Yuk Beralih ke Produk Pembersih Alami

Ketika membersihkan rumah, pastinya teman-teman selalu menggunakan produk pembersih bukan? Ada banyak sekali jenis produk pembersih yang dijual di pasaran. Biasanya, kebanyakan produk ini menggunakan bahan kimia keras untuk menghasilkan produk pembersih yang ampuh untuk menghilangkan noda, kerak, dan bekerja lebih cepat. Namun, kandungan bahan kimia di dalam produk kesehatan ini ternyata dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, seperti iritasi mata dan kulit. Selain itu air bekas membersihkan rumah yang bercampur dengan produk pembersih tadi dapat berbahaya bagi lingkungan, terutama bagi tumbuhan dan hewan. Saya pun sudah hampir setahun lebih beralih ke produk pembersih yang lebih ramah terhadap kulit, sebab banyak keluhan yang muncul setelah penggunaan sabun pabrikan. Sekarang saya tidak perlu khawatir karena dengan sedikit ketekunan kita bisa membuat sendiri pembersih dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan. Kita bisa membuat produk pembersih menggunakan bahan alami untuk membersihkan rumah, seperti lemon, cuka, garam dan sebagainya.

Baca Juga : Makin Jatuh Cinta dengan Eco Enzym

Beberapa minggu ini, banyak teman yang bertanya tentang lerak atau klerek untuk dijadikan sabun alami beragam keperluan di rumah. Lerak yang dahulu hanya dikenal sebagai bahan pencuci batik dan perhiasan, ternyata punya banyak manfaat lhooo. Cara penggunaannnya pun mudah. Jadi buat teman-teman yang penasaran, buruan coba mencuci menggunakan lerak karena hasilnya tidak kalah dengan detergen pabrikan.

Cara Menggunakan Lerak/Klerak
Secara umum, cara menggunakan lerak sebagai berikut:
1. Rendam buah lerak secukupnya, agar pada saat hendak dipakai, buah lerak yang kering dan keras menjadi lunak. (Rendam semalaman atau lebih.)
2. Kupas kulit lerak dengan kuku jari. Jika lerak cukup lunak, bisa juga dengan menekan buah lerak (lakukan di dalam wadah).
3. Beri sedikit air pada wadah.
4. Remas-remas buah lerak agar menghasilkan busa.

Tips!
1. Untuk membusakan lerak, tambahkan air sedikit demi sedikit, hingga dirasakan cukup.
2. Bila akan digunakan untuk mencuci perangkat dapur, gunakan gambas kering sebagai pengganti spon. Jika busa mulai berkurang, tambahkan air lagi, lalu busakan kembali. Saat busa tidak ada lagi, maka ganti dengan lerak yang baru. (Selesai mencuci, pisahkan gambas agar tidak terendam sehingga bisa lebih awet dan kering.)

Untuk wadah berminyak, rendam dulu dengan air sabun lerak 30-60menit. Atau ambil 1 buah lerak, lalu keluarkan cairannya langsung di wadah, dan gosokkan daging lerak pada wadah. Bisa ditambahkan perasan jeruk nipis untuk menghilangkan bau yang melekat pada wadah makanan.

3. Untuk mencuci baju, saring air sabun lerak, agar ampas buah lerak tidak menempel pada baju.
4. Sabun lerak juga bisa digunakan untuk mengepel lantai (cepat kesat dan kering), sabun mandi, shampoo, ataupun membersihkan kaca.
5. Air sabun lerak tetap aman dibuang atau disiramkan ke tanaman.
6. Lerak kering awet dalam jangka waktu cukup panjang, kira-kira 6 bulan, tanpa harus dimasukkan kulkas.
7. Tidak ada takaran yang pasti dalam menggunakan lerak sebagai sabun. Hanya tinggal membiasakan diri saja untuk mencari takaran yang pas.
8. Jagalah agar mata tidak terkena sabun lerak karena akan terasa amat perih.

Cara Membuat Sabun Cair Lerak
1. Rendam 12-15 lerak semalam.
2. Potong2 daging buah lerak, sisihkan bijinya.
3. Masak buah lerak dengan 1.2L air, dengan api kecil. Panci jangan ditutup, dan setelah mendidih, segera kecilkan api agar busa tidak meluap.
4. Mulai dari air mendidih, masak lerak selama 30-45 menit.
5. Setelah dingin, saring sabun cair lerak. Peras juga ampasnya (ampas masih bisa digunakan juga untuk cuci piring). Tambahkan perasan jeruk nipis.
6. Biarkan semalam agar busanya ‘turun’. Lalu masukkan dalam kulkas…bisa awet sampai 2 bulan.

Cara Pakai sabun cair lerak:
1. Sabun mandi, sabun muka, dan shampoo: gunakan sabun cair sesuai kebutuhan. Bisa menggunakan loofah (gambas kering) atau spon. Hati-hati saat pemakaian, karena sabun lerak akan menimbulkan rasa pedih pada mata.
2. Pembersih dan detergen: tuangkan sabun cair secukupnya dalam wadah, lalu tambahkan air sedikit demi sedikit sambil dibusakan. Sesuaikan kekentalan dengan kebutuhan. Untuk membersihkan perangkat dapur, gunakan loofah (gambas kering) atau sabut kelapa.
3. Biopestisida:
a.Cairkan sabun cair lerak dengan air, lalu semprotkan ke tanaman.
b. Untuk membasmi nyamuk, ambil 1 sdm sabun cair lerak dan larutkan dalam 100mL etanol 90%. Tuangkan larutan dalam sprayer.
c. Untuk mencegah demam berdarah, kita bisa menggunakan buah lerak kering yang dibungkus dengan kain kemudian masukkan dalam bak mandi.

Baca Juga : Oleh-Oleh dari Pertukaran Pelajar di Ibu Profesional Semarang Jepara Salatiga

Tertarik untuk mulai beralih ke yang alami? Pembersih alami ini bisa meningkatkan kualitas udara di rumah dan pastinya aman untuk anak dan bayi. Hal ini menjadi nilai lebih karena itu artinya anak-anak sudah mulai bisa diajarkan membantu membersihkan rumah tanpa kita harus takut akan bahan kimia yang terdapat di dalam produk-produk pembersih. Yuk mulai beralih ke pembersih alami dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *