Aliran Rasa Proses Mengenali Bakat Diri Agar Menjadi Manusia Yang Lebih Bermanfaat

Ngomongin bakat, bakat merupakan suatu anugerah yang diberikan oleh Allah SWT kepada setiap makhluknya yang lahir ke dunia. Bakat itu sendiri menurut saya, dapat didefinisikan sebagai kemampuan atau keterampilan diri yang dimiliki oleh setiap individu dalam suatu bidang. Bakat yang dimiliki setiap individu pun berbagai macam. Sudah sepatutnya kita mengucap syukur kepada Allah SWT, karena telah memberikan bakat kepada kita sehingga dapat kita manfaatkan untuk berbagai hal,dan alangkah baiknya jika kita mengembangkan bakat itu sendiri. Melalui tugas memahami bakat diri dan memberi ruang berkarya kepada diri sendiri membuat saya semakin semangat untuk terus mengejar mimpi melalui keseungguhan untuk mengembangkan diri.

Seberapa pentingnya pengembangan bakat? Pengembangan bakat menurut saya cukup penting, karena melalui pengembangan bakat tersebut kita dapat mengasah potensi diri yang kita miliki, tak menutup kemungkinan bakat tersebut dapat bermanfaat untuk dijadikan profesi kita kelak. Hal yang harus kita lakukan adalah mengenali dulu potensi apa yang ada didalam diri kita. Kemudian menggali potensi apa yang kita punya. Karena kita tidak akan mengetahui jika kita tidak mau berusaha. Bakat atau potensi diri dapat bermanfaat jika kita mau mengembangkannya.

Namun hal tersebut sepertinya tidak bisa itu tidaklah mudah. Karena pada akhirnya banyak orang yang malas mengembangkan bakat yang dimilikinya, hal tersebut disebabkan berbagai faktor. Mungkin ada yang berfikir bakat tersebut hanya sekedar tahu saja tidak dikembangkan apalagi ditekuni. Atau mungkin juga ada yang berfikir,buat apa mengembangkan bakat toh nantinya tidak terpakai sebab kebanyakan dari kita kuliah bukan di jurusan yang sesuai dengan bakat mereka. Memang hal tersebut seharusnya datang dari kemauan diri sendiri bukan karena paksaan, kita harus keluar dari zona nyaman. InsyaAllah akan lebih terasa manfaatnya. Tidak ada salahnya sebenarnya dalam pengembangan bakat, walaupun tidak ditekuni tetapi pasti ada manfaatnya. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang dapat berguna untuk orang lain.

 Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”

Hadist di atas menunjukkan bahwa Rasullullah menganjurkan umat islam selalu berbuat baik terhadap orang lain dan makhluk yang lain. Eksistensi manusia sebenarnya ditentukan oleh kebermanfaatannya pada yang lain. Apakah dia berguna bagi orang lain, atau malah sebaliknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *