Keseharian Homeeducation 2AL

Alhamdulillah, akhirnya bisa menulis lagi berkaitan dengan keseharian homeeducation di rumah kami. Dan kali ini saya mau share soal jadwal keseharian anak-anak di rumah dalam menjalani homeeducation.

Usia Faris dan Irbadh saat ini kan masih masuk usia dini ya. Karena usia dini, maka jadwalnya secara umum pun menyesuaikan usianya. Cenderung masih sangat fleksibel. Tapi, berhubung saya pribadi orangnya juga cenderung punya keteraturan dan menyukai sesuatu yang teratur dan terjadwal, maka memang di rumah saya menyediakan jam-jam tertentu khusus untuk belajar dan bermain bersama anak-anak. Meski tentu saja tetap fleksibel dan saya sesuaikan dengan mood anak.
Disini saya mencoba menyusun jadwal harian (termasuk durasi per kegiatan) jadwal harian (termasuk durasi per kegiatan) jadwal harian (termasuk durasi per kegiatan) jadwal harian (termasuk durasi per kegiatan) jadwal harian (termasuk durasi per kegiatan), sebagai berikut :

Pagi hari

Faris dan Irbadh biasanya terbangun antara jam 5 sampai jam 5.30 pagi. Jadi sebelum ia bangun, saya kerjakan dulu pekerjaan rumah saya. Biasa ya, pekerjaan ibu rumah tangga. Walaupun anak baru dua, tapi tetap banyak lho. Bila ia rupanya terbangun lebih pagi, biasanya Papanya yang akan mengasuh sebentar. Seperti mengajaknya bermain, bersepeda, atau sekedar melihat burung dan kucing di halaman rumah. Halaman kami kebetulan cukup luas, dan anak-anak sangat suka bermain pasir.

Usai pekerjaan tuntas, biasanya kalau tidak pakai acara “bongkar rumah”, akan selesai sebelum jam 8 pagi. Dan 2Al sudah mandi, maka kami berempat pun sarapan sambil membaca buku. Ritual sarapan sambil baca buku ini memang sudah menjadi kebiasaan kami. Mungkin ada sebagian yang kurang sependapat ya. Tapi, bagi kami, membaca itu bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Apalagi bila anaknya minta membaca, haruskah kami tolak? Ah, rasanya tak adil. Jadi, sambil sarapan, Faris pasti menurunkan beberapa buku favoritnya untuk dibaca. Seringkali itu jadi senjata pamungkas kami untuk membujuknya makan sampai habis, lho.

Aktivitas belajar selanjutnya usai sarapan biasanya sekitar jam 9 pagi, setelah kelas e-learning. Maka inilah jam saya dan anak-anak. Jika tidak ada jadwal klub, kami belajar bertiga saja. Saya sediakan beberapa worksheet, buku, flashcard, bahan kegiatan seni, atau bahan materi sains untuk percobaan mengikuti apa yang ingin dibahas anak-anak hari ini. Pengerjaannya, sesuai dengan mood anak-anak. Saya biarkan mereka memilih mana yang ingin dikerjakan terlebih dahulu, biasanya tergantung bahasan apa yang mereka ingin temukan jawabannya.

Rutinitas ini biasanya sampai jam 11 siang. Terkadang jika anak-anak bosan, Mereka akan minta diambilkan mainan yang jarang mereka mainkan karena biasanya saya memberikan batasan waktu untuk beberapa jenis mainan tertentu, misalnya main playdough atau bermain lego dengan banyak part kecil-kecil.

Siang – sore hari

Siang hari adalah waktu wajib tidur siang. Usai shalat zhuhur dan makan siang, saya biasakan anak-anak untuk selalu tidur siang. Sebelum tidur, biasanya mereka meminta untuk mandi lagi dan lanjut dibacakan buku hingga ketiduran.

 

Setelah bangun tidur dan mandi sore, saya ajak Faris dan Irbadh berjalan-jalan ke taman yang ada di dalam komplek perumahan. Atau terkadang kami juga hanya bermain di halaman saja sambil menunggu Papanya pulang kantor.

Malam hari

Usai shalat maghrib kami memiliki ritual khusus, yakni mengaji dan menghafal Al-Qur’an. Semenjak mengikuti kelas e-learning Yayasan Generasi Juara, Faris dan Mama mempunyai jadwal bersama sambil mengulang hafalan sebelumnya. Untuk penambahan ayat atau surat baru, saya membiasakan Faris menyimak saya dan saya membacakan potongan-potongan ayat yang harus ia ikuti dan ia ulangi sampai cukup hafal.

Setelah isya biasanya menjadi jam bebas. Saya bebaskan Alifa bermain atau membaca buku atau berdiskusi banyak hal bersama kami. Biasanya saya mencatat pertanyaan yang Faris tanyakan setiap hari sesaat setelah kami selesai berdiskusi.

*          *          *

Nah, kira-kira itulah garis besar kegiatan kami di rumah. Jadwal keseharian kami sesungguhnya tak melulu harus begitu. Jika saatnya liburan, tentu saja jadwalnya berubah dan menyesuaikan acara kami. Apalagi namanya homeeducation ya. Kami bisa belajar dimanapun kami mau.

Jadi setiap keluarga itu unik dan menjalani segala prosesnya. Apalagi jika anak-anak sudah besar, sebaiknya kita melibatkan mereka dalam menyusun jadwal harian. Yang terpenting, menjalani homeeducation itu harus enjoy.

Jadwal Kegiatan Harian 2Al

05.00-5.30 : (30menit) Bangun pagi, ikut ibadah pagi
05.30-06.00 : (60 menit) Jalan-jalan pagi, bermain pasir atau pengamatan tumbuhan dan hewan ( mendekat ke alam) 
06.30-07.00 : (30 menit) Sarapan
07.00-07.30 : (30 menit) Permainan sensori dan messy play
07.30-07.45 : (15 menit) mandi pagi, ganti baju
07.45-08.00 : (15menit) Ikut Sholat duha & baca surat-surat pendek bersama 
08.00-08.30 : (60 menit) Camilan 
09.00-12.00 : (2jam) Main bebas, dilibatkan dengan kegiatan Mama.
12. 00-13.00 : (60 menit) Makan siang
13.00-13.15: (15menit) Ibadah Dhuhur
13.30-13.30 : (2,5 jam) Istirahat siang
13.30-16.00 : (2,5jam) Main, baca buku, menggambar, dll
16.00-16.30 : (30 menit) Ibadah Ashar
16.30-17.00 : (30 menit) Main bebas, terlibat aktivitas domestik
17.00-17.30 : (30 menit) Makan sore
16.30-17.00 : (30 menit) Mandi sore
17.00-17.30 : (30 menit) Baca buku
17.30-18.30 : (60 menit) Ibadah maghrib, baca surat pendek
19.00-19.30 : (30 menit) Ibadah Isya’
19.30-20.00 : (30 menit) Baca buku, main bebas
20.00-04.30 : (8jam30 menit) Istirahat malam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *