Worldschooling Part 2 : Mengenal Mata Angin dalam Perjalanan Menuju Pemancingan Poyotomo, Bintan

Berkunjung ke suatu tempat baru biasanya akan menimbulkan suatu kebingungan bagi kita dalam menentukan arah mata angin. Arah kok rasanya berubah dan tiba-tiba kita bingung dan tidak tahu mana utara, selatan, timur dan barat. Sama juga yang dialami oleh Faris, dia kebingungan ketika sampai di Bintan. “Ke arah mana sih, Ma mobilnya ini? Kalau mataharinya di sebelah kanan mobil berarti kita ke arah mana ya?” tanyanya.

“Ma, kalau di rumah arah timurnya kesana kok sekarang di Bintan arah timurnya jadi berbeda ya?”

“Itu hanya perasaan Faris saja karena arah timur tetap di timur dan tidak pernah pindah ke tempat lain. Ini mungkin terjadi karena kita terbiasa dengan arah di tempat kita sehari-hari.” Saya memberikan penjelasan kepadanya.

Jadilah kami belajar tematik mengenal arah mata angin. Karena masih balita kita bahas dengan cara sederhana saja ya anak-anak hihhi. Siapakah yang tahu apa yang dimaksud dengan arah mata angin?

Mata angin adalah panduan yang dipakai untuk mengetahui dan menentukan suatu arah. Biasanya kita bisa melihat pada peta, navigasi, dan alat untuk menentukan arah yang bernama kompas.

Mata angin sangat membantu kita dalam menentukan kemana kita harus melangkah untuk sampai tujuan yang dituju. Tentunya sangat membantu supaya tidak tersesat ketika menuju suatu tempat.

Mata angin memiliki arah pokok sebanyak empat, mata angin pokok inilah yang digunakan dalam standar pembuatan alat bantu penunjuk arah. Seperti peta, kompas, dan alat bantu lainnya. Empat nama arah mata angin pokok tersebut yaitu:

Utara
Timur
Selatan
Barat

Ke-4 arah mata angin tersebut merupakan mata angin pokok yang sudah ditentukan dan dipakai di semua negara di dunia ini. Selain mata angin pokok, ada juga mata angin tengah dan mata angin tambahan. Ayo sama-sama kita cari tahu arah mata angin lainnya. Kita belajar sambil bernyanyi ya, berikut liriknya :

-Timur -Tenggara -Selatan -Barat daya -Barat -Barat laut -Utara -Timur laut

 

 

Mengasah Bakat Visual Spasial

Saya pun sangat sering mengalami hal seperti ini, bingung arah dan membutuhkan waktu yang lumayan juga untuk mereset otak mengenai arah di tempat yang baru. Ini mungkin karena faktor Mama yang lemah dalam kemampuan visual spasial kali ya, itulah mengapa rata-rata perempuan sulit membaca peta haha. Jika mengalami hal seperti itu, kata Papa Faris janganlah bingung, ada beberapa trik yang bisa kita terapkan agar tidak bingung arah jika berkunjung ke daerah yang baru.

Trik 1
Kompas adalah alat untuk menunjukan atau menentukan mata angin. Pada alat ini arah utara sebagai patokan atau arah utama. Makanya sering kita jumpai pada kompas huruf “U” lebih menonjol dalam kompas. Dijaman sekarang pun tersapat aplikasi kompas di smartphone, namun jika kita berada di tempat yang jauh dari sinyal atau listrik akan sulit diterapkan

Trik 2
Patokan kita menentukan arah dengan menggunakan matahari. Jika kita kebetulan tiba di pagi hari, maka matahari bisa dipastikan masih berada di timur. Kalau kita terpaksa berada di hutan atau kebun yang jauh dari matahari, maka kita bisa melihat daun atau tunas dari tumbuhan sebab mereka selalu mencari sinar matahari jadi otomatis tumbuhan cenderung menghadap ke arah timur. Lalu bagaimana cara menentukan posisi arah mata angin yang lainnya?

∼Memposisikan Badan Menghadap Matahari
Kita menghadapkan badan kita ke arah matahari dengan merentangkan tangan. Tangan kanan kita sekarang akan menunjukkan arah selatan dan tangan kiri akan menunjukkan arah utara.

Kalau posisinya sore hari pun bisa diterapkan, artinya sekarang kita menghadap ke barat karena matahari akan tenggelam ke arah barat.

∼Memposisikan Badan Menghadap Matahari
Rentangkan tangan dan tangan kanan kita akan menunjukkan arah utara dan tangan kiri menunjukkan arah selatan kanan kita akan menunjukkan arah utara dan tangan kiri menunjukkan arah selatan. Mudah juga kan?

Trik 3

Membuat bayangan suatu benda merupakan cara yang sederhana yang biasa dipakai oleh orang zaman dulu sebelum adanya alat untuk menentukan arah. Caranya cukup mudah, yaitu:

Pertama, tancapkan suatu benda secara tegak lurus, dengan panjang benda minimal 30 cm supaya lebih jelas. Setelah tertancap tegak lurus, berikan suatu tanda pada ujung bayangan yang dihasilkan dari benda tersebut. Boleh tanda apa saja, yang penting bisa untuk menandai, bisa semacam tanda silang atau lainnya pada ujung bayangan.Biarkan minimal selama 15 menit, atau sampai ada tanda pergeseran bayangan yang jelas. Jika sudah ada pergeseran bayangan secara jelas, langsung kasih tanda kedua pada bayangan yang sudah mengalami pergeseran.Arah utara akan di dapat dari garis yang tegak lurus dari garis yang sudah diperoleh dari dua titik bayangan yang sudah dibuat tadi.

Trik 4

Mencari arah melalui kelebatan sebuah pohon, metode ini berhubungan dengan efek cahaya matahari di pagi hari. Pada umumnya yang mengarah ke arah timur tumbuh lebih lebat, di banding dengan pohon yang mengarah ke arah barat. Hal ini dikarenakan pohon yang mengarah ke arah timur mendapatkan sinar matahari yang bagus untuk proses fotosintesis.

Trik 5

Mentukan arah melalui tumbuhan lumut, trik ini sangat cocok bagi orang yang kebingungan menentukan arah di tengah lebatnya hutan. Dengan melihat tumbuhan lumut yang tumbuh di batang pohon. Jenis tumbuhan lumut Ploytrichum sp dan Parmelia sp merupakan lumut yang cenderung tumbuh lebih subur di daerah yang kualitas rendah sinar matahari. Daerah yang kualitas sinar mataharinya rendah yaitu arah utara dan selatan. Jadi, jika ingin menggunakan metode ini lihat batang pohon yang ditumbuhi lumut jenis yang sudah disebutkan tadi, lalu perhatikan bagian yang paling banyak ditumbuhi lumut tersebut. Daerah yang paling banyak ditumbuhi lumut tersebut menandakan arah utara dan selatan. Cara ini sebenarnya termasuk cukup kecil kemungkinan kebenarannya. Tapi, jika keadaan darurat bisa manfaatkan metode ini. Dilihat secara materi metode ini cukup masuk akal.

Trik 6

Menentukan arah dengan melihat rasi bintang. Cara ini dilakukan berdasarkan pedoman yang telah ditetapkan sama Himpunan Astronomi Internasional. Di belahan bumi bagian utara (hemisfer) biasanya melihat rasi bintang berdasarkan pedoman tradisi Yunani. Cara ini tentunya bisa digunakan ketika malam hari yang penuh bintang. Karena untuk mempermudah melihat rasi bintang. Kelemahannya tidak cocok untuk orang yang buta ilmu astronomi. Banyak banget ilmu yang Mama dan Faris dapat dari kegiatan outing kali ini, tunggu cerita Faris yang lainnya ya. Salam  😀 

 

 

 

 

Magang dan Peta Magang

Setelah mempelajari framework FBE, saya menuliskan kembali disini hal-hal penting yakni bab Magang yang dalam teknik pendidikan rumahan ada di fase pre aqil baligh (8-14 tahun). Pada rentang usia pre-aqil baligh 8-14 tahun, orang tua memandu anak untuk ‘kaya akan gagasan, setelah kaya akan wawasan (0-7 tahun). Orang tua menjadi teman bermain bagi anak, dan anak mulai mempunyai peran dalam keluarga besar dan komunitas. Pada masa ini, anak boleh berganti ganti ide.

Pada usia pre-aqil baligh 8-14 tahun adalah saat anak untuk menularkan value atau nilai dan karakter karena di usia 7 tahun merupakan masa pembentukan karakter. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa value/nilai keluarga dan karakter tidak bisa diajarkan namun ditularkan melalui teladan.

Pada usia 8-14 tahun, umumnya anak sudah mulai tidak egosentris. Anak mulai melihat nilai-nilai sosial, tika-etika dasar dalam ajaran Islam. Dimana usia 7-10 tahun anak sudah diperintahkan untuk shalat.

Rentang usia pendidikan anak usia 8-14 tahun,terbagi atas dua tahap :

  1. Usia 8-10 tahun,

-Mengenal potensi diri

-Magang/club untuk membuka wawasan sehingga melahirkan gagasan, dan

-Mulai menjalankan ibadah syariah.

2. Usia 10-14 tahun

-Belajar bersama maestro,

-Magang Project,

-Menghebatkan potensi diri, kemandirian, kepemimpinan dan sebagainya.

Anak-anak di jenjang usia 8-14 tahun mulai mengenal ”mimpi apa yang akan dia bangun”.

Tahapan Yang Dapat Ditempuh Pada Fase 8-14 tahun

  1. Pandu anak untuk memahami misi hidupnya dengan cara:

-Mengajak anak-anak untuk paham ”Who am I?”

-Mengajak anak untuk memahami alam sekitarnya/lingkungannya (kearifan lokal),

-Mengajak anak untuk memahami zaman dia dibesarkan dan prediksi zaman saat anak aqil baligh nanti.

-Kuatkan aqidah anak akan keberadaan Allah SWT.

2. Pandu anak untuk memahami potensi dan bakatnya.

Berikut ini contoh tahapan yang sudah dipraktekkan oleh keluarga Pak Dodik Maryanto dan Ibu Septi Peni Wulandari kepada anak-anak beliau diantaranya :

-Memperbanyak aktifitas anak yang Non-Pelajaran, agar anak cepat menemukan potensi dirinya.

-Memasukkan anak ke club talent sesuai dengan potensi yang ditemukan dan diulang terus menerus.

-Ajak anak menuangkanmimpinya dalam vision board.

-Memperkenalkan anak kepada beberapa learning model yang berkaitan dengan mimpi anak.

-Memandu anak-anak untuk membuat talent based individua project.

-Menularkan leadership dengan benar.

Persiapan Kegiatan Magang

Tahapan yang harus disiapkan agar anak dapat diterima magang adalah orang tua harus memperkuat terlebih dahulu bab, iman, akhlak, adab dan cara bicara anak-anak. Adab itu tidak cukup diajarkan saja harus ditularkan. Sedangkan cara bicara itu ketrampilan yang harus orang tua latihkan terus menerus. Cara bicara itu menyempurnakan adab bicara. Apabila anak sudah tahu adab bicara, tetapi tidak pernah praktek ketrampilan bicara, biasanya mereka akan gagap ketika di lapangan.

Setelah itu mengajak mereka untuk mengenal siapa dirinya ( who am I). Karena kalau modal anak sudah kuat di 4 hal tersebut, dan paham tentang dirinya, yang mau menerima magang biasanya banyak. Bangun portofolio anak, dan jalin silaturahim sebanyak-banyaknya. Ingat prinsip ‘murid siap, guru datang’, jadi tidak perlu dicari..

Menurut Ibu Septi, proses magang itu sejatinya adalah proses anak-anak belajar dengan orang dewasa lain selain orangtuanya, apabila berjodoh akan menjadi orangtua ideologis anak-anak dalam menemukan jalan hidupnya. Baru setelah anak-anak mendapatkan orangtua ideologis, dan sang orangtua ideologis ini misalnya memiliki pabrik besar berskala nasional, dan meminta seorang anak untuk magang di semua lini usaha yang ada disana untuk mempelajari sistemnya, maka Ibu meminta setelah usia 15 tahun saja.

Ust Harry Santosa, dalam materi matrikulasi HEBAT menambahkan, bahwa Magang atau Merantau sesungguhnya adalah Sunnah Rasulullah SAW. Para Ulama di Minang menyebutnya Merantau, di Aceh disebuat Meudagang, di Sulawesi lain lagi.

Biasanya, sebelumnya didahului dengan Masjid atau Tempat Belajar: Surau Merantau, Meunasah Meudagang. Ini berarti sebelum magang atau merantau atau meudagang harus kokoh dulu fitrah keimanan dan adabnya antara usia 7-10 tahun. Dalam pandangan syariah, usia 10 tahun adalah dimulainya persiapan aqilbaligh (kamar dipisah, jika tdk sholat boleh dipukul), ini berarti fitrah keimanan, fitrah seksualitas, dan fitrah bakat setidaknya sdh tumbuh kuat potensinya.Dalam standar pendidikan sepakbola FIFA, usia 10 tahun mulai dipastikan bakat sepakbolanya dengan talent scouting, kemudian wajib dibimbing coach dan kemudian sejak U10 wajib menjalani 36 kali match sampai 48 match dalam setahun, sampai menjadi pro di U17.

Magang bersama Maestro, idealnya memang dimulai setelah usia 10 tahun, sebagaimana Rasulullah SAW mulai magang merantau berdagang bersama pamannya di usia 11-12 tahun.

Realita pada prateknya adalah bahwa anak usia 10 tahun bahkan 12 tahun masih dianggap anak-anak oleh orangtuanya bahkan oleh Maestronya, dan anaknya sendiri mempersepsi dirinya anak anak.

Realita kedua adalah tidak mudah menemukan Maestro yang relevan. Ada anak yang beruntung cepat mendapat Maestro yg relevan, ada juga sampai usia 18 tahun bahkan lebih baru menemukan. Ini perlunya jaringan pemagangan dan jaringan Maestro beserta klasifikasinya

Realita ketiga adalah sulit mempertemukan hasil talents mapping pada usia 10 tahun, dengan profesi atau kepakaran yang relevan. Di sisi lain, anak kita harus didorong menemukan perannya sendiri yang barangkali belum ada hari ini.

Realita keempat, harus disadari bahwa Belajar dan Bakat baru salah dua dari aspek fitrah. Ada aspek fitrah keimanan, fitrah seksualitas, fitrah individualitas dll yang juga perlu dipertimbangkan serius. Pendamping Akhlak atau Murobby atau Chaperon juga diperlukan,

Realita kelima, banyak kasus terjadi adalah salah magang. Maestro tidak sesuai dengan bakat atau minat anak. Walau misalnya diperlukan Maestro IT atau Maestro Financial, ternyata bidang IT dan Finance sangat beragam

Realita keenam adalah Skill dan Knowledge yang diperlukan atau dipersyaratkan sebelum pemagangan. Ada kasus anak magang di bursa saham, ternyata perlu paham keuangan sebelumnya.

Kapan Anak Siap Magang dan Mau Magang Kemana?

Apa sih yang menjadi ciri atau syarat bahwa anak sudah siap dimagangkan? Karena biasanya banyak kekhawatiran  yang muncul walaupun usia anak sudah mencukupi, tetapi cakupan-cakupan skill, adab dan hal lain nya belum siap. Menurut Ust Harry Santosa, selain usia dan semua aspek fitrah yg tumbuh baik sebagai hasil “lingkar mekar” di rumah, hal yang penting  adalah “kacamata ibu” , firasat dari manusia yang telah melahirkannya

Yang perlu diperhatikan ketika merancang kegiatan magang bagi anak-anak usia pra AqilBaligh adalah pentahapan. Sederhananya, program magang sebaiknya dimulai kepada orang-orang di lingkup area terdekat sebelum di lingkup area yang lebih jauh. Berdasarkan tahapannya, saya membagi program magang menjadi beberapa level sebagai berikut:

Magang Level 1: Lingkup Area Rumah
Orang tua merupakan role model yang paling berpengaruh terhadap anak-anak. Karena itu penting bagi orang tua untuk menunjukkan adab dan sikap profesionalitas yang baik dalam melaksanakan pekerjaan-pekerjaan di rumah. Fokus magang kepada orang tua adalah membudayakan adab dan melatih keterampilan hidup dasar agar anak-anak bisa melayani dirinya sendiri. Ini penting agar nanti saat magang tahap lanjut, anak-anak tidak menyusahkan orang lain.

Magang Level 2: Lingkup Area Tetangga/Kampung
Pada tahap ini, anak-anak diajak untuk magang kepada tetangga dengan beragam profesinya. Fokus magang di level ini adalah melatih adab dalam berinteraksi dengan orang lain serta memberi kesempatan kepada anak-anak untuk mencoba beragam kegiatan. Anak-anak juga perlu dimagangkan dalam (kepanitiaan) kegiatan-kegiatan di tingkat kampung. Durasi magang di level ini sebaiknya tidak terlalu lama, maksimal satu pekan per sesi magang, secara individual maupun kelompok.

Magang Level 3: Lingkup Area Kota/Daerah
Selain dilatih mengenal (potensi) diri, anak-anak juga perlu dilatih mengamati lingkungan. Karena setiap kota/daerah memiliki potensi dan keunikan masing-masing. Mengenal potensi kota dapat dilakukan melalui kegiatan magang bisnis/profesi tematik di lingkung kota. Magang di lingkup area kota juga berguna untuk melatih keberanian, karena anak belajar bepergian dalam jarak yang lebih jauh secara mandiri. Kegiatan magang di level ini sebaiknya dilakukan secara berkelompok (1 tempat magang untuk beberapa anak) dengan durasi 1-2 pekan.

Magang Level 4: Lingkup Area Regional/Nasional
Di level ini anak-anak diajak untuk magang di luar kota untuk melatih kemandirian mereka. Biarkan anak merasakan hidup dalam keterbatasan agar mereka juga mampu beradaptasi dalam keadaan yang tidak nyaman. Tujuan lainnya adalah untuk mengenalkan bidang-bidang bisnis atau mempelajari keterampilan-keterampilan spesifik. Magang dapat berlangsung secara berkelompok selama 2 pekan sampai 1 bulan dengan tinggal di lokasi magang.

Magang Level 5: Bersama Maestro
Saat anak sudah mengenali potensi dirinya dan sudah mempunyai pilihan bidang bisnis atau profesi yang akan ditekuninya, itulah saatnya dia belajar lebih dalam dengan magang bersama maestro. Dalam magang ini, idealnya anak terlibat dalam bisnis/kegiatan dan nempel dalam keseharian sang maestro. Magang bersama maestro sebaiknya dilakukan secara individual dalam jangka waktu yang lebih lama.

Agar magang efektif, orang tua/pendidik perlu mencarikan figur-figur yang tepat serta bersedia dimagangi oleh anak-anak. Tidak usah memaksakan diri dengan kriteria sosok maestro sempurna yang punya keahlian sekaligus keteladanan akhlak, karena jumlahnya pasti sangat sedikit. Yang penting mulailah menginventarisir dan mendekati orang-orang beragam profesi yang bersedia menemani anak-anak tumbuh. Percayalah, niat baik akan selalu menemukan jalannya.

Berikut ini rencana tempat magang yang dipilih oleh Mama untuk Faris yang kemungkinan cocok dengan minat atau ketertarikan melalui pengamatan kegiatan hariannya saat ini (bisa jadi nanti berubah seiring dengan semakin kaya wawasannya)

1. Desa Mandiri Energi Berbasis Energi Terbarukan (Biogas) Desa Sidomulya Kec. Pagerwojo Kab Tulungagung
Menjalani kehidupan di desa mandiri sangat menarik dan membuat mata Faris berbinar. Menjadi insan yang mandiri adalah cita-citanya. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan menggali potensi dan pengelolaan sumberdaya alam serta pengembangan teknologi tepat guna (TTG) yang sesuai dengan potensi kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat menarik perhatian saya dan anak-anak
Teknologi yang dikembangkan dalam program ini adalah teknologi tepat guna (TTG) untuk mengelola limbah, dalam hal ini limbah peternakan (kotoran sapi) yang dimanfaatkan menjadi energi biogas dan saat ini telah dikembangkan pembangunan instalasi reaktor digester untuk biogas, yang dapat menjawab permasalahan masyarakat akan kebutuhan energi, yang tidak merusak lingkungan dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi.
Program pengembangan energi alternatif berupa biogas ini mempunyai banyak kelebihan diantaranya: bahan baku melimpah, biaya murah, mudah diaplikasikan, perawatan praktis dan memiliki umur pakai yang cukup lama serta sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Semoga kelak Faris bisa menggali potensinya melalui kegiatan belajar ini.

2.Greenmommy, Malang
Sebuah brand yang diciptakan oleh seorang ibu muda, yaitu Ibu Deasi Srihandi, yang sejak kecil memang terbiasa dengan gaya hidup alami dan natural. Disini anak-anak belajar lebih dekat dengan alam dan menciptakan produk-produk homemade dengan memilih berbagai cara pembuatan produk alami yang terbaik, termasuk menggunakan manfaat aromaterapi. Produk greenmommy tidak hanya sangat membumi, bahkan akan membuat konsumen menjadi lebih membumi, ditambah lagi, produk-produk yang dihasilkan bebas bahan sintetis kimia.
Semua produk dibuat dalam jumlah yang sedikit agar selalu baru. Semua produk akan selalu alami dan TIDAK AKAN PERNAH mengandung pengawet sintetis, pengharum sintetis, pewarna sintetis, produk turunan minyak bumi, pembusa sintetis, lemak hewan, detergen, alkohol. Semua produk greenmommy tidak diujicobakan pada hewan. Produk buatan greenmommy hanya mengujicobakan kepada relawan manusia. Selain belajar membuat produk sabun untuk kebutuhan sehari-hari, kita juga bisa belajar gaya hidup hijau serta pembuatan solar cell untuk pemakaian rumahan

3.Kebun Hydrogreen Cendana Batam
Karena ketertarikannya belajar bertanam maka Faris akan mencoba belajar hydroppnik Hydrogreen Cendana. Sebenarnya tidak rumit untuk dapat memulai berhidroponik, hanya di butuhkan sedikit ketekunan dan sedikit kesabaran untuk dapat melihat bibit yang kita tanam bertumbuh kembang subur dan memberikan kepuasan buat yang menanam. Konsep dasar hidroponik mulai berkembang sebenarnya adalah untuk menyiasati keterbatasan lahan, waktu, dan cara pemeliharaan.
Dengan menghilangkan unsur tanah dalam proses menanam, dan menggantikan kultur media tanah dengan media lainya Seperti cocopeat, hidroton, rockwool, pasir dan lainnya. Air digunakan adalah sebagai sumber nutrisi dan masing-masing media tanam memiliki kelebihan dan kekurangannya.

4. Engineering for Kids (Robotic/Sains)
Cita-cita saya sebagai fasilitator adalah agar anak-anak lebih peka namun untuk mengasah kreativitas anak dengan cara yang menyenangkan. Pelatihan merakit robot menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Seperti yang kita ketahui, robot adalah salah satu mainan yang sangat digemari oleh anak-anak. Dengan adanya kursus robotik, anak tidak hanya sekedar bermain robot saja, tetapi juga belajar membuat robot dan teknik-teknik pemogramannya yang dapat membuat anak menjadi lebih kreatif dan lebih imajinatif.
Mengusung metode hands on experiment saya ingin anak-anak menjadi tahu bahwa sains itu ada lho fungsinya dalam kehidupan. Dengan belajar robotic, anak berlatih untuk ngasih perintah ke robot yang udah dia bikin sehingga melatih anak untuk logical thinking.
Anak juga dilatih untuk memanfaatkan barang bekas yang ditemukan di sekitar mereka untuk menciptakan sesuatu. Saya tidak ingin memaksa anak menghafal tapi berharap mereka mengerti konsepnya.

5. Fisherism Batam
yang bisa kita pelajari disana? Kita bisa berkunjung ke kebun sayur percontohan dan kandang ternak. Tanjungriau Fisherism juga menyediakan kegiatan edukasi pertukangan ringan bekerjasama dengan tekiro tools dan membuat paper flower atau menghias cookies.
BP Batam bekerjasama dengan UMKM Batam membimbing masyarakat agar dapat membuat produk yang memenuhi standar untuk produksi kuliner dan souvenir sebagai oleh-oleh. Kemudian market place nanti bisa dititip untuk dijual di agrosouvenir yang ada di kawasan wisata Tanjungriau Fisherism. Produk yang dihasilkan nantinya dapat menjadi bagian dari daya tarik wisata Batam. Melalui tempat magang ini saya berharap anak-anak bisa belajar mrnjadi entrepreneur.

6. Kampung Susu Dinasty
Kampung Susu Dinasty Tulungagung merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kreatif yang berada di desa Sidem, kecamatan Gondang, kabupaten Tulungagung. Kampung Susu Dinasty memberi pengalaman dan ilmu pengetahuan kepada anak-anak berupa cara merawat hewan ternak, cara membuat makanan hewan yang higienis, pengolahan susu sapi modern, serta pengolahan biogas yang berasal dari kotoran hewan. Mereka akan di ajak ke kandang sapi, untuk belajar merawat hewan ternak. Seperti kegiatan membersihkan kandang dan membersihkan hewan agar hewan peliharaan bebas dari bakteri yang berasal dari kotoran dan sisa makanan. Selanjutnya kegiatan memberi makanan hewan ternak dan belajar cara membuat bahan makanan ternak yang higienis.
Disana kita juga di beri kesempatan untuk belajar cara memeras susu langsung dari hewan ternak (sapi) dan mempraktekkan memeras susu sendiri. Yang paling penting, anak-anak akan di beri edukasi tentang pengolahan kotoran hewan menjadi energi biogas yang bisa di gunakan untuk keperluan sehari-hari
Kemudian anak-anak bisa melihat proses pengolahan susu sapi dari awal sampai proses pengepakan dan siap untuk disajikan.

7. Belajar membuat tempe di wa Jam, Purbalingga
Tempe merupakan makanan tradisional yang bahan utamanya kacang kedelai. Nggak cuma di Indonesia aja lho tempe ini terkenal, bahkan sampai ke luar negeri segala. Tempe ini memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dan bisa diolah menjadi berbagai macam produk makanan.
Tempe juga merupakan makanan yang bahan pembuatnya tidak memakai unsur hewani, sehingga bisa dikonsumsi oleh seorang vegetarian. Bikin tempe itu sebenarnya nggak sulit kok, cuma butuh ketekunan sama kemauan. Kali ini Faris mau belajar bikin tempe, kita berencana untuk belajar bareng cara membuat tempe sendiri bersama wa Jam, uwa Faris.

8. Perkebunan Kopi Dilem Wilis,Trenggalek
Perkebunan Dilem Wilis adalah sebuah bekas perkebunan dan pengolahan kopi di jaman Belanda. Sisa-sisa dari perkebunan ini adalah bangunan pabrik pengolahan kopi sisa peninggalan Belanda. Selain itu ada pula pohon-pohon kopi tua yang beberapa masih berproduksi. Hasil kopi inilah yang diolah menjadi Kopi van Dilem yang terkenal itu. Pabrik kopi ini terletak di kawasan lereng gunung Wilis tepatnya di desa Dompyong, Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, menurut warga setempat pabrik kopi ini sudah ada sejak tahun 1929, yakni pada masa penjajahan Belanda jauh sebelum Indonesia merdeka. Pemilik pabrik kopi ini merupakan warga asli Belanda yang bernama Meneer Van Dilem. Disini anak-anak akan belajar banyak mengenai pohon kopi dan mempelajari proses pengolahan bahan mentah (biji kopi) hingga menjadi kopi yang biasanya kita lihat di kopitiam.

9. Penangkaran Penyu di Pantai Kili-Kili,Trenggalek
Pantai Taman Kili-Kili. Pantai yang berlokasi di Desa Wonocoyo ini berjarak 3 km dari Pantai Pelang. Pantai Taman Kili-Kili memang digunakan sebagai tempat penangkaran penyu. Terdapat 4 macam penyu yang sering bertelur di Pantai Taman Kili-Kili di antaranya penyu abu-abu, penyu belimbing, penyu sisik dan penyu hijau. Kawasan Pantai Taman Kili-Kili dijadikan konservasi pembudidayaan penyu yang bertujuan untuk mengawal induk penyu yang telah selesai bertelur. Disini anak-anak belajar mensyukuri apa pun yang telah Allah ciptakan dan pinjamkan kepada manusia, termasuk hewan penyu. Mereka dapat belajar segala hal unik tentang hewan penyu dan pembudidayaannya.

10. Belajar mengolah Ikan ke Abiqu Culinary
Abiqu merupakan UKM binaan dari Dinas Perikanan yang memiliki produk unggulan berbahan dasar ikan, mulai dari ikan lele, patin hingga tuna. Hasilnya berupa abon, krupuk, dodol bahkan permen rumput laut menjadi andalannya. Disini anak-anak bisa belajar menjadi entrepreneur, berkreasi dan mengolah bahan yang dipilih untuk menaikkan nilai ekonomisnya.

[1] Buku Fitrah Based Education, Ust Harry Santosa

[2] Matrikulasi HEBAT, Ibu Septi Peni W

[3] Ringkasan Materi Diskusi Magang oleh Bapak Agus Gusnul Yakin, Sekolah Alam Bogor.

Memahami (Bakat) Diri Dahulu, Memandu (Bakat) Anak Kemudian

Sudahkah anda mengetahui bakat dan potensi diri apa saja yang anda miliki? Itu pertanyaan besar dari penugasan ke-53 kelas Pendampingan Portofolio Anak bersama Mbak Andita. Sebelmnya perlu kita sadari terlebih dahulu bahwa setiap orang pasti memiliki bakat dan potensinya masing-masing sebagai anugerah yang Allah berikan.

Bakat dan potensi diri merupakan sarana untuk meraih kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat. Keduanya merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam menjalani kehidupan ini. Semua orang memilikinya walau dengan kadar yang berbeda-beda. Melalui kedua unsur inilah akan membentuk peran hidup seseorang. Apakah seseorang itu akan menjadi dokter, pengusaha, tentara, dai, guru, atau bahkan satu orang bisa menjalankan beberapa profesi sekaligus.

Potensi

Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi yang terdiri dari empat bagian yaitu; Fisik, Emosional, Intelektual dan Spiritual.

a. Potensi Spiritual / Ruhiyah yaitu potensi untuk beriman kepada Allah Swt. Potensi ini mendorong manusia mendekatkan diri kepada Allah Swt serta tunduk kepada perintah dan larangan-Nya.

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari suami mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “ Betul(Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi. QS. Al-A’raaf (Tempat tertinggi) 7 : 172.      

Untuk menguatkan potensi ini hendaklah manusia mau mendalami ilmu agama, memperbanyak ibadah dan bersikap ikhlas semata-mata karena Allah SWT.

b. Potensi Fisik yaitu berupa kelengkapan anggota badan beserta panca indera. Dengan potensi ini manusia mampu melakukan aktifitas fisik seperti berjalan, mengangkat beban, maupun pekerjaan fisik lain.Untuk menguatkan fisik ini dapat dilakukan dengan menjaga kesehatan dengan     mengkonsumsi makanan yang bergizi, olahraga dan istirahat yang cukup.

c. Potensi Emosional yaitu berupa perasaan. Melaui potensi ini manusia dapat memahami perasaan orang lain, simpati, kasihan dan sebagainya. Untuk melatih potensi ini dapat dilakukan dengan cara melakukan interaksi dengan banyak orang. Melalui cara ini, kita dapat mengetahui ragam karakter manusia dan memahami emosi atau perasaan orang lain.

d. Potensi Intelektual yaitu potensi berupa kemampuan berpikir atau dengan kata lain memiliki akal. Dengan potensi ini banyak sekali kemajuan yang kini bisa kita nikmati terutama bermacam temuan di bidang teknologi. Untuk menguatkan potensi ini yang perlu dilakukan adalah belajar dengan serius dan memfokus pada bidang-bidang yang di kuasai atau yang digemari.

Bakat

“ …Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaan-Nya masing-masing…” (QS. Al-Isra [17]: 84)

Setiap orang telah diberikan bakatnya masing-masing. Ini artinya bahwa Allah telah merancang seseorang dalam hidupnya untuk melakukan pekerjaan tertentu atau mengambil peran tertentu sesuai bakat atau talenta yang dimilikinya. Jika seseorang mampu mengembangkan bakat atau talentanya, maka sukses besarlah yang akan diraihnya.

Kita sering memaknai bakat sebagai sesuatu kelebihan yang dimiliki setiap orang. Ada orang yang berbakat di bidang olahraga, seni, akademik maupun yang lainnya. Bakat inilah yang akan mengarahkan seseorang kepada suatu profesi tertentu. Semua orang pada dasarnya memiliki bakat, seandainya ia tidak dapat melakukan pekerjaan yang baik boleh jadi ia tidak bekerja sesuai dengan bakatnya.

Lalu apakah yang dimaksudkan dengan bakat itu sendiri? definisi bakat sebagai berikut:

Menurut Efriyani Djuwita dalam bukunya Memilih & Mencari Kerja Sesuai dengan Bakat dan Kepribadian, secara garis besar dapat disimpulkan:

Bakat adalah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk dapat mempelajari suatu pengetahuan, keahlian atau dapat memecahkan masalah pada situasi tertentu. Bakat merpakan anugrah/talenta yang dimiliki seseorang. Sifat dasar, kepandaian, pembawaan yang muncul sejak lahir. Misalnya bakat menyanyi, bakat kesenian.

Menurut Ustad Harry Santosa dalam bukunya, disebutkan sebagai Fitrah Bakat yang meliputi Talent, Passion & Strength. Setiap anak adalah unik dan memiliki sifat bawaan masing-masing yang kemudian akan berkembang menjadi karakternya. Dengan karakternya, akan berkembang bakat yang akan menjadi misi hidup yang spesifik untuk bisa berperan dalam peradaban.

Bakat itu ada dua sumber, dari panca indera (ada 15 aktifitas) 15 bakat tersebut yang selama ini mdah dilihat sehingga dulu kalau tidak bisa melakukan 15 aktifitas tersebut maka dianggap tidak berbakat. Bakat yang bersumber pada panca indera yang ada dalam diri saya yang ‘gue’ banget antara lain:

  1. Menari, sejak kecil saya sudah jatuh cinta dengan aktivitas seni yang satu ini. Bahkan sejak duduk di bangku sekolah dasar saya aktif mengikuti kelas menari tradisional dan saya terus menari hingga saya lulus SMA. Perubahan dalam hidup saya membuat saya memutuskan untuk meninggalkan dunia tari padahal sampai detik ini pun saya masih suka menari  meskipun hanya di dalam rumah saja bukan untuk pementasan hihi.
  2. Memasak, ketertarikan saya terhadap dunia memasak terutama baking atau membuat desert dimulai ketika saya masih kuliah. Senang mencoba berbagai resep baru dan mengikuti cooking class merupakan tempat saya mengekspresikan diri. Saat ini,saya ingin fokus belajar memasak sehat dan simple tanpa banyak proses pengolahan karena kebutuhan akan hidup yang lebih berkualitas dan sehat tentunya.
  3. Memelihara Lingkungan, sebenarnya bakat ini muncul karena pembiasaan diri yang dilakukan oleh Papa saya dan berlanjut sampai saat ini. Inilah motivasi saya untuk mendalami dan mengembangkan bakat ini.
  4. Bercocok Tanam, bicara soal bercocok tanam pada dasarnya saya telaten mengurusi tanaman apalagi bisa dikonsumsi sendiri. Mungkin karena latar belakang tersebut yang membuat saya ingin menekuni kembali hobi yang sudah lama terkubur dalam-dalam. Kini waktunya saya bangkit  demi mewujudkan mimpi-mimpi yang belum tercapai.

Mengidentifikasi Bakat dan Peran Dalam Diri melalui Pandu 45

Apakah PANDU 45 itu?

Pand 45 adalah panduan untuk melihat kekuatan dengan beragam aktifitas. Dibuat oleh Pak Dodik Mariyanto dan Bunda Septi Peni Wulandani. Di dalamnya ada 34 tema bakat (bahasa bakat) yang bisa dijadikan acuan untuk identifikasi. Sedangkan ASESSMENT ST30 yang dibuat oleh Ir. Abah Rama Royani sebagai alat untuk mengetahui potensi kekuatan diri. Di dalamnya ada 30 bakat terkait peran.

Pada Pandu 45, 34 Tema Bakat itu merupakan kata sifat yang disebut BAKAT.  Sedangkan ST30 atau 30 streght typology itu kata benda yaitu PERAN.

Dari indikator yang tertulis pada pandu 45 dan ST 30 halaman 6-13, saya memilih tema bakat dan peran yang paling pas atau cocok dengan apa yang saya rasakan dalam kehidupan sehari-hari selama ini. Saya juga memasukkan faktor penting pada hal yang saya BISA dan SUKAI.  Hal tersebut saya ambil dari hasil  beragam kegiatan yang pernah saya lakukan sebelumnya.

Baca Juga : Menuju Bunda Produktif Rejeki Itu Pasti Kemuliaan Yang Dicari

Saya mudah bergaul dan akrab dengan orang baru. Banyak yang bilang saya orangnya rame, apalagi kalau sudah kenal hal kecil pun bisa jadi bahan obrolan. Saya senang membantu orang lain. Saya senang berbicara menjelaskan sesuatu kepada orang lain. Saya bahagia melihat orang lain bisa sukses. Saya senang bicara di depan umum menjelaskan atau mengajarkan sesuatu. Saat bekerja dulu, setiap hari saya berinteraksi dan senang melayani banyak orang. Saya suka belajar hal baru dan mudah mempelajari sesuatu. Fokus dan disiplin apabila mengerjakan sesuatu. Saya senang menulis untuk mengeluarkan banyak ide di kepala.

 

Dan berikut ini bakat,hasil identifikasi saya berdasarkan PANDU 45:

  1. Achiever, melihat dari definisi potensi kekuatan achiever, saya merasa hal ini adalah saya banget. Karena saya memiliki kepribadian Sanguinis dimana saya sangat kinestetik, terlalu aktif, tidak bisa diam, dan baterai saya selalu full. Tidak hanya saya yang menyadari hal ini, namun juga teman-teman saya. Karena hal ini saya meyakini bahwa salah satu peran saya adalah explorer. Karena saya pribadi memang tipikal surveyor yang suka sekali diajak survey. 
  2. Activator, saya tipikal orang yang tidak sabaran sehingga seringkali saya melakukan tindakan gegabah karena terlalu tidak sabaran. Tentunya hal ini harus dikendalikan. Sehingga dengan berbagai pengalaman dan juga berbagai tindakan gegabah yang merugikan saya, saya pun belajar untuk lebih berhati-hati dalam bertindak. Walaupun sifat tidak sabaran saya masih tetap ada.
  3. Connectedness, ketika saya mengalami suatu momen seringkali saya menghubungkannya dengan apa yang pernah saya lihat ataupun baca. Lalu kemudian saya mencoba membuat pola dari kejadian tersebut dan mencoba menarik benang merahnya untuk mendapatkan kesimpulan dari sesuatu.
  4. Context, salah satu bentuk kecintaan saya terhadap sejarah adalah dengan mempelajari budaya dan kearifan lokal, mengunjungi daerah baru dan juga mengunjungi museum. Saya selalu terkagum dengan cagar alam karena hal tersebut adalah salah satu kecerdasan dan kecanggihan lokal di masa lalu.
  5. Learner, saya rasa semua orang terlahir sebagai seorang pembelajar, termasuk saya. Saya juga suka belajar. Semua hal itu menyenangkan. Selain itu saya juga suka mempelajari hal-hal baru seperti pertanian, parenting, pendidikan, blogging dan hal lainnya. Namun seringkali hal ini membuat saya jadi hanya sekedar tahu. Namun bagaimanapun saya harus tetap belajar apapun yang ingin saya ketahui.

5 peran dominan hasil identifikasi ST30,

  1. Arranger, karena saya sangat senang mengorganisir sesuatu maka saya memberi ruang pada bakat arranger dengan menjadi administrator yang baik di grup Rumah Belajar Trenggalek dan event wisuda Matrikulasi Batch 5 Ibu Profesional Batam Kepri.
  2. Educator, semenjak mempunyai anak saya jadi suka dan tertarik sekali mempelajari dunia anak kecil. Karena suka main dengan anak kecil, saya sempat kepikiran untuk menjadi guru TK. Saya meyakini bahwa saya bisa menjadi seorang educator. Tapi saya hanya ingin menjadi guru TK, karena saya suka bermain. Apalagi anak TK dunianya adalah belajar sambil bermain. Hal tersebut sangat menyenangkan. Saya memberikan ruang untuk bakat ini dengan menjadi fasilitator homeeducation anak-anak saya terlebih dahulu.
  3. Creator, mungkin bakat ini ada sejak saya masih kecil hanya saja kurang kaya wawasan dan kaya kegiatan sehingga kurang berkembang hanya setengah-setengah saja. Saya senang menuangkan ide dalam bentuk tulisan atau ide grafis, semoga ada masih ada kesempatan untuk belajar menuju digital mommy. Saya memberikan ruang bakat ini dengan mengikuti komunitas literasi dan menulis secara rutin rekam jejak harian anak-anak.
  4. Journalist, saya suka sekali menulis karena menulis adalah salah satu cara saya untuk menumpahkan segala rasa. Untuk suatu hal yang sifatnya pribadi terutama yang berkaitan dengan emosi, biasanya saya tulis di note pribadi saya. Setelah itu saya akan merasa lega karena ternyata menulis adalah salah satu cara untuk terapi jiwa. Saat ini saya kembali ngeblog setelah sekian lama mati suri. Sehingga saya memberanikan untuk membeli domain dan hosting. Blog tersebut akan saya isi dengan tulisan yang berkaitan dengan parenting (rekam jejak harian anak-anak) dan pendidikan. Dan saat ini saya sedang berusaha istiqomah untuk menulis di blog. Karena saya percaya bahwa salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat secara tidak langsung adalah melalui tulisan.
  5. Synthesizer, untuk bakat peran ini sebenarnya tidak terlalu dominan dalam diri saya. Saya memang suka mengkait-kaitkan antara suatu teori dengan teori lainnya atau mengkaitkan teori dengan kondisi di lapangan. Dan melihat peran yang cocok adalah salah satunya menjadi peneliti. Semenjak nyemplung di perkulihan S2, dosen-dosen biasanya sering melibatkan mahasiswa untuk penelitian. Dan semenjak itu saya jadi suka meneliti, khususnya yang berkaitan dengan kontrak. Sehingga dari secuil pengalaman saya tersebut, saya seringkali mencoba untuk menarik benang merah, misalkan ”gimana caranya untuk mengurangi sampah”. Oh ternyata harus memperbaiki ini dan itu, bukan ini dan itu. Yah misalnya begitu lah. Saat ini saya berusaha memberikan ruang untuk bakat ini dengan membersamai anak-anak melakukab pengamatan dengan objek penelitiannya adalah apa saja yang ditemukan oleh anak saya dalam kegiatan bermainnya. Saya sangat senang membersamai mereka melakukan pengamatan, kenapa keong meninggalkan rumahnya atau kok bisa sih laba-laba melepaskan kulitnya dan menggantung terbalik pada benang sutranya hihi.

Alhamdulillah, dari  hasil identifikasi bakat dan peran yang saya tulis di atas, mempunyai banyak kecocokan. Kebetulan pada gambar hasil identifikasi, saya tuliskan berdampingan. Sehingga mudah terlihat persamaan antara 5 BAKAT dan  5 PERAN.

Semoga ini pertanda baik, untuk bisa lebih jelas lagi mengetahui perangkat unik kekuatan diri saya. Aamiin

Setelah menelusuri bakat dan potensi peran yang kita miliki, pernahkah muncul dalam pikiran kita, lalu apa yang harus saya lakukan? Bisa jadi, kita sudah mulai mengenal dan memahami diri. Namun untuk dapat menebar kebermanfaatan, cukupkah hanya dengan mengidentifikasi diri? Perlu ada proses lanjutan, yaitu mengembangkannya.

Worldschooling Part 1 : Belajar Matematika

Assallamualaykum teman-teman, alhamdulillah kemarin Faris ikut Papa berdinas ke Tanjung Pinang. Senangnya Faris dan Irbadh bisa ngikut jalan-jalan sambil belajar banyak hal tentunya. Ceritanya kami berangkat dari Batam menggunakan speedboat Oceana melalui pelabuhan Punggur dengan jadwal pemberangkatan pukul 10.00 WIB. Dengan sedikit terburu-buru dan packing seadanya jadilah kami berangkat, bismillahirrahmanirrahim.
Saya dan rombongan kantor suami tiba di Pelabuhan pukul 09.50 WIB. Kemudian kami lanjut membeli tiket kapal dan masuk ke kapal karena sebentar lagi kapal akan berangkat.

Perjalanan kami alhamdulillah berjalan lancar, cuaca pun mendukung. Meskipun anak-anak baru sembuh dari flu dan masih sedikit meler alhamdulillah mereka tidak rewel selama perjalanan. Empat puluh menit perjalanan laut terasa singkat karena keceriaan anak-anak. Saya dan Shabrina, teman kantor suami ngobrol sampai kemana mana sampai-sampai tidak sadar speedboat sudah sampai Pelabuhan Sri Bintan Pura.

Setelah turun dari kapal dan berjalan menuju gerbang keluar pelabuhan kami sudah dijemput oleh mobil hotel CK Tanjung Pinang, tempat kami menginap. Biaya setiap penjemputan Rp 120.000,- yang menurut saya masih worth it jika dipakai untuk penjemputan rombongan keluarga atau wisatawan dengan jumlah rombongan banyak sebab satu mobil muat hingga 12 penumpang.

Menginap di Hotel CK Tanjung Pinang

Pukul 12.30 kami sampai di hotel CK Tanjung Pinang, hotel bintang empat yang terletak di RH Fisabilillah KM.8 No.10, Batu IX, Tanjungpinang, Tanjungpinang, Kepulauan Riau 29125

Hotel berkapasitas 260 kamar ini, menawarkan pilihan bervariasi, termasuk Presidential Suite. Tipe kamar lainnya seperti Superior, Deluxe, Deluxe Balcony, Premier, Suite, dan Executive Suite pun dapat dipilih sesuai dengan budget Harga kamar di hotel ini mulai dari Rp 888.888,- per malam sudah termasuk sarapan untuk dua orang. Selain kamar, hotel juga dilengkapi fasilitas 20 ruang pertemuan, satu ballroom berkapasitas 3.000 orang yang cocok digunakan berbagai event seperti weeding party, seminar atau kegiatan rapat oleh instasi pemerintah maupun swasta.

Selain itu ada juga fasilitas pendukung seperti Soleil Restaurant, Oasis Coffee Bar, Valiant Music Lounge, Solitaire Fitness Centre, Aquatic Swimming Pool, SPA & Massage serta KTV.

Fasilitas-fasilitas tersebut juga dilengkapi dengan layanan seperti Airport Transfer Service (on request), Room Service 24 jam juga koneksi internet nirkabel gratis (Free Wifi).

Bangunan lobi hotel ini begitu megah dan mengusung tema classic. Terlihat dari interior dan pemilihan furniture yang begitu elegan. Terdapat beberapa kursi besar yang dapat digunakan untuk bersantai dan ngobrol bersama. Kolam renang hotel ini ada dua untuk anak – anak dan dewasa. Kolam khusus untuk anak-anak dilengkapi dengan arena bermain berupa seluncuran, mini wall climbing hingga ayunan jadi anak-anak bisa puas berenang disini.  Itulah sekilas hotel tempat kami menginap. Penasaran? Kalau berkunjung ke Tanjung Pinang, hotel ini boleh dicoba  🙂 

Mengenal Angka lewat Permainan

Bermain bersama anak adalah cara terbaik untuk membantunya belajar. Flashcard dan aneka worksheet akan membuat anak seusia Faris dan Irbadh jenuh. Itulah sebabnya mengapa permainan mencari angka atau huruf bisa dijadikan alternatif mengenalkan angka dan menumbuhkan minat belajar sesuai dengan keterampilan anak usia dini. Selain menjalin kelekatan, belajar pun dilakukan secara fun! Meskipun hari ini kami sedang outing, tetapi kesempatan belajar ada dimana saja loh. Penasaran Faris belajar apa saja? Teman-teman harus mencoba ide bermain ini ya!

1. Belajar mengklarifikasi Angka Melalui Tombol Panel Lift
Mengurutkan angka adalah cara lama, tetapi bisa diandalkan keampuhannya untuk melatih anak mengurutkan angka. Jadi, ketika Mama dan anak-anak hendak menuju kamar hotel tempat kami menginap Faris diberikan kepercayaan untuk menekan tombol panel di sisi pintu lift. Mungkin terlihat ribet dan lama pastinya tetapi inilah proses belajar. Melalui tombol panel lift Faris bisa menyentuh dan mengurutkan serta menyebutkan angka kecil sampai terbesar. Ia pun mulai memahami kuantitas lewat banyaknya lantai yang ia lewati dalam perjalanan menuju ke kamar. Misalnya ketika ia menekan tombol angka 6, maka sebanyak 5 lantai akan ia lewati sebelum sampai di lantai 6.

2.Belajar dari Nomor Kamar dan Nomor Telepon
Buat anak lebih akrab dengan angka lewat aktifitas mencari nomor kamar dan memencet tombol telepon. Caranya, minta anak-anak mencocokkan angka yang tertera di kunci kamar hotel dengan angka yang ditempel di depan kamar. Anak-anak heboh sendiri mencari angka 6, kebetulan nomor kamar kami unik 666.  Lumayanlah untuk pemanasan mengenal angka 6. Kemudian Mama menulis nomor handphone Mama dan meminta anak-anak menelpon Mama. Kebetulan sekali tema lesson plan minggu ini adalah mengenal alat telekomunikasi dan anak-anak diajak untuk belajar adab berbicara melalui telepon. Tak perlu lama-lama. yang penting anak-anak bisa belajar mengenal angka lewat nomor kamar dan nomor telepon. Atau, bisa juga ketika Mama akan menelpon Uti maka anak-anak diminta untuk menyambungkan nomornya. Tentu di bawah pengawasan Mama. Cara ini lumayan mengasyikan karena akan membuat anak lebih mengenal angka.

3. Belajar dari Benda di Sekitar Kita
Ajak anak-anak mengamati sekitar dan cobalah cari bentuk-bentuk yang akan diperkenalkan. Perkenalkan pada anak bentuk bujur sangkar, segitiga, lingkaran dan aneka bentuk lainnya. Mereka pasti senang diperkenalkan dengan bentuk-bentuk ini. Misalnya televisi yang berbentuk persegi panjang, toilet yang berbentuk lonjong atau gelas yang berbentuk lingkaran. Kemudian ajak mereka menggambar dan menirukan bentuk-bentuk itu meski belum sempurna.

Melalui kegiatan ini anak-anak menjadi lebih akrab dengan matematika sebab matematika ada di sekitar kita. Di rumah, di kantor, di pasar, di super market, di hotel, bahkan di tubuh kita. Dunia nyata, kehidupan sehari-hari dan lingkungan di sekitar kita adalah sumber belajar matematika. Menanamkan suatu konsep matematika sebaiknya tidak diawali dengan woro-woro layaknya Mama masih di bangku sekolah sekian tahun silam. Dimana Mama sebagai siswa diberikan sebuah materi pelajaran hari ini dan dilanjutkan contoh soal dan latihan. Sepertinya cara jadul itu belum memberikan efek positif dalam diri Mama yang pada dasarnya memang tidak menyukai matematika bahkan menganggap matematika sebagai momok. Melalui pengalaman belajar yang kaku seperti itu menyadarkan Mama bahwa anak-anak perlu dihadapkan pada suatu masalah atau fenomena yang kontekstual.

Seperti hari ini, anak-anak saya minta untuk mengamati, menanyakan hal-hal terkait fenomena atau masalah dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Kemudian mengolah informasi tersebut untuk memecahkan masalah atau mengkonstruksi suatu konsep matematika berdasarkan informasi yang telah didapat dan diolahnya. Terakhir, mereka dapat mengkomunikasikannya baik secara lisan maupun tertulis. Mau tau keseruan pejalanan kami yang lainnya? Jangan lupa tetap ikuti kelanjutan cerita perjalanan worldschooling kami ya. 

8 Manfaat Fieldtrip (Dadakan) ke Kantor Pemadam Kebakaran

 

Kunjungan ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran adalah salah satu aktivitas yang digemari anak-anak saya. Kalau kata Ustadz Harry Santosa, istilahnya tour de tallent. Sebenarnya kunjungan kali ini, Faris hanya menemani Mama mencari informasi untuk agenda playdate rumbel homeschooling selanjutnya. Sebenarnya apa saja sih manfaat mengajak anak-anak pergi ke kantor pemadam kebakaran?

  1. Mengenal profesi secara konkret

Ketika di rumah anak-anak belajar mengenal profesi melalui buku yang dibaca atau tayangan di video. Biasanya Faris belajar tentang macam-macam profesi dan apa saja tugas setiap profesi hanya lewat buku, namun kali ini ia bisa melihat dan memegang langsung mobil dan peralatan yang digunakan bekerja seorang petugas pemadam kebakaran.

Melalui kegiatan berkunjung ke kantor pemadam kebakaran inilah anak-anak dapat belajar mengenal profesi pemadam kebakaran secara langsung dan melihat kegiatan apa saja sih yang dilakukan oleh pemadam kebakaran, tidak hanya melalui gambar.

  1. Mengasah Kemampuan Motorik

Saat mengunjungi kantor pemadam kebakaran, anak-anak akan belajar dengan memanfaatkan panca indera mereka. Mereka melihat, membau, meraba, dan mendengar segala sesuatu tentang pemadam kebakaran karena mereka dikenalkan juga bab mengenai keselamatan kerja yang berhubungan dengan api agar lebih aware lagi apabila ada kejadian yang berhubungan dengan api,

  1. Melihat obyek secara riil

Saat mengunjungi pemadam  kebakaran, anak-anak tidak hanya belajar melalui fasilitator atau sekedar memanfaatkan media-media yang bisa dilihat anak, seperti gambar atau film. Melalui kegiatan kunjungan ke kantor pemadam kebakaran anak-anak dapat melihat secara nyata siapa itu pemadam kebakaran, alat apa saja yang digunakan, bagaimana bentuk kendaraannya, dan aneka benda atau obyek lainnya secara nyata.

  1. Praktek On The Spot

Melalui kunjungan ini anak-anak biasanya akan diajak untuk belajar cara memadamkan api. Namun, kemarin Faris belum bisa berpraktek karena kemarin kita baru melihat-lihat terlebih dahulu. Anak-anak biasanya akan secara langsung diajari proses memadamkan api dengan cara sederhana, misalnya cara menyiramkan air ke api dengan selang, cara memadamkan api dengan kain basah, dan lainnya. Pembelajaran seperti ini tentu sangat penting dipahami oleh anak, mengingat bahaya bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Jadi siapa yang mau ikut fieldtrip mengenal profesi pemadam kebakaran?

  1. Mengajarkan Sikap Menghargai Semua Profesi

Banyak anak-anak bercita-cita sebagai dokter, pilot, astronot, dan profesi keren lainnya. Namun jarang diantara anak-anak yang memiliki cita-cita sebagai pemadam kebakaran. Dengan mengajak anak berkunjung ke kantor dinas pemadam kebakaran, anak-anak insyaAllah akan menjadi semakin paham akan keberadaan profesi pemadam kebakaran bagi masyarakat serta apa saja jasa mereka.

  1. Memahami cara menyelamatkan diri

Musibah bisa terjadi kapan saja, korban dari segala musibah pun tidak hanya orang dewasa saja, namun musibah bisa menimpa siapa saja, mulai dari anak-anak hingga para manula. Jadi, tidak ada salahnya anak usia dini memahami cara menyelamatkan diri. Di kantor pemadam kebakaran, anak-anak akan belajar tentang cara menyelamatkan diri dari bahaya api atau kebakaran. Ada banyak cara penyelamatan diri yang perlu diajarkan kepada anak-anak, misalnya dengan mengajari anak berenang, mengajari anak menjauhi colokan listrik, mengajari anak cara memanfaatkan pisau, dan lainnya.

  1. Melatih anak agar tidak panik ketika mereka dalam kondisi terdesak

Saat bahaya datang, biasanya reaksi perasaan anak adalah ketakutan atau kecemasan. Maka dari itu, anak-anak harus belajar tentang cara memadamkan api, satu karakter yang pasti diajarkan kepada anak-anak adalah ketenangan dalam mengatasi bahaya. Bagaimana pun ketakutan dan kecemasan bukanlah reaksi yang baik saat bahaya datang. Anak-anak yang sudah lebih besar dapat belajar cara mengatasi musibah dengan ketenangan, dan belajar untuk tetap tenang ketika suatu permasalahan datang.

  1. Meningkatkan kemampuan bersosialisai dengan anak-anak yang lain

Saat berada di kantor dinas pemadam kebakaran, anak-anak akan mengenal beberapa orang baru, misalnya petugas satpam, petugas pemadam kebakaran, atau mungkin juga tukang kebun. Mereka akan mengenal beberapa orang baru dan orang-orang di luar lingkungan sekolah. Hal ini membantu mengembangkan kecerdasan sosial anak.

Oiya, untuk info kunjungan edukasi, harus mengajukan melalui surat permohonan yang ditujukan kepada staff kantor Pemadam Kebakaran BP Batam. Setelah mendapatkan ACC, pihak kantor akan menghubungi perwakilan sekolah/komunitas mengenai jadwal untuk kunjungan edukasi. Setiap kunjungan edukasi, anak-anak boleh didampingi dengan Ibu/Bapak masing-masing. Apa saja kegiatan yang ditawarkan dalam kegiatan kunjungan ini?

Pertama, tidak lain dan tidak bukan penjelasan mengenai profesi pemadam kebakaran, kegiatan kerjanya seperti apa dan anak-anak diizinkan mencoba baju alias seragam petugas damkar beserta topinya demi menjaga keamanan.

Kedua, anak-anak dikenalkan kepada alat apa saja yang digunakan seorang petugas Pemadam Kebakaran serta fungsi masing-masing alat termasuk yang berada di dalam mobil.

Ketiga, ibu-ibu mendapatkan penjelasan mengenai keselamatan kerja di rumah dan bagaimana cara-cara menghadapi situasi terdesak.

Terakhir, anak-anak diberikan kesempatan untuk mencoba dan berkeliling naik mobil damkar.Seru!

Siapa mau belajar memadamkan api bersama Faris? Yuk, ikutan agenda playdate rumbel HS Ibu Profesional Batam

QOTD : Ma, kalau malaikat itu laki-laki apa perempuan?

Buibu pernah nggak sih ditanya sama anaknya bab malaikat? Faris, di usianya yang menginjak empat tahun ini punya sederet pertanyaan yang menurut saya lebih dulit dibandingkan soal ujian sekolah hehe. Setelah bertanya tentang penciptaan malaikat yang berasal dari cahaya, hari ini Faris punya pertanyaan kejutan buat Mama yaitu berkaitan dengan jenis kelamin malaikat. adakah yang bisa kasih saya contekan buat jawab pertanyaan Faris hihihi…

Berikut ini landasan menjawab pertanyaan Faris yaitu berdasarkan buku I’tiqad Ahlussunnah para malaikat tidak disifati laki-laki atau perempuan. Kalau perempuan karena Allah meniadakan sifat perempuan tersebut dalam firman-Nya : ” Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu ? kelak akan dituliskan persaksian mereka dan mereka akan dimintai pertanggung jawaban ” (Az-Zukhkruf : 19). Dalam firman lain : ” Apakah Kami ciptakan malaikat-malaikat itu perempuan sementara mereka menyaksikannya ” (As-Soffaat : 150).

Sementara sifat laki-laki karena tidak ada nash ( dalil ) yang menyebutkannya. Al-Hulaimy menyebutkan dalam buku ” Minhaj ” dan Faunawi dalam ringkasannya : ” Mungkin ada yang mengatakan bahwa Ashabul A’rof adalah Malaikat yang mencintai penduduk surga dan menangisi penduduk neraka. Hal ini sangat jauh sekali karena dua sebab. Pertama : firman Allah : ” Dan diatas Ashabul A’rof ada para pemuda “.  Para pemuda adalah laki-laki yang berakal sementara malaikat tidak ada terbagi menjadi laki-laki atau perempuan. Kedua : Allah telah memberitahu tentang kondisi mereka ingin sekali masuk surga. Padahal malaikat tidak terhalangi untuk memasuki surga. Bagaimana menjadi penghalang dengan orang-orang yang menginginkannya, sementara keinginan itu sendiri adalah merupakan suatu siksaan baginya. Dan tidak ada waktu itu siksaan bagi malaikat. Selesai dinukil oleh Suyuthi dalam buku ” Al-Habaik hal : 88 “.

 

Iman Kepada Malaikat dan Gambaran Al-Qur’an Atas Malaikat

Seorang Muslim yang beriman kepada malaikat-malaikat Allah maka ia meyakini bahwa mereka merupakan makhluk Allah yang paling mulia, hamba-hamba Allah yang dimuliakan. Mereka diciptakan darinur  (cahaya), sedangkan manusia diciptakan dari tanah kering seperti tembikar dan jin diciptakan dari nyala api. Beriman bahwasanya Allah telah memberi mereka tugas-tugas, dan mereka pun melaksanakannya. Di antara para malaikat itu ada yang bertugas menjaga manusia dan ada juga yang bertugas mencatat amal perbuatannya. Ada pula yang bertugas mengurus surga dan segala kenikmatan yang ada di dalamnya, ada pula yang mengurus neraka dengan segala azab yang ada padanya, dan ada pula yang tugasnya hanya bertasbih menyucikan dan memuji Allah sepanjang siang dan malam, tidak pernah jemu.

“Mereka selalu bertasbih malam dan siang hari tiada henti-hentinya”. (Al-Anbiya’: 20).

Seorang muslim jugawajib berkeyakinan bahwa Allah telah memberika kelebihan kepada sebagian di antara mereka, maka diantara mereka ada para malaikatmuqarrabun (yang didekatkan kepadaNya) seperti malaikat Jibril, Mika’il dan Israfil, sedangkan yang lainnya berada pada deretan berikutnya.

Keyakinan yang demikian itu dimiliki oleh seorang muslim berkat hidayah Allah kepadanya. Perintah Allah agar beriman kepada para malaikat dan informasi dariNya tentang mereka, seperti tertera dalam FirmanNya, “Dan barangsiapa yang kafir(tidak beriman) kepada Allah, malaikat-malaikatNya, rasul-rasulNya dan Hari Kemudian, maka sungguh orang itu telah sesat sejauh-jauhnya” (An-Nisa: 136).

Dan FirmanNya,

“Barangsiapa yang menjadi musuh bagi Allah, malaikat-malaikatNya, rasul-rasulNya, Jibril dan Mika’il, maka sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir.”(Al-Baqarah: 98).[4]

Beriman kepada para malaikat adalah salah satu rukun iman.

Pokok iman ini terdapat di dalam Al-Qur’an. “… akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi,…”(Al-Baqarah: 177).

“Rasul telah beriman kepada al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, dan rasul-rasulNya.”(Al-Baqqrah: 285)

Maka kita wajib beriman kepada para malaikat, dan bahwasanya mereka adalah makhluk dari makhluk-makhluk Allah. Mereka berada di alam ghaib, yang tidak dapat kita lihat, Allah menciptakan mereka dari cahaya.

“Malaikat diciptakan dari cahaya dan jin diciptakan dari nyala api, sedangkan manusia diciptakan dari apa yang telah disifatkan kepada kalian.” (HR. Muslim no.2996).[5]

Para malaikat ada beberapa bagian, yang di antaranya adalah:

Malaikat penjaga manusia (al-Hafazhah). Mereka ialah para malaikat yang Allah Subhanahu Wata’ala tugaskan untuk menjaga anak cucu Adam dan menjaga amal perbuatan mereka. Setiap manusia memiliki empat orang malaikat yang menjaganya, malam dan siang hari. Dua malaikat menjaganya, seorang di sebelah kanannya dan seorang lagi di sebelah kirinya. Yang disebelah kanannya menulis kebaikannya, dan yang disebelah kirinya menulis keburukannya.

“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Qaaf:18)

Dan dua orang lagi di depan dan dibelakangnya, yang menjaganya dari kezhaliman terhadap dirinya, dan itu selama Allah menetapkan bahwa ia masih tetap hidup.

“Bagi Manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka, dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah.”(Ar-Ra’d:11).

Para malaikat melindunginya dari bahaya-bahaya, dan tatkala ajalnyatelah tiba para malaikat itu membiarkannya, maka apa yang telah Allah tetapkan untuknya pasti akan menimpanya. Dan kita beriman kepada ini, dan jika kita imani maka kita seharusnya malu terhadap malaikat yang mulia, sehingga kita tidak melakukan amal perbuatan yang buruk, dan tidak berbicara dengan ucapan yang batil; karena semua itu akan dituliskan untuk kita.[6]

Malaikat adalah alam ghaib. Allah menciptakan mereka dari cahaya, Allah menjadikan mereka selalu taat dan tunduk kepadaNya. Masing-masing dari mereka memiliki tugas yang Allah khususkan untuknya.

Allah Berfirman :” Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat.”(Fathir:1).

Mengenal Nama-Nama Malaikat 

Diantara tugas mereka yang kita ketahui adalah:

Pertama, Jibril: Ditugaskan mengemban wahyu, ia menyampaikan dari Allah kepada Rasul.

Kedua, Israfil: Peniup sangkakala, disanping itu ia adalah salah satu malaikat pemikul Arasy.

Ketiga, Mika’il: Yang ditugaskan mengurusi hujan dan tumbuhan-tumbuhan.

Ketiga malaikat-malaikat ini bertugas mengurusi kehidupan. Jibril bertugas menyampaikan wahyu yang mengandung kehidupan hati. Mika’il pembagi hujan dan tumbuh-tumbuhan yang merupakan kehidupan bumi dan Israfil peniup sangkakala yang menghidupkan orang-orang pada Hari Kebangkitan.[7]

Oleh karena itu Nabi bertawasul denganrububiyah Allah terhadap mereka pada doa iftitah dalam shalat malam. Nabi membaca,

“Ya Allah Rabb Jibril, Mika’il dan Israfil. Wahai Pencipta langit dan bumi. Wahai Rabb yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Engkau yang menjatuhkan hukum (untuk memutuskan) apa yang mereka (orang kristen dan yahudi  pertentangkan. Tunjukkanlah aku pada kebenaran apa yang dipertentangkan dengan izin dariMu. Sesungguhnya Engkau menunjukkan pada jalan yang lurus bagi orang yang Engkau kehendaki.”(HR. Muslim).[8]

Inilah doa yang Nabi ucapkan padaqiyamul lail dengan bertawasul denganrububiyah Allah terhadap mereka.

Kita juga mengetahui bahwa diantara malaikat ada yang tugasnya mencabut nyawa manusia atau mencabut nyawa setiap pemilik nyawa. Mereka adalah malaikat maut dan teman-temannya, dan tidak perlu diberi nama Izrail, karena tidak ada dalil shahih dari Nabi yang menyatakan bahwa namanya adalah Izrail.

Firman Allah Ta’ala :

“Sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya.”(Al-An’am: 61).

Juga Firman Allah Ta’ala:

“Katakanlah,’Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu.” (As-Sajdah:11).

Firman Allah,

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya.” (Az-Zumar: 42).

Tidak ada pertentangan di antara ketiga ayat di atas, karena malaikat mencabut nyawa; jika malaikat maut mencabut nyawa dari jasad, maka di sisinya ada malaikat-malaikat lain. Jika yang bersangkutan adalah termasuk penduduk surga maka para malaikat tersebut membawa minyak wangi dan kafan dari surga. Mereka mengambil ruh yang baik tersebut dan meletakkannya di kafan tersebut lalu mereka naik membawanya kepada Allah, kemudian Allah berfirman, “Catatlah kitab hambaKu di Illiyin (tempat tinggi dalam surga) dan kembalikanlah ke bumi.” Lalu ruh tersebut kembali ke jassadya menghadapi ujian; siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Dan siapa Nabimu? Jika mayit tersebut bukan Mukmin -naudzubillah-maka malaikat maut turun diiringi malaikat dengan minyak busuk dan kafan dari Neraka. Mereka mengambil nyawanya dan meletakkannya di kafan tersebut, kemudian membawanya naik ke langit, akan tetapi pintu langit ditutup dihadapannya dan ia pun dicampakkan di bumi. Firman Allah Ta’ala :

“Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka seolah-olah ia jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.”(Al-Hajj: 31).

Kemudian Allah berfriman, “Tulislah kitab hambaKu di Sijjin.”[9] Semoga Allah memberi kita keselamatan.

Para malaikat tersebut bertugas mengambil nyawa dari malaikat maut jika dia telah mencabutnya, malaikat mautlah yang secara langsung mencabut nyawa, jadi tidak ada pertentangan dan yang memerintahkan adalah Allah. Jadi pada hakikatnya Allah-lah yang mewafatkan.

Di antara mereka terdapat malaikat-malaikat yang berkeliling di muka bumi mencari halaqah-halaqah dzikir, jika mereka menemukan halaqah dzikir dan ilmu, maka mereka pun ikut duduk.[10]

Ada pula malaikat-malaikat yang mencatat amal manusia,

“Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah), dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(Al-Infithar: 10-12).

Salah seorang sahabat dan murid Imam Ahmad datang menjenguk Imam Ahmadrahimahullah yang sedang sakit, dia melihat Imam Ahmad merintih karena sakit, dia berkata, “Wahai Abu Abdullah, kamu merintih sedangkan Thawus berkata,’Sesungguhnya malaikat menulis sampai rintihan orang sakit, Karena Allah berfirman,

“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (Qaaf:18).

Ada pula malaikat yang ruku’ dan sujud kepada Allah di langit, Nabi bersabda,

“Langit berderit dan ia memang pantas untuk berderit; tidak ada tempat yang lebarnya empat jari darinya, kecuali padanya terdapat malaikat yang berdiri, atau ruku’ atau sujud kepada Allah.”[11]

Langit dengan keluasannya penuh dengan para malaikat tersebut.[12]

Oleh karena itu Rasulullah Sholallahu’alaihi Wassallam menjelaskan tentang Baitul Makmur yang beliau lewati pada waktu Mi’raj. Beliau bersabda tentangnya,

“ia dikelilingi (atau beliau bersabda, ia dimasuki) tujuh puluh ribu malaikat setiap harinya kemudian mereka tidak kembali lagi kepadanya, karena itu adalah hari terakhir bagi mereka.[13]

Maknanya adalah bahwa setiap hari Baitul Makmur[14] dikunjungi oleh tujuh puluh ribu malaikat selain yang mengunjunginya kemarin, mereka tidak kembali kepadanya selama-lamanya, datang malaikat yang lain selain mereka. ini menunjukkan banyaknya jumlah malaikat. Oleh karena itu Allah berfirman,

“Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri.”(Al-Muddatstsir: 31)

Ada pula malaikat yang menjaga surga dan menjaga neraka.

Penjaga neraka namanya Malik. Penduduk neraka berkata,

“Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja.” (Az-Zukhruf:77).

Yakni hendaknya Dia mematikan dan membinasakan kami. Mereka memohon kepada Allah agar mematikan mereka, karena mereka berada dalam azab yang tak tertahankan. Malik Menjawab,

“Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci kepada kebenaran itu.” (Az-Zukhruf: 78).

Yang penting, kita wajib beriman kepada malaikat.

Bagaimana beriman kepada malaikat?

Beriman bahwa mereka adalah alam ghaib yang tidak terlihat, dan terkadang terlihat, hanya saja pada dasarnya mereka adalah alam ghaib yang diciptakan dari cahaya. Mereka ditugaskan dengan apa yang Allah bebankan kepada mereka, mereka patuh kepada Allah secara total,

“Dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang di perintahkan.” (At-Tahrim: 6).

C.      Kisah-kisah Shahih Tentang Malaikat

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sedang menggembalakan kambing milik keluarga Halimah binti Abi Dzuaib dari Kabilah as Sa’diyah, tiba-tiba beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam didatangi dua malaikat, lalu keduanya membelah dada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengeluarkan bagian yang kotor dari hatinya. Peristiwa ini telah dijelaskan oleh Anas bin Malik dalam hadits shahih yang diriwayatkan Imam Muslim.

Juga telah dijelaskan sendiri oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sebuah hadits. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Ketika aku sedang berada di belakang rumah bersama saudaraku (saudara angkat) menggembalakan anak kambing, tiba-tiba aku didatangi dua orang lelaki-mereka mengenakan baju putih- dengan membawa baskom yang terbuat dari emas penuh dengan es. Kedua orang itu menangkapku, lalu membedah perutku. Keduanya mengeluarkan hatiku dan membedahnya, lalu mereka mengeluarkan gumpalan hitam darinya dan membuangnya. Kemudian keduanya membersihkan dan menyucikan hatiku dengan air itu sampai bersih”.(HR.Muslim)[15]

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad disebutkan :

“…… keduanya lalu bersegera mendekati dan memegangiku. Kemudian aku ditelentangkan, kemudian membedah perutku. Kedua malaikat itu mengeluarkan hati dari tempatnya dan membedahnya. Selanjutnya mereka mengeluarkan dua gumpalan darah hitam darinya ……”.[16]

Dari dua riwayat di atas dapat diketahui, peristiwa pembedahan dada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah benar-benar terjadi.

Dan Malaikat bisa saja menjelma menyerupai seorang laki-laki, seperti yang pernah terjadi pada malaikat Jibril tatkala Allah mengutusnya kepada Maryam. Jibril menjelma menjadi seorang manusia yang sempurna. Demikian pula ketika ketika Jibril datang kepada Nabi Sholallahu’alaihi Wassallam, sewaktu beliau sedang duduk ditengah-tengah para sahabatnya. Jibril datang dengan bentuk seorang lelaki yang berpakaian sangat putih, berambut sangat hitam, tidak terlihat tanda-tanda dia baru saja melakukan perjalanan jauh, namun tidak seorang pun yang mengenalinya. Jibril duduk dengan Nabi Sholallahu’alaihi Wassallam, menyandarkan kedua lututnya ke lutut Nabi, dan meletakan kedua telapak tangannya di atas paha Nabi. Ia bertanya kepada Nabi Sholallahu’alaihi Wassallam tentang Islam, iman, ihsan, hari kiamat, dan tanda-tandanya, setelah tidak disitu lagi, barulah Nabi Sholallahu’alaihi Wassallam menjelaskan kepada para sahabatnya. “Itu adalah Jibril yang datang untuk mengajarkan kalian tentang agama kalian.”(HR.Muslim).[17]

Berbicara tentang Jibril tentu akan semakin membuktikan ketidak-berdayaan logika manusia. Allah ﷻ mengabarkan bahwa para malaikat ada yang memiliki dua sayap, tiga, empat, atau lebih. Sedangkan akal manusia hanya mampu menggambarkan mereka dengan dua sayap saja, di kiri dan di kanan. Bagaimana kalau tiga sayap? Bagaimana kalau empat? Apatah lagi 600 sayap seperti Jibril. Rasulullah ﷺ bersabda,

Dari Ibnu Mas’ud radhialahu ‘anhu,

“Muhammad ﷺ melihat Jibril (dalam wujud aslinya pen.). Ia memiliki 600 sayap yang menutupi langit.” (HR. An-Nasa-i).[18]

Ibunda Aisyah radhiallahu ‘anha pernah bertanya kepada kekasihnya, Rasulullah ﷺ tentang dua ayat di dalam Alquran. Yakni ayat dalam surat:

“Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang.” (QS. At-Takwir: 23).

Dan surat:

“Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tingga

*Nama-nama khusus sebagian malaikat yang ada di dalam dalil yang shahih.*

*⑴ JIBRIL*
Allah berfirman:
ﻗُﻞْ ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻋَﺪُﻭًّﺍ ﻟِﺠِﺒْﺮِﻳﻞَ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻧَﺰَّﻟَﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻗَﻠْﺒِﻚَ ﺑِﺈِﺫْﻥِ ﺍﻟﻠَّﻪِ
“Katakanlah: ‘Barangsiapa yang menjadi musuh Jibril maka sesungguhnya dia telah menurunkan wahyu ke dalam hatimu dengan izin Allah.” (Al-Baqarah 97)

*⑵ MIKAIL*
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
ﻣَﻦ ﻛَﺎﻥَ ﻋَﺪُﻭًّﺍ ﻟِّﻠَّﻪِ ﻭَﻣَﻠَﺎﺋِﻜَﺘِﻪِ ﻭَﺭُﺳُﻠِﻪ ِﻭَﺟِﺒْﺮِﻳﻞَ ﻭَﻣِﻴﻜَﺎﻝَ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻋَﺪُﻭٌّ ﻟِّﻠْﻜَﺎﻓِﺮِﻳﻦَ
“Barangsiapa yang menjadi musuh bagi Allah, malaikat-malaikatNya, Rasul-rasulNya, Jibril dan juga Mikail maka sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang-orang yang kafir.” (Al-Baqarah 98)

*⑶ ISRAFIL*
Di dalam sebuah hadits, diantara do’a iftitah yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam ketika shalat malam adalah:
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺭَﺏَّ ﺟﺒْﺮَﺍﺋِﻴﻞَ ﻭَﻣِﻴﻜَﺎﺋِﻴﻞَ ﻭَﺇِﺳْﺮَﺍﻓِﻴﻞَ ﻓَﺎﻃِﺮَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻷَﺭْﺽِ ﻋَﺎﻟِﻢَ ﺍﻟْﻐَﻴْﺐِ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﺎﺩَﺓِ ﺃَﻧْﺖَ ﺗَﺤْﻜُﻢُ ﺑَﻴْﻦَ ﻋِﺒَﺎﺩِﻙَ ﻓِﻴﻤَﺎ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﻓِﻴﻪِ ﻳَﺨْﺘَﻠِﻔُﻮﻥَ . ﺍﻫْﺪِﻧِﻲ ﻟِﻤَﺎ ﺍﺧْﺘُﻠِﻒَ ﻓِﻴﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺈِﺫْﻧِﻚَ ﺇِﻧَّﻚَ ﺗَﻬْﺪِي مَنْ تَشَاءُ إِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻁٍ ﻣُﺴْﺘَﻘِﻴﻢٍ
“Ya Allah Rabbnya Jibril, Mikail dan Israfil yang telah menciptakan langit dan juga mengetahui yang ghaib maupun yang kelihatan. Engkau menghukumi diantara hamba-hambaMu di dalam apa yang mereka perselisihkan. Maka tunjukilah aku yang benar di dalam apa yang diperselisihkan dengan izinMu, sesungguhnya Engkau memberikan petunjuk orang-orang yang Engkau kehendaki kepada jalan yang lurus.” (HR. Muslim)

*⑷ MALIK*
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
ﻭَﻧَﺎﺩَﻭْﺍ ﻳَﺎ ﻣَﺎﻟِﻚُ ﻟِﻴَﻘْﺾِ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺭَﺑُّﻚَ ﻗَﺎﻝَ ﺇِﻧَّﻜُﻢْ ﻣَﺎﻛِﺜُﻮﻥَ
“Mereka (penduduk neraka) memanggil: ‘Wahai Malik, hendaklah Rabbmu mematikan kami.’ Maka Malik berkata: ‘Sesungguhnya kalian akan tetap tinggal’.”(Az-Zukhruf 77)

*⑸ MUNKAR* &
*⑹ NAKIR*
Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
ﺇِﺫَﺍ ﻗُﺒِﺮَ ﺍﻟْﻤَﻴِّﺖُ ﺃَﻭْ ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺃَﺗَﺎﻩُ ﻣَﻠَﻜَﺎﻥِ ﺃَﺳْﻮَﺩَﺍﻥِ ﺃَﺯْﺭَﻗَﺎﻥِ ﻳُﻘَﺎﻝُ ﻷَﺣَﺪِﻫِﻤَﺎ ﺍﻟْﻤُﻨْﻜَﺮُ ﻭَﺍﻵﺧَﺮ ﺍﻟﻨَّﻜِﻴﺮُ
“Apabila seorang mayyit atau salah seorang diantara kalian dikuburkan maka akan didatangi 2 orang malaikat yang hitam, yang biru. Dinamakan yang pertama adalah Munkar dan yang lain An-Nakir.” (HR. Tirmidzi)

*⑺ HARUT* &
*⑻ MARUT*
ﻭَﻣَﺎ ﻛَﻔَﺮَ ﺳُﻠَﻴْﻤَﺎﻥُ ﻭَﻟَٰﻜِﻦَّ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﻳُﻌَﻠِّﻤُﻮﻥَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺍﻟﺴِّﺤْﺮَ ﻭَﻣَﺎ ﺃُﻧﺰِﻝَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﻤَﻠَﻜَﻴْﻦِ ﺑِﺒَﺎﺑِﻞَ ﻫَﺎﺭُﻭﺕَ ﻭَﻣَﺎﺭُﻭﺕَ ۚ
“Dan tidaklah Sulaiman kafir, akan tetapi syaithan-syaithanlah yang kafir. Mereka mengajarkan manusia sihir dan apa yang telah diturunkan kepada 2 orang malaikat di Babil yang bernama Harut dan juga Marut.” (Al-Baqarah 102)

*⑼ AR-RA’D*
Di dalam sebuah hadits datang orang-orang Yahudi kepada Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam. Kemudian mereka berkata:
ﻳَﺎ ﺃَﺑَﺎ ﺍﻟْﻘَﺎﺳِﻢَ ﺃَﺧْﺒِﺮْﻧَﺎ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺮَّﻋْﺪُ ﻣَﺎ ﻫُﻮَ ؟
“Wahai Abul Qāsim (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam), kabarkanlah kepada kami tentang Ra’d, apakah itu?”
Maka Beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam mengatakan:
ﻣَﻠَﻚٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔِ ﻣُﻮَﻛَﻞٌ ﺑِﺎﻟﺴَّﺤَﺎﺏَ ﻣَﻌَﻪُ ﻣَﺨَﺎﺭِﻳﻖُ ﻣِﻦْ ﻧَّﺎﺭٍ ﻳَﺴُﻮﻕُ ﺑِﻬَﺎ ﺍﻟﺴَﺤَﺎﺏَ ﺣَﻴْﺚُ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠﻪ
“Seorang malaikat di antara malaikat-malaikat yang diberi tugas untuk menggiring awan, bersamanya alat yang terbuat dari api untuk menggiring awan tersebut sesuai dengan kehendak Allah.” (HR. Tirmidzi)

*Di antara nama-nama malaikat yang masyhur di kalangan kaum Muslimin akan tetapi tidak berdasarkan dalil yang shahih.*

*⑴ IZRAIL* nama dari malaikat pencabut nyawa.
Tidak ada dalil yang shahih bahwa Izrail adalah nama dari malaikat pencabut nyawa.
Allah di dalam Al-Quran dan Nabi di dalam hadits yang shahih hanya menggunakan istilah “Malakul Maut” (malaikat kematian).
Allah berfirman:
ﻗُﻞْ ﻳَﺘَﻮَﻓَّﺎﻛُﻢْ ﻣَﻠَﻚُ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻭُﻛِّﻞَ ﺑِﻜُﻢْ ﺛُﻢَّ ﺇِﻟﻰ ﺭَﺑِّﻜُﻢْ ﺗُﺮْﺟَﻌُﻮﻥَ
“Katakanlah Malakul Maut (malaikat kematian) yang ditugaskan kepada kalian akan mewafatkan kalian kemudian kalian akan dikembalikan kepada Rabb kalian.” (As-Sajdah 11)
Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
ﺃُﺭْﺳِﻞَ ﻣَﻠَﻚُ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ ﺇِﻟَﻰ ﻣُﻮﺳَﻰ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺟَﺎﺀَﻩُ ﺻَﻜَّﻪُ ﻓَﺮَﺟَﻊَ ﺇِﻟَﻰ ﺭَﺑِّﻪِ
“Diutus Malakul Maut kepada Musa, maka ketika malaikat tersebut mendatangi Musa, Nabi Musa menamparnya. Maka kembalilah malaikat tersebut kepada Rabbnya.” (HR. Bukhari Muslim)

*⑵ RIDHWAN*, sebagai nama dari seorang malaikat penjaga surga.
Tidak ada dalil yang shahih bahwa Ridhwan adalah malaikat penjaga surga.
Allah di dalam Al-Quran dan Nabi di dalam hadits yang shahih hanya menggunakan istilah “Penjaga”, tanpa menyebut nama.
Allah berfirman:
ﻭَﺳِﻴﻖَ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺍﺗَّﻘَﻮْﺍ ﺭَﺑَّﻬُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﺯُﻣَﺮًﺍ ﺣَﺘَّﻰ ﺇِﺫَﺍ ﺟَﺎﺀُﻭﻫَﺎ ﻭَﻓُﺘِﺤَﺖْ ﺃَﺑْﻮَﺍﺑُﻬَﺎ ﻭَﻗَﺎﻝَ ﻟَﻬُﻢْ ﺧَﺰَﻧَﺘُﻬَﺎ ﺳَﻠَﺎﻡٌ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻃِﺒْﺘُﻢْ ﻓَﺎﺩْﺧُﻠُﻮﻫَﺎ ﺧَﺎﻟِﺪِﻳﻦَ
“Dan digiring orang-orang yang bertaqwa kepada Rabb mereka ke surga dalam keadaan berkelompok-kelompok sehingga ketika mereka mendatanginya dan dibuka pintu-pintu surga dan berkatalah para penjaga surga kepada mereka: ‘Keselamatan atas kalian, kalian telah baik maka masuklah kalian ke dalam surga kekal selamanya’.” (Az-Zumar 73)
Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
ﺁﺗِﻲ ﺑَﺎﺏَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﻓَﺄَﺳْﺘﻔْﺘِﺢُ ، ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﺨَﺎﺯِﻥُ : ﻣَﻦْ ﺃَﻧْﺖَ؟ ﻓَﺄَﻗُﻮﻝُ : ﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ، ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ : ﺑِﻚَ ﺃُﻣِﺮْﺕُ ﻟَﺎ ﺃَﻓْﺘَﺢُ ﻟِﺄَﺣَﺪٍ ﻗَﺒْﻠَﻚَ
“Aku akan mendatangi pintu surga pada hari kiamat. Maka aku meminta dibukakan, maka berkatalah Penjaga: ‘Siapakah engkau?’. Maka aku berkata: ‘Muhammad’. Maka dia berkata: ‘Denganmulah aku diperintah, aku tidak membukanya untuk seorangpun sebelummu’.” (HR. Muslim)

 

 

referensi :

[1] Buku Anak Bertanya, Anda Kelabakan, Kumpulan Pertanyaan Anak Islam yang Anda Bingung Menjawabnya, Layla TM.

[2] Materi Shirah Ibu Berkisah

[3]https://islamqa.info/id/96306

 

 

 

#day49
#01April2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Catatan Kajian Tarbiyatul Aulad : Pelajaran Tauhid

BAGAIMANA MENGAJARKAN TAUHID KEPADA ANAK-ANAK?

✍_Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjawab,

▪️ Mengajarkan tauhid kepada anak-anak seperti mengajari mereka berbagai permasalahan agama yang lain. Di antara pengajaran yang paling baik untuk mereka adalah mengajarkan kitab Tsalatsatul Ushul karya Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab. Jika anak-anak telah mampu menghafalnya di luar kepala, jelaskan kepada mereka makna dan kandungannya sesuai dengan tingkat pemahaman dan nalar mereka, maka ini merupakan kebaikan yang banyak. Hal ini karena kitab tersebut (beberapa permasalahannya, pent) disebutkan dalam konteks tanya jawab dengan ungkapan dan kalimat yang jelas dan mudah.

▫️ Kemudian perlihatkan kepada anak-anak beberapa tanda kekuasaan Allah dalam rangka menerapkan apa yang terkandung dalam kitab yang kecil tersebut.

▪️ Perlihatkan kepada mereka matahari, lalu tanyai mereka, “Siapa yang menciptakan matahari?” Demikian pula bulan, bintang, malam, dan siang, tanyakan kepada mereka, “Siapa yang mampu menciptakan dan mengaturnya?” Semuanya merupakan ciptaan Allah azza wajalla. Dialah yang mengatur semuanya. Terus hal ini dilakukan hingga benih fitrah di dalam diri mereka terairi dan tumbuh dengan subur, karena manusia itu sendiri secara fitrah berada pada sikap mentauhidkan Allah ‘azza wajalla, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,

كل مولود يولد على الفطرة ، فأبواه يهودانه أوينصرانه أو يمجسانه

“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah. Kedua orang tuanyalah yang menjadikan dia sebagai Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi.”

▫️ Demikian pula ajarkan kepada mereka wudhu’ dan cara berwudhu secara langsung dengan contoh perbuatan. Seperti katakan, “Wudhu itu seperti ini.” Sambil mempraktekkan wudhu di depannya. Demikian juga shalat.

▪️ Itu semua diiringi dengan isti’anah (permohonan tolong) kepada Allah ta’ala serta permohonan hidayah kepada-Nya.

▫️ Di samping itu hendaknya menjauhi segala bentuk perkataan yang menyelisihi akhlak mulia maupun perbuatan haram di depannya. Tidak membiasakan mereka berbuat dusta, khianat, dan berbagai akhlak yang tidak terpuji. Sampaipun kalau seandainya orang tua terjatuh ke dalam perbuatan maksiat, seperti merokok, maka janganlah merokok di hadapan anak-anak karena mereka akan memandang perbuatan itu adalah hal biasa dan remeh.

▪️ Dan ketahuilah bahwa kepala rumah tangga itu bertanggung jawab terhadap anggota keluarganya, berdasarkan firman Allah ta’ala,

يَا أَيُّهَاالَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً

“Hai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka.”

▫️ Tidaklah penjagaan kita dan keluarga kita dari api nereka kecuali jika kita membiasakan mereka untuk beramal shalih dan meninggalkan amal kejelekan.

▪️ Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam juga telah menegaskan yang demikian dalam sabdanya,

الرجل راع في أهله ومسؤول عن رعيته

“Seseorang itu sebagai pemimpin dalam keluarganya, maka ia akan ditanyai (bertanggung jawab) tentang mereka.”

▫️ Hendaknya seorang ayah mengetahui bahwa keshalihan anak-anak merupakan maslahat baginya di dunia dan akhirat, karena sesungguhnya orang yang paling dekat dengan ayah dan ibunya adalah anak-anak yang shalih dan shalihah.

وإذا مات الإنسان انقطع عمله إلا من ثلاث: صدقة جارية، أو علم ينتفع به، أو ولد صالح يدعو له

“Jika seseorang meninggal dunia, terputuslah amalannya kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakan untuknya.”

▪️ Kita memohon kepada Allah agar memberikan pertolongan kepada kita semua untuk mampu memikul amanah dan tanggung jawab ini.

📃 Diterjemahkan dengan sedikit penyesuaian dari http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=141579

📁 Dikutip dari: http://cut.by/dvChx

● ● ● ● ● ●
📝🎨📡 Majmu’ah Tarbiyatul Aulad

#day48
#31Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Membuat Celengan, Ikhtiar Mengenal dan Menghargai Uang

Beberapa minggu lalu saya sempat mengikuti kuliah whatsapp financial planning bersama teh Patra. Beliau menjelaskan  beberapa  prinsip diantaranya  :

1.  HARTA  MILIK  ALLAH

– (QS.  Al-Hadid:7).

– (QS.  Maryam:  40).

2. Harta  harus  diperlakukan  sesuai  kehendak Allah Al  Baqarah  262, harta  yang  dititipkan  Allah  harus  diperoleh  dan dikeluarkan  sesuai  dengan  aturan  yang  telah ditetapkan  oleh  Allah.  Manusia  tidak  berhak menentukan  aturan  halal  haram  sendiri.

3. Pendapatan  Keluarga
*Penanggung jawab pencari  nafkah  adalah  SUAMI, jadi pastikan rezeki harus dari sumber yang halal.  Rasulullah  bersabda: “Barang  siapa  berusaha  dari  yang  haram  kemudian  menyedekahkannya, maka ia  tidak  mempunyai  pahala  dan  dosa  tetap  di  atasnya.” etika  Rasulullah  shallallahu  ‘alaihi  wa  sallam  menikahkan  putrinya, Fatimah  dengan  Ali  radhiyallahu  ‘anhuma  beliau  berwasiat  kepada menantunya: “Engkau  berkewajiban  bekerja  dan  berusaha  sedangkan  ia  berkewajiban mengurus  (memenej)  rumah  tangga.”  (HR.  Muttafaq  ‘Alaih)
* Istri boleh  membantu  ekonomi  keluarga  (4:2)

4. Menabung

Menabung sebaiknya dilakukan  di awal  sebelum  melakukan pengeluaran. Jumlah  tabungan disarankan  sebesar  6  bulan pengeluaran tabungan  yang  melebihi jumlah yang disarankan  bisa digunakan  untuk melakukan  investasi.

5. Pengeluaran Keluarga

Biasanya di bulan Ramadhan dan Syawal banyak pengeluaran yang seringkali tidak terkontrol. Oleh karenanya diperlukan suatu upaya pengelolaan yang lebih terstruktur untuk menghindari kemubadziran dan penyesalan.

Berdasarkan pembahasan tersebut di atas ada satu topik tentang cara beliau mengenalkan uang kepada anak-anaknya. Saya ingin berbagi pengetahuan yang saya dapatkan dari Teh Patra. Menurut Teh Patra, memang belum ada cara atau patokan yang pasti untuk mengenalkan uang kepada anak-anak. Kalau saya pribadi berharap bisa mengenalkan konsep uang dan karakter uang sedini mungkin sesuai dengan tahapan usianya. Kebanyakan orang tua mengalami kendala bagaimana cara membatasi keinginan anak saat diajak belanja bersama. Bahkan sering kejadian akhirnya orang tua terpaksa “mengalah” dan membelikan apa yang diminta anaknya dengan alasan kasihan ketika mereka menangis.

Ternyata cara yang tepat adalah dengan mengenalkan uang pada anak, agar mereka paham bagaimana cara kerja uang. Tujuannya, agar anak-anak bisa memiliki pemahaman yang baik tentang uang, sehingga kelak mampu mengelola uang dengan baik. Beberapa hal penting yang perlu dijelaskan kepada anak-anak

1. Beri pemahaman tentang tujuan keuangan

Darimana kita bisa mendapatkan uang? Untuk apa kita punya uang? Anak-anak perlu memahami cara mengelola uang. Anak-anak juga perlu diberi tahu bahwa dalam uang kita ada rezeki orang lain (yakni memasukkan konsep zakat dan konsep sedekah) yang harus kita berikan kepada orang yang berhak menerimanya. Ajak anak untuk melihat proses pemberiannya. Selain itu, kita bisa juga mulai bertanya kepada anak, “Ini uang kakak mau untuk apa?” Anak-anak perlu dibimbing agar konsisten menyimpan uangnya sampai terkumpul untuk memenuhi tujuan yang sudah mereka putuskan.

2. Beri pengertian bahwa untuk mendapatkan uang perlu usaha

Mungkin anak-anak pernah berkata, “Kalau uang Papa habis, kan tinggal ambil saja di ATM!” Anak-anak yang pernah melihat orangtuanya mengambil uang di ATM akan mengira ATM sebagai sumber uang. Sama seperti Faris, ia menyangka bahwa ATM adalah sumber uang, disitulah kita perlu memberikan pengertian bahwa uang yang kita ambil di ATM adalah uang tabungan kita sendiri, yang didapat melalui hasil bekerja. Inilah perlunya sesekali mengajak anak-anak ke tempat orang tuanya bekerja, agar mereka bisa melihat langsung dan memahami uang didapat jika kita bekerja. Untuk anak-anak yang usianya sudah lebih besar bisa diajak untuk berjualan atau mendapatkan uang dari hasil karyanya.

3. Beri teladan dengan sikap ketika menggunakan uang

Saya sendiri terkadang sering ditegur oleh anak sulung saya ketika ketahuan melihat-lihat barang-barang di market place, kemudian ia berkata, “Mama mau beli apa sih?” Bahkan ia juga sudah pandai protes ketika saya atau Papanya mendapatkan kiriman paket hasil belanja online. 🙄

Hal-hal seperti ini ternyata akan terekam di benak anak-anak. Wah, ternyata begini ya cara menggunakan uang. Saya sendiri masih berusaha untuk bisa bijak menggunakan uang. Membuat daftar belanjaan bersama anak adalah salah satu cara yang bisa dipraktikkan saat ingin mengenalkan uang kepada anak. Anak-anak perlu tahu bahwa jumlah uang yang kita miliki itu terbatas, jadi harus dikelola dengan benar agar tidak lebih besar pengeluaran dibandingkan penghasilan.

Teh Patra juga menjelaskan, sebagai orangtua kita tidak boleh mempersempit tujuan keuangan anak. Dulu ketika kita kecil, kalau punya uang pasti diarahkan untuk ditabung. Hasil tabungannya kadang memang kita nikmati dan kadang tidak. Kurangnya kebebasan memutuskan penggunaan uang sendiri membuat banyak orang dewasa yang kurang tepat dalam mengelola keuangan: ada yang terlalu pelit atau terlalu boros. Anak yang sudah terbiasa mengenal uang sejak dini, menjadi bekal bagus untuk masa depannya. Tujuan keuangan anak tidaklah selalu untuk menabung. Jadi mari kita kenalkan anak pada esensi uang agar mereka kelak bisa mengelola uang dengan baik, Mak.

Membuat Celengan, Ikhtiar Mengenal dan Menghargai Uang

Celengan merupakan tempat untuk menabung uang (koin) yang dulu ketika Mama masih kecil berbentuk binatang, rumah, semar, singa yang biasanya terbuat dari bahan tanah lempung (ketahuan kan angkatan tahun berapa). Namun saat ini celengan tidak hanya berbentuk hewan saja namun beraneka rupa dan warna. Celengan berasal dari bahasa Jawa, dimana masyarakat jawa itu senang dengan bahasa yang simpel, untuk memudahkan dalam mengingat dan mengucapkan. Celeng merupakan gabungan dari dua kata yaitu Ce dan leng. Ce yang berarti “Cemplungke” atau masukkan dan leng yang berarti lubang. Kurang lebih maknanya adalah suatu lubang tempat untuk memasukkan atau bersembunyi/tinggal.

Celengan biasanya terbuat dari keramik atau porselen. Celengan bertujuan untuk mengajarkan kepada anak untuk berlatih menabung. Pada celengan tradisional, uang dapat dengan mudah dimasukkan, namun jika ingin mengambil uangnya, celengan tersebut harus dipecahkan. Tapi celengan jaman now biasanya memiliki lubang karet pada bagian bawahnya, untuk memudahkan dalam mengambil uang yang disimpan dalam celengan tersebut. Ini nih yang membuat uang tabungannya tidak terkumpul karena bisa dibuka-buka hehe..

Celengan sesungguhnya bertujuan untuk mengajarkan kepada anak untuk menabung. Selain mengajarkan, menanamkan perilaku budaya gemar menabung sejak dini ada maksud tujuan lain terselip dari celengan ini, supaya mengajarkan kebiasaan hemat pada anak-anak dan tidak mudah membelanjakan uangnya untuk hal yang kurang penting atau mendesak.

Teman-teman, kita juga bisa membuat celengan dengan menggunakan kardus bekas loh. Pemanfaatan barang bekas ini selain ikut menjaga kelestarian lingkungan juga mengajak anak berkreasi dengan barang yang sudah tidak digunakan. Banyak perajin seni mampu membuat benda-benda yang berguna, baik dari bahan yang baru maupun barang bekas. Berhubung Sejuta Cinta  Ibu Profesional Batam  mengadakan challenge membuat celengan koin cinta bersama keluarga maka kami akan membuat celengan dari kardus bekas. Kardus bekas merupakan bahan yang mudah ditemukan di rumah dan tentu saja murah.

Untuk membuat celengan dari kardus bekas ini memerlukan beberapa alat dan bahan seperti tertera di bawah ini.

Alat dan bahan:

  1. Kardus bekas
  2. Pensil dan penggaris
  3. Lem
  4. Kertas hvs dan karton
  5. Gunting
  6. Cat akrilik dan kuas
  7. Mata bekas mainan

Proses Pembuatan :

Langkah Pembuatan :

  1. Buat lubang di kotak dengan ukuran 5 cm diukur dari sisi sebelah kiri dan kanan kardus.
  2. Sayat dan gunting untuk membuat lubang pada bagian tengahnya. Tujuannya adalah agar lubang yang kita buat lurus sehingga nantinya mudah dipasang dan hasilnya juga rajin. Buat juga lobang untuk tempat memasukan koin.(bagian ini nantinya menjadi tutup atas celengan yang kita buat)
  3. Lem seluruh bagian kardus dan lapisi kardus dengan kertas karton warna biru karena Faris ingin celengannya bertema monster inc.
  4. Cat dengan cat akrilik kardus yang telah dilapisi karton tadi.
  5. Diamkan dan jemur di bawah sinar matahari
  6. Jika cat sudah kering, cat bagian sisi celengan berbentuk pipi monster dan keringkan kembali.
  7. Buat gigi monster menggunakan kertas hvs yang digunting berbentuk segitiga. Tempel potongan kertas berbentuk gigi menggunakan lem.
  8. Tambahkan pemanis berupa mata dari bekas mainan boneka di rumah (ini ide Faris ingin menambahkan mata agar terlihat lucu).
  9. Celengan sudah jadi dan Faris Irbadh siap menabung.

Gimana? Bahannya mudah dicari di rumah dan sederhana kan cara membuatnya. Yuk kita buat sendiri celengan koin kita, jangan lupa diisi juga ya  🙂

 

ini hasil celengan Faris

 

#challengecelengancintaIPBatam
#SejutaCintaIPBatam
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari

Menyayangi Hewan Sebagai Wujud Cinta Kepada Allah SWT

 

Terkadang mungkin kita geram apabila ada kucing atau binatang lain yang tidak sengaja masuk ke dapur dan memakan makanan kesukaan kita. Bahkan, karena ulahnya itu terkadang kita lepas kontrol. Bahkan memukulnya habis-habisan, astagfirullah. Padahal, jika kita mau berfikir sejenak, kita akan menyadari bahwa tindakan yang sedemikian itu salah. Binatang seperti kucing tidak akan memakan makanan seseorang kecuali pemiliknya lalai, tidak menjaganya atau tidak menaruh pada tempat yang aman. Hiks. Ini sih curhatan emak-emak yang sering kecolongan dapurnya.

Sebagai seorang Muslim, kita dilarang berbuat semena-mena terhadap binatang, apalagi menyiksanya. Islam mengajarkan kepada umatnya berbuat baik bukan hanya kepada sesama manusia, tapi juga kepada binatang. Bahkan binatang yang najis sekalipun, semisal anjing atau babi. Sebab, pada hakikatnya segala makhluk di dunia ini seperti binatang dan lainnya senantiasa bertasbih (memuji) Allah SWT. 

Sore ini kami berjalan-jalan ke taman depan kompek, anak-anak senang sekali karena bertemu dengan kucing. Maklumlah semenjak kelinci peliharaan kami mati, kami belum berencana untuk memelihara hewan lagi di rumah. ”MasyaAllah, bulunya lembut banget ya Ma. Bagus lagi warnanya,” Kata Faris kepada Mama. ”Iya, siapa yang menciptakan Fa? MasyaAllah nggak galak lagi kucingnya, Fa.” Kata Mama sambil terkekeh melihat kelakuan kucing yang sangat menggemaskan ini.”Allah, Ma yang menciptakan. Siapa ya Ma nama kucingnya? Muezza bukan? kaya kucing Rasulullah SAW.” Timpal Faris.

 

 

 

Sedangkan adiknya, Irbadh asyik sekali bercengkerama bersama kucing putih itu. Ia sangat senang sekali dengan hewan kucing, bahkan kalau bisa rasanya ingin ia bawa pulang kerumah dan memelihara kucing itu.

Dari kegiatan kita sore ini, anak-anak belajar juga tentang adab-adab terhadap binatang. Berikut ini merupakan adab-adab terhadap binatang, yaitu 

  1. Memberi Makan dan Minum. Sama seperti halnya manusi, binatang juga butuh makan dan minum. Binatang juga merasakan lapar, haus. Untuk itu kita diharuskan memeliharanya dengan memberinya makan dan minum. Kita dilarang membiarkannya kelaparan atau kehausan, karena perbuatan ini dapat menjerumuskan pelakunya pada api neraka. Rasulullah Saw pernah menceritakan ada seorang perempuan disiksa karena seekor kucing dikurungnya sampai mati.
  2. Menyayangi. Menyangi dan mengasihi hewan sangat dianjurkan oleh agama. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits, orang yang menyayangi siapa saja, termasuk binatang, akan disayangi oleh siapa saja yang di langit. Beliau sendiri sangat menyangi terhadap binatang. Terbukti, beliau memilih memotong lengan jubbahnya yang ditiduri kucing, dari pada membangunkan dan mengusirnya.
  3. Tidak Mendzolimi. Dzolim adalah perbuatan yang dilarang agama. Kepada siapa saja kita tidak diperbolehkan berbuat dzolim, termasuk terhadap hewan. Misalnya, membebaninya dengan pekerjaan-pekerjaan yang di luar kemampuannya. Allah mengaruniaikan binatang untuk kita pelihara dan kita gunakan dengan baik.

     Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda yang artinya :

 “Takutlah kepada Allah dalam (memelihara) binatang-binatang yang tak dapat bicara ini. Tunggangilah mereka dengan baik, dan berilah makan dengan baik pula.”

Termasuk tidak mendzolimi hewan adalah tidak memberi cap dengan besi yang dipanaskan pada wajah binatang, karena hal ini, Allah akan melaknat terhadap orang yang melakukannya.(HR Muslim)

4. Menyembelih dengan MenyenangkanJika kita ingin menyembelih atau membunuhnya, hendaknya kita melakukannya dengan baik, karena Rasulullah bersabda:

Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik kepada segala hal. Oleh karena itu, jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan baik. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan baik. Hendaklah salah seorang dan kalian menenangkan hewan yang akan disembelihnya, dan menajamkan pisaunya”. (Diriwayatkan Muslim, At Tirmidzi, An-Nasai, Abu Daud, dan Ahmad).

5. Menunaikan Hak Allah. Orang yang sibuk mengurus hewan peliharaannya hendaknya tidak melalaikan kewajiban-kewajibannya terhadap Allah SWT. Seperti mengeluarkan zakat hewan yang wajib dizakati, tidak meninggalkan sholat dan sebagainya.

Kurang lebih lima hal tersebut di atas itu merupakan adab terhadap binatang. Misalnya tidak mengadu binatang, tidak membunuhnya dengan cara membakar, dan lain sebagainya.

Termasuk menyayangi binatang adalah tidak memisahkan seekor anak binatang yang masih belum cukup umur dari induknya.

 Dari Abdurrahman bin Abdillah dari ayahnya menceritakan :

Kami menyertai Rasulullah SAW dalam suatu perlawatannya. Kemudian beliau pergi untuk memenuhi suatu kebutuhannya. Lalu kami melihat seekor burung berwarna merah dengan dua ekor anaknya. Kami lalu mengambil kedua anaknya itu. Tatkala induknya datang dia mengepak-ngepakkan sayapnya dan terbang menurun ke dataran menyiratkan kegelisahan dan kekecewaan. Ketika Nabi SAW datang, beliau bersabda:

 “Siapa yang mengejutkan burung ini dengan mengambil anaknya? kembalikanlah anaknya kepadanya”. (Hadist Imam Bukhari)

Jadi marilah kita sayangi hewan yang ada di sekeliling kita sebagai wujud dari ketaatan kita kepada Allah SWT dan menebarkan kasih sayang kepada segenap makhluk-Nya. Wallahu a’lam.

 

 

#day47
#30Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

7 TIPS MENGHADAPI ANAK YANG SUKA BERMAIN PINTU

Adakah yang anaknya sedang hobi membuka tutup pintu seperti anak bungsu saya, Irbadh?

Setiap hari Irbadh sedang suka-sukanya membuka tutup pintu, mulai dari pintu kamar hingga pintu lemari hingga terali pun berusaha ia buka tutup. Yang Mama khawatirkan bukan masalah pintunya yang menjadi rusak tetapi lebih kepada takut terjadi cidera kepada anak-anak.

Setelah berseluncur di laman Ayah Bunda, barulah Mama menyadari rupanya kebiasaan membuka tutup pintu ini efek dari berkembangnya kemampuan motorik dan koordinasi tubuh yang meningkat serta rasa ingin tahu yang besar,sehingga menyebabkan anak senang berekplorasi dan menjelajahi setiap sudut rumah. Salah satu benda yang kerap menarik perhatiannya adalah pintu.

Aktivitas membuka dan menutup pintu memberi sensasi tersendiri bagi Irbadh, anak bayi yang tidak terasa usianya hampir dua tahun. Semakin dicegah, anak akan semakin penasaran. Walaupun sebagai orang tua kita mungkin dilanda rasa khawatir takut tangan kecilnya terjepit, tapi jangan pernah kekang keinginan anak. Dengan stimulasi yang tepat anak pun bisa mendapatkan pengalaman baru tanpa harus membuat Mama Papanya khawatir (sebenarnya ini afirmasi positif atas kepanikan Mama dan sebagian dari do’a semoga terus bersabar menghadapi kejutan dari anak setiap harinya).

1️.Tidak melarang anak. 

Melarang anak sama dengan menahan hasratnya untuk bereksplorasi dalam rangka menuntaskan rasa ingin tahunya. Beri anak kesempatan untuk melakukan apa yang ingin dia lakukan. Lagipula kegiatan menggenggam gagang pintu, menarik serta mendorong otomatis membuat kemampuan motorik kasarnya terlatih. Selain itu kemampuannya untuk melakukan kordinasi antara mata, tangan dan kaki juga dirangsang. Dan saat si kecil berhasil membuka dan menutup pintu sendiri, pasti  harga dirinya meningkat.

2.Tidak berteriak.

Bila tiba-tiba Mama mendapati anak-anak sedang asyik bermain pintu tahan agar tidak berteriak. Sebab teriakan  bisa membuat mereka kaget, panik, merasa bersalah dan takut. Kaget dan panik dapat membuat anak kehilangan kendali, sehingga dia bisa terantuk atau terjepit pintu. Rasa bersalah dan takut justru hanya membuat mereka enggan bereksplorasi.

3.Usahakan untuk mendampinginya.

Cari jarak aman untuk mengawasinya. Aman di sini artinya kita tidak berada terlalu dekat dengan mereka sehingga anak-anak bisa berusaha sendiri, tetapi juga tidak terlalu jauh agar kita dapat segera membantu jika mereka terlihat mau terjepit atau terbentur. Memberi mereka kesempatan untuk mencoba sendiri akan mengasah kemandirian serta rasa percaya dirinya.

4.Pancing anak dengan mengetuk-ngetuk atau memanggil namanya dari balik pintu agar ia menghampiri dan membukanya. Anak akan mencari sumber bunyi dan berusaha menemukannya. Hal ini akan mengasah logika berpikir dan kemampuannya mendengar. Saat ingin menghampiri asal suara yang berada di balik pintu, ia tentu harus berusaha untuk membuka pintu terlebih dahulu. Dari sini anak pun belajar memecahkan masalah. Satu hal yang perlu diperhatikan, jika Mama berada di sisi pintu yang satu, maka pastikan ada orang dewasa lainnya yang menjaga si kecil di sisi lain tempatnya berdiri.

5. Beri contoh membuka dan menutup pintu yang benar dan aman agar dia maupun orang lain tidak terluka. Berdirilah di samping anak, arahkan tangan anak untuk menggenggam pegangan pintu diikuti dengan tangan Mama di atasnya. Lalu, ajak dia untuk melakukan gerakan menarik dan mendorong dengan perlahan. Ingatkan dia untuk tetap fokus, katakan, “Ayo, lihat pintunya. Perhatikan ya, pintunya harus ditarik atau didorong?” Anak-anak perlu dilatih untuk memusatkan perhatiannya pada apa yang sedang dia lakukan.

6. Beri pengaman pada pintu agar aktivitas ini tidak akan membuat anak celaka. Banyak kok alat pengaman yang bisa menahan agar pintu tidak tertutup sempurna saat dibuka atau ditutup. Bahkan sekarang alat pengaman itu banyak dijual di onlineshop, bentuknya pun lucu sehingga menarik perhatian anak-anak. Jadi tidak ada salahnya jika dipasang jauh dari jangkauan anak-anak.

7️.Kunci beberapa pintu menuju ruangan yang berbahaya, seperti pintu gudang, pintu kamar mandi, pintu dapur, pintu lemari. Ruangan yang belum atau jarang didatangi akan memancing rasa ingin tahu. Akibatnya, keinginan anak-anak ke sana pun besar.  Akan sangat berbahaya kalau mereka tanpa sengaja memasuki ruangan-ruangan tersebut dan terjebak di dalamnya, terpleset di kamar mandi atau memegang benda panas yang ada di dapur *knock the wood, jangan sampai ya Mak!

#HijrahParenting
#CeritaHijrah
#CeritaHijrah28