Sepanjang perjalanan pulang dari Jakarta Faris terus bertanya kepada saya pasal kenapa setiap akan berfoto mas Alfa (saudara sepupu Faris)  selalu bilang “cheese”? Cheese itu apasih maksudnya? Kan cheese itu keju, ma 😂

Say cheese!’. Inilah perintah sederhana yang selalu diucapkan orang agar objek yang akan difotonya tersenyum lebar.

Tidak ada yang bisa menjelaskan dengan pasti, siapa yang menciptakan istilah ‘say cheese’ tersebut. Kita juga tidak bisa memastikan 100% mengapa frasa tersebut dipilih sebagai perintah ajaib bagi orang yang akan mengambil gambar dengan kamera.

Tetapi, menurut teori terkemuka, dalam kata-kata ‘say cheese’ suara ‘ch’ menyebabkan orang memposisikan gigi dalam keadaan sedemikian rupa sehingga bunyi panjang dari ‘ee’ (yang dibaca i) akan membuat bibir mereka terbuka, membentuk sesuatu yang mendekati sebuah senyum yang natural.

Frasa tersebut konon pertama kali digunakan dalam dunia fotografi pada sekitar tahun 1940-an. Salah satu referensi paling awal muncul ditulis dalam harian The Big Spring Herald edisi tahun 1943.

Sekarang, inilah sesuatu yang layak untuk diketahui. Ini adalah cara agar Anda tersenyum saat diambil gambarnya. Cara tersebut berasal dari mantan Duta Besar Joseph E. Davies dan dijamin membuat Anda terlihat menyenangkan tidak peduli apa yang Anda pikirkan. Mr Davies mengungkapkan rumus saat dirinya tersenyum ketika difoto pada berita ‘Mission to Moscow’. Caranya sederhana. Hanya mengatakan ‘cheese’, maka senyum pun mengembang secara otomatis. ” Saya belajar itu dari seorang politikus,” Mr. Davies mengatakan sambil terkekeh. ” Dia politikus yang cerdik, seorang politikus yang sangat besar. Tapi, tentu saja, saya tidak bisa mengatakan siapa dia.”

Politikus yang dikatakan Davies tersebut diduga tak lain adalah mantan Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt, yang saat itu menjadi atasannya. Tetapi banyak yang menyangsikan itu apakah Presiden Roosevelt sendiri yang menciptakan frasa itu atau dia belajar dari orang lain? Tidak ada seorangpun yang tahu.

Tetapi sejak itu ‘say cheese’ menjadi frasa umum bagi mereka yang ingin membuat orang tersenyum saat akan difoto.(Sumber: TodayIFoundOut)

Lain dulu, lain sekarang. Kalau selama ini kita terbiasa menciptakan senyum dengan berteriak, “Cheese” sekarang kebiasaan ini harus dipensiunkan.  Apalagi jadi ikut-ikutan mengatakan “cheese”  saat berfoto. Saya memberikan pengertian kepada Faris agar dia tidak sekedar ikut-ikutan kakaknya sebab kita tidak boleh mudah terbawa arus dalam melakukan apapun itu yang belum jelas dasar dan fungsinya untuk apa. Apabila teman atau saudara mengajak melakukan apapun harus cerita terlebih dahulu kepada mama atau papa. Semoga Allah menguatkanmu dalam kondisi lingkungan yang kurang ideal.😇

QOTD : Kenapa sih Kalau Mau Foto Harus say “cheese”? 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *