Mengenal Anak-Anak Lebih Dalam (lagi)

Pernikahan saya dan suami telah berlangsung selama enam tahun. Saat ini, kami diamanahi dua orang anak laki-laki, Faris saat ini berusia 3 tahun 6 bulan dan Irbadh yang berusia 1 tahun 6 bulan. Anak pertama saya adalah tipe anak yang sangat komunikatif, saya merasa kemampuan berbahasanya baik sekali. Faris mulai bisa berbicara sebelum usia satu tahun, kata pertamanya yang jelas diucapkan sudah muncul di usianya yang masih 8 bulan kala itu. Anak yang comel, begitu saya menjulukinya. Sejak mulai mampu merangkai beberapa kata di usia 1 tahun lebih dia sudah menunjukkan kecerewetannya. Rumah jadi ramai dengan ocehannya dan menjadi sangat sepi jika dia sedang tidur atau sakit. Faris anak yang sangat ceria dan mudah bergaul berkebalikan dengan adiknya, Irbadh. Irbadh juga sebenarnya termasuk anak yang tidak takut berkenalan dengan orang baru namun, syaratnya adalah jika dia sudah merasa nyaman dengan kehadiran orang tersebut. Namun jika berada di lingkungan baru biasanya dia termasuk anak yang pemalu, hanya mau bersosialisasi intens dengan beberapa orang yang menurutnya memang benar-benar baik dan cocok dengan dirinya. Potensi lain yang saya dapati dari Faris adalah ketajaman ingatannya. Kemampuannya mengingat sesuatu yang detail cukup membuat saya takjub. Dia mampu menuturkan kembali dengan cukup detail (jika moodnya sedang bagus) apa saja yang dia lakukan sebelumnya atau apa yang dia lihat sebelumnya.

Baca juga : Mengenal Potensi Diri : Membangun Peradaban dari Dalam Rumah

Lain Faris, lain Irbadh. Anak kedua saya adalah anak yang pendiam, tidak seceriwis Masnya. Di usianya saat ini, dia belum mampu berkomunikasi dengan kemampuan bahasa sehandalnya masnya di usia yang sama dengan adiknya. Namun, keberanian Faris jauh lebih dominan dibandingkan masnya yang cenderung penakut. Motorik kasarnya lebih berkembang pesat, di usia 12 bulan ia sudah mampu berjalan. Sedangkan masnya dulu, menjelang usia 14 bulan baru mampu berjalan tanpa dipegangi. Sekarang di usianya yang 18 bulan, Irbadh sudah berani memanjat box mainan dan kursi kemudian terjun ke bawah. Membuka pintu rumah sendiri, melakukan banyak hal sendiri tanpa diinstruksi. Kemauannya kuat dan sulit untuk ditahan. Semoga di kemudian hari, saya bisa mengenali potensi lain yang menonjol pada diri Irbadh.

#day3
#14Feb18
#batam
#KelasPortofolioAnakbyGPA #GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta #PekaAkanUnikAnak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *