10 Destinasi Wisata Keluarga di Batam yang Ramah Anak

Semenjak menjadi emak, agenda travelling bersama dengan keluarga dan anak-anak pastinya wajib hukumnya. Iya nggak, Mak? Tentunya berbeda cerita dengan ketika kita masih single dan travelling bersama teman-teman. Minimal kita akan memilih destinasi wisata yang memang kid-friendly, dan pastinya menarik untuk mereka.

Teman-teman sudah pernah pergi ke Batam belum? Nah, jika teman-teman punya rencana liburan bersama keluarga, Batam bisa menjadi destinasi terbaik (promo, tsahh)

Nah, untuk acara liburan bersama dengan keluarga saya punya beberapa rekomendasi destinasi wisata yang cocok dikunjungi keluarga dengan anak-anak, bahkan balita sekalipun.Tentunya tidak hanya sekedar menghibur ya, banyak hal yang bisa kita tunjukkan pada anak-anak.

Batam menawarkan beragam destinasi wisata keluarga yang ramah anak. Apa saja? Berikut ini rekomendasinya.

1. Mega Wisata Ocarina Park

Mega Wisata Ocarina Park merupakan tempat wisata yang terletak di Batam Centre, dekat dengan pelabuhan. Lokasinya berada di tepi pantai yang menawarkan banyak keindahan laut dan pasir pantainya. Selain itu, di kawasan ini sedang dibangun 30 zona atraksi. Namun kini, baru selesai ada 11 wahana, antara lain Water Park, Kiddy Land, Kolam Bangau, Giant Wheel,  serta Flying Fox.

Di Mega Wisata Ocarian Park juga terdapat fasilitas mandi busa. Kegiatan tersebut tidak dipungut biaya apa pun. Selain itu, ada food court, taman bermain untuk anak-anak, serta tempat karaoke. Bagi penggemar olahraga air, juga bisa mencoba pengalaman baru atraksi banana boat, diving, dan kapal dayung.

 

2. Alun-Alun Engku Putri

Buat teman-teman backpaker dan ingin berlibur dengan low budget di Batam? Datang saja ke Alun-Alun Engku Putri. Selain lingkungannya hijau dan asri, tempat ini juga instagramable. Pengunjung bisa berburu foto di depan MTQ Nasional XXV Kota Batam atau di taman. Di samping itu, kawasan alun-alun kerap dijadikan pusat olahraga, seperti jogging, senam, badminton, tenis meja, basket, trampolin, sepatu roda serta bermain skateboard.

 

3. Taman Rusa Sekupang

Batam juga memiliki tempat penangkaran rusa, kalau berkunjung ke Batam jangan lewatkan tempat ini. Meskipun bagi beberaapa orang sudah biasa sekali melihat hewan yang satu ini. Namun anak-anak akan merasakan kesenangan yang berbeda kalau berkunjung ke penangkaran rusa yang ada di Batam ini, karena tempat penangkaran rusa ini juga merupakan jalur (track) jogging yang cukup luas.
Penangkaran rusa di Batam terletak di daerah Sekupang, jalan masuknya melalui gudang logistik Otorita Batam yang terletak di jalan Dr Cipto Mangunkusumo. Bercengkrama dan memberi makan rusa dapat mendekatkan anak-anak kepada alam dan penciptanya.

4. Hutan Wisata Mata Kucing

Hutan Wisata Mata Kucing adalah kebun binatang mini yang terletak di tengah rimba belantara. Disini berbagai jenis satwa dipamerkan dalam kandang. Dari mulai primata, burung, hingga aneka ikan. Disini kita bisa melihat puluhan ikan arwana yang besarnya mencapai 1m. Jika Anda punya keberanian, cobalah permainan flying fox atau hiking. Rasakan sensasi meluncur dari ketinggian melewati pepohonan.

 

5. Agrowisata Kebun Jambu Marina

Agro Wisata Kebun Jambu Marina merupakan pilihan tempat wisata alam bersama keluarga dengan konsep kekinian. Pengunjung dapat menikmati jus jambu alami dan segar sambil berselfie ria. Anak-anak bisa belajar mengenal tanaman buah jambu dengan memetik langsung dari pohonnya, melihat kebun hydroponik, mengejar burung atau angsa serta memancing ikan. Kebun Jambu Marina yang jaraknya dari terletak di Jalan KH. Ahmad Dahlan, jalan ini merupakan jalan utama menuju kawasan Pantai Marina dan resort-resort di kawasan Teluk Senimba. Untuk masuk ke dalam kebun tidak mahal kok, kita hanya membayar lima belas ribu rupiah plus dapat satu cup jus jambu yang segar. Namun jika berniat membeli jambu langsung dari pohonnya maka tinggal ijin memetik dan nanti ditimbang berapa kilogram. Setiap kilonya dihargai Rp. 25.000, -, worth it kan?

 

 

Baca juga : Jambu Marina Agrowisata, Wisata Ramah Anak di Batam

 

 

 

6. Tanjung Riau Fisherism

. Sekilas info minceL: Coming Soon Hati-hati tersesat di Kantor Agribisnis BP ya kakak” . Kalau kakak mendengar kata “tersesat” pasti kakak akan merasa panik dan ketakutan, apalagi jika tersesat sendirian di dalam hutan dan tidak tahu jalan untuk pulang. Nah, kakak mesti lebih ati-ati nih.. ternyata tidak hanya di hutan aja kakak bisa tersesat. tetapi kakak dapat tersesat juga di kantor BP Batam yang satu ini. . Terletak di pinggir pantai daerah Tanjungriau Sekupang, lokasinya gak jauh dari kok kakak dari pemakaman umum. Tepatnya adalah kantor seksi agribisnis BP Batam yang saat ini sedang dirubah dari semula kantor pemerintahan jadi obyek wisata edukasi perikanan. . Kakak mesti didampingi teman atau pacar yayangnya jika hendak pergi ke sana. Khususnya di lokasi labirinnya. Menurut Deputi 4 BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto, labirin tersebut dibuat sebagai atraksi untuk pengunjung yang datang ke sana. Selain labirin Kantor Seksi Agribisnis akan dikembangkan menjadi Wisata Edukasi Perikanan dengan nama Fishersism Tanjungriau BP Batam. . Banyak lagi atraksi yang ditawarkan di sana misalnya kolam refleksi, kolam menangkap ikan, kolam perang bantal, area pancing anak-anak, mini wall climbing, lapak sayur buah, souvenir khas agro dan perikanan, festival ikan hias, aneka perlombaan anak-anak dan lainnya kakak. . Rencananya Fisherism Tanjungriau BP Batam akan softlaunching pada Maret 2018. Pungkas Eko. (Soft Launching: Maret 2018) (Sumber: Dir Humas BP Batam) . Support like by @semuatentangbatam . #bpbatam #labirin #wisatabatam #jalanjalan #tanjungriau #sekupang #photooftheday #semuatentangbatam #anakbatam #batam

A post shared by Semua Tentang Batam (@semuatentangbatam) on

Tanjung Riau Fisherism merupakan salah satu objek wisata edukasi baru di Batam, meski belum resmi dibuka tetapi lokasi wisata ini sudah ramai dikunjungi oleh ibu-ibu dan rombongan anak sekolah. Kawasan wisata ini rencananya akan dilengkapi dengan museum Pembangunan Batam.
Jika ingin berkunjung kesana, sementara ini harus reservasi terlebih dahulu dengan minimal 30 orang setiap rombongan. Untuk harga tiket masuknya per anak dalam rombongan lima belas ribu rupiah. Namun Fisherism juga menyediakan paket kunjungan untuk anak TK, SD, SMP dengan biaya yang berbeda. Semua kunjungan anak sekolah akan mendapatkan materi edukasi langsung di lapangan. Apa saja yang bisa kita lihat disana? Kita bisa berkunjung ke kebun sayur percontohan dan kandang ternak. Tanjungriau Fisherism juga menyediakan kegiatan edukasi utk bapak atau ibu yg datang mendampingi anak2 berkunjung (minimal 15 orang) untuk paket edukasi bapak-bapak (edukasi pertukangan ringan bekerjasama dg tekiro tools), dan paket edukasi ibu2 (membuat paper flower atau menghias cookies). Penasaran?

 

7. Kebun Raya Batam

Meski belum dibuka secara resmi, Kebun Raya Batam sudah menyita perhatian wisatawan. Tahu kenapa? Karena kawasan wisata ini menjadi Botanic Garden pertama di Kota Batam. Sekitar 9.480 bibit ditanam di kebun ini. Tanaman itu meliputi 119 famili dan 428 marga. Pun ada 2.017 bibit spesies tumbuhan pesisir di kebun raya, semisal kantung semar, anggrek tanah, nibung, dan anggrek epifit. Selain Taman warna-warni, KRB juga memiliki satu lagi taman tematik, yaitu Taman Palem. Kedua taman tematik ini dibangun oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).Kebun Raya Batam merupakan satu dari 33 kebun raya yang sedang dibangun di seluruh Indonesia. Sebanyak lima kebun raya dikelola LIPI, 26 kebun raya pemerintah daerah, dan dua kebun raya universitas. Sementara ini jika ingin berkunjung dan melihat KRB lebih dekat, pengunjung tidak dipungut tetapi dimohon untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak tanaman yang ada. Siapa yang belum pernah kesini?

 

8. Miniature House Indonesia

 

Batam Miniature House dibangun di Batam, Kepulauan Riau. Seperti Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta, replika rumah adat berbagai provinsi di Indonesia juga ada di Batam Miniture House. Keren! Disebut sebagai kembaran Taman Mini Indonesia Indah, Miniatur House menampilkan rumah adat dengan konsep berbeda.
Masing-masing rumah dibangun dalam ukuran sesungguhnya, sekitar 1,5 meter. Bangunan tradisional tersebut berada di atas rerumputan, berpagar, serta terdapat papan informasi di depannya.
Setiap rumah dipisahkan oleh jalan setapak. Namun, bentuk alurnya dirancang meliuk-liuk agar tampak menarik. Setelah puas berkeliling di area rumah adat, Anda bisa mengajak keluarga menuju ke Golden Prawn Restaurant and Seafood. Di sini tersedia aneka masakan Indonesia, seperti kuliner Sunda, Jawa, dan Bali.
Lokasi Batam Miniature House masuk ke dalam kawasan wisata Golden City Bengkong. Di sini, terdapat sekitar 33 miniatur rumah adat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

 

9. The Illusion Museum

a place to share happiness 😚

A post shared by The_iLLusion_Batam (@the_illusion_batam) on

Siapa yang suka berfoto? The Illusion Museum menyuguhkan latar unik berupa studio dengan dekorasi terbalik. Terdapat ruangan kaca yang berkonsep mirror illusion dan perspective room. Di samping itu, terdapat spot foto 3D art dan trick art. Totalnya, sekitar 28 wahana siap memberikan warna baru dalam foto pengunjung.
Jika ingin berkunjung kesana mudah saja, karena tempat ini berada di kompleks Golden City.
Alamat               : Ruko Golden City, Blok K Nomor 4-5-6,Bengkong Laut, Tanjung Buntung, Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Telepon               : 08117767668
Jam operasional : 08.00 s/d 17.00
Tiket Masuk        : 80.000 (dewasa), 65.000 (lansia) dan 40.000,- (anak-anak).

 

10. Desa Wisata Kampung Terih

Desa wisata kampung terih adalah desa wisata pertama yang dibentuk, diciptakan, dan dikembangkan oleh anggota Genpi (Generasi Pespna Indonesia) di Indonesia. Wisata yang dikembangkan di kampung Terih adalah ecowisata yang meliputi wisata pantai, mangrove, budaya dan sejarah. Objek wisata yang menjadi andalan di kampung terih ini adalah pelantar kayu utama yang menjorok ke tengah laut dengan panjang sekitar 75cm. Di pelantar ini sunset dapat dinikmati bersama suasana senja yang hangat. Selain itu, pengunjung dapat berjalan di atas pasir putih di sisi pohon bakau yang rimbau. Di sini terdapat pula camping ground, rumah pohon bertingkat tiga, serta lokasi penyelamatan satwa penyu dan elang laut.

 

 

#HijrahParenting
#CeritaHijrah
#CeritaHijrah20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *