Alhamdulillah, Aku Bisa Pakai Celana Sendiri

Di usianya yang ke-18 bulan, Irbadh sudah bisa memakai dan melepas celana sendiri. Kegitan memakai baju dan celana sendiri untuk sebagian anak adalah kegiatan sangat menarik.
Penasaran memasukan dan mengeluarkan kancing baju sampai anak berpeluh keringat.

Saya sih sebenarnya belum mulai mengajari Irbadh, tetapi mungkin karena karakternya yang kuat sehingga ia punya keinginan sendiri untuk mulai mandiri. Apalagi melihat Masnya jadilah apa-apa maunya melakukan apa yang dilakukan Masnya. Setiap kali mau pipis atau mandi Irbadh selalu melepas dan memakai sendiri kembali celananya. Meski terkadang salah dan memakai pada satu lubang tetapi ia selalu ngotot ingin memakai sendiri. Jika dibantu ia akan menolak dan berujung tangisan buaya. Anak lanang oh anak lanang๐Ÿ˜‚

Karena belum bisa pakai celana sambil berdiri, kalau mau pakai celana Irbadh ambil posisi duduk dulu. Setelah kedua kaki masuk ke lubang celana, baru lah ia berdiri dan ngepasin celananya dengan benar. Hasilnya? Masih miring-miring dan terlipat-lipat ga karuan. Tapi Mama menghargai hargai kemauan dan usaha kerasmu, Nak.๐Ÿ™‚

Sedangkan kalau urusan melepas celana, Irbadh bisa dalam posisi berdiri. Setelah celana diplorotin sampai kaki dengan penuh perjuangan, celana nya dilempar saja pakai kaki, biar terlepas. Terkadang sambil jalan pun bisa langsung diplorotin, ckck. Kalau melihatnya Mama tertawa ngakak. Lucu sekali saat melempar celana dengan kaki itu. ๐Ÿ˜‚

Keterampilan melepas dan memakai baju sendiri biasanya muncul di usia 1,5 sampai dengan 3 tahun. Motivasi dan dukungan dari kedua orang tua sangatlah diperlukan agar mereka tertarik dan mau mencoba. Tanya kenapa? agar keterampilan motorik anak-anak ini lebih terasah.

Di usia ini, anak mulai melatih keterampilan motorik lebih jauh lagi, dengan menunjukkan ia dapat mengontrol lengan, tangan, dan jemarinya untuk menyingkirkan baju dari tubuhnya.

Agar Anak Makin Jago Orang Tua Dapat Memberikan Stimulasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Melalui Kegiatan sebagai berikut :

๐ŸŒธBeri balita baju berkancing bukaan depan, agar mudah dibuka. Beri celana karet supaya gampang diperosotkan.Bila ia memakai baju dengan kancing samping, biarkan ia membuka baju sampai kepalanya, Mama tinggal membantu menarik baju keluar dari tubuhnya.

Pada usia 2 โ€“ 3 tahun biasanya kemampuan balita mulai bertambah. Ia tidak hanya bisa membuka bajunya, tetapi juga bisa memakai sendiri bajunya. Mereka pun mulai senang memilih apalagi Faris, sejak usianya menginjak dua tahun ia tidak mau dipilihkan baju lagi, ia lebih senang diberikan kepercayaan untuk memilih sendiri baju yang dianggapnya bagus, meskipun terkadang tidak cocok atau salah kostum.

Beri Kesempatan Anak-anak Belajar (berikan kepercayaan)

Biarkan anak-anak memilih sendiri baju yang ingin dipakai. Jika pilihannya belum sesuai, Mama boleh menyarankan agar memilih ulang. Jangan lupa mengucapkan terimakasih dan jika mereka tetap bersikeras, biarkan ia memakai baju pilihannya tersebut.

Tahan keinginan untuk menawarkan bantuan jika tidak diminta. Baginya, bantuan orang tua merupakan bentuk interupsi terhadap kemandiriannya.

Teman-teman lainnya,yuk kita bersama bunda latihan pakai baju dan celana sendiri ๐Ÿ˜Š

#day6
#17Feb18
#batam
#1y6m
#KelasPortofolioAnakbyGPA #GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta #PekaAkanUnikAnak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *