Pertemuan Pertama Kelas Taman Bermain Muslim

Buibu shalihah…

Pernah denger atau baca nggak artikel tentang:

✔Usia Dini (0-5) itu ga boleh dimasukin ke sekolah…harus sama ibunya…dan lain sebagainya…
✔Lalu, buibu tidak memasukkan ananda ke PAUD/TK terdekat, tapiiiiii….

Kemudian mati gaya ini anak mesti diapain??

Main setiap waktu dikata ga diurus 😓 Trus buru-buru nyontek IG, nyontek pinterest, nyontek FB, nyontek blog…(ini saya banget, belum kalau anak mendadak ingin belajar ini itu tidak terarah).
Buanyak banget info, tapi saking banyaknya, lalu bingung harus mulai dari mana???? 😫

Jadi semacam kalap yang ujung-ujungnya malah makin galau. Akhirnya? Mati gaya dan ngikutin anak aja maunya apa.

Ada yang bernasib kaya saya? Acung 🙋

Tapi itu dulu..Alhamdulillah yah zaman sekarang semua serba mudah, saat kebutuhan belajar menjadi prioritas didukung fasilitas yang lebih memadai dan kemajuan teknologi. Aktivitas belajar pun semakin mudah, tidak harus pergi ke sekolah dan tidak perlu seragam tentunya hehe.

Hari ini merupakan kelas pertama bagi Faris untuk belajar di Taman Bermain Muslim. Sebelumnya kami sudah mengikuti trial classnya sebanyak dua kali.

Apa sih TBM?

TBM is Taman Bermain Muslim. PAUD berbasis online yang diselenggarakan oleh Yayasan Generasi Juara. Yayasan Generasi Juara yang menaungi komunitas Homeschooling Muslim Nusantara. Jadi bagi keluarga homeschoolers pasti sudah tidak asing lagi dengan komunitas yang satu ini.

Back to topic, Taman Bermain Muslim ini adalah PAUD tapi berbasis online? Nah loh..

Jadi ananda akan belajar online didampingi ibunda atau ayahanda tercinta. Karena sesuai dengan fitrahnya di usia pra latih memang anak belajar bersama dengan kedua orang tuanya.

Terus kalau sistem online, gimana cara belajarnya? Kami belajar menggunakan virtual classroom dengan aplikasi electa live 8, yang bisa digunakan di laptop atau hape/tab berbasis android/IOS. Kegiatan belajar mengajar di virtual classroom berkapasitas maksimal dua puluh satu orang dan dapat direkam oleh robot. Trus kegiatan belajarnya ngapain aja ya?

✔ Ada kelas pengetahuan dimana ananda akan berinteraksi secara live bersama ibu guru yang suaranya mendayu-dayu khas guru PAUD, dijamin anak-anak betah belajar di dalam kelas.

salah satu slide pembelajaran [/caption]

✔ada kelas Madrasah Qur’an (MQ) dengan metode pembelajaran yang masya Allah.. Namanya metode nuromadoni. Jadi ananda belajar dari huruf “na” dan “ma” terlebih dahulu.

Udah gitu aja? Nggak dong. Buat buibu yang suka mati gaya di rumah mau ngapain sama ananda? Bu Guru baik hati akan selalu memberikan bingkisan anti mati gaya buat kegiatan ananda si rumah. Kalau ada yang nanya terus nilainya gimana? Wah buibu, nilai anak PAUD jangan diharapkan seperti nilai kita saat sekolah SMA dulu ya.

Yang jelas, sebagai orang tua dan fasilitator ananda kita menghargai proses ananda dengan tidak memberikan nilai mati berupa angka. TBM memfasilitasi orang tua untuk memberikan deskripsi pencapaian ananda.

Pertanyaan klasik yang sering ditanyakan kepada keluarga homeschoolers adalah terus kalau sekolahnya di rumah anak-anak gimana sosialisasinya? Selain bersama teman-teman di lingkungan rumah, ananda akan bersosialisasi dengan teman-teman kelasnya dan juga teman-teman lain dari HSMN dalam kegiatan playdate.

Selain fokus kepada tumbuh kembang ananda akan ada juga panduan untuk orang tua diantaranya:

1. Buku Tarbiyatul Aulad untuk panduan wajib orang tua dalam mendidik ananda.

2. Webinar parenting KHUSUS orang tua siswa TBM dengan bahasan seputar komunikasi efektif sampai dengan disiplin positif.

3. Lembar panduan kurikulum PAUD diknas, kurikulum khas TBM, lembar program keluarga, dan lembar evaluasi penilaian ananda.

4. *SUBSIDI PLAYDATE* untuk ananda pada playdate yang ditunjuk.

5. Sertifikat kegiatan

6. Raport dan ijazah

Haaaa dapet raport?

Serius..?

Iyalah, biar kakek nenek enggak khawatir dengan legalitasnya😁

7.Jadwal harian yabg sistematis.

Kesan pertama Faris saat masuk kelas TBM, dia merasa kalau pembelajarannya sebentar sekali. Pagi ini kelas dibimbing oleh ibu Yani dengan tema pembelajaran “rekreasi”.

” Ma, kok udah selesai belajar sama bu gurunya?”

“Mana ibu gurunya? Mana teman-temannya?”

“Kok belajarnya bentar ya Ma nggak kayak kakak-kakak yang di sekolahan.”

Saking menikmati kegiatan belajar mengajar yang dipandu oleh ibu guru, Faris sampai tidak mau selesai kelasnya. Di kelas Faris mempunyai banyak teman baru dan berasal dari banyak daerah. Ada yang dari Jakarta, Jawa Barat bahkan dari negara gajah putih, Thailand.

Hari ini kami belajar dengan tema rekreasi, ada tiga materi yang dibahas berkaitan dengan tentang tempat-tempat rekreasi. Sebelum memulai pembelajaran, ibu guru mengabsen anak-anak yang sudah masuk kelas. Kemudian diawali dengan basmallah, Al Fatihah dan doa sebelum belajar agar anak-anak dapat dikondisikan dengan baik sehingga kegiatan belajar diridhoi oleh Allah.

jadwal belajar pekan ini

Ibu guru bertanya kepada anak-anak, siapa yang suka pergi ke tempat rekreasi? Tempat rekreasi apa yang pernah anak-anak kunjungi? dan tempat rekreasi apa yang paling anak-anak sukai. Materi yang akan dibahas dalam tema ini antara lain:

A. Apa sih manfaat rekreasi serta tata tertib apa yang harus dipatuhi ketika kita mengunjungi tempat rekreasi.

B. Tempat-tempat rekreasi meliputi:
1. Taman kota
2. Pemandian / kolam renang
3. Pesisir pantai, laut
4. Pegunungan, danau
5. Museum
6. Kebun binatang

C. Perlengkapan apa saja sih yang dibutuhkan untuk rekreasi ? Payung, topi, jaket, pakaian khusus, tas, kamera, dll. Makanan dan minuman  serta obat-obatan ringan

RPP

Ananda diajak untuk membedakan perilaku yang baik dan buruk agar tahu mana perbuatan yang boleh dilakukan dan tidak. Masih berkaitan dengan rekreasi, ananda diajak untuk murojaah do’a keluar rumah dan naik kendaraan.

Tidak lupa ada bingkisan yang diberikan oleh ibu guru untuk dikerjakan di rumah dan dikumpulkan maksimal pada hari Ahad. Bingkisannya berupa autum maze dan checklist perbuatan baik dan buruk. Jika ada yang ingin ikut belajar bersama Faris sile mengunduh printablenya disini.

Sore harinya Faris lanjutkan dengan kelas Madrasah Quran yang dibimbing oleh ibu Rahma. Kelas dimulai dengan bacaan Al Fatihah dan do’a sebelum belajar. Dilanjutkan dengan muroja’ah surat An Naba’ ayat 1 sampai dengan 5. Faris menunjukkan keberanian dengan mengacungkan tangan dan mencoba untuk murojaah ditalqin Mama. Sesi murojaah sebanyak tujuh kali kemudian lanjut doa keluar rumah dan naik kendaraan. Mengenal dan menghafal huruf “na” dan “ma”.

Yang dilihat disini adalah keberanian dan kemauan anak untuk terus belajar dan ingin tahu. Jadi tidak ada target khusus, targetnya ya agar anak makin cinta kepada Rabbnya dan merasa membutuhkan Allah dalam setiap langkahnya. Mudah-mudahan apa yang dipelajari hari ini bermanfaat. 😇

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *