Ini istilah untuk belajar buang kotoran ke tempat yang benar, yaitu di toilet.
Semua manusia pasti menghadapi fase ini dlm hidupnya (kecuali orang yang udah gede masih poop di sungai) 
Sebenernya fase ini tidak sulit, tetapi tidak bisa dibilang mudah juga, dalam artian proses belajar tetap harus dilaksanakan dengan continue dan kesabaran yang tinggi dari orang tuanya (sama hal nya seperti fase menyapih, belajar mandi sendiri, belajar makan sendiri, dsb).

kenapa harus toilet training? 
Intinya jika kita sebagai orang tua menerapkan pola hidup mandiri sedini mungkin pada anak (tentu dalam usia yang sewajarnya), kita akan enak, bisa leyeh-leyeh dan lebih mudah mengajari hal lainnya serta beban hidup orang tua berkurang satu (kemudian nambah lima, haha) dan tentu saja, melatih anak menjadi seorang “manusia” yg lebih baik!!
Satu lagi, sejak lulus toilet training, lebih hemat kan. Bunda tidak perlu beli diapers setiap bulan (meskipun Faris menggunakan clodi tetapi ada kalanya saat bepergian dia mau tidak mau harus menggunakan drypers), lumayan kan uangnya buat beli buah, sembako, daging, dan lainnya..

 Kapan anak mulai bisa diajarkan toilet training? 
Sejatinya minimal setelah anak bisa duduk bisa diajarkan untuk tahap potty training (poop dan pee di potty (wadah), atau toilet training dengan memakai potty cover seat (membantu anak duduk di kloset). baiknya sih latih anak sedini mungkin untuk “terbiasa” pergi ke toilet ketika ingin poop atau pee. Ketika anak sudah bisa berbicara, latih mengucapkan kata “pipis” atau “pup”. kemudian kenalkan cara-cara untuk pipis dan pup yang benar, yaitu : pergi ke toilet, celana dibuka, lalu duduk pipis di toilet. 

Mau bisa toilet training secara instan?? Emang bisaa?? Latihannya harus pelan-pelan yaa, dan harus sabar plus konsisten pulaa.. pokoknya stok sabar yang banyak insyaAllah lama-lama jadi pinter deehh. . 

Faris memakai potty cover seat untuk belajar pipis n pup (io bahasa dia).


ini potty cover seat, pilih yang motifnya luculucu dan disukai anakanakbiar semangat


 kapan harus lepas diapers/popok sekali pakai (pospak)/pampers? 

banyak yang bertanya dan jangan berharap jawabannya : KETIKA IBU/BAPAK/PENGASUHNYA udah SIAP– (maksudnya siap REMPONG dan MAU kotor-kotoran)!! karena pasti GA AKAN pernah siaap, hihi, siapa yang mau yaa…. pipis berceceran di mana-mana, tiba2 ada *maaf* poop teronggok di karpet?? sehari harus berkali-kali ngepel rumah?? *hihi.. lupakan..lupakan..saya ga nakut-nakutin kok

jawaban yang betul adalah –> KETIKA ANAK SUDAH SIAP. parameter siapnya : sudah bisa berbicara (atau memberikan kode pup dan pee), mau diajak komunikasi (dalam berlatih kan perlu ngobrol, ya kan?), idealnya sih sudah bisa jalan (walaupun belum lancar) dan sudah mampu duduk tegak.

masalah org tua belum siap atau sudah siap, ya mau nggak mau, siap nggak siap harus siap doong!! percaya deh, u are what u think kaan!! kalo dibayangkan toilet training itu susaahh, repoott–> ya pasti akan REPOT!! tapi klo sugesti dengan kata-kata positif.. PASTI BISA KOK.. –> dengan sendirinya akan ENJOY dalam menjalaninyaa.. ya nggak?? lha wong yang dulu minta anak ke Allah siapaa.. pas udah dikasih kok ogah-ogahan ngerawatnya?? makanya TOILET TRAINING nya harus pake CINTA 

 kalo training pants itu apa? cara kerjanya gimana

Training Pants adalah celana dalam untuk latihan pipis si kecil, bisa menampung pipis 1-2x sehingga pipis tidak belepotan di lantai.. tapi membuat si kecil ga nyaman sehingga “memaksa” dia untuk pipis di kamar kecil.

jadi disebut juga.. CELANA UNTUK LATIHAN PIPIS,,

training pants motifnya lucu-lucu sama seperti clodi (popok kain ), bedanyaa.. kalau CLODI bisa berjam-jam pakai dan lapisan tetep kering, si training pants ini nggak STAY DRY jadi lapisan tetep basah, tapi nggak nyebabin belepotan kemana-mana (dalam frekuensi yang sedikit– ini dirancang untuk mamanya yang malas ngepel yaahh wkwk). Dan saya sudah coba terapkan ternyata sangat tidak membantu, yang ada Faris masih nyaman pipis di celana tanpa ngomong karena kemungkinan besar pipis di training pants tidak basah dan berceceran di lantai pipisnya jadi makin menjadilah kebiasaan pipis di celana tanpa pemberitahuan. Akhirnya jalan paling ampuh untuk misi toilet training adalah cukup pakai celana kain atau celana dalam biasa,  tidak sampai 3 hari Faris pun menjadi terbiasa. 

jadi yang mau toilet training, siap-siap dulu nyiapin ini celana yahh, tapi kalau mau langsung pakai CD (celana dalam) tanpa lapisan penyerap juga bisa, malah oke banget tuh!! buat si anak makin cepet belajarnyaa! (dan siapin lap pel yang banyak juga yahh hehe). 

pertama belajarnya gimana sih?

1) bilangin : sayang, kalau mau pipis atau poop bilang ya.. kalo faris dikasih tau : PIPIS atau IO bilang yaa, tar mama antarin ke toilet. 

2) Setiap 15menit sekali dan terus ditingkatkan sampai 1 dan 2 jam sekali, ajak pipis rutin ke toilet. Dan juga setiap mau tidur dan bangun tidur harus langsung diajak ke toilet.  Tak lupa mengajarinya cara cebok dan siram bekas pipisnya dengan benar.

3) Kalau udah pasang muka ngeden, segera angkut ke toilet!!

4) Kalau belum sampai toilet udah bocor duluan, jangan dimarahin yaa.. bilangin secara sabar : Naktuh kan belepotanlantainya basahharus di pel, kalau nggak lantainya licin n kepleset jadi mending pipis di toilet ya… atau : Naknanti tahan ya, jangan pipis dulu sebelum ke toilet, dsb. Hal ini memang sangat sulit dan menguras emosi. Akan tetapi lama kelamaan anak akan terbiasa. 

5) Selalu komunikasikan dengan orang rumah kalau anak mau toilet training agar mereka siap bantuin.. hihihi

6) Kalau bepergian agak jauh dan takut ga menemukan toilet, boleh kok pakai drypers dulu, tapi jangan “keenakan” mulu yah karena hal ini justru membuat anak kembali ke nol lagi. 

7) Sebelum tidur, ajak pipis dulu ke kamar mandi.. sekali kali pasti suka ngompol sih, wajar jadi biar aman pakai sprai anti air ya..

8) Kalau sudah berproses toilet trainingnya, jangan menyerah lalu pakaiin anak pospak lagi, nanti SUSAH memulainya laagiii!! :p

9) Kasih reward kalau anak sudah mampu pipis dan poop sendiri di toilet. 

kalau udah mulai tapi gagal terus gimana?? berapa lama sih lulus toilet training itu?

Hm, tidak ada sesuatu yang INSTAN, kecuali mie instan   Tidak ada yang namanya gagal, yang ada BELUM BERHASIL, dan tidak ada patokan tepat berapa lama seorang anak lulus TT(toilet training). Ada yang 1 bulan, ada yg 2 bulan, ada yg 1 tahun karena berkali-kali udahan dan mulai lagi deh dari awal jadi yang penting adalah stok sabar dan konsisten dalam melatih, pompa semangat dengan banyak sharing dan baca, dan banyak ngobrol sama anak (istilahnya di brainwash dengan dikasih tau berulang-ulang , biar masuk ke dalam otak kanan/alam bawah sadar nya)

 JADI KAPAN NIH mau mulai TOILET TRAINING nyaa??

DO IT WITH LOVE, pasti lebih berkesanlebih lancar, dan barokah pastinyaa..toilet training with love 

Cerita Toilet Training Part 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *