Menyayangi Hewan Sebagai Wujud Cinta Kepada Allah SWT

 

Terkadang mungkin kita geram apabila ada kucing atau binatang lain yang tidak sengaja masuk ke dapur dan memakan makanan kesukaan kita. Bahkan, karena ulahnya itu terkadang kita lepas kontrol. Bahkan memukulnya habis-habisan, astagfirullah. Padahal, jika kita mau berfikir sejenak, kita akan menyadari bahwa tindakan yang sedemikian itu salah. Binatang seperti kucing tidak akan memakan makanan seseorang kecuali pemiliknya lalai, tidak menjaganya atau tidak menaruh pada tempat yang aman. Hiks. Ini sih curhatan emak-emak yang sering kecolongan dapurnya.

Sebagai seorang Muslim, kita dilarang berbuat semena-mena terhadap binatang, apalagi menyiksanya. Islam mengajarkan kepada umatnya berbuat baik bukan hanya kepada sesama manusia, tapi juga kepada binatang. Bahkan binatang yang najis sekalipun, semisal anjing atau babi. Sebab, pada hakikatnya segala makhluk di dunia ini seperti binatang dan lainnya senantiasa bertasbih (memuji) Allah SWT. 

Sore ini kami berjalan-jalan ke taman depan kompek, anak-anak senang sekali karena bertemu dengan kucing. Maklumlah semenjak kelinci peliharaan kami mati, kami belum berencana untuk memelihara hewan lagi di rumah. ”MasyaAllah, bulunya lembut banget ya Ma. Bagus lagi warnanya,” Kata Faris kepada Mama. ”Iya, siapa yang menciptakan Fa? MasyaAllah nggak galak lagi kucingnya, Fa.” Kata Mama sambil terkekeh melihat kelakuan kucing yang sangat menggemaskan ini.”Allah, Ma yang menciptakan. Siapa ya Ma nama kucingnya? Muezza bukan? kaya kucing Rasulullah SAW.” Timpal Faris.

 

 

 

Sedangkan adiknya, Irbadh asyik sekali bercengkerama bersama kucing putih itu. Ia sangat senang sekali dengan hewan kucing, bahkan kalau bisa rasanya ingin ia bawa pulang kerumah dan memelihara kucing itu.

Dari kegiatan kita sore ini, anak-anak belajar juga tentang adab-adab terhadap binatang. Berikut ini merupakan adab-adab terhadap binatang, yaitu 

  1. Memberi Makan dan Minum. Sama seperti halnya manusi, binatang juga butuh makan dan minum. Binatang juga merasakan lapar, haus. Untuk itu kita diharuskan memeliharanya dengan memberinya makan dan minum. Kita dilarang membiarkannya kelaparan atau kehausan, karena perbuatan ini dapat menjerumuskan pelakunya pada api neraka. Rasulullah Saw pernah menceritakan ada seorang perempuan disiksa karena seekor kucing dikurungnya sampai mati.
  2. Menyayangi. Menyangi dan mengasihi hewan sangat dianjurkan oleh agama. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits, orang yang menyayangi siapa saja, termasuk binatang, akan disayangi oleh siapa saja yang di langit. Beliau sendiri sangat menyangi terhadap binatang. Terbukti, beliau memilih memotong lengan jubbahnya yang ditiduri kucing, dari pada membangunkan dan mengusirnya.
  3. Tidak Mendzolimi. Dzolim adalah perbuatan yang dilarang agama. Kepada siapa saja kita tidak diperbolehkan berbuat dzolim, termasuk terhadap hewan. Misalnya, membebaninya dengan pekerjaan-pekerjaan yang di luar kemampuannya. Allah mengaruniaikan binatang untuk kita pelihara dan kita gunakan dengan baik.

     Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda yang artinya :

 “Takutlah kepada Allah dalam (memelihara) binatang-binatang yang tak dapat bicara ini. Tunggangilah mereka dengan baik, dan berilah makan dengan baik pula.”

Termasuk tidak mendzolimi hewan adalah tidak memberi cap dengan besi yang dipanaskan pada wajah binatang, karena hal ini, Allah akan melaknat terhadap orang yang melakukannya.(HR Muslim)

4. Menyembelih dengan MenyenangkanJika kita ingin menyembelih atau membunuhnya, hendaknya kita melakukannya dengan baik, karena Rasulullah bersabda:

Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik kepada segala hal. Oleh karena itu, jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan baik. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan baik. Hendaklah salah seorang dan kalian menenangkan hewan yang akan disembelihnya, dan menajamkan pisaunya”. (Diriwayatkan Muslim, At Tirmidzi, An-Nasai, Abu Daud, dan Ahmad).

5. Menunaikan Hak Allah. Orang yang sibuk mengurus hewan peliharaannya hendaknya tidak melalaikan kewajiban-kewajibannya terhadap Allah SWT. Seperti mengeluarkan zakat hewan yang wajib dizakati, tidak meninggalkan sholat dan sebagainya.

Kurang lebih lima hal tersebut di atas itu merupakan adab terhadap binatang. Misalnya tidak mengadu binatang, tidak membunuhnya dengan cara membakar, dan lain sebagainya.

Termasuk menyayangi binatang adalah tidak memisahkan seekor anak binatang yang masih belum cukup umur dari induknya.

 Dari Abdurrahman bin Abdillah dari ayahnya menceritakan :

Kami menyertai Rasulullah SAW dalam suatu perlawatannya. Kemudian beliau pergi untuk memenuhi suatu kebutuhannya. Lalu kami melihat seekor burung berwarna merah dengan dua ekor anaknya. Kami lalu mengambil kedua anaknya itu. Tatkala induknya datang dia mengepak-ngepakkan sayapnya dan terbang menurun ke dataran menyiratkan kegelisahan dan kekecewaan. Ketika Nabi SAW datang, beliau bersabda:

 “Siapa yang mengejutkan burung ini dengan mengambil anaknya? kembalikanlah anaknya kepadanya”. (Hadist Imam Bukhari)

Jadi marilah kita sayangi hewan yang ada di sekeliling kita sebagai wujud dari ketaatan kita kepada Allah SWT dan menebarkan kasih sayang kepada segenap makhluk-Nya. Wallahu a’lam.

 

 

#day47
#30Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Invitation to Play : Melukis Abstrak Dengan Cat Akrilik

Kegiatan apresiasi seni hari ini adalah melukis dengan menggunakan cat akrilik di atas media kertas. Kegiatan ini merupakan kegiatan spontan yang dipilih sendiri oleh anak-anak karena mungkin mereka sedang ingin “painting”. Pagi-pagi sekali anak-anak sudah menurunkan cat dan mencari kuas sendiri yang disimpan di rak buku. Kegiatan kali ini terpaksa kami lakukan di dalam rumah sebab cuaca kota Batam hari ini sedang sendu. Jadilah mamak harus sedikit olahraga dengan mengepel bekas messy play anak-anak.

 

FYI Cat Akrilik

Cat akrilik terbuat dari plastik berbasis polietilen yang akan mengeras ketika kering. Cat akrilik sebenarnya adalah cat plastik yang tersedia dalam bentuk pasta dan dikemas dalam semacam tube. Berbagai aditif umum ditambahkan ke cat akrilik sehingga diperoleh berbagai jenis cat dengan sifat berbeda. Sebagian aditif membuat cat lebih tebal, tipis, atau kering lebih lambat. Hal ini sangat berguna karena cat akrilik cenderung kering dengan cepat. Setelah kering, cat akrilik sulit dihapus kecuali dengan menggunakan larutan alkohol khusus. Aditif tertentu mengubah cara cat terlihat. Cat akrilik bisa dicampur dengan air hingga maksimum 30% agar tidak mengurangi kualitasnya. Mencampur dengan air akan membuat tampilan cat akrilik nampak lebih lembut dan transparan. Karena sifatnya yang mengering dengan cepat, pastikan mengaplikasikan cat akrilik secepat mungkin. Setalah kering, cat akan susah dihapus atau dimodifikasi. Cat akrilik bisa digunakan pada media kanvas, kain, kayu, bahkan dinding.bisa juga digunakan untuk melukis dinding.

 

Persipan Kegiatan

Alat dan Bahan:

cat akrilik

kuas

roda, baut mainan gigo (sebagai pola bentuk)

kertas gambar A4

Pallet lukis

Koran

Lap

Cara Kerja :

1.Letakkan koran di atas lantai sebagai alas agar lantai tidak kotor.

2.Kemudian letakkan kertas gambar ukuran A4 di atas koran tersebut.

3.Tuangkan cat akrilik dan campurkan dengan air secukupnya di pallet yang telah disediakan.Kemudian adukk cat akrilik menggunakan kuas. Hingga menghasilkan warna yang halus di atas kertas gambar dan memenuhi kertas gambar.

4.Letakkan kertas gambar A4 di atas koran yang telah di sediakan, setelah itu capkan roda atau baut yang sudah dicelupkan ke pallet berisi cat sehingga membentuk pola yang diinginkan.

5.Selain memakai mainan bisa juga kita memanfaatkan daun singkong atau pakis, batang pohon pisang, batu kerikil, atau apapun sesuai kreatifitas anak-anak. Bisa juga membuat pola menggunakan kertas sesuai yang diinginkan.

 

Untuk kegiatan pagi ini, Mama menyiapkan 6 warna cat akrilik yang aman untuk anak-anak (saya pakai merk Pentel), beberapa jenis kuas dan cetakan roda dari mainan konstruksinya pun Faris pilih sendiri untuk mengecap pola di atas kertas.

Dulu Mama baru mulai mengenalkan cat akrilik kepada Faris setelah usianya 2 tahun ke atas yaitu saat ia sudah tidak berada dalam fase oral alias mouthing. Lain Faris, lain pula dengan Irbadh. Irbadh di usianya yang ke-18 bulan ini sudah bisa diajak main seru-seruan, dia sudah paham mana makanan dan mana yang bukan. Untuk anak yang masih mouthing dan lebih kecil lebih baik menggunakan DIY paint yang edible saja seperti dari yogurt, tepung maizena, aloe vera, dll. Yang serunya dari cat akrilik ini adalah warnanya yang terang dan full coverage. Jadi kalau anak-anak ingin mengganti warna lain, dia tinggal melapisi aja.

Warna-warna yang dihasilkan pun sangat cantik untuk dipadu padankan. Anak-anak seru sekali melukis sambil duduk bersenandung. Tidak terasa mereka sudah mencampur beraneka ragam warna. Ta Daaaa seperti ini hasilnya, setelah selesai kami keringkan deh dan berkas-berkas aktifitas langsung di cuci bersama-sama oleh Faris dan Irbadh, praktis dan mudah membersihkannya! Mama hanya membantu membersihkan sisa-sisa cat yang tumpah di lantai.

 

finger print ala Irbadh dan lukisan ubur-ubur ala Faris

referensi :

[1] http://www.hijauart.com/perbedaan-antara-cat-acrylic-dan-cat-minyak

 

 

 

 

 

 

#HijrahParenting

#CeritaHijrah

#CeritaHijrah27

 

 

Kisah Nabi Ibrahim AS dan Empat Merpati

Beberapa hari ini, Mama dipusingkan dengan pertanyaan Faris yang sangat penasaran dengan sosok Allah SWT yang selalu ia lantunkan dalam do’a-do’a hariannya. Saat bermain bersama adiknya, ia melakukan keisengan dengan menyembunyikan mainan adiknya sehingga membuat adiknya kebingungan mencari mainannya dan berujung pada tangis.

“Faris kenapa adiknya nangis,” Tanya saya kepadanya.

“Nggak tau, Ma.” Kata Faris dengan tenang.

“Masa nggak tau Fa, siapa tadi yang nyembunyiin mainan Irbadh?” Tanya saya kembali.

“Nggak tau, Ma. Mas Faris nggak tau. Mama nggak lihat kan?” Tanya Faris meyakinkan.

“Jangan bohong, Fa. Ga bagus itu,” Saya menimpali.

“Mama tadi nggak lihat kan Ma,” Faris masih berkelit.

Mama bilang,”Ayo kembaliin mainan adeknya. Mama tadi lihat Faris yang nyembunyiin. Meskipun Mama nggak lihat pun harusnya Faris tau kalau Allah ngelihat apa yang Faris lakuin. Jadi Faris mau dicatat yang baik apa nggak sama Allah?”Buru-buru saya memberondongnya karena gemas dengan tingkah anak tiga tahun ini.

“Iya ini Faris kembaliin. Jangan nangis lagi ya, dek.” Sambil meminta maaf kepada adiknya.

“Faris, Allah itu Maha Melihat, Allah tau apa saja yang Faris lakuin bahkan apa yang ada di dalam hati Faris.”Saya menegaskan kembali kepadanya.

“Gimana caranya Ma kok Allah bisa tahu?” Masih saja Faris bertanya tentang sosok Allah.

Baiklah, Mama punya sebuah kisah yang mau Mama bagikan buat Faris karena dulu Nabi Ibrahim AS pun pernah loh dilanda rasa penasaran yang teramat sangat terhadap Rabbnya.

 

 

 

 

Kisah Nabi Ibrahim AS dan Merpati Yang Mati

Kisah ini sebagai asbabul nuzul, sebab turunnya ayat 260 Surat Al-Baqarah dan terjadi pada zaman Nabi Ibrahim AS.

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ أَرِنِي كَيْفَ تُحْيِ الْمَوْتَى قَالَ أَوَلَمْ تُؤْمِنْ قَالَ بَلَى وَلَكِنْ لِيَطْمَئِنَّ قَلْبِي قَالَ فَخُذْ أَرْبَعَةً مِنَ الطَّيْرِ فَصُرْهُنَّ إِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلَى كُلِّ جَبَلٍ مِنْهُنَّ جُزْءًا ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِينَكَ سَعْيًا وَاعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Artinya: dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.” Allah berfirman: “Belum yakinkah kamu ?” Ibrahim menjawab: “Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku) Allah berfirman: “(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman): “Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.” dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Nabi Ibrahim AS dihadapkan dengan suatu kaum yang rusak yang dipimpin oleh Raja Namrud, seorang raja yang sangat ditakuti oleh rakyatnya dan menganggap dirinya sebagai Tuhan.

Nabi Ibrahim AS dilahirkan di Babylonia bagian selatan Mesopotamia, sekarang bernama negara Irak. Sejak kecil, Nabi Ibrahim AS sudah tertarik dengan memikirkan kejadian-kejadian alam, hingga ia menyimpulkan bahwa keajaiban alam tersebut pastilah diatur oleh sesuatu Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Hari demi hari dilaluinya dan Nabi Ibrahim AS semakin beranjak dewasa. Nabi Ibrahim AS pun mulai berbaur dengan masyarakat luas. Beliau melihat keganjilan di masyarakat tempatnya tinggal, dimana masyarakat menyembah patung-patung yang terbuat dari batu.

Nabi Ibrahim AS minta Petunjuk Allah SWT. Kembali pada pokok kisahnya, setelah Nabi Ibrahim AS lama mencari siapa Tuhan yang berhak disembah, akhirnya beliau berketapan hati untuk menyembah Allah SWT dan menjauhi berhala.

Pada suatu saat, Nabi Ibrahim AS memohon kepada Allah SWT agar diperlihatkan kemampuanNya untuk menghidupkan makhluk yang telah mati. Hal itu untuk menambah ketetapan hatinya atas kekuasaan Allah SWT, bukan ada maksud yang lain.

Doa dan Permohonan Nabi Ibrahim AS terkabul.
Nabi Ibrahim AS mendapat petunjuk Allah SWT untuk memilih empat jenis burung, dan beliau memilih burung:

1. Merpati
2. Ayam jago
3. Burung merak
4. Burung gagak.
Keempat burung tersebut disembelih kemudian dagingnya dipotong kecil-kecil.

Belum cukup sampai disitu, Nabi Ibrahim AS mencampurkan daging kecil-kecil tersebut secara silang dan meletakkannya di puncak gunung yang berbeda. Sedangkan Nabi Ibrahim AS sendiri berdiri di antara gunung-gunung tersebut sambil memegang keempat kepala burung yang sudah mati itu.

Pembuktian Bahwa yang Mati bisa Dihidupkan oleh Allah SWT

MasyaAllah….
Kemudian Nabi Ibrahim AS berkata,
“Ya Allah, saya telah percaya kepadaMu, namun tunjukkanlah bagaimana menghidupkan orang yang telah mati untuk menambah ketatapan hatiku.”

Mendengar permohon Nabi Ibrahim AS tersebut, Allah SWT memberikan petunjuk kepada Nabi Ibrahim AS untuk memanggil burung-burung yang mati tersebut. Tak lama kemudian, daging-daging yang terpotong-potong dan dicampur aduk dan acak tersebut perlahan-lahan menyatu kembali membentuk burung yang utuh, dan tak lama berselang pula burng-burung itu hidup kembali dan bisa terbang seperti semula.

Begitu menyaksikan kejadian yang telah diperlihatkan oleh Yang Maha Kuasa tersebut, Nabi Ibrahim AS langsung sujud dan memuji Allah SWT tiada hentinya. Makin mantaplah keimanan dan keyakinan Nabi Ibrahim bahwa yang berhak disembah adalah hanya satu, Allah SWT.

Semoga melalui kisah ini, Faris tidak penasaran lagi terhadap sosok Allah karena dari kisah tersebut nampak jelas bahwa Allah Maha segala sesuatu, apa yang diperitahkannya hanya “Kun, fayakun”, Jadi, maka terjadilah. Allah maha membangkitkan sebagaimana dalam salah satu sifatNya dari Asmaul Husna, Al Baa`its yakni Yang Maha Membangkitkan. Dalam Al Qur’an banyak disebutkan sifat Allah yang agung tersebut. Dalam Al Qur’an juga disebutkan kemampuan Allah membangkitkan seperti halnya tanaman yang disuburkan setelah mati.

“….Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur,” surah Al Hajj 5-7.

Dengan meyakini sifat Allah tersebut, tentu muncul keyakinan atas kebangkitan manusia dari alam kubur. Allah akan membangkitkan setiap manusia yang mati untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di dunia.

“Dan ditiuplah sangkalala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. Mereka berkata: “Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?.” Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul- rasul(Nya),” Surah Yasin ayat 52. Semoga anak-anak dapat mengambil hikmah kisah ini, InsyaAllah.

 

 

#day44
#27Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

QOTD : Kenapa kalau Malam Langitnya jadi Gelap? (Allah nyiptain Malam Atau Siang Dulu)

Mengapa langit malam itu gelap?

Kadang-kadang, pertanyaan yang sederhana justru sulit untuk dijawab, misalnya seperti pertanyaan Faris kali ini “Kenapa sih kalau malam hari langitnya jadi gelap?” Ini adalah pertanyaan yang sangat sederhana dan mungkin hanya anak kecil yang menanyakannya.
Mungkin kita, sebagai orang tua yang ditanya akan menjawab bahwa matahari sudah terbenam jadi malam hari menjadi gelap. Atau matahari hanya menyinari permukaan yang menghadapnya langsung, jadi karena ga ada cahaya matahari yang menyinari maka bagian bumi itu gelap… dan ternyata jawaban itu salah

Sebenarnya langit di siang hari itu terang bukan karena matahari yang memberi cahaya tetapi matahari itu yang membuat jalanan dan benda2 yang lain terlihat sedangkan yang membuat warna itu sebenernya atmosphere kita,jadi mau siang atau malam sama aja.

Tetapi kenapa keliatannya hitam atau gelap? Nah ini ada hubungannya dengan alam semesta atau biasa di sebut universe itu mengembang.

Dampak dari universe mengembang adalah “doppler shift” atau biasa di sebut “red shift” dan “blue shift” apa itu doppler shift?

Doppler shift adalah perubahan warna dari sebuah cahaya yang terjadi apabila light source atau sumber cahaya tersebut menjauhi kita dalam kecepatan cahaya.

Cara mudah biar gampang, perna nonton starwars atau pernah nonton F1? bunyi mobilnya kan “NGEEEEEEEEEEEEEEEENNNNG” kurang lebih begitu.. nah itu adalah doppler effect, jika sumber suara mendekat nadanya akan meninggi, sedangkan jika sumber suara menjauh maka nadanya akan makin rendah dan teori ini di terapkan pada cahaya, jadi bukan dari perubahan suara tetapi cahanyanya.

Jika sumber cahayanya menjauh maka warnanya akan memerah, dan jika sumber cahaya mendekat maka warnanya akan berubah menjadi biru

Lalu apa hubungannya? Misalnya kita buat perumpamaan anggap saja universe itu adonan roti yang di atasnya di taruh kismis (bintang), lalu di masukan di dalam oven dan di nyalakan ovennya apakah yang terjadi? Kismis-kismis itu akan menjauh dari kismis yang satu dan yang lain.

Nah, pada saat bintang menjauh tersebut warna mereka akan berubah menjadi merah semakin jauh mereka menjauh warnanya semakin memerah dan menjadi INFRA RED!
Itulah mengapa kita tidak bisa melihat semua bintang dan mengapa kalau di malam hari itu gelap dan sebenarnya kalau malam hari itu langit tidak sepenuhnya gelap.

 

Allah menciptakan malam dulu atau siang dulu?

Ulama berbeda pendapat mengenai hal di atas dan sebagian dari mereka berkata: “Allah menciptakan malam dahulu sebelum siang”. Dia mendasari pendapatnya dengan alasan, bahwa jika matahari tenggelam dan cahayanya yaitu siang sirna, maka datanglah malam dengan gelapnya. Dengan demikian jelaslah, bahwa cahaya adalah yang mendatangi malam dan malam tidak sirna jika tidak didatangi oleh siang. Dari penjelasan tersebut jelaslah, bahwa malam adalah yang pertama kali diciptakan dan matahari diciptakan kedua.

Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas.
Ikrimah bertutur, bahwa Ibnu Abbas ditanya: “Apakah malam ada sebelum siang?” Ibnu Abbas menjawab: “Tahukah kalian ketika langit dan bumi masih menyatu, maka yang ada di antara keduanya hanyalah kegelapan? Hal itu agar kalian bahwa malam ada sebelum siang”.
Ikrimah juga bertutur, bahwa Ibnu Abbas berkata: “Malam ada sebelum siang hari”. Lalu Ibnu Abbas membaca ayat:
“Langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya”. (QS Al Anbiya’ : 30)

Allah hanya menciptakan matahari dan mengedarkannya di cakrawala setelah Dia membentangkan bumi, sebagaimana firman-Nya:

“Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya, dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang. (QS An Nazi’at : 27-29)

Jika matahari diciptakan setelah langit ditinggikan dan malamnya gelap, maka jelas bahwa sebelum matahari diciptakan dan sebelum Allah mengeluarkan menjadikan siang terang, langit adalah gelap gulita. Wallahu a’lam.

 

 

Referensi :
[1] Keajaiban Al Qur’an, Ilmu Pengetahuan Modern Mengungkap Keajaiban Al Qur’an, Harun Yahya.
[2] bambies.wordpress.com.
[3] Forum Astronom Amatir Indonesia.

 

 

 

 

#HijrahParenting

#CeritaHijrah

#CeritaHijrah26

Kisah Si Ikan Berduri Landak

 

asmaul husna the creator

 

Hari ini Mama punya kisah tentang ikan yang berduri. “Siapa yang tahu apa nama ikan yang punya duri tajam seperti bulu landak?”

“Ikan buntal,” Jawab Faris sambil terkekeh. Ia sangat senang sekali memperhatikan ikan yang punya bentuk unik ini.
Allah SWT menciptakan ikan buntal yang bisa menggelembungkan tubuhnya bila sedang terancam bahaya.
Ikan buntal akan menelan air atau udara yang banyak sampai tubuhnya membesar. ketika tubuhnya membesar, duri-duri di sekujur tubuhnya pun ikut mencuat keluar. Tubuhnya jadi membulat dan berduri seperti landak. melihatikan buntal seperti itu musuhnya pun segera kabur ketakutan.

Jika musuhnya sudah jauh pergi, ikan buntal ini akan mengempiskan tubuhnya kembali perlahan-perlahan. Allah SWT menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan serta menetapkan segala peristiwa yang akan terjadi di kemudian hari. sehingga Allah bersifat Al Khaaliq yaitu Maha Menciptakan.

Sekali lagi Mama bertanya kepada anak-anak, “Siapa yang menciptakan semua yang ada di dunia ini?”

Dengan semangat empat lima anak-anak menjawab, “Allah”

“Dialah Allah yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Raja yang Maha Suci, yang Maha Sejahtera, yang mengaruniakan keamanan, yang Maha Memelihara, yang Maha Perkara, yang Maha Kuasa, yang memiliki segala keagungan, maha suci Allah dari apa yang mereka persekutuan.” (QS Al Hasyr ; 23)

Al Khaaliq (Maha Pencipta) – The Creator

Mama punya lagi sebuah kisah tentang Nabi Idris AS, beliau merupakan keturunan keenam dari Nabi Adam AS. Nama aslinya adalah Akhnuh. Nabi Idris AS dikenal sebagai manusia pertama yang memiliki kepandaian menjahit pakaian. Sehingga beliau pun bisa meciptakan pakaian untuk dikenakan manusia pada masa itu. Setiap kali memasukkan jarum pada kain beliau selalu bertasbih.

Allah SWT juga memberi kepandaian lainnya pada Nabi Idris AS. Beliau menjadi manusia pertama yang bisa menunggang kuda dan menulis. Selain itu beliau juga memiliki kepandaian lainnya yaitu menciptakan berbagai peralatan untuk mempermudah pekerjaan manusia.

Karena tidak pernah berputus asa dalam menjalankan tugasnya berdakwah dan sangat pemberani dalam menghadapi tentangan kaumnya maka Nabi Idris AS dijuluki Asadul usud – Singa dari segala singa.

Apa-apa yang dibuat oleh Nabi Idris AS tidak lain dan tidak bukan atas kehendak Allah. Kemampuan menciptakan yang dimiliki oleh Nabi Idris AS tu hanya kemampuan kecil yang dimiliki oleh makhluk ciptaan Allah SWT. Sedangkan Allah SWT adalah yang menciptakan segala sesuatunya dan menciptakan segala sesuatu dengan pengetahuan tentang apa yang akan terjadi pada mereka.

 

Hikmah

Allah menetapkan bahwa manusia seluruhnya tidak akan mampu walaupun mereka bersatu padu untuk menciptakan seekor lalat saja, yang mana lalat merupakan selemah-lemahnya dan seremeh-remeh hewan. Namun, Allah SWT tidak menciptakan makhluk ini sia-sia,tidak berguna dan sekedar bermain-main, Maha Suci Allah dari hal tersebut. Allah SWT menciptakan manusia untuk mengenal/mengetahui dan menyembahNya. Melalui kisah tersebut di atas anak-anak dapat membandingkan betapa Mahanya Allah dan tiada illah yang wajib disembah selain Allah SWT. Mudah-mudahan melalui kisah ini anak-anak semakin bersyukur dan bertambah kecintaannya kepada Rabb yang menciptakan mereka.

 

 

 

#day43
#26Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#1
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Menumbuhkan Fitrah Keimanan Kepada Allah melalui Asm’aul Husna (Al Mujiib)

Pagi ini Faris menunjukkan kukunya kepada Mama, “Ma, kok kuku Faris udah disambung ya sama Allah?”

Saya bertanya balik kepada Faris,“MasyaAllah, Faris sudah bilang makasih belum sama Allah?”

“Udah kok Ma, Faris dah bilang alhamdulillah sama Allah. Kok Allah cepet ya Ma numbuhinnya?”Tanya Faris lagi.

“Allah itu punya nama Al Mujiib, Fa. yang artinya Maha Mengabulkan. Allah mengabulkan do’a-do’a orang yang berdo’a kepadaNya apapun keadaan mereka. Allah mengabulkan do’a orang-orang yang tunduk kepadaNya, do’a orang yang berharap dan takut kepadaNya. Do’a orang-orang yang dekat kepadaNya serta doa’-do’a orang yang kesulitan.

Al-Asma`ul Husna Al Mujiib 

Allah memiliki nama Al Mujiib ( المجيب ) yang artinya Maha Mengabulkan.

Firman Allah : Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlahAllah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).” (Huud [11]: 61)

Menumbuhkan Fitrah Keimanan melalui Nama Allah Al-Mujiib

Kita sebagai hamba yang beriman kepada nama Allah al-Mujiib tidak akan merasa rugi, apalagi resah. Mengapa? Karena kita punya harapan besar dari Rabbnya yang Maha mengabulkan permintaan.

Apa saja yang kita minta dari kebaikan dunia dan akhirat insyaAllah akan Allah subhanahu wa ta’ala kabulkan. Hati akan merasa lega, tenang, dan senantiasa optimis menghadapi kehidupan ini apapun keadaannya.

Mama meyakinkan kepada anak-anak bahwa Allah subhanahu wa ta’ala pasti mengabulkan doa kita selama tidak ada penghalang terkabulnya doa. Hanya saja yang perlu kita pahami, terkadang terkabulnya doa itu dalam bentuk langsung terkait dengan apa yang kita minta, atau dalam bentuk tabungan bagi kita di akhirat, atau dalam bentuk diselamatkan dari kejelekan yang senilai dengan doa yang diminta.

Kisah Do’a Rasulullah SAW atas Ummar bin Khattab

Dikisahkan bahwa Rasulullah pada suatu hari pernah berdo’a kepada Allah, “Ya Allah kuatkanlah agama Islam dengan seseorang diantara dua lelaki yang lebih Engkau sukai : Abdul Hakam bin Hisyam atau Ummar bin Khattab.

Allah mengabulkan do’a Rasulullah dengan memberikan hidayah kepada Ummar bin Khattab. Laki-laki yang ditakuti di Mekah ini pada suatu hari mendatangi rumah adiknya yang bernama Fatimah. setelah ia sempat memarahi Fatimah dan menamparnya karena masuk Islam namun hati Ummar bergetar.

Hal itu tidak lain karena ia mendengar ayat AlQur’an yang dibacakan oleh Fatimah. Ternyata Allah berkehendak memberikan hidayah kepada Ummar. akhirnyaUmmar pun datang kepada Rasulullah dan masuk Islam.

Belajar Adab Berdo’a

Maka dalam hadits dikatakan: “Akan dikabulkan doa kalian itu selama kalian tidak tergesa-gesa” jadi urusan kabul itu  adalah urusan Allah, urusan kita hanya berdoa, tiap hari kita meminta kepada Allah karena ini adalah ibadah dan Allah suka untuk dimintai, jadi doa ini adalah ibadah untuk dunia dan akhirat,apabila dikabulkan alhamdulillah dunianya dapat dan jika belum dikabulkan maka tabungan di akhirat .

Yang perlu kita tanamkan dalam diri kita dan anak-anak adalah Allah tidak akan pernah lemah untuk mengijabahi doa kita dan tidak akan pernah mengurangi pemberiannya kepada kita. Jika kita berfikir secara objektif, betapa banyak apa yang tidak kita minta diberi apalagi jika kita minta, maka tidak pantas dengan apa yang kita minta kita langsung ngomel-ngomel, padahal Allah telah memberi kita sesuatu yang banyak. Maka jangan pernah mengurusi Allah, kita urus diri kita bahwa doa adalah ibadah semakin kita banyak berdoa maka akan semakin banyak pahalanya soal kabul atau tidak adalah hak Allah, kita minta kepada Allah yang baik-baik, pilih tempat, momen, waktu yang baik sepanjang hidup kita hanya minta kepada Allah. Bismillahirrahmanirrahim, semoga kita menjadi manusia yang terus bersyukur dan menggantungkan harap hanya kepada Allah.

#day42
#25Maret2018
#Batam
#3y8m
#1
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Ketika Anak Sedang Hobi Memanjat

 

Setiap hari, di sudut rumah kami selalu ada adegan saya, Mamanya anak-anak lari-larian demi menghampiri dua AL yang berusaha memanjat terali (kisi–kisi) jendela rumah. “Faris, Irbadh ayo turun, nanti jatuh!” Seru saya dengan panik. Kemudian, dengan sigap saya meraih Irbadh dari terali itu. Namun, beberapa saat kemudian, ketika saya lengah, entah inisiatif sendiri atau bisikan dari Masnya ia kembali memanjat terali itu. Kali ini, ia berhasil memanjat setengah terali jendela setinggi 2 meter itu. Terkadang saya kelepasan berteriak–teriak panik, sementara anak-anak malah tertawa–tawa.

Ya, mungkin begitulah reaksi umum orangtua ketika “memergoki” balitanya tengah memanjat. Jangankan memanjat terali jendela, ketika melihat si batita berusaha naik ke atas meja dengan menggunakan kursi pun, kebanyakan orangtua langsung bergegas melarang. Saya pun demikian, tapi itu dulu hehe.

Kenapa harus dilarang? Padahal, di usianya sekarang, anak-anak memang sedang giat–giatnya melakukan aktivitas memanjat karena koordinasi antara kaki, tangan, dan matanya yang semakin baik. Ditambah, daya eksplorasi di usia ini pun bertambah besar, hingga setiap kali melihat hal baru, mereka selalu tertarik untuk mencobanya, tak peduli berbahaya atau tidak karena mereka memang belum mamahaminya.

Itulah mengapa, ketika anak memanjat apa pun yang ada di dekatnya, orangtua tidak boleh mencap anaknya bandel, nakal, atau tidak mau diatur. Kita sebagai orang tua harus memahami bahwa balita hanya ingin memuaskan keinginan menggunakan kemampuannya dan bereksplorasi.

Saatnya Anak Berkembang

Memang, tidak sedikit orangtua yang khawatir atau bahkan takut anaknya terjatuh. Hal ini wajar. Siapa sih orangtua yang menginginkan anaknya celaka? Tidak ada kan! Hanya saja, jangan sampai kekhawatiran atau ketakutan orangtua ini malah membuat anak jadi tak berkembang. Ini tentu akan merugikan anak. Kejadian ini seperti anak sulung saya yang belum apa-apa sudah takut mencoba karena sewaktu kecil saya suka heboh kalau anak mainnya (agak) rusuh dan berpotensi terjadi cidera. Istilahnya overprotektif gitu, mungkin karena anak baru satu kala itu jadi banyak ketakutan-ketakutan dalam diri saya yang justru membunuh kreativitas dan inisiatifnya untuk mencoba.

Jadi, berilah kesempatan kepada anak untuk menjajal kemampuannya dan mengeksplorasi lingkungan selama tak membahayakan dirinya, Mak.

Jangan Panik, Biarkan Ia Bereksplorasi

Beberapa hal yang sebaiknya dilakukan orangtua ketika anak hendak memanjat :

1. Pengawasan Ketat

Jangan sampai anak terpeleset atau pegangannya terlepas. Jika terpeleset dan jatuh, selain menyakitkan juga dapat membuat anak “trauma” sehingga ia tak mau memanjat lagi.

2. Jika anak belum mampu melakukannya, arahkan dan ajarkan bagaimana melangkahkan dan menjejakkan kaki, cara memegang yang benar, bahkan sokong anak untuk memudahkannya memanjat.

3. Beri semangat pada anak untuk terus berlatih memanjat sampai berhasil. Jika perlu, kita membantunya sampai ia berhasil melakukannya.

4. Berikan pujian agar anak-anak semangat memanjat kembali. Tetapi bila ia gagal, terus dukung agar anak mencoba lagi sambil memberikan semangat.

5. Beri tahu mana tempat/benda yang boleh dipanjat dan mana yang tidak disertai pula alasannya.

6. Bila anak kedapatan memanjat benda yang dilarang, kita harus tetap bersikap tenang. Segera hampiri anak-anak dan berikan pengertian bahwa apa yang dilakukannya itu bisa membahayakan dirinya.

7. Apabila anak-anak kembali memanjat benda yang dilarang sekalipun sudah dinasihati, jangan dimarahi, tetapi ulangi kembali nasihat kita sampai anak berhenti melakuknnya.

8. Bisa jadi, nasihat kita tidak mempan, anak terus mengulangi dan mengulangi lagi. Jika kondisinya demikian maka dapat dialihkan perhatiannya pada aktifitas lain yang lebih menarik atau ajak mereka memanjat benda lain yang aman.

Mungkin cara–cara di atas, ibu–ayah tak panik lagi ketika anak-anak memanjat, sementara mereka pun dapat mengembangkan kemampuannya secara optimal.

Hobi Naik Turun Tangga

Selain memanjat, anak-anak pun suka naik–turun tangga. Terutama bagi Irbad yang usianya memasuki 19 bulan. Aktivitas ini mirip dengan memanjat, butuh koordinasi gerakan motorik seluruh anggota tubuh. Jadi jangan dilarang ya,Mak tetapi temani dan tuntun anak naik–turun tangga. Mari kita ajarkan caranya mengangkat dan menjejakkan kaki, memosisikan tubuhnya, dan memegang pagar tangga.

Sebagai upaya belajar menjaga keseimbangan anak, anak-anak diajarkan caranya berpegangan pada pagar tangga sementara tangannya yang satunya dipegang oleh orangtua. Wajib diisi de angan memaksa anak langsung sampai ke undakan terakhir. Jika ia letih, beristirahatlah sejenak kemudian lanjutkan lagi setelah anak kelihatan stabil kembali.

Memang, banyak anak ketagihan naik turun tangga.  Memang akan sedikit menguras energi dan letih menuntunnya, namun kita tetap perlu memfasilitasinya demi perkembangan kemampuan motorik anak.

Ketika naik turun tangga, kita bisa mengajari anak mengenal urutan bilangan dengan mengajaknya menghitung langkah kaki dan jumlah undakan. Atau menyebutkan warna dari tangga. Ingat ya, Mak jangan terlalu cepat supaya anak bisa menangkapnya dengan baik. Tak lupa sebaiknya kita memperhatikan jarak antar anak tangga dan pastikan pinggiran setiap anak tangga landai dan tidak runcing agar tidak melukai kaki anak.

Bila Anak Dilarang

Inilah beberapa dampaknya pada anak bila orangtua kerap melarang anak atau bahkan tidak mengizinkannya sama sekali untuk memanjat.

1. Anak tidak memiliki kesempatan mencoba kemampuan yang dimilikinya.
Kemampuan motorik dan koordinasinya sudah baik, ia bisa naik ke atas kursi, dan lainnya. Jika tak digunakan, kemampuannya itu tidak terstimulasi sehingga perkembangan kemampuannya tidak akan maksimal. Anak yang diberi kesempatan biasanya kematangan motoriknya akan lebih baik dibandingkan anak yang tak diberikan kesempatan.

2. Anak Jadi Suka Parno dan Takut Berlebihan.

Melihat ekspresi orangtuanya yang takut, cemas, dan marah, anak pun akan berekspresi sama sehingga ia tak berani melakukan aktivitas–aktivitas lain yang cukup menantang. Ini bisa berpengaruh hingga di usia prasekolah, ketika anak lain berani memanjat wahana bermain seperti seluncuran, ia malah ketakutan.

3. Menjadi Pribadi yang Penakut dan Ragu-Ragu

Karena tidak diberikan kesempatan untuk mengeluarkan kemampuannya, bisa jadi anak-anak selalu takut dan ragu–ragu melakukan sesuatu karena mereka dibayangi kegagalan.  Anak menjadi pasif, tidak kreatif, minim ide dan gagasan, selain juga akan menghambat pertumbuhan kemampuannya dan membuat anak tidak memiliki kepercayaan diri yang baik.

 

Manfaat Memanjat Untuk Keseimbagan Otak

Memanjat merupakan  aktivitas stimulus yang melibatkan hampir semua indera dan motorik tubuh, yaitu:

1.Koordinasi motorik kasar dan halus

2. Sensori penglihatan, pendengaran, taktil, vestibular, dan proprioseptif.

3. Koordinasi antara belahan otak kanan dan kiri.

Aktivitas memanjat dengan didampingi orang dewasa dapat mendatangkan MANFAAT STIMULUS yang banyak, antara lain:

1. Menstimulus perkembangan aspek motorik dan sensori integrasi.

2.Menstimulus aspek bahasa anak melalui latihan keterampilan menyimak (listening) dan memahami maksud/isi, sebagai bekal keterampilan berbahasa.

3 Melatih keseimbangan otak kanan dan kiri.

4. Mengembangkan kemampuan bernalar, meningkatkan fokus, serta menumbuhkan kepercayaan diri (self confident) dan penghargaan diri (self esteem).

Jadi jangan ragu lagi meng ajak dan dampingi anak-anak kita berlatih memanjat ya, Mak 😊

 

 

#HijrahParenting

#CeritaHijrah

#CeritaHijrah23

QOTD : Kunang-Kunang kok Bisa Nyala, Lampunya Darimana ya, Ma?

 

Hari ini kita mempelajari lebih detil tentang hewan kunang-kunang. Entah sudah keberapa kalinya Faris berkata bahwa ia ingin sekali melihat kunang2 ketika malam hari tiba. “Kenapa ya ma kok kunang-kunangnya nggak mau datang ke rumah Faris?”Tanyanya penasaran.

Kunang-kunang sulit sekali ditemukan di Batam mungkin karena kota Batam sudah banyak polusi dari asap pabrik jadi kunang-kunang hanya mau tinggal di lingkungan yang masih bersih dan tenang.

Kunang-kunang, serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terlihat saat malam hari.

Kunang-kunang adalah serangga yang dapat mengeluarkan cahaya yang jelas terlihat saat malam hari.

Ada banyak kejadian unik yang dapat kita lihat di dunia hewan, salah satunya kelap-kelip kunang-kunang. Teman-teman pernah kepikiran nggak sih berasal darimana cahaya yang dibuat oleh kunang-kunang? Faris penasaran sekali ingin melihat hewan yang satu ini, namun sayang di Batam kita belum bisa menemukan hewan ini.

Fakta Sains :
Menurut ilmuwan, reaksi tersebut melibatkan senyawa kimia yang disebut luciferin. Senyawa ini akan bereaksi terhadap molekul pengirim, dinamai ATP, atau adenosin triphosphate. Hasil dari reaksi itu kemudian digabung dengan oksigen untuk mengubahnya menjadi cahaya.

Saat bereksperimen dengan enzime luciferasi, kimiawan itu menemukan jika transfer elektron tunggal dari oksigen, terjadi di tahap final dari keseluruhan reaksi. Pola inilah yang bisa membuat kunang-kunang bercahaya.
Pembahasan hari ini menambah banyak pengetahuan Faris, diantaranya

1. Ternyata kunang-kunang termasuk kumbang, bukan lalat. Kunang-kunang merupakan hewan nokturnal anggota Lampyridae, sebuah familia serangga dalam urutan kumbang Coleoptera, atau kumbang yang bersayap. Nama familia Lampyridae berasal dari bahasa Yunani “lampein”, yang berarti bersinar, seperti lampu. 

2. Cahaya yang dihasilkan oleh kunang-kunang adalah cahaya paling efisien yang pernah dibuat. Hampir 100 persen dari energi dalam reaksi kimia dipancarkan sebagai cahaya; sebagai perbandingan, bola lampu pijar hanya memancarkan 10 persen dari energi sebagai cahaya, 90 persen lainnya hilang sebagai panas.

3. Kunang-kunang betina itu unik. Betina dari salah satu jenis lain untuk memikat kunang-kunang jantan. Pejantan ini sama sekali tidak curiga kalau si betina akan memakannya.

4. Kunang-Kunang menerangi Bawah Tanah
Banyak larva serangga yang hidup di bawah tanah, bayi kunang-kunang  mengalahkan mereka dengan pembagian”trik rapi”; beberapa spesies memancarkan cahaya yang bawah tanah. Di antara beberapa spesies, bahkan telurnya pun bercahaya. Aneh, bukan? 

5. Menerapkan Diet Aneh

Bertentangan dengan penggambaran di buku cerita bahwa bayi kunang-kunang lucu menggigit pada bunga, larva yang  tinggal di bawah tanah merupakan karnivora dan berpesta pora memangsa siput berlendir, cacing tanah dan keong. Setelah mereka tumbuh, beberapa beralih menjadi kanibalisme dan makan kunang-kunang lain, tetapi sebagian memakan serbuk sari dan nectar, dan beberapa tak makan apa pun sama sekali selama hidup mereka yang pendek.

Referensi :
[1] Buku Monster Alam, Serangga Terbang, Per Christiansen, Elex Media Komputindo.
[2] nationalgeographic.co.id
[3] http://sains.me/mengapa-kunang-kunang-bisa-mengeluarkan-cahaya/

#HijrahParenting
#CeritaHijrah
#CeritaHijrah22

Rumbel Homeschooling Ibu Profesional Goes to Gardening with 3Leaves Farm

Assallamualaykum teman-teman

Weekend kemarin berkegiatan apa bersama ayah bunda?
Tahu nggak teman, Faris dan Irbadh bersama teman-teman di rumbel Homeschooling baru saja melakukan kegiatan yang seru lho! Kegiatan tersebut biasa dilakukan oleh pak tani, yaitu bertani, beternak dan berkebun. Faris Irbadh dan teman-teman senang sekali bisa melakukan aktivitas di luar ruangan apalagi melibatkan fisik mereka, meskipun lelah tetapi mereka tetap menjalani kegiatan dengan antusias dan gembira ria. Selain anak-anak, ayah bunda pun terlihat excited bisa membersamai anak-anak sekaligus bermain di alam terbuka.

Aktivitas seru ini dilaksanakan di Kebun 3Leaves Farm, Sei Temiang, Batam. Di kebun tersebut, kita bisa berwisata edukasi, belajar dan bermain dengan alam. Suasana kebun yang asri juga menambah semangat anak-anak dan orang tuanya juga. Selain belajar menanam tanaman mulai dari menyediakan lahan, menabur benih hingga panen, anak-anak bisa belajar langsung teknologi pertanian hidroponik, rumah kompos dan mengenal green house. Anak-anak homeschooler dibagi menjadi dua kategori kelompok sesuai usianya yaitu kategori A untuk anak-anak dengan rentang usia 3-5 tahun dan kategori B untuk anak-anak dengan rebtang usia 6-10tahun. Setelah dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai usianya, anak-anak sudah siap mengikuti arahan instruktur dan mulai berkeliling kebun. Kegiatan hari ini dipandu oleh Om Roby, yang lebih suka disapa Kak Roby oleh anak-anak hahah.

 

Faris menyiapkan media tanam di bedengan

Setelah berbaris sesuai dengan tim masing-masing, anak-anak dipersilahkan menuju bedengan tempat media penanaman sayur. Kemudian mereka diajari cara menyiapkan media tanam dengan mengaduk tanah yang sudah dicampur dengan kompos sesuai perbandingan yang pas. Setelah media tanam siap, anak-anak menaburkan benih kangkung dan mengaduk kembali tanah yang sudah bercampur dengan kompos. Meskipun sedikit bau, tetapi anak-anak sangat semangat mengaduk dan bermain tanah. Setelah selesai menabur bibit, anak-anak melanjutkan kegiatan selanjutnya yaitu belajar memanen sayur.

 

 

Tak usah menunggu lama, anak-anak lanjut memanen sayur kangkung. Sambil memanen ayah bunda memberikan wawasan mengenai bagian-bagian tumbuhan seperti, akar, batang, dan daun. Anak-anak sangat senang bisa menyentuh langsung bagian dari tumbuhan yang biasanya mereka lihat di buku atau video saja. tanaman tersebut dan mereka berkesempatan untuk menanam secara langsung lho! Setelah dipanen anak-anak mencuci hasil panenannya sendiri dengan sedikit bantuan tim pengawas. Disini anak-anak belajar mengantri dan bersabar di dalam kelompok.

Setelah puas memanen, anak-anak istirahat sebentar untuk sekedar minum dan makan es mambo yang dibawa oleh kak Dwi, tim 3Leaves Farm. Lepas beristirahat, anak-anak beserta ayah bunda dipersilahkan untuk masuk ke greenhouse sayur dan mempelajari teknologi hydroponik.

 

Menengok Green House dan Teknologi Hydroponik

 

Faris mencoba memegang rockwoll dan mendengar penjelasan

 

Setelah berkebun, kali ini anak-anak mendapat pengetahuan baru mengenai apa itu greenhouse.
Greenhouse adalah sebuah bangunan yang dibentuk untuk menghindari dan merawat tanaman terhadap segala macam perubahan cuaca, green house juga dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai rumah kaca.

Green house memang dibuat dengan atap yang berbentuk melengkung dan juga biasanya dibuat dari bahan-bahan yang transparan seperti kaca, plastik uv, acrylic, dan lain sebagainya. Ada beberapa tujuan mengapa green house dibuat dengan atap yang tembus pandang, hal ini bertujuan agar cahaya matahari dapat masuk secara langsung untuk menyinari beberapa tanaman yang ada di dalam green house.

 

N2 tempat menunggu untuk dipindah ke pipa-pipa

Lalu apa Manfaat dari green house?

1.Sebagai sarana untuk melakukan pembibitan tanaman
Berkaitan dengan cuaca Batam yang tidak menentu dan bergantung angin laut sehingga membuat tanaman mudah rapuh, maka dari itu dengan dibuatnya green house ini dapat dijadikan sebagai sarana yang baik untuk melakukan pembibitan tanaman.

2. Sebagai tempat untuk melakukan merawat tanaman
Maksudnya untik merawat tanaman yang memiliki masalah seperti terkena hama, penyakit tanaman, dan lain sebagainya. Maka dari itu jika diletakkan di dalam green house ini dinilai akan aman sehingga tidak akan terkena penyakit lainnya yang ada diluar sana.

3. Sebagai tempat untuk membudidayakan tanaman tertentu
Ada beberapa tanaman yang hanya dapat tumbuh jika dirawat di tempat-tempat tertentu seperti tanaman holtikultura yaitu buah, sayur, bunga, tanaman herbal, dan juga beberapa tanaman hias. Tanaman jenis tertentu membutuhkan tempat yang harus terjaga dari sinar mataharinya, suhunya, kandungan airnya, dan lain sebagainya.

4. Sebagai sarana agro wisata. Selain mempunyai manfaat yang bisa dijadikan sebagai salah satu sarana untuk merawat tanaman, green house ini juga digunakan sebagai sarana agro wisata seperti petik buah, dan sayur.

Setelah melihat greenhouse anak-anak diajak ke ruang semai dan melihat teknologi hydroponik kincir. Bersama dengan Kak Maya Henni, ayah dan bunda semangat sekali berdiskusi dan mendapatkan pengetahuan baru. Selama ini konstruksi permanen alias statis menjadi pilihan dalam menanam sayuran hidroponik karena investasinya lebih murah. Itu artinya posisi tanaman tetap, tetapi nutrisi yang bergerak dengan cara merendam atau mengalir.

 

 

 

Berbeda dengan hidroponik kincir sepanjang 1,5 meter yang dapat memuat 40 tanaman itu. Nutrisi diam dalam bak, dan tanaman yang bergerak menyentuh nutrisi dengan cara berputar seperti kincir yang digerakan oleh mesin. Setiap kali berputar, seperempat pot tanaman akan terendam selama 3-4 detik.
Secara kelayakan ekonomis, model hidroponik kincir butuh investasi besar, tetapi bagi penghobi hydroponik, hidroponik kincir bisa menjadi pilihan kreasi dari model hidroponik yang ada.

Agenda terakhir anak-anak belajar ke rumah kompos. Rumah kompos merupakan bentuk kepedulian terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Kompos di kebun 3Leaves Farm, berasal dari kotoran hewan seperti sapi, kambing dan ayam.

Puas bertanya-tanya kepada tim 3Leaves anak-anak dan ayah bunda beristirahat sambil makan salad dan infused water yang disediakan oleh panitia. Berkunjung ke kebun 3Leaves rasanya seperti bertemu keluarga kedua, mereka sangat hangat dan terbuka berbagi informasi seputar gaya hidup dan makanan sehat.
Kegiatan berkebun ini dilakukan agar anak-anak bisa dekat dengan alam, mengenal macam-macam tanaman dan menghargai profesi petani yang sudah membantu menyediakan bahan makanan yang kita perlukan sehari-hari.

Ayah dan bunda pun senang melihat pemandangan yang hijau serta mendapat banyak pelajaran mengenai berbagai macam tanaman, cara menanam dan nutrisi apa saja yang terkandung di dalamnya. Anak-anak juga tidak malu untuk bertanya kepada kakak-kakak yang memandu kegiatan berkebun hari ini.

Dengan berkegiatan di alam dapat menumbuhkan minat yang berhubungan dengan alam, karena banyak kegiatan yang mereka lakukan. Seperti bermain kunga kitiran, mengamati ulat, belalang dan cacing serta banyak kegiatan outdoor yang jarang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menambah wawasan anak-anak mengenai sayuran yang mereka makan sehari-hari melalui proses yang panjang, mulai dari menanam, pemeliharaan, dan memanen. “Banyak pelajaran yang bisa anak-anak dan ayah bunda ambil dari kegiatan kita hari ini. Bagaimana seharusnya kita mencintai bumi yang memberikan banyak hal kepada manusia. Sudah seharusnya kita menjaga bumi yang Allah beri,” ujar Ibu Maya Henny selaku komisaris PT Kebun Hijau Agrindo. Tak lupa usai kegiatan berkebun kita berfoto lengkap bersama tim dari 3Leaves Farm.

 

 

Foto Bersama Keluarga Rumbel Homeschooling Ibu Profesional Batam dan Tim £Leaves Farm

 

 

 

 

 

 

#HijrahParenting
#CeritaHijrah
#CeritaHijrah19

Percobaan Elephant Toothpaste bersama Hijrah Little Scientist

Anak-anak saya senang sekali main sains yang hasil percobaan bikin terkaget-kaget, yang reaksi kimianya heboh macam gunung meletus atau bahkan granat meledak.

Percobaan ledakan pasta gigi atau exploding toothpaste ini salah satu percobaan kimia yang menarik untuk di coba, seperti namanya yaitu ledakan pasta gigi (Exploding Toothpaste), namun terkadang percobaan ini juga disebut elephant’s tootpaste atau pasta gigi gajah. percobaan ini akan terlihat seperti semburan pasta gigi yang kuat dan cepat.

Namun pada percobaan ini kita akan memakai bahan yang cukup berbahaya yaitu H2O2 atau Hidrogen Peroksida. Oleh karena itu anak-anak tidak boleh melakukan percobaan ini sendiri tanpa bantuan orang tua.

Dimana kita dapat menemukan H2O2 ini? Kita dapat beli di apotek atau kalau mau gampang memakai bahan yang ada di rumah, misalnya saya pakai pemutih pakaian merk “Vanish”  karena 90% mengandung zat aktif H2O2.

Baiklah marilah kita mulai percobaan bersama little scientist Hijrah Parenting ini dia alat dan bahan yang harus dipersiapkan:

Bahan-Bahan :

2 sachet vanish
1 bungkus ragi boleh merk apa saja, saya pakai saf instant
Air hangat
Sabun cuci piring cair
Pewarna makanan (optional)
Botol bermulut kecil
Corong

Langkah – Langkah :

1. Masukkan hidrogen peroksida ke dalam botol, tambahkan sabun cuci piring (dikira-kira saja banyaknya disesuaikan dengan ukuran botol) dan pewarna makanan. Sisihkan.

2. Larutkan ragi ke dalam air hangat, masukkan ke dalam botol. (sebaiknya melarutkan raginya sesaat sebelum dimasukkan botol). Odol gajah tidak berhenti henti keluar.

Hasil percobaan Faris dan Irbadh reaksinya tidak terlalu naik karena raginya kelamaan masukinnya. Faris maunya disendokin satu-satu. Btw penasaran ga sih, ada fakta sains apa di balik odol gajah ini? Sebenarnya kalau mendokumentasikan kegiatan yang berhubungan dengan permainan sains, saya mencatat disini agar tidak lupa saja hehe. Penjelasan kepada anak-anak saya buat sesederhana mungkin agar mudah dipahami dan dikorelasikan dengan pertanyaan yang muncul dari anak-anak.

Fakta Sains
Reaksi ini terjadi karena adanya pelepasan oksigen H2O2 (hidrogen peroksida) yang dipicu oleh ragi sebagai katalis.

Busa lembut yang keluar itu adalah kumpulan dari busa kecil yang berisi oksigen. reaksi ini juga termasuk eksotermis, karena bukan cuma terjadi busa tapi juga panas.

2H2O2 → 2H2O(l) + O2(g)

elephant toothpaste
hasil semburan dari reaksi kimia

#HijrahParenting
#CeritaHijrah
#CeritaHijrah19