Percobaan Mengubah Air Teh Menjadi Bening

Dengan sains, anak-anak dapat bermain sulap di rumah. Belajar sains bersama dengan anak lumayan tricky, yang penting adalah bagaimana cara kita mengemas sains agar menarik. Berikut adalah salah satu resep sulap yang cukup sederhana dan dapat dicoba di rumah.

Catatan: Jangan meminum cairan ini! Cairan ini bukan untuk diminum! Percobaan ini disarankan untuk anak 3+ atau yang sudah melewati masa oral.

Alat dan Bahan:

  1. Gelas plastik
  2. Sendok/sedotan/sumpit untuk mengaduk.
  3. Air
  4. Corong untuk menuang air
  5. Betadine
  6. Vitacimin atau buah jeruk/lemon

Percobaan Mengubah “air teh” menjadi “air putih”.

“Air teh” sebenarnya bukan air teh asli, tetapi air yang dicampur betadine. Untuk membuatnya, cukup campur segelas air biasa dengan beberapa tetes betadine. Setelah itu, masukkan sedikit saja betadine, lalu aduk. Warna kecoklatan air betadine menyerupai air teh. Setelah tercampur rata, masukkan vitamin C atau vitacimin maka sedikit demi sedikit warna coklat pada air akan akan memudar!

Alat dan Bahan untuk Percobaan

Ternyata yang dapat membuat larutannya jernih kembali adalah vitamin C. 

Kenapa ya bisa begitu?

Ternyata dalam vitamin C terdapat senyawa yang disebut asam askorbat. Asam ini dapat dioksidasi oleh iodine. Dan mengakibatkan iodine berubah menjadi iodium. Sehingga ketika vitamin C ditambahkan seluruh iodine (berwarna coklat) akan berubah menjadi iodium (yang tak berwarna).

Percobaan ini juga bisa divariasikan menggnakan tepung beras dan soda api atau pemutih pakaian.

Selamat mencoba di rumah ya teman :)Tunggu sulap berikutnya!

 

#day73
#25April2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Mengunjungi Aquaspace Exhibition and Live Quick Setting di Kepri Mall, Batam

Siapa yang senang memelihara ikan dengan akuarium? Kayaknya kebanyakan anak kecil sangat senang dengan ikan apalagi ikan hias yang dipelihara di kolam atau akuarium di rumah. Membahas mengenai akuarium, ternyata ada juga loh seni akuarium. Mama dan anak-anak senang sekali menonton tayangan serial Tanked di saluran Animal Planet. Wayde King, sang master akuarium, yang tampil dalam setiap episode selalu muncul membawa ide unik bahkan terkadang gila dalam pembuatan akuarium.

Jika teman-teman pernah menonton acara Tanked yang disiarkan di Animal Planet, pasti akan tahu duo master dalam acara tersebut. Kebetulan kemarin secara tidak sengaja saya dan anak-anak berkesempatan untuk berkunjung ke pameran aquaspace di Kepri Mall, Batam. Rasanya semakin penasaran ingin melihat ada apa saja dan bagaimana sih sebenarnya pekerjaan seorang seniman akuarium.

Melalui pameran ini, kami jadi sadar ternyata akuarium di rumah bisa kita rubah menjadi akuarium taman air, dan setelah di praktekan sesungguhnya tidak sulit dan biaya pembuatannya pun relatif murah di banding keindahan yang kita dapatkan. Setiap melihat tayangan Tanked, Faris selalu terkagum-kagum dan berminat mempelajari seni Aquascape ini. Jika kita ingin mempelajari seni ini, syarat yang harus di miliki adalah ketekunan dan daya imajinasi yang kuat, namun bagi pemula hal utama yang perlu dipelajari adalah menyusun material – material di dalam akuarium.

Sebelum kami bercerita panjang mengenai kunjungan kami kali ini, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa sih seni aquaspace?

Bagi sebagian orang mungkin istilah aquaspace terdengar asing, jadi aquascape adalah seni menata tanaman/tumbuhan air tawar di dalam akuarium. Seorang yang menekuni aquspace dituntut untuk bisa membuat simulasi dari suatu ekosistem makhluk hidup baik itu tumbuhan atau hewan dan lebih ditekankan pada ekosistem tumbuhan di alam bebas sedangkan hewan berupa ikan hanya sebagai pelengkap saja. Secara teknis, ekosistem yang terbentuk di dalam akuarium sama dengan ekosistem aslinya di alam bebas.

Belajar Aquaspace, Belajar Menata Isi Akuarium

Sebelum memutuskan untuk mencoba seni aquascape ini, kita wajib memiliki sebuah akuarium, boleh dari bahan kaca atau dari bahan fiber dan beberapa alat pendukung seperti filter khusus, alat penjepit material, alat pengatur suhu air, alat supplai oksigen dan juga cairan penjernih air sampai dengan vitamin atau nutrisi untuk pertumbuhan tanaman yang ada di dalam akuarium agar selalu terlihat hijau dan indah,

Peralatan wajib yang dimiliki jika ingin belajar Aquascape antara lain:

1. Aquarium
2. Filter
3. Lampu
4. Substrate

Ada juga peralatan tambahan agar mendapatkan hasil yang lebih advance, yaitu

1. CO2 : tabung / DIY, diffuser atau reactor, selang CO2, bubble counter
2. Pupuk : pupuk dasar dan/atau pupuk cair
3. Lampu highlight dengan spectrum cahaya yang cocok.
4. Timer listrik
5. Pendingin (fan / chiller)

Untuk hasil yang lebih optimal atau Aquarium High Tech bisa pula kita tambahkan :

1. Filter / powerhead tambahan dengan media yang lebih advanced
2. pH controller
3. Solenoid needle valve regulator untuk CO2
4. Pupuk dasar dan pupuk cair sudah suatu keharusan, lebih keren lagi kalau menggunakan auto dosing pump
5. Sumber air yang soft, misalnya reverse osmosis filtration.
6. Chiller, atau heater.

Membuat aquascape diperlukan ketelitian serta kreativitas dalam membuat dekorasi sehingga tercipta akuarium yang indah. Untuk membuat aquascape ada beberapa bahan yang harus dipersiapkan seperti akuarium, pasir serta beberapa tanaman yang akan ditanam di dalam akuarium.

1. Menyiapkan Dasar Akuarium
Yang harus disiapkan adalah pasir untuk lapisan dasar aquascape. Untuk latihan awal kita bisa menggunakan pasir silica yang memiliki ukuran 4-5 mm. Kemudian pada bagian tengahnya masukan carbon active, yang berfungsi untuk menyerap zat berbahaya yang terkandung pada air yang muncul pada saat awal pembuatan aquascape di aquarium. Carbon active memiliki sifat yang akan merelease kembali kandungan air ketika aquascape berusia sekitar 1-3 bulan. Bahaya nggak sih kandungan carbon tersebut?
Kita tidak perlu kuatir karena pada usia tersebut tanaman yang ada di aquascape sudah mulai stabil sehingga tidak membahayakan.

2. Menyiapkan Pupuk Dasar
Setelah memasang pasir tahap selanjutnya adalah memberikan pupuk dasar yang berfungsi untuk memberikan nutrisi pada tanaman yang ditanam untuk aquascape aquarium. Pemberian pupuk ini hanya untuk jenis tanaman air yang memiliki akar, sedangkan bila tanaman air yang menyerap nutrisi memakai daun seperti Anubias maka kita bisa melewati langkah ini. Perhatikan kualitas pupuk dan jumlahnya sesuai dengan yang ditentukan.

3. Membuat Top Layer dan Harascape
Setelah melakukan pemupukan dasar pada aquascape, langkah selanjutnya menimbun kembali dengan pasir. Untuk penimbunan, kita bisa menggunakan pasir silica seperti yang digunakan untuk membuat pasir dasar. Kemudian dipercantik dengan design dekorasi menggunakan kayu serta batu.

4. Mengisi Air Pada Aquarium
Setelah selesai membuat dekorasi aquascape langkah selanjutnya adalah mengisi air. Setiap aquarium tentu harus ada airnya dong. Tahap mengisi air ini merupakan tahap yang nampaknya mudah akan tetapi bila dilakukan dengan cara yang salah akan berakibat fatal. Biasanya para pemula menuangkan air dengan cara langsung menuang air secara langsung sehingga akan merusak pasir yang dijadikan dasar dari aquascape aquarium. Ini merupakan kesalahan yang sangat fatal karena dapat membuat pasir berantakan dan mengakibatkan pupuk langsung terlarut dalam air. Cara yang benar dalam menuangkan air adalah dengan menggunakan koran atau kertas lain agar air tidak langsung mengenai pasir. Bentangkan koran seluruh penjuru aquarium lalu tuang air di atasnya secara perlahan.

5. Menanam Tanaman Hias pada Aquascape
Langkah terakhir dalam membuat aquascape adalah menanam tanaman pilihan pada tempat yang telah ditentukan. Tahapan ini juga bisa dilakukan sebelum aquarium diisi air.

Sebuah karya aquascape yang telah jadi kadang terlihat sederhana dan mudah untuk dibuat. Tetapi proses mengkreasikan karya seni itu tidak sesederhana yang kita dibayangkan. Ada dua hal utama yang penting untuk diperhatikan, yaitu pengaturan awal dan perawatannya.

Aquascape merupakan sebuah miniatur eksosistem perairan. Agar ekosistem tersebut berjalan dengan baik, maka kunci suksesnya adalah keseimbangan. Langkah awal untuk membangun keseimbangan aquascape adalah dengan menebarkan bakteri starter ke dalam akuarium. Bakteri starter tersebut berguna untuk menyeimbangkan proses biokimia yang akan terjadi di dalam akuarium. Bakteri akan menjadi pengurai limbah organik berupa feses ikan maupun sisa pakan ikan yang tidak dimakan menjadi senyawa yang bermanfaat bagi tanaman.

Setiap aquarist, sebutan bagi perancang aquascape, wajib mengetahui prinsip dari sebuah karya mereka adalah keseimbangan. Setidaknya ada 3 jenis organisme yang ada di dalam akuarium. Yaitu ikan, tanaman, dan mikroorganisme. Tertarik belajar seni aquascape? Buat yang di Batam dan sekitarnya bisa bergabung dengan komunitas Batam Aquaspace Community 😊

 

 

Menemukan Magnet dalam Kehidupan Sehari-hari

Siapa yang sudah pernah melihat atau memegang magnet? Tentunya magnet sudah tidak asing lagi bagi kita semua kan, benda yang satu ini merupakan benda yang bisa menarik atau menempel pada logam.

Apa sih magnet itu?

Jadi, magnet adalah suatu obyek yang mempunyai suatu medan magnet. Kata magnet (magnit) berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu magnesian. Pada saat ini, suatu magnet adalah suatu materi yang mempunyai suatu medan magnet. Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub utara  dan kutub selatan. Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub. Nah magnet itu dapat menarik benda lain terutama menarik logam.

Ada salah satu jenis gaya yang kuat tetapi tidak dapat dilihat. Gaya ini dapat mendorong atau menarik benda tertentudengan kekuatan yang besar. Iya! Gaya yang aneh ini berasal dari magnet. Magnet banyak digunakan pada peralatan sehari-hari. Hari ini, Faris menemukan banyak benda-benda di rumah yang ternyata cara bekerjanya memakai magnet. Apa saja hasil temuan Faris?

  1. Magnet di dalam Harddisk

Faris terheran-heran ketika Mama menjelaskan bahwa informasi itu dapat disimpan dalam sebuah harddisk. Selama ini, ia berpikir keras kenapa ya kok bisa gitu Mama dan Papanya menyimpan foto atau video di dalam harddisk. Hebohnya lagi, ternyata kita bisa loh memutar ulang foto atau video yang kita simpan di dalam harddisk untuk dilihat kembali melalui laptop atau TV. Faris penasaran bagaimana cara kerja sebuah harddisk. Mama pun terheras-heran, jauh sekali analisanya hihi.Jadilah Mama memberikan pengetahuan dasar terlebih dahulu bahwa sebuah harddisk biasanya tersusun atas tumpukan logam berbentuk lingkaran. Setiap logam dilapisi dengan lapisan magnet yang sangat tipis. Nah ketika diaktifkan piringan harddisk berputar berlawanan dengan arah jarum jam sehingga mengakibatkan piringan harddisk tersebut berputar dengan kecepatan sangat tinggi, sedangkan head akan mengambang pada piringan harddisk. Pada saat mengambang itu baru head melakukan pembacaan dan menulis, yaitu dengan cara spindle motor tersebut akan menggerakkan platter dan mengatur tekanan udara dengan slider agar tidak tersentuh platter, jadi head itu akan membaca data tersebut melalui udara.

2. Magnet pada pintu kulkas

Magnet kecil yang berbentuk seperti kancing dapat berguna untuk menempelkan kertas di pintu kulkas. Magnet ini biasanya dilapisi plastik di bagian luarnya. Namun, ternyata magnet juga dapat menembus kertas yang tipis bahkan Faris dan Irbadh mencoba menempelkan magnet di antara telinganya dan menempel. Akan tetapi, kekuatannya akan berkurang jika menggunakan kertas yang tebal atau sebuah kartu. Coba perhatikan pintu lemari es. Mengapa pintu lemari es dapat menutup dengan kuat dan rapat? Hal tersebut dikarenakan di sekeliling sisi pintu lemari es terdapat magnet. Sebuah magnet yang panjang diletakkan di dalam karet sepanjang pintu lemari es. Lemari es terbuat dari baja, jadi magnet akan membuat pintu lemari es menutup dengan rapat ketika kamu menutupnya. Pintu lemari es yang tertutup rapat dapat menjaga suhu di dalam tetap dingin sehingga makanan dan minuman di dalamnya tetap segar.

3. Magnet pada kompas

Siapa yang tahu apakah kompas itu? Kompas adalah alat yang bekerja menggunakan magnet dan fungsinya untuk menentukan arah mata angin. Jarum kompas yang terbuat dari magnet dapat berputar-putar mengikuti medan alami bumi sehingga dapat menunjukkan arah utara dan selatan.

4. Magnet pada headphone

Headphone dapat menghasilkan suara ketikamagnet di dalamnya menggetarkan lapisan tipis yang disebut diafragma. Suara yang dihasilkan headphone akan lebih besar apabila magnet menggetarkan diafragma dengan kuat.

5. Magnet pada motor listrik

Pernah menyadari tidak sih kalau ternyata magnet juga diperlukan pada mesin motor loh. Motor listrik tersusun atas kumparan kawat yang dapat berputar dan magnet permanen. Saat dialiri arus listrik, kumparan akan berubah menjadi elektromagnet. Ingat, bahwa magnet selalu mempunyai dua kutub magnet. Saat menjadi elektromagnet, kutub magnet pada kumparan ada yang mendekat dan ada yang menjauhi magnet permanen. Hal ini menjadikan kumparan tersebut berputar mengitari magnet permanen terus menerus sehingga motor listrik dapat berputar. Bayangin deh, manusia sangat bergantung pada motor listrik yang terdapat dalam peralatan sehari-hari, mulai dari sikat gigi elektrik, mesin cuci, alat pengering baju, vacuum cleaner, hingga blender.

6. Magnet pada derek

salah satu tayangan di nat-geo

Banyak badan mobil yang terbuat dari baja. Di tempat barang-barang bekas, mobil besar yang telah rusak dapat diangkat menggunakan elektromagnet dari sebuah derek. Elektromagnet juga dapat digunakan untuk memisahkan barang-barang yang terbuat dari baja dan bahan lainnya. Dengan demikian, barang-barang tersebut akan mudah didaur ulang. Membantu sekali kan, teman?

7. Magnet pada kereta super cepat

Hasil membaca buku tentang serba serbi kereta, kami menemukan fakta ternyata magnet juga digunakan pada kereta supercepat. Magnet dipasang pada bagian bawah kereta, sedangkan magnet lain berada di rel. Kutub magnet di kereta dan rel adalah sejenis, sehingga dihasilkan gaya tolak menolak. Saat bergerak atau kereta digunakan maka kereta seolah-olah bergerak melayang di atas rel.Hal ini akan membuat kereta bergerak sangat cepat, karena hampir tidak ada gaya gesek antara kereta dengan rel, Jenis kereta yang menggunakan magnet ini disebut kereta maglev, singkatan dari magnet levitation (magnet apung).

Itulah hasil bermain sambil belajar anak-anak hari ini, insyaAllah besok kita lanjut bebikinan lagi ya dengan tema magnet. Salam  😆

Referensi :

[1]Ensiklopedia Bocah Muslim, Mizan

[2]Misteri Sains Fisika Fantastis, Tiga Ananda.

[3]http://fachmihusein.blogspot.co.id/2013/11/komponen-dan-cara-kerja-harddisk.html#

Mengenal Geometri melalui Permainan

Hari ini kami belajar matematika, khususnya geometri. Iya geometri hihi, sebenarnya anak-anak juga belum ngeh apa itu geometri. Cuma invitation to play hari ini datang dari Faris yang menganalisa bentuk-bentuk yang menyusun rumahnya. Jadi hasil pengamatan Mama hari ini, Faris melihat bagian dari rumahnya kemudian ia menyimpulkan bahwa rumahnya tersusun atas berbagai macam bentuk.

”Ma, coba deh lihat Faris nemuin persegi panjang di pintu rumah.” kata Faris kepada Mama yang masih asyik dengan pekerjaan domestik.

”Iya, Fa. Terus ada bentuk apalagi dong di dalam rumah ini?” tanya Mama menanggapi bocah yang masih sibuk melakukan pengamatan.

”Kayaknya ada bentuk jajar genjang deh Ma di atas genteng rumah kita. Terus ada juga persegi yang ditumpuk di jendela kamar depan.” Rasanya ingin tertawa ketika mendengar pernyataanya mengenai bentuk persegi yang ditumpuk. Ya Alloh betapa lucunya ia berusaha menggambarkan apa yang ada di dalam pikirannya itu kepada Mama.

Dari situlah akhirnya kita memutuskan untuk membahas mengenai geometri, semoga Allah mudahkan nh emak yang gagap matematika agar bisa memberikan penjelasan dan menjadi fasilitator yang sabar untuk hari ini.

Apa itu Geometri?

Pengertian geometri menurut Wikipedia.org, “Geometri (Yunani Kuno: geo-“bumi”,-metron “pengukuran”) adalah cabang matematika yang bersangkutan dengan pertanyaan bentuk, ukuran, posisi relatif tokoh, dan sifat ruang”.

Sedangkan menurut Prihandoko Antonius C. (2006 : 174) dalam sebuah jurnal mengungkapkan bahwa : geometri merupakan salah satu sistem dalam matematika yang diawali oleh sebuah konsep pangkal, yakni titik. Titik kemudian digunakan untuk membentuk garis dan garis akan menyusun sebuah bidang. Pada bidang akan dapat mengonstruksi macammacam bangun datar dan segi banyak. Segi banyak kemudian dapat dipergunakan untuk menyusun bangun-bangun ruang.

Menurut definisi tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa geometri adalah cabang ilmu matematika yang mempelajari tentang bentuk, ruang, komposisi beserta sifat-sifatnya, ukuran-ukurannya, dan hubungan antara satu dan lainnya.

Mengenalkan Geometri Kepada Anak Usia Dini

Prinsip yang saya pegang ketika memfasilitasi kegiatan belajar anak-anak adalah menanti kesiapan dalam diri anak. Artinya belajar sebagai suatu proses membutuhkan aktifitas baik fisik maupun psikis, selain itu kegiatan belajar pada anak harus disesuaikan dengan tahap-tahap perkembangan mental anak, karena belajar bagi anak harus keluar dari anak itu sendiri. Mungkin metode yang keluarga kami terapkan saat ini cenderung menuju ke arah unscholing sebab meskipun saya membuat lesson plan dan target tetapi proses belajar dalam keluarga kami follow our children.

Anak usia preschool berada pada tahapan pra-operasional kongkrit yaitu tahap persiapan kearah pengorganisasian pekerjaan yang kongkrit dan berpikir intuitif dimana anak mampu mempertimbangkan tentang besar, bentuk dan benda-benda didasarkan pada interpretasi dan pengalamannya (persepsinya sendiri).

Masa Peka Berhitung Pada Anak

Kata mentor montessori saya. Mbak Sarah, apabila anak sudah menunjukan masa peka (kematangan) untuk berhitung, maka orang tua sebagai fasilitator harus tanggap untuk segera memberikan layanan dan bimbingan sehingga kebutuhan anak dapat terpenuhi dan tersalurkan dengan sebaik-baiknya menuju perkembangan kemampuan berhitung yang optimal.

Anak usia preschool adalah masa yang sangat strategis untuk mengenalkan berhitung alias matematika, karena pada tahapan usianya usianya ini mereka sangat peka terhadap rangsangan yang diterima dari lingkungan. Rasa ingin tahunya yang tinggi akan tersalurkan apabila mendapat stimulasi/rangsangan/motivasi yang sesuai dengan perkembangannya. Apabila kegiatan berhitung diberikan melalui berbagai macam permainan tentunya akan lebih efektif karena bermain merupakan wahana belajar anak sesuai dengan minat, kebutuhan dan kemampuannya.

Faris mencoba mengikuti pola dengan meletakkan bentuk geometrinya

Membangun konsep geometri pada anak kami mulai melalui proses belajar mengidentifikasi bentuk-bentuk, menyelidiki bangunan dan memisahkan gambar-gambar biasa seperti segi empat, lingkaran, segitiga. Belajar konsep letak seperti dibawah, di atas, kiri, kanan meletakkan dasar awal memahami geometri. Dan tantangan hari ini, Faris mencoba membuat pola geometri dari berbagai macam bentuk yang sudah ia kenali. Sedangkan Irbad, ia belajar warna dan mengelompokkan bentuk yang sama.

Catatan dari kegiatan hari ini untuk Faris 

  1. Faris semakin berkembang dalam kegiatan mengidentifikasi dan menggolongkan bentuk suatu benda. Ia bahkan mampu menganalisis jenis-jenis bentuk dari suatu benda.
  2. Faris mulai mengkategorikan atribut-atribut yang sama dan berbeda dengan gambar kemudian dibandingkan benda-benda yang berada di ingkungan sekitarnya.
  3. Faris mulai tertarik untuk berkreasi menciptakan sebuah bentuk benda melalui potongan geometri.

Catatan dari kegiatan hari ini untuk Irbad

  1. Irbadh mulai bisa membedakan beberapa warna primer.
  2. Irbadh suka mencoba memasangkan beberapa bentuk geometri yang warnanya sama, artinya ia sedang tertarik memisahkan dan mengelompokkan bentuk yang warnanya sama.
  3. Irbadh tertarik untuk menumpuk beberapa bentuk menjadi sebuah bangunan ala imajinasinya.
  4. Irbadh mulai belajar mengenal beberapa nama bentuk seperti segitiga yaitu bangun yang memiliki tiga sisi,sedangkan jajar genjang adalah segi empat yang sisi-sisinya sepasang sejajar. Persegi panjang adalah jajar genjang yang suatu sudutnya siku-siku. Segi empat adalah suatu jajar genjang yang dua sisinya berurutan sama panjang. Trapesium adalah suatu segi empat yang memiliki tepat sepasang sisi yang sejajar. Lingkaran adalah garis lengkung yang bertemu kedua ujungnya.
menegenal geometri melalui permainan creative patern learning kit

Catatan Untuk Tahapan Kegiatan Belajar Selanjutnya

Pengetahuan mengenai geometri yang harus dikembangkan pada anak preschool antara lain :

  1. Memilih benda menurut warna, bentuk, dan ukurannya.
  2. Mencocokkan benda menurut warna, bentuk, dan ukurannya.
  3. Membandingkan benda menurut ukuran besar, kecil, panjang, lebar, tinggi, dan rendahnya.
  4. Mengukur benda secara sederhana.Mengerti dan menggunakan bahasa ukuran, seperti besar-kecil,tinggi-rendah, dan panjang-pendek.
  5. Menciptakan bentuk dari kepingan geometri.
  6. Menyebut benda-benda yang ada di sekitarnya sesuai dengan bentuk geometri.
  7. Mencontoh bentuk-bentuk geometri.

Ini cerita kami ketika mengenal geometri, kalau teman-teman belajar apa hari ini?

Mengamati Bekicot Si Hewan Nokturnal

Bulan ini, Batam memasuki musim hujan. Sudah hampir satu minggu curah hujan disini tinggi. Frekuensi hujan pun lebih sering, anak-anak jadi jarang melakukan pengamatan di luar rumah. Hujan yang turun di Batam bukan hujan biasa seperti di daerah lain yang pernah saya tinggali. Hujan di Batam dipengaruhi oleh angin laut, sehingga terkadang hujan deras disertai badai dan petir yang saling sambar menyambar. Maka dari itu, saya meminta kepada anak-anak untuk bermain dan belajar di dalam rumah saja. Objek pembelajaran kita hari ini adalah hewan bekicot. Sambil belajar dan berdiskusi, saya dan anak-anak mencoba mengumpulkan informasi mengenai hewan ini. Catat dulu disini buat bahan belajar selanjutnya.

Ada Apa Dengan Bekicot? Apa Yang Menarik dari Bekicot?

Bekicot ini hidup di daerah tropis dimana ia tidak memiliki musuh alami. Ia termasuk hewan hermafrodit (memiliki 2 jenis kelamin, jantan dan betina). Bekicot (Achatina fulica) memiliki ciri khas berkaki lebar dan pipih pada bagian ventral tubuhnya, serta bergerak lambat menggunakan kakinya. Ini cuplikan percakapan kita ketika melihat bekicot berjalan lambat di atas rumput.

Faris   : ”Ma, ternyata bekicot punya kaki loh. Tapi lengkt kakinya, kok Allah nggak nyiptain jarinya?”

Mama : ”Allah Sebaik-baik Pembentuk Rupa, Nak. Allah pasti menciptakan bagian tubuh bekicot seperti itu karena ada manfaatnya.”

Faris  : ”Jadi Faris harusnya bilang MasyaAllah ya Ma kalau lihat semua ciptaan Allah?”

Mama : ”Iya, betul. MasyaAllah..”

Bekicot merupakan salah satu hewan nocturnal yaitu hewan yang beraktivitas pada malam hari karena periode aktivitasnya dipengaruhi oleh adanya cahaya, selain itu bekicot hidup di tempat yang lembab dan biasanya pada waktu malam udara dan tanah akan lebih lembab dibandingkan pada waktu siang hari. Selain itu pola aktivitas dan jarak migrasi atau perpindahan bekicot ini dipengaruhi juga oleh panjang dan lebar cangkangnya. Bekicot pada umumnya hidup di tanah dan memakan sisa-sisa tanaman yang membusuk dan tanaman hidup.

FAKTA HEWAN NOKTURNAL

Hewan nocturnal memiliki indera pendengaran, penglihatan dan penciuman yang sangat tajam, yang tentunya diperlukan saat beraktivitas di malam hari yang gelap. Jarak edar adalah sebuah gerakan periodik hewan dari tempat dimana ia telah tinggal ke daerah yang baru dan kemudian melakukan perjalanan kembali ke habitat asli. Hewan ini berpindah tempat ke gunung, sungai, dan padang tanah yang luas. Bekicot adalah hewan yang aktif melakukan aktivitas pada malam hari..

ENSIKLOPEDI

Mollusca merupakan hewan dengan bertubuh lunak. Yang termasuk dalam Phylum Mollusca ini antara lain : siput, tiram, bekicot, cumi-cumi, dan sebagainya. Prinsip tubuhnya bilateral simetris, tidak beruas-ruas, dan mempunyai cangkang dari CaCO3. Tubuh kerang, kepah dan siput biasanya tersimpan di dalam cangkok, sehingga tidak tampak dari luar. Bila keadaan aman, tubuh dijulurkan keluar dan yang tampak pertama kali adalah kakinya, dan kaki tersebut untuk berjalan atau berenang. Antara tubuh dan cangkok terdapat suatu bungkus yang disebut mantel. Diantara mantel dan tubuh terdapat suatu rongga mantel. Biasanya anus terbuka pada rongga tersebut. Sedangkan tubuh cumi-cumi tidak tersimpan dalam cangkok, cangkoknya terdapat dalam tubuh sebagai penguat. Mantel pembungkus alat-alat jerohan (viceral).

Berikut ini hasil Faris membuat papercraft bekicot dari kertas, belajar menggunting pola dan mewarnai hasil guntingannya sedangkan Irbadh belajar menempel kertas sesuai instruksi. Buat teman-teman yang ingin ikut buar papercraft bisa download templatenya disini.

Kenalan sama si imut-imut yang ternyata hewan nokturnal dan hermafrodit 🐌🐌

A post shared by monique firsty (@monique_firsty) on

PR selanjutnya, Faris ingin mengamati bagian-bagian dari bekicot dan apa saja manfaat dari hewan bekicot ini. Ikuti terus perjalanan belajar Faris yang lain ya, teman-teman.

Langkah Kecil Mengolah Sampah Rumah Tangga

Semakin banyak sampah, maka semakin banyak masalah untuk kita. Untuk mengurus sampah tentu diperlukan biaya, waktu dan tenaga. Jadi apa yang bisa kita lakukan demi lingkungan yang lebih baik? Sampah rumah tangga sangat ideal dijadikan kompos karena selain dapat dimanfaatkan dalam bentuk kompos, lingkungan pun terhindar dari pencemaran. Selain sampah rumah tangga, cara ini dapat pula diterapkan untuk sampah sisa-sisa dari pasar yang sebagian besar berupa sampah organik. Bagaimana cara mengolah sampah dari dapur kita? Untuk mengolah sampah rumah tangga, diperlukan alat yang biasanya disebut komposter.

Praktek cara membuat alat pengolah sampah menjadi pupuk kompos cair saya pelajari ketika merintis rumah organik trenggalek. Dulu sekali, orang-orang desa tidak bingung mengatasi sampah organik rumah tangga mereka karena otomatis diolah menjadi pupuk kompas. Masyarakat khususnya di pedesaan telah lama memiliki metode praktis dalam pengolahan sisa bahan organik yang datang dari rumah. Bagaimana caranya?

Komposter Lubang Tanah (Lubang Biopori)

Daun-daun yang gugur dari pohon yang ada dirumah, ranting muda juga sisa bahan sayur dapur otomatis dimasukkan ke dalam sebuah lubang yang khusus dibuat di dalam tanah. Jika lubang telah penuh bagian atasnya maka dapat ditimbun dengan tanah dan dibuatkan lubang baru di tempat lain. Begitulah cara masyarakat desa mengolah sampah. Sampah yang ditimbun dalam tanah secara alami akan terurai sehingga menjadi pupuk yang menambah kesuburan tanah. Dari bekas-bekas lubang sampah di dalam tanah ini kemudian dapat ditanam berbagai macam tanaman atau diambil medianya untuk bertanam.

komposter anaerob sumber img : http://clearwaste.blogspot.co.id/2008/10/sekali-lagi-komposter-anaerob-serba.html

 

Baca juga : Bagaimana Cara Memulai Green lifestyle?

 

Membuat Komposter Sampah Dapur dari Drum/Ember Bekas

Di tengah makin terbatasnya lahan untuk mengolah sampah secara tradisional, komposter mini skala rumah tangga hadir sebagai alternatif yang dapat dibuat untuk mengolah sampah organik dapur menjadi pupuk kompos sekaligus pupuk cair. Kegiatan ini merupakan salah satu family project di rumah kami, pencetus idenya tentu saja Faris. Ya, ia ingin mewujudkan mimpinya agar bisa mandiri mengolah sampah dan menghasilkan energi terbarukan. Back to topic, mari kita mulai membuat komposter ala-ala di rumah.

Bahan-bahan yang harus dipersiapkan untuk membuat komposter antara lain :

1.Drum ember bekas atau tong plastik yang mempunyai tutup.

2. Pipa pralon berdiameter 4 inci,

3. Kasa plastik untuk menutup lubang pipa bagian luar

4. Batu kerikil.

5. Pisau, gunting, gergaji,bor.

6. Saringan, bisa dibuat menggunakan tutup ember bekas kalau ada.

7. Kasa sebagai penutup, selain untuk menahan lalat, kain kasa berfungsi menyaring cairan dari bahan padat. Bahan padat yang masuk ke dalam pipa seringkali membuat kran air menjadi tersumbat.

 

Bahan Starter :

  1. Gula atau tetes tebu 1-2 ons
  2. Air kelapa kira-kira 1 liter
  3. Air bekas cuci beras 500 ml
  4. Air bebas kaporit dan detergen, bisa pakai air hujan atau sumur
  5. EM4 5 sendok makan (pabrikan) sama fungsinya dengan poc atau mol

Catatan Teknis Pembuatan Starter :
Cara membuat mol (Mikro Organism Local) sama dengan Poc (Pupuk Organic Cair) untuk ukuran satu toples.

  1. Persiapkan sisa-sisa daun hijau atau sisa bahan untuk sayur (ini mengandung unsur Nitrogen), sisa-sisa buah yang sudah busuk atau kulit buah yang sudah masak (ini mengandung unsur Kalium), kemudian umbi-umbian yang busuk atau bonggol pisang yang masih muda atau daun yang kering (ini mengandung unsur Pospor). Total bahan semua kira-kira setengah kilogram.
  2. Campur bahan nomor 1 dengan gula atau tetes tebu sebanyak 1-2 ons, air kelapa kurang lebih 1 liter, air bekas mencuci beras 500 ml, air bersih bebas kaporit dan deterjen, EM4 kurang lebih 5 sendok makan untuk mempercepat fermentasi. Tetapi kalau tidak ada bisa diganti dengan tape atau tempe busuk kemudian diblender sekalian tape atau tempe busuk tadi.
  3. Kemudian masukkan ke dalam toples dan tutup dengan koran. Atau tutup rapat-rapat tetapi setiap pagi dibuka dengan suara gas beracun. Lalu tutup kembali dan harus di simpan di tempat yang sejuk dan tidak terkena matahari.
  4. Apabila setelah 24 jam ada gelembung. Maka artinya fermentasi berhasil dan bau asam dan menyengat. Hati-hati baunya mengikat oksigen. Tunggu sampai 15 hari kemudian disaring. (dapat diaplikasi ke media tanam 1 persen saja dari jumlah air sumur serta tidak boleh kena daun dan batang.
  5. Perbandingan untuk jumlah fermentasi pembuatan kompos bisa 1 mol : 6 air : 1 gula/ tetes tebu.

Setelah disemprot/dibasahi dengan cairan starter ini, baru bahan-bahan dimasukkan ke dalam komposter. Proses ini dapat dilakukan setiap saat hingga komposter penuh. Untuk rumah tangga yang aktif masak dengan jumlah anggota keluarga cukup banyak, dalam waktu satu mingguan saja komposter sudah penuh.

sumber : http://dusunmekarsari.blogspot.co.id/2012/01/pupuk-organik-dari-sampah-kota.html

Cara pembuatan wadah komposternya sebagai berikut :

  1. Siapkan peralatan dan ember/tong/drum yang akan dibuat sebagai wadah komposter. Bagian atas tong plastik diberi 4 lubang diameter 4 inci untuk memasang pipa. Bagian bawah juga dilubangi dengan diameter yang sama, sebanyak 4-5 lubang, lalu ditutup kasa plastik sebagai jalan air. Ujung pipa bagian luar ditutup kasa plastik untuk sirkulasi udara.
  2. Pipa dilubangi dengan bor sebesar 5 mm setiap jarak 5 cm. Tong juga dilubangi 5 mm dengan jarak 10 cm untuk udara. Bagian dalam ember dipasang instalasi pipa pralon. Susunannya dapat dilihat pada video tutorial via youtube. Selain potongan pipa, yang diperlukan adalah sambungan T dan sambungan siku juga sebuah kran air.
  3. Pasang pipa pada empat sudut tong. Tempatkan pada bagian yang tidak kena sinar matahari atau hujan secara langsung. Tepi tong ditutup batu kerikil setebal 15 cm. Demikian juga sekeliling pipa ditutup kerikil, baru ditutup tanah. Tempat sampah biasanya berbau karena sampah organik cepat membusuk sehingga diperlukan kerikil untuk meredam bau tersebut.
  4. Saringan cairan dalam ember dapat dibuat dari tutup ember bekas yang diberi lubang secara merata. Lubang-lubang yang sama juga dibuat pada pipa pralon PVC di dalam ember. Fungsi lubang ini untuk proses pertukaran udara karena komposter ini menggunakan sistem aerob. Untuk menempatkan pipa dan pralon ke dalam ember lubang-lubang bisa dibuat dengan menggunakan bor.
  5. Tong tersebut diisi dengan sampah rumah tangga atau sampah sisa makanan, tetapi jangan diikutkan dengan kulit telur dan kulit kacang sebab sukar menjadi kompos.
  6. Setelah penuh, tong ditutup dan dibiarkan selama 3-4 bulan, agar lebih cepat gunakan bioaktivator atau bakteri starter untuk proses pembusukan sampah dan akan terjadi proses pengomposan. Sampah yang sudah jadi kompos berwarna hitam dan gembur seperti tanah.
  7. Sampah itu juga tidak mengeluarkan bau karena alat itu dilengkapi pipa-pipa vertikal yang dipadati dengan kerikil di sekitarnya untuk mencegah keluarnya gas yang terjadi selama proses pengomposan.Hasil akhirnya adalah kompos dan cairan yang bisa digunakan sebagai pupuk. Karena kami dulu tidak sempat merekam maka penampakan bagian dalamnya jika dilihat kurang lebih seperti ini:

Tips yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan sampah dapur dengan komposter antara lain:

  1. Dalam komposter tersebut akan bermunculan belatung, sebab yang kita olah adalah sampah organik yang mengalami pembusukan. Kehadiran belatung itu justru dinantikan karena tugasnya melahap sampah dapur. Supaya belatung tidak berkeliaran maka tutup tong harus dijaga dalam keadaan rapat.
  2. Penempatan kompos sampah rumah tangga ini harus hati-hati, tidak boleh terlalu dekat dengan sumur yang dangkal karena bisa mencemari. 
  3. Wadah dapat dibuat dari ember bekas, drum, tong sampah atau jerigen bekas berukuran besar. Bahan yang digunakan baik berasal dari plastik bukan logam agar tidak berkarat.
  4. Sampah biasa identik dengan lalat. Begitupun juga komposter ini. Untuk meminimalkan komposter menjadi tempat bertelur lalat, kain kasa perlu dipasang pada lubang-lubang udara yang ada. Termasuk juga lubang-lubang pada pralon di dalam ruang ember. Jika masih juga muncul belatung biasanya bahan yang dimasukkan ke dalam komposter telah dihinggapi telur lalat sebelumnya.
  5. Kumpulkan sampah dari dapur setiap hari dan masukkan ke dalam komposter pada sore hari. Sebelum dimasukkan ke dalam komposter, sisa-sisa bahan dari dapur ukurannya diperkecil. Diiris dengan pisau atau dengan gunting, jangan lupa disemprot mol atau poc yang akan membantu proses pengomposan berlangsung lebih cepat.
  6. Untuk komposter yang terbuat dari tong atau drum yang cukup panjang badannya, bisa ditambahkan satu lubang pintu pada dindingnya. Fungsinya untuk mengambil kompos padat yang sudah matang mulai dari bagian bawah. Saringan bisa dimodifikasi dengan dibelah kemudian digabung lagi dengan kawat yang difungsikan sebagai engsel agar bisa buka tutup. Tempatkan saringan yang berengsel tepat di atas kran air.

  7. Lakukan panen pupuk cair ini secara teratur. Pembersihan alat ini secara berkala tetap diperlukan untuk membersihkan endapan lumpur di bagian alas tabung komposter karena volumenya semakin lama semakin naik.

  8. Untuk saringan penahan masuknya lalat di bagian dalam baik tidak dibuat dari kain kasa. Kasa terbuat dari kain akan mudah hancur dalam hitungan minggu. Baik diganti dengan ram kawat lubang kecil-kecil penahan nyamuk yang banyak dijual di toko besi atau bangunan.

komposter sampah di rumah kami

Dalam proses pengomposan ini, selain menghasilkan pupuk padat juga menghasilkan pupuk cair. Cairan ini selain berisi sisa air starter kompos yang berisi mikroba juga cairan yang keluar dari bahan organik yang membusuk. Cairan yang terkumpul di bagian bawah dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair. Pupuk cair perlu diencerkan sebelum dipakai. Sejumlah praktisi di komunitas KOI memberikan resep satu bagian pupuk cair ini dicampur dulu dengan air dua puluh lima bagian baru diberikan pada tanaman. Bagaimana dengan teman-teman yang lain adakah yang punya pengalaman dalam mengolah sampah dapur? Sharing dong  😉

Menurut pengalaman, komposter model ini ternyata rawan tersumbat. Meskipun sudah ada saringan, karena partikel kecil yang tersaring dapat membentuk endapan lumpur akhirnya lubang-lubang yang dibuat pada pipa menuju kran menjadi tertutup. Akibatnya kran menjadi tersumbat pula. Sumbatan tetap saja terjadi meskipun lubang kran sudah ditusuk kawat panjang berkali-kali. Jadi apapun itu, yuk kita mulai memilah dan mengolah sampah dari dalam rumah kita.

 

 

 

 

Referensi :

[1]Penangan dan Pengolahan Sampah, Tim Penulis PS

[2]http://bungsu-tabalagan.blogspot.co.id/2012/11/mikro-organisme-lokal-mol.html

[3]http://dusunmekarsari.blogspot.co.id/2012/01/pupuk-organik-dari-sampah-kota.html

Mengenal Profesi Pemahat Patung Melalui Karyanya dan Kisah Nabi Ibrahim As

Meskipun sudah berada di Tanjung Pinang, kegiatan outing kali ini sangat mendadak dan tidak terencana akan pergi kemana saja pun belum terpikir sama sekali. Mau nggak mau akhirnya kami ngikut rute rombongan kantor untuk mampir ke sebuah vihara yang biasa disebut wisata seribu patung di daerah Kijang. Meskipun sebenarnya saya kurang sreg dan bukan menjadi prioritas berkunjung k tempat ibadah selain umat Islam akhirnya dengan berat hati saya memutuskan ikut sambil berdo’a di dalam hati mudah-mudahan Faris tidak bertanya hal yang sulit dijawab. Kesan pertama ketika melancong ke vihara sekaligus objek wisata Ksitigarbha Budhisattva atau lebih dikenal dengan nama Vihara Patung Seribu di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau adalah bersih dan asri tempatnya.

Ada hal unik yang saya temukan dalam kunjungan ke vihara ini. Sudah diketahui banyak orang, salah satu etnis terbesar di Tanjungpinang adalah Tionghoa, sehingga keberadaan vihara tentu tidak asing lagi. Selain sebagai tempat beribadah, Vihara Patung Seribu yang kini juga menjadi salah satu tujuan wisata menunjukkan keberagaman umat beragama, etnis dan budaya di Tanjungpinang yang tetap terjaga keharmonisannya dan selalu bertoleransi. Terbukti dengan banyaknya umat muslim yang juga mengunjungi vihara ini,sekedar ingin tahu atau mengambil foto di dalam bangunan yang memiliki suasana layaknya berada di negeri tirai bambu.

Vihara yang dibangun di atas bukit ini memberi pengalaman tersendiri. Ada rasa penasaran sebelum mencapai lokasi sebab pengunjung bisa sedikit berolahraga sambil menanjak bukit. Dari atas, kita bisa menikmati indahnya pemandangan sekitar dengan perbukitan dan hamparan perkebunan warga. Begitu memasuki gerbang depan kita akan disambut gapura batu beraksen Tiongkok yang megah, dengan suasana mirip kota kuno. Di bagian depan, berdiri kokoh sebuah patung berukuran raksasa.

Tembok di belakangnya dibuat menyerupai benteng yang di atasnya terdapat pagoda. Saat berjalan ke balik tembok, kita harus berjalan sekitar sepuluh meter melewati halaman bagian tengah yang luas, lengkap dengan taman dan tumbuhan hias hingga menuju bagian paling menarik. Yakni jejeran rapi patung seribu.

Inspirasi pembuatan patung-patung ini berasal dari kesucian para arahat. Arahat adalah orang yang sudah mencapai tingkat kesucian spritual tertinggi untuk mengikuti agama Buddha. Ada hal yang menarik perhatian saya kenapa terdapat nama muslim di bagian bawah patung besar berisikan nama pendiri vihara ini. Saat saya bertanya kepada penjaga vihara tersebut, mereka enggan menjawab dan saya tidak memperoleh informasi yang akurat. Mereka hanya menjelaskan bahwa nama tertera itu merupakan nama biksu yang mendirikan vihara ini.

Rata-rata patung memiliki ketinggian sekitar 1,8 meter sampai dua meter dan yang terpendek 1,7 meter. Meski dinamakan Patung Seribu, jumlah patung yang berada disini tak genap seribu melainkan hanya sekitar setengahnya saja. Mungkin sebutan seribu itu untuk “seribu wajah.” Ini hanya dugaan saya hehe. Sebab patung-patung tersebut menampilkan ekspresi dan pakaian yang berbeda. Seolah mengajak berkomunikasi, ada patung yang tersenyum, sedih, tertawa, melotot, marah dan ada juga yang sedang membawa binatang. Macam-macam bentuk dan rupanya, patung-patung tersebut memiliki roman muka berbeda-beda. Juga bentuk tubuh yang berlainan. Di bawah setiap patung terdapat tulisan Mandarin, yang menjelaskan sosok patung seribu wajah itu beserta namanya. Konon, ratusan patung tersebut merupakan representasi dari para murid Buddha yang disebut Arahat.

Pengunjung tak bisa menyentuh langsung karena dibatasi pagar besi setinggi 1 meter. Namun seluruh wajah dan ekspresi patung dapat dilihat dengan jelas. Sebab, semuanya ditata rapi berundak-undak dengan pola barisan bertingkat. Sepintas, pemandangan ini mirip seperti yang terdapat di sebuah kuil di, Jepang.

Selain turis domestik, Vihara Ksitigarbha Bodhisattva banyak disambangi wisatawan mancanegara. Kebanyakan dari Singapura dan Cina, bahkan saya bertemu banyak rombongan orang yang sama-sama menginap di hotel tempat kami menginap. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva masih terus dibangun. Patung-patung yang diukir langsung oleh tangan manusia itu terus ditambah.

Setelah mengunjungi vihara ini, saya hanya menjelaskan kepada Faris bahwa tempat ini namanya vihara. Tempat ibadah orang yang beragama Budha, karena Faris anak muslim Faris tidak boleh masuk ke dalam tempat ibadah umat yang lain. Kita berkunjung kemari karena akan melihat hasil karya orang yang profesinya dinamakan pemahat, pemahat batu. ”Faris jadi tahu kan sekarang bisa melihat hasil karya pemahat yang namanya patung?” tanya Mama kepada Faris.

”Oh, ini ya Ma yang namanya patung? Yang buat patung ini profesinya pemahat ya Ma? Kok kaya pekerjaan bapaknya Nabi Ibrahim?” tanya Faris heran. Ini merupakan pengalaman pertamanya melihat hasil karya seni berupa patung.

Mama pun mengulang kisah tentang masa kecil Nabi Ibrahim AS. Alkisah bercerita tentang masa kecil Nabi Ibrahim AS. Diusir oleh ayahnya, dibakar oleh kaumnya, lalu Allah selamatnya dengan menjadikan api itu dingin. Semasa Nabi Ibrahim kecil, kaumnya terbagi menjadi tiga golongan. Golongan yang menyembah berhala (patung-patung), golongan penyembah bintang, dan golongan penyembah raja.

Nabi Ibrahim sendiri anak dari seorang pemahat patung profesional dan sangat tersohor pada zamannya. Azar nama Ayahnya, seorang seniman dengan bakat istimewa sebagai pemahat ahli dan dari golongan yang amat dihormati. Keluarga yang amat dihormati dan disegani, Nabi Ibrahim mampu menentang penyimpangan yang terjadi pada keluarga dan masyarakatnya.

Nabi Ibrahim kecil sering sekali bermain-main dengan patung-patung buatan ayahnya. Saatu hari, Nabi Ibrahim menunggangi punggung patung Mardukh. Saat itu ayahnya marah, dan meminta Nabi Ibrahim lekas turun dari punggung patung buatannya.

Nabi Ibrahim bertanya, “Patung apakah ini ayahku? Kedua telinganya besar, lebih besar dari telinga kita.”
Ayahnya menjawab, “Namanya Mardukh, tuhan dari para tuhan. Kedua telinganya yang besar, sebagai simbol kecerdasannya yang luar biasa.”

Lantas Nabi Ibrahim kembali bertanya, “Siapa yang menciptakan manusia, wahai ayahku?” Ayahnya kembali menjawab, “Manusia, akulah yang membuatmu, dan ayahkulah yang membuatku.”

“Tapi aku pernah mendengar orang tua berkata, wahai tuhan, kenapa engkau tidak memberikanku anak?”

“Benar anakku, tapi tuhan tidak melakukannya langsung. Dia membantu manusia, oleh karena itu manusia harus menunjukkan kerendahannya dengan memberikan kurban.”

“Lantas, ada berapa banyak tuhan itu ayah?” “Tidak ada jumlahnya Ibrahim.”

“Kalau begitu, kalau aku hanya patuh pada satu tuhan, apakah tuhan yang lain akan marah? kalau tuhan yang lain marah, aku takut tuhanku akan dibunuh, lalu setelah itu aku yang dibunuh.” “Jangan terlalu khawatir Ibrahim, tidak akan terjadi permusuhan sesama tuhan.”

“Dari apa tuhan-tuhan itu diciptakan?”

“Dari kayu-kayu pelepah kurma, dari kayu-kayuzaitun, nah kalau yang berhala kecil itu dari gading. Lihatlah, sangat indah bukan? Hanya saja, patung tidak memiliki napas.”

“Kalau tuhan tidak memiliki napas, artinya mereka tidak memiliki kehidupan. Bagaimana para tuhan memberikan kehidupan, bila mereka saja tidak memilikinya? Pasti, mereka bukan tuhan yah..” Mendengar jawaban Nabi Ibrohim, ayahnya marah, berang, dan memukul Nabi Ibrohim.

Hari telah berlalu, Nabi Ibrahim tumbuh menjadi pemuda remaja. Kebenciannya pada patung-patung, tidak pernah surut. Nabi Ibrahim memperhatikan patung-patung itu tidak pernah makan maupun minum, juga tidak mampu berbicara. Bahkan, seandainya ada yang membalik patung itu, Nabi Ibrohim yakin, patung itu tidak mampu bangkit pada posisi semula.

Nabi Ibrahim terus saja berpikir, bagaimana manusia yang berakal membuat patung dengan tangannya sendiri, lantas sujud dan menyembahnya. Menyembah apa yang dibuatnya sendiri. “Bukankah yang demikian sangat mengherankan?” tanya Nabi Ibrahim di dalam hatinya.

Suatu hari, Nabi Ibrahim diajak ayahnya ke mihrab. Tempat di mana banyak jenis dan ukuran berhala dikumpulkan di dalam mihrab. Semua orang datang dengan pandangan tunduk dan hormat, bahkan ada yang sampai menangis tersedu-sedu.

Nabi Ibrahim justru datang dengan pandangan sinis dan menantang, membuat aneh orang-orang di sekitar. Kebetulan, di tempat penyembahan itu ada sebuah pesta, ada juga seorang dukun di sana yang memimpin doa masyarakat kepada para berhala itu.

Di tengah keheningan doa, tiba-tiba Nabi Ibrahim berbicara, “Hai dukun, para patung itu tidak mendengarmu, Apakah kamu juga yakin patung itu mendengar doamu?”

Sontak masyarakat hampir saja marah dengan pertanyaan Nabi Ibrahim. Lantas, buru-buru ayahnya menjelaskan dan segera membawa Nabi Ibrahim pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, Nabi Ibrahim yang diminta segara tidur oleh ayahnya justru kabur ke salah satu gua.

Nabi Ibrahim terus saja berpikir, mustahil baginya patung-patung itu menjadi tuhan bagi kaumnya. Nabi Ibrahim lantas termenung bersandar pada dinding gua, pandangan matanya menatap lurus kelangit malam hari.

Di sana ia melihat begitu banyak bintang yang indah. Lantas Nabi Ibrahim berpikir, mingkin inilah tuhanku. Sama seperti golongan yang kedua yang menyembah bintang-bintang. Nabi Ibrahim mempercayai itu. Kemudian, Nabi Ibrahim melihat bintang yang besar yaitu bulan. Nabi Ibrahim pun menyerukan pada kaumnya, bahwa tuhan mereka adalah bulan yang cahayanya lebih terang dari bintang yang banyak itu.

Di kemudian hari, Nabi Ibrahim kembali tidak mendapati bulan di langit. Nabi Ibrahim kembali berpikir, bulan juga menghilang sama sepertihalnya bintang-bintang kecil. Nabi Ibrahim juga berpikir, pada esok pagi, bulan juga menghilang. Justru ada cahaya yang lebih besar dari bulan.

Cahaya yang lebih kuat yaitu matahari. Lalu, Nabi Ibrahim meyakini inilah tuhannya, tuhan yang paling terang, tuhan yang paling kuat. Lantas, Nabi Ibrahim kembali kecewa. Saat malam datang, matahari tenggelam. Tuhan tidak mungkin tenggelam pikir Nabi Ibrahim.

Nabi Ibrahim AS, merenungi dengan sangat apa-apa yang telah dilaluinya. Otaknya terus saja berpikir, tentang sesuatu yang paling kuat, sesuatu yang paling terang, dan sesuatu yang tidak mungkin tenggelam. Nabi Ibrahim menyakini, bahwa bintang-bintang yang dikaguminya, bahwa bulan dan matahari yang diikutinya, semuanya bisa muncul kemudian menghilang.

Tuhan tidak mungkin seperti itu. Nabi Ibrahim meyakini, bahwa Tuhanlah yang menjadikan mereka, Tuhanlah yang memunculkan dan menenggelamkan mereka. Tuhanlah yang menciptakan mereka, alam semesta, termasuk menciptakan dan memberi kehidupan bagi manusia. Belajar dari situ, Mama berharap Faris lebih kuat lagi imannya kepada Allah yang Maha segalaNya.

Worldschooling Part 2 : Mengenal Mata Angin dalam Perjalanan Menuju Pemancingan Poyotomo, Bintan

Berkunjung ke suatu tempat baru biasanya akan menimbulkan suatu kebingungan bagi kita dalam menentukan arah mata angin. Arah kok rasanya berubah dan tiba-tiba kita bingung dan tidak tahu mana utara, selatan, timur dan barat. Sama juga yang dialami oleh Faris, dia kebingungan ketika sampai di Bintan. “Ke arah mana sih, Ma mobilnya ini? Kalau mataharinya di sebelah kanan mobil berarti kita ke arah mana ya?” tanyanya.

“Ma, kalau di rumah arah timurnya kesana kok sekarang di Bintan arah timurnya jadi berbeda ya?”

“Itu hanya perasaan Faris saja karena arah timur tetap di timur dan tidak pernah pindah ke tempat lain. Ini mungkin terjadi karena kita terbiasa dengan arah di tempat kita sehari-hari.” Saya memberikan penjelasan kepadanya.

Jadilah kami belajar tematik mengenal arah mata angin. Karena masih balita kita bahas dengan cara sederhana saja ya anak-anak hihhi. Siapakah yang tahu apa yang dimaksud dengan arah mata angin?

Mata angin adalah panduan yang dipakai untuk mengetahui dan menentukan suatu arah. Biasanya kita bisa melihat pada peta, navigasi, dan alat untuk menentukan arah yang bernama kompas.

Mata angin sangat membantu kita dalam menentukan kemana kita harus melangkah untuk sampai tujuan yang dituju. Tentunya sangat membantu supaya tidak tersesat ketika menuju suatu tempat.

Mata angin memiliki arah pokok sebanyak empat, mata angin pokok inilah yang digunakan dalam standar pembuatan alat bantu penunjuk arah. Seperti peta, kompas, dan alat bantu lainnya. Empat nama arah mata angin pokok tersebut yaitu:

Utara
Timur
Selatan
Barat

Ke-4 arah mata angin tersebut merupakan mata angin pokok yang sudah ditentukan dan dipakai di semua negara di dunia ini. Selain mata angin pokok, ada juga mata angin tengah dan mata angin tambahan. Ayo sama-sama kita cari tahu arah mata angin lainnya. Kita belajar sambil bernyanyi ya, berikut liriknya :

-Timur -Tenggara -Selatan -Barat daya -Barat -Barat laut -Utara -Timur laut

 

 

Mengasah Bakat Visual Spasial

Saya pun sangat sering mengalami hal seperti ini, bingung arah dan membutuhkan waktu yang lumayan juga untuk mereset otak mengenai arah di tempat yang baru. Ini mungkin karena faktor Mama yang lemah dalam kemampuan visual spasial kali ya, itulah mengapa rata-rata perempuan sulit membaca peta haha. Jika mengalami hal seperti itu, kata Papa Faris janganlah bingung, ada beberapa trik yang bisa kita terapkan agar tidak bingung arah jika berkunjung ke daerah yang baru.

Trik 1
Kompas adalah alat untuk menunjukan atau menentukan mata angin. Pada alat ini arah utara sebagai patokan atau arah utama. Makanya sering kita jumpai pada kompas huruf “U” lebih menonjol dalam kompas. Dijaman sekarang pun tersapat aplikasi kompas di smartphone, namun jika kita berada di tempat yang jauh dari sinyal atau listrik akan sulit diterapkan

Trik 2
Patokan kita menentukan arah dengan menggunakan matahari. Jika kita kebetulan tiba di pagi hari, maka matahari bisa dipastikan masih berada di timur. Kalau kita terpaksa berada di hutan atau kebun yang jauh dari matahari, maka kita bisa melihat daun atau tunas dari tumbuhan sebab mereka selalu mencari sinar matahari jadi otomatis tumbuhan cenderung menghadap ke arah timur. Lalu bagaimana cara menentukan posisi arah mata angin yang lainnya?

∼Memposisikan Badan Menghadap Matahari
Kita menghadapkan badan kita ke arah matahari dengan merentangkan tangan. Tangan kanan kita sekarang akan menunjukkan arah selatan dan tangan kiri akan menunjukkan arah utara.

Kalau posisinya sore hari pun bisa diterapkan, artinya sekarang kita menghadap ke barat karena matahari akan tenggelam ke arah barat.

∼Memposisikan Badan Menghadap Matahari
Rentangkan tangan dan tangan kanan kita akan menunjukkan arah utara dan tangan kiri menunjukkan arah selatan kanan kita akan menunjukkan arah utara dan tangan kiri menunjukkan arah selatan. Mudah juga kan?

Trik 3

Membuat bayangan suatu benda merupakan cara yang sederhana yang biasa dipakai oleh orang zaman dulu sebelum adanya alat untuk menentukan arah. Caranya cukup mudah, yaitu:

Pertama, tancapkan suatu benda secara tegak lurus, dengan panjang benda minimal 30 cm supaya lebih jelas. Setelah tertancap tegak lurus, berikan suatu tanda pada ujung bayangan yang dihasilkan dari benda tersebut. Boleh tanda apa saja, yang penting bisa untuk menandai, bisa semacam tanda silang atau lainnya pada ujung bayangan.Biarkan minimal selama 15 menit, atau sampai ada tanda pergeseran bayangan yang jelas. Jika sudah ada pergeseran bayangan secara jelas, langsung kasih tanda kedua pada bayangan yang sudah mengalami pergeseran.Arah utara akan di dapat dari garis yang tegak lurus dari garis yang sudah diperoleh dari dua titik bayangan yang sudah dibuat tadi.

Trik 4

Mencari arah melalui kelebatan sebuah pohon, metode ini berhubungan dengan efek cahaya matahari di pagi hari. Pada umumnya yang mengarah ke arah timur tumbuh lebih lebat, di banding dengan pohon yang mengarah ke arah barat. Hal ini dikarenakan pohon yang mengarah ke arah timur mendapatkan sinar matahari yang bagus untuk proses fotosintesis.

Trik 5

Mentukan arah melalui tumbuhan lumut, trik ini sangat cocok bagi orang yang kebingungan menentukan arah di tengah lebatnya hutan. Dengan melihat tumbuhan lumut yang tumbuh di batang pohon. Jenis tumbuhan lumut Ploytrichum sp dan Parmelia sp merupakan lumut yang cenderung tumbuh lebih subur di daerah yang kualitas rendah sinar matahari. Daerah yang kualitas sinar mataharinya rendah yaitu arah utara dan selatan. Jadi, jika ingin menggunakan metode ini lihat batang pohon yang ditumbuhi lumut jenis yang sudah disebutkan tadi, lalu perhatikan bagian yang paling banyak ditumbuhi lumut tersebut. Daerah yang paling banyak ditumbuhi lumut tersebut menandakan arah utara dan selatan. Cara ini sebenarnya termasuk cukup kecil kemungkinan kebenarannya. Tapi, jika keadaan darurat bisa manfaatkan metode ini. Dilihat secara materi metode ini cukup masuk akal.

Trik 6

Menentukan arah dengan melihat rasi bintang. Cara ini dilakukan berdasarkan pedoman yang telah ditetapkan sama Himpunan Astronomi Internasional. Di belahan bumi bagian utara (hemisfer) biasanya melihat rasi bintang berdasarkan pedoman tradisi Yunani. Cara ini tentunya bisa digunakan ketika malam hari yang penuh bintang. Karena untuk mempermudah melihat rasi bintang. Kelemahannya tidak cocok untuk orang yang buta ilmu astronomi. Banyak banget ilmu yang Mama dan Faris dapat dari kegiatan outing kali ini, tunggu cerita Faris yang lainnya ya. Salam  😀 

 

 

 

 

Magang dan Peta Magang

Setelah mempelajari framework FBE, saya menuliskan kembali disini hal-hal penting yakni bab Magang yang dalam teknik pendidikan rumahan ada di fase pre aqil baligh (8-14 tahun). Pada rentang usia pre-aqil baligh 8-14 tahun, orang tua memandu anak untuk ‘kaya akan gagasan, setelah kaya akan wawasan (0-7 tahun). Orang tua menjadi teman bermain bagi anak, dan anak mulai mempunyai peran dalam keluarga besar dan komunitas. Pada masa ini, anak boleh berganti ganti ide.

Pada usia pre-aqil baligh 8-14 tahun adalah saat anak untuk menularkan value atau nilai dan karakter karena di usia 7 tahun merupakan masa pembentukan karakter. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa value/nilai keluarga dan karakter tidak bisa diajarkan namun ditularkan melalui teladan.

Pada usia 8-14 tahun, umumnya anak sudah mulai tidak egosentris. Anak mulai melihat nilai-nilai sosial, tika-etika dasar dalam ajaran Islam. Dimana usia 7-10 tahun anak sudah diperintahkan untuk shalat.

Rentang usia pendidikan anak usia 8-14 tahun,terbagi atas dua tahap :

  1. Usia 8-10 tahun,

-Mengenal potensi diri

-Magang/club untuk membuka wawasan sehingga melahirkan gagasan, dan

-Mulai menjalankan ibadah syariah.

2. Usia 10-14 tahun

-Belajar bersama maestro,

-Magang Project,

-Menghebatkan potensi diri, kemandirian, kepemimpinan dan sebagainya.

Anak-anak di jenjang usia 8-14 tahun mulai mengenal ”mimpi apa yang akan dia bangun”.

Tahapan Yang Dapat Ditempuh Pada Fase 8-14 tahun

  1. Pandu anak untuk memahami misi hidupnya dengan cara:

-Mengajak anak-anak untuk paham ”Who am I?”

-Mengajak anak untuk memahami alam sekitarnya/lingkungannya (kearifan lokal),

-Mengajak anak untuk memahami zaman dia dibesarkan dan prediksi zaman saat anak aqil baligh nanti.

-Kuatkan aqidah anak akan keberadaan Allah SWT.

2. Pandu anak untuk memahami potensi dan bakatnya.

Berikut ini contoh tahapan yang sudah dipraktekkan oleh keluarga Pak Dodik Maryanto dan Ibu Septi Peni Wulandari kepada anak-anak beliau diantaranya :

-Memperbanyak aktifitas anak yang Non-Pelajaran, agar anak cepat menemukan potensi dirinya.

-Memasukkan anak ke club talent sesuai dengan potensi yang ditemukan dan diulang terus menerus.

-Ajak anak menuangkanmimpinya dalam vision board.

-Memperkenalkan anak kepada beberapa learning model yang berkaitan dengan mimpi anak.

-Memandu anak-anak untuk membuat talent based individua project.

-Menularkan leadership dengan benar.

Persiapan Kegiatan Magang

Tahapan yang harus disiapkan agar anak dapat diterima magang adalah orang tua harus memperkuat terlebih dahulu bab, iman, akhlak, adab dan cara bicara anak-anak. Adab itu tidak cukup diajarkan saja harus ditularkan. Sedangkan cara bicara itu ketrampilan yang harus orang tua latihkan terus menerus. Cara bicara itu menyempurnakan adab bicara. Apabila anak sudah tahu adab bicara, tetapi tidak pernah praktek ketrampilan bicara, biasanya mereka akan gagap ketika di lapangan.

Setelah itu mengajak mereka untuk mengenal siapa dirinya ( who am I). Karena kalau modal anak sudah kuat di 4 hal tersebut, dan paham tentang dirinya, yang mau menerima magang biasanya banyak. Bangun portofolio anak, dan jalin silaturahim sebanyak-banyaknya. Ingat prinsip ‘murid siap, guru datang’, jadi tidak perlu dicari..

Menurut Ibu Septi, proses magang itu sejatinya adalah proses anak-anak belajar dengan orang dewasa lain selain orangtuanya, apabila berjodoh akan menjadi orangtua ideologis anak-anak dalam menemukan jalan hidupnya. Baru setelah anak-anak mendapatkan orangtua ideologis, dan sang orangtua ideologis ini misalnya memiliki pabrik besar berskala nasional, dan meminta seorang anak untuk magang di semua lini usaha yang ada disana untuk mempelajari sistemnya, maka Ibu meminta setelah usia 15 tahun saja.

Ust Harry Santosa, dalam materi matrikulasi HEBAT menambahkan, bahwa Magang atau Merantau sesungguhnya adalah Sunnah Rasulullah SAW. Para Ulama di Minang menyebutnya Merantau, di Aceh disebuat Meudagang, di Sulawesi lain lagi.

Biasanya, sebelumnya didahului dengan Masjid atau Tempat Belajar: Surau Merantau, Meunasah Meudagang. Ini berarti sebelum magang atau merantau atau meudagang harus kokoh dulu fitrah keimanan dan adabnya antara usia 7-10 tahun. Dalam pandangan syariah, usia 10 tahun adalah dimulainya persiapan aqilbaligh (kamar dipisah, jika tdk sholat boleh dipukul), ini berarti fitrah keimanan, fitrah seksualitas, dan fitrah bakat setidaknya sdh tumbuh kuat potensinya.Dalam standar pendidikan sepakbola FIFA, usia 10 tahun mulai dipastikan bakat sepakbolanya dengan talent scouting, kemudian wajib dibimbing coach dan kemudian sejak U10 wajib menjalani 36 kali match sampai 48 match dalam setahun, sampai menjadi pro di U17.

Magang bersama Maestro, idealnya memang dimulai setelah usia 10 tahun, sebagaimana Rasulullah SAW mulai magang merantau berdagang bersama pamannya di usia 11-12 tahun.

Realita pada prateknya adalah bahwa anak usia 10 tahun bahkan 12 tahun masih dianggap anak-anak oleh orangtuanya bahkan oleh Maestronya, dan anaknya sendiri mempersepsi dirinya anak anak.

Realita kedua adalah tidak mudah menemukan Maestro yang relevan. Ada anak yang beruntung cepat mendapat Maestro yg relevan, ada juga sampai usia 18 tahun bahkan lebih baru menemukan. Ini perlunya jaringan pemagangan dan jaringan Maestro beserta klasifikasinya

Realita ketiga adalah sulit mempertemukan hasil talents mapping pada usia 10 tahun, dengan profesi atau kepakaran yang relevan. Di sisi lain, anak kita harus didorong menemukan perannya sendiri yang barangkali belum ada hari ini.

Realita keempat, harus disadari bahwa Belajar dan Bakat baru salah dua dari aspek fitrah. Ada aspek fitrah keimanan, fitrah seksualitas, fitrah individualitas dll yang juga perlu dipertimbangkan serius. Pendamping Akhlak atau Murobby atau Chaperon juga diperlukan,

Realita kelima, banyak kasus terjadi adalah salah magang. Maestro tidak sesuai dengan bakat atau minat anak. Walau misalnya diperlukan Maestro IT atau Maestro Financial, ternyata bidang IT dan Finance sangat beragam

Realita keenam adalah Skill dan Knowledge yang diperlukan atau dipersyaratkan sebelum pemagangan. Ada kasus anak magang di bursa saham, ternyata perlu paham keuangan sebelumnya.

Kapan Anak Siap Magang dan Mau Magang Kemana?

Apa sih yang menjadi ciri atau syarat bahwa anak sudah siap dimagangkan? Karena biasanya banyak kekhawatiran  yang muncul walaupun usia anak sudah mencukupi, tetapi cakupan-cakupan skill, adab dan hal lain nya belum siap. Menurut Ust Harry Santosa, selain usia dan semua aspek fitrah yg tumbuh baik sebagai hasil “lingkar mekar” di rumah, hal yang penting  adalah “kacamata ibu” , firasat dari manusia yang telah melahirkannya

Yang perlu diperhatikan ketika merancang kegiatan magang bagi anak-anak usia pra AqilBaligh adalah pentahapan. Sederhananya, program magang sebaiknya dimulai kepada orang-orang di lingkup area terdekat sebelum di lingkup area yang lebih jauh. Berdasarkan tahapannya, saya membagi program magang menjadi beberapa level sebagai berikut:

Magang Level 1: Lingkup Area Rumah
Orang tua merupakan role model yang paling berpengaruh terhadap anak-anak. Karena itu penting bagi orang tua untuk menunjukkan adab dan sikap profesionalitas yang baik dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan di rumah. Fokus magang kepada orang tua adalah membudayakan adab dan melatih keterampilan hidup dasar agar anak-anak bisa melayani dirinya sendiri. Ini penting agar nanti saat magang tahap lanjut, anak-anak tidak menyusahkan orang lain.

Magang Level 2: Lingkup Area Tetangga/Kampung
Pada tahap ini, anak-anak diajak untuk magang kepada tetangga dengan beragam profesinya. Fokus magang di level ini adalah melatih adab dalam berinteraksi dengan orang lain serta memberi kesempatan kepada anak-anak untuk mencoba beragam kegiatan. Anak-anak juga perlu dimagangkan dalam (kepanitiaan) kegiatan-kegiatan di tingkat kampung. Durasi magang di level ini sebaiknya tidak terlalu lama, maksimal satu pekan per sesi magang, secara individual maupun kelompok.

Magang Level 3: Lingkup Area Kota/Daerah
Selain dilatih mengenal (potensi) diri, anak-anak juga perlu dilatih mengamati lingkungan. Karena setiap kota/daerah memiliki potensi dan keunikan masing-masing. Mengenal potensi kota dapat dilakukan melalui kegiatan magang bisnis/profesi tematik di lingkung kota. Magang di lingkup area kota juga berguna untuk melatih keberanian, karena anak belajar bepergian dalam jarak yang lebih jauh secara mandiri. Kegiatan magang di level ini sebaiknya dilakukan secara berkelompok (1 tempat magang untuk beberapa anak) dengan durasi 1-2 pekan.

Magang Level 4: Lingkup Area Regional/Nasional
Di level ini anak-anak diajak untuk magang di luar kota untuk melatih kemandirian mereka. Biarkan anak merasakan hidup dalam keterbatasan agar mereka juga mampu beradaptasi dalam keadaan yang tidak nyaman. Tujuan lainnya adalah untuk mengenalkan bidang-bidang bisnis atau mempelajari keterampilan-keterampilan spesifik. Magang dapat berlangsung secara berkelompok selama 2 pekan sampai 1 bulan dengan tinggal di lokasi magang.

Magang Level 5: Bersama Maestro
Saat anak sudah mengenali potensi dirinya dan sudah mempunyai pilihan bidang bisnis atau profesi yang akan ditekuninya, itulah saatnya dia belajar lebih dalam dengan magang bersama maestro. Dalam magang ini, idealnya anak terlibat dalam bisnis/kegiatan dan nempel dalam keseharian sang maestro. Magang bersama maestro sebaiknya dilakukan secara individual dalam jangka waktu yang lebih lama.

Agar magang efektif, orang tua/pendidik perlu mencarikan figur-figur yang tepat serta bersedia dimagangi oleh anak-anak. Tidak usah memaksakan diri dengan kriteria sosok maestro sempurna yang punya keahlian sekaligus keteladanan akhlak, karena jumlahnya pasti sangat sedikit. Yang penting mulailah menginventarisir dan mendekati orang-orang beragam profesi yang bersedia menemani anak-anak tumbuh. Percayalah, niat baik akan selalu menemukan jalannya.

Berikut ini rencana tempat magang yang dipilih oleh Mama untuk Faris yang kemungkinan cocok dengan minat atau ketertarikan melalui pengamatan kegiatan hariannya saat ini (bisa jadi nanti berubah seiring dengan semakin kaya wawasannya)

1. Desa Mandiri Energi Berbasis Energi Terbarukan (Biogas) Desa Sidomulya Kec. Pagerwojo Kab Tulungagung
Menjalani kehidupan di desa mandiri sangat menarik dan membuat mata Faris berbinar. Menjadi insan yang mandiri adalah cita-citanya. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan menggali potensi dan pengelolaan sumberdaya alam serta pengembangan teknologi tepat guna (TTG) yang sesuai dengan potensi kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat menarik perhatian saya dan anak-anak
Teknologi yang dikembangkan dalam program ini adalah teknologi tepat guna (TTG) untuk mengelola limbah, dalam hal ini limbah peternakan (kotoran sapi) yang dimanfaatkan menjadi energi biogas dan saat ini telah dikembangkan pembangunan instalasi reaktor digester untuk biogas, yang dapat menjawab permasalahan masyarakat akan kebutuhan energi, yang tidak merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi.
Program pengembangan energi alternatif berupa biogas ini mempunyai banyak kelebihan diantaranya: bahan baku melimpah, biaya murah, mudah diaplikasikan, perawatan praktis dan memiliki umur pakai yang cukup lama serta sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Semoga kelak Faris bisa menggali potensinya melalui kegiatan belajar ini.

2.Greenmommy, Malang
Sebuah brand yang diciptakan oleh seorang ibu muda, yaitu Ibu Deasi Srihandi, yang sejak kecil memang terbiasa dengan gaya hidup alami dan natural. Disini anak-anak belajar lebih dekat dengan alam dan menciptakan produk-produk homemade dengan memilih berbagai cara pembuatan produk alami yang terbaik, termasuk menggunakan manfaat aromaterapi. Produk greenmommy tidak hanya sangat membumi, bahkan akan membuat konsumen menjadi lebih membumi, ditambah lagi, produk-produk yang dihasilkan bebas bahan sintetis kimia.
Semua produk dibuat dalam jumlah yang sedikit agar selalu baru. Semua produk akan selalu alami dan TIDAK AKAN PERNAH mengandung pengawet sintetis, pengharum sintetis, pewarna sintetis, produk turunan minyak bumi, pembusa sintetis, lemak hewan, detergen, alkohol. Semua produk greenmommy tidak diujicobakan pada hewan. Produk buatan greenmommy hanya mengujicobakan kepada relawan manusia. Selain belajar membuat produk sabun untuk kebutuhan sehari-hari, kita juga bisa belajar gaya hidup hijau serta pembuatan solar cell untuk pemakaian rumahan

3.Kebun Hydrogreen Cendana Batam
Karena ketertarikannya belajar bertanam maka Faris akan mencoba belajar hydroppnik Hydrogreen Cendana. Sebenarnya tidak rumit untuk dapat memulai berhidroponik, hanya di butuhkan sedikit ketekunan dan sedikit kesabaran untuk dapat melihat bibit yang kita tanam bertumbuh kembang subur dan memberikan kepuasan buat yang menanam. Konsep dasar hidroponik mulai berkembang sebenarnya adalah untuk menyiasati keterbatasan lahan, waktu, dan cara pemeliharaan.
Dengan menghilangkan unsur tanah dalam proses menanam, dan menggantikan kultur media tanah dengan media lainya Seperti cocopeat, hidroton, rockwool, pasir dan lainnya. Air digunakan adalah sebagai sumber nutrisi dan masing-masing media tanam memiliki kelebihan dan kekurangannya.

4. Engineering for Kids (Robotic/Sains)
Cita-cita saya sebagai fasilitator adalah agar anak-anak lebih peka namun untuk mengasah kreativitas anak dengan cara yang menyenangkan. Pelatihan merakit robot menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Seperti yang kita ketahui, robot adalah salah satu mainan yang sangat digemari oleh anak-anak. Dengan adanya kursus robotik, anak tidak hanya sekedar bermain robot saja, tetapi juga belajar membuat robot dan teknik-teknik pemogramannya yang dapat membuat anak menjadi lebih kreatif dan lebih imajinatif.
Mengusung metode hands on experiment saya ingin anak-anak menjadi tahu bahwa sains itu ada lho fungsinya dalam kehidupan. Dengan belajar robotic, anak berlatih untuk ngasih perintah ke robot yang udah dia bikin sehingga melatih anak untuk logical thinking.
Anak juga dilatih untuk memanfaatkan barang bekas yang ditemukan di sekitar mereka untuk menciptakan sesuatu. Saya tidak ingin memaksa anak menghafal tapi berharap mereka mengerti konsepnya.

5. Fisherism Batam
yang bisa kita pelajari disana? Kita bisa berkunjung ke kebun sayur percontohan dan kandang ternak. Tanjungriau Fisherism juga menyediakan kegiatan edukasi pertukangan ringan bekerjasama dengan tekiro tools dan membuat paper flower atau menghias cookies.
BP Batam bekerjasama dengan UMKM Batam membimbing masyarakat agar dapat membuat produk yang memenuhi standar untuk produksi kuliner dan souvenir sebagai oleh-oleh. Kemudian market place nanti bisa dititip untuk dijual di agrosouvenir yang ada di kawasan wisata Tanjungriau Fisherism. Produk yang dihasilkan nantinya dapat menjadi bagian dari daya tarik wisata Batam. Melalui tempat magang ini saya berharap anak-anak bisa belajar mrnjadi entrepreneur.

6. Kampung Susu Dinasty
Kampung Susu Dinasty Tulungagung merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kreatif yang berada di desa Sidem, kecamatan Gondang, kabupaten Tulungagung. Kampung Susu Dinasty memberi pengalaman dan ilmu pengetahuan kepada anak-anak berupa cara merawat hewan ternak, cara membuat makanan hewan yang higienis, pengolahan susu sapi modern, serta pengolahan biogas yang berasal dari kotoran hewan. Mereka akan di ajak ke kandang sapi, untuk belajar merawat hewan ternak. Seperti kegiatan membersihkan kandang dan membersihkan hewan agar hewan peliharaan bebas dari bakteri yang berasal dari kotoran dan sisa makanan. Selanjutnya kegiatan memberi makanan hewan ternak dan belajar cara membuat bahan makanan ternak yang higienis.
Disana kita juga di beri kesempatan untuk belajar cara memeras susu langsung dari hewan ternak (sapi) dan mempraktekkan memeras susu sendiri. Yang paling penting, anak-anak akan di beri edukasi tentang pengolahan kotoran hewan menjadi energi biogas yang bisa di gunakan untuk keperluan sehari-hari
Kemudian anak-anak bisa melihat proses pengolahan susu sapi dari awal sampai proses pengepakan dan siap untuk disajikan.

7. Belajar membuat tempe di wa Jam, Purbalingga
Tempe merupakan makanan tradisional yang bahan utamanya kacang kedelai. Nggak cuma di Indonesia aja lho tempe ini terkenal, bahkan sampai ke luar negeri segala. Tempe ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan bisa diolah menjadi berbagai macam produk makanan.
Tempe juga merupakan makanan yang bahan pembuatnya tidak memakai unsur hewani, sehingga bisa dikonsumsi oleh seorang vegetarian. Bikin tempe itu sebenarnya nggak sulit kok, cuma butuh ketekunan sama kemauan. Kali ini Faris mau belajar bikin tempe, kita berencana untuk belajar bareng cara membuat tempe sendiri bersama wa Jam, uwa Faris.

8. Perkebunan Kopi Dilem Wilis,Trenggalek
Perkebunan Dilem Wilis adalah sebuah bekas perkebunan dan pengolahan kopi di jaman Belanda. Sisa-sisa dari perkebunan ini adalah bangunan pabrik pengolahan kopi sisa peninggalan Belanda. Selain itu ada pula pohon-pohon kopi tua yang beberapa masih berproduksi. Hasil kopi inilah yang diolah menjadi Kopi van Dilem yang terkenal itu. Pabrik kopi ini terletak di kawasan lereng gunung Wilis tepatnya di desa Dompyong, Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menurut warga setempat pabrik kopi ini sudah ada sejak tahun 1929, yakni pada masa penjajahan Belanda jauh sebelum Indonesia merdeka. Pemilik pabrik kopi ini merupakan warga asli Belanda yang bernama Meneer Van Dilem. Disini anak-anak akan belajar banyak mengenai pohon kopi dan mempelajari proses pengolahan bahan mentah (biji kopi) hingga menjadi kopi yang biasanya kita lihat di kopitiam.

9. Penangkaran Penyu di Pantai Kili-Kili,Trenggalek
Pantai Taman Kili-Kili. Pantai yang berlokasi di Desa Wonocoyo ini berjarak 3 km dari Pantai Pelang. Pantai Taman Kili-Kili memang digunakan sebagai tempat penangkaran penyu. Terdapat 4 macam penyu yang sering bertelur di Pantai Taman Kili-Kili di antaranya penyu abu-abu, penyu belimbing, penyu sisik dan penyu hijau. Kawasan Pantai Taman Kili-Kili dijadikan konservasi pembudidayaan penyu yang bertujuan untuk mengawal induk penyu yang telah selesai bertelur. Disini anak-anak belajar mensyukuri apa pun yang telah Allah ciptakan dan pinjamkan kepada manusia, termasuk hewan penyu. Mereka dapat belajar segala hal unik tentang hewan penyu dan pembudidayaannya.

10. Belajar mengolah Ikan ke Abiqu Culinary
Abiqu merupakan UKM binaan dari Dinas Perikanan yang memiliki produk unggulan berbahan dasar ikan, mulai dari ikan lele, patin hingga tuna. Hasilnya berupa abon, krupuk, dodol bahkan permen rumput laut menjadi andalannya. Disini anak-anak bisa belajar menjadi entrepreneur, berkreasi dan mengolah bahan yang dipilih untuk menaikkan nilai ekonomisnya.

[1] Buku Fitrah Based Education, Ust Harry Santosa

[2] Matrikulasi HEBAT, Ibu Septi Peni W

[3] Ringkasan Materi Diskusi Magang oleh Bapak Agus Gusnul Yakin, Sekolah Alam Bogor.

Memahami (Bakat) Diri Dahulu, Memandu (Bakat) Anak Kemudian

Sudahkah anda mengetahui bakat dan potensi diri apa saja yang anda miliki? Itu pertanyaan besar dari penugasan ke-53 kelas Pendampingan Portofolio Anak bersama Mbak Andita. Sebelmnya perlu kita sadari terlebih dahulu bahwa setiap orang pasti memiliki bakat dan potensinya masing-masing sebagai anugerah yang Allah berikan.

Bakat dan potensi diri merupakan sarana untuk meraih kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat. Keduanya merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam menjalani kehidupan ini. Semua orang memilikinya walau dengan kadar yang berbeda-beda. Melalui kedua unsur inilah akan membentuk peran hidup seseorang. Apakah seseorang itu akan menjadi dokter, pengusaha, tentara, dai, guru, atau bahkan satu orang bisa menjalankan beberapa profesi sekaligus.

Potensi

Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi yang terdiri dari empat bagian yaitu; Fisik, Emosional, Intelektual dan Spiritual.

a. Potensi Spiritual / Ruhiyah yaitu potensi untuk beriman kepada Allah Swt. Potensi ini mendorong manusia mendekatkan diri kepada Allah Swt serta tunduk kepada perintah dan larangan-Nya.

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari suami mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “ Betul(Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi. QS. Al-A’raaf (Tempat tertinggi) 7 : 172.      

Untuk menguatkan potensi ini hendaklah manusia mau mendalami ilmu agama, memperbanyak ibadah dan bersikap ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

b. Potensi Fisik yaitu berupa kelengkapan anggota badan beserta panca indera. Dengan potensi ini manusia mampu melakukan aktifitas fisik seperti berjalan, mengangkat beban, maupun pekerjaan fisik lain.Untuk menguatkan fisik ini dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan dengan     mengkonsumsi makanan yang bergizi, olahraga dan istirahat yang cukup.

c. Potensi Emosional yaitu berupa perasaan. Melaui potensi ini manusia dapat memahami perasaan orang lain, simpati, kasihan dan sebagainya. Untuk melatih potensi ini dapat dilakukan dengan cara melakukan interaksi dengan banyak orang. Melalui cara ini, kita dapat mengetahui ragam karakter manusia dan memahami emosi atau perasaan orang lain.

d. Potensi Intelektual yaitu potensi berupa kemampuan berpikir atau dengan kata lain memiliki akal. Dengan potensi ini banyak sekali kemajuan yang kini bisa kita nikmati terutama bermacam temuan di bidang teknologi. Untuk menguatkan potensi ini yang perlu dilakukan adalah belajar dengan serius dan memfokus pada bidang-bidang yang di kuasai atau yang digemari.

Bakat

“ …Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaan-Nya masing-masing…” (QS. Al-Isra [17]: 84)

Setiap orang telah diberikan bakatnya masing-masing. Ini artinya bahwa Allah telah merancang seseorang dalam hidupnya untuk melakukan pekerjaan tertentu atau mengambil peran tertentu sesuai bakat atau talenta yang dimilikinya. Jika seseorang mampu mengembangkan bakat atau talentanya, maka sukses besarlah yang akan diraihnya.

Kita sering memaknai bakat sebagai sesuatu kelebihan yang dimiliki setiap orang. Ada orang yang berbakat di bidang olahraga, seni, akademik maupun yang lainnya. Bakat inilah yang akan mengarahkan seseorang kepada suatu profesi tertentu. Semua orang pada dasarnya memiliki bakat, seandainya ia tidak dapat melakukan pekerjaan yang baik boleh jadi ia tidak bekerja sesuai dengan bakatnya.

Lalu apakah yang dimaksudkan dengan bakat itu sendiri? definisi bakat sebagai berikut:

Menurut Efriyani Djuwita dalam bukunya Memilih & Mencari Kerja Sesuai dengan Bakat dan Kepribadian, secara garis besar dapat disimpulkan:

Bakat adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk dapat mempelajari suatu pengetahuan, keahlian atau dapat memecahkan masalah pada situasi tertentu. Bakat merpakan anugrah/talenta yang dimiliki seseorang. Sifat dasar, kepandaian, pembawaan yang muncul sejak lahir. Misalnya bakat menyanyi, bakat kesenian.

Menurut Ustad Harry Santosa dalam bukunya, disebutkan sebagai Fitrah Bakat yang meliputi Talent, Passion & Strength. Setiap anak adalah unik dan memiliki sifat bawaan masing-masing yang kemudian akan berkembang menjadi karakternya. Dengan karakternya, akan berkembang bakat yang akan menjadi misi hidup yang spesifik untuk bisa berperan dalam peradaban.

Bakat itu ada dua sumber, dari panca indera (ada 15 aktifitas) 15 bakat tersebut yang selama ini mdah dilihat sehingga dulu kalau tidak bisa melakukan 15 aktifitas tersebut maka dianggap tidak berbakat. Bakat yang bersumber pada panca indera yang ada dalam diri saya yang ‘gue’ banget antara lain:

  1. Menari, sejak kecil saya sudah jatuh cinta dengan aktivitas seni yang satu ini. Bahkan sejak duduk di bangku sekolah dasar saya aktif mengikuti kelas menari tradisional dan saya terus menari hingga saya lulus SMA. Perubahan dalam hidup saya membuat saya memutuskan untuk meninggalkan dunia tari padahal sampai detik ini pun saya masih suka menari  meskipun hanya di dalam rumah saja bukan untuk pementasan hihi.
  2. Memasak, ketertarikan saya terhadap dunia memasak terutama baking atau membuat desert dimulai ketika saya masih kuliah. Senang mencoba berbagai resep baru dan mengikuti cooking class merupakan tempat saya mengekspresikan diri. Saat ini,saya ingin fokus belajar memasak sehat dan simple tanpa banyak proses pengolahan karena kebutuhan akan hidup yang lebih berkualitas dan sehat tentunya.
  3. Memelihara Lingkungan, sebenarnya bakat ini muncul karena pembiasaan diri yang dilakukan oleh Papa saya dan berlanjut sampai saat ini. Inilah motivasi saya untuk mendalami dan mengembangkan bakat ini.
  4. Bercocok Tanam, bicara soal bercocok tanam pada dasarnya saya telaten mengurusi tanaman apalagi bisa dikonsumsi sendiri. Mungkin karena latar belakang tersebut yang membuat saya ingin menekuni kembali hobi yang sudah lama terkubur dalam-dalam. Kini waktunya saya bangkit  demi mewujudkan mimpi-mimpi yang belum tercapai.

Mengidentifikasi Bakat dan Peran Dalam Diri melalui Pandu 45

Apakah PANDU 45 itu?

Pand 45 adalah panduan untuk melihat kekuatan dengan beragam aktifitas. Dibuat oleh Pak Dodik Mariyanto dan Bunda Septi Peni Wulandani. Di dalamnya ada 34 tema bakat (bahasa bakat) yang bisa dijadikan acuan untuk identifikasi. Sedangkan ASESSMENT ST30 yang dibuat oleh Ir. Abah Rama Royani sebagai alat untuk mengetahui potensi kekuatan diri. Di dalamnya ada 30 bakat terkait peran.

Pada Pandu 45, 34 Tema Bakat itu merupakan kata sifat yang disebut BAKAT.  Sedangkan ST30 atau 30 streght typology itu kata benda yaitu PERAN.

Dari indikator yang tertulis pada pandu 45 dan ST 30 halaman 6-13, saya memilih tema bakat dan peran yang paling pas atau cocok dengan apa yang saya rasakan dalam kehidupan sehari-hari selama ini. Saya juga memasukkan faktor penting pada hal yang saya BISA dan SUKAI.  Hal tersebut saya ambil dari hasil  beragam kegiatan yang pernah saya lakukan sebelumnya.

Baca Juga : Menuju Bunda Produktif Rejeki Itu Pasti Kemuliaan Yang Dicari

Saya mudah bergaul dan akrab dengan orang baru. Banyak yang bilang saya orangnya rame, apalagi kalau sudah kenal hal kecil pun bisa jadi bahan obrolan. Saya senang membantu orang lain. Saya senang berbicara menjelaskan sesuatu kepada orang lain. Saya bahagia melihat orang lain bisa sukses. Saya senang bicara di depan umum menjelaskan atau mengajarkan sesuatu. Saat bekerja dulu, setiap hari saya berinteraksi dan senang melayani banyak orang. Saya suka belajar hal baru dan mudah mempelajari sesuatu. Fokus dan disiplin apabila mengerjakan sesuatu. Saya senang menulis untuk mengeluarkan banyak ide di kepala.

 

Dan berikut ini bakat,hasil identifikasi saya berdasarkan PANDU 45:

  1. Achiever, melihat dari definisi potensi kekuatan achiever, saya merasa hal ini adalah saya banget. Karena saya memiliki kepribadian Sanguinis dimana saya sangat kinestetik, terlalu aktif, tidak bisa diam, dan baterai saya selalu full. Tidak hanya saya yang menyadari hal ini, namun juga teman-teman saya. Karena hal ini saya meyakini bahwa salah satu peran saya adalah explorer. Karena saya pribadi memang tipikal surveyor yang suka sekali diajak survey. 
  2. Activator, saya tipikal orang yang tidak sabaran sehingga seringkali saya melakukan tindakan gegabah karena terlalu tidak sabaran. Tentunya hal ini harus dikendalikan. Sehingga dengan berbagai pengalaman dan juga berbagai tindakan gegabah yang merugikan saya, saya pun belajar untuk lebih berhati-hati dalam bertindak. Walaupun sifat tidak sabaran saya masih tetap ada.
  3. Connectedness, ketika saya mengalami suatu momen seringkali saya menghubungkannya dengan apa yang pernah saya lihat ataupun baca. Lalu kemudian saya mencoba membuat pola dari kejadian tersebut dan mencoba menarik benang merahnya untuk mendapatkan kesimpulan dari sesuatu.
  4. Context, salah satu bentuk kecintaan saya terhadap sejarah adalah dengan mempelajari budaya dan kearifan lokal, mengunjungi daerah baru dan juga mengunjungi museum. Saya selalu terkagum dengan cagar alam karena hal tersebut adalah salah satu kecerdasan dan kecanggihan lokal di masa lalu.
  5. Learner, saya rasa semua orang terlahir sebagai seorang pembelajar, termasuk saya. Saya juga suka belajar. Semua hal itu menyenangkan. Selain itu saya juga suka mempelajari hal-hal baru seperti pertanian, parenting, pendidikan, blogging dan hal lainnya. Namun seringkali hal ini membuat saya jadi hanya sekedar tahu. Namun bagaimanapun saya harus tetap belajar apapun yang ingin saya ketahui.

5 peran dominan hasil identifikasi ST30,

  1. Arranger, karena saya sangat senang mengorganisir sesuatu maka saya memberi ruang pada bakat arranger dengan menjadi administrator yang baik di grup Rumah Belajar Trenggalek dan event wisuda Matrikulasi Batch 5 Ibu Profesional Batam Kepri.
  2. Educator, semenjak mempunyai anak saya jadi suka dan tertarik sekali mempelajari dunia anak kecil. Karena suka main dengan anak kecil, saya sempat kepikiran untuk menjadi guru TK. Saya meyakini bahwa saya bisa menjadi seorang educator. Tapi saya hanya ingin menjadi guru TK, karena saya suka bermain. Apalagi anak TK dunianya adalah belajar sambil bermain. Hal tersebut sangat menyenangkan. Saya memberikan ruang untuk bakat ini dengan menjadi fasilitator homeeducation anak-anak saya terlebih dahulu.
  3. Creator, mungkin bakat ini ada sejak saya masih kecil hanya saja kurang kaya wawasan dan kaya kegiatan sehingga kurang berkembang hanya setengah-setengah saja. Saya senang menuangkan ide dalam bentuk tulisan atau ide grafis, semoga ada masih ada kesempatan untuk belajar menuju digital mommy. Saya memberikan ruang bakat ini dengan mengikuti komunitas literasi dan menulis secara rutin rekam jejak harian anak-anak.
  4. Journalist, saya suka sekali menulis karena menulis adalah salah satu cara saya untuk menumpahkan segala rasa. Untuk suatu hal yang sifatnya pribadi terutama yang berkaitan dengan emosi, biasanya saya tulis di note pribadi saya. Setelah itu saya akan merasa lega karena ternyata menulis adalah salah satu cara untuk terapi jiwa. Saat ini saya kembali ngeblog setelah sekian lama mati suri. Sehingga saya memberanikan untuk membeli domain dan hosting. Blog tersebut akan saya isi dengan tulisan yang berkaitan dengan parenting (rekam jejak harian anak-anak) dan pendidikan. Dan saat ini saya sedang berusaha istiqomah untuk menulis di blog. Karena saya percaya bahwa salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat secara tidak langsung adalah melalui tulisan.
  5. Synthesizer, untuk bakat peran ini sebenarnya tidak terlalu dominan dalam diri saya. Saya memang suka mengkait-kaitkan antara suatu teori dengan teori lainnya atau mengkaitkan teori dengan kondisi di lapangan. Dan melihat peran yang cocok adalah salah satunya menjadi peneliti. Semenjak nyemplung di perkulihan S2, dosen-dosen biasanya sering melibatkan mahasiswa untuk penelitian. Dan semenjak itu saya jadi suka meneliti, khususnya yang berkaitan dengan kontrak. Sehingga dari secuil pengalaman saya tersebut, saya seringkali mencoba untuk menarik benang merah, misalkan ”gimana caranya untuk mengurangi sampah”. Oh ternyata harus memperbaiki ini dan itu, bukan ini dan itu. Yah misalnya begitu lah. Saat ini saya berusaha memberikan ruang untuk bakat ini dengan membersamai anak-anak melakukab pengamatan dengan objek penelitiannya adalah apa saja yang ditemukan oleh anak saya dalam kegiatan bermainnya. Saya sangat senang membersamai mereka melakukan pengamatan, kenapa keong meninggalkan rumahnya atau kok bisa sih laba-laba melepaskan kulitnya dan menggantung terbalik pada benang sutranya hihi.

Alhamdulillah, dari  hasil identifikasi bakat dan peran yang saya tulis di atas, mempunyai banyak kecocokan. Kebetulan pada gambar hasil identifikasi, saya tuliskan berdampingan. Sehingga mudah terlihat persamaan antara 5 BAKAT dan  5 PERAN.

Semoga ini pertanda baik, untuk bisa lebih jelas lagi mengetahui perangkat unik kekuatan diri saya. Aamiin

Setelah menelusuri bakat dan potensi peran yang kita miliki, pernahkah muncul dalam pikiran kita, lalu apa yang harus saya lakukan? Bisa jadi, kita sudah mulai mengenal dan memahami diri. Namun untuk dapat menebar kebermanfaatan, cukupkah hanya dengan mengidentifikasi diri? Perlu ada proses lanjutan, yaitu mengembangkannya.