Menemukan Magnet dalam Kehidupan Sehari-hari

Siapa yang sudah pernah melihat atau memegang magnet? Tentunya magnet sudah tidak asing lagi bagi kita semua kan, benda yang satu ini merupakan benda yang bisa menarik atau menempel pada logam.

Apa sih magnet itu?

Jadi, magnet adalah suatu obyek yang mempunyai suatu medan magnet. Kata magnet (magnit) berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu magnesian. Pada saat ini, suatu magnet adalah suatu materi yang mempunyai suatu medan magnet. Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub utara  dan kutub selatan. Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub. Nah magnet itu dapat menarik benda lain terutama menarik logam.

Ada salah satu jenis gaya yang kuat tetapi tidak dapat dilihat. Gaya ini dapat mendorong atau menarik benda tertentudengan kekuatan yang besar. Iya! Gaya yang aneh ini berasal dari magnet. Magnet banyak digunakan pada peralatan sehari-hari. Hari ini, Faris menemukan banyak benda-benda di rumah yang ternyata cara bekerjanya memakai magnet. Apa saja hasil temuan Faris?

  1. Magnet di dalam Harddisk

Faris terheran-heran ketika Mama menjelaskan bahwa informasi itu dapat disimpan dalam sebuah harddisk. Selama ini, ia berpikir keras kenapa ya kok bisa gitu Mama dan Papanya menyimpan foto atau video di dalam harddisk. Hebohnya lagi, ternyata kita bisa loh memutar ulang foto atau video yang kita simpan di dalam harddisk untuk dilihat kembali melalui laptop atau TV. Faris penasaran bagaimana cara kerja sebuah harddisk. Mama pun terheras-heran, jauh sekali analisanya hihi.Jadilah Mama memberikan pengetahuan dasar terlebih dahulu bahwa sebuah harddisk biasanya tersusun atas tumpukan logam berbentuk lingkaran. Setiap logam dilapisi dengan lapisan magnet yang sangat tipis. Nah ketika diaktifkan piringan harddisk berputar berlawanan dengan arah jarum jam sehingga mengakibatkan piringan harddisk tersebut berputar dengan kecepatan sangat tinggi, sedangkan head akan mengambang pada piringan harddisk. Pada saat mengambang itu baru head melakukan pembacaan dan menulis, yaitu dengan cara spindle motor tersebut akan menggerakkan platter dan mengatur tekanan udara dengan slider agar tidak tersentuh platter, jadi head itu akan membaca data tersebut melalui udara.

2. Magnet pada pintu kulkas

Magnet kecil yang berbentuk seperti kancing dapat berguna untuk menempelkan kertas di pintu kulkas. Magnet ini biasanya dilapisi plastik di bagian luarnya. Namun, ternyata magnet juga dapat menembus kertas yang tipis bahkan Faris dan Irbadh mencoba menempelkan magnet di antara telinganya dan menempel. Akan tetapi, kekuatannya akan berkurang jika menggunakan kertas yang tebal atau sebuah kartu. Coba perhatikan pintu lemari es. Mengapa pintu lemari es dapat menutup dengan kuat dan rapat? Hal tersebut dikarenakan di sekeliling sisi pintu lemari es terdapat magnet. Sebuah magnet yang panjang diletakkan di dalam karet sepanjang pintu lemari es. Lemari es terbuat dari baja, jadi magnet akan membuat pintu lemari es menutup dengan rapat ketika kamu menutupnya. Pintu lemari es yang tertutup rapat dapat menjaga suhu di dalam tetap dingin sehingga makanan dan minuman di dalamnya tetap segar.

3. Magnet pada kompas

Siapa yang tahu apakah kompas itu? Kompas adalah alat yang bekerja menggunakan magnet dan fungsinya untuk menentukan arah mata angin. Jarum kompas yang terbuat dari magnet dapat berputar-putar mengikuti medan alami bumi sehingga dapat menunjukkan arah utara dan selatan.

4. Magnet pada headphone

Headphone dapat menghasilkan suara ketikamagnet di dalamnya menggetarkan lapisan tipis yang disebut diafragma. Suara yang dihasilkan headphone akan lebih besar apabila magnet menggetarkan diafragma dengan kuat.

5. Magnet pada motor listrik

Pernah menyadari tidak sih kalau ternyata magnet juga diperlukan pada mesin motor loh. Motor listrik tersusun atas kumparan kawat yang dapat berputar dan magnet permanen. Saat dialiri arus listrik, kumparan akan berubah menjadi elektromagnet. Ingat, bahwa magnet selalu mempunyai dua kutub magnet. Saat menjadi elektromagnet, kutub magnet pada kumparan ada yang mendekat dan ada yang menjauhi magnet permanen. Hal ini menjadikan kumparan tersebut berputar mengitari magnet permanen terus menerus sehingga motor listrik dapat berputar. Bayangin deh, manusia sangat bergantung pada motor listrik yang terdapat dalam peralatan sehari-hari, mulai dari sikat gigi elektrik, mesin cuci, alat pengering baju, vacuum cleaner, hingga blender.

6. Magnet pada derek

salah satu tayangan di nat-geo

Banyak badan mobil yang terbuat dari baja. Di tempat barang-barang bekas, mobil besar yang telah rusak dapat diangkat menggunakan elektromagnet dari sebuah derek. Elektromagnet juga dapat digunakan untuk memisahkan barang-barang yang terbuat dari baja dan bahan lainnya. Dengan demikian, barang-barang tersebut akan mudah didaur ulang. Membantu sekali kan, teman?

7. Magnet pada kereta super cepat

Hasil membaca buku tentang serba serbi kereta, kami menemukan fakta ternyata magnet juga digunakan pada kereta supercepat. Magnet dipasang pada bagian bawah kereta, sedangkan magnet lain berada di rel. Kutub magnet di kereta dan rel adalah sejenis, sehingga dihasilkan gaya tolak menolak. Saat bergerak atau kereta digunakan maka kereta seolah-olah bergerak melayang di atas rel.Hal ini akan membuat kereta bergerak sangat cepat, karena hampir tidak ada gaya gesek antara kereta dengan rel, Jenis kereta yang menggunakan magnet ini disebut kereta maglev, singkatan dari magnet levitation (magnet apung).

Itulah hasil bermain sambil belajar anak-anak hari ini, insyaAllah besok kita lanjut bebikinan lagi ya dengan tema magnet. Salam  😆

Referensi :

[1]Ensiklopedia Bocah Muslim, Mizan

[2]Misteri Sains Fisika Fantastis, Tiga Ananda.

[3]http://fachmihusein.blogspot.co.id/2013/11/komponen-dan-cara-kerja-harddisk.html#

Mengenal Geometri melalui Permainan

Hari ini kami belajar matematika, khususnya geometri. Iya geometri hihi, sebenarnya anak-anak juga belum ngeh apa itu geometri. Cuma invitation to play hari ini datang dari Faris yang menganalisa bentuk-bentuk yang menyusun rumahnya. Jadi hasil pengamatan Mama hari ini, Faris melihat bagian dari rumahnya kemudian ia menyimpulkan bahwa rumahnya tersusun atas berbagai macam bentuk.

”Ma, coba deh lihat Faris nemuin persegi panjang di pintu rumah.” kata Faris kepada Mama yang masih asyik dengan pekerjaan domestik.

”Iya, Fa. Terus ada bentuk apalagi dong di dalam rumah ini?” tanya Mama menanggapi bocah yang masih sibuk melakukan pengamatan.

”Kayaknya ada bentuk jajar genjang deh Ma di atas genteng rumah kita. Terus ada juga persegi yang ditumpuk di jendela kamar depan.” Rasanya ingin tertawa ketika mendengar pernyataanya mengenai bentuk persegi yang ditumpuk. Ya Alloh betapa lucunya ia berusaha menggambarkan apa yang ada di dalam pikirannya itu kepada Mama.

Dari situlah akhirnya kita memutuskan untuk membahas mengenai geometri, semoga Allah mudahkan nh emak yang gagap matematika agar bisa memberikan penjelasan dan menjadi fasilitator yang sabar untuk hari ini.

Apa itu Geometri?

Pengertian geometri menurut Wikipedia.org, “Geometri (Yunani Kuno: geo-“bumi”,-metron “pengukuran”) adalah cabang matematika yang bersangkutan dengan pertanyaan bentuk, ukuran, posisi relatif tokoh, dan sifat ruang”.

Sedangkan menurut Prihandoko Antonius C. (2006 : 174) dalam sebuah jurnal mengungkapkan bahwa : geometri merupakan salah satu sistem dalam matematika yang diawali oleh sebuah konsep pangkal, yakni titik. Titik kemudian digunakan untuk membentuk garis dan garis akan menyusun sebuah bidang. Pada bidang akan dapat mengonstruksi macammacam bangun datar dan segi banyak. Segi banyak kemudian dapat dipergunakan untuk menyusun bangun-bangun ruang.

Menurut definisi tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa geometri adalah cabang ilmu matematika yang mempelajari tentang bentuk, ruang, komposisi beserta sifat-sifatnya, ukuran-ukurannya, dan hubungan antara satu dan lainnya.

Mengenalkan Geometri Kepada Anak Usia Dini

Prinsip yang saya pegang ketika memfasilitasi kegiatan belajar anak-anak adalah menanti kesiapan dalam diri anak. Artinya belajar sebagai suatu proses membutuhkan aktifitas baik fisik maupun psikis, selain itu kegiatan belajar pada anak harus disesuaikan dengan tahap-tahap perkembangan mental anak, karena belajar bagi anak harus keluar dari anak itu sendiri. Mungkin metode yang keluarga kami terapkan saat ini cenderung menuju ke arah unscholing sebab meskipun saya membuat lesson plan dan target tetapi proses belajar dalam keluarga kami follow our children.

Anak usia preschool berada pada tahapan pra-operasional kongkrit yaitu tahap persiapan kearah pengorganisasian pekerjaan yang kongkrit dan berpikir intuitif dimana anak mampu mempertimbangkan tentang besar, bentuk dan benda-benda didasarkan pada interpretasi dan pengalamannya (persepsinya sendiri).

Masa Peka Berhitung Pada Anak

Kata mentor montessori saya. Mbak Sarah, apabila anak sudah menunjukan masa peka (kematangan) untuk berhitung, maka orang tua sebagai fasilitator harus tanggap untuk segera memberikan layanan dan bimbingan sehingga kebutuhan anak dapat terpenuhi dan tersalurkan dengan sebaik-baiknya menuju perkembangan kemampuan berhitung yang optimal.

Anak usia preschool adalah masa yang sangat strategis untuk mengenalkan berhitung alias matematika, karena pada tahapan usianya usianya ini mereka sangat peka terhadap rangsangan yang diterima dari lingkungan. Rasa ingin tahunya yang tinggi akan tersalurkan apabila mendapat stimulasi/rangsangan/motivasi yang sesuai dengan perkembangannya. Apabila kegiatan berhitung diberikan melalui berbagai macam permainan tentunya akan lebih efektif karena bermain merupakan wahana belajar anak sesuai dengan minat, kebutuhan dan kemampuannya.

Faris mencoba mengikuti pola dengan meletakkan bentuk geometrinya

Membangun konsep geometri pada anak kami mulai melalui proses belajar mengidentifikasi bentuk-bentuk, menyelidiki bangunan dan memisahkan gambar-gambar biasa seperti segi empat, lingkaran, segitiga. Belajar konsep letak seperti dibawah, di atas, kiri, kanan meletakkan dasar awal memahami geometri. Dan tantangan hari ini, Faris mencoba membuat pola geometri dari berbagai macam bentuk yang sudah ia kenali. Sedangkan Irbad, ia belajar warna dan mengelompokkan bentuk yang sama.

Catatan dari kegiatan hari ini untuk Faris 

  1. Faris semakin berkembang dalam kegiatan mengidentifikasi dan menggolongkan bentuk suatu benda. Ia bahkan mampu menganalisis jenis-jenis bentuk dari suatu benda.
  2. Faris mulai mengkategorikan atribut-atribut yang sama dan berbeda dengan gambar kemudian dibandingkan benda-benda yang berada di ingkungan sekitarnya.
  3. Faris mulai tertarik untuk berkreasi menciptakan sebuah bentuk benda melalui potongan geometri.

Catatan dari kegiatan hari ini untuk Irbad

  1. Irbadh mulai bisa membedakan beberapa warna primer.
  2. Irbadh suka mencoba memasangkan beberapa bentuk geometri yang warnanya sama, artinya ia sedang tertarik memisahkan dan mengelompokkan bentuk yang warnanya sama.
  3. Irbadh tertarik untuk menumpuk beberapa bentuk menjadi sebuah bangunan ala imajinasinya.
  4. Irbadh mulai belajar mengenal beberapa nama bentuk seperti segitiga yaitu bangun yang memiliki tiga sisi,sedangkan jajar genjang adalah segi empat yang sisi-sisinya sepasang sejajar. Persegi panjang adalah jajar genjang yang suatu sudutnya siku-siku. Segi empat adalah suatu jajar genjang yang dua sisinya berurutan sama panjang. Trapesium adalah suatu segi empat yang memiliki tepat sepasang sisi yang sejajar. Lingkaran adalah garis lengkung yang bertemu kedua ujungnya.
menegenal geometri melalui permainan creative patern learning kit

Catatan Untuk Tahapan Kegiatan Belajar Selanjutnya

Pengetahuan mengenai geometri yang harus dikembangkan pada anak preschool antara lain :

  1. Memilih benda menurut warna, bentuk, dan ukurannya.
  2. Mencocokkan benda menurut warna, bentuk, dan ukurannya.
  3. Membandingkan benda menurut ukuran besar, kecil, panjang, lebar, tinggi, dan rendahnya.
  4. Mengukur benda secara sederhana.Mengerti dan menggunakan bahasa ukuran, seperti besar-kecil,tinggi-rendah, dan panjang-pendek.
  5. Menciptakan bentuk dari kepingan geometri.
  6. Menyebut benda-benda yang ada di sekitarnya sesuai dengan bentuk geometri.
  7. Mencontoh bentuk-bentuk geometri.

Ini cerita kami ketika mengenal geometri, kalau teman-teman belajar apa hari ini?

Worldschooling Part 1 : Belajar Matematika

Assallamualaykum teman-teman, alhamdulillah kemarin Faris ikut Papa berdinas ke Tanjung Pinang. Senangnya Faris dan Irbadh bisa ngikut jalan-jalan sambil belajar banyak hal tentunya. Ceritanya kami berangkat dari Batam menggunakan speedboat Oceana melalui pelabuhan Punggur dengan jadwal pemberangkatan pukul 10.00 WIB. Dengan sedikit terburu-buru dan packing seadanya jadilah kami berangkat, bismillahirrahmanirrahim.
Saya dan rombongan kantor suami tiba di Pelabuhan pukul 09.50 WIB. Kemudian kami lanjut membeli tiket kapal dan masuk ke kapal karena sebentar lagi kapal akan berangkat.

Perjalanan kami alhamdulillah berjalan lancar, cuaca pun mendukung. Meskipun anak-anak baru sembuh dari flu dan masih sedikit meler alhamdulillah mereka tidak rewel selama perjalanan. Empat puluh menit perjalanan laut terasa singkat karena keceriaan anak-anak. Saya dan Shabrina, teman kantor suami ngobrol sampai kemana mana sampai-sampai tidak sadar speedboat sudah sampai Pelabuhan Sri Bintan Pura.

Setelah turun dari kapal dan berjalan menuju gerbang keluar pelabuhan kami sudah dijemput oleh mobil hotel CK Tanjung Pinang, tempat kami menginap. Biaya setiap penjemputan Rp 120.000,- yang menurut saya masih worth it jika dipakai untuk penjemputan rombongan keluarga atau wisatawan dengan jumlah rombongan banyak sebab satu mobil muat hingga 12 penumpang.

Menginap di Hotel CK Tanjung Pinang

Pukul 12.30 kami sampai di hotel CK Tanjung Pinang, hotel bintang empat yang terletak di RH Fisabilillah KM.8 No.10, Batu IX, Tanjungpinang, Tanjungpinang, Kepulauan Riau 29125

Hotel berkapasitas 260 kamar ini, menawarkan pilihan bervariasi, termasuk Presidential Suite. Tipe kamar lainnya seperti Superior, Deluxe, Deluxe Balcony, Premier, Suite, dan Executive Suite pun dapat dipilih sesuai dengan budget Harga kamar di hotel ini mulai dari Rp 888.888,- per malam sudah termasuk sarapan untuk dua orang. Selain kamar, hotel juga dilengkapi fasilitas 20 ruang pertemuan, satu ballroom berkapasitas 3.000 orang yang cocok digunakan berbagai event seperti weeding party, seminar atau kegiatan rapat oleh instasi pemerintah maupun swasta.

Selain itu ada juga fasilitas pendukung seperti Soleil Restaurant, Oasis Coffee Bar, Valiant Music Lounge, Solitaire Fitness Centre, Aquatic Swimming Pool, SPA & Massage serta KTV.

Fasilitas-fasilitas tersebut juga dilengkapi dengan layanan seperti Airport Transfer Service (on request), Room Service 24 jam juga koneksi internet nirkabel gratis (Free Wifi).

Bangunan lobi hotel ini begitu megah dan mengusung tema classic. Terlihat dari interior dan pemilihan furniture yang begitu elegan. Terdapat beberapa kursi besar yang dapat digunakan untuk bersantai dan ngobrol bersama. Kolam renang hotel ini ada dua untuk anak – anak dan dewasa. Kolam khusus untuk anak-anak dilengkapi dengan arena bermain berupa seluncuran, mini wall climbing hingga ayunan jadi anak-anak bisa puas berenang disini.  Itulah sekilas hotel tempat kami menginap. Penasaran? Kalau berkunjung ke Tanjung Pinang, hotel ini boleh dicoba  🙂 

Mengenal Angka lewat Permainan

Bermain bersama anak adalah cara terbaik untuk membantunya belajar. Flashcard dan aneka worksheet akan membuat anak seusia Faris dan Irbadh jenuh. Itulah sebabnya mengapa permainan mencari angka atau huruf bisa dijadikan alternatif mengenalkan angka dan menumbuhkan minat belajar sesuai dengan keterampilan anak usia dini. Selain menjalin kelekatan, belajar pun dilakukan secara fun! Meskipun hari ini kami sedang outing, tetapi kesempatan belajar ada dimana saja loh. Penasaran Faris belajar apa saja? Teman-teman harus mencoba ide bermain ini ya!

1. Belajar mengklarifikasi Angka Melalui Tombol Panel Lift
Mengurutkan angka adalah cara lama, tetapi bisa diandalkan keampuhannya untuk melatih anak mengurutkan angka. Jadi, ketika Mama dan anak-anak hendak menuju kamar hotel tempat kami menginap Faris diberikan kepercayaan untuk menekan tombol panel di sisi pintu lift. Mungkin terlihat ribet dan lama pastinya tetapi inilah proses belajar. Melalui tombol panel lift Faris bisa menyentuh dan mengurutkan serta menyebutkan angka kecil sampai terbesar. Ia pun mulai memahami kuantitas lewat banyaknya lantai yang ia lewati dalam perjalanan menuju ke kamar. Misalnya ketika ia menekan tombol angka 6, maka sebanyak 5 lantai akan ia lewati sebelum sampai di lantai 6.

2.Belajar dari Nomor Kamar dan Nomor Telepon
Buat anak lebih akrab dengan angka lewat aktifitas mencari nomor kamar dan memencet tombol telepon. Caranya, minta anak-anak mencocokkan angka yang tertera di kunci kamar hotel dengan angka yang ditempel di depan kamar. Anak-anak heboh sendiri mencari angka 6, kebetulan nomor kamar kami unik 666.  Lumayanlah untuk pemanasan mengenal angka 6. Kemudian Mama menulis nomor handphone Mama dan meminta anak-anak menelpon Mama. Kebetulan sekali tema lesson plan minggu ini adalah mengenal alat telekomunikasi dan anak-anak diajak untuk belajar adab berbicara melalui telepon. Tak perlu lama-lama. yang penting anak-anak bisa belajar mengenal angka lewat nomor kamar dan nomor telepon. Atau, bisa juga ketika Mama akan menelpon Uti maka anak-anak diminta untuk menyambungkan nomornya. Tentu di bawah pengawasan Mama. Cara ini lumayan mengasyikan karena akan membuat anak lebih mengenal angka.

3. Belajar dari Benda di Sekitar Kita
Ajak anak-anak mengamati sekitar dan cobalah cari bentuk-bentuk yang akan diperkenalkan. Perkenalkan pada anak bentuk bujur sangkar, segitiga, lingkaran dan aneka bentuk lainnya. Mereka pasti senang diperkenalkan dengan bentuk-bentuk ini. Misalnya televisi yang berbentuk persegi panjang, toilet yang berbentuk lonjong atau gelas yang berbentuk lingkaran. Kemudian ajak mereka menggambar dan menirukan bentuk-bentuk itu meski belum sempurna.

Melalui kegiatan ini anak-anak menjadi lebih akrab dengan matematika sebab matematika ada di sekitar kita. Di rumah, di kantor, di pasar, di super market, di hotel, bahkan di tubuh kita. Dunia nyata, kehidupan sehari-hari dan lingkungan di sekitar kita adalah sumber belajar matematika. Menanamkan suatu konsep matematika sebaiknya tidak diawali dengan woro-woro layaknya Mama masih di bangku sekolah sekian tahun silam. Dimana Mama sebagai siswa diberikan sebuah materi pelajaran hari ini dan dilanjutkan contoh soal dan latihan. Sepertinya cara jadul itu belum memberikan efek positif dalam diri Mama yang pada dasarnya memang tidak menyukai matematika bahkan menganggap matematika sebagai momok. Melalui pengalaman belajar yang kaku seperti itu menyadarkan Mama bahwa anak-anak perlu dihadapkan pada suatu masalah atau fenomena yang kontekstual.

Seperti hari ini, anak-anak saya minta untuk mengamati, menanyakan hal-hal terkait fenomena atau masalah dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Kemudian mengolah informasi tersebut untuk memecahkan masalah atau mengkonstruksi suatu konsep matematika berdasarkan informasi yang telah didapat dan diolahnya. Terakhir, mereka dapat mengkomunikasikannya baik secara lisan maupun tertulis. Mau tau keseruan pejalanan kami yang lainnya? Jangan lupa tetap ikuti kelanjutan cerita perjalanan worldschooling kami ya. 

8 Manfaat Fieldtrip (Dadakan) ke Kantor Pemadam Kebakaran

 

Kunjungan ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran adalah salah satu aktivitas yang digemari anak-anak saya. Kalau kata Ustadz Harry Santosa, istilahnya tour de tallent. Sebenarnya kunjungan kali ini, Faris hanya menemani Mama mencari informasi untuk agenda playdate rumbel homeschooling selanjutnya. Sebenarnya apa saja sih manfaat mengajak anak-anak pergi ke kantor pemadam kebakaran?

  1. Mengenal profesi secara konkret

Ketika di rumah anak-anak belajar mengenal profesi melalui buku yang dibaca atau tayangan di video. Biasanya Faris belajar tentang macam-macam profesi dan apa saja tugas setiap profesi hanya lewat buku, namun kali ini ia bisa melihat dan memegang langsung mobil dan peralatan yang digunakan bekerja seorang petugas pemadam kebakaran.

Melalui kegiatan berkunjung ke kantor pemadam kebakaran inilah anak-anak dapat belajar mengenal profesi pemadam kebakaran secara langsung dan melihat kegiatan apa saja sih yang dilakukan oleh pemadam kebakaran, tidak hanya melalui gambar.

  1. Mengasah Kemampuan Motorik

Saat mengunjungi kantor pemadam kebakaran, anak-anak akan belajar dengan memanfaatkan panca indera mereka. Mereka melihat, membau, meraba, dan mendengar segala sesuatu tentang pemadam kebakaran karena mereka dikenalkan juga bab mengenai keselamatan kerja yang berhubungan dengan api agar lebih aware lagi apabila ada kejadian yang berhubungan dengan api,

  1. Melihat obyek secara riil

Saat mengunjungi pemadam  kebakaran, anak-anak tidak hanya belajar melalui fasilitator atau sekedar memanfaatkan media-media yang bisa dilihat anak, seperti gambar atau film. Melalui kegiatan kunjungan ke kantor pemadam kebakaran anak-anak dapat melihat secara nyata siapa itu pemadam kebakaran, alat apa saja yang digunakan, bagaimana bentuk kendaraannya, dan aneka benda atau obyek lainnya secara nyata.

  1. Praktek On The Spot

Melalui kunjungan ini anak-anak biasanya akan diajak untuk belajar cara memadamkan api. Namun, kemarin Faris belum bisa berpraktek karena kemarin kita baru melihat-lihat terlebih dahulu. Anak-anak biasanya akan secara langsung diajari proses memadamkan api dengan cara sederhana, misalnya cara menyiramkan air ke api dengan selang, cara memadamkan api dengan kain basah, dan lainnya. Pembelajaran seperti ini tentu sangat penting dipahami oleh anak, mengingat bahaya bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Jadi siapa yang mau ikut fieldtrip mengenal profesi pemadam kebakaran?

  1. Mengajarkan Sikap Menghargai Semua Profesi

Banyak anak-anak bercita-cita sebagai dokter, pilot, astronot, dan profesi keren lainnya. Namun jarang diantara anak-anak yang memiliki cita-cita sebagai pemadam kebakaran. Dengan mengajak anak berkunjung ke kantor dinas pemadam kebakaran, anak-anak insyaAllah akan menjadi semakin paham akan keberadaan profesi pemadam kebakaran bagi masyarakat serta apa saja jasa mereka.

  1. Memahami cara menyelamatkan diri

Musibah bisa terjadi kapan saja, korban dari segala musibah pun tidak hanya orang dewasa saja, namun musibah bisa menimpa siapa saja, mulai dari anak-anak hingga para manula. Jadi, tidak ada salahnya anak usia dini memahami cara menyelamatkan diri. Di kantor pemadam kebakaran, anak-anak akan belajar tentang cara menyelamatkan diri dari bahaya api atau kebakaran. Ada banyak cara penyelamatan diri yang perlu diajarkan kepada anak-anak, misalnya dengan mengajari anak berenang, mengajari anak menjauhi colokan listrik, mengajari anak cara memanfaatkan pisau, dan lainnya.

  1. Melatih anak agar tidak panik ketika mereka dalam kondisi terdesak

Saat bahaya datang, biasanya reaksi perasaan anak adalah ketakutan atau kecemasan. Maka dari itu, anak-anak harus belajar tentang cara memadamkan api, satu karakter yang pasti diajarkan kepada anak-anak adalah ketenangan dalam mengatasi bahaya. Bagaimana pun ketakutan dan kecemasan bukanlah reaksi yang baik saat bahaya datang. Anak-anak yang sudah lebih besar dapat belajar cara mengatasi musibah dengan ketenangan, dan belajar untuk tetap tenang ketika suatu permasalahan datang.

  1. Meningkatkan kemampuan bersosialisai dengan anak-anak yang lain

Saat berada di kantor dinas pemadam kebakaran, anak-anak akan mengenal beberapa orang baru, misalnya petugas satpam, petugas pemadam kebakaran, atau mungkin juga tukang kebun. Mereka akan mengenal beberapa orang baru dan orang-orang di luar lingkungan sekolah. Hal ini membantu mengembangkan kecerdasan sosial anak.

Oiya, untuk info kunjungan edukasi, harus mengajukan melalui surat permohonan yang ditujukan kepada staff kantor Pemadam Kebakaran BP Batam. Setelah mendapatkan ACC, pihak kantor akan menghubungi perwakilan sekolah/komunitas mengenai jadwal untuk kunjungan edukasi. Setiap kunjungan edukasi, anak-anak boleh didampingi dengan Ibu/Bapak masing-masing. Apa saja kegiatan yang ditawarkan dalam kegiatan kunjungan ini?

Pertama, tidak lain dan tidak bukan penjelasan mengenai profesi pemadam kebakaran, kegiatan kerjanya seperti apa dan anak-anak diizinkan mencoba baju alias seragam petugas damkar beserta topinya demi menjaga keamanan.

Kedua, anak-anak dikenalkan kepada alat apa saja yang digunakan seorang petugas Pemadam Kebakaran serta fungsi masing-masing alat termasuk yang berada di dalam mobil.

Ketiga, ibu-ibu mendapatkan penjelasan mengenai keselamatan kerja di rumah dan bagaimana cara-cara menghadapi situasi terdesak.

Terakhir, anak-anak diberikan kesempatan untuk mencoba dan berkeliling naik mobil damkar.Seru!

Siapa mau belajar memadamkan api bersama Faris? Yuk, ikutan agenda playdate rumbel HS Ibu Profesional Batam

Menyayangi Hewan Sebagai Wujud Cinta Kepada Allah SWT

 

Terkadang mungkin kita geram apabila ada kucing atau binatang lain yang tidak sengaja masuk ke dapur dan memakan makanan kesukaan kita. Bahkan, karena ulahnya itu terkadang kita lepas kontrol. Bahkan memukulnya habis-habisan, astagfirullah. Padahal, jika kita mau berfikir sejenak, kita akan menyadari bahwa tindakan yang sedemikian itu salah. Binatang seperti kucing tidak akan memakan makanan seseorang kecuali pemiliknya lalai, tidak menjaganya atau tidak menaruh pada tempat yang aman. Hiks. Ini sih curhatan emak-emak yang sering kecolongan dapurnya.

Sebagai seorang Muslim, kita dilarang berbuat semena-mena terhadap binatang, apalagi menyiksanya. Islam mengajarkan kepada umatnya berbuat baik bukan hanya kepada sesama manusia, tapi juga kepada binatang. Bahkan binatang yang najis sekalipun, semisal anjing atau babi. Sebab, pada hakikatnya segala makhluk di dunia ini seperti binatang dan lainnya senantiasa bertasbih (memuji) Allah SWT. 

Sore ini kami berjalan-jalan ke taman depan kompek, anak-anak senang sekali karena bertemu dengan kucing. Maklumlah semenjak kelinci peliharaan kami mati, kami belum berencana untuk memelihara hewan lagi di rumah. ”MasyaAllah, bulunya lembut banget ya Ma. Bagus lagi warnanya,” Kata Faris kepada Mama. ”Iya, siapa yang menciptakan Fa? MasyaAllah nggak galak lagi kucingnya, Fa.” Kata Mama sambil terkekeh melihat kelakuan kucing yang sangat menggemaskan ini.”Allah, Ma yang menciptakan. Siapa ya Ma nama kucingnya? Muezza bukan? kaya kucing Rasulullah SAW.” Timpal Faris.

 

 

 

Sedangkan adiknya, Irbadh asyik sekali bercengkerama bersama kucing putih itu. Ia sangat senang sekali dengan hewan kucing, bahkan kalau bisa rasanya ingin ia bawa pulang kerumah dan memelihara kucing itu.

Dari kegiatan kita sore ini, anak-anak belajar juga tentang adab-adab terhadap binatang. Berikut ini merupakan adab-adab terhadap binatang, yaitu 

  1. Memberi Makan dan Minum. Sama seperti halnya manusi, binatang juga butuh makan dan minum. Binatang juga merasakan lapar, haus. Untuk itu kita diharuskan memeliharanya dengan memberinya makan dan minum. Kita dilarang membiarkannya kelaparan atau kehausan, karena perbuatan ini dapat menjerumuskan pelakunya pada api neraka. Rasulullah Saw pernah menceritakan ada seorang perempuan disiksa karena seekor kucing dikurungnya sampai mati.
  2. Menyayangi. Menyangi dan mengasihi hewan sangat dianjurkan oleh agama. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits, orang yang menyayangi siapa saja, termasuk binatang, akan disayangi oleh siapa saja yang di langit. Beliau sendiri sangat menyangi terhadap binatang. Terbukti, beliau memilih memotong lengan jubbahnya yang ditiduri kucing, dari pada membangunkan dan mengusirnya.
  3. Tidak Mendzolimi. Dzolim adalah perbuatan yang dilarang agama. Kepada siapa saja kita tidak diperbolehkan berbuat dzolim, termasuk terhadap hewan. Misalnya, membebaninya dengan pekerjaan-pekerjaan yang di luar kemampuannya. Allah mengaruniaikan binatang untuk kita pelihara dan kita gunakan dengan baik.

     Diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda yang artinya :

 “Takutlah kepada Allah dalam (memelihara) binatang-binatang yang tak dapat bicara ini. Tunggangilah mereka dengan baik, dan berilah makan dengan baik pula.”

Termasuk tidak mendzolimi hewan adalah tidak memberi cap dengan besi yang dipanaskan pada wajah binatang, karena hal ini, Allah akan melaknat terhadap orang yang melakukannya.(HR Muslim)

4. Menyembelih dengan MenyenangkanJika kita ingin menyembelih atau membunuhnya, hendaknya kita melakukannya dengan baik, karena Rasulullah bersabda:

Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik kepada segala hal. Oleh karena itu, jika kalian membunuh, maka bunuhlah dengan baik. Jika kalian menyembelih, maka sembelihlah dengan baik. Hendaklah salah seorang dan kalian menenangkan hewan yang akan disembelihnya, dan menajamkan pisaunya”. (Diriwayatkan Muslim, At Tirmidzi, An-Nasai, Abu Daud, dan Ahmad).

5. Menunaikan Hak Allah. Orang yang sibuk mengurus hewan peliharaannya hendaknya tidak melalaikan kewajiban-kewajibannya terhadap Allah SWT. Seperti mengeluarkan zakat hewan yang wajib dizakati, tidak meninggalkan sholat dan sebagainya.

Kurang lebih lima hal tersebut di atas itu merupakan adab terhadap binatang. Misalnya tidak mengadu binatang, tidak membunuhnya dengan cara membakar, dan lain sebagainya.

Termasuk menyayangi binatang adalah tidak memisahkan seekor anak binatang yang masih belum cukup umur dari induknya.

 Dari Abdurrahman bin Abdillah dari ayahnya menceritakan :

Kami menyertai Rasulullah SAW dalam suatu perlawatannya. Kemudian beliau pergi untuk memenuhi suatu kebutuhannya. Lalu kami melihat seekor burung berwarna merah dengan dua ekor anaknya. Kami lalu mengambil kedua anaknya itu. Tatkala induknya datang dia mengepak-ngepakkan sayapnya dan terbang menurun ke dataran menyiratkan kegelisahan dan kekecewaan. Ketika Nabi SAW datang, beliau bersabda:

 “Siapa yang mengejutkan burung ini dengan mengambil anaknya? kembalikanlah anaknya kepadanya”. (Hadist Imam Bukhari)

Jadi marilah kita sayangi hewan yang ada di sekeliling kita sebagai wujud dari ketaatan kita kepada Allah SWT dan menebarkan kasih sayang kepada segenap makhluk-Nya. Wallahu a’lam.

 

 

#day47
#30Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

7 TIPS MENGHADAPI ANAK YANG SUKA BERMAIN PINTU

Adakah yang anaknya sedang hobi membuka tutup pintu seperti anak bungsu saya, Irbadh?

Setiap hari Irbadh sedang suka-sukanya membuka tutup pintu, mulai dari pintu kamar hingga pintu lemari hingga terali pun berusaha ia buka tutup. Yang Mama khawatirkan bukan masalah pintunya yang menjadi rusak tetapi lebih kepada takut terjadi cidera kepada anak-anak.

Setelah berseluncur di laman Ayah Bunda, barulah Mama menyadari rupanya kebiasaan membuka tutup pintu ini efek dari berkembangnya kemampuan motorik dan koordinasi tubuh yang meningkat serta rasa ingin tahu yang besar,sehingga menyebabkan anak senang berekplorasi dan menjelajahi setiap sudut rumah. Salah satu benda yang kerap menarik perhatiannya adalah pintu.

Aktivitas membuka dan menutup pintu memberi sensasi tersendiri bagi Irbadh, anak bayi yang tidak terasa usianya hampir dua tahun. Semakin dicegah, anak akan semakin penasaran. Walaupun sebagai orang tua kita mungkin dilanda rasa khawatir takut tangan kecilnya terjepit, tapi jangan pernah kekang keinginan anak. Dengan stimulasi yang tepat anak pun bisa mendapatkan pengalaman baru tanpa harus membuat Mama Papanya khawatir (sebenarnya ini afirmasi positif atas kepanikan Mama dan sebagian dari do’a semoga terus bersabar menghadapi kejutan dari anak setiap harinya).

1️.Tidak melarang anak. 

Melarang anak sama dengan menahan hasratnya untuk bereksplorasi dalam rangka menuntaskan rasa ingin tahunya. Beri anak kesempatan untuk melakukan apa yang ingin dia lakukan. Lagipula kegiatan menggenggam gagang pintu, menarik serta mendorong otomatis membuat kemampuan motorik kasarnya terlatih. Selain itu kemampuannya untuk melakukan kordinasi antara mata, tangan dan kaki juga dirangsang. Dan saat si kecil berhasil membuka dan menutup pintu sendiri, pasti  harga dirinya meningkat.

2.Tidak berteriak.

Bila tiba-tiba Mama mendapati anak-anak sedang asyik bermain pintu tahan agar tidak berteriak. Sebab teriakan  bisa membuat mereka kaget, panik, merasa bersalah dan takut. Kaget dan panik dapat membuat anak kehilangan kendali, sehingga dia bisa terantuk atau terjepit pintu. Rasa bersalah dan takut justru hanya membuat mereka enggan bereksplorasi.

3.Usahakan untuk mendampinginya.

Cari jarak aman untuk mengawasinya. Aman di sini artinya kita tidak berada terlalu dekat dengan mereka sehingga anak-anak bisa berusaha sendiri, tetapi juga tidak terlalu jauh agar kita dapat segera membantu jika mereka terlihat mau terjepit atau terbentur. Memberi mereka kesempatan untuk mencoba sendiri akan mengasah kemandirian serta rasa percaya dirinya.

4.Pancing anak dengan mengetuk-ngetuk atau memanggil namanya dari balik pintu agar ia menghampiri dan membukanya. Anak akan mencari sumber bunyi dan berusaha menemukannya. Hal ini akan mengasah logika berpikir dan kemampuannya mendengar. Saat ingin menghampiri asal suara yang berada di balik pintu, ia tentu harus berusaha untuk membuka pintu terlebih dahulu. Dari sini anak pun belajar memecahkan masalah. Satu hal yang perlu diperhatikan, jika Mama berada di sisi pintu yang satu, maka pastikan ada orang dewasa lainnya yang menjaga si kecil di sisi lain tempatnya berdiri.

5. Beri contoh membuka dan menutup pintu yang benar dan aman agar dia maupun orang lain tidak terluka. Berdirilah di samping anak, arahkan tangan anak untuk menggenggam pegangan pintu diikuti dengan tangan Mama di atasnya. Lalu, ajak dia untuk melakukan gerakan menarik dan mendorong dengan perlahan. Ingatkan dia untuk tetap fokus, katakan, “Ayo, lihat pintunya. Perhatikan ya, pintunya harus ditarik atau didorong?” Anak-anak perlu dilatih untuk memusatkan perhatiannya pada apa yang sedang dia lakukan.

6. Beri pengaman pada pintu agar aktivitas ini tidak akan membuat anak celaka. Banyak kok alat pengaman yang bisa menahan agar pintu tidak tertutup sempurna saat dibuka atau ditutup. Bahkan sekarang alat pengaman itu banyak dijual di onlineshop, bentuknya pun lucu sehingga menarik perhatian anak-anak. Jadi tidak ada salahnya jika dipasang jauh dari jangkauan anak-anak.

7️.Kunci beberapa pintu menuju ruangan yang berbahaya, seperti pintu gudang, pintu kamar mandi, pintu dapur, pintu lemari. Ruangan yang belum atau jarang didatangi akan memancing rasa ingin tahu. Akibatnya, keinginan anak-anak ke sana pun besar.  Akan sangat berbahaya kalau mereka tanpa sengaja memasuki ruangan-ruangan tersebut dan terjebak di dalamnya, terpleset di kamar mandi atau memegang benda panas yang ada di dapur *knock the wood, jangan sampai ya Mak!

#HijrahParenting
#CeritaHijrah
#CeritaHijrah28

Invitation to Play : Melukis Abstrak Dengan Cat Akrilik

Kegiatan apresiasi seni hari ini adalah melukis dengan menggunakan cat akrilik di atas media kertas. Kegiatan ini merupakan kegiatan spontan yang dipilih sendiri oleh anak-anak karena mungkin mereka sedang ingin “painting”. Pagi-pagi sekali anak-anak sudah menurunkan cat dan mencari kuas sendiri yang disimpan di rak buku. Kegiatan kali ini terpaksa kami lakukan di dalam rumah sebab cuaca kota Batam hari ini sedang sendu. Jadilah mamak harus sedikit olahraga dengan mengepel bekas messy play anak-anak.

 

FYI Cat Akrilik

Cat akrilik terbuat dari plastik berbasis polietilen yang akan mengeras ketika kering. Cat akrilik sebenarnya adalah cat plastik yang tersedia dalam bentuk pasta dan dikemas dalam semacam tube. Berbagai aditif umum ditambahkan ke cat akrilik sehingga diperoleh berbagai jenis cat dengan sifat berbeda. Sebagian aditif membuat cat lebih tebal, tipis, atau kering lebih lambat. Hal ini sangat berguna karena cat akrilik cenderung kering dengan cepat. Setelah kering, cat akrilik sulit dihapus kecuali dengan menggunakan larutan alkohol khusus. Aditif tertentu mengubah cara cat terlihat. Cat akrilik bisa dicampur dengan air hingga maksimum 30% agar tidak mengurangi kualitasnya. Mencampur dengan air akan membuat tampilan cat akrilik nampak lebih lembut dan transparan. Karena sifatnya yang mengering dengan cepat, pastikan mengaplikasikan cat akrilik secepat mungkin. Setalah kering, cat akan susah dihapus atau dimodifikasi. Cat akrilik bisa digunakan pada media kanvas, kain, kayu, bahkan dinding.bisa juga digunakan untuk melukis dinding.

 

Persipan Kegiatan

Alat dan Bahan:

cat akrilik

kuas

roda, baut mainan gigo (sebagai pola bentuk)

kertas gambar A4

Pallet lukis

Koran

Lap

Cara Kerja :

1.Letakkan koran di atas lantai sebagai alas agar lantai tidak kotor.

2.Kemudian letakkan kertas gambar ukuran A4 di atas koran tersebut.

3.Tuangkan cat akrilik dan campurkan dengan air secukupnya di pallet yang telah disediakan.Kemudian adukk cat akrilik menggunakan kuas. Hingga menghasilkan warna yang halus di atas kertas gambar dan memenuhi kertas gambar.

4.Letakkan kertas gambar A4 di atas koran yang telah di sediakan, setelah itu capkan roda atau baut yang sudah dicelupkan ke pallet berisi cat sehingga membentuk pola yang diinginkan.

5.Selain memakai mainan bisa juga kita memanfaatkan daun singkong atau pakis, batang pohon pisang, batu kerikil, atau apapun sesuai kreatifitas anak-anak. Bisa juga membuat pola menggunakan kertas sesuai yang diinginkan.

 

Untuk kegiatan pagi ini, Mama menyiapkan 6 warna cat akrilik yang aman untuk anak-anak (saya pakai merk Pentel), beberapa jenis kuas dan cetakan roda dari mainan konstruksinya pun Faris pilih sendiri untuk mengecap pola di atas kertas.

Dulu Mama baru mulai mengenalkan cat akrilik kepada Faris setelah usianya 2 tahun ke atas yaitu saat ia sudah tidak berada dalam fase oral alias mouthing. Lain Faris, lain pula dengan Irbadh. Irbadh di usianya yang ke-18 bulan ini sudah bisa diajak main seru-seruan, dia sudah paham mana makanan dan mana yang bukan. Untuk anak yang masih mouthing dan lebih kecil lebih baik menggunakan DIY paint yang edible saja seperti dari yogurt, tepung maizena, aloe vera, dll. Yang serunya dari cat akrilik ini adalah warnanya yang terang dan full coverage. Jadi kalau anak-anak ingin mengganti warna lain, dia tinggal melapisi aja.

Warna-warna yang dihasilkan pun sangat cantik untuk dipadu padankan. Anak-anak seru sekali melukis sambil duduk bersenandung. Tidak terasa mereka sudah mencampur beraneka ragam warna. Ta Daaaa seperti ini hasilnya, setelah selesai kami keringkan deh dan berkas-berkas aktifitas langsung di cuci bersama-sama oleh Faris dan Irbadh, praktis dan mudah membersihkannya! Mama hanya membantu membersihkan sisa-sisa cat yang tumpah di lantai.

 

finger print ala Irbadh dan lukisan ubur-ubur ala Faris

referensi :

[1] http://www.hijauart.com/perbedaan-antara-cat-acrylic-dan-cat-minyak

 

 

 

 

 

 

#HijrahParenting

#CeritaHijrah

#CeritaHijrah27

 

 

Kisah Nabi Ibrahim AS dan Empat Merpati

Beberapa hari ini, Mama dipusingkan dengan pertanyaan Faris yang sangat penasaran dengan sosok Allah SWT yang selalu ia lantunkan dalam do’a-do’a hariannya. Saat bermain bersama adiknya, ia melakukan keisengan dengan menyembunyikan mainan adiknya sehingga membuat adiknya kebingungan mencari mainannya dan berujung pada tangis.

“Faris kenapa adiknya nangis,” Tanya saya kepadanya.

“Nggak tau, Ma.” Kata Faris dengan tenang.

“Masa nggak tau Fa, siapa tadi yang nyembunyiin mainan Irbadh?” Tanya saya kembali.

“Nggak tau, Ma. Mas Faris nggak tau. Mama nggak lihat kan?” Tanya Faris meyakinkan.

“Jangan bohong, Fa. Ga bagus itu,” Saya menimpali.

“Mama tadi nggak lihat kan Ma,” Faris masih berkelit.

Mama bilang,”Ayo kembaliin mainan adeknya. Mama tadi lihat Faris yang nyembunyiin. Meskipun Mama nggak lihat pun harusnya Faris tau kalau Allah ngelihat apa yang Faris lakuin. Jadi Faris mau dicatat yang baik apa nggak sama Allah?”Buru-buru saya memberondongnya karena gemas dengan tingkah anak tiga tahun ini.

“Iya ini Faris kembaliin. Jangan nangis lagi ya, dek.” Sambil meminta maaf kepada adiknya.

“Faris, Allah itu Maha Melihat, Allah tau apa saja yang Faris lakuin bahkan apa yang ada di dalam hati Faris.”Saya menegaskan kembali kepadanya.

“Gimana caranya Ma kok Allah bisa tahu?” Masih saja Faris bertanya tentang sosok Allah.

Baiklah, Mama punya sebuah kisah yang mau Mama bagikan buat Faris karena dulu Nabi Ibrahim AS pun pernah loh dilanda rasa penasaran yang teramat sangat terhadap Rabbnya.

 

 

 

 

Kisah Nabi Ibrahim AS dan Merpati Yang Mati

Kisah ini sebagai asbabul nuzul, sebab turunnya ayat 260 Surat Al-Baqarah dan terjadi pada zaman Nabi Ibrahim AS.

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ أَرِنِي كَيْفَ تُحْيِ الْمَوْتَى قَالَ أَوَلَمْ تُؤْمِنْ قَالَ بَلَى وَلَكِنْ لِيَطْمَئِنَّ قَلْبِي قَالَ فَخُذْ أَرْبَعَةً مِنَ الطَّيْرِ فَصُرْهُنَّ إِلَيْكَ ثُمَّ اجْعَلْ عَلَى كُلِّ جَبَلٍ مِنْهُنَّ جُزْءًا ثُمَّ ادْعُهُنَّ يَأْتِينَكَ سَعْيًا وَاعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Artinya: dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.” Allah berfirman: “Belum yakinkah kamu ?” Ibrahim menjawab: “Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku) Allah berfirman: “(Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman): “Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.” dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Nabi Ibrahim AS dihadapkan dengan suatu kaum yang rusak yang dipimpin oleh Raja Namrud, seorang raja yang sangat ditakuti oleh rakyatnya dan menganggap dirinya sebagai Tuhan.

Nabi Ibrahim AS dilahirkan di Babylonia bagian selatan Mesopotamia, sekarang bernama negara Irak. Sejak kecil, Nabi Ibrahim AS sudah tertarik dengan memikirkan kejadian-kejadian alam, hingga ia menyimpulkan bahwa keajaiban alam tersebut pastilah diatur oleh sesuatu Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Hari demi hari dilaluinya dan Nabi Ibrahim AS semakin beranjak dewasa. Nabi Ibrahim AS pun mulai berbaur dengan masyarakat luas. Beliau melihat keganjilan di masyarakat tempatnya tinggal, dimana masyarakat menyembah patung-patung yang terbuat dari batu.

Nabi Ibrahim AS minta Petunjuk Allah SWT. Kembali pada pokok kisahnya, setelah Nabi Ibrahim AS lama mencari siapa Tuhan yang berhak disembah, akhirnya beliau berketapan hati untuk menyembah Allah SWT dan menjauhi berhala.

Pada suatu saat, Nabi Ibrahim AS memohon kepada Allah SWT agar diperlihatkan kemampuanNya untuk menghidupkan makhluk yang telah mati. Hal itu untuk menambah ketetapan hatinya atas kekuasaan Allah SWT, bukan ada maksud yang lain.

Doa dan Permohonan Nabi Ibrahim AS terkabul.
Nabi Ibrahim AS mendapat petunjuk Allah SWT untuk memilih empat jenis burung, dan beliau memilih burung:

1. Merpati
2. Ayam jago
3. Burung merak
4. Burung gagak.
Keempat burung tersebut disembelih kemudian dagingnya dipotong kecil-kecil.

Belum cukup sampai disitu, Nabi Ibrahim AS mencampurkan daging kecil-kecil tersebut secara silang dan meletakkannya di puncak gunung yang berbeda. Sedangkan Nabi Ibrahim AS sendiri berdiri di antara gunung-gunung tersebut sambil memegang keempat kepala burung yang sudah mati itu.

Pembuktian Bahwa yang Mati bisa Dihidupkan oleh Allah SWT

MasyaAllah….
Kemudian Nabi Ibrahim AS berkata,
“Ya Allah, saya telah percaya kepadaMu, namun tunjukkanlah bagaimana menghidupkan orang yang telah mati untuk menambah ketatapan hatiku.”

Mendengar permohon Nabi Ibrahim AS tersebut, Allah SWT memberikan petunjuk kepada Nabi Ibrahim AS untuk memanggil burung-burung yang mati tersebut. Tak lama kemudian, daging-daging yang terpotong-potong dan dicampur aduk dan acak tersebut perlahan-lahan menyatu kembali membentuk burung yang utuh, dan tak lama berselang pula burng-burung itu hidup kembali dan bisa terbang seperti semula.

Begitu menyaksikan kejadian yang telah diperlihatkan oleh Yang Maha Kuasa tersebut, Nabi Ibrahim AS langsung sujud dan memuji Allah SWT tiada hentinya. Makin mantaplah keimanan dan keyakinan Nabi Ibrahim bahwa yang berhak disembah adalah hanya satu, Allah SWT.

Semoga melalui kisah ini, Faris tidak penasaran lagi terhadap sosok Allah karena dari kisah tersebut nampak jelas bahwa Allah Maha segala sesuatu, apa yang diperitahkannya hanya “Kun, fayakun”, Jadi, maka terjadilah. Allah maha membangkitkan sebagaimana dalam salah satu sifatNya dari Asmaul Husna, Al Baa`its yakni Yang Maha Membangkitkan. Dalam Al Qur’an banyak disebutkan sifat Allah yang agung tersebut. Dalam Al Qur’an juga disebutkan kemampuan Allah membangkitkan seperti halnya tanaman yang disuburkan setelah mati.

“….Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur,” surah Al Hajj 5-7.

Dengan meyakini sifat Allah tersebut, tentu muncul keyakinan atas kebangkitan manusia dari alam kubur. Allah akan membangkitkan setiap manusia yang mati untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya di dunia.

“Dan ditiuplah sangkalala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. Mereka berkata: “Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?.” Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul- rasul(Nya),” Surah Yasin ayat 52. Semoga anak-anak dapat mengambil hikmah kisah ini, InsyaAllah.

 

 

#day44
#27Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Kisah Si Ikan Berduri Landak

 

asmaul husna the creator

 

Hari ini Mama punya kisah tentang ikan yang berduri. “Siapa yang tahu apa nama ikan yang punya duri tajam seperti bulu landak?”

“Ikan buntal,” Jawab Faris sambil terkekeh. Ia sangat senang sekali memperhatikan ikan yang punya bentuk unik ini.
Allah SWT menciptakan ikan buntal yang bisa menggelembungkan tubuhnya bila sedang terancam bahaya.
Ikan buntal akan menelan air atau udara yang banyak sampai tubuhnya membesar. ketika tubuhnya membesar, duri-duri di sekujur tubuhnya pun ikut mencuat keluar. Tubuhnya jadi membulat dan berduri seperti landak. melihatikan buntal seperti itu musuhnya pun segera kabur ketakutan.

Jika musuhnya sudah jauh pergi, ikan buntal ini akan mengempiskan tubuhnya kembali perlahan-perlahan. Allah SWT menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan serta menetapkan segala peristiwa yang akan terjadi di kemudian hari. sehingga Allah bersifat Al Khaaliq yaitu Maha Menciptakan.

Sekali lagi Mama bertanya kepada anak-anak, “Siapa yang menciptakan semua yang ada di dunia ini?”

Dengan semangat empat lima anak-anak menjawab, “Allah”

“Dialah Allah yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Raja yang Maha Suci, yang Maha Sejahtera, yang mengaruniakan keamanan, yang Maha Memelihara, yang Maha Perkara, yang Maha Kuasa, yang memiliki segala keagungan, maha suci Allah dari apa yang mereka persekutuan.” (QS Al Hasyr ; 23)

Al Khaaliq (Maha Pencipta) – The Creator

Mama punya lagi sebuah kisah tentang Nabi Idris AS, beliau merupakan keturunan keenam dari Nabi Adam AS. Nama aslinya adalah Akhnuh. Nabi Idris AS dikenal sebagai manusia pertama yang memiliki kepandaian menjahit pakaian. Sehingga beliau pun bisa meciptakan pakaian untuk dikenakan manusia pada masa itu. Setiap kali memasukkan jarum pada kain beliau selalu bertasbih.

Allah SWT juga memberi kepandaian lainnya pada Nabi Idris AS. Beliau menjadi manusia pertama yang bisa menunggang kuda dan menulis. Selain itu beliau juga memiliki kepandaian lainnya yaitu menciptakan berbagai peralatan untuk mempermudah pekerjaan manusia.

Karena tidak pernah berputus asa dalam menjalankan tugasnya berdakwah dan sangat pemberani dalam menghadapi tentangan kaumnya maka Nabi Idris AS dijuluki Asadul usud – Singa dari segala singa.

Apa-apa yang dibuat oleh Nabi Idris AS tidak lain dan tidak bukan atas kehendak Allah. Kemampuan menciptakan yang dimiliki oleh Nabi Idris AS tu hanya kemampuan kecil yang dimiliki oleh makhluk ciptaan Allah SWT. Sedangkan Allah SWT adalah yang menciptakan segala sesuatunya dan menciptakan segala sesuatu dengan pengetahuan tentang apa yang akan terjadi pada mereka.

 

Hikmah

Allah menetapkan bahwa manusia seluruhnya tidak akan mampu walaupun mereka bersatu padu untuk menciptakan seekor lalat saja, yang mana lalat merupakan selemah-lemahnya dan seremeh-remeh hewan. Namun, Allah SWT tidak menciptakan makhluk ini sia-sia,tidak berguna dan sekedar bermain-main, Maha Suci Allah dari hal tersebut. Allah SWT menciptakan manusia untuk mengenal/mengetahui dan menyembahNya. Melalui kisah tersebut di atas anak-anak dapat membandingkan betapa Mahanya Allah dan tiada illah yang wajib disembah selain Allah SWT. Mudah-mudahan melalui kisah ini anak-anak semakin bersyukur dan bertambah kecintaannya kepada Rabb yang menciptakan mereka.

 

 

 

#day43
#26Maret2018
#Batam
#3y8m
#1y7m
#1
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak

Menumbuhkan Fitrah Keimanan Kepada Allah melalui Asm’aul Husna (Al Mujiib)

Pagi ini Faris menunjukkan kukunya kepada Mama, “Ma, kok kuku Faris udah disambung ya sama Allah?”

Saya bertanya balik kepada Faris,“MasyaAllah, Faris sudah bilang makasih belum sama Allah?”

“Udah kok Ma, Faris dah bilang alhamdulillah sama Allah. Kok Allah cepet ya Ma numbuhinnya?”Tanya Faris lagi.

“Allah itu punya nama Al Mujiib, Fa. yang artinya Maha Mengabulkan. Allah mengabulkan do’a-do’a orang yang berdo’a kepadaNya apapun keadaan mereka. Allah mengabulkan do’a orang-orang yang tunduk kepadaNya, do’a orang yang berharap dan takut kepadaNya. Do’a orang-orang yang dekat kepadaNya serta doa’-do’a orang yang kesulitan.

Al-Asma`ul Husna Al Mujiib 

Allah memiliki nama Al Mujiib ( المجيب ) yang artinya Maha Mengabulkan.

Firman Allah : Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlahAllah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya).” (Huud [11]: 61)

Menumbuhkan Fitrah Keimanan melalui Nama Allah Al-Mujiib

Kita sebagai hamba yang beriman kepada nama Allah al-Mujiib tidak akan merasa rugi, apalagi resah. Mengapa? Karena kita punya harapan besar dari Rabbnya yang Maha mengabulkan permintaan.

Apa saja yang kita minta dari kebaikan dunia dan akhirat insyaAllah akan Allah subhanahu wa ta’ala kabulkan. Hati akan merasa lega, tenang, dan senantiasa optimis menghadapi kehidupan ini apapun keadaannya.

Mama meyakinkan kepada anak-anak bahwa Allah subhanahu wa ta’ala pasti mengabulkan doa kita selama tidak ada penghalang terkabulnya doa. Hanya saja yang perlu kita pahami, terkadang terkabulnya doa itu dalam bentuk langsung terkait dengan apa yang kita minta, atau dalam bentuk tabungan bagi kita di akhirat, atau dalam bentuk diselamatkan dari kejelekan yang senilai dengan doa yang diminta.

Kisah Do’a Rasulullah SAW atas Ummar bin Khattab

Dikisahkan bahwa Rasulullah pada suatu hari pernah berdo’a kepada Allah, “Ya Allah kuatkanlah agama Islam dengan seseorang diantara dua lelaki yang lebih Engkau sukai : Abdul Hakam bin Hisyam atau Ummar bin Khattab.

Allah mengabulkan do’a Rasulullah dengan memberikan hidayah kepada Ummar bin Khattab. Laki-laki yang ditakuti di Mekah ini pada suatu hari mendatangi rumah adiknya yang bernama Fatimah. setelah ia sempat memarahi Fatimah dan menamparnya karena masuk Islam namun hati Ummar bergetar.

Hal itu tidak lain karena ia mendengar ayat AlQur’an yang dibacakan oleh Fatimah. Ternyata Allah berkehendak memberikan hidayah kepada Ummar. akhirnyaUmmar pun datang kepada Rasulullah dan masuk Islam.

Belajar Adab Berdo’a

Maka dalam hadits dikatakan: “Akan dikabulkan doa kalian itu selama kalian tidak tergesa-gesa” jadi urusan kabul itu  adalah urusan Allah, urusan kita hanya berdoa, tiap hari kita meminta kepada Allah karena ini adalah ibadah dan Allah suka untuk dimintai, jadi doa ini adalah ibadah untuk dunia dan akhirat,apabila dikabulkan alhamdulillah dunianya dapat dan jika belum dikabulkan maka tabungan di akhirat .

Yang perlu kita tanamkan dalam diri kita dan anak-anak adalah Allah tidak akan pernah lemah untuk mengijabahi doa kita dan tidak akan pernah mengurangi pemberiannya kepada kita. Jika kita berfikir secara objektif, betapa banyak apa yang tidak kita minta diberi apalagi jika kita minta, maka tidak pantas dengan apa yang kita minta kita langsung ngomel-ngomel, padahal Allah telah memberi kita sesuatu yang banyak. Maka jangan pernah mengurusi Allah, kita urus diri kita bahwa doa adalah ibadah semakin kita banyak berdoa maka akan semakin banyak pahalanya soal kabul atau tidak adalah hak Allah, kita minta kepada Allah yang baik-baik, pilih tempat, momen, waktu yang baik sepanjang hidup kita hanya minta kepada Allah. Bismillahirrahmanirrahim, semoga kita menjadi manusia yang terus bersyukur dan menggantungkan harap hanya kepada Allah.

#day42
#25Maret2018
#Batam
#3y8m
#1
#KelasPortofolioAnakbyGPA
#GriyaPortofolioAnak
#MengikatMaknaSepenuhCinta
#PekaAkanUnikAnak