QLAPA, Tempat Belanja Produk Pilihan dan Unik

Siapa yang tak ingin tampil cantik? Rasanya menjadi cantik adalah keinginan setiap wanita. Definisi cantik itu kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai macam pengertian. Namun, entah mengapa kemudian berkembang stereotype bahwa perempuan cantik itu berkulit putih, berambut lurus dan bertubuh langsing. Akibatnya, para wanita berusaha sekuat tenaga memenuhi kriteria tersebut supaya bisa dibilang cantik. Media yang digunakan para wanita untuk mewujudkan hal tersebut apalagi kalau bukan kosmetika. Akhirnya para perempuan seperti memiliki ketergantungan terhadap kosmetika. Pola pikir mengenai kosmetika untuk memenuhi kriteria ‘cantik’ versi kebanyakan orang itulah yang sebetulnya perlu diubah. Sedari dini, orang tua perlu menanamkan pada anaknya bahwa setiap orang itu unik, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sehingga setiap kita tidak perlu merasa tipe perempuan tertentu itu lebih cantik dari yang lain.

Pola pikir yang salah ini lalu menjadi ladang subur bagi para produsen kosmetika untuk menciptakan beragam produk yang dianggap bisa memenuhi impian kaum hawa. Produsen pun berlomba-lomba membuat produk yang mampu membuat kulit putih nan bercahaya, awet muda tanpa kerutan, membuat rambut terlihat lurus dan tubuh langsing singset. Mereka pun kemudian memproduksi kosmetika yang mampu mewujudkan mimpi perempuan dengan menggunakan segala macam bahan, termasuk bahan-bahan yang dilarang Islam, misalnya dari anggota tubuh manusia. Ngeri kan?

Nah, sebagai muslimah tentunya kita perlu bijak dalam memilih dan menggunakan kosmetika. Penting bagi kita untuk mengetahui bahan-bahan kosmetika yang kita gunakan adalah halal dan thayyib. Memilih kosmetika sebetulnya bukan hanya didasarkan apakah produk itu cocok atau tidak dengan kulit dan tubuh kita. Yang lebih penting adalah terlebih dahulu memilih kosmetika yang natural, halal dan thayyib.

Sudamala, Berkenalan dengan Kosmetika Lokal

Sejak remaja saya menyukai segala sesuatu yang natural dan tentunya buatan lokal, termasuk untuk urusan kosmetika. Di jaman yang serba cepat seperti sekarang ini industri modern berkembang sangat pesat. Hampir semua kebutuhan sehari-hari kita dipenuhi oleh barang pabrikan sedangkan barang handmade adalah barang-barang yang bisa dibilang cukup langka.

Penampilannya mungkin lebih sederhana dan harumnya kurang semerbak dibandingkan sabun mandi buatan pabrik. Tetapi kosmetika homemade ini dijamin halal dan hanya sedikit memakai bahan kimia. Menarik kan?

Kebanyakan dari konsumen seringkali cuek dengan komposisi bahan-bahan dalam sabun mandi. Mungkin sesekali membaca, tetapi hanya dianggap angin lalu karena belum mengerti maksudnya. Padahal setiap konsumen muslim sebaiknya memahami jenis komposisi bahan pembuatan sabun mandi yang terbuat dari lemak hewani.

Saya memang sudah terlanjur jatuh hati dengan produk handmade, terutama kosmetika yang alami dan alhamdulillah saat ini semakin banyak pengrajin yang mulai membuat produk handmade mereka sendiri. Teman-teman adakah yang juga sama dengan saya dan sudah sering membeli produk handmade? Sabun sudamala merupakan sabun mandi favorit saya yang beraroma segar dari essential oil dan memberikan kesan yang istimewa saat mandi. Kesegaran dan leharumannya terasa menenangkan. Sabun ini tersedia dalam banyak varian seperti papaya, rose, jasmine, orange, mango, lotus, cempaka, ylang-ylang, lavender, bengkoang dan lain-lain. Selain sabun mandi, sudamala juga memproduksi lulur mandi, body scrub, bodymist, hsndcream dan aromatheraphy.

Nah, produk handmade mana yang menarik minatmu? Kini kita tidak perlu jauh-jauh mencarinya, karena sudah banyak pengrajin lokal yang dapat kita temukan di qlapa.com. Teman-teman bisa menemukan beragam pilihan produk handmade berkualitas dengan harga yang terjangkau. Yuk ah #CintaProdukLokal Indonesia agar perekonomian negara lebih maju lagi!

Mencari Produk Unik dengan Harga Murah, dan Langsung dari Pembuatnya?

Tren belanja online kini semakin berkembang dan berinovasi lebih luas di Indonesia. Berkat teknologi digital, kini kita semakin mudah menemukan makanan khas daerah tertentu, corak pakaiannya, tanpa harus mengunjungi toko fisiknya langsung, hanya dengan mengklik website dan tinggal pilih sesuai selera. Kita tidak akan mengalami kebingungan saat ini. Karena di Indonesia, ada situs marketplace online, yang menjual produk handmade dan kerajinan langsung dari pengrajinnya. Marketplace ini akan menemukan pengrajin dan pembeli dalam satu situs. Meskipun saat ini agak susah mencari barang handmade dengan kualitas baik, tetapi online shop ini menyuguhkan beberapa produk barang handmade berkualitas tinggi yang tidak hanya indah namun juga unik secara fungsi. Selama ini, kebanyakan orang yang melakukan aktivitas belanja online mungkin hanya mencari barang-barang yang memang sudah banyak dijual di pasaran dan tidak pernah mencari barang-barang yang memiliki tingkat keunikan tinggi seperti barang-barang yang ditawarkan oleh qlapa.com. Faktanya memang barang-barang yang dijual di qlapa.com adalah barang-barang yang memiliki nilai artistik yang sangat tinggi dan layak dimiliki oleh siapapun. Qlapa merupakan pusatnya produk handmade pilihan yang terakurasi.

Saatnya Belanja Murah Plus Gratis Ongkir, Mau Belanja Kerajinan Lokal? Di sini tempatnya!

Lebaran sebentar lagi, momen dimana seluruh umat muslim merayakan hari kemenangan setelah berjuang melawan tantangan 30 hari berpuasa. Bagi ibu-ibu yang tidak sempat berbelanja untuk persiapan hari raya sekarang bisa mendapatkan segala kebutuhan seperti tas, sepatu kulit, batik, sampai aksesoris unik khas Indonesia dari dalam rumah saja loh. Kabar baiknya kita bisa menyambut hari raya Idul Fitri dengan membeli semua keperluan di Qlapa! Kok bisa sih? Karena di Qlapa ada penawaran yang sangat menarik nih.

Qlapa merupakan sebuah marketplace yang menjual berbagai kerajinan handmade mulai dari batik, tas, sepatu kulit, ikat pinggang, aksesoris, souvenir, dekorasi, sampai kuliner lokal. Ada lebih dari 100 ribu produk yang bisa kita beli, kerennya lagi semuanya langsung dari pengrajin di seluruh Indonesia loh!

Gimana Cara Belanja di Qlapa?
Buat buibu yang udah ga sabar pingin segera merapat ke Qlapa, cara bertransaksi disini gampang banget kok! Jangan kebanyakan mikir buruan langsung aja merapat ke websitenya dan temukan produk yang kita butuhkan.

Lagi Ada Promo Nggak?

Nikmati kemudahan berbelanja produk handmade dari crafter-crafter terbaik di Qlapa dengan promo gratis ongkos kirim. Apa saja syarat dan ketentuannya? Promo gratis ongkos kirim bisa didapatkan dengan memasukan kode voucher FOREVER pada halaman keranjang. Berlaku untuk minimum transaksi Rp. 350.000.- dengan maksimal subsidi ongkos kirim Rp. 35.000.Jika transaksi dibatalkan, dana yang kembali ke pembeli disesuaikan dengan nominal pembayaran yang dilakukan (tidak termasuk ongkos kirim yang ditanggung oleh Qlapa). Promo ini tidak dapat digabungkan dengan voucher atau promo lain yang sedang berlangsung di Qlapa. Syarat dan ketentuan promo ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. Udah enggak tahan pengen liat barangnya? Mampir langsung ke lapaknya, yah 🙂

 

Artikel ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Qlapa #CintaProdukLokal. Bahan bacaan : qlapa.com, materi halalcorner

Mengunjungi Aquaspace Exhibition and Live Quick Setting di Kepri Mall, Batam

Siapa yang senang memelihara ikan dengan akuarium? Kayaknya kebanyakan anak kecil sangat senang dengan ikan apalagi ikan hias yang dipelihara di kolam atau akuarium di rumah. Membahas mengenai akuarium, ternyata ada juga loh seni akuarium. Mama dan anak-anak senang sekali menonton tayangan serial Tanked di saluran Animal Planet. Wayde King, sang master akuarium, yang tampil dalam setiap episode selalu muncul membawa ide unik bahkan terkadang gila dalam pembuatan akuarium.

Jika teman-teman pernah menonton acara Tanked yang disiarkan di Animal Planet, pasti akan tahu duo master dalam acara tersebut. Kebetulan kemarin secara tidak sengaja saya dan anak-anak berkesempatan untuk berkunjung ke pameran aquaspace di Kepri Mall, Batam. Rasanya semakin penasaran ingin melihat ada apa saja dan bagaimana sih sebenarnya pekerjaan seorang seniman akuarium.

Melalui pameran ini, kami jadi sadar ternyata akuarium di rumah bisa kita rubah menjadi akuarium taman air, dan setelah di praktekan sesungguhnya tidak sulit dan biaya pembuatannya pun relatif murah di banding keindahan yang kita dapatkan. Setiap melihat tayangan Tanked, Faris selalu terkagum-kagum dan berminat mempelajari seni Aquascape ini. Jika kita ingin mempelajari seni ini, syarat yang harus di miliki adalah ketekunan dan daya imajinasi yang kuat, namun bagi pemula hal utama yang perlu dipelajari adalah menyusun material – material di dalam akuarium.

Sebelum kami bercerita panjang mengenai kunjungan kami kali ini, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa sih seni aquaspace?

Bagi sebagian orang mungkin istilah aquaspace terdengar asing, jadi aquascape adalah seni menata tanaman/tumbuhan air tawar di dalam akuarium. Seorang yang menekuni aquspace dituntut untuk bisa membuat simulasi dari suatu ekosistem makhluk hidup baik itu tumbuhan atau hewan dan lebih ditekankan pada ekosistem tumbuhan di alam bebas sedangkan hewan berupa ikan hanya sebagai pelengkap saja. Secara teknis, ekosistem yang terbentuk di dalam akuarium sama dengan ekosistem aslinya di alam bebas.

Belajar Aquaspace, Belajar Menata Isi Akuarium

Sebelum memutuskan untuk mencoba seni aquascape ini, kita wajib memiliki sebuah akuarium, boleh dari bahan kaca atau dari bahan fiber dan beberapa alat pendukung seperti filter khusus, alat penjepit material, alat pengatur suhu air, alat supplai oksigen dan juga cairan penjernih air sampai dengan vitamin atau nutrisi untuk pertumbuhan tanaman yang ada di dalam akuarium agar selalu terlihat hijau dan indah,

Peralatan wajib yang dimiliki jika ingin belajar Aquascape antara lain:

1. Aquarium
2. Filter
3. Lampu
4. Substrate

Ada juga peralatan tambahan agar mendapatkan hasil yang lebih advance, yaitu

1. CO2 : tabung / DIY, diffuser atau reactor, selang CO2, bubble counter
2. Pupuk : pupuk dasar dan/atau pupuk cair
3. Lampu highlight dengan spectrum cahaya yang cocok.
4. Timer listrik
5. Pendingin (fan / chiller)

Untuk hasil yang lebih optimal atau Aquarium High Tech bisa pula kita tambahkan :

1. Filter / powerhead tambahan dengan media yang lebih advanced
2. pH controller
3. Solenoid needle valve regulator untuk CO2
4. Pupuk dasar dan pupuk cair sudah suatu keharusan, lebih keren lagi kalau menggunakan auto dosing pump
5. Sumber air yang soft, misalnya reverse osmosis filtration.
6. Chiller, atau heater.

Membuat aquascape diperlukan ketelitian serta kreativitas dalam membuat dekorasi sehingga tercipta akuarium yang indah. Untuk membuat aquascape ada beberapa bahan yang harus dipersiapkan seperti akuarium, pasir serta beberapa tanaman yang akan ditanam di dalam akuarium.

1. Menyiapkan Dasar Akuarium
Yang harus disiapkan adalah pasir untuk lapisan dasar aquascape. Untuk latihan awal kita bisa menggunakan pasir silica yang memiliki ukuran 4-5 mm. Kemudian pada bagian tengahnya masukan carbon active, yang berfungsi untuk menyerap zat berbahaya yang terkandung pada air yang muncul pada saat awal pembuatan aquascape di aquarium. Carbon active memiliki sifat yang akan merelease kembali kandungan air ketika aquascape berusia sekitar 1-3 bulan. Bahaya nggak sih kandungan carbon tersebut?
Kita tidak perlu kuatir karena pada usia tersebut tanaman yang ada di aquascape sudah mulai stabil sehingga tidak membahayakan.

2. Menyiapkan Pupuk Dasar
Setelah memasang pasir tahap selanjutnya adalah memberikan pupuk dasar yang berfungsi untuk memberikan nutrisi pada tanaman yang ditanam untuk aquascape aquarium. Pemberian pupuk ini hanya untuk jenis tanaman air yang memiliki akar, sedangkan bila tanaman air yang menyerap nutrisi memakai daun seperti Anubias maka kita bisa melewati langkah ini. Perhatikan kualitas pupuk dan jumlahnya sesuai dengan yang ditentukan.

3. Membuat Top Layer dan Harascape
Setelah melakukan pemupukan dasar pada aquascape, langkah selanjutnya menimbun kembali dengan pasir. Untuk penimbunan, kita bisa menggunakan pasir silica seperti yang digunakan untuk membuat pasir dasar. Kemudian dipercantik dengan design dekorasi menggunakan kayu serta batu.

4. Mengisi Air Pada Aquarium
Setelah selesai membuat dekorasi aquascape langkah selanjutnya adalah mengisi air. Setiap aquarium tentu harus ada airnya dong. Tahap mengisi air ini merupakan tahap yang nampaknya mudah akan tetapi bila dilakukan dengan cara yang salah akan berakibat fatal. Biasanya para pemula menuangkan air dengan cara langsung menuang air secara langsung sehingga akan merusak pasir yang dijadikan dasar dari aquascape aquarium. Ini merupakan kesalahan yang sangat fatal karena dapat membuat pasir berantakan dan mengakibatkan pupuk langsung terlarut dalam air. Cara yang benar dalam menuangkan air adalah dengan menggunakan koran atau kertas lain agar air tidak langsung mengenai pasir. Bentangkan koran seluruh penjuru aquarium lalu tuang air di atasnya secara perlahan.

5. Menanam Tanaman Hias pada Aquascape
Langkah terakhir dalam membuat aquascape adalah menanam tanaman pilihan pada tempat yang telah ditentukan. Tahapan ini juga bisa dilakukan sebelum aquarium diisi air.

Sebuah karya aquascape yang telah jadi kadang terlihat sederhana dan mudah untuk dibuat. Tetapi proses mengkreasikan karya seni itu tidak sesederhana yang kita dibayangkan. Ada dua hal utama yang penting untuk diperhatikan, yaitu pengaturan awal dan perawatannya.

Aquascape merupakan sebuah miniatur eksosistem perairan. Agar ekosistem tersebut berjalan dengan baik, maka kunci suksesnya adalah keseimbangan. Langkah awal untuk membangun keseimbangan aquascape adalah dengan menebarkan bakteri starter ke dalam akuarium. Bakteri starter tersebut berguna untuk menyeimbangkan proses biokimia yang akan terjadi di dalam akuarium. Bakteri akan menjadi pengurai limbah organik berupa feses ikan maupun sisa pakan ikan yang tidak dimakan menjadi senyawa yang bermanfaat bagi tanaman.

Setiap aquarist, sebutan bagi perancang aquascape, wajib mengetahui prinsip dari sebuah karya mereka adalah keseimbangan. Setidaknya ada 3 jenis organisme yang ada di dalam akuarium. Yaitu ikan, tanaman, dan mikroorganisme. Tertarik belajar seni aquascape? Buat yang di Batam dan sekitarnya bisa bergabung dengan komunitas Batam Aquaspace Community 😊

 

 

Membuat Celengan, Ikhtiar Mengenal dan Menghargai Uang

Beberapa minggu lalu saya sempat mengikuti kuliah whatsapp financial planning bersama teh Patra. Beliau menjelaskan  beberapa  prinsip diantaranya  :

1.  HARTA  MILIK  ALLAH

– (QS.  Al-Hadid:7).

– (QS.  Maryam:  40).

2. Harta  harus  diperlakukan  sesuai  kehendak Allah Al  Baqarah  262, harta  yang  dititipkan  Allah  harus  diperoleh  dan dikeluarkan  sesuai  dengan  aturan  yang  telah ditetapkan  oleh  Allah.  Manusia  tidak  berhak menentukan  aturan  halal  haram  sendiri.

3. Pendapatan  Keluarga
*Penanggung jawab pencari  nafkah  adalah  SUAMI, jadi pastikan rezeki harus dari sumber yang halal.  Rasulullah  bersabda: “Barang  siapa  berusaha  dari  yang  haram  kemudian  menyedekahkannya, maka ia  tidak  mempunyai  pahala  dan  dosa  tetap  di  atasnya.” etika  Rasulullah  shallallahu  ‘alaihi  wa  sallam  menikahkan  putrinya, Fatimah  dengan  Ali  radhiyallahu  ‘anhuma  beliau  berwasiat  kepada menantunya: “Engkau  berkewajiban  bekerja  dan  berusaha  sedangkan  ia  berkewajiban mengurus  (memenej)  rumah  tangga.”  (HR.  Muttafaq  ‘Alaih)
* Istri boleh  membantu  ekonomi  keluarga  (4:2)

4. Menabung

Menabung sebaiknya dilakukan  di awal  sebelum  melakukan pengeluaran. Jumlah  tabungan disarankan  sebesar  6  bulan pengeluaran tabungan  yang  melebihi jumlah yang disarankan  bisa digunakan  untuk melakukan  investasi.

5. Pengeluaran Keluarga

Biasanya di bulan Ramadhan dan Syawal banyak pengeluaran yang seringkali tidak terkontrol. Oleh karenanya diperlukan suatu upaya pengelolaan yang lebih terstruktur untuk menghindari kemubadziran dan penyesalan.

Berdasarkan pembahasan tersebut di atas ada satu topik tentang cara beliau mengenalkan uang kepada anak-anaknya. Saya ingin berbagi pengetahuan yang saya dapatkan dari Teh Patra. Menurut Teh Patra, memang belum ada cara atau patokan yang pasti untuk mengenalkan uang kepada anak-anak. Kalau saya pribadi berharap bisa mengenalkan konsep uang dan karakter uang sedini mungkin sesuai dengan tahapan usianya. Kebanyakan orang tua mengalami kendala bagaimana cara membatasi keinginan anak saat diajak belanja bersama. Bahkan sering kejadian akhirnya orang tua terpaksa “mengalah” dan membelikan apa yang diminta anaknya dengan alasan kasihan ketika mereka menangis.

Ternyata cara yang tepat adalah dengan mengenalkan uang pada anak, agar mereka paham bagaimana cara kerja uang. Tujuannya, agar anak-anak bisa memiliki pemahaman yang baik tentang uang, sehingga kelak mampu mengelola uang dengan baik. Beberapa hal penting yang perlu dijelaskan kepada anak-anak

1. Beri pemahaman tentang tujuan keuangan

Darimana kita bisa mendapatkan uang? Untuk apa kita punya uang? Anak-anak perlu memahami cara mengelola uang. Anak-anak juga perlu diberi tahu bahwa dalam uang kita ada rezeki orang lain (yakni memasukkan konsep zakat dan konsep sedekah) yang harus kita berikan kepada orang yang berhak menerimanya. Ajak anak untuk melihat proses pemberiannya. Selain itu, kita bisa juga mulai bertanya kepada anak, “Ini uang kakak mau untuk apa?” Anak-anak perlu dibimbing agar konsisten menyimpan uangnya sampai terkumpul untuk memenuhi tujuan yang sudah mereka putuskan.

2. Beri pengertian bahwa untuk mendapatkan uang perlu usaha

Mungkin anak-anak pernah berkata, “Kalau uang Papa habis, kan tinggal ambil saja di ATM!” Anak-anak yang pernah melihat orangtuanya mengambil uang di ATM akan mengira ATM sebagai sumber uang. Sama seperti Faris, ia menyangka bahwa ATM adalah sumber uang, disitulah kita perlu memberikan pengertian bahwa uang yang kita ambil di ATM adalah uang tabungan kita sendiri, yang didapat melalui hasil bekerja. Inilah perlunya sesekali mengajak anak-anak ke tempat orang tuanya bekerja, agar mereka bisa melihat langsung dan memahami uang didapat jika kita bekerja. Untuk anak-anak yang usianya sudah lebih besar bisa diajak untuk berjualan atau mendapatkan uang dari hasil karyanya.

3. Beri teladan dengan sikap ketika menggunakan uang

Saya sendiri terkadang sering ditegur oleh anak sulung saya ketika ketahuan melihat-lihat barang-barang di market place, kemudian ia berkata, “Mama mau beli apa sih?” Bahkan ia juga sudah pandai protes ketika saya atau Papanya mendapatkan kiriman paket hasil belanja online. 🙄

Hal-hal seperti ini ternyata akan terekam di benak anak-anak. Wah, ternyata begini ya cara menggunakan uang. Saya sendiri masih berusaha untuk bisa bijak menggunakan uang. Membuat daftar belanjaan bersama anak adalah salah satu cara yang bisa dipraktikkan saat ingin mengenalkan uang kepada anak. Anak-anak perlu tahu bahwa jumlah uang yang kita miliki itu terbatas, jadi harus dikelola dengan benar agar tidak lebih besar pengeluaran dibandingkan penghasilan.

Teh Patra juga menjelaskan, sebagai orangtua kita tidak boleh mempersempit tujuan keuangan anak. Dulu ketika kita kecil, kalau punya uang pasti diarahkan untuk ditabung. Hasil tabungannya kadang memang kita nikmati dan kadang tidak. Kurangnya kebebasan memutuskan penggunaan uang sendiri membuat banyak orang dewasa yang kurang tepat dalam mengelola keuangan: ada yang terlalu pelit atau terlalu boros. Anak yang sudah terbiasa mengenal uang sejak dini, menjadi bekal bagus untuk masa depannya. Tujuan keuangan anak tidaklah selalu untuk menabung. Jadi mari kita kenalkan anak pada esensi uang agar mereka kelak bisa mengelola uang dengan baik, Mak.

Membuat Celengan, Ikhtiar Mengenal dan Menghargai Uang

Celengan merupakan tempat untuk menabung uang (koin) yang dulu ketika Mama masih kecil berbentuk binatang, rumah, semar, singa yang biasanya terbuat dari bahan tanah lempung (ketahuan kan angkatan tahun berapa). Namun saat ini celengan tidak hanya berbentuk hewan saja namun beraneka rupa dan warna. Celengan berasal dari bahasa Jawa, dimana masyarakat jawa itu senang dengan bahasa yang simpel, untuk memudahkan dalam mengingat dan mengucapkan. Celeng merupakan gabungan dari dua kata yaitu Ce dan leng. Ce yang berarti “Cemplungke” atau masukkan dan leng yang berarti lubang. Kurang lebih maknanya adalah suatu lubang tempat untuk memasukkan atau bersembunyi/tinggal.

Celengan biasanya terbuat dari keramik atau porselen. Celengan bertujuan untuk mengajarkan kepada anak untuk berlatih menabung. Pada celengan tradisional, uang dapat dengan mudah dimasukkan, namun jika ingin mengambil uangnya, celengan tersebut harus dipecahkan. Tapi celengan jaman now biasanya memiliki lubang karet pada bagian bawahnya, untuk memudahkan dalam mengambil uang yang disimpan dalam celengan tersebut. Ini nih yang membuat uang tabungannya tidak terkumpul karena bisa dibuka-buka hehe..

Celengan sesungguhnya bertujuan untuk mengajarkan kepada anak untuk menabung. Selain mengajarkan, menanamkan perilaku budaya gemar menabung sejak dini ada maksud tujuan lain terselip dari celengan ini, supaya mengajarkan kebiasaan hemat pada anak-anak dan tidak mudah membelanjakan uangnya untuk hal yang kurang penting atau mendesak.

Teman-teman, kita juga bisa membuat celengan dengan menggunakan kardus bekas loh. Pemanfaatan barang bekas ini selain ikut menjaga kelestarian lingkungan juga mengajak anak berkreasi dengan barang yang sudah tidak digunakan. Banyak perajin seni mampu membuat benda-benda yang berguna, baik dari bahan yang baru maupun barang bekas. Berhubung Sejuta Cinta  Ibu Profesional Batam  mengadakan challenge membuat celengan koin cinta bersama keluarga maka kami akan membuat celengan dari kardus bekas. Kardus bekas merupakan bahan yang mudah ditemukan di rumah dan tentu saja murah.

Untuk membuat celengan dari kardus bekas ini memerlukan beberapa alat dan bahan seperti tertera di bawah ini.

Alat dan bahan:

  1. Kardus bekas
  2. Pensil dan penggaris
  3. Lem
  4. Kertas hvs dan karton
  5. Gunting
  6. Cat akrilik dan kuas
  7. Mata bekas mainan

Proses Pembuatan :

Langkah Pembuatan :

  1. Buat lubang di kotak dengan ukuran 5 cm diukur dari sisi sebelah kiri dan kanan kardus.
  2. Sayat dan gunting untuk membuat lubang pada bagian tengahnya. Tujuannya adalah agar lubang yang kita buat lurus sehingga nantinya mudah dipasang dan hasilnya juga rajin. Buat juga lobang untuk tempat memasukan koin.(bagian ini nantinya menjadi tutup atas celengan yang kita buat)
  3. Lem seluruh bagian kardus dan lapisi kardus dengan kertas karton warna biru karena Faris ingin celengannya bertema monster inc.
  4. Cat dengan cat akrilik kardus yang telah dilapisi karton tadi.
  5. Diamkan dan jemur di bawah sinar matahari
  6. Jika cat sudah kering, cat bagian sisi celengan berbentuk pipi monster dan keringkan kembali.
  7. Buat gigi monster menggunakan kertas hvs yang digunting berbentuk segitiga. Tempel potongan kertas berbentuk gigi menggunakan lem.
  8. Tambahkan pemanis berupa mata dari bekas mainan boneka di rumah (ini ide Faris ingin menambahkan mata agar terlihat lucu).
  9. Celengan sudah jadi dan Faris Irbadh siap menabung.

Gimana? Bahannya mudah dicari di rumah dan sederhana kan cara membuatnya. Yuk kita buat sendiri celengan koin kita, jangan lupa diisi juga ya  🙂

 

ini hasil celengan Faris

 

#challengecelengancintaIPBatam
#SejutaCintaIPBatam
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari

Rumbel Homeschooling Ibu Profesional Goes to Gardening with 3Leaves Farm

Assallamualaykum teman-teman

Weekend kemarin berkegiatan apa bersama ayah bunda?
Tahu nggak teman, Faris dan Irbadh bersama teman-teman di rumbel Homeschooling baru saja melakukan kegiatan yang seru lho! Kegiatan tersebut biasa dilakukan oleh pak tani, yaitu bertani, beternak dan berkebun. Faris Irbadh dan teman-teman senang sekali bisa melakukan aktivitas di luar ruangan apalagi melibatkan fisik mereka, meskipun lelah tetapi mereka tetap menjalani kegiatan dengan antusias dan gembira ria. Selain anak-anak, ayah bunda pun terlihat excited bisa membersamai anak-anak sekaligus bermain di alam terbuka.

Aktivitas seru ini dilaksanakan di Kebun 3Leaves Farm, Sei Temiang, Batam. Di kebun tersebut, kita bisa berwisata edukasi, belajar dan bermain dengan alam. Suasana kebun yang asri juga menambah semangat anak-anak dan orang tuanya juga. Selain belajar menanam tanaman mulai dari menyediakan lahan, menabur benih hingga panen, anak-anak bisa belajar langsung teknologi pertanian hidroponik, rumah kompos dan mengenal green house. Anak-anak homeschooler dibagi menjadi dua kategori kelompok sesuai usianya yaitu kategori A untuk anak-anak dengan rentang usia 3-5 tahun dan kategori B untuk anak-anak dengan rebtang usia 6-10tahun. Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai usianya, anak-anak sudah siap mengikuti arahan instruktur dan mulai berkeliling kebun. Kegiatan hari ini dipandu oleh Om Roby, yang lebih suka disapa Kak Roby oleh anak-anak hahah.

 

Faris menyiapkan media tanam di bedengan

Setelah berbaris sesuai dengan tim masing-masing, anak-anak dipersilahkan menuju bedengan tempat media penanaman sayur. Kemudian mereka diajari cara menyiapkan media tanam dengan mengaduk tanah yang sudah dicampur dengan kompos sesuai perbandingan yang pas. Setelah media tanam siap, anak-anak menaburkan benih kangkung dan mengaduk kembali tanah yang sudah bercampur dengan kompos. Meskipun sedikit bau, tetapi anak-anak sangat semangat mengaduk dan bermain tanah. Setelah selesai menabur bibit, anak-anak melanjutkan kegiatan selanjutnya yaitu belajar memanen sayur.

 

 

Tak usah menunggu lama, anak-anak lanjut memanen sayur kangkung. Sambil memanen ayah bunda memberikan wawasan mengenai bagian-bagian tumbuhan seperti, akar, batang, dan daun. Anak-anak sangat senang bisa menyentuh langsung bagian dari tumbuhan yang biasanya mereka lihat di buku atau video saja. tanaman tersebut dan mereka berkesempatan untuk menanam secara langsung lho! Setelah dipanen anak-anak mencuci hasil panenannya sendiri dengan sedikit bantuan tim pengawas. Disini anak-anak belajar mengantri dan bersabar di dalam kelompok.

Setelah puas memanen, anak-anak istirahat sebentar untuk sekedar minum dan makan es mambo yang dibawa oleh kak Dwi, tim 3Leaves Farm. Lepas beristirahat, anak-anak beserta ayah bunda dipersilahkan untuk masuk ke greenhouse sayur dan mempelajari teknologi hydroponik.

 

Menengok Green House dan Teknologi Hydroponik

 

Faris mencoba memegang rockwoll dan mendengar penjelasan

 

Setelah berkebun, kali ini anak-anak mendapat pengetahuan baru mengenai apa itu greenhouse.
Greenhouse adalah sebuah bangunan yang dibentuk untuk menghindari dan merawat tanaman terhadap segala macam perubahan cuaca, green house juga dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai rumah kaca.

Green house memang dibuat dengan atap yang berbentuk melengkung dan juga biasanya dibuat dari bahan-bahan yang transparan seperti kaca, plastik uv, acrylic, dan lain sebagainya. Ada beberapa tujuan mengapa green house dibuat dengan atap yang tembus pandang, hal ini bertujuan agar cahaya matahari dapat masuk secara langsung untuk menyinari beberapa tanaman yang ada di dalam green house.

 

N2 tempat menunggu untuk dipindah ke pipa-pipa

Lalu apa Manfaat dari green house?

1.Sebagai sarana untuk melakukan pembibitan tanaman
Berkaitan dengan cuaca Batam yang tidak menentu dan bergantung angin laut sehingga membuat tanaman mudah rapuh, maka dari itu dengan dibuatnya green house ini dapat dijadikan sebagai sarana yang baik untuk melakukan pembibitan tanaman.

2. Sebagai tempat untuk melakukan merawat tanaman
Maksudnya untik merawat tanaman yang memiliki masalah seperti terkena hama, penyakit tanaman, dan lain sebagainya. Maka dari itu jika diletakkan di dalam green house ini dinilai akan aman sehingga tidak akan terkena penyakit lainnya yang ada diluar sana.

3. Sebagai tempat untuk membudidayakan tanaman tertentu
Ada beberapa tanaman yang hanya dapat tumbuh jika dirawat di tempat-tempat tertentu seperti tanaman holtikultura yaitu buah, sayur, bunga, tanaman herbal, dan juga beberapa tanaman hias. Tanaman jenis tertentu membutuhkan tempat yang harus terjaga dari sinar mataharinya, suhunya, kandungan airnya, dan lain sebagainya.

4. Sebagai sarana agro wisata. Selain mempunyai manfaat yang bisa dijadikan sebagai salah satu sarana untuk merawat tanaman, green house ini juga digunakan sebagai sarana agro wisata seperti petik buah, dan sayur.

Setelah melihat greenhouse anak-anak diajak ke ruang semai dan melihat teknologi hydroponik kincir. Bersama dengan Kak Maya Henni, ayah dan bunda semangat sekali berdiskusi dan mendapatkan pengetahuan baru. Selama ini konstruksi permanen alias statis menjadi pilihan dalam menanam sayuran hidroponik karena investasinya lebih murah. Itu artinya posisi tanaman tetap, tetapi nutrisi yang bergerak dengan cara merendam atau mengalir.

 

 

 

Berbeda dengan hidroponik kincir sepanjang 1,5 meter yang dapat memuat 40 tanaman itu. Nutrisi diam dalam bak, dan tanaman yang bergerak menyentuh nutrisi dengan cara berputar seperti kincir yang digerakan oleh mesin. Setiap kali berputar, seperempat pot tanaman akan terendam selama 3-4 detik.
Secara kelayakan ekonomis, model hidroponik kincir butuh investasi besar, tetapi bagi penghobi hydroponik, hidroponik kincir bisa menjadi pilihan kreasi dari model hidroponik yang ada.

Agenda terakhir anak-anak belajar ke rumah kompos. Rumah kompos merupakan bentuk kepedulian terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Kompos di kebun 3Leaves Farm, berasal dari kotoran hewan seperti sapi, kambing dan ayam.

Puas bertanya-tanya kepada tim 3Leaves anak-anak dan ayah bunda beristirahat sambil makan salad dan infused water yang disediakan oleh panitia. Berkunjung ke kebun 3Leaves rasanya seperti bertemu keluarga kedua, mereka sangat hangat dan terbuka berbagi informasi seputar gaya hidup dan makanan sehat.
Kegiatan berkebun ini dilakukan agar anak-anak bisa dekat dengan alam, mengenal macam-macam tanaman dan menghargai profesi petani yang sudah membantu menyediakan bahan makanan yang kita perlukan sehari-hari.

Ayah dan bunda pun senang melihat pemandangan yang hijau serta mendapat banyak pelajaran mengenai berbagai macam tanaman, cara menanam dan nutrisi apa saja yang terkandung di dalamnya. Anak-anak juga tidak malu untuk bertanya kepada kakak-kakak yang memandu kegiatan berkebun hari ini.

Dengan berkegiatan di alam dapat menumbuhkan minat yang berhubungan dengan alam, karena banyak kegiatan yang mereka lakukan. Seperti bermain kunga kitiran, mengamati ulat, belalang dan cacing serta banyak kegiatan outdoor yang jarang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menambah wawasan anak-anak mengenai sayuran yang mereka makan sehari-hari melalui proses yang panjang, mulai dari menanam, pemeliharaan, dan memanen. “Banyak pelajaran yang bisa anak-anak dan ayah bunda ambil dari kegiatan kita hari ini. Bagaimana seharusnya kita mencintai bumi yang memberikan banyak hal kepada manusia. Sudah seharusnya kita menjaga bumi yang Allah beri,” ujar Ibu Maya Henny selaku komisaris PT Kebun Hijau Agrindo. Tak lupa usai kegiatan berkebun kita berfoto lengkap bersama tim dari 3Leaves Farm.

 

 

Foto Bersama Keluarga Rumbel Homeschooling Ibu Profesional Batam dan Tim £Leaves Farm

 

 

 

 

 

 

#HijrahParenting
#CeritaHijrah
#CeritaHijrah19

Bedah Buku “Agar Sehafal Al-Fatihah” bersama Ibu Profesional Batam

Pagi tadi, Ahad tanggal 11 Maret 2018, Qur’an Learning Centre dan Rumah Belajar Menulis Ibu Profesional Batam menyelenggarakan bedah buku “Agar Sehafal Al-Fatihah”. Acara ini digelar dalam rangka meningkatkan kualitas interaksi dan pemahaman terhadap Al-Qur’an, agar semakin mudah dihafal.

Puluhan muslimah berbusana rapi memadati ruang aula pemko BP Batam. Ibu-ibu dan mahasiswi hadir bersama, meskipun membawa bayi dan anak-anaknya tidak menyurutkan niatnya untuk belajar Al Qur’an bersama.

Sekitar pukul 9 pagi, acara dimulai dengan pembukaan dan tasmi’ Al-Qur’an oleh Hanna Wardatul Jannah, putri dari Mbak Sandi salah seorang member Ibu Profesional Batam.

Setelah sambutan dari Mbak Erli Oktania, leader Ibu Profesional Batam tibalah giliran acara yang dinantikan yaitu sesi bedah buku yang dipandu oleh Ustadzah Afifatun Nisa, Lc.

Al-Qur’an adalah kitab suci yang hingga hari ini masih orisinil, sesuai dengan apa yang Malaikat Jibril sampaikan kepada Nabi Muhammad pertama kali. Tidak ada perubahan sama sekali di dalamnya. Allah menjaga Al-Qur’an, tidak seperti kitab suci Nabi lainnya yang hari ini sudah banyak mengalami perubahan.

Read more

Mari Menulis! Turunkan Impian, Dekati Kenyataan ❤️

“Kita adalah murid seumur hidup”

Entah di mana saya pernah membacanya, tapi kalimat itu menempel lekat-lekat di ingatan saya. Dulu ketika masih menjadi pekerja lepasan, di luar pekerjaan yang tidak henti-hentinya harus digapai dan dilakukan, ada kebebasan yang menyenangkan ketika hidup tidak terikat jam kantor. Artinya bisa gawat kalau saya sedang kumat “nggak disiplin”-nya. Tapi, bisa juga menggembirakan karena artinya kita bisa punya waktu untuk membaca lebih banyak buku, misalnya,traveling lebih banyak, atau bahkan belajar lebih banyak lagi.

Belajar lebih banyak lagi!

Disiplin!

Disiplin!

Disiplin!

Setidaknya, ada beberapa workshop(kursus) pendek yang pernah saya ikuti untuk mengasah kemampuan menulis. Sebelum workshop project bersama Ibu Profesional Batam, saya mengikuti kelas menulis cerita anak secara online bersama Mbak Wulan Mulya Pratiwi. Ah, rasanya belum cukup ilmu yang saya peroleh dengan belajar secara online. Alhamdulillah, Sabtu kemarin saya dipertemukan dengan Mbak Heni, Mbak Arum dan Mbak Dian dari Kopi Write Indonesia.

InsyaAllah bersama Ibu Profesional, impian mengukir kenangan lewat tulisan bisa terwujud. Semoga Allah memudahkan segala prosesnya, meski tertatih dan harus KERAS terhadap diri sendiri. Satu pesan yang saya ingat dari Mbak Heny, “meskipun project menulis ini antologi, tetaplah menulis sesuai dengan gaya kita karena genrelah yang akan menemui jalannya sendiri.”

Mari Menulis! Turunkan Impian, Dekati Kenyataan ❤️

Serunya Kegiatan Cooking Class Homeschoolers Batam Bersama Khansa Pizza

Akhir pekan ini, Rumbel Homeschooling Ibu Profesional Batam mengajak anak-anak untuk belajar memasak pizza besama dengan Khansa Pizza Batam. Siapa tahu suatu saat menjadi chef handal seperti aksi anak-anak di serial televisi “Junior Masterchef”.

Dalam rangka mengisi libur panjang di akhir pekan, orang tua juga bisa mengenali bakat anak-anak. Khansa Pizza Batam bisa dijadikan alternatif untuk kegiatan cooking class bagi anak-anak mulai usia tiga tahun. Anak-anak akan diajarkan dasar membuat adonan (dough) pizza, meletakkan berbagai topping sampai dengan pizza siap dimakan. Meskipun Faris sudah sering belajar memasak bersama Mama, namun kegiatan cooking class bersama teman-teman homeschoolers membuatnya sangat excited.

Sebelum kegiatan cookingclass dimulai, Mbak Erli Oktania membuka dengan sedikit sambutan. Rasa syukur akhirnya terlaksana juga kegiatan cooking class hasil kolaborasi Rumbel Homeschooling Ibu Profesional Batam.

Kegiatan membuat pizza pagi ini dipandu langsung oleh Mbak Tami, owner Khansa Pizza. Sebelum mulai membuat pizza, Mbak Tami menceritakan terlebih dahulu sejarah darimanakah pizza berasal. Anak-anak antusias sekali menjawab ketika Mbak Tami bertanya siapa yang tahu pizza itu asalnya darimana.
Karena anak-anak sudah tidak sabar, kegiatan memasak pun segera dimulai.

Tiga orang anak dipanggil secara acak oleh Mba Tami untuk membantu memberikan demo kepada teman-teman yang lainnya. Ada Rio, Razha dan Ale yang membantu mencampur bahan utama dalam pembuatan dough yaitu tepung terigu, gula, garam, ragi, air, dan minyak goreng.

Ketika teman-temannya dipanggil, Faris tidak sabar untuk ikut serta belajar mencampur adonan juga. Jadilah dengan inisiatif, ia naik sendiri ke atas panggung bergabung bersama kak Sisy dan kak Ai untuk sama-sama mencampur bahan-bahan hingga menjadi adonan dough yang kalis. Sambil menunggu adonan rotinya mengembang, anak-anak menyiapkan topping apa saja yang akan diletakkan di atas roti pizzanya nanti.

Mbak Tami memandu kelas memasak pizza ini dengan interaktif. Anak-anak pun semangat sekali karena mereka diberikan kepercayaan untuk melakukan semuanya sendiri.

Setelah dough pizzanya mengembang, lagi-lagi Faris naik lagi ke panggung membantu teman-temannya mendemokan cara menyusun topping pizza, mulai dari menuang saos dasar pizza yang terbuat dari saos tomat dan campuran berbagi rempah khas Italia yaitu oregano. Kemudian dilanjutkan dengan menabur keju mozarella, meletakkan sosis, menabur jagung dan paprika serta terakhir menuang mayonaise.

Setelah selesai meletakkan topping, anak-anak menunggu antrian untuk memasukkan pizza masing-masing ke dalam oven. Tidak lupa Faris dan teman-teman menancapkan bendera bertuliskan namanya di atas pizza mininya.

Sembari menunggu pizzanya matang, Faris dan teman-teman menyiapkan kotak pizza yang sudah disediakan oleh panitia. Mereka belajar melipat sesuai dengan pola yang ada. Setelah berhasil melipat kotak pizzanya, anak-anak bisa berfoto bersama dengan teman-temannya. Ada juga yang berani tampil di atas panggung, dari sekedar berkenalan hingga menyanyi dan menghafal surat pendek atau do’a harian.

Ah rasanya anak-anak sudah tidak sabar ingin mencicipi pizza yang dibuat tadi. Ini dia pizza buatan Faris.

Setelah selesai sesi makan pizza bersama teman-teman dan sesi pemotretan. Faris bersiap untuk pulang dan mengambil sertifikatnya. Pengalaman yang mengesankan sekali hari ini. Melalui kegiatan cooking class, banyak manfaat yang diperoleh anak seperti mengembangkan bakat, minat, kreativitas, melatih konsentrasi, motorik halus, sensitivitas rasa dan daya ingat.

Beberapa tempat kursus di Batam biasanya membuka kelas trial (percobaan) berupa paket memasak dalam sehari untuk memperkenalkan kelas memasak yang mereka miliki. Pilihan lain jika anak-anak tertarik belajar memasak adalah mengikuti acara cooking class yang diselenggarakan hotel-hotel berbintang seperti Harris Hotel Batam Centre atau Best Western Premier Panbil Batam.

Pilihlah acara cooking class sesuai usia anak-anak. Untuk usia balita, biasanya program yang ditawarkan sederhana dan lebih banyak unsur menyenangkan seperti menghias cupcakes atau pizza. Sementara untuk usia yang lebih besar, di atas 6 tahun sampai 12 tahun, dapat belajar memasak yang sesungguhnya. Ingin mengikuti kegiatan cooking class seperti Faris dan teman-teman? berikut ini beberapa tempat pilihan belajar memasak di Batam untuk anak-anak.

1. Young Chefs Academy

Sekolah memasak ini diperuntukan bagi anak usia 3 sampai dengan 16 tahin. Anak-anak akan diajarkan bagaimana cara memasak makanan kesukaan mereka dengan cara yang aman. Para orang tua juga bisa melihat secara langsung. YCA menawarkan tema dan bahan yang berbeda setiap minggunya. Tertarik?

Alamat : Komplek Tunas BizzPark block b nomor 23, samping Sun bread batam centre, Batam, Riau, Indonesia, 29432
IG : yca_batam
Web : youngchefacademy.com

2. Tiola Cake Batam

Tiola Cake Batam memberikan kesempatan belajar membuat cake dan cookies. Anak-anak dapat belajar membuat dan mendekorasikan kue kecil yang bisa mereka bawa pulang sebagai hadiah. Biaya pendaftaran per-anak mulai Rp. 120.000-an. Sudah termasuk sertifikat, resep dan foto anak.

Alamat :
🌸Ruko Nagoya Hill R4 D6

🌸Happy Valley Garden B 28, belakang BCA Jodoh/Sekolah Kartini
Telp/WA : 0812-1020-2016

IG : Tiola Cake Batam

3. Pizza Hut Junior Maker

Melalui program ini anak-anak bisa belajar masuk dapur pembuatan pizza. Anak-anak akan diterangkan bagaimana bahan dan cara pembuatan pizza dimulai dari tepung sampe jadi Dough diberi topping sampai dipanggang dan benar-benar jadi sebuah pizza siap santap. Ada dua paket PMJ yang bisa dipilih yaitu PMJ Basic dan PMJ +. Beda dari kedua paket itu terletak pada kegiatan tambahan yakni mewarai bersama dan kreasi balon lucu. Paket PMJ Basic biayanya Rp. 40.000, anak-anak mendapat 1 small pan pizza buatan sendiri + 1 soft drink + sertifikat anak. Sedangkan untuk paket PMJ plus anak-anak mendapat tambahan buku mewarnai dan belajar membentuk balon.

Alamat : Komp. Lucky Permai, Jl. Raden Patah No. 6-8 Nagoya, Batam. 
Telepon : 0778-454820.

#day7
#18Feb18
#Batam
#3y6m
#1y6m
#KelasPortofolioAnakbyGPA #GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta #PekaAkanUnikAnak