Mengejar Ketertinggalan Ilmu Mendidik Anak dalam Islam

==●TERJEMAHAN KITAB ●==

📚 *TARBIYATUL AULAD FII DHOUIL KITAABI WA SUNNAH*

[Pertemuan ke-21]

💐 Akhawaatiy fillah, Semoga Rahmat Allah ta’ala dicurahkan kepada kita semua ,Aamiin .

🌸Kita lanjutkan kajian kita dari kitab Tarbiyatul Aulad Fii Dhouil Kitaabi wa Sunnah .

🍏014. LEMAH LEMBUT DAN BERMAIN-MAIN DENGANNYA

Tidak diragukan bahwa lemah lembut dengan anak dan bermain dengannya memeiliki pengaruh yang besar pada pertumbuhannya dengan pertumbuhan yang sempurna karena bermain merupakan bagian yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupannya.

☝🏻Maka janganlah meremehkan bermain-main  dengan sang anak karena akan berbenturan dengan fitrah mereka dan apa yang Allah ciptakan mereka atasnya, bahkan bergabunglah dengan sang anak pada permainan mereka, bercanda dengan mereka dan bersikap lembut dengan mereka sehingga mereka mencintaimu, senang denganmu dan mendengar nasehat dan arahanmu karena Allah subhanahu wa ta’ala berkata kepada nabi-NYA shallallahu ‘alaihi wasallam:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ

🍓Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. (Al Imran: 159)

🍋Dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam adalah orang yang paling baik untuk keluarganya sebagaimana beliau berkata:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

💬”Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah orang yang paling baik terhadap keluargaku” HR. Alhakim

💎Dan dahulu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam berlemah lembut dengan anak-anak dan bercanda dengan mereka, dari 💭Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah menjulurkan lidahnya kepada Husain bin Ali kemudian ada anak kecil yang melihat merah lidahnya beliau maka dia tersenyum bahagia kepadanya.

💢Dan dari Umar radhiyallahu ‘anhu dia berkata: Aku melihat Hasan dan Husain diatas pundak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian aku berkata: sebaik-baik kuda adalah yang dibawah kalian berdua.
👁‍🗨Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: “dan sebaik-baik penunggang kuda adalah mereka berdua.” HR. Abu Ya’la

🌾Dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam dahulu mencandai saudara laki-lakinya Anas bin Malik, beliau berkata:
“Wahai Abu Umair, apa yang telah dilakukan burung kecilmu itu.” Muttafaqun ‘alaih.

✈Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah lewat di hadapan beberapa orang dari suku Aslam yang sedang berlomba dalam menunjukkan kemahiran memanah, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

َ ارْمُوا بَنِي إِسْمَاعِيلَ فَإِنَّ أَبَاكُمْ كَانَ رَامِيًا ارْمُوا وَأَنَا مَعَ بَنِي فُلَانٍ قَالَ فَأَمْسَكَ أَحَدُ الْفَرِيقَيْنِ بِأَيْدِيهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَكُمْ لَا تَرْمُونَ قَالُوا كَيْفَ نَرْمِي وَأَنْتَ مَعَهُمْ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ارْمُوا فَأَنَا مَعَكُمْ كُلِّكُمْ

🏹 “Memanahlah wahai Bani Isma’il, karena sesungguhnya nenek moyang kalian adalah ahli memanah. Memanahlah dan aku ada bersama Bani Fulan”.
Lalu salah satu dari dua kelompok ada yang menahan tangan-tangan mereka (berhenti sejenak berlatih memanah), maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya:

🗯”Mengapa kalian tidak terus berlatih memanah?” Mereka menjawab:

💬”Bagaimana kami bisa berlatih sedangkan engkau berpihak kepada mereka?”

💭Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berlatihlah, karena aku bersama kalian semuanya”. HR. Al bukhari

💡Dan dari Abdullah bin Al harits radhiyallahu ‘anhu dia berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membariskan Abdullah, Ubaidullah dan banyak lagi sahabat dari kalangan Bani Al Abbas, seraya bersabda:

⚙”Barangsiapa paling dahulu sampai kepadaku, maka ia akan mendapatkan ini dan itu.” Abdullah berkata; Lalu mereka saling berlomba untuk sampai kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sehingga diantara mereka ada yang m
Mierza Klastulistiwa:
enyentuh punggung beliau dan ada juga yang menyentuh dada beliau. Kemudian beliau menciumi mereka dan memeluk mereka.” HR. Ahmad

🌷🌴Dan dahulu Aisyah radhiyallahu ‘anha bermain bersama anak-anak perempuan , dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajak mereka kepadanya untuk dia bermain dengannya.

⛵Dan lewat permainan engkau bisa mengajarkan kepada anak-anak akhlak-akhlak yang baik seperti jujur dan amanah dan yang lainnya.
Dan memperingatkan mereka dari akhlak-akhlak yang jelek seperti berdusta, khianat, curang, dan kata-kata yang kotor dan yang sejenisnya.

■🌿■🌿■🌿■
✍🏻🎀Al Ustadzah Ummu Ubaidah Ruqoyyah al Ambuniyah حفظها الله تعالى ,Pada hari Rabu , 8 Rajab 1438 H / 5 April 2017 M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *