Optimalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (repost dari kulwap)

Resume Kulwap-Optimalisasi Pendidikan Anak Usia Dini

*Resume Kulwap*
Rabu, 9 Agustus 2017 & Rabu, 16 Agustus 2017

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

🦋 TEMA
“Optimalisasi Pendidikan Anak Usia Dini”
🦋 Narasumber : Dyah Indah Noviyani, SPsi, MPsi
🦋 Jadwal : 9 Agustus 2017 & Rabu, 16 Agustus 2017
🦋 Pukul : 16.00 WIB – selesai
🦋 Moderator : Yurin Ummu Haura & Choirunnisak Fauziati
🦋 Notulen : Dyta Arie E

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

✴ Curriculum Vitae ✴
✨Nama lengkap :
Dyah Indah Noviyani, SPsi, MPsi

✨ Status keluarga :
Menikah dg empat anak (dua putra dan dua putri)

✨ Domisili :
Taman kradenan asri B/16 Semarang

✨ Riwayat pendidikan/pengalaman:
S1 Psikolog Undip Semarang
S2 Profesi Psikologi UI Depok Jabar

✨ Aktivitas saat ini:
Psikolog
Narasumber
Pengelola Sekolah Islam Sentra Bintang Juara (PAUD n SD plus Daycare)

✨ Preferensi Bidang Bahasan Kulwap yang disampaikan: (diberi ceklis)
◽Aqidah Islam
V  Parenting
V  Psikologi Anak
◽Homeschooling
◽Kesehatan keluarga
◽Keuangan keluarga
◽Harmonisasi Pasutri
V Psikologi Pendidikan
V pendidikan anak usia dini
🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

🦋MATERI
*[Program PAUD Holistik Integratif dalam bentuk PDF]*

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

*_SESI TANYA JAWAB_*

1⃣ Dewi – HSMN Bali.   Untuk usia 3tahun keatas, apakah wajar jika msh diberikan physical intervention (misal : disuapin/dimandiin) ? Karena kadang makanan menjadi tdk habis atau mandi nya gak bersih. Apakah ada batasan2 kontinuum nya sesuai rentang usia?
🦋 *Jawab* : usia 3 th masih boleh diberikan intervensi fisik utk kebersihan diri meski kita sdh mulai latih anak jg. Saat mandi atau mbersihkan selepas BAK BAB tangan anak kita pegang dan kita arahkan membersihkan bagian tubuhnya.. Kalau utk makan kita bisa beri kepercayaan pada anak utk makan sendiri tanpa disuapin kecuali jika sisa sedikit kita ambilkan lalu minta anak utk memasukkan ke mulut atau suapin sisanya. Intinya semakin dikurangi intervensi fisik sdh lbh banyak ke direct dan question. Anak TK A usia awal 4th sdh mulai lbh banyak ke question dan non directive statement, sangat berkurang intervensi fisik dan direct statement.

2⃣ Ummu Daud
a.        Tentang anak masa tantrum, 2th, kalau bisa diam, paling ampuh dg mainan baru, jd di rumah stok mainan baru, apakah ada solusi lain?
b.        Rekomendasi Buku referensi untuk mendidik dan bermain anak usia dini
🦋 *Jawab* : Silahkan dipelajari tiga jenis main utk anak usia dini dan prosentase sesuai usianya. Anak usia 2 th msh lbh byk main sensori motorik silahkan menyediakan dukungan main yg bisa dibuat orang tua dan ciptakan suatu ruangan sentra main bahan alam atau sensori motorik serta mulai tertarik main simbolik atau main peran namun baru main peran besar atau main drama bukan yg main peran kecil (bisa dilihat di dokumentasi yg sdh saya sertakan bedanya media main sentra main peran besar atau makro dan main peran kecil atau mikro. Main peran kecil mulai dikenalkan utk anak usia 3,5th yg sdh mulai tenang, main aman dan kontrol tubuh..
Main konstruktif bisa diberikan utk anak usia 2th melalui media bahan cair spt playdough, plastisin, cat warna smuanya alami buatan sendiri, saya ada resepnya..main susun balok natural bisa dimulai usia 3,5th syarat nya sama dg main peran kecil (anak mulai tenang, main nya aman dan kontrol tubuh).
Untuk buku referensi yang sistematis dan berdasar riset di sebuah sekolah yg menjadi percontohan metode sentra yakni sekolah al falah jaktim ada buku berjudul sentra bahan alam dan ada buku buku lain yg sangat menunjang filosofi dlm merancang kegiatan main anak usia dini.
🦋 *Tanggapan dari Ummu Daud* : Saat anak 2th ini, keinginannya tdk dituruti, dia marah, dg tantrum.. Kalau sdh semua cara tdk bs ditenangkan.. Akhirnya ortu kasih mainan baru, baru si anak mau diam.. Apakah salah yg demikian?
🦋 *Jawab* : Saat anak tantrum peluk sambil kita usap dadanya kita ucapkan tenang ya..kalau sdh tenang kita bicara..kalau dia msh ingin menangis tp kita lihat menamgisnya tdk mengarah ke bahaya artinya tdk sambil bentur kepala ya kita beri pijakan oke kakak boleh menangis dulu secukupnya hingga tenang ya tp ibu harus bergerak ke tugas yg lain ibu harus menyelesaikan pekerjaan ibu misal kita sebut ibu harus mencuci nanti kalau kakak sdh tenang dan siap bicara, kakak bilang ke ibu ya..
🦋 *Tanggapan dari Bunda Sari* : Kalau anak ngamuk atau badan jadi panas krn keinginan g dituruti gmn bu?                       🦋 *Jawab* : Kalau badan panas segera parut bawang merah diberi minyak telon atau kayu putih sambil kita bacakan surat surat pendek atau shalawat plus minumin madu atau sari kurma utk daya tahan..kalau baru gejala awal insya Allah tak sampai sakit apapun..😊 jd jangan selalu minum obat kimiawi.
🦋 *Tanggapan dari Ummu Daud* : Jadi marah nya hilang , karena dia senang dapat mainan baru, semisal mobilan, Stiker, dll.. Jd, ortu kalau beli mainan disimpan, dan diberikan kalau anak sdg bad mood.. Terutama saat tantrum yg sulit dikendalikan.. Awalnya sdh digendong sambil ditenangkan, tp bs menangis setengah jam kalau sdg bad mood plus keinginannya tdk dituruti, apakah menggunakan mainan baru tsb sbg senjata pamungkas, itu bagi anak, apakah ada dampak negatifnya?
🦋 *Jawab* : Kalau ibu tak mau repot sesaat ya belikan saja mainan atau turuti keinginannya meski dia tak membutuhkan itu.. Tapi lihatlah nanti jangka pangjang dia akan menggunakan pola itu demi pemenuhan keinginannya. Dan pola pengasuhan yg spt itu justru merepotkan orang tua…
🦋 *Tanggapan dari Ummu Daud* : terima kasih bun, semoga kami bs lebih baik dan meninggalkan cara ini..
🦋 *Jawab* : Insya Allah bisa bun..di paud kami banyak anak dg pola pengasuhan spt itu kami tata disekolah Alhamdulillah dlm waktu stidaknya 6 bln tantrum hilang..

3⃣ Bunda Inggrid – Bekasi
a.        Bgmn metode utk tahfizh yg mudah dan asyik utk anak?
b.        Bgmn bila tahap sensorimotorik kurang maksimal smp usia 2th apkh bs dilanjutkan smp 3th dan bila tidak..apkh berpengaruh thd anak?
🦋 *Jawab* : Dalam sehari ortu bisa merancang kegiatan main yg terstruktur spt yg saya jelaskan mengandung tiga jenis main sebanykmak dua sesi msg2 60 -90 menit di pagi dan sore. Naah selebihny silahkan rancang kegiatan khusus materi keislaman mengaji bhkan tahfidz… Serta main bebas spt sepeda, bola, badminton, olahraga,dll.
Bila sensorimotorik belum kuat sp usia tiga tahun silahkan diperkuat di usia selanjutnya. Hal ini berlaku juga utk anak berkebutuhan khusus yg kurang optimal spt anak ADHD, autis, disleksia, gangguan perkembangan bahasa..maka jauh lbh baik perbanyak kegiatan main sensori motorik..                        Akan lbh baik kita sdh bisa melihat adanya keterlambatan perkembangan anak di usia seblm lima tahun krn perbaikannya jauh lbh baik utk mengejar ketertinggalan krn itu msh di tahap pembuatan pondasi dan struktur otak (lihat materi saya di tahap perkembangan otak ibarat tahap membangun rumah)

4⃣ Bunda Zulvi HSMN Malang Raya.
Adakah contoh kurikulum yang bisa diterapkan untuk anak usia dini?
🦋 *Jawab* : Untuk kurikulum anak usia dini bisa memakai pedoman kurikulum diknas kemudian kita susun sendiri temanya dan pilihkan cakupan materi sesuai kebutuhan anak kita dan visi misi keluarga kita.

5⃣ Neny – HSMN Medan
Assalamualaikum bunda. saya mau tanya mengenai perolehan bahasa.
1. apakah AUD bisa menampung bahasa inggris dan indonesia ?
2. anak saya umur 4,9 th masih celat / belum jelas bicaranya jadi jika berinteraksi terkadang dibully. bagaimana ya solusinya? Jazakillah
🦋 *Jawab* :
1. pertanyaan yg menarik dan mjd bahasan saya di sekolah saya. Utk anak usia dini, fokuskan pada bahasa ibu. Tata bahasa anak mulai dari pelafalan tau pengucapan yg jelas dg contoh dari kita orang dewasa, struktur kalimat spt SPOK serta intonasi dan ekspresi atau gesture saat bicara..jd berbahasa itu bukan sekedar bicara atau mengeluarkan kata kata namun sarana utk berkomunikasi mengungkapkan ide gagasan perasaan…
2. coba ajak bicara anak ibu untuk berlatih bicara yang jelas jika teman tdk memahami minta bantuan guru atau orang dewasa lainnya..jadi ibu kuatkan pribadi anak ibu supaya tdk terlalu berfokus pada kata kata yang kurang nyaman dari temannya..jika ada teman yang membuata anak ibu tidak nyaman bilan ke anak ibu untuk mencari teman yang lain..nah secara paralel ibu juga berkomuniaksi dengan guru spy memberi pijakan pada anak anak yang lain untuk berkata dan berperilaku yang santu yang membuat teman merasa nyaman…insya Allah anak anak tsb blm ada maksud utk membully hanya perlu penguatan kita dengan kata kata positif tanpa harus memarahi apalagi mengukum anak yg terkesan membully tsb..

6⃣ Bunda Enno – Cirebon
Assalamualaikum, bu Vivi. Apakah aturan main itu sama dengan bermain dengan aturan? Sebab di materi yg dishare. Bermain dengan aturan itu masuk usia 7 thn.
Bagaimana pola ‘aturan’ yg bisa diterapkan oleh anak dibawah usia 7 thn. Boleh diberikan contoh dan konsekuensi logisnya?
Syukron, bu
🦋 *Jawab* : aturan main adalah batasan main yang perlu disepakati oleh anak anak supaya kegiatan main kita lancar dan tuntas..jadi kita sampaikan aturan main..sejak anak usia 1,5th kita sdh dapat sampaikan aturan main tentunya dengan lbh banyak intervensi fisik..naah kalau bermain dengan aturan itu adalah main yang ada aturannya khususnya spt main ular tangga, bekel, dakon, catur, engklek, permainan olahraga, gobak sodor, dll..mainan itu tdk bisa dimainkan seenaknya dan anak usia dibawah lima tahun belum dapat diberikan kegiatan main dengan aturan krn sifat egosentrisme semuanya berpusat pada dirinya semaunya sendiri serta sifat negativistiknya berperilaku berlawanan dengan aturan, masih sangat kuat..

7⃣ (Hamba Allah)
Bu Vivi, dikatakan di materi “Usia 0 – 2 tahun kesempatan untuk membuat
sambungan awal dan pada usia selanjutnya membuat koneksi yang lebih rumit untuk kemampuan yang lebih tinggi.Sel yang tidak tersambung sampai usia 2 tahun akan
lenyap secara otomatis melalui proses pemangkasan” —->> utk membuat sambungan ini apakah cukup dengan stimulasi saja? Bagaimana kita tahu apakah sdh maksimal atau tdk dlm meberikan stimulasi/mengajak anak bermain sehingga bs maksimal di 2th pertama tsb
🦋 *Jawab* : cara mengetahui seberapa banyak sambungan berkualitas sambungan sel otak anak kita at adalah dengan melihat seberapa cepat dan tepat respon yang anak kita berikan saat ada stimulus dihadapannya bisa pertanyaan atau situasi spt hadirnya teman atau orang lain. Amati saat kita ajak bicara anak kita apakah dia langsung menatapo kita menaggapi dengan tanggapan respon yang tepat atau sebaliknya ?
nah stimulasi yang kita berikan ke anak kita itu juga dapat berupa asupan gizi atau stimulasi makanan minuman yang halal dan thayib jadi makanan minuman yang tak hanya halal tapi juga sehat bergizi, sangat tidak dianjurkan makanan yang menggunakan pemanis berlebihan, MSG, gorengan/ lemak, pengawet , pewarna buatan..
sangat disarankan memberikan makanan yang fresh bukan dihangatkan. buah yg sangat baik untuk otak adalah pisang..
🦋 *Tanggapan dari Moderator* : Bunda Vivi, sy izin mengelaborasi yg no 7 ini ya bun.. apakah “sambungan” di usia 2th pertama ini akan berpengaruh bun ke IQ si anak? dan tadi bunda katakan kita bisa mengamati saat diajak berbicara nah apakah disini ada kuesioner atau panduan screeningnya bun?
🦋 *Jawab* : Ooh bukan bu..dalam interaksi sehari hari anak bersama teman sebaya atau yg umurnya di atasnya saja dan orang dewasa.                        Syarat utama anak berinteraksi adalah kontak mata lalu berkomunikasi…                        Naah amati saja apakah anak kita dapat melakukannya.                       Jika memang frekuensi nya sangat minim dan ada riwayat hamil atau melahirkan yg beresiko tinggi ataupun sakit pasca lahir yg berdampak pd perkembangan motorik dan bahasa anak maka barulah kita konsulkan ke psikolog
8⃣ Bunda Yulia – Semarang
usia 3th sering sekali memukul, padahal tidak pernah melihat adegan kekerasan, seperti punya reflek, ketika di ganggu kakaknya langsung dia memukul padahal sudah di diberi penjelasan kalau dipukul itu sakit, bagaimana caranya menghentikan reflek seperti ini,
🦋 *Jawab* : anak usia 3 tahun spt yg sdh saya jelaskan di jawaban sebelumnya sdg berada pada masa egosentrisme dan negativistik..namun tetap kita beri pijakan secara direktif meminta maaf .. naah saya sarankan perbanyak kegiatan main sesuai yg sudah saya sarankan terutama sensori motorik krn ada indikasi pada umur sebelumnya kegiatan sensori motoriknya bekum terstruktur dan belum tuntas.. dan catatan saya ya bunda.. coba dievaluasi apakah selama ini bunda telah mendampingi dan memberi pijakan saat anak main? ataukah bunda biarkan anak main sendiri? karena jika anak main tanpa pendampingan orang dewasa maka kegiatan mainnya tidak akan bermanfaat atau bermakna bagi perkembangannya…

9⃣ *Ita – Jakarta* Anak saya laki2 (4y8m),  punya sifat pundung/tersinggungan yg sngt berlebihan,  kalau ada hal/tindakan dari org lain yg tdk sesuai hatinya dia akan diam sejenak (nafas terengah2 & muka marah) kemudian nangis kencang dan kadang disertai memukul (walopun hal/tindakan org lain itu tdk buruk,  hanya sja tidak sesuai dng maunya), tidak trkecuali kpd saya & ayahnya dan org trdekat lainnya.  Bagaimana mengatasi sifat anak yg seperti ini yah bu ??
Trims
🦋 *Jawab* : Anak usia 4th memasuki usia 5 th sdh lebih matang kondisi emosinya. Tahap main nya sdh sampai main bersama menuju main bekerjasama. Artinya anak sdh tdk mudah tersinggung, marah, sedih berlebihan. Anak sdh mulai dapat mengelola emosinya dan belajar mengekspresikan emosi dengan berbicara tidak lagi dengan menggunakan fisik spt memukul, menendang ataupun melempar barang.
Naah perlu diperhatikan jika frekuensi dan intensitas anak usia menjelang 5 th masih sering atau ckp lama.. Bgm keselarasan pola pendidikan dan pengasuhan antara ayah dan bunda. Dan apabila orang lain di rumah apakah selaras dengan pola kita ortunya.                       Salah satu contoh saat anak memiliki kemauan atau keinginan lalu dia memaksa dan tantrum dg menangis, memukul, berguling,melempar, naah scr tdk sadar kita sbg org dewasa mengambil jalan pintas atau supaya cepat dia,kita memenuhi keinginannya. Pola ini akan cenderung diulang anak di berbagai situasi jk kita tdk memberi batasan dan pengalihan dg mengajak dia beraktivitas yglbh bermanfaat.
Coba dievaluasi dulu ya bunda bgm pola di rumah..
Kunci nya :
1. Kelekatan anak dg kedua ortunya secara proporsional lakukan kegiatan yg bermanfaat tanpa gadget atau TV terutama utk anak usia dini. Seminggu sekali boleh lah spt akhir pekan dg waktu terbatas.
2. Rancang kegiatan main harian yg sistematis sesuai penjelasan saya di slide power point mencakup main sensori motorik, simbolik dan konstruktif. Kegiatan main bebas tentunya dibolehkan di luar main yg tersistematis.
3. Buat kesepakatan di rumah dg adanya keselarasan visi misi antara ayah bunda dan anak anak. Terapkan kesepakatan atau aturan tsb dengan tegas meski tingkatannya utk anak usia dini lbh lunak.

1⃣0⃣ Dian, Semarang
Sy ingin bertanya dan meminta tips untuk menghadapi anak yg memaksakan kehendaknya, misal jika meminta sesuatu, selalu berkata “mama bilang iya!” si anak hanya meminta jawaban iya walaupun tidak dilaksanakan segera,dan terlihat emosi sekali.. Egosentrisnya sangat terlihat. Usianya 3,5th. Sebelumnya tidak begini. Apakah memang di usia ini sedang memuncak egosentrisnya? Bagaimana cara menghadapi “tantrum”nya? Jika keras dan tegas anak semakin meledak. Jika lembut sy takut dikira takut dgn anak atau bgmn.. Terimakasih..
🦋 *Jawab* : Anak usia 3 th sdg dlm masa egosentri, dia lebih sering menggunakan sudut pandangnya sendiri atau seolah olah semaunya sendiri. Anak ini juga sdg berada dlm masa negativistik yakni cenderung mengambil sikap yang berlawanan dengan orang lain tmsk orang tuanya.  Shg jika dilarang makan justru akan melakukannya..                        Secara prinsip utama tiga resep yg saya paparkan utk jawaban no 9 silahkan diterapkan yakni prinsip 3 K-si :
1. Kelekatan emosi yg positif dan proporsional antara ortu n anak mll kegiatan yg bermanfaat,
2. Komunikasi dua arah bukan sekedar menasehati atau ceramah serta
3. Konsistensi dlm menerapkan kesepakatan atau aturan di rumah.

1⃣1⃣ Baririt, malang
Bagaimana contoh aplikatif dari pendidikan ketauhidan yg diberikan pd anak usia dini dg situasi bermain?
Dengan pembelajran yg holistik, integratif dan selanjutnya, indikator ketercapaiannya  dapat dilihat dari apa? Adakah refrensi atau rujukan khusus? Misal kompetensi atau tahap tumbuh kembang apa yg harus dipenuhi.
🦋 *Jawab* : urk referensi capaian  perkembangan anak sesuai tahapannya ada di slide permendiknas yg sdh saya kirim minggu lalu. Pendidikan ketauhidan dpt dilakukan setiap saat. Ketika kita mengajak anak melakukan sesuatu. Kita katakan: “tubuh kita ciptaan Allah..”
“Kita sayangi tubuh kita dengan makan makanan  yang Allah suka dan bermanfaat makanan yg halal dan thayib”
Misal anak memukul kita beri pijakan.
“Allah Maha Baik maka kita gunakan tangan kita utk kebaikan ya utk melakukan kegiatan yg bermanfaat”.                        Dalam setiap kegiatan saat kita memberi pijakan masukkan materi ketauhidan yakni bgm Allah itu Maha Baik Maha pengasih penyayang… (sesuai konteks ya bu..) – silahkan dibaca ulang lima kontinum pijakan..

1⃣2⃣ Fian-HSMN Bali
Assalamualaikum,
1. Dalam suatu kegiatan apakah diberikan rentang waktu?
Kadang anak saya (23 bulan) bermain 1 kegiatan tidak ada durasi waktu nya, misal bermain transfer pompom selama 10 menit terus di tinggal untuk main yg lain, lalu main pom-pom lagi.
Apakah ini akan berpebgaruh ke depan nya?
2. Bagaimana agar anak fokus pada 1 kegiatan terlebih dahulu?
Biasa nya saya siap kan 1 kegiatan, tp kemudian ambil mainan yg lain.
3. Mulai usia brp anak di ajak untuk beberes mainan setelah bermain? Terima kasih sebelum nya. 😊
🦋 *Jawab* :
1. Dalam merancang kegiatan main yg tersistem perlu diperhatikan tiga jenis kegiatan main ada dlm stp sesi durasinya bisa 30-60 menit sdh trmasuk beres beres – baca materi empat pijakan main. Naah sediakan minimal 3 kegiatan main lsg disediakan smua tdk apa apa.pastikan anak tuntas saat main di satu kegiatan – baca materi pijakan lingkungan dan amati dokumentasi di paud bintang juara..
2. Anak usia 23 bln memang rentang fokusnya efektif 5-10 menit sekali main. Shg jika kita menemani dia main sembari memberi pijakan – baca lagi materi saya ttg pijakan ya.. Dan sblm kita main kita pastikan memberi pijakan ttg aturan main “kakak/adik sblm kita main, spy kegiatan bermain kita lancar apa ya yg perlu kakak/adik lakukan?” kalau baru prtama kali maka kita katakan “fokus” “tuntaskan” “gunakan alat main dan tubuh sesuai fungsinya” “kontrol diri” “beres beres” atau bisa juga istilah yg lain yg positif.                        Naah saat main kita pastikan lagi jika anak belum tuntas saat main kita katakan “pastikan mainnya tuntas ya sblm berpindah ke mainan lain”
3. Anak sdh mulai dilatih beres beres sejak anak bisa jalan dengan seimbang tanpa dipegang atau sekitar usia 1,5 th.tentunya dg pijakan intervensi fisik yg lbh banyak pd anak usia 1,5 th – 2,5th…

1⃣3⃣ Oya bu vivi,ada jg prtnyaan yg mirip dg no 12,bisa sekalian sy posting dsini ya.
🦋 Laksmi -Jogja
Sy punya 2 anak laki2 usia 4,5 th dan 2,5 thn. Yg sy lakukan skrg biasanya kami selalu main bersama ber3, adik akan ikut mainan kakak. Krg tertarik dg mainan kakak dulu wkt usia 2 tahunan.
Ktk sy ngedate main hanya dg adik, br terlihat sosok anak 2 tahunan. Klo sdg main ber3, sy sptnya lbh fokus dg kakak yg sdg kritis2nya bertanya.
– Bagaimana menyiasati situasi tsb?
– Apakah perlu merancang kegiatan main yg sesuai dg kebutuhan usianya dan menyediakan waktu bermain utk masing2 anak?
– Bgmn pengaruh ke adik yg lbh sering main utk usia yg lbh tua dr usianya? Tks.
🦋Diah – Kalimantan
Bagaimana menyusun permainan untuk anak anak dengan multiple age? misal bayi di bawah 1 tahun bermain bersama dengan kaka nya yg usia 4 tahun. Supaya bisa bermain bersama-sama.                        🦋 *Jawab* : Pengaturan main utk anak yg rentang nya jauh, bisa bersaman namun dengan media atau kegiatan main yg sesuai tahapan usianya – baca materi prosentase kegiatan main. Boleh juga dilain waktu saat adik sendiri bisa bermain khusus mainan adik begitupula saat adik tidur atau dg ayah, maka ibu dpt merancang kegiatan main khusus kakak.                        Bisa juga dlm sesi yg sama di tempat yg agak luas di sisi pojok timur kita sediakan media khusus kakak, di pojok barat kita sediakan media khusus adik.. Jika adik ingin mencoba mainan kakak pastikan adik sdh tuntas dg mainannya dan sepakat dg aturan main yg sdh ibu paparkan spt yg saya jelaskan di jawaban sebelumnya..

1⃣4⃣ Bunda Ika, Bogor
Adakah batasan anak bisa ditinggalkan main sendiri? Anak saya 2th10bln kalau main harus ada bundanya, pun ketika main sepeda2an atau bersama teman2nya. Bagaimana agar dia bisa main tanpa selalu ditungguin, meski sesekali pasti saya pantau.
Trimakasih
🦋 *Jawab* : Jadi saat kita mengajak anak main kita terkadang memberi kesempatan pada anak utk mencoba bermain sendiri dg pantauan jarak pandang yg agak jauh.. Namun jk anak ingin kita didekatnya maka tanyakan anak mengapa ingin spt itu. Ada kemungkinan dia belum kenal dekat dg teman mainnya, ada kemungkinAn pengalaman main sblmnya saat dia main dan terjadi insiden dia merasa tdk nyaman atau merasa bersalah shg butuh ibu yg menemani, bisa juga dia blm kenal medan mainnya. Naah karena itu jika dia akan main, pastikan dia tau cara penggunaan alat main, kenal teman main dan tau batasan dlm.bermain – ada yg aman dan tidak aman, ada yg boleh dan tidak boleh.

1⃣5⃣ Bagaimana stimulasi pada anak 16bulan yg blm bisa bicara baru bisa mamam dan nenen saja,padahal saya setiap hari berusaha mengajak bicara,membacakan buku dsb
(Ayu-tangerang)
🦋 *Jawab* : Anak usia 12 -24 bulan tahap berkomunikasi dg bahasa sdh mulai muncul satu kata atau dua kata yg paling sering diucapkan orang disekitarnya. Misal mama,papa, susu, minum, mobil,dst..terkadang pelafalannya masih belum jelas meski pada bbrp anak sdh jelas. Naah saat pelafalan blm jelas maka org dws sekitar anak terutama ortu tdk boleh menirukan atau menganggap lucu. Misal kita sebut susu dg susu bukan cucu, minum dg minum bukan mimik.
Latih pula anak berbahasa dg susunan Subjek Predikat Objek misal saat anak bilang “maa,susu” kita perbaiki dg blg “maa, adik ingin minum susu..” supaya anak mendengar dan menirukan.. Lalu kita jg dpt bertanya lbh lanjut “adik mau minum susunya dg gelas atau botol?” – disini anak mulai berlatih susunan hingga Keterangan (SPOK).. Tentu dg pelafalan dan ekspresi yg tepat ..
Stimulasi bahasa perlu diupayakan oleh semua orang dewasa di sekitar anak termasuk ayah, etang, om tante, dll…                       Jika orang dewasa sekitar anak selaras dlm memberi stimulasi mk insya allah perkembangan anak semakin lancar.                       Namun perlu diperhatikan apakah perkembangan anak ada faktor genetik dari kedua ortunya, atau pengaruh sakit spt kejang/jatuh terbentur kepala.. terkait masalah fisik di otak bisa konsul juga ke DSPA.
Oya pastikan anak tidak terpapar radiasi dari HP, TV, VCD,DVD, laptop, tablet ya bunda khusus nya anak batita..krn dpt merusak perkembangan syaraf otaknya                      Semoga jelas dan bermanfaat ya bunda..
🦋 *Tanggapan dari Bunda Ikahera* : Boleh menanggapikah terkait masalah anak bicara. Anak saya hampir 3thn pelafalan blm jelas. Normalkah bun?                      🦋 *Jawab* : Levelnya waspada bu..  Nanti boleh japri ya bu.. Butuh data lbh lengkap utk menganalisa

1⃣6⃣ Indri – Bekasi : Bagaimana pendapat ibu mengenai program calistung usia dini?
🦋 *Jawab* : Program calistung perlu dimaknai secara lbh mendalam sbg suatu ketrampilan berbahasa, keaksaran logika analisa problem solving bukan sekedar membaca menulis dan berhitung.                       Untuk kegiatan dan media main apa saja yg dpt digunakan maka silahkan menggunakan prinsip adanya tiga jenis main pada anak usia dini : main sensori motorik, main simbolik dan main konstruktif – silahkan membaca ulang materi saya. Perhatikan pula presentasinya smkn muda anak maka smkn butuh main sensori motorik lbh banyak dibandingkan simbolik dan konstruktif.                        Jadi artinya mengajarkan calistung itu perlu paham filosofi maknanya serta tahapan perkembangan dan jenis main yg membangun kemampuan anak tmsk calistung.
Mohon utk tdk terburu buru memberi anak kegiatan lsg menulis jika sensori motoriknya blm tuntas. Krn menulis itu sdh masuk ke main konstruktif. Dan itu butuh ketrampilan sensori motorik serta kemampuan simbolik yg kuat atau tuntas                        Semoga jelas ya bunda dan mudah utk dipraktekkan kegiatan2 main yg sdh saya jelaskan di paparan slide ppt rabu minggu lalu
🦋 *Tanggapan dari Moderator* : bunda afwan mau mngelaborasi, jika misalnya terlampau dini diajarkan menulis apakah akan ada efeknya bun?
🦋 *Jawab* : Anak merasa lelah belajar saat usia 9 th keatas bun..motivasi internal anak utk belajar krg kuat jd belajar atas krn disuruh,krn takut atau krn ada PR, tugas dan ujian.              Pemahaman makna yg mendalam atas manfaat kegiatan membaca menulis dan berhitung sangatlah sempit bukan utk problem solving atau kurang kontekstual.                   Akhirnya dampak jangka panjang secara holistik dpt melahirkan generasi yang kurang tangguh atau kurang survive.

1⃣7⃣ Diah HSMN semarang
Mau tanya , anak saya hampir 4yo. Barusan msk Paud. Dan pembelajaran disana memang memakai sentra. Sejak usia 2-3 th minta sendiri belajar membaca dan sdh bisa sedikit2 ,huruf sdh hafal. Apakah berpengaruh nanti bosan disekolah jika sdh bisa membaca pdgl di sekolahannya tdk mengajarkan membaca hanya main main saja
Trmksh.
🦋 *Jawab* : Untuk mengetahui kegiatan main yg diterapkan di sekolah ibu perlu bertanya pada guru agar kegiatan main di sekolah dpt dilanjutkan di rumah.
Perlu diperhatikan pula ada nya tiga jenis main pada anak usia dini yg insya Allah jika dirancang secara holistik integratif serta bertahap maka akan membangun rasa nyaman dan akhirnya tumbuh internal motivasi pada anak utk belajar beragam materi atau topik.

1⃣8⃣ Eka-HSMN Pusat.
1. Anak usia 2.5tahun seberapa perlu bermain bersama teman2 nya. Karena jika tidak dibiarkan kasian sendiri. Tapi jika diberi kesempatan main terkadang belum bisa melindungi diri dari teman2 yang “lebih aktif tangannya”
🦋 *Jawab* : Anak usia 2 th mulai tertarik bermain bersama teman dan anak mulai membutuhkan teman bicara atau ngobrol meski sering terjadi perselisihan atau pertengkaran krn sifat mereka yg egosentris tadi..
Saat main kita boleh di dekat anak meski tdk harus satu ruangan. Misalkan anak main di teras kita ada di dlm rumah. Shg jika terjadi perselisihan kita dpt segera bertanya dan mengajak mereka mencari solusinya.                     Ajarkan anak utk mengingatkan temannya agar bermain aman, bermain yg bermanfaat, berkata santun, dan bilang “aku tidak nyaman” saat ada temannya yg menyakiti dirinya dan jika temannya ada indikasi mau memukul kita minta anak kita utk menangkis namun jika kekuatan temannya lbh dibanding anak kita maka kita ajarkan ank kita utk mencari org dwasa yg mampu membantu dia menyelesaikan masalahnya dg temannya.

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

🦋 *PENUTUP* 🦋

Anak usia dini sedang berada di dalam masa pondasi membangun smua aspek perkembangan shg diperlukan pemahaman tentang filosofinya serta dpt merancang kegiatan main yg bermanfaat untuk anak kita (sensori motorik, simbolik, konstruktif) dengan penguatan materi ketauhidan dan akhlak.. Semoga bermanfaat ya bunda.. Mohon maaf lahir batin jika terdapat kekurangan dan kekhilafan.

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

🔅🔆🔅🔆HSMN🔅🔆🔅🔆

👥FP : facebook.com/hsmuslimnusantara
👥FB : Generasi Juara
📷Instagram : @hsmuslimnusantara
🐤Twitter : @hs_muslim_n
🌐Web : hsmuslimnusantara.org
📨 Telegram :
@homeschoolingmuslimnusantara

🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄🍄

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *