Quality Time dengan Memasak Bersama Keluarga

Sesekali perlu juga mengajak suami dan anak-anak bersantai bersama sambil menikmati hidangan hasil memasak bersama seluruh anggota keluarga.

Melatih motorik halus, indera penciuman dan perasa, serta mengasah ingatan adalah beberapa manfaat kegiatan memasak bagi anak balita.

Belajar memasak bagi anak-anak merupakan kegiatan menyenangkan, menarik dan menantang. Mungkin bagi sebagian orang tua menganggap kegiatan memasak bukan untuk anak-anak. Padahal asalkan orang tua mengawasi dan merencanakan kegiatan ini dengan cermat, berbagai macam hal dapat dipelajari balita di dapur loh.

Saya dan suami sangat senang mengajak anak-anak bereksplorasi di dapur. Dalam sepekan kami bisa dua sampai tiga kali cooking class di rumah. Saya biasa mencari beragam resep memasak dari internet atau di berbagai situs seputar perkembangan anak dan keluarga. Kadang saya juga dapat ide dari buku khusus memasak dengan balita yang tersedia di berbagai toko buku. Sebelum memulai cooking class saya biasakan untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan anggota keluarga, kira-kira apa makanan favorit yang akan kita buat.

Memilih Menu

Memilih sendiri jenis makanan yang akan dibuat, artinya saya sedang mengajarkan kepada anak tentang otorita. Ya, meski sebatas menentukan jenis makanan dan saya tetap ikut menentukan pilihan akhirnya, paling tidak anak sadar bahwa pendapatnya dihargai.

Ketika anak memilih dorayaki sebagai eksperimen menu hari ini maka saya akan meminta mereka membantu mengocok gula dan telur menggunakan mixer. Tentu saja semuanya berada di bawah supervisi saya. Jangan lupa sediakan undak-undakan atau bangku kecil yang kokoh sebagai tempat anak berdiri agar ia memiliki ketinggian cukup saat memasak, mak.

Anak-anak secara langsung dan tidak langsung belajar proses dan sistematika membuat sebuah makanan, melalui keterlibatan mereka di dapur. Berdasarkan artikel yang pernah saya baca, anak-anak usia di bawah 4 tahun, sebaiknya jangan dulu dilibatkan dalam kegiatan yang berhubungan dengan kompor dan peralatan tajam. Sedangkan Faris yang sebentar lagi berusia 4 tahun, pengalaman dan pengetahuannya cukup membentengi dan melindunginya dari cedera. Bahkan ia sudah terbiasa ikut saya ke dapur sejak usianya masih satu tahun hihi

Melalui kegiatan ini rasanya saya bisa bersinergi baik bersama suami maupun anak-anak. Kami membiasakan diri untuk saling berbagi dan mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran kita melalui berbagai kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama.

Biasanya kami berbagi tugas sambil melatih kemandirian anak-anak, kali ini Faris memarut keju sebagai pelengkap. Si anak yang usianya beranjak 4 tahun ini telah terlatih motorik halus serta kendali gerak tangannya jadi ia dapat memarut keju dengan baik tanpa terluka.

Berbagi tugas sungguh membuat anak-anak mempunyai pengalaman yang berbeda. Melalui kegiatan ini, anak dapat menikmati hasil karya bersama. Setelah semua selesai, langkah terakhir adalah menyajikan makanannya.

Anak-anak biasanya saya ajak menyiapkan peralatan makan dan menyajikan makanan. Dengan memperlihatkan proses membuat sebuah makanan kepada anak niscaya akan membuat mereka menyadari betapa memasak itu bukan tugas sederhana. Anak-anak juga mulai bisa menghargai usaha Mama dan Papanya saat membuat makanan untuk mereka setiap hari.

Berikut ini resep kue Dorayaki yang kami eksekusi hari ini.

🍪 Resep Dorayaki 🍪
(modifikasi dari kelas baking with Hijrah Parenting)

Bahan-bahan :

✅ 2 butir telur
✅ 130 gr tepung terigu (tepung ladang lima)
✅ 90 gr gula pasir (kami pakai 80 gr)
✅ Sedikit vanili (kami tidak pakai)
✅ 1/2 sdt baking soda (kami tidak pakai)
✅ 2 sdm susu bubuk instan saya larutkan dengan 75cc air (kami pakai susu uht plain 110ml)
✅ 1 sdm mentega

Pelengkap penyajian :

🔅Pisang, potong-potong
🔅Selai Coklat
🔅Keju
🔅Madu
(tergantung selera)

Cara Membuat :

*⃣ Kocok telur bersama gula menggunakan mixer dengan kecepatan paling tinggi, masukkan susu, aduk rata.

*⃣ Masukkan tepung, aduk balik dengan spatula hingga rata dan tidak ada gumpalan tepung.

*⃣ Masukkan mentega. Aduk rata sebentar saja.

*⃣ Masukkan adonan ke dalam kulkas.

*⃣ Panaskan wajan datar anti lengket, tuang satu sendok sayur adonan. Setelah bagian tepi-tepinya mulai mengeras dan bagian bawahnya berwarna kecoklatan, balikkan. Masak lagi hingga matang. Angkat.

*⃣ Lakukan hingga adonan habis.

*⃣ Sajikan dengan potongan pisang dan madu. Yang suka coklat/keju/selai buah boleh kasih topping di atas atau di dalamnya. Enak juga disantap dengan es krim.

Manfaat Belajar Memasak bersama Anggota Keluarga

Memasak bersama anggota keluarga memang banyak manfaatnya tidak hanya bagi anak-anak tetapi buat kami kedua orang tuanya. Lewat memasak, anak punya pengalaman belajar macam-macam. Berikut di antaranya:

🍽️ Anak belajar banyak hal. Memasak merupakan cara sederhana (dan menyenangkan) bagi anak untuk belajar membaca, berhitung, maupun sains. Di sini, anak akan belajar membaca resep, menghitung takaran, dan bahan-bahan makanan yang akan diolah. Selain itu, anak akan belajar tentang nutrisi dan makanan yang sehat.

🍽️ Mempererat bonding dan mendorong terjadinya komunikasi intens antar anggota keluarga selama memasak bersama.

🍽️ Anak jadi bersemangat makan karena ia ikut menyiapkan, dan keluarga juga ikut menikmati makanan sehat yang dimasak dengan gembira.

🍽️ Membangun rasa percaya diri. Ketika semua orang makan dengan lahap dan papa mama memuji lezatnya masakan yang terhidang, anak pun akan ikut bangga.

🍽️ Mendorong kemampuan bekerja sama dalam tim. Saat memasak, lakukan pembagian tugas dan berikan tanggung jawab pada masing-masing anggota keluarga untuk melakukan tugas tertentu. Misalnya, Faris mengocok adonan, Irbad menuang tepung, Papa mengoven adonan. Ini akan membuatnya merasa sangat penting. Sesudah semuanya selesai, ia belajar bahwa pekerjaan akan lebih cepat selesai dan hasilnya pun akan jauh memuaskan bila dikerjakan bersama-sama.

🍽️ Mengembangkan kemampuan motorik dan mengasah kepekaan indra anak-anak, yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, peraba, dan perasa. Semuanya bekerja sama untuk menghasilkan cita rasa makanan yang lezat dan menarik, sehingga mampu menggugah selera seluruh anggota keluarga.

#day12
#23Feb18
#batam
#SinergiAsadanRasa #KelasPortofolioAnakbyGPA #GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta #PekaAkanUnikAnak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *