GRUP TEATER TARI SAHITA (BUKAN SAGITA LOH….LOLS)

 

Mendengar nama SAHITA ini masih asing sekali di telingaku. Pernah tau itupun sekilas sekali waktu menonton tayangan Indonesia Mencari Bakat, itu pun cuma sebentar banget (udah ketinggalan pas nonton). SAHITA kala itu bukan menjadi peserta ajang adu bakat tetapi diundang sebagai bintang tamu untuk perform bersama dengan Sandrina yang membawakan penampilan jaipong. Kemaren sore saat agak senggang dari pekerjaan saya sempet melihat kembali grup ini tampil di TV, di acara showimah.

Saat Soimah memanggil grup ini untuk masuk ke dalam studio saya sedikit kurang jelas mendengar nama grup ini, sempat terdengar nama grup SAGITA (itu loh grup penyanyi dangdut yang biasanya lagunya sering diputar di bis-bis atau kendaraan umum saat saya masih tinggal di Jawa). Saya pikir, wah udah makin terkenal aja nih grup sampe bisa diundang ke showimah secara tamu-tamu acara talkshow ini kan biasanya orang-orang terkenal atau lagi ngehits pemberitaannya.

 

Setelah melihat siapa yang masuk ke studio mendadak perhatian saya langsung fokus ke layar LCD TV dan surprise sekali karena ternyata yang datang adalah grup SAHITA. Usut punya usut ternyata grup ini sebenarnya sudah terkenal sekali di kalangan penggiat seni tari dan teater bahkan sering kali perform di luar negeri. Tapi sayang sekali kurang diekspos di televisi. Malahan sekarang tayangan hiburan di TV isinya hanya acara-acara seperti Fesbuker, Jam Usil, Campur-Campur (yang orangnya itu-itu aja ya Olga, Jesika, Jupe, Tara, Desta,dkk), YKS yang terkenal dengan goyang caisar, bahkan sekarang acara music pun ikut-ikutan mengusung tema goyangan seperti DAHSYAT dengan gaspol. Acaranya kurang bermanfaat sekali menurut saya, mulai dari menggosip, membully untuk menjatuhkan teman sendiri (meskipun mengatasnamakan becanda -___-), mengorek kehidupan pribadi dengan gosip murahan. Nampaknya program-program TV ini harus dijauhkan dari anak-anak (HARUS!!)

Saat group SAHITA masuk studio saya mengeryitkan dahi, ini kenapa orang-orang mukanya tua sekali ya, dalam hati saya berkata demikian. Setelah saya ingat-ingat kan memang grup ini ciri khasnya mengenakan kostum yang bisa dibilang “mbah-mbah” banget plus make up yang tua, bahkan giginya pun dibikin ada efek warna hitam layaknya orang tua yang sudah rusak giginya dan mau ompong.

Bagi temans yang belum pernah tau, kelompok SAHITA merupakan mbok-mbok berkostum jarik, kain dan kebaya, dengan rambut konde cepol awut-awutan dengan dandanan layaknya wanita berusia 60 tahunan. Mereka tampil di tengah pertunjukkan dengan gaya dan guyonan yang di dominasi bahasa Jawa, terkadang mereka menari menggoyang pinggul sesuka mereka.

 

Mereka adalah kelompok komedian perempuan yang memiliki kemampuan teater, tari dan melawak. Kelompok ini terdiri dari empat orang wanita yakni Wahyu Widayati (Inonk), Sri Setyoasih (Tingtong), Sri Lestari (Cempluk), Suharti dan Atik Kenconosari. Saat ditanya-tanya ternyata grup ini sudah terbentuk sejak 2001, tepatnya 22 Juni, awalnya kmereka adalah satu kelompok dengan teater berbahasa Jawa Gapit. Setelah sutradara Teater Gapit meninggal maka mereka tergabung dan membentuk kelompok ini. Ternyata sudah lama juga ya grup ini terbentuk.

 

Sahita yang dalam arti bahasa sansekerta adalah kebersamaan ini pun mulai aktif membuat sesuatu yang sederhana namun bisa membuat banyak orang terkesan. Grup ini membuat tarian-tarian dan musik yang berasal dari “cangkeme dewe” alias semua natural dari mulut.  Seluruh anggota Sahita kecuali Sri Lestari adalah alumnus ISI Surakarta, sedangkan Sri lulusan Universitas Sebelas Maret, Solo. Dalam perjalannya sejak terbentuk mereka sudah menghasilkan beberapa karya, diantaranya “Gathik Glinding”, “Srimpi Ketawang Lima Ganep”, “Iber-iber Tledhek Barangan”, “Pangkur Brujul”, “Seba Sawaka”, “Alas Banon”, dan “Seratan”. (dari berbagai sumber)

 

Ya semoga next akan terus ada anak bangsa yang terus melanjutkan seni dan kebudayaan Indonesia, bahkan bisa eksis di mata dunia. Salam 🙂

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *