Tidying Festival Kitchen

Alhamdulillah,, sampai juga pada bagian berbenah yang saya tunggu-tunggu yaitu berbenah kitchen. Saya termasuk orang yang senang lama-lama berada di dapur dan mencoba resep atau membuat beberapa stok makanan untuk anak-anak. Salah satu keinginan saya apabila punya rumah sendiri adalah bahwa saya ingin mempunyai dapur yang bisa membuat kangen untuk memasak disana setiap saat, minimal sehari sekali. Untuk itu, saya ingin sekali memiliki dapur yang spark joy versi saya.

Setelah tidying kitchen, saya punya mimpi memiliki dapur yang nyaman, seperti apa nyaman versi saya?
1. Karena dapur yang saya miliki di rumah sewa ini sangatlah sempit, sekitar 2 m x 1,5 m, saya ingin sekali punya dapur yang terlihat lebih lega dengan pemisahan antara dapur kering dan dapur basah.
2. Dengan menata bahan baku makanan per-kategori maka saya berharap dapat membuat saya selalu ingin menjaga kerapihannya.
3. Dapur idaman saya adalah dapur tang membuat nyaman memasak di dalamnya.
4. Mudah bagi saya mencari sesuatu membutuhkan benda-benda yang saya inginkan.
5. Saya dapat mengajak anak-anak bereksperimen di dapur yang luas dan ramah anak.

Mudah-mudahan nanti saya dapat mewujudkannya ketika sudah pindah ke rumah saya sendiri. Sebagai gambaran kegiatan tidying yang sudah saya lakukan, berikut saya lampirkan beberapa perubahan wajah dapur saya. Meskipun masih belum tuntas semuanya, semoga setelah proses berbenah ini mudah-mudahan semua barang yang ada di area dapur punya rumah dan mudah dirapikan kembali.

Yang pertama menjadi fokus saya dalam berbenah adalah lemari kayu yang berisi stok bahan baku makanan.

Sebelum dirapikan, lemari ini isinya campur aduk menjadi satu sehingga terlihat penuh dan cukup berantakan. Setelah mulai saya benahi, lemari terlihat lebih tersusun rapi dan memudahkan saya mengambil sesuatu.

Cukup memakan waktu dan menyita energi dan pikiran saat membenahi keadaan dapur saya karena

✔️Saya tidak memiliki kitchen cabinet karena status rumah yang masih menyewa. Jadi saya hanya memanfaatkan lemari kayu kecil ini sebagai tempat penyimpanan bahan baku makanan yang kering. Untuk piring-piring yang digunakan sehari-hari saya menyimpan di rak piring yang digantung di tembok, rak ini banyak berisi sekat piring berdiri. Hal ini membuat isinya terlihat acak-acakan karena isinya tidak hanya piring.

➡️Untuk mengatasinya, saya menggunakan trik. Mengeluarkan beberapa piring, mangkok dan alat makan yang kami butuhkan sehari-hari saja. Untuk peralatan yang jarang dipakai saya masukkan ke dalam kontainer.

✔️Banyak benda yang bagi saya tidak spark joy yang ada di dalam kontainer. Kontainer jadi terlihat penuh dan berantakan dengan banyaknya barang.

➡️Untuk mengatasinya saya menyortir kembali barang-barang tersebut. Setelah memilah ternyata saya mendapati beberapa kotak alat makan plastik yang sudah tidak terpakai. Barang-barang tersebut akan saya bawa ke bank sampah untuk didaur ulang.

Yang menjadi fokus saya selanjutnya adalah masalah penyimpanan wadah bumbu (garam, penyedap, dan merica), wadah bawang, serta botol minyak goreng yang inginnya mudah dijangkau tetapi tidak mudah kotor.

Untuk mengatasinya, saya akhirnya memindahkan minyak dan wadah bumbu serta tepung ke bagian atas dan dalam lemari kayu.

Mengatur Kembali Isi Kulkas dan Mengeluarkan Stok Makanan yang Expired

Yang terakhir saya benahi adalah lemari es. Kebanyakan bahan makanan saya simpan disini. Posisi lemari es ini di ruang makan/ruang keluarga sebelah dapur, dikarenakan tidak muat jika diletakkan di dapur.

Before:
✔️ Rak di dalam kulkas terlihat kotor karena kena tumpahan kuah makanan atau jus.
✔️ Beberapa benda tidak terbungkus rapat sehingga menimbulkan bau dalam kulkas
✔️ Ada beberapa benda yang sudah tidak layak konsumsi

After:
➡️Sayur segar langsung saya potong dan simpan dalam wadah bening. Buah yang belum dipotong saya simpan di kontainer bagian bawah kulkas
➡️Setiap benda saya usahakan memiki wadah masing-masing.
➡️Bahan makanan yang sudah tidak layak konsumsi (dengan terpaksa) saya singkirkan.

Sebenarnya proses berbenah dapur ini belum selesai bagi saya karena wastafel dan meja makan malah belum selesai saya rapikan karena masih dipakai bereksperimen oleh anak-anak. InsyaAllah dua tiga hari ini sambil berjalan akan saya selesaikan.

Alhamdulillah,, demikian proses tidying kitchen kali ini, dapat berjalan meski belum sepenuhnya sesuai harapan dan rencana. Setelah dibenahi, saya jadi merasa dapur saya lebih lega dan rapi. Saya jadi lebih happy masak di dapur, serta semangat menjaga kebersihan dan kerapiannya.

Semoga selanjutnya saya bisa terus konsisten..☺️

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *