Belajar dari Alam : Mengenal Bagian-Bagian Burung

Anak-anak selalu excited jika saya mengajak mereka untuk belajar di taman, mereka pasti bersorak-sorai gembira. Entah karena memang kebanyakan anak-anak senang belajar di alam terbuka atau karena merasa jenuh dengan kegiatan belajar di dalam rumah. Yang pasti dengan mengajak anak belajar di alam terbuka, apalagi mempelajari tentang alam sekitar, anak-anak terlihat semakin bersemangat dalam belajar.

Sejauh ini saya melihat perkembangan mereka, ternyata anak-anak lebih mudah memahami bila belajar dari benda konkret. Dengan mengajak anak-anak belajar di alam terbuka dengan materi pembelajaran bertema alam sekitar, maka mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar dari benda yang nyata (konkret). Benda yang nyata ini bisa berwujud bebatuan, aneka tanaman, atau sekedar mengamati fenomena alam, misalnya langit yang mendung atau bayangan tubuh mereka saat matahari senja. Dengan belajar dari sesuatu yang nyata, mereka akan lebih mudah memahaminya.

Manfaat Belajar dari Alam antara lain sebagai berikut :

1. Menanamkan Kecintaan kepada Allah yang Menciptakan Alam

Belajar dengan media alam sekitar akan meningkatkan kecintaan anak pada alam semesta. Kecintaan anak pada alam semesta, juga bisa diarahkan kepada kecintaan anak pada Allah Yang Maha Mencipta. Dengan memberikan pengertian ini dapat memupuk rasa semakin bersyukur sehingga mendorong mereka agar menjaga alam ciptaan Allah dengan sebaik-baiknya.

Ketika kami belajar di luar rumah, saya selalu memberikan pengertian bahwa belajar tidak harus di dalam kelas (seperti pemandangan umumnya anak-anak seumuran Faris di sekitar rumah sudah mulai sekolah). Dengan belajar di alam terbuka, pikiran anak akan semakin terbuka. Mereka menjadi berpikir bahwa kegiatan belajar tidak harus dilakukan di dalam kelas dan dalam situasi formal. Namun kegiatan belajar bisa dilakukan dimana saja.

2. Memacu keaktifan anak

Belajar di dalam ruangan seakan-akan mempersempit ruang gerak anak. Apalagi bagi anak-anak yang memiliki kecersasan kinestetik, mereka pasti merasa dibatasi oleh dinding-dinding ruangan. Namun jika anak-anak terbiasa belajar di luar ruangan atau di alam bebas, maka anak-anak akan semakin mendapatkan kesempatan untuk bisa bereksplorasi secara aktif dan bebas.

3. Memperkuat Otot atau Motorik anak

Saat belajar di alam terbuka, anak-anak bisa leluasa bergerak, berjalan, dan berlari. Hal ini akan menstimulasi kekuatan motorik mereka. Akan lebih baik lagi apabila orang tua sebagai fasilitator memberikan aktivitas fisik yang beragam, misalnya melompat kodok, merangkak, berlari cepat, berjalan jinjit, dan lainnya. Variasi ini akan sangat bermanfaat bagi anak untuk meningkatkan kemampuan motorik mereka.

4. Meningkatkan Bonding Antar Anak dan dengan Orang Tua

Dengan suasana yang santai, maka anak-anak pun akan semakin rileks. Suasana santai inilah yang nantinya akan mampu membuat anak-anak menjadi semakin akrab satu sama lain, dan tentunya hal ini bisa memacu kecerdasan sosial anak.

5. Mendapatkan kesempatan mengalami sesuatu secara nyata

Bagaimana cara memanjat pohon? Bagaimana cara menanam tanaman? Bagaimana cara menyapu halaman? Jarang-jarang anak-anak mengalami sesuatu secara nyata bila hanya belajar di dalam ruangan. Dengan mengajak anak belajar di alam bebas, anak-anak akan belajar tentang cara melakukan atau mengalami sesuatu yang berhubungan dengan alam sekitar.

6. Memperluas Pandangan Anak Bahwa Belajar Bisa Menggunakan Apa Saja

Saya biasanya meminta anak-anak mengumpulkan batu kerikil atau daun kering sejumlah yang saya ucapkan, atau anak-anak saya minta untuk menyebutkan warna-warna bunga yang ada di taman. Dengan mengajak anak belajar menggunakan benda-benda di sekitar, hal ini akan memperluas pandangan anak-anak bahwa media pembelajaran tidak harus sesuatu yang diproduksi oleh pabrik atau harus beli. Namun mereka bisa mendapatkan sumber atau media pembelajaran di mana pun, terutama dari lingkungan sekitar.

Banyak sekali bukan manfaat mengajak anak belajar di alam terbuka. Anak-anak akan merasa nyaman dan tentu saja dapat merefresh kepenatan anak-anak dalam belajar. Dengan bisa lebih besar bereksplorasi, bergerak, dan melakukan banyak hal lainnya, maka risiko anak-anak untuk terluka, jatuh, berselisih paham pun akan semakin besar. Maka akan sangat disarankan mendampingi dan mengawasi sepenuhnya saat anak-anak belajar di alam terbuka, jangan sambil memegang smartphone ya moms.

Setelah belajar di alam, biasanya kita membuat dokumentasi kegiatan belajar anak-anak. Berikut ini dokumentasi kegiatan belajar kami hari ini.

Dokumentasi Kegiatan Belajar

🔖Nama Anak : Faris
📍Usia Anak : 3th5bln
🔖Tema : science
📍Tujuan Kegiatan : mengenal bagian-bagian burung dan fungsinya
🔖Target ke depan : mengenal berbagai macam jenis burung dan mencoba memelihara burung.
📍Kategori Kegiatan : terencana
🔖Bahan : printable dan miniatur figur
📍Deskripsi Kegiatan :

1. Anak-anak diminta untuk mengamati apa saja bagian-bagian burung kemudian mencocokkan dengan bagian tubuh burung yang ada di worksheet.

2. Setelah anak-anak memahami bagian-bagian tubuh burung, diskusikan apa fungsi dari masing-masing bagian tubuh tersebut.

Pembahasan:

Bagian bagian tubuh burung yaitu:
1. Paruh
2. Mata
3. Lubang hidung
4. Lubang telinga
5. Perut
6. Sayap
7. Cakar
8. Ekor
9. Kloaka
10.Bulu

Nah, kemudian untuk fungsi masing masing bagian tubuh burung adalah sebagai berikut ya :

🐥 Paruh burung berfungsi untuk mengoyak makanan, mematuk makanan dan memecah makanan. Biasanya bentuk paruh burung berbeda beda sesuai dengan jenis makanannya, misalnya elang punya paruh yang tajam, kuat, lancip sedangkan burung kolibri punya paruh kecil yang panjang.

🐥Mata burung berfungsi untuk melihat.

🐥Lubang hidung burung berfungsi untuk saluran napas

🐥Lubang telinga berfungsi untuk pendengaran

🐥Perut burung berisi sistem pencernaan berfungsi untuk mencerna makanan

🐥Sayap burung berfungsi untuk terbang.
Pada pinguin, sayapnya bermodifikasi menjadi bentuk mirip sirip digunakan untuk berenang

🐥Cakar burung berfungsi untuk mencengkeram mangsa, berjalan di tanah, mengorek tanah, dan bertengger di pohon

🐥Cakar pada burung bentuknya bermacam macam tergantung pada tempat hidup nya
Misalnya pada burung elang bentuk cakarnya besar dan kuat, sedangkan pada burung merpati cakarnya kecil dan tidak terlalu kuat

🐥Ekor burung berfungsi untuk membantu mengontrol saat terbang

🐥Kloaka merupakan lubang pengeluaran sisa makanan pada burung

🐥Bulu burung berfungsi untuk melindungi burung dari panas dan dingin.

Sumber referensi belajar :

1.printable worksheet di indonesia montessori

2.Buku seri pustaka sains “Hewan Liar” dari Pakar Raya Pakarnya Pustaka

3.Buku Pesona Dunia “BURUNG” dari elexmedia komputindo.

One thought on “Belajar dari Alam : Mengenal Bagian-Bagian Burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *