikan dia rahmat dan hidayahMu selalu

Berikan dia kehidupan yang layak

Berikan dia pendidikan terbaik

Berikan dia umur yang maslahat

Berikan dia takdir yang baik, kehidupan baik dan maut yang baik dalam keadaan khusnul khatimah dan kembali padaMu dalam keadaan suci seperti saat dia dilahirkan. Amiin ya Rabbal alamin J

Back to work ♥

Alhamdulillah, akhirnya bisa kembali bebagi di rumah kedua ini. Mumpung lagi nungguin suami futsal, saya nyempetin buat cerita cerita lagi di sini. Usut punya usut saya udah kembali kerja, setelah beberapa bulan bertapa di rumah, dengan kesibukan rumahan ala mami mami baru gitu. Rasanya setelah kerja kembali, lumayan cape sih iya, erutama pinggang…hehe. maklumlah di kantor kerjaannya cuma ngendon di depan komputer, mikir kata-kata dikit kemudia ngetik, ngeprint, stempel dan berakhir dengan agenda jahit-menjahit. Kadang bosen juga sih, kalo ada bos ya ngerjain apa gitu, kalau nggak ya ngintip2 sosmed bentar ato liat-liat postingan di instagram. Begitulah rutinitas saya, ya mungkin banyak orang bertanya apa nggak bosen, jenuh dengan pekerjaan ini. Tapi inilah awal dari profesi yang akan saya tekuni, nanti. Ya mungkin 5 tahun yang akan datang. Semoga dimudahkan jalan menuju kesana, aminn. Kangen juga lam nggak ngeblog, sebenernya sih bisa curi-curi waktu di kantor, kalau mau jalan-jalan ngeblog, tapi ya gitu sih. Yang namanya nyuri-nyuri pasti perasaan terasa tak enak, takut ketahuan lah, takut ada temen yang ngeliat jadi saya mutusin buat nggak make fasilitas kantor buat hal-hal kaya begini. Rasanya di rumah kembali dituntut bagi waktu. Secara semua dilakukan sendiri, pastinya suami juga harus memahami lah, biar kita bisa sama-sama enak. Udah nggak ada ceritanya manja-manja, semua harus saling bantu. Biar semua kerjaan bisa cepet selesai dan sama-sama cepet istirahat. Tapi hikmahnya, semenjak kembali kerja saya sudah tidak menderita insomnia lagi. Jam tidur malam cepet besok pago bangun juga udah fresh lagi, meakipun kadang masih suka nganuk, hehe…intinyabpinter-pinternya kita aja buat bagi waktu. Semua harus disiap-siapin lebih awal biar besok tinggal jalan, dan alhamdulillah sampai saat ini semua masih bisa terjadwal dan berjalan lancar. Amin 😉

Posted from WordPress for Android

Sepuluh Ayat Pertama QS Al-Kahfi dan Fitnah Dajjal Akhir Zaman

Surat Al-Kahfi merupakan salah satu surat Al-Quran Al-Karim yang mempunyai keagungan dan keutamaan . Akan tetapi tidak sedikit dari kaum muslimin yang belum mengetahui keagungan dan keutamaannya, sehingga sebagian mereka jarang atau bahkan hampir tidak pernah membaca dan menghafalnya. Terlebih khusus pada hari dan malam Jumat.

Adapun keutamaan dan keagungan surat Al-Kahfi, maka akan didapatkan oleh setiap muslim dan muslimah yang membacanya dengan niat ikhlas demi mengharap wajah dan ridho Allah, mengimani dan menghayati makna-maknanya serta berusaha mengamalkan hukum dan pelajaran yang terkandung di dalamnya sesuai tuntunan Nabi shallallahu alaihi wasallam.

GRUP TEATER TARI SAHITA (BUKAN SAGITA LOH….LOLS)

 

Mendengar nama SAHITA ini masih asing sekali di telingaku. Pernah tau itupun sekilas sekali waktu menonton tayangan Indonesia Mencari Bakat, itu pun cuma sebentar banget (udah ketinggalan pas nonton). SAHITA kala itu bukan menjadi peserta ajang adu bakat tetapi diundang sebagai bintang tamu untuk perform bersama dengan Sandrina yang membawakan penampilan jaipong. Kemaren sore saat agak senggang dari pekerjaan saya sempet melihat kembali grup ini tampil di TV, di acara showimah.

Saat Soimah memanggil grup ini untuk masuk ke dalam studio saya sedikit kurang jelas mendengar nama grup ini, sempat terdengar nama grup SAGITA (itu loh grup penyanyi dangdut yang biasanya lagunya sering diputar di bis-bis atau kendaraan umum saat saya masih tinggal di Jawa). Saya pikir, wah udah makin terkenal aja nih grup sampe bisa diundang ke showimah secara tamu-tamu acara talkshow ini kan biasanya orang-orang terkenal atau lagi ngehits pemberitaannya.

 

Setelah melihat siapa yang masuk ke studio mendadak perhatian saya langsung fokus ke layar LCD TV dan surprise sekali karena ternyata yang datang adalah grup SAHITA. Usut punya usut ternyata grup ini sebenarnya sudah terkenal sekali di kalangan penggiat seni tari dan teater bahkan sering kali perform di luar negeri. Tapi sayang sekali kurang diekspos di televisi. Malahan sekarang tayangan hiburan di TV isinya hanya acara-acara seperti Fesbuker, Jam Usil, Campur-Campur (yang orangnya itu-itu aja ya Olga, Jesika, Jupe, Tara, Desta,dkk), YKS yang terkenal dengan goyang caisar, bahkan sekarang acara music pun ikut-ikutan mengusung tema goyangan seperti DAHSYAT dengan gaspol. Acaranya kurang bermanfaat sekali menurut saya, mulai dari menggosip, membully untuk menjatuhkan teman sendiri (meskipun mengatasnamakan becanda -___-), mengorek kehidupan pribadi dengan gosip murahan. Nampaknya program-program TV ini harus dijauhkan dari anak-anak (HARUS!!)

Saat group SAHITA masuk studio saya mengeryitkan dahi, ini kenapa orang-orang mukanya tua sekali ya, dalam hati saya berkata demikian. Setelah saya ingat-ingat kan memang grup ini ciri khasnya mengenakan kostum yang bisa dibilang “mbah-mbah” banget plus make up yang tua, bahkan giginya pun dibikin ada efek warna hitam layaknya orang tua yang sudah rusak giginya dan mau ompong.

Bagi temans yang belum pernah tau, kelompok SAHITA merupakan mbok-mbok berkostum jarik, kain dan kebaya, dengan rambut konde cepol awut-awutan dengan dandanan layaknya wanita berusia 60 tahunan. Mereka tampil di tengah pertunjukkan dengan gaya dan guyonan yang di dominasi bahasa Jawa, terkadang mereka menari menggoyang pinggul sesuka mereka.

 

Mereka adalah kelompok komedian perempuan yang memiliki kemampuan teater, tari dan melawak. Kelompok ini terdiri dari empat orang wanita yakni Wahyu Widayati (Inonk), Sri Setyoasih (Tingtong), Sri Lestari (Cempluk), Suharti dan Atik Kenconosari. Saat ditanya-tanya ternyata grup ini sudah terbentuk sejak 2001, tepatnya 22 Juni, awalnya kmereka adalah satu kelompok dengan teater berbahasa Jawa Gapit. Setelah sutradara Teater Gapit meninggal maka mereka tergabung dan membentuk kelompok ini. Ternyata sudah lama juga ya grup ini terbentuk.

 

Sahita yang dalam arti bahasa sansekerta adalah kebersamaan ini pun mulai aktif membuat sesuatu yang sederhana namun bisa membuat banyak orang terkesan. Grup ini membuat tarian-tarian dan musik yang berasal dari “cangkeme dewe” alias semua natural dari mulut.  Seluruh anggota Sahita kecuali Sri Lestari adalah alumnus ISI Surakarta, sedangkan Sri lulusan Universitas Sebelas Maret, Solo. Dalam perjalannya sejak terbentuk mereka sudah menghasilkan beberapa karya, diantaranya “Gathik Glinding”, “Srimpi Ketawang Lima Ganep”, “Iber-iber Tledhek Barangan”, “Pangkur Brujul”, “Seba Sawaka”, “Alas Banon”, dan “Seratan”. (dari berbagai sumber)

 

Ya semoga next akan terus ada anak bangsa yang terus melanjutkan seni dan kebudayaan Indonesia, bahkan bisa eksis di mata dunia. Salam 🙂

 

 

 

 

Trial Red Velvet Cupcake

2013-11-29-08-26-27_deco[1]Project kemaren adalah trial untuk persiapan ulang tahun suami. Sebenernya masih bulan depan sih tapi mumpung lagi ada waktu kusempet-sempetin trial resep cupcake red velvet ini. Memang sebelumnya aku sudah pernah belajar membuat red velvet cake dengan cheese cream sewaktu aku masih tinggal di Surabaya (itupun karena ikut kursus cake n bakery di TBK Arvian bersama Om Garry) akan tetapi aku merasa perlu sekali mencoba dan mempatenkan resep mana yang mau kubikin untuk project ulang tahun suami. Sekaligus aku mau hitung bisa jadi berapa pcs cupcake untuk setengah resep yang mau kucoba ini. Kan ini kue rencana mau dibawa ke kantor untuk dibagikan ke teman-teman satu seksinya jadi memang harus bener-bener dipersiapin, belum lagi ulang tahunnya nggak pas weekend jadi harus dengan persiapan matang karena aku otomatis nggak punya banyak waktu dan nggak di rumah buat urus printilan-printilan macam kasih topping ini dan itu. Jadi kue –kue ini harus kubuat di malam hari dan kukasih topping sebelum aku berangkat ke kantor. Demi apa coba?? Demi…..<3

Nah resep cupcake yang kepengen aku coba kali ini adalah resep dari blog Mbak Ricke  , mulailah sore menjelang malam kucoba bikin dengan bahan-bahan seadanya (intip-intip di container bahan kue nampaknya sudah mulai sekarat dan perlu diisi lagi, jadilah kumulai bikin. Ini dia resepnya

RED VELVET CUPCAKE

::CAKE ::

Bahan:

125 gr butter/margarine suhu ruang (bisa juga diganti dengan minyak)

250 gr gula kastor

2 telur uk L

1 sdt vanilla

250 ml buttermilk

2 sdt food colour

250 gr terigu protein rendah (saat trial saya tambahkan tepung maizena sedikit karena stok tepung udah habis)

15 gr coklat bubuk (kemerahan)

½ sdt garam

½ sdt baking powder

1 sdt cuka makan + 1 sdt soda kue dicampur

::TOPPING (Cream cheese frosting)::

Bahan:

– 140 gram cream cheese

– 3 sendok makan mentega

– 185 gram gula bubuk

– 2 sendok teh vanila ekstrak

Cara Membuat:

    1. Panaskan oven 180° C. Siapkan paper cup dan cetakan cupcake. Sisihkan.
    2. Campur dan ayak terigu, coklat bubuk, garam, dan baking powder. Sisihkan.
    3. Kocok butter sampai lembut. Masukkan gula kastor. Kocok kembali hingga mengembang.
    4. Masukkan telur satu per satu sambil dikocok rata. Masukkan vanilla, aduk rata dengan mixer kecepatan rendah, masukkan campuran tepung bergantian dengan buttermilk sambil dikocok rata. Diawali dan diakhiri dengan campuran terigu (terigu dibagi dalam tiga bagian, buttermilk dalam dua bagian). Matikan mixer.
    5. Campurkan soda kue dan cuka makan. Segera masukkan campuran ini ke dalam adonan. Aduk rata dengan spatula. Tuang dalam papercup atau cetakan cupcake setinggi ¾ tinggi cup. Segera masukkan dalam oven.
    6. Panggang selama 25 menit (tergantung oven masing-masing). Jika permukaan kue terlihat mulai mengeras namun bagian tengahnya masih moistkeluarkan dari oven, test dengan tusuk gigi, jika bagian dalam masih basah panggang kembali sebentar.

2013-11-29-08-25-37_deco[1]ini penampakannya sebelum masuk oven

Note:

Jangan terlalu lama memanggang hingga permukaan cake kecoklatan, cake menjadi kering dan tidak moist. Keluarkan cake dari loyang dan dinginkan di rak kawat hingga benar-benar dingin, sebelum frosting disemprotkan. (saya pakai teknik memanggang steam bake)

BUTTERMILK HOMEMADE

Bisa dibuat sendiri di rumah dengan mencampurkan 250 ml freshmilk/UHT (hangatkan sebentar) dan 1 sdt cuka makan (saya pake merk prenjak) atau 1 sdm air jeruk nipis/lemon. Kemudian diaduk rata, diamkan selama 5-10 menit. Susu akan pecah/ menggumpal dan mengental seperti yogurt.

MEMBUAT FROSTING
Siapkan mangkuk mikser, masukkan cream cheese dan mentega, kocok dengan mikser kecepatan sedang hingga putih, mengembang dan ringan. Kira-kira 2-3 menit. Kurangi kecepatan mikser menjadi sangat rendah, masukkan gula bubuk dan kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur baik.

Naikkan kecepatan mikser menjadi sedang, kocok kembali selama 2-3 menit. Masukkan vanilla ekstrak dan sedikit pewarna makanan (karena aku ingin frostingnya bernuansa pink) kemudian kocok hingga tercampur rata. Matikan miser, masukkan cream cheese ke dalam plastik segitiga dengan spuit motif kembang diujung plastik.

2013-11-29-08-24-23_deco[1]

setelah dingin mulai dihias dengan frosting 😀

Last, Semprotkan frosting di permukaan cupcakes (pastikan dalam kondisi sudah dingin cakenya). Syelamat menikmati ^,^  (untuk review next deh, udah malem nih)

Review Bersyukur Atas Nikmat Karena Nikmat Akan Dipertanyakan (juga)

” Semoga kita dapat menjadi hamba yang bersyukur. Sungguh telah banyak nikmat yang telah Allah anugerahkan. Dan semua kelak akan ditanya, benarkah kita telah memanfaatkan nikmat tersebut dengan benar.”

 

Allah Ta’ala berfirman,

ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ

“Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)”  (QS. At Takatsur: 8).

 

 

Syaikh As Sa’di rahimahullah menerangkan,

Nikmat yang telah kalian peroleh di dunia, apakah benar kalian telah mensyukurinya, disalurkan untuk melakukan hak Allah dan tidak disalurkan untuk perbuatan maksiat? Jika kalian benar-benar bersyukur, maka kalian kelak akan mendapatkan nikmat yang lebih mulia dan lebih afdhol.

 

Atau kalian malah tertipu dengan nikmat tersebut? Malah kalian tidak mensyukurinya? Bahkan sungguh celaka, kalian malah memanfaatkan nikmat tersebut dalam kemaksiatan.

Allah Ta’ala berfirman,

 

وَيَوْمَ يُعْرَضُ الَّذِينَ كَفَرُوا عَلَى النَّارِ أَذْهَبْتُمْ طَيِّبَاتِكُمْ فِي حَيَاتِكُمُ الدُّنْيَا وَاسْتَمْتَعْتُمْ بِهَا فَالْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ

 

“Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka (kepada mereka dikatakan): “Kamu telah menghabiskan rezkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang menghinakan” (QS. Al Ahqaf: 20). Demikian diterangkan dalam Taisir Al Karimir Rahman, hal. 933.

Di antara nikmat yang akan ditanyakan pada hamba di hari kiamat nanti adalah nikmat sehat. Dari Abu Hurairah, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُسْأَلُ عَنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَعْنِى الْعَبْدَ مِنَ النَّعِيمِ أَنْ يُقَالَ لَهُ أَلَمْ نُصِحَّ لَكَ جِسْمَكَ وَنُرْوِيكَ مِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ

 

“Sungguh nikmat yang akan ditanyakan pada hamba pertama kali pada hari kiamat kelak adalah dengan pertanyaan: “Bukankah Kami telah memberikan kesehatan pada badanmu dan telah memberikan padamu air yang menyegarkan?” (HR. Tirmidzi no. 3358. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

 

Di manakah nikmat sehat kita salurkan? Apakah untuk berfoya-foya di dunia? Ataukah dimanfaatkan untuk ketaatan?

 

Dan kebanyakan orang itu lalai dari nikmat sehat tersebut. Dari Ibnu ‘Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

 

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang” (HR. Bukhari no. 6412).

 

Nikmat sehat itulah yang dikatakan oleh Abu Darda’,

الصِّحَّةُ غِنى الجسد

“Sehat adalah ghina jasad (yaitu bentuk kecukupan yang ada pada badan kita)”. (Kitabusy Syukr, hal. 102. Dinukil dari Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 76).

 

Mengenai surat At Takatsur ayat 8, Ibnu ‘Abbas berkata,

النعيم : صحَّةُ الأبدان والأسماع والأبصار ، يسأَلُ الله العبادَ : فيما استعملوها ؟ وهو أعلمُ بذلك منهم ، وهو قوله تعالى : { إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً }  .

“Yang namanya nikmat adalah badan, pendengaran dan penglihatan yang dalam keadaan sehat. Allah kelak akan menanyakan mengenai nikmat tersebut untuk apakah dimanfaatkan?” Allah yang pasti mengetahui hal itu. Karena Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولاً

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya” (QS. Al Isro’: 36). (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 77).

Wahab bin Munabbih berkata bahwa telah tertulis dalam hikmah keluarga Daud,

العافية المُلك الخفيُّ

“Sehat itu bagaikan kerajaan yang tersembunyi”. (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 76).

Ibnu Mas’ud berkata,

النعيمُ : الأمنُ والصحة

“Termasuk nikmat adalah rasa aman dan sehat” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Katsir. Dinukil dari Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 77).

 

Intinya sungguh banyak nikmat yang Allah beri, bukan hanya nikmat sehat, namun sedikit yang mau merenungkannya. Padahal semua itu akan dipertanyakan kelak dan dimintai pertanggungjawaban. Allah Ta’ala berfirman,

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya” (QS. An Nahl: 18).

 

Bakr Al Mazini pernah berkata,

يا ابن آدم ، إنْ أردتَ أنْ تعلمَ قدرَ ما أنعمَ اللهُ عليك ، فغمِّضْ عينيك

“Wahai manusia, jika engkau ingin tahu kadar nikmat yang telah Allah peruntukkan bagimu, maka penjamkanlah matamu”

 

Dalam sebagian atsar disebutkan,

كم مِنْ نِعمَةٍ لله في عرقٍ ساكن

“Betapa banyak nikmat Allah yang terdapat dalam pembuluh darah kita” (Jaami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 76).

 

Jarang yang mau merenungkan hal ini. Dikira nikmat hanyalah harta, uang dan duit. Padahal kesehatan –sungguh- adalah nikmat berharga yang patut disyukuri dan masih ada nikmat lainnya.

Sebagaimana keterangan dari Ibnu Rajab dalam Jaami’ul ‘Ulum (2: 82), bahkan nikmat itu ada dua macam, nikmat diniyyah (agama) dan nikmat duniawiyah. Keadaan selamat, terhindar dari bahaya, kesehatan dan rizki adalah nikmat duniawiyah. Sedangkan bersyukur dengan mengucapkan ‘alhamdulillah’, itu pun nikmat.

Nikmat duniawiyah dan diniyyah sama-sama adalah nikmat dari Allah. Kata Ibnu Rajab dan ini yang patut digarisbawahi,

 

لكن نعمة الله على عبده بهدايته لشكر نعمه بالحمد عليها أفضل من نعمه الدنيوية على عبده ، فإنَّ النعم الدنيوية إنْ لم يقترن بها الشُّكرُ

 

“Akan tetapi nikmat Allah pada hamba dengan memberi hidayah untuk bersyukur terhadap nikmat dengan mengucapkan ‘alhamdulillah’ lebih afdhol dari nikmat duniawiyah yang diberikan pada hamba. Karena nikmat duniawiyah, jika tidak dikaitkan dengan syukur, maka itu malah jadi musibah.”  Sebagaimana kata Ibnu Hazm,

كل نعمة لا تقرب من الله عز وجل، فهي بلية.

 

“Setiap nikmat yang tidak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah, itu hanyalah musibah.” (Jaami’ul Ulum wal Hikam, 2: 82)

 

Lalu perhatikan lagi perkataan Ibnu Rajab selanjutnya,

Jika Allah memberi taufik pada seorang hamba untuk bersyukur atas nikmat duniawiyah dengan mengucapkan ‘alhamdulillah’ atau dengan melakukan bentuk syukur lainnya, maka nikmat diniyyah ini sendiri adalah lebih baik dari nikmat duniawiyah tersebut dan nikmat diniyyah lebih dicintai di sisi Allah. Karena Allah sangat mencintai orang yang rajin menyanjung-Nya. Allah semakin ridho jika hamba diberi makan, lalu ia memuji Allah atas nikmat tersebut, begitu pula ketika ia minum dan ia pun memuji Allah. Dan pujian Allah terhadap nikmat dan bentuk pujian mereka atas nikmat lebih dicintai oleh Allah dari harta mereka sendiri (Lihat Jaami’ul Ulum wal Hikam, 2: 82-83).

 

 

Abul ‘Abbas Ibnu Taimiyah mengatakan,

وَأَنَّ الشُّكْرَ يَكُونُ بِالْقَلْبِ وَاللِّسَانِ وَالْجَوَارِحِ

“Syukur haruslah dijalani dengan mengakui nikmat dalam hati, dalam lisan dan menggunakan nikmat tersebut dalam anggota badan” (Majmu’ Al Fatawa, 11: 135).

 

Semoga kita menjadi hamba yang bersyukur.

 

وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ

“Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur” (QS. Ali Imron: 145).

 

 

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

 

“Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).

 

Mudah-mudahan kita dapat menyalurkan segala nikmat dalam kebaikan, dengan mengakui dalam hati bahwa itu adalah nikmat dari Allah, menyebut ‘alhamdulillah’ dalam lisan, dan menyalurkan nikmat tersebut dalam ketaatan, bukan dalam maksiat. Aminn….<3

 

Gambar

Apa Sih Thalassemia Itu ??

Setelah menonton tayangan Syafaat di Trans7 yang membahas mengenai Thalasemia, saya merasa kalau harus menambah level rasa syukur saya terhadap Allah SWT. Terlebih lagi atas nikmat sehat. Bahkan nikmat darah yang mengalir di dalam tubuh ini tanpa adanya masalah, nikmat udara sehingga saya masih bisa bernafas hingga saat ini, dan nikmat-nikmat yang lain semua berada pada tempatnya, berjalan sebagaimana fungsi dan kebutuhannya.

Ya Allah, betapa saya merasa kecil sekali. Sewaktu baby Y kemaren berpulang saya juga merasa seperti ditampar oleh Allah sebab mungkin terkadang saya kurang bersyukur atas hidup ini. Padahal saya sendiri merasa untuk mempertahankan suatu kehidupan adalah suatu hal yang sangat sulit. Saya sudah berusaha untuk menjaga kesehatan, nutrisi dan kebutuhan istrirahat akan tetapi apabila Allah berkehendak lain, kehidupan pun tidak akan berlanjut. Kemarin saya bahkan merenung lebih dalam, melihat orang-orang yang berlomba-lomba untuk bunuh diri saya merasa betapa mereka sangatlah tidak bersyukur. Kenapa saya berkata demikian? Tidak lain dan tidak bukan karena memperjuangkan sebuah kehidupan itu SULIT!! Saya benar-benar merasakan ketika saya berjuang dalam proses menjadi ibu.

Saya berusaha yang terbaik untuk anak saya, apapun itu. Tahulah bagaimana rasanya orang mengandung. Badan sakit semua karena perubahan hormon, pinggang kaku, makan susah, kerja apa aja terasa berat akan tetapi tidaklah dihiraukan oleh seorang ibu. Pastilah dia melakukan apapun demi keberlangsungan hidup anaknya. Maka dari itu kalau saya melihat orang yang ingin bunuh diri itu miris. Ingin aja loh, masih niatan belum melakukan tindakan bodoh dan konyol macam itu saja saya pikir mereka sudah tidak memiliki otak. Hanya karena masalah dan putus asa saja sampai bisa membuat orang bunuh diri, naudzubillah…:(

 

Kembali ke cerita Thalassemia, menyeramkan memang penyakit ini karena kita tidak pernah tahu gejala sakitnya dan hanya bisa diketahui melalui tes darah saja. Biasanya gejala awalnya hanya seperti pusing, lemas, sulit tidur, nafsu makan hilang  bahkan mual. Nampak seperti orang yang terkena anemia biasa saja. Jadi sebenarnya apa sih Thalassemia itu?

Untuk ukuran awam, istilah Thalasemia mungkin masih cukup jarang terdengar sebab penyakit ini sebenarnya berasal dari daerah Timur Tengah. Padahal, di Indonesia sendiri terdapat cukup banyak penderita penyakit kelainan darah yang bersifat diturunkan secara genetik dan banyak terdistribusi di Asia ini, dan data yang ada juga pernah menyebutkan ada sekitar ratusan ribu orang pembawa sifat thalasemia yang beresiko diturunkan pada anak mereka, serta data lain yang menemukan bahwa 6-10% penduduk kita merupakan pembawa gennya.

 Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya lebih pendek dari sel darah normal (120 hari). Gangguan tersebut mengakibatkan kehancuran yang berlebihan pada sel darah merah yang mengarah ke anemia. Akibatnya penderita thalasemia akan mengalami gejala anemia diantaranya pusing, muka pucat, badan sering lemas, sukar tidur, nafsu makan hilang, dan infeksi berulang. Thalassemia bukan penyakit menular melainkan penyakit yang diturunkan secara genetik dan resesif.

Hemoglobin/HB terdiri dari 2 protein yakni alpha globin dan beta globin. Thalassemia terjadi bila ada kerusakan dalam gen yang membantu produksi mengontrol salah satu protein. Thalassemia terbagi 2 jenis utama yakni alpha thalassemia dan beta thalasemia

Alpha Thalassemia terjadi ketika gen / gen yang berhubungan dengan alpha protein hilang/ berubah (bermutasi). Beta Thalassemia terjadi ketika cacat gen yang sama mempengaruhi produksi protein beta globin. Alpha Thalassemia terjadi paling umum dari orang Asia Tenggara, Timur Tengah, Ciina dan orang keturunan Afrika. Beta Thalassemia terjadi pada orang asal Mediterania dan lebih sedikit terjadi di Cina, negara Asia lainnya, Afrika-Amerika.

Mekanisme penurunan penyakit thalassemia :

 Gambar

 

 

Jika kedua orang tua tidak menderita Thalassemia trait/bawaan, maka tidak mungkin mereka menurunkan Thalassemia trait/bawaan atau Thalassemia mayor kepada anak-anak meraka. Semua anak-anak mereka akan mempunyai darah yang normal.

 

 Gambar

 

Apabila salah seorang dari orang tua menderita Thalassemia trait/bawaan, sedangkan yang lainnya tidak maka satu dibanding dua (50%) kemungkinannya bahwa setiap anak-anak mereka akan menderita Thalassemia trait/bawaan, tetapi tidak seseorang diantara anak-anak mereka Thalassemia mayor.

 Gambar

 

Dari skema diatas dapat dilihat bahwa kemungkinan anak dari pasangan pembawa sifat thalassemia beta adalah 25% normal, 50% pembawa sifat thalassemia beta, dan 25% thalassemia beta mayor (anemia berat).

 

Anak-anak yang menderita thalassemia akan tumbuh lebih lambat dan mencapai masa pubertas lebih lambat dibandingkan anak lainnya yang normal. Karena penyerapan zat besi meningkat dan seringnya menjalani transfusi, maka kelebihan zat besi bisa terkumpul dan mengendap dalam otot jantung, yang pada akhirnya bisa menyebabkan gagal jantung.

 

Secara garis besar, pengobatan thalssemia terdiri dari pengobatan terhadap penyakitnya dan pengobatan terhadap komplikasi. Pengobatan terhadap penyakitnya meliputi transfusi darah, splenektomi, induksi sintesa rantai globin, transplantasi sumsum tulang dan terapi gen. Pengobatan terhadap komplikasi meliputi mencegah kelebihan dan penimbunan besi, pemberian kalsium, asam folat, imunisasi dan pengobatan terhadap komplikasi lainnya.

 

Karena penyakit ini menurun, maka kemungkinan penderitanya akan terus bertambah dari tahun ke tahunnya. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan sebelum menikah sangat penting dilakukan untuk mencegah bertambahnya penderita thalassemia ini . Untuk memutus rantai Thalassemia adalah dengan cara menikah dengan orang yang normal agar keturunannya tidak menderita Thalassemia mayor).  Sehingga dianjurkan sebaiknya semua orang Indonesia dalam masa usia subur diperiksa kemungkinan membawa sifat thalassemia. Pemeriksaaan akan sangat dianjurkan bila terdapat riwayat : (1) ada saudara sedarah yang menderita thalassemia, (2) kadar hemoglobin relatif rendah antara 10-12 g/dl walaupun sudah minum obat penambah darah seperti zat besi, (3) ukuran sel darah merah lebih kecil dari normal walaupun keadaan Hb normal. 

 

Oh iya, menurut Tribun Nabawi kurma boleh dikonsumsi untuk menjaga sel-sel dalam darah, biasanya dibuat dalam bentuk jus yang ditambahkan madu. Selain itu dapat pula melakukan bekam sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Dengan adanya tayangan seperti ini membuat saya merasa harus lebih bersyukur dan lebih concern untuk menjaga kesehatan karena nikmat ini sudah Allah berikan kepada saya dengan cuma-cuma (nikmat mana yang kau dustakan *muhasabah), tinggal saya yang wajib menjaganya. 🙂

Ikutan Bikin Hongkong Eggtart Part 1

Beberapa hari ini Batam diguyur hujan terus, entah di pagi hari, siang hari atau bahkan di sore hari. Hal ini membuat perut lumayan keroncongan. Alih-alih sudah akhir bulan (belum gajian jadi mending bikin makanan sendiri* baca: nggak bisa jajan sembarangan), nampaknya saya merasa perlu sekali turun ke dapur untuk bikin makanan ringan ya cemilan-cemilan yang bisa mengganjal perut di saat lapar melanda sedangkan jam makan belum tiba (terutama buat suami yang kalau dibikinin cemilan selalu makan terus, makan dan makan. Kalau nggak di stop bisa langsung habis saat itu juga…ckck..).

Sore ini aku memutuskan untuk mencoba resep baru yaitu Hongkong Egg Tart atau biasa disebut pie susu Hongkong. Setelah nyoba nyoba bikin kue, baca di majalah dan nongkrongin video baking di You Tube akhirnya aku punya pengetahuan lebih kalau ternyata pie itu banyak banget macam plus isiannya juga macam-macam, dari mulai susu, coklat, biscuit, buah sampai daging atau sayur.
Kue ini ada banyak versi nama. Beda daerah nyebutnya juga beda beda tetapi sebenarnya mengacu pada kue yang sama. Kalo di Indonesia bagian timur nyebutnya “KUE LONTAR” kalo di Kalimantan Barat orang-orang menyebutnya “TART SUSU”. Nama umumnya adalah “EGG TART” bahasa mandarinnya “Tan Tha” (kalau lagi jalan-jalan di Singapore banyak sekali gerai-gerai yang menjual Tan Tha). ada pula yang menyebutnya “PIE SUSU”, “CUSTARD PIE”.

Ada banyak versinya juga loh seperti HONGKONG EGG TART dan PORTUGASE EGG TART. Komposisi utama dari kue ini adalah kulit (CRUST) dan isi (Filling). Komposisi dasar kulitnya terbuat dari campuran tepung, mentega (dingin), gula, telur. Komposisi dasar isinya terbuat dari telur, gula, vanili, susu, dan sedikit air.

Kalo Portugase Eggtart itu yang ada hitam hitam diatasnya kayak gosong (tapi gak gosong, warna kecoklatan ini berasal dari karamelisasi adonan custard), dan kalo HongKong Eggtart atasnya mulus. Untuk tekstur kulitnya HongKong Eggtart lebih crispy tetapi lenbut karena bercampur dengan fillingnya sedangkan Portugase Eggtart kulitnya lebih lembut semacam kulit pastry.

Secara keseluruhan proses pembuatan egg tart sangat mudah. Anda bisa menggunakan loyang pie bongkar pasang atau menggunakan loyang mini alumunium foil yang banyak dijual untuk pembuatan mini pie (seperti yang saya gunakan sesuai permintaan suami yang suka nyemil jadi lebih baik bikin kuenya dalam ukuran mini biar nggak “eneg”). Adonan kulit/crust untuk egg tart digilas setipis mungkin agar bisa menampung custard semaksimal mungkin. Bagian terlezat dari egg tart ini memang isinya yang lembut dan manis. Untuk memudahkan proses menggilasnya, simpan terlebih dahulu adonan kulit ke dalam kulkas hingga crust agak mengeras dan mudah untuk digilas dan dimasukkan ke dalam loyang. Jika cara ini masih anda anggap terlalu susah, masukkan saja gumpalan adonan kulit ke loyang, tekan-tekan dengan ujung jari hingga memenuhi loyang. Potong bagian adonan yang keluar dari loyang.

Sebenarnya banyak varian rasa yang bisa anda buat, coklat, pandan, lemon atau vanilla seperti yang saya coba buat kemaren. Kunci kelezatan egg tart adalah custard yang tidak berbau dan berasa amis. Nah, mengingat bahan utama custard adalah telur maka cukup sulit untuk menghasilkan tart lezat tanpa meninggalkan rasa amis. Menambahkan essens dan bahan perasa lainnya memang menjadi cara yang dilakukan. Saya sendiri lebih memilih menambahkan vanilla ekstrak ke dalam adonan custard. Bau harum vanilla mampu menetralisir bau amis telur. Vanilla ekstrak merupakan campuran larutan berbentuk cairan kental berwarna coklat seperti madu dengan aroma vanilla yang sangat kuat. Aromanya jauh lebih nendang dibandingkan jika kita menggunakan vanili bubuk dan kelebihan lainnya adalah tidak meninggalkan rasa pahit jika digunakan berlebihan. Namun karena stock vanilla ekstrak saya pun habis, di sini saya menggunakan sirup vanilla merk Marjan *sisa lebaran kemaren, hehe…

Selain rasa yang bebas amis, egg tart dikatakan bagus jika permukaannya mulus, dan halus. Salah satu penyebab custard terlihat berlubang adalah gelembung udara di permukaan cairan custard. Anda bisa melihatnya sendiri kan dari egg tart yang saya hasilkan? Tampak lubang-lubang gelembung udara yang pecah plus serpihan crust yang jatuh ke atas custard, hasilnya adalah egg tart yang bopeng-bopeng.

Untuk menghasilkan custard yang mulus, larutan custard setelah diaduk rata harus didiamkan paling tidak satu setengah jam, hingga gelembung udara hilang.

Jika permukaan custard terlihat telah mengeras segera keluarkan tart dari oven, jangan berlebihan memanggang hingga permukaan custard menjadi kecoklatan (ini yang sering terjadi saat pemanggangan saya kadang lupa pantau sehingga warna tartnya kurang cantik, tapi suami tetap suka karena renyah pas dimakan).
Sedikit terdengar ribet ya tetapi sebenarnya tidak memerlukan usaha yang terlalu berat kok (hanya niat dan mood saja yang terkadang belum muncul), karena sebenarnya membuat egg tart ini sangatlah mudah.

Di dunia maya banyak sekali beredar resep eggtart. Tinggal di testing aja komposisi mana yang pas di lidah kita. Kalau saya, yang paling pas di lidah saya adalah resep ini (diambil dari Majalah Sajian Sedap dengan modifikasiku) karena resep aslinya terlalu manis di lidahku, hehe…

Resep HongKong Eggtart
::Untuk 20 cetakan loyang mini pie ::

Bahan custard:

– 2 butir telur
– 120 gram gula bubuk (jika tidak punya bisa menggunakan gula pasir yang diblender hingga halus)
– 280 gram susu cair
– 1 sendok teh ekstrak vanila

Bahan crust/kulit tart:

– 125 gram mentega/margarine (dalam kondisi dingin, keluar dari kulkas)
– 60 gram gula bubuk
– 1 butir telur
– 1 sendok teh vanilla ekstrak
– 210 gram tepung terigu serba guna (saya pakai merk karena tepung terigu merk Segitiga Birunya lagi habis)

Cara membuat:

**Membuat custard**

1.Siapkan mangkuk, masukkan telur dan gula bubuk. Dengan menggunakan spatula, aduk adonan hingga tercampur dengan baik. Jangan mengocok adonan tetapi diaduk searah jarum jam, untuk mengurangi munculnya gelembung udara sebanyak mungkin.
2.Masukkan susu cair dan vanila ekstrak, aduk rata.
3.Saring adonan untuk menghilangkan gelembung dan gumpalan telur dan gula. Diamkan adonan custard selama 1 1/2 jam agar gelembung udara hilang. Sisihkan.

**Membuat crust/kulit tart**

1.Siapkan mangkuk, masukkan mentega dan gula bubuk, dengan menggunakan garpu aduk cepat hingga tercampur rata dan menjadi adonan yang lembut. Tambahkan telur, dan vanilla ekstrak, aduk dengan cepat.
2.Tuangkan tepung ke dalam adonan mentega, aduk dengan garpu hingga tercampur baik dan menjadi gumpalan adonan. Siapkan sehelai plastik wrap, tuangkan adonan ke atas permukaan plastik, bulatkan adonan dengan kedua tangan dan pipihkan adonan (agar kita mudah menggilasnya).
3.Bungkus adonan dengan plastik wrap dan simpan di dalam kulkas minimal 1 jam hingga agak mengeras.
4.Setelah adonan siap taburkan tepung ke permukaan meja, letakkan adonan di atas tepung. Lumuri kayu penggilas dengan tepung, kemudian gilas adonan hingga tipis dan lebar. Mengangkat adonan yang tipis dan meletakkannya ke loyang merupakan pekerjaan yang agak susah karena itu gulung adonan ke kayu penggilas kemudian letakkan adonan ke atas permukaan loyang yang akan digunakan. Tekan-tekan dengan ujung jari agar adonan pas di loyang. Potong kelebihan adonan.
5.Tusuk permukaan adonan crust dengan garpu, sebagai aerasi agar kulit tidak menggelembung saat dipanggang.
6.Tuangkan larutan custard ke crust/kulit hingga hampir meyentuh tepian crust.
7.Panaskan oven di suhu 160 derajat. Masukkan loyang berisi crust ke oven yang telah panas dan panggang selama 15 menit di rak paling bawah. Kemudian naikkan suhu menjadi 180’C dan panggang kulit di rak tengah selama 10 menit hingga permukaancrust menjadi kuning keemasan.
8.Jika oven anda pendek maka tidak perlu memindahkan loyang ke rak tengah, biarkan loyang berada di rak paling bawah.
9.Keluarkan tart dari oven, biarkan mendingin dan lepaskan dari loyang. Potong-potong tart sesuai keinginan anda, santap selagi hangat, atau bisa juga disimpan dalam toples kedap dan kering atau simpan di kulkas sesuai selera. Syelamat mencoba…^__^

 

2013-11-26-12-27-57_deco[1]