Tantangan Hari Ke-4 : Belajar Membuat Kesepakatan dengan Anak

Hari ini suami ada agenda mengikuti perlombaan bola di komplek. Anak-anak pun merengek untuk ikut bermain. Kemarin Papanya memang sudah janji mau mengajak anak-anak kesana. Sampai disana

Saya: “Faris..duduk sini dulu yuk.”

Faris: “Faris mau main bola.”

Mama: “Iya, Faris udah nggak sabar ya mau main? Faris mainnya sebentar aja ya. Kalau orang-orang udah mulai main, istirahat di pinggir ya. Jangan masuk ke dalam lapangan.”

Faris: “Iyaa..”

Saya mengulangi bertanya sambil menatap tegas ke matanya “Kalo Mama ajak ke pinggir nanti, Faris harus..”.

“Nurut”, katanya. Sip . Semoga ia mematuhi.

Dan berlarilah Faris dan Irbadh ke tengah lapangan, mereka main bola berlarian bersama teman yang lainnya. Sementara saya mengawasi dari pinggir lapangan. 😊

Meski sudah dibriefing di rumah sebelum kita berangkat, tetap saya ulangi lagi kesepakatan kita. Ternyata main bola selama 15 menit itu lama yaa..tapi kayaknya kalo lagi asyik bermain, tetap rasanya kurang bagi anak. Jadi harus jelas kapan time outnya.

Sementara Faris bermain,saya duduk menunggu di pinggir lapangan. Sembari menulis sambil mata saya terus mencari-cari sekarang anak-anak sedang main di sebelah mana? Eh, tidak lama anak-anak datang minta minum. Mereka saya ajak duduk sambil minum.
Tidak terasa perlombaan akan segera dimulai, wasit sudah mulai bersiap memimpin permainan.

“Faris, sudah mau dimulai nih lombanya. Nanti kalo Mama panggil,berarti Faris sama Irbadh harus ke pinggir yaa..”

“Belum,belum..Faris masih mau main”, protesnya

“Iya..nanti kalo wasit sudah niup peluit mama panggil Faris ya.”

Kemudian anak-anak berlari ke tengah lapangan.

Selama pertandingan berlangsung, anak-anak tidak sulit untuk dikondisikan. Namun tidak berapa lama kemudian mereka mulai bosan mungkin karena belum ada temannya yang datang. Awalnya Irbadh mulai merengek minta pulang karena bosan.

“Ma, yok kita pulang yok.”, pinta Irbadh.

“Tunggu bentar ya, sabar ya..ntar kita beli es krim deh kalau Papa menang😋.”

“Tapi Faris maunya yang coklat, Irbadh vanila ya.” kata Faris.

“Nggak, Mas. Ibad coklat, mas vanila.” kata Irbadh.

“Udah, jangan godain adiknya mas. Kita nanti makan es krim sama-sama ya.”

Akhirnya mereka mau duduk dan menonton pertandingan kembali.

Tidak lama setelah pertandingan penyisihan selesai kami memutuskan untuk mampir ke minimarket di dalam komplek. Kami masuk ke mininarket. Saya membiarkan anak-anak menuju kulkas es krim dan memilih es krim sesuai perjanjian tadi.

Selesai saya membayar, Irbadh tidak sabar ingin membuka es krimnya dan saya berkata nanti di rumah kita makan es krimnya. Dia pun menyetujui dengan syarat ia ingin membawa sendiri es krimnya. Dalam perjalanan saya sudah antisipasi kalau mereka kembali berebut untuk segera makan es krimnya.

Alhamdulillah.. Tidak lama, kami sudah sampai rumah. Mereka langsung buru-buru turun dan meminta saya untuk membukakan es krimnya. Sesuai dugaan😁

Kemudian saya menginstruksikan, “Ayo siapa yang mau makan es krimnya? Kita cuci tangan dan kaki dulu yah. Saya peluk anak-anak sambil menuntun mereka menuju kamar mandi. “Faris, Irbadh ayo kita cuci tangan dulu.”

“Siapa mau makan es krim? “kata anak-anak.

“Sabar ya, Mama siapin tempat sama sendoknya dulu ya, ” kata saya.

“Siap, makasih Ma. Mama seneng nggak kalau anaknya nurut?”

Yang menarik dari komunikasi kami hari ini:

💌Saya belajar kaidah clear & clarify ketika membuat kesepakatan dengan anak.

💌Anak-anak belajar mengendalikan emosinya,meski masih mau main bola. Mereka pun belajar menepati janji,sesuai kesepakatan.

💌Saya belajar menerima dan mengerti perasaan anak

💌Faris belajar menerima, memilih dan memutuskan tanpa paksaan sehingga kita bisa pulang tanpa ada drama nangis dan teriakan.

Alhamdulillah dengan kemauan belajar komunikasi produktif ternyata tantrum bisa dicegah yaa. Semangat, belajar sama-sama ya, Nak. Terima kasih selalu jadi anak yang baik 😘.

#Hari4
#Gamelevel1
#Tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#Kuliahbunsayip

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *