QOTD : Ma, Kenapa Kalau Mau Puasa Harus Melihat Hilal Dulu? Gimana Cara Lihatnya?

Hari ini, kami belajar mengenai apa itu puasa dan kenapa setiap akan memasuki bulan Ramadan selalu ditentukan dengan melihat hilal. Berikut ini beberapa pertanyaan yang muncul hasil dari diskusi Mama dan Faris hari ini.

Mengenal Hilal

referensi bacaan mengenai hilal dan fase bulan

Menurut bahasa Arab, hilal merupakan istilah yang artinya bulan sabit. Lebih detilnya lagi adalah bulan sabit yang pertama kali dapat dilihat setelah fase bulan baru atau mati. Dengan kata lain, hilal adalah bulan sabit yang sangat tipis karena umurnya masih sangat muda. Hilal harus diamati setelah Matahari terbenam.

Apabila hilal terlihat, maka pada petang tersebut telah memasuki bulan baru yakni tanggal 1romadhon sebagaimana dalam firman Allah SWT :

يَسْــئَلُوْنَكَ عَنِ الْاَهِلَّةِ ؕ قُلْ هِيَ مَوَاقِيْتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ ؕ وَلَيْسَ الْبِرُّ بِاَنْ تَأْتُوا الْبُيُوْتَ مِنْ ظُهُوْرِهَا وَلٰـكِنَّ الْبِرَّ مَنِ اتَّقٰى ۚ وَأْتُوا الْبُيُوْتَ مِنْ اَبْوَابِهَا ۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّکُمْ تُفْلِحُوْنَ‏‏
“Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang bulan sabit. Katakanlah, “Itu adalah (penunjuk) waktu bagi manusia dan (ibadah) haji.”…. “(QS. Al-Baqarah: Ayat 189)

Anak-anak shaleh ternyata ilmu tentang fase fase bulan sangat penting dlm kehidupan seorang muslim. Sehingga kita tahu permulaan awal bulan berkaitan dengan ibadah seorang muslim( dalam kalender hijriyah). Sehingga kita bisa menentukan awal ramadan diperintahkan untuk puasa sebulan penuh.

صوموا لرؤيته وأفطروا لرؤيته
“Berpuasalah karena kalian melihat bulan, dan berbukalah ketika kalian melihat bulan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nah, berdasar dari hadits itu, kita sebagai seorang muslim umat Rasulullah Muhammad diperintahkan untuk mengawali dan mengakhiri puasa romadhon dengan berpatokan pada bulan/hilal.

Masya Allah seru yah, animasi hilal yang anak-anak saksikan bersama Mama. Fenomena hilal inilah bukti kebesaran Allah, Nak. Emm, Jika hilal tidak nampak kira kira bagaimana yah? Kita sebagai muslim bisa menentukan awal ramadan. Eh, hilalnya tidak keliatan bisa jadi ketutup mendung, maka kita diperintahkan untuk menggenapkanya, Rasulullah teladan kita bersabda:

لا تصوموا حتى تروا الهلال ، ولا تفطروا حتى تروه ، فإن غمى عليكم فاقدروا له. و في رواية فاقدروا له ثلاثين

” Jangan kalian berpuasa sampai kalian melihat hilal, dan jangan berbuka sampai melihatnya lagi, jika bulan tersebut tertutup awan, maka sempurnakan bulan tersebut sampai tiga-puluh.” (HR Muslim)

Jadi, gimana caranya kita bisa melihat hilal? Faris pengen bisa lihat hilal

source : tirto.id

Sebelum belajar jauh, Faris sebaiknya terlebih dahulu belajar bahwa bulan adalah satu-satunya satelit bumi. Apa itu satelit? satelit yaitu benda langit yang bergerak mengelilingi bumi. Dalam peredarannya, bulan memerlukan waktu 29,5 hari untuk sekali putaran. Karena posisinya berubah-ubah terhadap posisi bumi dan matahari, ini menyebabkan kita yang tinggal di bumi akan melihat bentuk bulan (yaitu bagian yang bersinarnya) berubah-ubah pula.

Coba Faris ingat-ingat kembali, cahaya bulan itu sebenarnya berasal dari pantulan cahaya Matahari. Bentuk-bentuk bulan yang berbeda itulah yang kita sebut dengan fase-fase bulan.

Berikut ini adalah 8 Fase bulan yang kita kenal!

1. Bulan Baru (New Moon)

2. Bulan Sabit Muda (Waxing Crescent)

3. Bulan Kuartal Pertama (First Quarter)

4. Bulan Separuh Mengembang (Waxing Gibbous)

5. Bulan Purnama (Full Moon)

6. Bulan Separuh Menyusut (Waning Gibbous)

7. Bulan Kuartal Terakhir (Last Quarter)

8. Bulan Sabit Tua (Waning Crescent)

belajar fase bulan dengan boardcard

Mengapa terjadi fase Bulan?

Ternyata ada tiga penyebabnya loh teman-teman, mari kita mempelajari kembali apa saja penyebabnya

1. Tidak Bercahaya

Bulan tidak menghasilkan cahaya sendiri sama dengan planet. Bulan tampak terang pada malam hari, karena bulan memantulkan cahaya dari Matahari.

2. Berotasi dan Berevolusi

Bulan itu bergerak. Dalam satu saat, bulan melakukan 3 gerakan sekaligus yaitu bulan berotasi. Artinya, bulan bergerak pada porosnya sendiri. Dan bulan berevolusi, yaitu bergerak mengelilingi bumi. Dan yang terakhir bulan bersama bumi mengelilingi Matahari.

3. Berubah Posisi

Ada fase bulan karena ada Bumi dan Matahari. Ketika bulan mengelilingi bumi, maka posisi bulan terhadap matahari berubah-ubah. Cahaya matahari yang jatuh di permukaan bulan dan terlihat di bumi pun berubah. Suatu saat bulan berada di antara bumi dan matahari. Sehingga permukaan bulan yang tidak mendapat cahaya matahari akan menghadap Bumi.

Saat itulah kita melihat bagian permukaan bulan yang gelap. Fase ini dinamakan fase bulan baru. Di saat lain, bumi berada diantara bulan dan matahari. Maka seluruh bagian bulan yang menerima cahaya matahari akan menghadap bumi. Fase ini kita namakan fase bulan purnama.

Dari fase bulan baru yang gelap sampai ke fase bulan purnama, permukaan bulan yang mendapat cahaya matahari dan terlihat di Bumi, makin lama makin lebar. Sebaliknya, dari fase bulan purnama ke fase bulan baru, permukaan Bulan yang mendapat sinar matahari makin berkurang.

Ketika Bulan berada di antara bumi dan matahari, bulan disebut bulan mati atau bulan baru karena saat itu kita tidak bisa melihat bagian bulan yang bersinar. Dari bumi, bulan dan matahari akan tampak terbit dan terbenam dalam waktu bersamaan. Kemudian secara perlahan Bulan akan bergerak menjauhi Matahari lalu menjadi Bulan sabit yang terbenam setelah Matahari terbenam. Nah, Bulan sabit di awal-awal seperti inilah yang disebut hilal. Kita bisa melihat hilal ini di langit barat.

Namun mencari dan melihat hilal tidaklah mudah karena sabitnya masih sangat tipis dan langit senja masih tampak terang. Akibatnya cahaya hilal akan kalah terang oleh cahaya langit. Selain itu kesempatan atau rentang waktu untuk melihat hilal juga sangat sempit karena tidak lama setelah Matahari terbenam, hilal pun akan ikut terbenam. Umur hilal tidak pernah lebih dari 25 jam dengan ketinggian kurang dari 12,5 derajat. Seringnya, hilal berumur kurang dari 12 jam dengan ketinggian di bawah 6 derajat. Dengan ketinggian sekecil itu, artinya hilal akan terbenam tidak lebih dari 24 menit setelah Matahari terbenam. Hanya sebentar saja, bukan?

Menurut, Hanief Trihantoro, pengelola DuniaAstronomi.com untuk mempermudah dalam melihat hilal, kita bisa menggunakan alat bantu seperti teleskop dan kamera CCD (Charge Coupled Device) yang sangat sensitif. Dengan pengaturan yang benar, maka kemungkinannya membesar untuk kita dapat melihat hilal yang sangat tipis dan rendah. Dalam melakukan pencarian hilal pun kita sudah sangat dipermudah oleh kecanggihan teknologi. Perhitungan posisi hilal, gerhana (Bulan ataupun Matahari), dan benda langit lainnya kini sudah bisa ditentukan untuk puluhan bahkan ratusan tahun ke depan. Selain itu, sekarang sudah ada banyak program komputer atau telepon pintar yang bisa menunjukkan kondisi langit kapanpun kita mau. Dengan begitu, menghitung dan menentukan posisi hilal di awal bulan depan pun tidak sulit. Jadi, kemanakah tujuan kunjungan kita selanjutnya? Faris mau ikut mencoba mencari hilal?

referensi :

[1] Al Qur’an dan Hadist

[2] Al Qur’an Menakjubkan Hewan dan Bumi, QIBLA, DK Wardhani.

[3] IMC Little Scientist, Erlangga for Kids, Elvina Lim.

[4]http://anakbertanya.com/apa-itu-hilal-bagaimana-cara-melihatnya/

[5]https://negerinower.com/2015/10/19/mengenal-perubahan-bentuk-bulan/

One thought on “QOTD : Ma, Kenapa Kalau Mau Puasa Harus Melihat Hilal Dulu? Gimana Cara Lihatnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *