Ikutan Bikin Hongkong Eggtart Part 1

Beberapa hari ini Batam diguyur hujan terus, entah di pagi hari, siang hari atau bahkan di sore hari. Hal ini membuat perut lumayan keroncongan. Alih-alih sudah akhir bulan (belum gajian jadi mending bikin makanan sendiri* baca: nggak bisa jajan sembarangan), nampaknya saya merasa perlu sekali turun ke dapur untuk bikin makanan ringan ya cemilan-cemilan yang bisa mengganjal perut di saat lapar melanda sedangkan jam makan belum tiba (terutama buat suami yang kalau dibikinin cemilan selalu makan terus, makan dan makan. Kalau nggak di stop bisa langsung habis saat itu juga…ckck..).

Sore ini aku memutuskan untuk mencoba resep baru yaitu Hongkong Egg Tart atau biasa disebut pie susu Hongkong. Setelah nyoba nyoba bikin kue, baca di majalah dan nongkrongin video baking di You Tube akhirnya aku punya pengetahuan lebih kalau ternyata pie itu banyak banget macam plus isiannya juga macam-macam, dari mulai susu, coklat, biscuit, buah sampai daging atau sayur.
Kue ini ada banyak versi nama. Beda daerah nyebutnya juga beda beda tetapi sebenarnya mengacu pada kue yang sama. Kalo di Indonesia bagian timur nyebutnya “KUE LONTAR” kalo di Kalimantan Barat orang-orang menyebutnya “TART SUSU”. Nama umumnya adalah “EGG TART” bahasa mandarinnya “Tan Tha” (kalau lagi jalan-jalan di Singapore banyak sekali gerai-gerai yang menjual Tan Tha). ada pula yang menyebutnya “PIE SUSU”, “CUSTARD PIE”.

Ada banyak versinya juga loh seperti HONGKONG EGG TART dan PORTUGASE EGG TART. Komposisi utama dari kue ini adalah kulit (CRUST) dan isi (Filling). Komposisi dasar kulitnya terbuat dari campuran tepung, mentega (dingin), gula, telur. Komposisi dasar isinya terbuat dari telur, gula, vanili, susu, dan sedikit air.

Kalo Portugase Eggtart itu yang ada hitam hitam diatasnya kayak gosong (tapi gak gosong, warna kecoklatan ini berasal dari karamelisasi adonan custard), dan kalo HongKong Eggtart atasnya mulus. Untuk tekstur kulitnya HongKong Eggtart lebih crispy tetapi lenbut karena bercampur dengan fillingnya sedangkan Portugase Eggtart kulitnya lebih lembut semacam kulit pastry.

Secara keseluruhan proses pembuatan egg tart sangat mudah. Anda bisa menggunakan loyang pie bongkar pasang atau menggunakan loyang mini alumunium foil yang banyak dijual untuk pembuatan mini pie (seperti yang saya gunakan sesuai permintaan suami yang suka nyemil jadi lebih baik bikin kuenya dalam ukuran mini biar nggak “eneg”). Adonan kulit/crust untuk egg tart digilas setipis mungkin agar bisa menampung custard semaksimal mungkin. Bagian terlezat dari egg tart ini memang isinya yang lembut dan manis. Untuk memudahkan proses menggilasnya, simpan terlebih dahulu adonan kulit ke dalam kulkas hingga crust agak mengeras dan mudah untuk digilas dan dimasukkan ke dalam loyang. Jika cara ini masih anda anggap terlalu susah, masukkan saja gumpalan adonan kulit ke loyang, tekan-tekan dengan ujung jari hingga memenuhi loyang. Potong bagian adonan yang keluar dari loyang.

Sebenarnya banyak varian rasa yang bisa anda buat, coklat, pandan, lemon atau vanilla seperti yang saya coba buat kemaren. Kunci kelezatan egg tart adalah custard yang tidak berbau dan berasa amis. Nah, mengingat bahan utama custard adalah telur maka cukup sulit untuk menghasilkan tart lezat tanpa meninggalkan rasa amis. Menambahkan essens dan bahan perasa lainnya memang menjadi cara yang dilakukan. Saya sendiri lebih memilih menambahkan vanilla ekstrak ke dalam adonan custard. Bau harum vanilla mampu menetralisir bau amis telur. Vanilla ekstrak merupakan campuran larutan berbentuk cairan kental berwarna coklat seperti madu dengan aroma vanilla yang sangat kuat. Aromanya jauh lebih nendang dibandingkan jika kita menggunakan vanili bubuk dan kelebihan lainnya adalah tidak meninggalkan rasa pahit jika digunakan berlebihan. Namun karena stock vanilla ekstrak saya pun habis, di sini saya menggunakan sirup vanilla merk Marjan *sisa lebaran kemaren, hehe…

Selain rasa yang bebas amis, egg tart dikatakan bagus jika permukaannya mulus, dan halus. Salah satu penyebab custard terlihat berlubang adalah gelembung udara di permukaan cairan custard. Anda bisa melihatnya sendiri kan dari egg tart yang saya hasilkan? Tampak lubang-lubang gelembung udara yang pecah plus serpihan crust yang jatuh ke atas custard, hasilnya adalah egg tart yang bopeng-bopeng.

Untuk menghasilkan custard yang mulus, larutan custard setelah diaduk rata harus didiamkan paling tidak satu setengah jam, hingga gelembung udara hilang.

Jika permukaan custard terlihat telah mengeras segera keluarkan tart dari oven, jangan berlebihan memanggang hingga permukaan custard menjadi kecoklatan (ini yang sering terjadi saat pemanggangan saya kadang lupa pantau sehingga warna tartnya kurang cantik, tapi suami tetap suka karena renyah pas dimakan).
Sedikit terdengar ribet ya tetapi sebenarnya tidak memerlukan usaha yang terlalu berat kok (hanya niat dan mood saja yang terkadang belum muncul), karena sebenarnya membuat egg tart ini sangatlah mudah.

Di dunia maya banyak sekali beredar resep eggtart. Tinggal di testing aja komposisi mana yang pas di lidah kita. Kalau saya, yang paling pas di lidah saya adalah resep ini (diambil dari Majalah Sajian Sedap dengan modifikasiku) karena resep aslinya terlalu manis di lidahku, hehe…

Resep HongKong Eggtart
::Untuk 20 cetakan loyang mini pie ::

Bahan custard:

– 2 butir telur
– 120 gram gula bubuk (jika tidak punya bisa menggunakan gula pasir yang diblender hingga halus)
– 280 gram susu cair
– 1 sendok teh ekstrak vanila

Bahan crust/kulit tart:

– 125 gram mentega/margarine (dalam kondisi dingin, keluar dari kulkas)
– 60 gram gula bubuk
– 1 butir telur
– 1 sendok teh vanilla ekstrak
– 210 gram tepung terigu serba guna (saya pakai merk karena tepung terigu merk Segitiga Birunya lagi habis)

Cara membuat:

**Membuat custard**

1.Siapkan mangkuk, masukkan telur dan gula bubuk. Dengan menggunakan spatula, aduk adonan hingga tercampur dengan baik. Jangan mengocok adonan tetapi diaduk searah jarum jam, untuk mengurangi munculnya gelembung udara sebanyak mungkin.
2.Masukkan susu cair dan vanila ekstrak, aduk rata.
3.Saring adonan untuk menghilangkan gelembung dan gumpalan telur dan gula. Diamkan adonan custard selama 1 1/2 jam agar gelembung udara hilang. Sisihkan.

**Membuat crust/kulit tart**

1.Siapkan mangkuk, masukkan mentega dan gula bubuk, dengan menggunakan garpu aduk cepat hingga tercampur rata dan menjadi adonan yang lembut. Tambahkan telur, dan vanilla ekstrak, aduk dengan cepat.
2.Tuangkan tepung ke dalam adonan mentega, aduk dengan garpu hingga tercampur baik dan menjadi gumpalan adonan. Siapkan sehelai plastik wrap, tuangkan adonan ke atas permukaan plastik, bulatkan adonan dengan kedua tangan dan pipihkan adonan (agar kita mudah menggilasnya).
3.Bungkus adonan dengan plastik wrap dan simpan di dalam kulkas minimal 1 jam hingga agak mengeras.
4.Setelah adonan siap taburkan tepung ke permukaan meja, letakkan adonan di atas tepung. Lumuri kayu penggilas dengan tepung, kemudian gilas adonan hingga tipis dan lebar. Mengangkat adonan yang tipis dan meletakkannya ke loyang merupakan pekerjaan yang agak susah karena itu gulung adonan ke kayu penggilas kemudian letakkan adonan ke atas permukaan loyang yang akan digunakan. Tekan-tekan dengan ujung jari agar adonan pas di loyang. Potong kelebihan adonan.
5.Tusuk permukaan adonan crust dengan garpu, sebagai aerasi agar kulit tidak menggelembung saat dipanggang.
6.Tuangkan larutan custard ke crust/kulit hingga hampir meyentuh tepian crust.
7.Panaskan oven di suhu 160 derajat. Masukkan loyang berisi crust ke oven yang telah panas dan panggang selama 15 menit di rak paling bawah. Kemudian naikkan suhu menjadi 180’C dan panggang kulit di rak tengah selama 10 menit hingga permukaancrust menjadi kuning keemasan.
8.Jika oven anda pendek maka tidak perlu memindahkan loyang ke rak tengah, biarkan loyang berada di rak paling bawah.
9.Keluarkan tart dari oven, biarkan mendingin dan lepaskan dari loyang. Potong-potong tart sesuai keinginan anda, santap selagi hangat, atau bisa juga disimpan dalam toples kedap dan kering atau simpan di kulkas sesuai selera. Syelamat mencoba…^__^

 

2013-11-26-12-27-57_deco[1]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *