Mengumpulkan Diecast, Hobi atau Investasi?

CARS!

Entah sejak kapan saya mulai tergila-gila dengan yang namanya mobil-mobilan. Tapi bukan mobil biasa, melainkan mobil yang ada matanya alias cars. mainan mobil-mobilan ini tiba-tiba jadi sangat menarik sejak saya memiliki anak laki-laki yang juga sedang candu dengan cars padahal dia belum tau kalau saat ini film cars sedang diputar di bioskop (lhawong bioskop aja dia belum pernah masuk apalagi nonton wkwk).

Dahulu sekali saat anak saya masih baby dan belum terlalu suka main mobil-mobilan papanya hanya membelikan 2 mobil hotwheel pertamanya, lama-lama dia jadi suka dan makin kesini semakin banyak koleksinya. (lemari mana lemari, rak displaynya sudah nggak muat lagi butuh lemari baru 😅) Ternyata kecintaan akan diecast ini menular kepada seluruh penghuni rumah, berawal dari hanya sekedar membelikan mainan untuk anak lama-lama bapaknya juga ikut-ikutan mengoleksi bahkan menjualnya kembali. Beruntung kami sempat merasakan tinggal di batam dimana banyak sekali barang second dari Singapura atau Malaysia yang masuk kesini. Disini kami biasa membeli mainan branded second dengan harga yang worth it sekali bahkan jika beruntung mainan-mainan tersebut masih tersegel rapi. Koleksi mainan Faris pun didominasi oleh mainan second.

Apa sih Diecast itu?

Mainan diecast (atau die-cast kalau tulisan bakunya) adalah istilah untuk mainan yang dibuat dengan metode die casting. Kata die di sini artinya bukan “mati”, tapi kata benda, yang artinya “cetakan”. Sedangkan kata cast atau casting di sini berarti “menuang”. Proses pembuatannya kira-kira sama seperti saat membuat kue bolu atau kue pie. Adonan dituang ke dalam loyang cetakan, dan nanti kuenya akan berbentuk seperti cetakannya 😀 Bedanya, mainan diecast ini “adonannya” adalah logam campuran (atau istilah lainnya adalah alloy).

Logam campurannya terdiri dari apa saja? Mayoritas terdiri dari Zinc (seng), dengan sedikit campuran Aluminium, Magnesium, dan Tembaga (copper). Bahan ini biasa disebut ZAMAC, singkatan dari empat bahan tersebut dalam Bahasa Inggris. 🙂

Kita bisa menyebut semua mainan yang terbuat dari logam sebagai mainan diecast. Mulai dari mainan mobil-mobilan, bus, truk, kereta api, dan pesawat, itu semua mainan diecast—selama bahan utamanya adalah logam. Mainan diecast nggak harus full logam, karena bisa saja dia diberi tambahan plastik atau karet sebagai tambahan tingkat kedetailannya. 🙂  Kalau di mobil-mobilan, bahan plastik bisa jadi ban, kaca, atau interiornya. Untuk mainan dengan grade yang lebih bagus, ban-nya terbuat dari karet.

hayo tebak mobil apa ini?

Harga dan Merk

Beberapa merk yang paling banyak dikenal di kalangan Diecaster (sebutan bagi pengkokeleksi diecast) di Indonesia mulai dari skala 1:18 terlebih dahulu. Beberapa merk terkenal di skala ini antara lain: Kyosho, BBR, Auto Art, Minichamps, Universal Hobbies, Shelby Collectibles, Norev, dan Hot Works dengan harga kisaran 1 sd 5 jutaan keatas. Untuk harga dibawah 1 jutaan terdapat merk seperti: Maisto, Jada Toys, Bburago, Yatming, Hot Wheels, ERTL dan Welly.

Harga ini tidak mengikat, karena tergantung pada kualitas, keunikan dan kelangkaan model itu sendiri. Keunggulan skala ini adalah detailnya yang luar biasa bahkan bisa mendekati model mobil aslinya, terutama jika keluaran dari merk papan atas.

Saat ini banyak sekali produsen mobil mainan ini yang mengakomodasi keinginan para penggemarnya. Mulai dari Matchbox yang terkenal dengan Lesney Vintage Editionnya, Hotwheel, Corgi, Racing Champions,  Siku, ERTL, Tomica, Maisto, Cararama, Tonka  dan yang lainnya. Beberapa bahkan bermain di lini mobil mainan papan atas seperti Minichamps yang sangat terkenal dengan detail hingga desain interiornyanya.

salah satu fork lift majorette koleksi Faris

Juga ada pemain baru seperti Jada Toys yang memang heboh dengan edisi mobil dan motor customized mereka yang identik dengan pemakaian velg lebar, cat yang unik, detil body yang menarik dan bahkan sampai dengan interior yang dilengkapi dengan sederetan audio yang keren.

Variasi ukuran pun beragam. Dimulai dari skala 1: 87 , 1:64, 1:43, 1:24 , 1:18 dan bahkan ada juga beberapa skala yang sangat kecil, atau bahkan lebih besar lagi. Angka 1 di skala perbandingan adalah ukuran kendaraan yang sebenarnya, dan angka di belakangnya adalah besarnya ukuran mainan tersebut. Misalnya diecast dengan skala 1/, 18, kendaraan asli besarnya 18 kali lipat dari kendaraan diecast.

Di antara skala tersebut, yang terbanyak tersedia dan dibeli entah sebagai hanya mainan atau koleksi adalah ukuran perbandingan 1: 64. Namun jika ingin untuk koleksi, biasanya diecast ukuran 1 : 43 dan 1 : 64. Untuk diecast dengan skala 1:43 merek yang cukup dikenal antara lain: Auto Art, Kyosho, Minichamps, Ixo Model, Spark, Schuco, Jcollection, Norev, Tomytec dan Ebbro. Kisaran harganya dari 200-ribuan sampai dengan 700-ribuan bahkan bisa mencapai jutaan. Untuk kisaran harga 200-ribu kebawah terdapat merk seperti Welly, Rastar, Cararama, Kinsmart, dan HighSpeed. Salah satu keunggulan dari skala ini, biasanya terdapat boks akrilik sehingga terlihat lebih ekslusif.

hotwheels Ferari skala 1:64

Skala 1:64, skala yang paling banyak ditemui di pasaran. Terutama pada 3 merk diecast yaitu Hot Wheels, Matchbox dan Tomica. Tentu saja ada merk lainnya seperi Majorette, Jada Toys, Aoshima, M2Machines, Maisto, Greenlight, dan yang lainnya. Harganye bervariasi tergantung dari merk. Mulai dari 20-ribuan sampai ratusan ribu rupiah. Kelebihan dari skala ini adalah jenis mobil yang dikeluarkan oleh setiap merk sangat banyak jenis dan variasiya. Mulai dari mobil Amerika, Jepang sampai Eropa. Juga terdapat model-model mobil imajinasi yang tidak ditemui pada mobil aslinya. Sedangkan untuk skala 1:48/1:50 didominasi oleh Hot Wheels, Saico, Norscot, Tomica/Tomytec, Corgi yang biasanya mengeluarkan diecast jenis truk, bus dan alat berat.

seni memfoto diecast

Hunting

Para kolektor rata rata mendapatkan koleksinya dengan cara ‘hunting’. Berburu mobil yang diinginkan, rupanya harus adu cepat dengan penggemar lain. Misalnya ada mobil yang kita cari tapi barangnya susah, harus sabar, tetap memonitor😁

Hunting atau berburu koleksi diecast menjadi tantangan tersendiri bagi para kolektor/diecaster. Bisa mencari dari mall ke mall, super market ke supermarket, toko mainan, lewat facebook, pameran mainan, kegiatan gathering, toko online, atau berburu keluar negeri melalui ebay atau web online lainnya. Mungkin jika tinggal dikota-kota besar tidak terlalu sulit untuk berburu diecast, bagaimana jika untuk kolektor diluar kota besar? Jangan berkecil hati. Manfaatkan Facebook atau layanan toko online seperti OLX, Bukalapak, Tokopedia dan Forum FJB Kaskus untuk mencari item buruan. Yang perlu diperhatikan adalah harus hati-hati dalam memilih penjual (seller) jangan sampai tertipu. Perhatikan reputasi seller dan carilah informasi mengenai item yang dijual, siapa tahu dengan membandingkan antar seller bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Jika ingin mencari item yang langka dan unik, silahkan berkunjung ke situs lelang Ebay.Com. Dengan syarat punya akun paypal dan kartu kredit, atau titip teman bisa juga menggunakan jasa pembelian online. Sekali lagi harus berhati-hati dalam melakukan transaksi online.

Jika dikatakan diecast adalah hobi yang mahal itu tidak benar, tidak semua replika berharga mahal. Harga pun bervariasi. Beberapa bisa dikategorikan dengan harga yang terjangkau, mulai dari di bawah Rp50 ribu. Harga tergantung dari jenis variannya, dan langka atau tidaknya koleksi tersebut.

pp

Ingin Memulai Mengoleksi Diecast?

beberapa koleksi diecast Faris

Point pertama yang harus diperhatikan jika ingin mulai untuk mengkoleksi adalah sesuaikan dengan budget anggaran. Karena yang namanya hobi, tentu setiap orang memiliki kemampuan finansial berbeda-beda. Semakin jauh mengenal dunia per-diecast-an akan semakin mudah untuk menentukan fokus koleksi yang ingin dikejar. Bisa jadi ada yang hanya fokus mengumpulkan diecast mobil balap misalkan, atau hanya fokus di skala 1:43 atau mungkin juga fokus pada merk tertentu, fokus pada junk alias diecast second atau bahkan tidak ada fokus sama sekali tergantung selera. Tidak ada batasan dalam mengkoleksi diecast, semuanya terserah kepada kemauan dan kemampuan. Sesungguhnya fokus itu hanya untuk menjaga supaya dompet tidak jebol dan tidak “teracuni” oleh model dari skala lain yang semakin hari semakin mengganas kadar racunnya😂

Setelah memiliki koleksi mobil diecast, jangan lupa untuk selalu merawatnya agar tetap berkondisi baik. Secara rutin, lap mainan diecastmu agar tidak berdebu. Perawatan yang rutin juga diperlukan untuk membuat fungsi-fungsi mainan seperti roda tetap berjalan, pintu dan kap tetap bisa membuka dan menutup, dan sebagainya. Mainan diecast yang terawat juga membuat harganya tetap tinggi bila kelak dijual kembali. Jadi, jangan malas untuk merawat diecast secara rutin. Selain mendatangkan kesenangan dengan mengoleksi, hobi diecast juga bisa mendatangkan keuntungan. Beberapa diecast yang bisa di jual antara lain adalah beberapa diecast dari satu dari jenis yang sama atau diecast yang tengah populer atau diecast yang termasuk dalam kategori langka.

Komunitas Diecaster

credit photo by grup Facebook DBM

Mendengar komunitas diecast mungkin masih asing bagi banyak orang yang tak bekecimpung didalamnya, namun tak akan asing jika bicara mengenai miniatur kendaraan. Mengoleksi mobil-mobilan diecast toys atau miniatur mobil dengan bahan dasar besi dan gabungan sedikit plastik kini kian banyak penggemarnya.

Mulai dari anak-anak hingga yang sudah `gaek` pun banyak yang gemar untuk mengkoleksi mainan tersebut.
Bahkan tak jarang mereka rela merogoh kocek jutaan rupiah demi mengoleksi mainan dalam kategori langka yang jika dilihat dari kacamata awam hanyalah mainan untuk anak kecil. 

Mau melepas stres? Atau hanya sekedar mencari teman yang memiliki hobi yang sama? Bergabung dengan komunitas penggemar miniatur mobil berbagai merek atau disebut diecaster, barangkali bisa jadi pilihan.

Karena semakin banyak yang menggemari hobi ini, maka beragam komunitas pun mulai muncul dalam rangka menjadi wadah bagi para penghobinya. Salah satu komunitas yang menampung pecinta diecast di Batam dan Kepri adalah DBM (Diecast Batam Mania). Meskipun masih tergolong baru, namun komunitas ini rutin mengadakan kegiatan setiap bulannya. Mulai dari sekedar kopi darat, gathering sampai dengan event balapan diecast. Bergabung dengan komunitas sesama kolektor diecast, selain menambah persahabatan juga menambah pengetahuan tentang hobi yang digeluti. Salah satu keuntungannya adalah bisa melakukan barter (tukar koleksi), jual-beli dengan harga yang bersahabat bahkan titip pesan jika item yang dicari sulit ditemukan di pasaran. Salah satu yang paling mudah adalah bergabung di forum-forum atau di grup Facebook. DBM ini sifatnya hanya sebagai wadah online pecinta diecast. Hanya ada di facebook dan tidak ada iuran. Selain DBM adalagi komunitas bagi pecinta fotografi dengan objek diecast yaitu Hotwheel Photography (Hotphy) yang membernya menjangkau ke seluruh Indonesia. Jadi bagaimana? Tertarik untuk memulai koleksi Diecast? Tidak perlu khawatir coba saja cari lewat social media untuk menemukan orang-orang yang sehobi denganmu biar lebih asik dalam menjalaninya.💕

19 thoughts on “Mengumpulkan Diecast, Hobi atau Investasi?

  1. waaahhh harganyaaa sampai 5 jutaan lebih..tapi bisa jadi investasi juga ya mba..karenakan yang suka banyak..apalagi kalau lama2 jadi langka, banyak yang nyari deh.

  2. Pas ke aviari kemarin bnyak nemu diecast, mupeng loh mba. Eh baca ini malah tambah mupeng…. Tp berhubung nyarinya yg sesuai umur bocilnya dulu, yaudah nggu Afif gede aja. Kwkwk

    1. Iya jangan dikasi diecast dulu, bisa hancur dibanting sm afif. Blum nanti bundanya kena timpuk lumayan itu bahannya besi wkwk. Klo buat afif cari mainan edukasi yg bahannya plastik atau karet aja dulu yah

  3. Aiih banyak banget koleksinya Diecast, aku jadi inget ponakan cowo yang punya mobil2 ginian..
    Btw beneran itu gagal pokus, cara motretnya yg ada payung keceeee banget.

  4. Iih karena d urai panjang kali lebar die cast terlihat lebih kece terutama karena Angle fotonya… mantabss.. saya termasuk orang yang kuper kalo soal otomotif mainan dan sebagainya hihihi mksh mba monique infonya… complete …!

Tinggalkan Balasan ke Nchie Hanie Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *