Belajar Menyusun Manajemen Waktu (Time Management) ala Ibu-Ibu Pembelajar

Apa sih manajemen waktu itu? Sepertinya sudah bukan hal baru dan tidak asing lagi bagi kita semua berkaitan dengan istilah ini. Sejak duduk di bangku sekolah pastilah kita sudah akrab dengan berbagai rutinitas harian baik di rumah maupun di sekolah. Bertambahnya usia dan aktifitas pun membuat kita semakin tertantang untuk mengatur ritme kegiatan harian kita sesuai dengan jumlah waktu yang Allah pinjamkan kepada kita.

Waktu adalah salah satu nikmat yang agung dari Allâh Subhanahu wa Ta’ala kepada manusia. Sudah sepantasnya manusia memanfaatkannya secara baik, efektif dan semaksimal mungkin untuk beramal shalih.

Allâh Ta’ala telah bersumpah dengan menyebut masa dalam firman-Nya:

وَالْعَصْرِ ﴿١﴾ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ ﴿٢﴾ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat-menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran. [al-‘Ashr/103:1-3].

Di dalam surat yang mulia ini Allâh Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan masa, dan ini menunjukkan pentingnya masa.

Manajemen waktu adalah cara yang dapat kita lakukan untuk menyeimbangkan waktu yang kita punya untuk kegiatan belajar atau bekerja, bersenang-senang atau bersantai, dan beristirahat secara efektif. Tanpa disadari, setiap hari kita sesungguhnya sudah membuat beberapa keputusan terkait manajemen waktu. Misalnya, saya memutuskan kapan akan pergi ke pasar, mengajar anak-anak, membaca buku dan belajar di rumah, berolah raga, beribadah, mengunjungi perpustakaan, bersantai, berdiskusi dengan teman, dstnya. Semua putusan ini berperan penting di dalam penyusunan strategi manajemen waktu yang kita miliki.

Jika kita dapat menyeimbangkan waktu, maka harapan hasilnya adalah konsentrasi akan meningkat, organisasi waktu pun akan lebih baik, produktifitas akan meningkat, dan yang terpenting tingkat stress akan terkurangi. Dengan menata waktu anda secara lebih baik maka kita akan menemukan keseimbangan antara kapan harus belajar, bekerja, bersantai, dan beristirahat yang akhirnya akan membuat hidup menjadi sedikit lebih muda dan bahagia.

Jika kita pernah ada dalam situasi kerap terlambat datang ke beberapa acara/kegiatan penting, lupa ada kelas yang harus kita hadiri, lupa sama sekali bahwa ada pertemuan tertentu yang harus kita ikuti, membuang-buang waktu tanpa hasil yang jelas, mengerjakan tugas secara terburu-buru karena terpepet oleh dead-line, atau sehari menjelang ujian merasa panik karena merasa belum selesai membaca bahan pelajaran untuk dijelaskan kepada anak-anak, atau tiba-tiba merasa waktu untuk bersantai hilang sehingga menjadi tertekan atau stress, maka itu gejala bahwa kita membutuhkan perubahan manajemen waktu yang lebih baik.

Ubah Mindset Baru! Jangan berpikir : “Selalu ada waktu.” Kebanyakan kita cenderung membuang peluang karena berpikiran bahwa “selalu ada waktu”. Hal ini justru membuat pekerjaan kita menumpuk dan membuat kita semakin stress. Jadi, mari kita ubah mindset menjadi : “waktu adalah prioritas”. Buatlah prioritas pekerjaan kita untuk besok hari sebelum tidur.

PENTINGNYA MANAJEMEN WAKTU

Mengatur waktu secara rapi dan efektif bukanlah pekerjaan yang mudah apalagi berupaya untuk mentaatinya secara konsisten dan persisten. Sebagai ibu (muda) dan pembelajar tangguh, kita pasti akan memiliki sekian banyak kegiatan dan tantangan baru, peran dan sekaligus tanggung jawab serta prioritas lain yang harus kita lakukan. Semua kegiatan dan tuntutan itu akan selalu bersaing merebut waktu dan perhatian kita. Masa adaptasi dari masa dewasa muda yang sebelumnya menjalani pendidikan di kampus atau dunia kerja ke masa dewasa sebagai orang tua muda yang mulai membuat dan menuntut terjadinya perubahan besar di dalam menata manajemen waktu kita. Perubahan-perubahan besar itu antara lain karena beberapa hal berikut ini:

1. Meningkatnya peran dan tanggung jawab untuk belajar mandiri;
2. Banyaknya aktivitas baru yang harus diikuti, misal kelompok belajar baru, kegiatan komunitas, kelompok ibu-ibu di dalam atau di luar komplek perumahan;
3. Teman-teman dan pengalaman baru;
4. Tuntutan untuk lebih banyak mengambil putusan mandiri tanpa campur tangan dari suami atau keluarga;
5. Tempat tinggal dan lingkungan baru;
6. Kebutuhan yang lebih besar untuk misalnya melakukan hal-hal rutin sehari-hari secara mandiri, misal berbelanja, memasak, mencuci, membersihkan rumah, membayar beberapa tagihan rutin;
Mungkin pula ketika kita yang memilih bekerja paruh waktu atau mengurus keluarga yang tinggal bersama kita.

CARA MEMPERBAIKI MANAJEMEN WAKTU

Kunci dari manajemen waktu adalah perencanaan alias planning! Tanpa ini, kita tidak akan pernah berhasil menata waktu apalagi meraih hasil optimal. Betapapun enggannya kita karena terkesan membosankan, namun menyusun daftar panjang kegiatan ini-itu yang harus dilakukan, menyisihkan waktu sejenak untuk berpikir mana dari daftar itu yang harus dipilih terlebih dahulu untuk dilaksanakan esok hari, lusa, minggu depan atau bulan depan, adalah momen paling kritis bagi kita untuk mengontrol waktu ‘hidup’ diri sendiri.

ini contoh timeline belajar saya di kelas shookyu Konmari Indonesia

Berikut ini langkah-langkah yang dapat kita lakukan untuk membantu proses menyusun atau memanajemen waktu:

1.Buatlah buku agenda atau kalender atau catatan khusus, baik secara manual ataupun elektronik. Saya biasanya menggunakan aplikasi android school planner atau my study life di handphone untuk memudahkan dalam pencatatan kegiatan sehari-hari.
2. Tulis semua tanggal, hari, waktu yang berkaitan dengan kegiatan belajar kita. Misal, tanggal ujian, tanggal deadline menyerahkan tugas kelas, tanggal terakhir batas pembayaran uang kuliah, dstnya.
3. Tulis semua tanggal, hari, dan waktu untuk kegiatan yang bersifat sosial dan personal. Misal, kapan punya janji untuk konsultasi ke dokter, kapan harus bayar tagihan listrik air, tagihan uang sewa rumah, jadwal kompetisi olah raga, jadwal untuk pulang ke rumah orang tua di daerah, atau untuk berkunjung ke sanak famili, dstnya;
4. Susun prioritas kegiatan yang terdapat di dalam daftar b dan c di atas, mulai dari yang paling utama hingga paling tidak utama, sehingga menghasilkan sebuah jadwal rutin mingguan. Contoh, kita dapat menyusun jadwal dengan membagi serangkaian kegiatan sehari-hari kita ke dalam 4 (empat) kelompok yaitu:
a. penting mendesak (sebagai prioritas paling utama) misalnya mendampingi anak, menjemput anak/orang tua.
b. penting tidak mendesak (prioritas tetapi waktunya masih flexible sesuai dengan komitmen yang kita buat) misalnya, kegiatan kuliah dan tugas di kelas online. Seperti saya saat ini terdaftar ke dalam tiga ruang belajar yaitu kelas bunda sayang, shookyu class konmari indonesia dan kelas belajarzerowaste.
c. Tidak penting mendesak misalnya, interupsi yang tidak perlu.
d. Tidak penting tidak mendesak misalnya hal remeh temeh, main game, nonton film atau kebanyakan googling yang tidak jelas.
6. Pastikan jadwal rutin mingguan kita itu terdiri dari perpaduan yang seimbang di antara komponen/kelompok di atas. Di titik inilah kita harus belajar bijak untuk secara hati-hati tapi bersungguh-sungguh memilih mana yang menjadi prioritas pertama, kedua, dan seterusnya. Ingat, bahwa bagaimanapun kita sedang menjalani proses mendidik sebuah generasi sehingga sudah layak dan sewajarnya jika kita meletakkan aktivitas nomor 1 di atas di tempat tertinggi. Di sinilah makna penting dari keseimbangan, maksudnya kita harus belajar menyusun jadwal yang isinya seimbang di antara keempat kelompok di atas. Perlu diketahui bahwa tujuan penyusunan jadwal rutin mingguan tersebut bukanlah agar semua aktivitas itu terlaksana, melainkan lebih pada memastikan bahwa hal-hal yang butuh untuk dikerjakan terlebih dahulu pada akhirnya memang benar kita lakukan.
7. Pastikan bahwa kita mematuhi jadwal rutin mingguan yang telah disusun. Misal, hadir di kelas pada semua perkuliahan, kerjakan tugas dan belajar mandiri yang telah terjadwal,serta hindari kebiasaan menunda pekerjaan (procrastination).

Baca juga : Belajar Menjadi Manajer Keluarga Yang Handal

Belajar Menjadi Manajer Keluarga yang Handal

PEDOMAN MENYUSUN MANAJEMEN WAKTU

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai pedoman untuk menyusun manajemen waktu yang baik.

1. Cukupkan waktu tidur antara 6 – 8 jam/per hari.
2. Upayakan jadwal aktivitas anda. berlangsung antara pukul 06.00 – 22.00 WIB.
3. Tiap minggu jadwal harian berisi 4 kelompok aktivitas dalam uraian nomor 4 di atas.
4. Jadwalkan bahwa waktu belajar mandiri kita minimal 14 jam/per minggu (di luar waktu kuliah di kelas).
5. Rencanakan waktu belajar mandiri atau sekedar membaca buku maksimum 2 jam/perhari.
6. Selang-seling topik belajar mandiri secara teratur jika misalnya kita memutuskan bahwa dari jam 13.00 hingga 15.00 adalah waktu belajar mandiri (maksudnya kita tidak menghabiskan waktu dua jam hanya untuk belajar satu topik).
7. Ketahui diri kita apakah sebagai ‘morning person’, ‘night owl person’, atau ‘late afternoon person’ untuk memastikan bahwa jadwal tersebut sesuai dengan irama kerja dan ‘jam biologis’ kita.
8. Luangkan waktu untuk istirahat sejenak di tengah waktu belajar (misal, istirahat tidak lebih 10 menit dari setiap jam).
9. Latih dan biasakan diri untuk mengerjakan sesuatu cukup sekali, alias menghindari kebiasaan untuk mengulang-ulang. Misalnya membaca teks tentang suatu topic sedapat mungkin cukup 1 kali tetapi dengan memastikan kita paham dan ingat apa isinya, kalau perlu sekalian membuat catatan atau diagram.
10. Hindari mitos bahwa untuk dapat memahami isi sebuah bacaan, kita harus membacanya 2-3 kali.
11. Belajar untuk focus atau konsentrasi, tanpa jeda untuk waktu minimal 15-20 menit; kemudian ditingkatkan menjadi fokus selama 30-50 menit tanpa jeda. Hal ini diperlukan sekali terutama untuk membantu kita mendengarkan fasilitator menjelaskan di kelas, mencatat, membaca, dan menulis. Ingat, membaca dan menulis tugas belajar membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan jika kita menulis surat biasa, membaca majalah, komik, atau apalagi menulis email, twitter atau sejenisnya. Kadang kala perlu untuk menyusun jadwal mingguan di mana 1 hari di antaranya bersih dari tugas-tugas.
12. Biasakan untuk melakukan hal-hal kecil dan ‘remeh atau ringan’ di sela-sela waktu istirahat atau ketika kita sedang menunggu sesuatu. Misal, merespon pesan elektronik dapat dilakukan hanya ketika kita istirahat atau ketika kita menunggu untuk bertemu dokter, teman, mengantri di loket, dll.
13. Belajar dan membiasakan diri untuk berani menolak ajakan atau mengatakan ‘tidak’ pada teman, sahabat, sanak famili ketika mereka mengundang atau mengajak melakukan satu kegiatan tertentu yang dapat mengacaukan manajemen waktu kita. Demikian pula untuk menolak keluar rumah menjelang hari ujian; atau ajakan untuk melakukan beberapa komitmen secara bersamaan.
14. Mintalah teman, sahabat, dan sanak famili untuk menghormati manajemen waktu yang kita punya juga serta buatlah mereka paham bahwa mereka tidak bisa setiap saat mengganggu kita atau meminta berkomunikasi dengan kita setiap saat semau mereka ketika kita sedang ada kegiatan lain.
15. Isolasikan diri sendiri agar dapat berkonsentrasi atau fokus belajar (membaca atau menulis), dengan misalnya: menutup pintu kamar, mematikan perangkat audio visual, mematikan telepon seluler, berhenti merespon email atau pesan elektronik, twitter, facebook atau sejenisnya.
16. Bersikap realistis dan cukup fleksibel, jangan kaku. Menyusun jadwal yang amat ketat dan memaksa untuk mematuhinya secara kaku justru dapat membuat kita pada akhirnya menjadi jenuh, dan kehilangan gairah (passionate) belajar sehingga menjadi kontra produktif.

Pada tahap awal kita melakukan perubahan, mungkin kita merasa amat sulit menyusun manajemen waktu dan berat sekali tuntutan yang harus kita penuhi, tetapi pada kesempatan selanjutnya mungkin akan kita akan merasa sedikit lebih longgar, dinamis, dan lebih fleksibel. Hal ini terjadi karena kita sudah terbiasa, mengenal lingkungan lebih baik, mengenali kebiasaan diri sendiri, dan juga kita bertambah dewasa.

AGAR TERHINDAR DARI KEBIASAAN PROCRASTINATOR?

Procrastinator adalah orang yang amat suka menunda pekerjaan hingga jelang hari atau menit akhir dari batas waktu. Tindakan menunda pekerjaan hingga jelang dead-line disebut procrastination. Jika hal ini dibiarkan berlangsung terus menerus jelas akan menjadi kebiasaan belajar yang buruk. Bahkan, kebiasaan ini akan terus membudaya di saat jita sudah bekerja sebagai profesional atau pengemban profesi yang akibatnya adalah kinerja tidak akan optimal, stress berat, berdampak buruk pada kesehatan fisik hingga kegagalan. Oleh karena itu, mari membiasakan diri untuk tidak menjadi procrastinator. Bagaimana caranya? Beberapa petunjuk berikut ini mungkin dapat mulai kita lakukan:

1. Biasakan belajar atau bekerja berdasarkan agenda sebab dengan cara ini kita akan menyadari berapa banyak aktivitas dalam sehari yang mampu kita lakukan sesuai kemampuan dan akhirnya kita akan mengetahui bahwa menunda belajar/pekerjaan pada akhirnya tidak akan membantu sama sekali. Jika anda memulai mengerjakan suatu tugas besar seketika pada saat kita merasa siap atau berada di bawah tekanan harus selesai karena esok adalah tenggat waktu penyelesaian, maka memang mungkin kita akan berhasil, tetapi ingat tidak selalu akan berhasil.
2. Jadi, mulailah dari hal kecil sejak awal. Cobalah untuk mengurai atau menjabarkan satu tugas besar menjadi beberapa tahap atau bagian kecil yang memungkinkan kita untuk segera mengerjakannya sedini mungkin. Dengan mengerjakan tugas besar itu bagian demi bagian sejak awal akan menyadarkan kita seberapa besar sesungguhnya tugas itu dan membutuhkan berapa lama waktu untuk menyelesaikannya. Pada akhirnya, ketika jelang tenggat waktu kita menyelesaikannya, maka tidak akan merasa terlalu terbebani. Mulailah dengan mengerjakan hal-hal kecil terlebih dahulu pada hari 1-4 tugas itu diberikan dengan misalnya membuat (a) mind mapping tentang topik dari tugas itu (b) menentukan tema atau argumentasi utama itu (c) mengumpulkan bahan pustaka (d) menyeleksi dan mencatat judul-judul bahan pustaka yang nantinya akan menjadi daftar pustaka dalam tugas kita.
3. Bekerja tanpa mengundang kemungkinan ada gangguan, misal matikan pemutar musik, video, telepon seluler, koneksi internet dan sejenisnya yang jelas-jelas dapat mengganggu kosentrasi kita. Jika kita orang yang tergantung pada musik untuk membantu konsentrasi, maka sebaliknya putar perangkat audio. Untuk mengurangi kebosanan, kita dapat memodifikasi sedikit topik belajar kita pada hari itu, misal dengan diselingi baca buku, baca komik, menggambar, bertanam, memberi makan ikan di kolam/akuarium atau bermain dengan anak-anak, dsbnya. Hal penting adalah harus diingat bahwa jangan terlena mengerjakan hal remeh temeh sehingga lupa topik utama hari itu.

Sumber:
1⃣https://almanhaj.or.id/4099-renungan-tentang-waktu.html
2⃣Materi Waktu Kuliah Bunda Sayang
https://drive.google.com/file/d/1quEGtwO6PevZ54d-ivKvVF9sOG3sc-go/view?usp=drivesdk

(Makin) Jatuh Cinta Kepada Eco Enzym

Penting bagi saya sebagai seorang ibu untuk mengajarkan hal-hal baik bagi anak-anak, apalagi tentang menjaga lingkungan, seperti memilah dan mengolah sampah dari dalam rumah serta memanfaatkan kembali sisa konsumsi itu sebagai rasa kebersyukuran saya atas rahmat Allah yang tidak terkira kepada kita ciptaanNya.
Sebelum mengenal ecoenzym, dua tahun yang lalu saya terlebih dahulu mengenal enzym cleaner dari postingan mbak Dini KW dan mbak Deasy Greenmommies. Berawal dari kebutuhan akan pembersih serbaguna untuk keperluan rumah tangga yang sederhana, bebas dari bahan kimia dan terjangkau tentunya akhirnya saya mulai berpetualang di dunia maya. Melalui penelusuran akhirnya saya menemukan banyak informasi mengenai metode membuat enzym cleaner yang sederhana dan juga hemat dikantong. Berbekal informasi itulaha maka saya pun nekad mencoba untuk membuat cairan pembersih alami yang hanya membutuhkan dua bahan utama, yaitu kulit jeruk dan cuka.

Bukan cuma efektif dalam menghilangkan noda dan kotoran yang ada di dalam rumah, cairan pembersih ini juga akan memberikan wangi segar yang tidak bisa kita temukan di pembersih lain pada umumnya. Tanpa zat-zat kimia berbahaya lainnya, cairan ini pastinya alami dan mudah dibuat karena bahannya bisa ditemukan di dapur kita sendiri. Kata siapa lemon dan jeruk cuma bisa diolah menjadi jus dan resep makanan atau minuman lain. Percobaan pertama berhasil dan akhirnya saya pun mengganti detergen dan pembersih di rumah menggunakan cairan ini. Sampailah setahun terakhir ini saya berkenalan dengan ecoenzym yang ternyata membuat saya semakin jatuh cinta. Ecoenzym sangat mendukung kehidupan saya yang ingin lebih minimalis, termasuk urusan bersih-bersih saya bisa memakai produk yang all in one dan ecoenzym menjawab kebutuhan saya. Melalui pelatihan ecoenzyme yang diadakan Ibu Profesional Batam bersama Ibu Vera Tan (Bhumi Eco Farm) pengetahuan saya pun makin bertambah karena bisa belajar langsung dari masternya langsung. Setelah mengikuti pelatihan ini saya semakin semangat mengolah sampah sisa konsumsi buah dan sayur saya tidak lagi berakhir di tong komposter. Ternyata sisa konsumsi buah dan sayur ini bisa dimanfaatkan dalam bentuk lain yaitu eco enzyme. Buat yang masih bingung dan belum mengenal sini saya bisikin😊. Ecoenzym merupakan hasil penelitian Dr. Rosukon Poompanvong asal Thailand. Ibu Vera Tan sendiri yang mengajar pelatihan inipun bercerita panjang kisah perkenalannya dengan ecoenzym. Mengingat bahwa enzim ini banyak sekali manfaat yang beliau rasakan sendiri maka Ibu Vera pun belajar langsung kepada penemunya. Kemudian beliau menginisiasi dan mengenalkan enzim ini pada masyarakat luas. Karena latar belakang beliau adalah dokter, beliau sering menggunakan cairan enzim ini sebagai pengobatan. Beruntung sekali rasanya bisa belajar langsung dari master ecoenzym di Batam.

belajar ecoenzym langsung bersama pakarnya Ibu Vera Tan Bhumi Eco Farm

Lalu apa saja sih manfaat dari eco enzyme atau juga sering disebut sebagai enzim sampah yang dituturkan Ibu Vera Tan antara lain:

1. Cairan enzim ini bisa digunakan sebagai campuran pencuci piring dan pencuci baju. Bau amis hilang, ampuh menghilangkan noda bandel pada kain. Menurut saya enzim konsentrat ini adalah solusi mudah dan murah bagi yang punya alergi kulit karena bisa mengurangi bahan kimia dari deterjen dan sabun pencuci piring. Lebih baik lagi karena digunakan hanya dengan mencampur enzim dan air saja.
2. Sebagai pembersih udara, jika di rumah kita memiliki satu drum saja cairan ecoenzym maka sama saja kita memiliki pohon yang berumur 10 tahun. Kebayangkan betapa sejuk dan bersihnya udara yang kita hirup di dalam rumah, jadi kalau punya lebih banyak tidak perlu pendingin ruangan.
3. Badan suka pegel-pegel? Cairan enzim ini bisa di masukan dalam botol lalu tempel dibagian leher sambil berbaring. Kita tidak perlu minum obat yang kadang banyak efek sampingnya.
4. Sakit demam juga demikian, cairan enzim yang didalam botol dipeluk sambil tidur. Keesokan harinya demam akan hilang. Pengalaman saya coba ke anak-anak dan alhamdulillah it works. Cairan yang sudah digunakan untuk menghilangkan demam ini akan berubah jadi keruh dan berlumut.
5.Buat yang hobi bertanam dirumah seperti anak saya, kita bisa pakai cairan enzim selain sebagai pupuk yang membuat tanaman jadi banyak berbuah atau bisa juga sebagai pembasmi hama juga loh.
6. Bisa digunakan sebagai alat kebersihan diri seperti shampoo,sabun,pasta gigi dan sabun cuci motor/mobil. Dan kalau membuatnya dengan tambahan bunga-bungaan bisa digunakan sebagai alat penyegar wajah agar tidak kusam.
7. Bisa juga untuk melancarkan saluran air yang tersumbat.
Serta masih banyak manfaat lain dari enzim ini yang penggunaannya pun bisa sesering mungkin tanpa efek samping.

Baca juga : Langkah Kecil Mengolah Sampah Rumah Tangga

Penasaran gimana cara membuat Eco Enzyme?

Pada pelatihan yang saya ikuti, kami langsung praktek cara membuat cairan enzim (untuk kita yang tinggal di daerah Asia Tenggara, sebab cuaca dan iklim mempengaruhi berhasil atau tidaknya proses fermentasi). Bahan-bahan yang diperlukan antara lain :

1⃣ Gula merah (lebih bagus gula aren ataupun gula hitam) / molasses. Sebelum membuat enzim kita harus tahu terlebih dahulu berbagai macam jenis gula dan manfaatnya. Yang paling baik menurut pengalaman bu Vera adalah menggunakan molasses.
2⃣ Sampah organik dipotong kecil-kecil,
3⃣ Air, harus menggunakan air sumur atau pun kangen water, jika mau menggunakan air pipa harus diendapkan selama 3 hari.
4⃣ Botol sebagai tempat penyimpanan. Untuk trial kita bisa menggunakan botol air minum isi ulang berukuran 1500 ml.

Ratio bahan-bahannya yaitu 1:3:10 (1 bagian molasses, 3 bagian sampah organik, dan 10 bagian air)

Cara Membuat :
1⃣ Masukan gula ( ratio gula 1 ons : air 1 liter)
2⃣ Tambahkan sampah organik ( 3 ons )
3⃣ Masukan air sampai dengan 3/4 bagian botol. Sisakan tempat untuk fermentasi (jangan diisi penuh botolnya).
4⃣ Enzim akan terbentuk dan siap digunakan dalam 3 bulan
5⃣ Tutup rapat dan pastikan tempatnya kedap udara.
6⃣ Sesekali tekan kebawah sampah yang mengambang, selama dua minggu pertama tutup botol satu hari sekali dibuka untuk mengeluarkan gasnya.
7⃣ Enzim disimpan selama 3 bulan.

Pada awal-awal minggu akan ada gas yang muncul sehingga kita bisa membuka tutup lalu rapatkan kembali. Enzim baru dapat digunakan setelah tiga bulan difermentasi. Cara memanennya dengan menyaring air dari ampas eco enzymnya. Cairannya kita simpan di dalam botol sedangkan ampasnya bisa kita jadikan kompos untuk tanah

Berikut ini takaran pemakaiannya menggunakan perbandingan antara larutan ecoenzym dengan air (dalam satuan ml) :

1. Mencuci piring
(dapat dicampur sedikit sabun cuci piring cair agar berbusa) dengan perbandingan 1:10.
2. Penyegar udara dengan perbandingan 1:200
3. Menyiram tanaman dengan perbandingan 1:500
4. Disinfektan dengan perbandingan 1:500
5. Mengepel lantai dengan perbandingan 1:1.000.

Berminat mencoba?

Hidup Minimalis Sebagai Wujud Rasa Syukur

Pagi, mak sudah sebulan terakhir pasca mudik saya mulai membenahi kembali rumah yang hampir sebulan kosong. Bisa dibayangkan apa yang terjadi di dalamnya? Barang-barang banyak yang tidak kembali pada tempatnya dan kotor serta lembab khas rumah yang tidak pernah dibersihkan.
Harap dimaklumi suami yang balik ke rumah terlebih dahulu dan menempati rumah ini hanya sekedar buat tidur malam doang.

Perlahan saya mencoba membersihkan rumah meski dengan keterbatasan waktu dan tenaga yang saya punya. Sempat terbersit untuk menyerah dan order go clean saja demi mengurangi kekacauan yang ada di rumah namun akhirnya urung saya lakukan. Pasti budget akan membengkak untuk urusan bersih-bersih *rasanya ingin melambaikan tangan saja.
Sudah dua kali dalam seminggu ini saya tidur malam lebih cepat karena kepala berat. Pusing banget rasanya entah kenapa. Ternyata, rumah yang kacau dan berantakan mempengaruhi mood saya untuk mulai kembali produktif. Rasanya waktu untuk menjalani kehidupan normal pun sulit dilaksanakan kalau rumah masih kotor dan acak adut. Gimana mau bermain dan bebikinan sama anak kalau nyari material bebikinannya saja entah tertimbun dimana. Rasanya seperti baru pindah rumah, kerjaan di rumah kaya nggak selesai-selesai. Belum cuaca yang nggak enak banget, sebentar panas sebentar badai.

Iyaaa, cuacanya nggak enak banget. Gimana bisa di Batam yang panas, angin besar sekali sampai dahan-dahan pohon jatuh? Hujan nggak sampe seharian ada pula yang rumahnya kebanjiran. Padahal hawanya masih gerah, tapi angin besar, gimana nggak masuk angin kan?

Belum lagi urusan anak-anak yang sakit bareng-bareng haduhhhh. Sabarrrr.. Tapi dengan banyaknya kejadian beberapa minggu terakhir ini, saya juga jadi lebih aware sama kondisi rumah. Sejak pertengahan tahun ini barang yang menumpuk nggak jelas mulai dipilah untuk dibuang atau diberikan pada orang yang lebih membutuhkan. Terutama baju-baju lama saya, duh baju ini dikasihin kok sayang, disimpen kok ya nggak dipake. Bulan Ramadhan lalu sebenarnya saya sudah menkonmarikan baju sampai 2 kardus banyaknya untuk didonasikan ke Sejuta Cinta Komunitas Ibu Profesional Batam. Termasuk baju kebaya yang saya pakai wisuda S1 pun saya relakan karena udah nggak mungkin dipake lagi. Ujung-ujungnya kemarin saya sortir satu kardus lagi baju saya dan baju anak yang sudah nggak terpakai. Akhirnya tutup mata, satu kardus pindah ke belakang untuk didonasikan

Setelah saya pikir, buat apa juga disimpen, nggak dipake juga. Mending dikasih ke orang, mungkin akan diperlakukan lebih baik daripada cuma ngejugruk doang di atas lemari. Sepatu juga sama, sudah hampir dua tahun ini saya cuma menyisakan 2 sandal gunung dan 1 sepatu lari. Apakabar koleksi sepatu sandal dan beberapa heels. Satu lemari udah bhay semua. Kebanyakan saya jual murah meriah via marketplace.

Iya! saya sama juga lagi usahaaaaa banget menjaga konsistensi ingin hidup lebih minimalis. Nggak lagi menumpuk barang karena rumah yang penuh barang itu tidak nyaman ya. Dulu banget, masalah besar bagi saya adalah terkadang masih menyimpan kenangan pada barang. Padahal barangnya nggak penting!

Yang menguatkan tekad saya untuk berhenti menumpuk barang adalah ungkapan dari sebuah kajian Ust. Syafiq Basalamah. Perumpamaannya jika kita hendak pindah rumah balik ke kampung halaman. Pengennya kita nggak bawa barang-barang yang berat kan biar nggak susah nantinya. Jadi kita kirimkanlah dulu sebagian barang-barang lewat ekspedisi ke kampung kita. Seperti itulah hidup dengan sedekah. Kita pindahkan sebagian harta kita untuk di akhirat nanti, supaya ketika meninggal nggak berat lagi bawaan kita, karena nanti semuanya akan dimintai pertanggungjawaban nya. Melalui sedekah saya lebih tenang dalam melepaskan barang-barang yang sudah memberikan kebermanfaatan dalam hidup saya. Tercerahkan sudah kenapa saya mempertahanankan minimalist sebagai ideal lifestyle saat ini. Yang mau mencoba hidup minimalis juga, yuk kita coba memulainya

1. Sortir Koleksi Bajumu

Ayolah akui saja, baju di lemari pasti BANYAK yang sangat jarang dipakai kan? Atau malah seperti saya (yang dulu) bahkan ada baju yang belum dicopot tagnya karena belanja lewat onlineshop dan ternyata nggak cocok ketika dicoba. Ketika mensortir baju-baju yang sangat jarang dipakai, pisahkan ke satu wadah besar besar bisa kontainer atau kardus. Kalau masih sayang, jangan diapa-apain dulu kontainer atau kardus tersebut. Biarkan saja dulu di rumah 1-2 bulan. Selanjutnya, pasti baru terasa efeknya oh ternyata baju itu nggak ada pun kita nggak sadar kok! Baru setelah itu kita bisa diberikan pada orang yang lebih membutuhkan, mak. 🙂

2. Buku! Alih-Alih Ingin Membuat Perpustakaan Mini
Ini berat banget ngomongnya tapi lebih baik koleksi lah buku dalam versi digital karena merawat buku fisik itu susah! Dulu saya punya banyak novel dan majalah remaja yang berujung didonasikan ke rumah baca rintisan saya dan sahabat di Trenggalek. Novel-novel itu bagus, tapi tidak sebagus itu sampai saya ingin baca ulang. Disimpan pun hanya makan tempat dan sarang debu.
Akhirnya rak buku saya di Batam sekarang hanya berisi buku-buku anak yang memang dibaca berulang-ulang. Saya hanya menyisakan buku pegangan homeeducation dan pendukung kegiatan belajar. Nggak lagi pusing dengan debu di atas buku. Saya pun masih bisa meminjam buku di ipusnas agar tetap bisa baca buku dan punya buku banyak tanpa menumpuk buku dan debu.

3. Declutter paling berat itu Mainan Anak
Mainan anak ini adalah objek paling sayang banget ya dienyahkan dari rumah. Tapi beneran deh, meski sudah disortir setiap minggu mainan anak-anak ini jumlahnya masih banyak banget padahal yang mereka bener-bener suka pegang cuma beberapa aja. Bulan Ramadhan kemarin, kami sudah sale untuk donasi sekalian mengajar anak berjualan sambil beramal karena yah, buat apa menumpuk mainan banyak-banyak? Melalui kelas intensif Shookyu ini juga sebagai ikhtiar untuk mulai menata kembali demi rumah yang lebih lega.

4. Koleksi Mainan Suami
Ini berat banget di suami saya. Entah sudah berapa ratus diecast yang dikoleksi oleh suami saya, yang bahkan belum ada rumahnya. Saya sudah berulang kali mengingatkannya agar mengurangi beli karena buat apa dehhh? Cuma numpuk barang doang! Iya sih sebagian dijual tapi kan nggak ada lagi tempat buat menyimpan. Belum kalau kita pindahan 😑

Untuk menghibur hati yang lara karena belum berhasil sounding ke si bapak pasal ini yasudah saya membantunya berjualan di marketplace demi mengurangi stok mainannya di rumah. Jadi kan nggak cuma ngejogrok doang.

*

Hidup minimalis ini buat saya ngaruh banget loh ke kesehatan jiwa. Rumah lebih lega dan terasa lebih terang karena nggak banyak barang. Debu juga berkurang sekali.

Dari sisi fisik juga saya merasa lebih nyaman, karena apa? Salah satunya karena menumpuk barang itu biasanya jadi sarang nyamuk. Semoga semangat berbenah yang baru ini bisa membentuk habbit baru dan menular ke anak-anak serta suami. 😅

Kenapa Menulis (lagi)?

Kenapa menulis lagi?
Bagi saya menulis itu melegakan hati, yang susah itu memulainya. Menulis adalah bagian dari ikhtiar kita untuk menceritakan sejarah. Kehidupan kita, kehidupan orang-orang sekeliling kita, dan kehidupan orang-orang yang berpengaruh di sekitar kita akan hilang seiring tua dan matinya orang itu, jika kita tidak menulisnya. Kemudian ia akan hilang dari ingatan kita.

Saya adalah seseorang yang ketika mulai berhijrah nyaris “hilang” dari ingatan publik ketika saya tidak pernah menulis lagi bahkan hendak menghapus segala social media yang saya punya. Kesibukan sebagai seorang ibu adalah alasan yang umum dan klasik yang saya sampaikan ketika ada orang bertanya, “Mengapa kamu tidak menulis lagi?”

Adalah Mbak Unna, biasa saya menyapanya. Lubnah Lukman alias bubun zafruby adalah seorang sahabat baik saya, sesama penulis, blogger dan ibu pembelajar yang hampir setahun tahun terakhir mendorong saya untuk menulis lagi. Perkenalan saya dengan Mbak Unna adalah ketika saya mencoba bergabung ke grup Rulis Ibu Profesional Batam. Setelah bertemu langsung dan ngobrol banyak mengenai program kerja Rulis saya pun mulai mengenal sosok Mba Unna.

Perempuan yang tegas namun sabar. Dia orang yang terbuka dan sangat humble. Saya senang berdiskusi banyak hal dengannya, bertukar pengalaman dan cerita.

“Saya suka tulisan mba Moniq, apalagi basic mba Moniq dulu jurnalis” adalah kata yang paling sering diucapkan Mba Unna ketika bertemu saya. Saking seringnya pernyataan itu diucapkannya, kadang saya menghindar dan memberi ruang untuk berpikir kembali. Kenapa saya tidak memulai menulis kembali, toh insyaAllah melalui tulisan ini saya bisa membuat kenangan dan mengikat ilmu yang pernah saya pelajari. Setelah kopdar perdana Rulis, saya pun memantapkan hati untuk kembali ke dunia menulis. Saya berjanji pada diri sendiri untuk mengosongkan gelas dan belajar dari awal kembali bersama PJ Rulis Ibu Profesional Batam.

kenang-kenangan belajar ngeblog di rumah Mbak Unna

Mba Unna adalah orang yang tidak pernah menyerah untuk mengajak saya menulis. Beberapa bulan bergabung di Rulis semangat dan kebiasaan menulis saya pun terbentuk. Komunikasi kami pun semakin intens seiring dengan pengerjaan project buku antologi Jungkir Balik Dunia Emak (Haru Biru Perjuangan Membersamai Buah Hati) yang alhamdulillah rilis juga pertengahan bulan ini.

Setelah bergabung ke dala Rulis, saya pun semakin semangat untuk terus belajar menulis dan mencoba berbagai tantangan menulis yang lain.

Padahal selama hampir tujuh tahun terakhir saya nyaris berhenti menulis. Jika pun ada hanya tulisan curhatan sebagai sarana pelarian semata dan jumlahnya bisa dihitung pakai jari. Pertengahan tahun 2013 saya hijrah ke Batam, dan terjebak dalam rutinitas kantor. Saya pun lupa bagaimana cara memulai menulis lagi. Berkenalan dengan orang baru dan lingkungan kerja yang sesuai dengan latar belakang pendidikan saya membuat saya semakin nyaman dan melupakan kegiatan menulis apalagi ngeblog.

Mengapa Tidak (Kembali) Menulis?

Saya tidak pernah bertanya, mengapa Mbak Unna getol sekali dan terus menyemangati saya untuk menulis. Suatu ketika saya menemukan sebuah kutipan dari seorang novelis ternama, Pramoedya Ananta Toer. Katanya: “Orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tdak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.”

Kutipan Maestro ini mengagetkan saya. Apakah saya akan hilang seperti yang diceritakan Novelis kebanggaan bangsa ini?

Dua pekan lalu, saya bertemu untuk yang terakhir kali sebelum Mbak Unna pindah ke kota Surabaya. Rasanya sedih sekali, baru saja saya mengenal sosok yang selalu tulus berkontribusi dalam Komunitas Ibu Profesional Batam. Mbak Unna terus menyemangati saya untuk terus menulis dan berbagi apapun lewat tulisan. Ah, rasanya saya masih ingin berdiskusi dan belajar banyak hal dari Mbak Unna.

Tulisan ini tentu bukan tulisan yang bagus. Namun, berangkat dari sini saya ingin menancapkan tekat, saya akan memulai lagi, lagi dan lagi. Menulis untuk kesenangan, menulis untuk menambah kebahagiaan.

Saya ingin mengikuti anjuran pepatah yang saya kutip di awal tulisan ini, bahwa sejarah hidup dan pergaulan saya dengan warga dunia tidak boleh menjadi dongeng. Saya ingin buktikan, bahwa sejarah hidup saya layak jadi sejarah, bukan jadi dongeng.

Belakangan ini, kekuatan untuk menulis tiba-tiba muncul begitu kuat. Jika kembali membaca tulisan-tulisan lama saya rasanya nano-nano sekali. Kadang sangat memuaskan, malu, heran, tapi selalu berujung dengan bahagia. Kenapa? saya lega sudah menuliskan apa yang ada dalam pikiran. Menulis merupakan sarana untuk menormalkan pikiran. Hal ini terdengar aneh tapi ini nyata. Dengan menulis otak kita terefleksi untuk mengurai satu persatu hal yang memenuhinya dan hidup terasa lebih bahagia setelah menulis, menurut saya sih begitu.

Bagaimana caranya agar terus konsisten menulis? Tentu saja hal pertama yang perlu dilakukan adalah menguatkan niat dan istiqomah untuk melakukannya. Dua hal tersebut adalah kunci untuk melakukan segala sesuatu.

Hal kedua, menemukan media untuk menulis. Setelah belajar dan bergabung ke dalam komunitas blogger, saya memilih dua media untuk menyusun strategi istiqomah tersebut. Media pertama ialah buku catatan, dan media kedua adalah blog pribadi.

Buku menjadi hal wajib yang diperlukan, bisa dibawa kemana saja dan membuat saya merasa lebih kreatif. Menulis langsung dengan tangan dan melihat langsung tulisan kita, menghiasi kertas dengan berbagai gambar dan warna. What a happy, right? Tapi buku ini tidak bisa saya isi dengan berbagai unek-unek dengan tulisan panjang lebar. Tangan emak-emak terlalu pegal untuk menulis dan inspirasinya ga begitu dapat jika menulis dengan tangan. Saya mencatat kilat sebagian besar aktifitas harian anak-anak, to do list dan jadwal penting lainnya.

WordPress saya pilih sebagai media ketiga yang saya pilih setelah sebelumnya saya menggunakan blogspot (blog ini berisi curhatan random dan catatan semasa kuliah), dan tumblr (lumayan istiqomah entah berapa banyak puisi dan cerita alay yang berhasil terangkai dalam kata tapi sekarang sudah tidak bisa dibuka lagi, entah mengapa, hiks). WordPress saat ini terasa lebih simple untuk dipelajari tanpa perlu ngotak ngatik template dan tema. Saat ini banyak juga referensi pengguna wordpress yang tulisannya lebih mencerdaskan dan mengkayakan wawasan saya. Itu yg membuat saya tertarik!

Lalu gadget macam apa yang digunakan untuk menulis? Haha ini yang lucu. Dulunya saya paling tidak bisa menulis di blog kalau tidak menggunakan PC. Bahkan salah satu alasan saya off ngeblog lantaran saya merasa terhambat karena laptop rusak (padahal hp ada tapi rasanya tidak pernah mendapatkan inspirasi menulis jika menulis menggunakan hp). Tetapi kebiasaan lama ini lambat laun bergeser seiring tuntutan pekerjaan dan ternyata saya pun bisa menulis melalui media hp karena terbiasa. Jadi tidak ada alasan untuk absen menulis lagi ya. Wkwk. Bismillah..

At least, thats all my reason why i am back writing. Terima kasih atas perkenalan yang indah ini ya Mbak Unna, semoga di tempat yang baru dirimu selalu menginspirasi dan menebar manfaat bagi banyak orang. Love 💞

Foodwaste dan Apa Solusinya?

Ketika membahas makanan sisa alias foodwaste, kebanyakan orang merasa hal ini bukanlah suatu masalah besar karena kebiasaan ini sudah membudaya dalam kehidupan masyarakat. Bahkan, buruknya lagi beberapa orang tidak berpikir ada sesuatu yang salah apabila membuang makanan segar dan makanan yang masih bisa dimakan karena itu sudah menjadi keseharian.

Sampah makanan adalah salah satu problem saat ini. Bahkan salah satu survei menyebutkan Indonesia adalah salah negara penghasil sampah makanan terbanyak di dunia. Menurut Economist Intellegence Unit, ada 300 kilogram makanan/bahan makanan yg dibuang oleh setiap orang Indonesia per tahunnya.

Jika kembali kepada petunjuk hidup, sesungguhnya terdapat aspek yang sering diabaikan oleh kita dari ajaran agama Islam yakni penekanan pada kesederhanaan, penghematan dan menghindari pemborosan.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran:
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Surat Al A’raaf ayat 31)

” Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. (Surat Al Israa ayat 26-27)

Dalam masalah pemborosan, Islam bahkan telah selangkah lebih maju ketika menyatakan bahwa jika waktu tidak dihabiskan untuk kegiatan yang berarti dan produktif maka hal tersebut dianggap sebagai bentuk pemborosan.

Allah berfirman:
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (surat Al Asr ayat 1-3)

Jika manusia dapat lebih bijaksana, banyak masalah akan diselesaikan secara otomatis tanpa perlu melakukan terlalu banyak usaha. Mari berpikir ulang, berapa jumlah sumber daya alam yang dapat diselamatkan, jumlah orang lapar yang bisa makan, dan tingkat kerusakan lingkungan yang dapat diperbaiki atau dicegah jika pemborosan makanan terjadi sedikit.

Perintah ajaran Islam bahwa sebagai Khalifah Allah di bumi, manusia harus mengelola dunia ini dengan cara yang terbaik untuk mendapatkan kebaikan dan melakukan keadilan untuk semua makhluk, bukan untuk memanjakan keserakahan manusia dan nafsu yang tak pernah puas.

Meskipun benar bahwa sebagian besar keadaan sulit dunia saat ini adalah murni buatan manusia, manusia juga memiliki kemampuan beragam dan kekuatan pikiran untuk menghadapi krisis terbesar dan menyelesaikan bencana terburuk.

Saat merubah mindset dan tidak ingin membuang makanan yang masih bisa dimakan sebab pemborosan saat ini adalah kekurangan untuk besok.

Miris yah, di tengah maraknya pemberitaan gizi buruk, orang-orang mengantri berjam-jam untuk membeli sembako, ternyata tanpa kita sadari masih banyak makanan dan bahan makanan yang terbuang sia-sia. Sampah yang kita hasilkan sehari-hari kebanyakan berasal dari limbah rumah tangga makanan yang tidak habis termakan atau bahan makanan yang sudah rusak tanpa sempat diolah.

Nah, salah satu solusi mengurangi produk sisa tersebut adalah beli dan masak bahan makanan seperlunya saja. Loh, berarti kita nggak boleh nyetok bahan makanan? Trus apa mesti ke pasar tiap hari? Gimana kalo emak-emak yang sempatnya belanja seminggu sekali? Itulah kegalauan yang muncul di benak kita berkaitan dengan kampanye less food waste ini.

Tetapi semua pasti ada solusinya kan, mak? Kita tetap bisa belanja bahan makanan seminggu sekali, simpan di dalam kulkas dan dibagi dalam beberapa porsi agar bisa digunakan seperlunya sedikit-sedikit. Kalaupun terpaksa ada sisa dalam pengolahannya maka kita bisa menyelamatkan bahan sisa ini dengan mengolah mereka menjadi kompos.

Saatnya kita menjadi konsumen bijak. Wortel bengkok dengan wortel yang tegap lurus, nutrisinya sama loh. Bayam yang daunnya kecil-kecil memang lebih susah disiangi, tapi rasanya sama kan dengan bayam yang daunnya bulat cantik lebar? Untuk konsumsi harian kan tidak masalah. Industri pangan adalah industri terpadu, zero waste. Sisa makanan bisa digunakan untuk pakan ternak kan? Sehingga akan menekan biaya pakan dan meningkatkan akses masyarakat untuk protein hewani. Adil untuk manusianya, adil untuk hewannya.

Faris Belajar Menanam Kangkung

Kali ini, Faris belajar menanam sayuran. Kangkung menjadi pilihan sayur yang akan coba ditanam olehnya. melihat batang kangkung yang menumpuk jadilah ia mencoba untuk menanamnya kembali. Kangkung adalah sayuran yang mudah dikembangkan bahkan bisa ditanam di halaman rumah. Untuk mendapatkan bibit kangkung juga tergolong mudah, apalagi kalau hanya untuk skala pakai sendiri cukup gunakan sisa potongan akar kangkung dari pasar dan tanam dalam pot, tidak perlu secara khusus memesan bibit kangkung berupa biji hehe lumayan irit.

Berikut ini cara menanam kangung dari potongan akar :

Maksud potongan akar disini adalah sisa sayur kangkung yang kita beli dari pasar, bagian batang bawah hingga akar tentu tidak ikut disayur atapi dibuang ke tempat sampah. Sisa potongan ini bisa ditanam kembali dan menghasilkan tanaman kangkung baru dan bisa dikembang biakkan bahkan untuk memproduksi bibit biji kangkung sakalipun.

Tips Agar Potongan Batang Akar Kangkung Tumbuh Cepat dan Baik:

  1. Sisakan potongan batang kurang lebih sepanjang 5cm.
  2. Isi pot tanaman dengan campuran pasir dan humus ditambah sedikit kompos bila ada.
  3. Tutup bagian potongan kangkung dengan plastik ikat dengan karet.
  4. Tanam batang tersebut hingga seluruh bagian putih (akar dan pangkal batang) tertutup tanah.
  5. Siram pot dengan air hingga kelembaban 60%

Ciri lembab 60% adalah tanah terlihat basah tapi kalau pot diangkat tidak ada tetesan air. Toleransi tanaman kangkung terhadap air cukup tinggi, jadi walaupun terjadi genangan dalam pot biasanya kangkung darat tumbuh dengan baik, asalkan bagian sayatan batang tidak terendam air. Untuk itu diperlukan menutup bagian sayatan dengan plastik yang diikat karet. Ini point pentingnya, berdasarkan percobaan menanam minggu lalu, ada bagian dari batang yang busuk karena terendam air.

Umur 2 minggu masa sejak tanam, sudah bisa diberikan pemupukan pertama. Pupuk yang digunakan cukup NPK saja, beri dengan cara ditabur di sekitar permukaan tanah media tanam. Selain NPK kita juga bisa memberi urea. Pengendalian hama tanaman kankung cukup dengan manual saja, musuh/ hama utama tanaman kangkung hanya belalang. Kalau kita menanamnya di halaman rumah belalang cukup terkendali karena jarang sekali ada belalang di halaman rumah.

Jika ingin memelihara kangkung sebagai cikal pembibitan maka sebaiknya semprot juga tanaman dengan zat buah, bisa dibeli di toko pupuk pertanian. Biarkan saja kangkung tersebut hingga berbunga dan berbuah, panen buah setelah berwarna kekuningan dan ambil bijinya untuk dijadikan bibit. Bibit biji kangkung ini pun bisa dijual baik secara online maupun offline.

Perintah Mengamati Tumbuh-Tumbuhan

{فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَى طَعَامِهِ (24) أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا (25) ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا (26) فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّا (27) وَعِنَبًا وَقَضْبًا (28) وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا (29) وَحَدَائِقَ غُلْبًا (30) وَفَاكِهَةً وَأَبًّا (31) مَتَاعًا لَكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ} [عبس: 24 – 32]

Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu. [‘Abasa: 24-32]

{أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى الْأَرْضِ كَمْ أَنْبَتْنَا فِيهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ (7) إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُؤْمِنِينَ}[الشعراء: 7، 8]

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik? Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah, dan kebanyakan mereka tidak beriman. [Asy-Syu’araa’: 7-8]

Melalui kegiatan menanam sayur ini, Faris belajar mengambil hikmah dari penciptaan dedaunan, jika kita memperhatikan sehelai daun muncul dari tangkai-tangkai yang memanjang itu rasanya membuat kagum semua orang yang melihatnya. Ada daun yang tebal, ada yang memanjang dan lebar dan ada pula yang tipis. Daun yang tebal itu terajut dari rajutan-rajutan yang rapi dan menakjubkan. Apabila manusia berusaha membuat seperti itu dengan tangan mereka niscaya mereka tidak akan mampu menyelesaikan satu daun saja bahkan selama satu tahun penuh, manusia pasti membutuhkan alat, keterampilan-keterampilan dan ramuan-ramuan yang tidak akan mungkin mereka temukan. Akan tetapi Allah Yang Maha Mencipta lagi Maha Mengetahui menciptakannya hanya dalam beberapa hari saja kemudian memenuhi bumi ini, lembah dan gunung, telah dipenuhi dengan berbagai macam dedaunan. Semua itu Allah ciptakan tanpa alat dan tanpa pembantu, Allah menciptakannya hanya dengan iradah-Nya yang pasti berlaku atas segala sesuatu dan tidak akan terhalang oleh apapun!

“Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia.” (QS Yasin: 82)

Coba perhatikan pembuluh tapis yang mengalirkan makanan dan air ke daun, sehingga pohon dapat selalu terpelihara kelangsungan hidupnya dan terjaga kerindangannya. Fungsinya sama seperti urat-urat yang menyebar ke seluruh tubuh manusia yang mengalirkan makanan ke seluruh bagian tubuh.

Kemudian coba perhatikan jaringan tebal yang menopang daun, dengan ketebalan dan kekuatannya dapat menjaga daun agar tidak mudah koyak dan rusak. Kedudukannya seperti otot-otot pada badan hewan. Dapat kita amati kerapiannya, jaringan-jaringan itu memanjang dan melebar sehingga daun tidak mudah robek.

Kemudian jika kita perhatikan Allah Yang Maha Lembut lagi Maha Mengetahui menjadikannya sebagai hiasan bagi pohon dan sebagai pakaian bagi buah dan menjaganya dari kerusakan yang bisa membuatnya cacat. Karena jika pohon tidak memiliki daun maka buahnya akan rusak dan tidak dapat dimanfaatkan.

Kemudian jika kita perhatikan juga bagaimana dedaunan itu diciptakan untuk menjaga buah yang baru tumbuh dari kekeringan. Setelah buah habis daun tetap bertahan untuk menjaga ranting-ranting muda dari panas matahari. Sehingga apabila daun-daun itu berguguran tidaklah membahayakan ranting-ranting tersebut sebab tidak lama kemudian akan berganti dengan daun baru yang lebih segar. Maha suci Allah Pencipta yang paling baik. Yang mengetahui kapan waktunya daun-daun itu berguguran dan kapan waktunya tumbuh kembali. Tidak satupun daun yang tumbuh kecuali dengan izin Allah dan tidak satupun yang gugur kecuali dengan izin-Nya.

Sudah seharusnya manusia menyaksikan banyaknya dedaunan dengan berbagai macam jenisnya, bersama buah-buahnya, ranting dan pohonnya, bertasbih memuji Rabbnya tentu mereka akan melihat satu keindahan yang tiada tara. Mereka pasti dapat melihatnya dari sudut pandang yang lain dan mereka pasti mengetahui bahwa semua itu diciptakan untuk suatu perkara yang sangat agung, tidaklah diciptakan sia-sia begitu saja. Allah berfirman:

“Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.” (QS Ar-Rahman: 6)

An-Najm adalah tetumbuhan yang tidak memiliki batang, yakni tumbuhan yang merambat, adapun asy-syajar adalah tetumbuhan yang memiliki batang. Semuanya sujud kepada Allah dan bertasbih memuji-Nya. Allah berfirman:

“Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS Al-Isra’: 44)

 

Referensi :

Keajaiban-keajaiban Makhluk dalam Pandangan Al Imam Ibnul Qayyim, karya Abul Mundzir Khalil bin Ibrahim Amin (penerjemah: Abu Ihsan Al-Atsari Al-Maidani), penerbit: Darul Haq, cet. 1, Sya’ban 1423 H / Oktober 2002 M, hal. 127-132.

#day46
#29Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Mengenal Sifat Al Baari’ Melalui Hewan Lebah

Hari ini Faris dan Irbadh belajar tentang hewan-hewan yang disebutkan di dalam Al Qur’an, hewan apakah aku?

LEBAH (NAHL)

Lebah merupakan salah satu jenis hewan yang disebut secara eksplisit dalam Al Qur’an. Bahkan surat ke-16 dinamai dengan surat lebah (An-Nahl). Penyebutan nama lebah dalam Al Qur’an merupakan indikasi banyaknya pesona, keajaiban dan rahasia yang terkandung di balik penciptaanya. Sungguh banyak hikmah dan manfaat yang terdapat pada lebah. Itulah sebabnya dalam sebuah hadistnya Nabi Muhammad SAW mengibaratkan kaum muslimin bagaikan seekor lebah.

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: ”Buatlah sarang-sarang dibukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibikin manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minumam (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. Surat An-Nahl [16] : 68-69).

Teman-teman sudah pernahkan kalian melihat lebah atau meminum madu yang dihasilkan lebah? Tahu nggak sih bagaimana caranya seekor lebah menghasilkan madu yang bernilai gizi tinggi dan bermanfaat sebagai obat bagi manusia. Lebah adalah serangga sosial yang unik, menarik dan bermanfaat. Keunikannya antara lain pada sistem anatomi, sistem perkawinan, tingkah laku serta kemampuannya mengubah tepung sari dan nektar tanaman menjadi madu. Selain madu, lebah juga memproduksi lilin lebah, larva lebah, tepung sari (pollen), royal jelly, propolis, sengat lebah (bee venom) dan fungsinya sebagai polinator (membantu proses penyerbukan tanaman).

 

 

mizan

 

KOLONI LEBAH

Dari 20.000 spesies lebah yang dikenali hanya lebah madu yang menghasilkan madu. Sudah lama diketahui bahwa lebah madu adalah serangga sosial yang hidup dalam suatu keluarga besar yang disebut koloni, yang berdiam dalam satu sarang lebah. Di dalam koloni terdapat seekor lebah ratu, beberapa ratus lebah jantan dan puluhan ribu lebah pekerja. Masing-masing anggota koloni memiliki pekerjaan yang dilakukan secara fungsional dan profesional.

RATU LEBAH

Lebah ratu merupakan pemimpin koloni dan bertanggung jawab terhadap keutuhan dan kekompakkan koloni. Tugas utamanya adalah menghasilkan telur untuk perkembangan koloni. Di dalam satu koloni hanya ada seekor ratu yang mampu bertelur 2000 butir per hari. Pada satu musim kawin, ratu kawin dengan beberapa lebah jantan. Perkawinan terjadi beberapa kali dengan lebah jantan yang lain sampai ratu merasa cukup memperoleh spermatozoa dan menyimpannya di dalam spermateka. Dua sampai tiga hari kemudian ratu mulai bertelur secara terus menerus sampai umur 3 – 5 tahun atau sampai habisnya simpanan sperma.

LEBAH JANTAN

Lebah jantan berasal dari telur yang tidak dibuahi. Lebah ini berfungsi sebagai lebah pemacek, yaitu yang mengawini ratu muda. Jika beruntung, seekor lebah jantan hanya dapat kawin sekali selama hidupnya, karena setelah berhasil mengawini ratu, lebah ini akan mati. Karena sifatnya yang pemalas, pada saat krisis makanan, banyak lebah jantan dibunuh oleh lebah pekerja.

LEBAH PEKERJA

Lebah pekerja adalah kelompok yang jumlahnya paling banyak dalam koloni. Lebah pekerja juga berasal dari sel telur yang dibuahi. Ovariumnya tidak berkembang sempurna sehingga tidak dapat bertelur. Lebah pekerja bertanggungjawab terhadap kesejahteraan koloni. Kecuali tugas reproduksi, semua pekerjaan pada koloni lebah madu sepenuhnya dilakukan oleh lebah pekerja. Tugas lebah pekerja sesuai dengan perkembangan umur. Dari mulai menetas sampai umur tiga hari sebagai petugas kebersihan. Umur 3 sampai dengan 12 hari bertugas sebagai perawat larva. Sejak hari ke 13-18 bertugas membuat dan memoles sisiran sarang. Dari umur 18 sampai 20 bertindak sebagai pengawal dan menjaga kesegaran udara di dalam sarang. Mulai hari ke-20 sampai datangnya kematian lebah bertugas mengumpulksn nektar, polen, propolis dan air. Dimasa tuanya lebah pekerja berperan sebagai pemandu bagi lebah muda untuk mencari lokasi pengumpulan nektar, polen, propolis dan air.

Pernah tidak teman-teman memikirkan keuletan seekor lebah pekerja dalam mencari nektar. Ini adalah salah satu hal yang menginspirasi Faris yaitu tentang keuletan dan kegigihan hewan lebah dalam mengumpulkan sari-sari bunga. ”Lebah capek nggak sih, Ma? Kok tiap hari dia kerjanya ngumpulin sari bunga terus, terbang dari satu bunga ke bunga yang lain.” Tanya Faris penasaran. Di dalam hati saya berkata, kok kepikiran sih ini anak sama hal remeh temeh tapi justru ini insight yang harus saya gali. ”Itulah kenapa Faris jangan mudah putus asa, harus terus semangat dalam hal apapun, terus berusaha sampai bisa.” Mama mencoba mensugesti Faris.

Pada kondisi normal seekor lebah pekerja dalam satu hari mampu mengumpulkan nektar dari 250.000 tangkai bunga. Untuk membuat 1 kg madu lebah harus melakukan 81.400 kali perjalanan lapangan, dan diperkirakan setara dengan jarak 1.056.000 km penerbangan. Lebah pekerja juga berfungsi sebagai pengawal koloni dari invasi musuh. Jika musuh datang maka lebah pekerja akan memberikan perlawanan dan tidak jarang mereka bertempur sampai mati. Jika lebah ini menyengat musuhnya maka bagian tubuhnya akan terlepas sehingga akan mengakibatkan kematian. Itulah bentuk sifat rela berkorban seekor lebah demi kehormatan koloni.

Pakan Lebah

Sama halnya dengan ternak secara umum, lebah juga membutuhkan kecukupan pakan untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok, perkembangan koloni, produksi madu dan aktivitas reproduksi. Pakan lebah yang penting adalah nektar dan pollen yang dihasilkan tanaman. Hampir semua tanaman berbunga adalah penghasil nektar yang diperlukan lebah. Jenis-jenis tanaman penghasil nektar antara lain: tanaman pangan, tanaman kehutanan, tanaman perkebunan, tanaman hortikultura (buah dan sayuran), tanaman bunga-bungaan serta rumput dan semak belukar.

Nektar merupakan hasil sekresi yang manis dari tanaman dan merupakan bahan utama penyusun madu. Nektar merupakan senyawa kompleks yang dihasilkan kelenjer nectar tanaman dalam bentuk larutan gula. Kemampuan lebah pekerja dalam mengumpulkan nektar tanaman bervariasi dari 25 – 70 mg per ekor dan ditentukan oleh beberapa faktor, antara lain kapasitas kantong madu lebah pekerja, jumlah dan konsentrasi gula nektar, keadaan cuaca serta pengalaman lebah pekerja dalam pengumpulan nektar. Aktivitas terbang untuk mengumpulkan nektar dan pollen berlangsung sejak pagi sampai sore hari.

Manfaat Lebah Madu

  1. Madu. Madu merupakan produk utama yang dihasilkan lebah, mengandung komposisi zat makanan yang lengkap dan merupakan bahan makanan yang bermanfaat untuk kesehatan manusia (QS. 16: 69). Madu merupakan makanan sumber energi yang sangat baik karena ia mengandung gula-gula sederhana yang dapat segera dimanfaatkan tubuh. Madu juga bermanfaat bagi industri kosmetik dan shampo. Zat-zat makanan yang terdapat dalam madu sangat kompleks dan sudah diketahui terdapat 181 macam senyawa dalam madu. Sebagai makanan yang menyehatkan, madu mengandung 17,2% air; 304 kal/100 g energi; 0,3 5 protein; 0,0 % lemak; 82,3% karbohidrat dan 0,2% mineral. Aroma dan warna madu ditentukan oleh bunga sumber nektar, misalnya madu karet, madu kapuk, madu lengekng, madu kopi dsb.
  2. Lilin Lebah (malam). Lilin merupakan produk lebah yang dihasilkan oleh kelenjer lilin yang terdapat pada perut bagian bawah lebah madu. Bermanfaat sebagai bahan baku dalam industri batik, kosmetik dan industri farmasi. Lilin lebah juga dapat digunakan dalam pembuatan lilin, dalam industri perlebahan, pembuatan krim, losion (cairan pembersih), pomade, lipstik dan pelapis pil.
  3. Pollen (tepung sari). Pollen merupakan alat jantan reproduktif tanaman yang berprotein tinggi dan berguna untuk pembentuk, pertumbuhan dan perbaikan sel-sel usang.
  4. Propolis. Propolis atau lem lebah bermanfaat dalam industri kedokteran. Untuk keutuhan koloni, propolis dapat digunakan mengisi celah-celah, mendempul retakan, mempernis permukaan besar atau menutup lubang dari luar.
  5. Royal jelli (susu lebah). Royal jelli dihasilkan oleh kelenjer hypofarink lebah pekerja yang berumur 3-13 hari, untuk konsumsi lebah ratu dan larva lebah. Komposisi zat gizi yang dikandungnya secara umum terdiri dari : 66 % air, 12.34 % protein, 5.46 % lipida, 12.5 % senyawa tereduksi, 0.82 % mineral dan 2.82 % senyawa yang belum teridentifikasi. Royal jelly mengandung vitamin-vitamin, gula, sterol, sejumlah asam lemak spesifik dan anti biotik berupa asam 10-hidroksidekanoat. Royal jelly juga mengandung substansi mirip insulin (insulin-like) yang bermanfaat bagi penderita diabetes mellitus dan hipertensi. Selain itu, royal jelly juga berefek positif bagi penderita gangguan penyerapan, simptom iklim dan anak-anak yang mengalami keterlambatan pertumbuhan.
  6. Sengat Lebah. Sengat lebah merupakan cairan bening, berbau tajam, pahit, aroma spesifik dan bereaksi masam. Sengat disekresikan dari kantong sengat yang terdapat dalam tubuh bagian belakang, pada saat lebah pekerja menyerang musuhnya. Sengat lebah bisa digunakan dalam pengobatan penyakit, misalnya reumatik persendian, penyakit polyarthritis, neuritis dan penyakit asma bronchial. Pada saat sekarang sudah banyak dihasilkan preparat berupa obat suntik atau salep yang berasal dari sengat lebah.
  7. Polinator. Peran lebah madu sebagai polinator (membantu proses penyerbukan) tanaman budidaya tidak disangsikan lagi. Lebah madu sudah digunakan secara meluas sebagai polinator dan merupakan bagian integral dari produksi tanaman secara modern. Lebah madu mempunyai fungsi penting sebagai hewan pembantu penyerbukan tanaman, khususnya tanaman yang tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri dan dapat meningkatkan produktivitas tanaman budidaya.

Mencermati pola kehidupan lebah tersebut paling tidak ada enam sifat lebah yang perlu dijadikan pelajaran (i’tibar).

Pertama: Bermanfaat, diantaranya menghasilkan madu, royal jelli, propolis, sengat lebah dan aksinya membantu penyerbukan tanaman. Meskipun lebah mengambil nektar dari tanaman tetapi tidak pernah merusak tanaman yang disinggahinya.

Kedua: Bekerja keras. Sikap ini ditunjukkan oleh lebah pekerja dalam mengumpulkan bahan makanan untuk kebutuhan puluhan ribu anggota koloni. Tidak jarang setiap harinya seekor lebah pekerja harus terbang ribuan kilo meter dari satu bunga ke bunga tanaman lain untuk mengumpulkan nektar tanaman.

Ketiga : Bekerja secara profesional. Di dalam koloni terdapat pembagian tugas yang adil dan sesuai dengan keahlian anggota koloni. Lebah ratu bertugas menjaga keutuhan koloni dan menghasilkan telur, lebah jantan sebagai lebah pemacek (mengawini ratu) dan lebah pekerja ada yang bertugas mengumpulkan pakan dan air serta adapula yang bertugas membersihkan koloni dan menjaga koloni dari serangan musuh.

Keempat : Bersatu padu dan tidak bercerai berai. Koloni lebah madu merupakan koloni yang kompak dan bersatu padu.

Kelima : Menghormati dan patuh pada perintah pemimpin. Ratu merupakan satu-satunya pemimpin dalam koloni. Tidak ada dualisme kepemimpinan dalam koloni. Meskipun lebah menghasilkan madu, namun ratu lebah tidak mau dimadu.

Keenam : Sikap rela berkorban. Sikap rela berkorban diperlihatkan oleh lebah pekerja tatkala adanya serangan musuh, maka lebah pekerja akan bertempur sampai mati demi harga diri dan kehormatan koloni. Pada musim paceklik, lebah jantan harus rela dieksekusi mati demi keutuhan koloni.

FAKTA UNIK

Allah SWT, menciptakan lebah dengan banyak keistimewaan. Sarang yang dibangun lebah berbentuk segi enam. Selain sebagai tempat tinggal, sarang juga menjadi tempat menyimpan madu. Sarang ini dapat menampung 80 ribu ekor lebah. Didalam sarang tinggal ratu lebah dan lebah pekerja.

Lebah memberikan manfaat yang sangat besar kepada manusia dan kepada tumbuhan. Lebah menghasilkan madu yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Selain enak, madu itu bernilai gizi tinggi dan berkhasiat sebagai obat. Lebah juga ikut membantu proses penyerbukan bunga pada tumbuhan.

Alloh SWT, mewujudkan segala hal sesuai dengan takarannya yang tepat. Dialah pencipta semua makhluk. Sehingga Alloh memiliki nama Al Baari’, yaitu Maha Mengadakan.
“Dialah Alloh yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Raja yang Maha Suci, yang Maha Sejahtera, yang mengaruniakan keamanan, yang Maha Maha Memelihara, yang Maha Perkasa, yang Maha Kuasa, yang memiliki ssegala keagungan, Maha Suci Alloh dari apa yang mereka persekutukan “.(QS Al Hasyr : 23)

Melihat kehidupan lebah membuat kita terpesona dengan kebesaran dan keagungan Allah SWT. Sungguh, penciptaan lebah merupakan sebahagian dari tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berfikir.

 

 

 

Referensi :

[1]Ensiklopedia Bocah Muslim, Mizan.

[2]Tafsir Ilmi, Mengenal Ayat-Ayat Sains Al Quran.

[3]http://annahl-o.blogspot.co.id/p/keajaiban-lebah.html

[4]Materi bahan ajar taman bermain muslim Yayasan Generasi Juara, Homeschooling Muslim Nusantara.

 

 

 

 

#day45
#28Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

 

 

Belajar Hewan Laut di Sea World Ancol

Alhamdulillah akhirnya Faris bisa berkunjung ke Seaworld Ancol, tentunya dengan kepala yang penuh pertanyaan dan penasaran seperti apa yah Sea World itu.

Ini sedikit percakapan kami saat menikmati perjalanan menuju Ancol.

Faris : “Ma, Sea World jauh nggak sih? Faris mau lihat ikan, ada apalagi yah?
Mama :” Sabar yah, insyaAllah bisnya on time. Mudah-mudahan nggak macet dan nggak terlalu banyak orang yah jadi Faris bisa nyamain hewan-hewan uang ada disini.

Buat yang penasaran ingin berkunjung ke Ancol tetapi bukan warga Jakarta tidak perlu khawatir karena moda transportasi ke Ancol banyak ragamnya. Bisa naik kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Bila membawa mobil, biaya masuknya Rp25.000,- sedangkan motor Rp15.000,-. Akan tetapi saya dan anak-anak memilih naik bus TransJakarta, salah satunya jurusan Kampung Melayu–Ancol, dengan tarif Rp3500,-/orang. Bus TransJ memang menjadi favorit karena biayanya murah dan bisa keliling Jakarta (asalkan tidak keluar halte). Kami turun di halte terakhir yaitu Ancol. Letaknya di dalam Taman Impian Jaya Ancol.

Keluar dari halte TransJ, kami naik ke tempat pembelian tiket masuk Ancol. Harga tiketnya Rp25000,-/orang. Buat anak usia 2 tahun ke atas harus membeli tiket. Dari sini kami langsung masuk ke Ancol.

Buat yang belum pernah ke Ancol, saya informasikan Ancol itu luas sekali. Nggak salah lagi kalau slogannya, “Taman Impian“. Di dalam ancol ada Dufan wahana sejenis roller coaster dan sebangsanya,Atlantis wahana berenang dan ciprat-cipratan; Mall yang dalamnya senyap,Ecopark tempat main sepeda dan paintball, Gelanggang Samudra tempat melihat lumba-lumba~, Pantai dan Taman tempat lesehan ibu-ibu bapak-bapak anak dan anak muda, Outboundholic wahana main panjat-panjatan seru, dan juga ada Seaworld tempat melihat aquarium.

Jika ingin berkeliling Ancol dari satu spot ke spot yang lain, tersedia Bus Wara-Wiri. Fasilitas bus ini gratis. Di dekat loket masuk Ancol ada shelternya. Di sini tersedia peta rute bus. Rute terbagi 2 yaitu biru (selatan) dan merah (utara). Rinciannya yaitu:

Peta Rute Bus Wara Wiri di Ancol

Rute Utara:

Marina ~ Pantai Indah ~ Monumen Gerbang Timur Ancol ~ Lagoon 1 Ancol ~ Lagoon 2 Carnaval

Rute Selatan:

Gerbang Barat Busway/halte transjakarta ~ Dufan ~ Ecopark ~ Ecovention ~ Pasar Seni ~ Monumen Samudra/Atlantis

Dari halte busway saya berjalan kaki sampai dengan shelter bis kemudian menunggu bis yang menuju tujuan saya yaitu ke Seaworld. Saat menunggu bus wara-wiri datang, kami ditawari untuk naik taxi saja dengan ongkos Rp. 25.000, –  diantar sampai dengan gerbang. Tetapi kami memilih menunggu bis wara-wiri saja karena kebetulan kemarin bukan musim libur jadi tidak terlalu banyak yang berkunjung. Sengguhnya lewat kunjungan ini saya bisa mengajarkan banyak hal kepada anak-anak tentang kesabaran dan membiasakan mengantri.

Bentuk luar bus wara-wiri seperti bus pariwisata biasa atau sebesar bus TransJ. Tidak semua bus bertuliskan “Wara-Wiri”. Selain itu tanda rute biru atau merah juga kurang sehingga kami ragu mau naik. Takut salah bus. Kalau ada satpam sih enak bisa nanya. Atau langsung nanya ke sopir apa lewat rute yang kita inginkan.

Mungkin karena masih pagi, penumpang bus terlihat lengang. Katanya sih kalau weekend bisa padat dan antri naik. Alhamdulillah bisa ngadem sebentar di bus sambil melihat Ancol😁

Bus Wara-Wiri tidak berhenti di setiap halte. Pak sopir akan bertanya siapa yang mau turun di halte tujuan selanjutnya. Kalau ada yang jawab, ya berhenti. Kalau tidak ada yang mau turun dan tidak ada penumpang yang akan naik, bus lanjut. Jadi siap-siap turun di halte tujuan supaya tidak kelewatan.

Karena rutenya dibagi 2, ada halte untuk transit yaitu halte monumen. Cirinya ada monumen di tengah danau (atau kolam besar). Nah, Pak Sopir menyebut, “Pantai, siapa yang mau ke pantai turun sini.”. Tapi saya heran nampaknya tidak terlihat ada pantai kok dibilang pantai. Ternyata maksudnya ini tempat transit kalau mau ke pantai. Di area Monumen terdapat alat olahraga/fitness outdoor seperti sepeda, double swing, dan banyak lagi. Kalau menyusuri area ini, di sepanjang jalan ada banyak permainan anak seperti ayunan, jaring laba-laba, dsb. Kami turun di halte selanjutnya yang terdekat dengan pintu masuk Seaworld. Setelah turun di halte, kami jalan kaki kurang lebih 200 meter kemudian menyeberang. Seaworld ada di bagian kanan jalan.

Singkat cerita sampailah di Sea World, loket depan masih tutup, jadilah kami antre di loket dalam. Terdapat sekitar 4 line antrean loket di sana dan antrenya sudah panjang. Padahal masih sekitar jam 10-an. Karena hari sabtu, terlihat banyak sekali keluarga yang mengajak anak-anaknya untuk berlibur kesana. Kebetulan juga bersamaan dengan gathering komunitas tertentu dan perusahaan serta event yang diadakan oleh mahasiswa biologi UI. Sea World sendiri buka mulai jam 9 pagi hingga jam 18 petang. Harga tiket Sea World World Rp 110.000,- per orang, untuk tiket bundling Rp 138.000,- dengan tiket Ocean Dream Samudra. Tiket untuk anak-anak bisa dibeli mulai umur 2 tahun atau jika tingginya sudah lebih dari 80cm. Yang masih di bawah itu free 😀

Denah Wahana 1
Denah Wahana 2
Jadwal Pertunjukan dan Feeding Show

harga tiket promo

Karena hari ini weekend maka tiket masuk Sea World harus membeli yang bundling, tiket single trip Sea World dapat dibeli mulai pukul 15.00 saja. Ini noted sekali agar pengunjung yang belum pernah berkunjung kesana tahu jadwal-jadwalnya.

Fyi, sebelum masuk ke dalam tas dan bawaan pengunjung akan diperiksa terlebih dahulu di pintu masuk karena melihat sederet botol minuman dan air mineral yang tidak diperbolehkan masuk oleh petugas. Tetapi apabila kita membawa botol minum sendiri boleh kok dibawa masuk.

Setelah masuk dan mengantri tiket akhirnya kami masuk Sea World. Saat masuk ke dalam, tangan akan distempel sebagai tanda masuk. Arena ini sangat cocok untuk belajar dan menghibur anak-anak.  Kebanyakan ikan yang kami lihat di sana belum pernah kami lihat di tempat lain kecuali di Channel Nat Geo Wild. Koleksi terbaru di Sea World adalah ubur-ubur. Faris sangat girang mendapat obyek menarik untuk dilihat dan meminta saya untuk memfotokan. Tapi sayangnya area ini lumayan gelap dan jika difoto dengan si ikan di akuarium agak backlight..

pegang kura-kura

Selain lihat ikan di akuarium, ada beberapa kolam khusus yang memang didesain agar pengunjung bisa celup-celup di situ, seperti memegang bintang laut, ikan hiu, atau kura-kura. Sesaat setelah kami masuk, ada jadwal memberi makan ikan pari. Atraksi memberi makan ikan yang dilakukan oleh Om Penyelam, lokasinya berada di depan akuarium utama. Dibuka oleh sesi pertanyaan dan bagi-bagi stiker kepada anak-anak yang bisa menjawab pertanyaan dari MCnya. Banyak pengetahuan mengenai binatang bawah laut yang disampaikan oleh MCnya, anak-anak pun interaktif sehingga bisa menambah wawasan anak-anak dan mamanya juga.

atraksi memberi makan ikan

Nah, bagian favorit kita sekeluarga tentu saja adalah underwater tunnel alias terowongan bawah akuarium utama. Berasa ikut menyelam di bawah laut. Meskipun sesak oleh orang alhamdulillah tidak sampai berjubel. Kami masih sempat berfoto juga disini. Memang sih, ada AC-nya yang mengalir dari bawah, selain itu juga ada conveyor seperti untuk mengangkut koper di bandara, bedanya kali ini yang diangkut adalah orang. Saya dan suami memilih berdiri di conveyor saja agar lebih cepat keluar. Tetapi tidak dengan anak-anak, bahkan Irbad minta masuk terowongan lagi sambil duduk di conveyor.

underwater tunnel

Tepat saat adzan Dzuhur kami selesai berkeliling, pintu keluar SeaWorld langsung menuju ke bagian penjualan souvenir. Banyak boneka ikan dan hewan laut yang sebelumnya kami lihat di dalam akuarium. Selain toko souvenir, di sana terdapat juga kantin. Bagi pengunjung yang tidak sempat membawa bekal dari rumah, bisa langsung makan di sana atau di luar gedung juga banyak yang menjual berbagai macam makanan.

mushola di luar gedung

Jika selepas makan dan sholat masih ingin lihat ikan lagi, kita masih bisa masuk bahkan sampai Sea World tutup jam 18 petang. Cukup dengan menunjukkan stempel yang sebelumnya diberikan petugas pada tangan kita saat pertama kali masuk tadi.

Karena kami membeli tiket bundling, kami melanjutkan jalan-jalan ke Ocean Dream Samudra.

Ocean Dream Samudra

Ocean Dream Samudra ini berisi wahana wahana pertunjukan hewan laut yang sudah dilatih dan sangat jinak. Pada saat membeli tiket, kita akan mendapatkan diinformasikan mengenai jadwal pertunjukannya. Ini penting banget, karena semua pertunjukan akan berjalan sesuai jadwal. Kemarin kita salah strategi, harusnya kita datang pagi dan langsung masuk ke pertunjukan pertama. Sisanya tinggal mengikuti jadwal yang ada. Jadi setelah makan siang, semua pertunjukan sudah selesai kita tonton. Baru kemudian anak-anak bisa santai menikmati balon terbang, bom-bom car. Masuk ke Sea World terakhir saja. Karena rencana awal kita hanya berkunjung ke Sea World dan belum mencari informasi mengenai wahana Ocean Dream jadilah tidak semua pertunjukan dan permainan bisa kita nikmati karena anak-anak sudah ngantuk dan capek.

penunjuk jalan masuk di ocean dream
Bird Park

pengamatan circle life kupu-kupu
lihat kepompong
jadwal pertunjukkan

Pertunjukan yang ada di Ocean Dream ini adalah pentas aneka satwa, pentas singa laut, pentas lumba-lumba, sinema 4 dimensi, pentas scorpion pirates (stuntman show), dan pentas underwater theater. Dimulai pada jam 09.45 WIB kita bisa mulai dari pentas aneka satwa dan bisa langsung seterusnya masuk ke pertunjukan lain setelah ada jeda. Dalam sehari ada tiga pertunjukan di jam yang berbeda.

Pentas Aneka Satwa
Kami tidak menonton karena pada jam pertunjukan kami masih berada di arena Sea World.

Pentas Singa Laut
Saya dan suami belum pernah melihat singa laut sebelumnya. Jadi saat mereka melakukan pertunjukkan sama hebohnya dengan anak-anak. Tiga singa laut yang pinter dan terlatih ini memberikan pertunjukan yang sangat menghibur. Mulai dari bermain bola, joget dangdut, action saat diajak berfoto sampai melakukan salto. Tidak lupa pembawa acara memberikan narasi yang kocak dan komunikatif sekali kepada penonton. Seru dan jangan sampai dilewatkan deh.

Pentas Lumba-lumba
Lumba-lumba yang pintar dan lucu ini memberikan pertunjukan yang memukau banget.
Ada empat lumba-lumba yang beraksi untuk menghitung, main bola, sampai salto juga. Anak-anak terkesima menonton pertunjukan ini. Kabarnya lumba-lumba juga bisa untuk terapi anak ADHD.

Sebenarnya masih banyak jadwal pertunjukan yang lainnya seperti Sinema 4 Dimensi, Pentas Scorpion Pirates, Pentas Underwater Theater tetapi kali ini kami skip. Semoga next akan ada kunjungan-kunjungan selanjutnya.

Sedikit tips jika berencana membawa anak-anak liburan ke Ocean Dream Samudra. Yang pertama mencari informasi sebanyak mungkin mengenai tempat tujuan wisatanya. Kedua, hunting tiket semurah mungkin, beli di aplikasi atau mencari promo jika beruntung. Ketiga, jangan lupa bawa snack dan bekal makanan sendiri terutama untuk anak-anak tidak boleh tidak. Ini memudahkan kita agar tetap nyaman selama berjalan-jalan, bahkan jika terdapat pertunjukan yang show di waktu jam makan. Karena selain mahal, agak repot kalau cari makan di jam makan karena sudah dapat dipastikan penuh. Keempat, gunakan kaos dan alas kaki yang nyaman. Karena udara yang panas dan setiap pertunjukkan dapat dipastikan penuh sesak tanpa AC sehingga menyebabkan banyak berkeringat apalagi anak-anak yang sedang aktif-aktifnya. Jangan lupa bawa ganti juga untuk anak-anak. Kelima, lebih baik datang pagi karena jalanan juga masih belum macet. Pertunjukan dimulai pukul 9.45 WIB jadi setelah makan siang sudah selesai menikmati semua pertunjukan. Sisa waktu sebelum pulang bisa digunakan untuk bermain di permainan anak-anak. Mari memanfaatkan kesempatan liburan murah dengan segudang pengetahuan yang didapat untuk anak anak 💕

Belajar Menggunakan Fasilitas Publik : Pengalaman Pertama Naik Kereta Api Komuter /Commuter Line

Meskipun keadaan alat transportasi umum di negara kita masih belum ramah anak, namun tidak ada salahnya kita mulai memperkenalkan dan membiasakan si kecil menggunakannya.

Minggu lalu, saat kami berada di Jakarta kami selalu menggunakan alat transportasi umum ketika akan pergi kemana-mana.
Dalam kesempatan langka ini, tidak ada salahnya kita sebagai orang tua mengajak dan memperkenalkan si kecil menggunakan transportasi umum, seperti Commuter Line, TransJakarta maupun alat transportasi lain. Berikut cerita perjalanan Faris saat pertama kali mencoba naik KRL di Jakarta. Point yang harus dicatat kita sebagai orang tua adalah selalu dampingi anak ketika pertama kali menggunakan transportasi umum. Saat ini Jaringan KRL tidak hanya terdapat di Jakarta namun juga sampai ke kota-kota satelit dari Jakarta, seperti Depok, Bogor, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, dan bahkan Rangkas Bitung. Untuk mengetahui di stasiun mana saja KRL beroperasi, bisa dilihat di peta jaringan KRL ini. Kalau menggunakan Google Map, bisa juga melihat peta elektronik ini untuk menentukan posisi stasiun KRL terdekat.
Dari semua stasiun tersebut, jangan pernah mencoba naik KRL di stasiun Gambir. Karena KRL tidak berhenti di stasiun Gambir. Contohnya kami, kemarin kami pergi ke Monas dari Stasiun Tebet mengambil rute turun di Stasiun Juanda (stasiun terdekat, selain stasiun Gambir) karena KRL tidak berhenti di stasiun Gambir. Dari stasiun harus naik bajaj dengan waktu tempuh 15 menit untuk sampai tujuan.

 

Jika ingin mencoba naik KRL ini, kita bisa beli tiket sekali jalan yang lebih terkenal dengan nama Tiket Harian Berjaminan (THB) dengan uang jaminan Rp. 10.000 yang  bisa diambil kembali kalau kita mengembalikan THBnya dalam jangka waktu satu minggu setelah membeli. Alternatif lain, coba pakai tiket terusan yang lebih terkenal dengan nama Kartu Multi Trip (KMT). Harganya cuma Rp. 50.000 dengan saldo Rp. 30.000.
Kedua jenis kartu ini bisa dibeli di loket stasiun- stasiun KRL. Atau bisa juga beli melalui vending machine. Untuk KMT bisa isi ulang di loket dan vending machine.
Tapi kalau kita punya kartu bank sejenis flazz, e money, tap cash, brizzi bisa juga dipakai, asal jangan lupa di aktivasi terlebih dahulu di stasiun. Untuk tempat aktivasinya bisa langsung bertanya ke petugas stasiun.
Selama perjalanan, kami memberi contoh cara membeli tiket dan bagaimana cara menscan kartu sampai dengan dia bisa masuk ke dalam stasiun. Seru sekali! Tidak ketinggalan Faris bertanya, kenapa ya Ma kalau kita naik kendaraan umum harus mengisi kartu dulu? Untuk apa Ma?
Saya berusaha menjelaskan kalau saat ini sistem perkeretaapian di Indonesia sudah lebih baik sehingga memudahkan kita untuk menikmati fasilitas transportasi umum. Kita tidak perlu antri lagi untu membeli tiket di loket jika sudah memiliki Tiket Harian meskipun kita bukan warga Jakarta.
Saat ini di setiap stasiun sudah tersedia peta jalur-jalur Commuter line maupun TransJakarta, sempatkan waktu untuk mendiskusikan jalur-jalur tujuan dengan mempelajari peta tersebut. Melalui kegiatan ini, kami bisa mengajarkan anak untuk bersikap kritis, bertanya pada petugas maupun security untuk mengetahui arah atau tempat tujuan. Mengajarkan kepada anak untuk selalu waspada, seperti tidak bicara pada orang asing, terutama yang menanyakan hal-hal pribadi seperti alamat rumah. Anak-anak kami ingatkan untuk selalu memperhatikan sekeliling untuk meningkatkan kewaspadaan, juga untuk mengetahui berbagai petunjuk maupun rambu-rambu.
Melihat banyaknya penumpang yang memegang smartphone, Faris bertanya kenapa semua orang pada main handphone ma? Kami mencontohkan dan menjelaskan kepada anak-anak untuk tidak tertidur atau bermain telepon genggam maupun gawai di angkutan umum, untuk menghindari tindak kejahatan seperti pencopetan atau perampokan/perampasan. Tidak lupa kami mengingatkan anak-anak untuk bersikap tertib, tidak berebut atau saling dorong ketika akan masuk ke dalam angkutan umum. Berdiri ataupun duduk di tempat yang sudah ditentukan, bukan di pinggir atau di depan pintu yang dapat menyulitkan orang yang akan naik maupun turun. Kami mengajarkan kepada anak-anak untuk selektif memilih tempat duduk, dan mempercayai intuisinya. Jika kita merasa tidak nyaman berada di dalam kendaraan, lebih baik untuk segera turun dan pindah ke kendaraan umum berikutnya. Yang terpenting dan sudah hilang dari peradaban anak jaman sekarang, jami berusaha mengajarkan anak untuk bersikap sopan. Tidak menaikkan kaki ke tempat duduk, tidak bicara dengan suara keras, maupun tertawa keras, memberikan tempat pada orang-orang yang membutuhkan seperti ibu hamil, orang tua, orang cacat, maupun ibu atau bapak yang menggendong balita. Mengingat tingkat empati masyarakat jaman sekarang sangat-sangat rendah, maka kami berusaha belajar memberikan contoh kepada anak-anak. Tak lupa menjaga kebersihan transportasi umum serta jalan raya dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Apa yang perlu kita perhatikan saat naik KRL?
🐣Biaya naik KRL cukup murah. Untuk 25 km hanya Rp. 3000 dan untuk setiap 10 km tambahannya hanya menambah Rp. 1000/10 km. Kita tidak perlu pusing dengan kalkulasi biayanya. Kalau kamu pakai THB cukup sebutkan stasiun tujuan kamu dan nanti petugas loket atau tekan stasiun tujuan di vending machine.  Kalau pakai KMT, asal saldo kita tidak kurang dari Rp. 13.000 kita bisa langsung menggunakan KRL. Dijamin murah deh jalan-jalan menggunakan KRL.
🐣Karena saat ini KRL sudah pakai tiket berjenis cashless, maka untuk masuk ke stasiun kamu harus melewati pintu elektronik. Silahkan tap tiketnya ke mesin pembacanya di pintu elektronik. Yang jangan dilupakan kalau tap in gunakan tangan kiri dan kalau sudah sampai silahkan tap out menggunakan tangan kanan.
🐣 Ini terjadi karena pintu elektroniknya menggunakan model tripod. Sehingga kalau masuk, posisi mesin pembaca kartu ada di sebelah kiri. Sementara kalau keluar, posisi mesin pembaca kartu ada di sebelah kanan.
🐣Di dalam stasiun, perhatikan informasi peron buat paham dimana kita harus menunggu untuk naik KRL. Kalau masih bingung, kita bisa tanya ke petugas stasiun. Atau perhatikan pengumuman dan papan digital di stasiun. Sebagai informasi, tidak semua rangkaian Commuter Line dilengkapi sarana informasi audio untuk mengingatkan dimana kamu saat ini berada. Informasi visual umumnya tersedia dalam bentuk gambar peta rute Commuter Line yang terletak di atas pintu-pintu gerbong Commuter Line. Peta rute Commuter Line ini dapat kamu gunakan untuk menghitung berapa stasiun Commuter Line yang akan dilewati dalam perjalanan menuju ke stasiun Commuter Line tujuan.
🐣Saat berada di dalam kereta sebaiknya kita memperhatikan dengan baik informasi-informasi atau pengumuman yang disampaikan oleh petugas di setiap stasiun dimana kereta akan berhenti untuk mengangkut penumpang.
🐣Hindari berjalan-jalan naik Commuter Line pada jam sibuk, terutama pada pukul 6 – 9 (dari luar Jakarta menuju Jakarta) dan pukul 16 – 19 (dari Jakarta menuju luar Jakarta). Pada waktu-waktu tersebut,  cukup sulit untuk dapat masuk dan keluar dari gerbong Commuter Line.
🐣Sebelum melakukan perjalanan kita harus memahami dulu peta jaringan KRL agar tidak bingung. Peta jaringan KRL di Jakarta terbagi menjadi 6 line atau 6 jalur.
Pertama Jalur Hijau yang rutenya adalah Rangkas Bitung/Maja/Parungpanjang/Serpong sampai ke Tanah Abang pp.
Kedua Jalur Coklat yang rutenya adalah Tangerang – Duri pp.
Ketiga adalah Jalur Kuning yang rutenya ada dua yaitu Bogor/Depok – Manggarai – Tanah Abang – Duri – Kampung Bandan – Jatinegara pp kemudian ada rute Nambo – Citayam – Manggarai – Tanah Abang – Duri – Kampung Bandan – Jatinegara pp
Keempat adalah Jalur Merah yang rutenya Bogor/Depok – Manggarai – Jakarta Kota
Kelima adalah Jalur Biru yang rutenya adalah Bekasi – Manggarai – Jakarta Kota. Tapi ada juga kereta di jalur ini yang rutenya Bekasi – Jatinegara – Pasar Senen – Kampung Bandan – Jakarta Kota.
Keenam adalah Jalur Pink yang rutenya adalah Jakarta Kota – Kampung Bandan – Ancol – Tanjung Priok pp.
Nah dari semua jalur tersebut ada beberapa stasiun Transit yang penting diingat yaitu Manggarai yang saat ini adalah stasiun transit terbesar, Tanah Abang, Duri, Kampung Bandan, Jatinegara, dan Jakarta Kota.
Masih ragu untuk mengajak anak naik alat tranaportasi umum?
Memang mengajarkan anak untuk terbiasa menggunakan kendaraan umum bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan kesabaran dan ketelatenan, hal tersebut tidaklah mustahil. Selamat mencoba, yuk kita budayakan naik kendaraan umum😘

QOTD : Kenapa sih Kalau Mau Foto Harus say “cheese”? 

Sepanjang perjalanan pulang dari Jakarta Faris terus bertanya kepada saya pasal kenapa setiap akan berfoto mas Alfa (saudara sepupu Faris)  selalu bilang “cheese”? Cheese itu apasih maksudnya? Kan cheese itu keju, ma 😂

Say cheese!’. Inilah perintah sederhana yang selalu diucapkan orang agar objek yang akan difotonya tersenyum lebar.

Tidak ada yang bisa menjelaskan dengan pasti, siapa yang menciptakan istilah ‘say cheese’ tersebut. Kita juga tidak bisa memastikan 100% mengapa frasa tersebut dipilih sebagai perintah ajaib bagi orang yang akan mengambil gambar dengan kamera.

Tetapi, menurut teori terkemuka, dalam kata-kata ‘say cheese’ suara ‘ch’ menyebabkan orang memposisikan gigi dalam keadaan sedemikian rupa sehingga bunyi panjang dari ‘ee’ (yang dibaca i) akan membuat bibir mereka terbuka, membentuk sesuatu yang mendekati sebuah senyum yang natural.

Frasa tersebut konon pertama kali digunakan dalam dunia fotografi pada sekitar tahun 1940-an. Salah satu referensi paling awal muncul ditulis dalam harian The Big Spring Herald edisi tahun 1943.

Sekarang, inilah sesuatu yang layak untuk diketahui. Ini adalah cara agar Anda tersenyum saat diambil gambarnya. Cara tersebut berasal dari mantan Duta Besar Joseph E. Davies dan dijamin membuat Anda terlihat menyenangkan tidak peduli apa yang Anda pikirkan. Mr Davies mengungkapkan rumus saat dirinya tersenyum ketika difoto pada berita ‘Mission to Moscow’. Caranya sederhana. Hanya mengatakan ‘cheese’, maka senyum pun mengembang secara otomatis. ” Saya belajar itu dari seorang politikus,” Mr. Davies mengatakan sambil terkekeh. ” Dia politikus yang cerdik, seorang politikus yang sangat besar. Tapi, tentu saja, saya tidak bisa mengatakan siapa dia.”

Politikus yang dikatakan Davies tersebut diduga tak lain adalah mantan Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt, yang saat itu menjadi atasannya. Tetapi banyak yang menyangsikan itu apakah Presiden Roosevelt sendiri yang menciptakan frasa itu atau dia belajar dari orang lain? Tidak ada seorangpun yang tahu.

Tetapi sejak itu ‘say cheese’ menjadi frasa umum bagi mereka yang ingin membuat orang tersenyum saat akan difoto.(Sumber: TodayIFoundOut)

Lain dulu, lain sekarang. Kalau selama ini kita terbiasa menciptakan senyum dengan berteriak, “Cheese” sekarang kebiasaan ini harus dipensiunkan.  Apalagi jadi ikut-ikutan mengatakan “cheese”  saat berfoto. Saya memberikan pengertian kepada Faris agar dia tidak sekedar ikut-ikutan kakaknya sebab kita tidak boleh mudah terbawa arus dalam melakukan apapun itu yang belum jelas dasar dan fungsinya untuk apa. Apabila teman atau saudara mengajak melakukan apapun harus cerita terlebih dahulu kepada mama atau papa. Semoga Allah menguatkanmu dalam kondisi lingkungan yang kurang ideal.😇