Konmari Bukan Sekedar Belajar Seni Berbenah

Kali ini, saya akan menuliskan kembali bahasan mengenai mindset dalam metode KonMari yang saya pelajari beberapa minggu terakhir dan bagaimana cara menjaga mindset tersebut. Menurut pemahaman saya, Task 1 dan 2 di Shookyu Class KKI ini masih berkutat seputar mindset dan visualisasi. Kenapa begitu? Setelah saya tarik benang merah, mindset adalah hal terpenting saat kita ingin melakukan sesuatu. Perubahan yang besar dan langgeng hanya bisa terjadi jika kita terlebih dahulu mengubah pola pikir kita mengenai hal tersebut. Dalam hal ini, pola pikir yang “benar” mengenai berbenah yang perlu kita jaga. Sementara visualisasi diperlukan untuk menguatkan keyakinan dan semangat kita dalam mencapai tujuan, sekaligus memprogram pikiran bawah sadar kita untuk menujunya.

Banyak orang yang tidak berhasil mencapai tujuan bukan karena tak mampu. Tetapi, lebih disebabkan oleh mindset yang salah. Begitu juga dengan berbenah. Jika kita mengalami masa-masa berbenah tiada akhir, melelahkan, bahkan frustasi, saatnya kita harus memeriksa ulang mindset kita. Ketika mendapat tugas terkait mindset dan menjaga mindset, saya dan suami lalu berdiskusi. Berdiskusi terkait mindset apa yang kami miliki selama ini, dan bagaimana seharusnya mindset itu dibangun. Dari hasil diskusi itu akan nampak mana saja mindset yang salah selama ini, dan terbentuk mindset baru dengan harapan dapat menata hidup yang lebih baik. Di task kedua, saya merasa mindset yang baru pun harus dijaga agar tetap on track. Membangun mindset yang benar, bukanlah hal mudah. Terlebih lagi menjaganya. Bagaimana kami akan menjaga mindset untuk sebuah goals atas tujuan proses berbenah ini? Dan bagaimana cara menjaga mindset positif dalam berbenah itu menjadi poin yang harus saya diskusikan lagi bersama suami.

Menjaga Mindset

“The question of what you want to own is actually the question of how you want to live your life.” – Marie Kondo

“Focusing solely on throwing things away can only bring unhappiness. Why? Because we should be choosing what we want to keep – not what we want to get rid of.” – Marie Kondo

Kutipan yang pertama mengingatkan saya pada mindset yang sudah cukup mengakar di lingkungan sosial kita: semakin banyak benda yang dipunyai seseorang, maka semakin sukses pula hidupnya. Sayangnya, mindset seperti itu akan membuat kita menjadi gemar mengumpulkan barang-barang hanya demi terlihat ‘sukses’ (dalam banyak artian), padahal sebenarnya kita tidak terlalu membutuhkan barang-barang tersebut. Atau kalaupun butuh, kita hanya perlu dalam jumlah kecil saja.

Kutipan yang kedua juga sangat berkaitan dengan ini. Alih-alih berbelanja dan menyimpan banyak barang, akan lebih baik jika kita menyimpan sedikit, tapi kita tahu bahwa yang sedikit itulah yang paling bisa memberi kebahagiaan dan kebermanfaatan untuk kita.

Visualisasi Ideal Lifestyle Keluarga Kami

Tahap awal yang saya lakukan ketika memilih hidup minimalis adalah membuang hingga tuntas. Membuang barang disini artinya membuang barang yang sudah tidak bisa dimanfaatkan kembali sedangkan barang yang masih layak pakai dapat disedekahkan atau dijual kembali. Perumpamaannya jika kita hendak pindah rumah balik ke kampung halaman. Pengennya kita nggak bawa barang-barang yang berat kan biar nggak susah nantinya. Jadi kita kirimkanlah dulu sebagian barang-barang lewat ekspedisi ke kampung kita. Seperti itulah hidup dengan sedekah. Kita pindahkan sebagian harta kita untuk di akhirat nanti, supaya ketika meninggal nggak berat lagi bawaan kita, karena nanti semuanya akan dimintai pertanggungjawaban nya. (Ust syafiq basalamah). Intinya, saya harus menjaga konsistensi agar jangan terbiasa menumpuk barang!

Lalu untuk saya pribadi, bagaimana caranya agar mindset-mindset ini tetap terjaga? Ini PR bagi semua orang yang sedang berjuang untuk berubah lebih baik. Barang yang paling mudah membuat saya melakukan penimbunan (hoarding) adalah buku dan mainan anak. Barang-barang ini, bisa dibilang, adalah barang-barang yang paling berpotensi untuk menghancurkan kembali mindset yang sudah saya bangun. Akhirnya saya pun mengaplikasikan prinsip One In One Out. Awalnya saya sortir dulu, buku dan mainan anak mana yang lebih sering dibaca dan dimainkan. Jadi fokusnya ke buku dan mainan yang ingin disimpan, bukan yang harus dipensiunkan. Baju anak yang sudah kekecilan dan jarang dipakai lagi saya discard dari lemari.

Saya sudah melakukan perubahan kecil ni sejak lebih dari setahun yang lalu. Hasilnya, hidup saya terasa lebih simpel dan bahagia. Kenapa? Karena sekarang saya tidak perlu lagi mengurus terlalu bangsa barang di rumah. Apalagi dalam situasi berlama-lama di depan lemari yang penuh sesak sambil kebingungan mencari barang yang hendak saya pakai. Menurut saya, kita tidak perlu merasa sedih atau baper, karena sebetulnya those book and toys (in this case) have served their purpose: barang-barang ini sudah memberikan kebahagiaan pada saya saat saya membeli mereka. They had brought me joy, but now it’s time to move on. Efek samping dari ini: sekarang saya tidak mudah lapar mata. Kalau pun saya akhirnya memutuskan untuk membeli buku atau mainan anak, saya hanya membeli buku yang berkualitas saja bahkan kebanyakan barang yang kami pakai di rumah hasil hunting di flea market dan mudah dijual kembali with good price.

Berdasarkan goals tersebut, maka saya harus membuat timeline dan meluangkan waktu khusus untuk berbenah secara total. Memulai berbenah sama halnya dengan membuka lembaran baru. Setelah membuat timeline berbenah kita harus mengantisipasi juga hambatan atau tantangan apa yang akan muncul dalam proses berbenah nantinya serta solusi apa yang harus kita siapkan jika kemungkinan-kemungkinan hambatan itu terjadi. Berikut ini timeline project konmari saya bersama anak-anak.

 

Hambatan dalam Berbenah

Hambatan pertama dan utama yang pasti akan saya hadapi adalah ‘keikutsertaan’ anak dalam proses berbenah. Ini saya alami juga ketika saya dan suami harus packing besar-besaran saat kami pindah rumah beberapa tahun yang lalu. Anak saya ketika masih Faris dan baru berumur 1,5 tahun, ketika itu terasa agak susah jika ia harus dilibatkan dalam proses berbenah. Yang ada berbenah malah makin lama selesainya dan saya jadi stres karena pekerjaan tidak kunjung selesai. Nah, apa kabar sekarang saya sudah punya dua balita laki-laki yang MasyaAllah sedang heboh-hebohnya.

Jadi bagaimana solusinya? Solusi untuk kegiatan ini ada dua. Pertama, saya dan suami berbenah ketika anak-anak tidur. Kedua, saya berbenah sendirian dan anak-anak diajak papanya bermain outdoor saja. Dua solusi ini pernah kami lakukan, and it worked.

Hambatan kedua berkaitan dengan komonos. Untuk kosmetik, alat tulis dan mainan anak, saya sangat susah membuat benda-benda ini rapi dalam jangka waktu yang lama. Ketika saya sudah selesai merapikan, pasti tidak lama nanti akan berubah berantakan lagi.

Solusi untuk kosmetik dan alat tulis, saya akan membuat storage divider agar lebih rapi dan mudah menemukan apabila sedang mencari.

Untuk mainan anak-anak, saya akan sortir seluruh mainan sesuai kategori untuk kemudian saya kemas ke dalam kotak-kotak tertutup. Toh tidak semua mainan harus dimainkan pada hari itu. Jadi saya harus lebih konsisten dalam kegiatan bermain dan belajar bersama mereka dengan cara membuat tema harian atau mingguan. Peralatan/buku/mainan yang di-display hanya yang sesuai tema saja dan ditaruh di rak berbeda dengan mainan yang sudah disimpan di kotak tertutup.

Hambatan ketiga yaitu ketika saya sudah berhasil memisahkan barang-barang yang akan disimpan dengan barang-barang yang akan saya discard, pasti rumah jadi terlihat penuh dan berantakan (terutama oleh barang-barang yang akan di-discard).

Solusinya, sejak awal saya akan menyediakan kotak kardus besar yang terdiri atas dua kategori: kardus untuk barang yang didonasikan dan kardus untuk barang yang akan dibuang. Jadi barang-barang tidak berceceran di lantai karena saat selesai disortir, semuanya langsung dimasukkan ke kotak kardus.

Hm, tugas kali ini tantangan besar bagi saya. Karena saya harus segera memulai dan menuntaskan kegiatan berbenah yang telah saya jadwalkan. Kebetulan saya dan suami sudah mulai berbenah minggu ini, semoga kerapian bisa bertahan lebih lama. Yes, we’ll start doing the KonMari Method from zero.

 

#konmariindonesia
#komunitaskonmariindonesia
#menatadirimenatanegeri
#shokyuuclass
#shokyuuB2Task2
#sparkjoy

Mengenal si Ibuk Desy Oktafia (Writer, Blogger n Mompreneur)

Tulisan saya kali ini berbeda jika dibandingkan dengan tulisan-tulisan saya sebelumnya. Di kesempatan ini merupakan perdana saya mereview blog seseorang. Yuk, kita main ke rumah sahabat saya, Mbak Desy yang biasa dipanggil si Ibuk Khalid. Ada apa saja sih di sana? Pertama kali saya bertemu dengan Ibuk akhir tahun 2017 dalam kopdar rumbel menulis IIP Batam. Saat pertama berjumpa saya terkesan dengan keramahannya ketika bertemu orang baru. Sebelum mengulik lebih dalam ke istananya alangkah baiknya kita berkenalan terlebih dahulu bagaimana sosok Ibuk Khalid.

Ada banyak hal yang membuat saya terkejut tentang diri beliau, mulai dari hobi memasak, fotografi, bahkan saat ini ia serius menjadi seorang momblogger. Mudah-mudahan nanti si Ibuk bisa menjadi seorang penulis di bidang kuliner hehe. Mau lebih kenal lebih dekat dengan Mbak Desy? Hayukkk atuh kita kenalan lebih jauh lagi.

Sekarang kita kenalan dulu dari sisi pribadinya. Saya sengaja tidak mewawancarai bagian personalnya karena kami sudah sering mengobrol juga dalam beberapa kesempatan. Nah si Ibuk yang gemar memasak dan menyukai dunia kuliner ini sebelumnya adalah seorang banker yang memutuskan resign demi membersamai buah hatinya, Khalid. Mbak Desy memiliki seorang putra berusia hampir tiga tahun dan akan segera launching (anak keduanya). Mudah-mudahan sehat selalu dan diberikan kemudahan dalam persalinannya nanti. Aamin ya rabbal’alamin. Terbayang kan Mak, memang anak-anak merupakan power booster banget bagi kita para ibu, bahkan kebanyakan inspirasi menulis pun datang dari mereka kan.

Kemudian Mbak Desy yang saya nilai kalem (kalau lagi diem) ini ternyata diam-diam memiliki hobi memasak, jalan-jalan, wisata kuliner dan juga menulis. Itu sebabnya beliau menempatkan blognya sebagai blog lifestyle supaya seperti one stop shopping gitu yang memuat banyak informasi di dalamnya, pokoknya apa yang lo mau semua ada di sana deh. Kalau ditanya sejak kapan sih si Ibuk ini ngeblog? Usut punya usut, rupanya pada tahun 2008, Mbak Desy sudah mulai belajar membuat blog karena terinspirasi oleh sosok seorang penulis idolanya yaitu Raditya Dika. Bahkan berpengaruh pula pada gaya bahasa yang dipakai pun sealiran dengan penulis favoritnya itu. Pada akhirnya beliau belajar menulis lebih terarah lagi, sebelum vakum dan aktif menulis kembali setelah memutuskan menikah. Melalui dorongan semangat dari suaminya, Taufik Nugraha maka Ibuk kembali ngeblog sebagai tempat menyimpan catatan harian bersama Khalid, anak beliau. Bak gayung tersambut, Mbak Unna yang juga sekaligus leader rumbel Menulis mendukungnya untuk membeli domain name agar semakin konsisten menulis. Awalnya si Ibuk belum fokus untuk menambah penghasilan melalui rumahnya. Namun, sekarang Mbak Desy sudah mulai untuk membranding diri lho, bahkan sudah memasang beberapa iklan di blognya.

Lho kok baru mulai? Iya karena Mbak Desy baru mulai serius menjadi seorang momblogger pada tahun 2017 lalu dan semakin aktif di tahun ini.

Di balik berbagai tulisan yang telah ditulisnya ternyata Mbak Desy yang notabene sarjana akuntansi ini baru menyadari dan yakin dengan passionnya di bidang menulis ketika bergabung ke dalam komunitas Ibu Profesional. Padahal sejak kecil, ia sangat senang menulis berbagai cerita pendek baik fiksi maupun non-fiksi namun mimpinya untuk mengembangkan bakatnya terpaksa ia kubur dalam-dalam.

Nah ini yang membuat saya surprise. Ternyata Mbak Desy dulu sempat bercita-cita kuliah di Fakultas Hukum namun banting setir kembali ke jurusan Akuntansi meski ia tidak menyukainya bahkan ingin bercerai dengan urusan otak atik angka ini. Nampaknya kami sealiran, saya pun sejak masih duduk di bangku SMA selalu pas-pasan dalam mata pelajaran Akuntansi hihi. Apapun peristiwa yang terjadi dalam kehidupan ini memang jalan terbaik yang telah Allah SWT pilihkan, tinggal bagaimana kita bisa mengambil hikmahnya.

Sebagai momblogger yang hobi membagikan resep-resep masakan, terutama makanan khas Melayu, maka sudah menjadi kewajibannya untuk menghasilkan resep-resep enak disertai dengan foto masakan yang mendukung. Hal ini sangatlah relevan dengan hobi fotografinya. Apa sih manfaatnya? Tentunya agar para pembaca yang menikmati tulisannya menjadi mupeng melihat masakannya yang lezat-lezat itu hehe.

Ini contoh foto masakan hasil jepretan si Ibuk

Meskipun Mbak Desy sudah menghasilkan banyak tulisan di blognya, namun beliau tetap merendah. Hal ini perlu dicontoh, kalem saja yang penting karya tetap mengalir. Selain menulis, ia juga memiliki bisnis rental kebutuhan bayi di Batam. Buat buibu yang berencana untuk travelling ke Batam dan membutuhkan perlengkapan bayi bisa langsung hubungi Ibuk Khalid di jalanjalanbawabayi.

Jika ingin mengenal Mbak Desy lebih jauh, silahkan main ke rumahnya. Si Ibuk yang juga Mombassador SGM Eksplor pasti dengan senang hati memberikan banyak tips parenting, jadi yang masih penasaran yuk mampir.

Website : www.desyoktafia.com

Fanpage : desyoktafiadotcom 

Instagram : @desyoktafia

Twitter: @desyoktafia

Sekian review dari saya, sampai jumpa pada review sahabat berikutnya ya. Salam Persahabatan 💌

QLAPA, Tempat Belanja Produk Pilihan dan Unik

Siapa yang tak ingin tampil cantik? Rasanya menjadi cantik adalah keinginan setiap wanita. Definisi cantik itu kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai macam pengertian. Namun, entah mengapa kemudian berkembang stereotype bahwa perempuan cantik itu berkulit putih, berambut lurus dan bertubuh langsing. Akibatnya, para wanita berusaha sekuat tenaga memenuhi kriteria tersebut supaya bisa dibilang cantik. Media yang digunakan para wanita untuk mewujudkan hal tersebut apalagi kalau bukan kosmetika. Akhirnya para perempuan seperti memiliki ketergantungan terhadap kosmetika. Pola pikir mengenai kosmetika untuk memenuhi kriteria ‘cantik’ versi kebanyakan orang itulah yang sebetulnya perlu diubah. Sedari dini, orang tua perlu menanamkan pada anaknya bahwa setiap orang itu unik, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sehingga setiap kita tidak perlu merasa tipe perempuan tertentu itu lebih cantik dari yang lain.

Pola pikir yang salah ini lalu menjadi ladang subur bagi para produsen kosmetika untuk menciptakan beragam produk yang dianggap bisa memenuhi impian kaum hawa. Produsen pun berlomba-lomba membuat produk yang mampu membuat kulit putih nan bercahaya, awet muda tanpa kerutan, membuat rambut terlihat lurus dan tubuh langsing singset. Mereka pun kemudian memproduksi kosmetika yang mampu mewujudkan mimpi perempuan dengan menggunakan segala macam bahan, termasuk bahan-bahan yang dilarang Islam, misalnya dari anggota tubuh manusia. Ngeri kan?

Nah, sebagai muslimah tentunya kita perlu bijak dalam memilih dan menggunakan kosmetika. Penting bagi kita untuk mengetahui bahan-bahan kosmetika yang kita gunakan adalah halal dan thayyib. Memilih kosmetika sebetulnya bukan hanya didasarkan apakah produk itu cocok atau tidak dengan kulit dan tubuh kita. Yang lebih penting adalah terlebih dahulu memilih kosmetika yang natural, halal dan thayyib.

Sudamala, Berkenalan dengan Kosmetika Lokal

Sejak remaja saya menyukai segala sesuatu yang natural dan tentunya buatan lokal, termasuk untuk urusan kosmetika. Di jaman yang serba cepat seperti sekarang ini industri modern berkembang sangat pesat. Hampir semua kebutuhan sehari-hari kita dipenuhi oleh barang pabrikan sedangkan barang handmade adalah barang-barang yang bisa dibilang cukup langka.

Penampilannya mungkin lebih sederhana dan harumnya kurang semerbak dibandingkan sabun mandi buatan pabrik. Tetapi kosmetika homemade ini dijamin halal dan hanya sedikit memakai bahan kimia. Menarik kan?

Kebanyakan dari konsumen seringkali cuek dengan komposisi bahan-bahan dalam sabun mandi. Mungkin sesekali membaca, tetapi hanya dianggap angin lalu karena belum mengerti maksudnya. Padahal setiap konsumen muslim sebaiknya memahami jenis komposisi bahan pembuatan sabun mandi yang terbuat dari lemak hewani.

Saya memang sudah terlanjur jatuh hati dengan produk handmade, terutama kosmetika yang alami dan alhamdulillah saat ini semakin banyak pengrajin yang mulai membuat produk handmade mereka sendiri. Teman-teman adakah yang juga sama dengan saya dan sudah sering membeli produk handmade? Sabun sudamala merupakan sabun mandi favorit saya yang beraroma segar dari essential oil dan memberikan kesan yang istimewa saat mandi. Kesegaran dan leharumannya terasa menenangkan. Sabun ini tersedia dalam banyak varian seperti papaya, rose, jasmine, orange, mango, lotus, cempaka, ylang-ylang, lavender, bengkoang dan lain-lain. Selain sabun mandi, sudamala juga memproduksi lulur mandi, body scrub, bodymist, hsndcream dan aromatheraphy.

Nah, produk handmade mana yang menarik minatmu? Kini kita tidak perlu jauh-jauh mencarinya, karena sudah banyak pengrajin lokal yang dapat kita temukan di qlapa.com. Teman-teman bisa menemukan beragam pilihan produk handmade berkualitas dengan harga yang terjangkau. Yuk ah #CintaProdukLokal Indonesia agar perekonomian negara lebih maju lagi!

Mencari Produk Unik dengan Harga Murah, dan Langsung dari Pembuatnya?

Tren belanja online kini semakin berkembang dan berinovasi lebih luas di Indonesia. Berkat teknologi digital, kini kita semakin mudah menemukan makanan khas daerah tertentu, corak pakaiannya, tanpa harus mengunjungi toko fisiknya langsung, hanya dengan mengklik website dan tinggal pilih sesuai selera. Kita tidak akan mengalami kebingungan saat ini. Karena di Indonesia, ada situs marketplace online, yang menjual produk handmade dan kerajinan langsung dari pengrajinnya. Marketplace ini akan menemukan pengrajin dan pembeli dalam satu situs. Meskipun saat ini agak susah mencari barang handmade dengan kualitas baik, tetapi online shop ini menyuguhkan beberapa produk barang handmade berkualitas tinggi yang tidak hanya indah namun juga unik secara fungsi. Selama ini, kebanyakan orang yang melakukan aktivitas belanja online mungkin hanya mencari barang-barang yang memang sudah banyak dijual di pasaran dan tidak pernah mencari barang-barang yang memiliki tingkat keunikan tinggi seperti barang-barang yang ditawarkan oleh qlapa.com. Faktanya memang barang-barang yang dijual di qlapa.com adalah barang-barang yang memiliki nilai artistik yang sangat tinggi dan layak dimiliki oleh siapapun. Qlapa merupakan pusatnya produk handmade pilihan yang terakurasi.

Saatnya Belanja Murah Plus Gratis Ongkir, Mau Belanja Kerajinan Lokal? Di sini tempatnya!

Lebaran sebentar lagi, momen dimana seluruh umat muslim merayakan hari kemenangan setelah berjuang melawan tantangan 30 hari berpuasa. Bagi ibu-ibu yang tidak sempat berbelanja untuk persiapan hari raya sekarang bisa mendapatkan segala kebutuhan seperti tas, sepatu kulit, batik, sampai aksesoris unik khas Indonesia dari dalam rumah saja loh. Kabar baiknya kita bisa menyambut hari raya Idul Fitri dengan membeli semua keperluan di Qlapa! Kok bisa sih? Karena di Qlapa ada penawaran yang sangat menarik nih.

Qlapa merupakan sebuah marketplace yang menjual berbagai kerajinan handmade mulai dari batik, tas, sepatu kulit, ikat pinggang, aksesoris, souvenir, dekorasi, sampai kuliner lokal. Ada lebih dari 100 ribu produk yang bisa kita beli, kerennya lagi semuanya langsung dari pengrajin di seluruh Indonesia loh!

Gimana Cara Belanja di Qlapa?
Buat buibu yang udah ga sabar pingin segera merapat ke Qlapa, cara bertransaksi disini gampang banget kok! Jangan kebanyakan mikir buruan langsung aja merapat ke websitenya dan temukan produk yang kita butuhkan.

Lagi Ada Promo Nggak?

Nikmati kemudahan berbelanja produk handmade dari crafter-crafter terbaik di Qlapa dengan promo gratis ongkos kirim. Apa saja syarat dan ketentuannya? Promo gratis ongkos kirim bisa didapatkan dengan memasukan kode voucher FOREVER pada halaman keranjang. Berlaku untuk minimum transaksi Rp. 350.000.- dengan maksimal subsidi ongkos kirim Rp. 35.000.Jika transaksi dibatalkan, dana yang kembali ke pembeli disesuaikan dengan nominal pembayaran yang dilakukan (tidak termasuk ongkos kirim yang ditanggung oleh Qlapa). Promo ini tidak dapat digabungkan dengan voucher atau promo lain yang sedang berlangsung di Qlapa. Syarat dan ketentuan promo ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. Udah enggak tahan pengen liat barangnya? Mampir langsung ke lapaknya, yah 🙂

 

Artikel ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Qlapa #CintaProdukLokal. Bahan bacaan : qlapa.com, materi halalcorner

Festival Jong, Menengok Permainan Tradisional dari Kepulauan Riau

Merantaulah
Dengan merantau, kamu akan tahu bahwa masih ada dunia luar yang lebih mengasyikan atau bahkan tantangan yang siap tuk diarungi.

Sebuah kutipan yang cocok untuk hidup saya saat ini. Pengalaman saya merantau dari satu daerah ke daerah yang lain membuat saya memiliki banyak referensi dan informasi mengenal suatu tempat yang belum saya ketahui sebelumnya.

Batam, Kepulauan Riau merupakan salah satu kota yang saya singgahi dalam skenario hidup saya saat ini. Disini Allah takdirkan saya menempati bagian bumiNya yang lain. Mendampingi suami dan anak-anak membawa saya berada di Batam, kota yang sangat jauh dari kampung halaman saya. Memaksa saya keluar dari comfort zone dan belajar untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh di tanah rantau.

Kali ini, saya ingin membagi cerita seputar permainan tradisional. Sebelum membahas berbagai macam permainan tradisional dari daerah yang pernah saya tempati, yuk kita cari tahu dulu apa sih permainan tradisional itu?

Permainan tradisional adalah permainan yang dimainkan oleh anak-anak jaman dulu. Kebanyakan permainan ini dilakukan dengan cara kelompok. Kehidupan masyarakat di masa lalu yang bisa dibilang tidak mengenal dunia luar telah mengarahkan dan menuntun mereka pada kegiatan sosial dan kebersamaan yang tinggi. 

Di Kepulauan Riau, terlebih di kota Batam kini permainan tradisional sudah sulit dijumpai. Hal ini dikarenakan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi, keterbatasan areal tempat permainan, pola pikir dan didikan orang tua. Untuk bermain bola saja saat ini kita sudah sangat sulit menemukan lapangan, dan kini beralih ke sepakbola dalam ruangan alias futsal.

Kepulauan Riau memiliki sejumlah permainan tradisional yang saat ini masih terus dilestarikan. Salah satunya adalah permainan Jong. Pemainan rakyat khas Melayu ini masih bisa ditemukan di tengah masyarakat Melayu.
Jong merupakan permainan dengan menggunakan replika perahu layar, perahu tersebut juga bisa berlayae ratusan meter.

Jong memiliki panjang 1,5 meter dan tinggi layar mencapai 2 meter. Sedangkan lebar perahu hanya sejengkal orang dewasa. Jong biasanya terbuat dari jenis kayu pilihan yaitu kayu pulai.
 
Cara memainkannya adalah dengan mengandalkan tiupan angin yang kencang. Biasanya para penghobi Jong memilih lokasi pantai untuk menguji ketangguhan jong miliknya. Jong dibawa dan diletakkan di atas laut, kemudian dilepaskan begitu saja. 

Hembusan angin yang kencang akan membawa Jong mendarat hingga ke bibir pantai. Jong tidak bisa berdiri begitu saja. Harus disangga dengan penyeimbang yang berupa kayu memanjang dan diberikan pemberat pada salah satu sisinya. Bentuknya mirip seperti penyeimbang yang digunakan oleh perahu layar asli.

 
Asal usul 
Sejarah permainan Jong ini konon berasal dari sebuah kegitan ritual. Pada jaman dulu orang-orang dari etnis Tionghoa sering memberikan sesaji ke tengah lautan. Dalam sesaji tersebut terdapat sebuah kue bernama Jong Kong. Sesaji ini dibawa dengan sebuah perahu kecil hingga hanyut tak terlihat lagi.

Perahu mini tersebut justru menarik perhatian orang Melayu yang melihatnya. Kemudian oleh orang Melayu perahu tersebut dijadikan sebagai permainan yang menyenangkan. Nama permainannya diambil dari ritual Jong Kong yang dilakukan oleh etnis Tionghoa tersebut.
Permainan Jong ini juga sering dijadikan sebuah ajang perlombaan besar yang dikenal dengan festival Jong. Para penghobi Jong dari berbagai pulau datang untuk memeriahkan kegiatan ini.

Festival Jong Batam 2018
Kebetulan Kota Batam baru saja menggelar lomba perahu Jong tingkat Kepri pada hari Jumat, 23 Februari 2018 dan berlangsung selama tiga hari. Lomba perahu Jong tingkat Kepri ini diadakan di Batu Besar, Kecamatan Nongsa, tepatnya di Pantai Melayu.
Festival Jong ini sudah memasuki tahun ke-12.
Lomba Jong tahun ini juga diikuti oleh ratusan peserta dari luar daerah, diantaranya dari Bengkalis, Kuala Kampar, Kabupaten Karimun, Moro, Bintan, Tanjung Pinang dan sekitarnya bahkan Kota Tinggi Johor pun ikut meramaikan.
Mewakili Karimun, kelompok Jong Sri Dunia menurunkan 18 orang pemain yang membawa 50 unit Jong dengan layar beraneka warna.
Lomba ini dibagi menjadi empat tingkatan, diantaranya Sampan Jong Besar, Sedang, Kecil dan Pemula. Pemula ini khusus untuk kategori anak-anak.

Permainan Jong sudah diwariskan turun temurun oleh nenek moyang suku Melayu. Permainan ini digelar ketika angin kencang melanda wilayah Kepulauan Riau. Saat nelayan tidak melaut, karena kondisi angin yang tidak mendukung. Jadi mereka memainkan jong dalam rangka mengisi waktu luang.

“Mereka ini semuanya adalah peserta tetap. Rencananya peserta dari Kota Tinggi, Johor juga akan datang,” ucap Alwi. Acara ini disupport oleh Dispora Kota Batam dan Disbudpar Batam. Nantinya para peserta tidak hanya mendapatkan uang pembinaan, namun juga mendapatkan Piala bergilir Walikota Batam. – – Lomba yang akan digelar, kata Alwi dibagi atas empat tingkatan. Sampan Jong besar, Sedang, Kecil dan Pemula. “Pemula ini khusus untuk anak-anak,” tuturnya. Permainan jong sudah diwariskan turun temurun oleh nenek moyang bangsa Melayu. Permainan ini digelar saat waktu segang atau angin kencang melanda perairan Kepri. – – “Saat nelayan tidak melaut, karena angin yg tdk mendukung, mereka memainkan Jong ini. Jadi pengisi waktu lowong,” ucap Alwi- – – Festival jong di Kampung Melayu digelar tidak tetap setiap tahunnya. Karena permainan ini digelar berdasarkan dengan angin dan cuaca. Tahun lalu itu di Maret, karena musim utara terjadi di bulan itu. Tahun ini, musim utara datang lebih awal. Makanya lomba jong digelar di Februari.- – – Beberapa pemain jong sudah mulai berlatih dan menyetel sampannya. Salah seorang pemain Jong yang sedang berlatih, Dede menuturkan dirinya harus menyetel sampan jongnya. “Kalau tidak benar, saat lomba bisa tak tentu arah larinya,” ucap Ded. . #FestivalJongBatam2018 # enjoy #game #gamer #playgame #raceboat #traditionalboat #parahujong #letsgo #welcometobatam #festival #travelblogger #travelintheworld #vacation #history #discovery

A post shared by exploringkepriku 🌐🗺 (@exploringkepriku) on

Beruntung tahun ini kami bisa melihat Festival Jong. Sebab festival ini tidak digelar setiap tahun. Perlombaan jong ini digelar berdasar kondisi angin dan cuaca. Festival jong, biasanya memperlombakan kecepatan dan ketepatan jong menuju garis finish dalam sebuah lintasan berupa garis lurus. Perlombaan jong, biasanya dilakukan di pantai yang memiliki permukaan air laut yang dangkal ketika air laut sedang pasang.
Kelihatannya memainkan jong sangat mudah, hanya melepaskannya di permukaan air laut kemudian angin akan menerpa layar jong sehingga jong bergerak mengikuti arah angin.
Akan beda ceritanya, jika dalam perlombaan, memainkan jong memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Pemandu jong harus mengatur kemudi jong yang berada di ujung ganda kate, istilah untuk kayu yang dipasang melintang di sebelah kanan jong dan berfungsi sebagai penyeimbang. Ketika perlombaan dimulai pesona warna-warni dari layar yang terkembang terlihat semakin menarik.

Ini cerita permainan tradisional dari Kepulauan Riau, kalau di daerahmu ada permainan tradisional apa teman?

#HijrahParenting
#CeritaHijrah10
#Ceritahijrah_MainanTradisional

Simple Banana Cookies, Snack Favorit 2AL

Membuat cemilan sehat untuk anak itu bikin emaknya muter otak ya. Apalagi balita dengan banyak pantangan makanan. 😂

Contohnya anak saya, si Faris yang punya alergi sehingga gampang sekali batuk kalau terkena pencetusnya. Maka dari itu, amannya sebisa mungkin kami menghindari beli jajan di luar. Tahu sendiri yang namanya jajanan anak-anak pasti manis dan nggak jauh-jauh dari gula atau terigu. Nah loh, cemilan apa coba yang bebas dari kedua bahan itu? hihi.

Kalaupun ingin membeli jajan pabrikan, tidak semua produk camilan siap saji yang dijual di supermarket baik bagi anak-anak. Karena kita tidak tahu pasti berapa nilai gizinya dan bahan-bahan apa saja yang terkandung di dalamnya, termasuk bahan kimia seperti pengawet dan pemanis tambahan yang tentu tidak baik bagi tumbuh kembang anak-anak. Daripada khawatir, saya lebih suka menyediakan camilan sendiri di rumah. Kami juga tak perlu takut akan masalah kandungan gizi dan kebersihannya karena kami sendirilah yang mengolahnya. Saya punya resep cookies dengan bahan dan cara pembuatan yang sederhana.

Kalau memang diniatkan, sepertinya nggak ada resep camilan anak yang terlalu riweuh. Ada banyak resep camilan sehat yang bisa Mama coba. Berikut ini resep cookies kesukaan anak-anak,

Cookies Pisang Coklat

Bahan-bahan :

*⃣100 gram margarin
*⃣60 gram gula tepung
*⃣1/4 sendok teh garam
*⃣1 kuning telur
*⃣50 gram pisang ambon, dihaluskan
*⃣150 gram tepung ladang lima
*⃣100 gram cokelat masak putih, dicincang kasar

Bahan Taburan: 100 gram cokelat keping/chocochip ukuran kecil

Cara membuat:

*⃣Kocok margarin, gula tepung, dan garam 2 menit. Tambahkan kuning telur. Kocok rata.
*⃣Masukkan pisang. Kocok rata.Tambahkan tepung ladang lima sambil diayak dan diaduk rata.
*⃣Masukkan cokelat masak putih. Aduk rata.
*⃣Sendokkan adonan ke atas loyang yang sudah dioles tipis margarin.
*⃣ Taburkan cokelat keping.
*⃣Oven dengan api bawah suhu 150 derajat Celcius 25 menit hingga matang.

.

Gimana, Mak? Pastinya anak-anak akan lebih suka resep camilan sehat yang disiapkan sendiri oleh mamanya kan?

Silahkan dicoba ya, Mak!

#HijrahParenting
#30CeritaHijrah
#CeritaHijrah05
#CeritaHijrah_Camilan

Mengumpulkan Diecast, Hobi atau Investasi?

CARS!

Entah sejak kapan saya mulai tergila-gila dengan yang namanya mobil-mobilan. Tapi bukan mobil biasa, melainkan mobil yang ada matanya alias cars. mainan mobil-mobilan ini tiba-tiba jadi sangat menarik sejak saya memiliki anak laki-laki yang juga sedang candu dengan cars padahal dia belum tau kalau saat ini film cars sedang diputar di bioskop (lhawong bioskop aja dia belum pernah masuk apalagi nonton wkwk).

Dahulu sekali saat anak saya masih baby dan belum terlalu suka main mobil-mobilan papanya hanya membelikan 2 mobil hotwheel pertamanya, lama-lama dia jadi suka dan makin kesini semakin banyak koleksinya. (lemari mana lemari, rak displaynya sudah nggak muat lagi butuh lemari baru 😅) Ternyata kecintaan akan diecast ini menular kepada seluruh penghuni rumah, berawal dari hanya sekedar membelikan mainan untuk anak lama-lama bapaknya juga ikut-ikutan mengoleksi bahkan menjualnya kembali. Beruntung kami sempat merasakan tinggal di batam dimana banyak sekali barang second dari Singapura atau Malaysia yang masuk kesini. Disini kami biasa membeli mainan branded second dengan harga yang worth it sekali bahkan jika beruntung mainan-mainan tersebut masih tersegel rapi. Koleksi mainan Faris pun didominasi oleh mainan second.

Apa sih Diecast itu?

Mainan diecast (atau die-cast kalau tulisan bakunya) adalah istilah untuk mainan yang dibuat dengan metode die casting. Kata die di sini artinya bukan “mati”, tapi kata benda, yang artinya “cetakan”. Sedangkan kata cast atau casting di sini berarti “menuang”. Proses pembuatannya kira-kira sama seperti saat membuat kue bolu atau kue pie. Adonan dituang ke dalam loyang cetakan, dan nanti kuenya akan berbentuk seperti cetakannya 😀 Bedanya, mainan diecast ini “adonannya” adalah logam campuran (atau istilah lainnya adalah alloy).

Logam campurannya terdiri dari apa saja? Mayoritas terdiri dari Zinc (seng), dengan sedikit campuran Aluminium, Magnesium, dan Tembaga (copper). Bahan ini biasa disebut ZAMAC, singkatan dari empat bahan tersebut dalam Bahasa Inggris. 🙂

Kita bisa menyebut semua mainan yang terbuat dari logam sebagai mainan diecast. Mulai dari mainan mobil-mobilan, bus, truk, kereta api, dan pesawat, itu semua mainan diecast—selama bahan utamanya adalah logam. Mainan diecast nggak harus full logam, karena bisa saja dia diberi tambahan plastik atau karet sebagai tambahan tingkat kedetailannya. 🙂  Kalau di mobil-mobilan, bahan plastik bisa jadi ban, kaca, atau interiornya. Untuk mainan dengan grade yang lebih bagus, ban-nya terbuat dari karet.

hayo tebak mobil apa ini?

Harga dan Merk

Beberapa merk yang paling banyak dikenal di kalangan Diecaster (sebutan bagi pengkokeleksi diecast) di Indonesia mulai dari skala 1:18 terlebih dahulu. Beberapa merk terkenal di skala ini antara lain: Kyosho, BBR, Auto Art, Minichamps, Universal Hobbies, Shelby Collectibles, Norev, dan Hot Works dengan harga kisaran 1 sd 5 jutaan keatas. Untuk harga dibawah 1 jutaan terdapat merk seperti: Maisto, Jada Toys, Bburago, Yatming, Hot Wheels, ERTL dan Welly.

Harga ini tidak mengikat, karena tergantung pada kualitas, keunikan dan kelangkaan model itu sendiri. Keunggulan skala ini adalah detailnya yang luar biasa bahkan bisa mendekati model mobil aslinya, terutama jika keluaran dari merk papan atas.

Saat ini banyak sekali produsen mobil mainan ini yang mengakomodasi keinginan para penggemarnya. Mulai dari Matchbox yang terkenal dengan Lesney Vintage Editionnya, Hotwheel, Corgi, Racing Champions,  Siku, ERTL, Tomica, Maisto, Cararama, Tonka  dan yang lainnya. Beberapa bahkan bermain di lini mobil mainan papan atas seperti Minichamps yang sangat terkenal dengan detail hingga desain interiornyanya.

salah satu fork lift majorette koleksi Faris

Juga ada pemain baru seperti Jada Toys yang memang heboh dengan edisi mobil dan motor customized mereka yang identik dengan pemakaian velg lebar, cat yang unik, detil body yang menarik dan bahkan sampai dengan interior yang dilengkapi dengan sederetan audio yang keren.

Variasi ukuran pun beragam. Dimulai dari skala 1: 87 , 1:64, 1:43, 1:24 , 1:18 dan bahkan ada juga beberapa skala yang sangat kecil, atau bahkan lebih besar lagi. Angka 1 di skala perbandingan adalah ukuran kendaraan yang sebenarnya, dan angka di belakangnya adalah besarnya ukuran mainan tersebut. Misalnya diecast dengan skala 1/, 18, kendaraan asli besarnya 18 kali lipat dari kendaraan diecast.

Di antara skala tersebut, yang terbanyak tersedia dan dibeli entah sebagai hanya mainan atau koleksi adalah ukuran perbandingan 1: 64. Namun jika ingin untuk koleksi, biasanya diecast ukuran 1 : 43 dan 1 : 64. Untuk diecast dengan skala 1:43 merek yang cukup dikenal antara lain: Auto Art, Kyosho, Minichamps, Ixo Model, Spark, Schuco, Jcollection, Norev, Tomytec dan Ebbro. Kisaran harganya dari 200-ribuan sampai dengan 700-ribuan bahkan bisa mencapai jutaan. Untuk kisaran harga 200-ribu kebawah terdapat merk seperti Welly, Rastar, Cararama, Kinsmart, dan HighSpeed. Salah satu keunggulan dari skala ini, biasanya terdapat boks akrilik sehingga terlihat lebih ekslusif.

hotwheels Ferari skala 1:64

Skala 1:64, skala yang paling banyak ditemui di pasaran. Terutama pada 3 merk diecast yaitu Hot Wheels, Matchbox dan Tomica. Tentu saja ada merk lainnya seperi Majorette, Jada Toys, Aoshima, M2Machines, Maisto, Greenlight, dan yang lainnya. Harganye bervariasi tergantung dari merk. Mulai dari 20-ribuan sampai ratusan ribu rupiah. Kelebihan dari skala ini adalah jenis mobil yang dikeluarkan oleh setiap merk sangat banyak jenis dan variasiya. Mulai dari mobil Amerika, Jepang sampai Eropa. Juga terdapat model-model mobil imajinasi yang tidak ditemui pada mobil aslinya. Sedangkan untuk skala 1:48/1:50 didominasi oleh Hot Wheels, Saico, Norscot, Tomica/Tomytec, Corgi yang biasanya mengeluarkan diecast jenis truk, bus dan alat berat.

seni memfoto diecast

Hunting

Para kolektor rata rata mendapatkan koleksinya dengan cara ‘hunting’. Berburu mobil yang diinginkan, rupanya harus adu cepat dengan penggemar lain. Misalnya ada mobil yang kita cari tapi barangnya susah, harus sabar, tetap memonitor😁

Hunting atau berburu koleksi diecast menjadi tantangan tersendiri bagi para kolektor/diecaster. Bisa mencari dari mall ke mall, super market ke supermarket, toko mainan, lewat facebook, pameran mainan, kegiatan gathering, toko online, atau berburu keluar negeri melalui ebay atau web online lainnya. Mungkin jika tinggal dikota-kota besar tidak terlalu sulit untuk berburu diecast, bagaimana jika untuk kolektor diluar kota besar? Jangan berkecil hati. Manfaatkan Facebook atau layanan toko online seperti OLX, Bukalapak, Tokopedia dan Forum FJB Kaskus untuk mencari item buruan. Yang perlu diperhatikan adalah harus hati-hati dalam memilih penjual (seller) jangan sampai tertipu. Perhatikan reputasi seller dan carilah informasi mengenai item yang dijual, siapa tahu dengan membandingkan antar seller bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Jika ingin mencari item yang langka dan unik, silahkan berkunjung ke situs lelang Ebay.Com. Dengan syarat punya akun paypal dan kartu kredit, atau titip teman bisa juga menggunakan jasa pembelian online. Sekali lagi harus berhati-hati dalam melakukan transaksi online.

Jika dikatakan diecast adalah hobi yang mahal itu tidak benar, tidak semua replika berharga mahal. Harga pun bervariasi. Beberapa bisa dikategorikan dengan harga yang terjangkau, mulai dari di bawah Rp50 ribu. Harga tergantung dari jenis variannya, dan langka atau tidaknya koleksi tersebut.

pp

Ingin Memulai Mengoleksi Diecast?

beberapa koleksi diecast Faris

Point pertama yang harus diperhatikan jika ingin mulai untuk mengkoleksi adalah sesuaikan dengan budget anggaran. Karena yang namanya hobi, tentu setiap orang memiliki kemampuan finansial berbeda-beda. Semakin jauh mengenal dunia per-diecast-an akan semakin mudah untuk menentukan fokus koleksi yang ingin dikejar. Bisa jadi ada yang hanya fokus mengumpulkan diecast mobil balap misalkan, atau hanya fokus di skala 1:43 atau mungkin juga fokus pada merk tertentu, fokus pada junk alias diecast second atau bahkan tidak ada fokus sama sekali tergantung selera. Tidak ada batasan dalam mengkoleksi diecast, semuanya terserah kepada kemauan dan kemampuan. Sesungguhnya fokus itu hanya untuk menjaga supaya dompet tidak jebol dan tidak “teracuni” oleh model dari skala lain yang semakin hari semakin mengganas kadar racunnya😂

Setelah memiliki koleksi mobil diecast, jangan lupa untuk selalu merawatnya agar tetap berkondisi baik. Secara rutin, lap mainan diecastmu agar tidak berdebu. Perawatan yang rutin juga diperlukan untuk membuat fungsi-fungsi mainan seperti roda tetap berjalan, pintu dan kap tetap bisa membuka dan menutup, dan sebagainya. Mainan diecast yang terawat juga membuat harganya tetap tinggi bila kelak dijual kembali. Jadi, jangan malas untuk merawat diecast secara rutin. Selain mendatangkan kesenangan dengan mengoleksi, hobi diecast juga bisa mendatangkan keuntungan. Beberapa diecast yang bisa di jual antara lain adalah beberapa diecast dari satu dari jenis yang sama atau diecast yang tengah populer atau diecast yang termasuk dalam kategori langka.

Komunitas Diecaster

credit photo by grup Facebook DBM

Mendengar komunitas diecast mungkin masih asing bagi banyak orang yang tak bekecimpung didalamnya, namun tak akan asing jika bicara mengenai miniatur kendaraan. Mengoleksi mobil-mobilan diecast toys atau miniatur mobil dengan bahan dasar besi dan gabungan sedikit plastik kini kian banyak penggemarnya.

Mulai dari anak-anak hingga yang sudah `gaek` pun banyak yang gemar untuk mengkoleksi mainan tersebut.
Bahkan tak jarang mereka rela merogoh kocek jutaan rupiah demi mengoleksi mainan dalam kategori langka yang jika dilihat dari kacamata awam hanyalah mainan untuk anak kecil. 

Mau melepas stres? Atau hanya sekedar mencari teman yang memiliki hobi yang sama? Bergabung dengan komunitas penggemar miniatur mobil berbagai merek atau disebut diecaster, barangkali bisa jadi pilihan.

Karena semakin banyak yang menggemari hobi ini, maka beragam komunitas pun mulai muncul dalam rangka menjadi wadah bagi para penghobinya. Salah satu komunitas yang menampung pecinta diecast di Batam dan Kepri adalah DBM (Diecast Batam Mania). Meskipun masih tergolong baru, namun komunitas ini rutin mengadakan kegiatan setiap bulannya. Mulai dari sekedar kopi darat, gathering sampai dengan event balapan diecast. Bergabung dengan komunitas sesama kolektor diecast, selain menambah persahabatan juga menambah pengetahuan tentang hobi yang digeluti. Salah satu keuntungannya adalah bisa melakukan barter (tukar koleksi), jual-beli dengan harga yang bersahabat bahkan titip pesan jika item yang dicari sulit ditemukan di pasaran. Salah satu yang paling mudah adalah bergabung di forum-forum atau di grup Facebook. DBM ini sifatnya hanya sebagai wadah online pecinta diecast. Hanya ada di facebook dan tidak ada iuran. Selain DBM adalagi komunitas bagi pecinta fotografi dengan objek diecast yaitu Hotwheel Photography (Hotphy) yang membernya menjangkau ke seluruh Indonesia. Jadi bagaimana? Tertarik untuk memulai koleksi Diecast? Tidak perlu khawatir coba saja cari lewat social media untuk menemukan orang-orang yang sehobi denganmu biar lebih asik dalam menjalaninya.💕

Cerita di Balik Rumah Organik Trenggalek

rumahorganik_trenggalek sebenarnya hanyalah lahan sempit di teras dan loteng rumah Mama alias Utinya anak-anak yang disulap menjadi kebun buah dan sayur bahkan kolam ikan. Kami sekeluarga punya hobi memelihara ikan dan bercocok tanam sehingga untuk menyalurkan hobi tersebut pada lantai 2 rumah sempit sengaja dibuatkan space untuk pelihara ikan dan bercocok tanam secara hidroponik. Kolam ikan dibuat dengan ukuran 2 x 3 m, bagian atapnya terbuka dengan pengaman menggunakan pagar tralis besi di bagian pinggir kolam. Pada kolam ikan tersebut kami mencoba memelihara ikan lele, bibitnya dibeli di pasar dengan ukuran jari. Dalam tiga bulan alhamdulillah kami mengambil hasilnya, lumayan beberapa hari tidak perlu membeli ikan bahkan sebagian dijual dan dibagikan kepada tetangga. Untuk sayuran seperti kangkung, bayam, cabai rawit di ruang terbuka lainnya masih di lantai 2.

Berbekal ilmu dari beberapa grup belajar di facebook dan melalui proses trial and error mengenai cara bertani di lahan sempit akhirnya kami menemukan formula yang pas yaitu aquaponik. Bersyukur sekali banyak informasi mengenai cara menanam sayur yang ternyata bervariasi dan sangat menarik. Bertani dengan cara hidroponik memang sudah sejak lama dikenal dan banyak yang sudah mempraktekannya, baik untuk sekedar hobi atau secara komersial. Seperti halnya sayur mayur yang dijual di setiap supermarket itu juga ditanam secara hidroponik dan merupakan sayuran organik yang bebas bahan pestisida. Bertani sistem hidroponik yaitu bertani tanpa menggunakan media tanah. Media hidroponik yang digunakan bisa berupa sekam bakar, krikil, pasir kali (sungai), sabut kelapa, rock wool, dengan sistem pemupukan berbeda dengan bertani biasa, yaitu menggunakan larutan nutrisi yang dicampurkan ke dalam air.. dimana larutan nutrisi tersebut adalah pupuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro. Ada banyak model hidroponik.

 

Dari Hidroponik ke Aquaponik

Aquaponik, nah sistem inilah yang pada saat ini kami anggap paling menarik karena ide dari suami saya yang senang sekali memelihara ikan lele dan pernah melihat sekilas mengenai sistem aquaponik. Jadilah kami mencoba bertanam dengan sistem ini dengan harapan hasil kebun kami bisa benar-benar organik karena menggunakan unsur hara dari kotoran ikan tersebut. Sistem aquaponik adalah bagian dari hidroponik, hanya bedanya larutan nutrisi yang diberikan untuk tanaman adalah limbah atau kotoran ikan yang kaya akan unsur hara makro dan mikro.

Menurut para pakar, aquaponik merupakan sistem perpaduan antara beternak ikan dengan bercocok tanam, dimana limbah ikan dimanfaatkan untuk nutrisi tanaman, dan air sirkulasi kualitasnya akan lebih baik dari sebelumnya untuk pertumbuhan ikan karena sudah terfilter oleh akar-akar tanaman dalam sistem aquaponik. Hal ini saling menguntungkan bagi ikan dan tanaman, termasuk kita bukan? Kita beri makan ikan selanjutnya ikan memberi pupuk nutrisi untuk bahan makananan tanaman sayuran, kemudian akar tanaman sayuran memfilter/membersihkan air untuk hidup ikan. Sistem aquaponik yang kami pilih adalah sistem aliran atas.

Proses aquaponik menurut referensi yang kami pelajari adalah :

Air kotor dari kolam => masuk Bio Filter/proses penguraian amoniak kotoran ikan oleh mikroba => Air Terfilter mengandung unsur hara yang siap diserap oleh akar tanaman => Pompa Air mengirim air ke sistem aquaponik => Air masuk sistem Aquaponik sebagai nutrisi tanaman => Air kembali ke kolam sudah terfilter oleh biofilter dan akar tanaman aquaponik.

Fungsi biofilter adalah tempat mengurai amoniak (kotoran ikan) oleh mikroba menjadi pupuk nutrisi yang dapat diserap oleh tanaman. Tanpa melalui biofilter, maka tanaman tidak akan dapat menyerap makanan dan akibatnya tanaman akan kurus dan tidak baik pertumbuhannya. Selain itu yang tidak kalah pentingnya, yaitu tanaman harus mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Sistem aquaponik sudah kami praktekan sejak pertengahan tahun 2017, jadilah kami rombak ulang sistem pipa PVC di rumah agar aliran air dari dan menuju kolam ikan menjadi lancar. Bagi yang tertarik menanam dengan sistem aquaponik dianjurkan menanam tanaman sayuran, sebab tanaman sayuran akarnya suka digenagi air seperti kangkung, bayam, sawi hijau atau caisim.

Selain menanam sayuran, rumah organik trenggalek juga mencoba menanam buah seperti melon dan strawberry melalui mediatanah. Mungkin ini sekilas profil dari rumah organik trenggalek. Semoga kebun rintisan ini bisa semakin berkembang dan bermanfaat bagi orang banyak. Yuk, konsumsi buah dan sayur organik demi hidup yang lebih sehat.  😉

 

🐟🐟 Apa itu aquaponik?? 🐟🐟 Sistem aquaponik lele memang belum banyak yang menerapkannya. Sistem ini memadukan metode budidaya ikan lele dengan memanfaatkan nutrisi yang diperoleh dari air kolam lele untuk disalurkan menjadi media tanam bagi tanaman. Sistem aquaponik lele ini sebenarnya yang paling sering diterapkan pada model-model aquaponik, hal ini karena ikan lele menghasilkan kotoran dan sisa-sisa makanan yang jumlahnya lebih banyak, sehingga bisa dimanfaatkan untuk nutrisi bagi tanaman. Bagi anda yang punya hobi berkebun dan memelihara ikan punya kolam lele sekaligus bisa untuk budidaya tanaman, tentu sangatlah menyenangkan dan menjadi kepuasan tersendiri. Lalu bagaimana caranya dalam sistem aquaponik lele ini? Yuk main ke rumah organik trenggalek.. ☺

A post shared by Rumah Organik Trenggalek (@rumahorganik_trenggalek) on

Bagaimana Cara Memulai Green Lifestyle?

Pernah dengar slogan “Go Green”, atau slogan kampanye lainnya? Slogan tinggalah slogan semata, jika tidak diiringi usaha nyata, milyaran rupiah pun tidak ada artinya bagi program Go Green.

Kebanyakan slogan seperti itu muncul dalam rangka menyelamatkan bumi dari bahaya Global Warming. Apa itu Global Warming? Global Warming atau pemanasan global merupakan proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Penyebab utamanya adalah peningkatan efek rumah kaca. Peningkatan ini berefek volume air laut yang meningkat akibat mencairnya es di kawasan kutub utara dan selatan.

Tak hanya itu, perubahan iklim yang sangat ekstrim dan meningkatnya suhu permukaan bumi terjadi akibat Global Warming. Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi? Bumi tempat kita berteduh jelas memerlukan sentuhan lembut dan kepedulian tangan manusia agar alamnya tetap hijau, alami, dan nyaman untuk disinggahi.

Harus Mulai Darimana?

Apa itu Green Lifestyle? Apakah harus serba hijau, rumah dicat hijau, pakai baju hijau, rambut warna hijau, atau badan kita juga harus hijau seperti tokoh karakter HULK? Big NO! Itu bukan esensi dari Green Lifestyle. Green Lifestyle merupakan tindakan kepedulian kita terhadap lingkungan.

Green Lifestyle merupakan gaya hidup dengan mind set yang menjadikan bumi benar-benar sahabat manusia dalam kehidupan sehari-hari, bukan sebagai objek eksploitasi untuk memenuhi kehidupan manusia.

Untuk memulai Green Life Style, kita tidak harus memulainya dengan perubahan drastis dan mahal. Cukup memulainya dari hal-hal kecil yang biasa kita lakukan sehari-hari. Mulai dari makanan, fashion, mengelola sampah, pemakaian listrik, pemakaian ponsel, dan hal kecil lainnya.

Rumah dan Lingkungan

Saya pribadi mencoba untuk memulai menanam sayuran dan buah-buahan yang biasa dimakan di belakang atau halaman depan rumah. Anak-anak dan suami sangat bersemangat memulai project bercocok tanam. Selain menghemat uang, kami pun dapat menghabiskan waktu berkualitas bersama orang-orang tercinta. Pengelolaan sampah juga kerap diabaikan oleh sejumlah orang. Hal kecil yang kami lakukan di rumah adalah memilah sampah non-organik dan organik serta menempatkannya pada tempat sampah berbeda. Kita juga bisa memanfaatkan sampah non-organik seperti plastik kemasan dan botol minuman plastik untuk dijadikan kerajinan tangan. Kalau tidak sempat kita juga bisa menabung di bank sampah yang tersedia di kelurahan-kelurahan.

Di rumah kami juga membuat drum sampah khusus untuk membuang sampah organik yang kemudian diolah kembali menjadi pupuk kompos cair. Setelah melewati masa pembusukkan, sampah organik tersebut bisa dijadikan sebagai pupuk tanaman.

🌱Periksa AC jangan sampai ada kebocoran, turunkan suhu AC, dan jangan biarkan ada celah dalam ruangan saat menyalakan AC.

🌱Hemat pemakaian air. Jangan biarkan kran air mengalir terus saat mencuci muka atau menggosok gigi. Gunakan air saat diperlukan saja. Pastikan tidak ada kebocoran pada kran air, bisa kita bayangkan banyak air yang terbuang bila air menetes selama 24 jam.

🌱Pemakaian listrik secara bijak. Gunakan seperlunya saja, contoh kecilnya sebaiknya matikan lampu kamar bila tidak sedang membaca. Bila hal ini dilakukan berulang kali, tidak hanya menghemat,kita pun bisa menjaga kelestarian bumi.

🌱Gunakan produk elektronik yang hemat energi. Hindari membuka pintu lemari es terlalu lama karena setiap kali pintu lemari es dibuka, diperlukan tarikan listrik yang tinggi untuk mendinginkan kembali suhunya.

Makanan, Minuman dan Kosmetik

Sejak memutuskan foodcombining saya berusaha untuk mengurangi konsumsi daging. Mengurangi makan daging, terutama daging merah ternyata dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan Global Warming. Faktanya, sapi memproduksi banyak gas methana yang berdampak buruk untuk lingkungan. Semakin banyak kebutuhan konsumsi sapi, maka semakin banyak pula gas methana yang dihasilkan. Biasakan mengonsumsi sayuran dan makanan bernutrisi tinggi lainnya sebagai pengganti daging. Kita pun dapat merasakan banyak manfaat, diantaranya menghemat uang, badan menjadi sehat, dan bumi akan tetap terjaga kelestariannya.

Konsisten mengkonsumsi makanan segar, bukan makanan kaleng atau makanan yang sudah diawetkan. Jangan lupa membawa botol minum sendiri, hindari membeli minuman dalam kemasan botol terlalu sering karena hanya akan menumpuk sampah non-organik yang lebih sulit terurai dalam tanah.

Membawa tas belanja sendiri yang bisa dipakai berulang-ulang. Tas plastik yang tertimbun dalam tanah perlu waktu ribuan tahun untuk proses penguraiannya. Ketika berbelanja ikan di pasar jangan lupa membawa kemasan sendiri. Diupayakan untuk memasak menu untuk makan keluarga. Ini lebih baik, selain sehat kita juga bisa menghemat bahan bakar karena tidak perlu membeli makanan dari luar.

Kami sekeluarga berusaha meminimalisir penggunaan tisu dan mengganti dengan lap kain. Untuk mengurangi sampah, sejak anak sulung kami lahir kami memutuskan menggunakan clothdiaper dan menghindari popok sekali pakai. Saya pribadi beralih dari penggunaan pembalut sekali pakai menjadi pembalut kain.

Saya mulai belajar untuk kembali ke alam dan menggunakan bahan yang ramah lingkungan, pun juga dengan kosmetik dan sabun cuci baju, piring dan lantai. Mau tidak mau saya akhirnya belajar membuat sabun sendiri. Meskipun masih tahap awal saya ingin terus belajar dan belajar lagi.

Bagaimana? Sudah tahu kan Green Lifestyle itu ternyata dapat dimulai dengan membiasakan hal-hal kecil yang ada di lingkungan kita. Yang perlu ditanamkan dalam mindset kita adalah bahwa kesadaran melalui hal-hal kecil yang dilakukan secara rutin pasti bisa menghasilkan perubahan besar untuk kelestarian bumi. Jadi, yuk kita mulai Green Lifestyle dari sekarang!

Ketiduran

Tema arisan kali ini yang dipilih oleh Mama Thole adalah kejadian lucu saat bersama dengan suami. Bicara tentang kelucuan atau hal yang konyol dalam keseharian banyak sekali kejadian-kejadian lucu yang terjadi di antara kita. Sebelum saya menikah dengan suami saya, saya terlalu kaku dan serius. Ini semua karena hasil didikan orang tua yang otoriter. Bertemu dan berjodoh dengan suami ternyata mampu menyeimbangkan karakter saya menjadi lebih let it go, let it slow.

Ada beberapa obrolan lucu saat bersama suami yang ingin saya bagi. Suami saya adalah tipe orang yang santai, saking santainya sampe-sampe saya enggan meminta bantuan untuk urusan kecil karena saya sudah tahu endingnya akan bagaimana.

Pada suatu senja nan cerah di pojok ruang tengah rumah kami. Kami tengah ngobrol santai sambil mengawasi anak-anak bermain lego. Saya yang sudah kelelahan sedari pagi menemani anak-anak bermain. Ditemani secangkir kopi plus kentang goreng yang suami siapkan menambah semarak suasana.

   Obrolan kocakpun dimulai…

M : Pa….
G : Hmm… (minum kopi sambil ngunyah kentang dalam waktu bersamaan 😂
M : Tumben papa baik banget nyiapin cemilan plus bikin minuman sendiri?
G : Beli dimana itu kopinya? (karena saya bukan penggemar kopi dan tidak pernah punya stok kopi di rumah)
M : Sini, Mama mau nyobain dong. Kopi apaan sih ini, Pa?
G : Kopi luwak white coffe.
M : Ha..?? Semenjak kapan Papa suka kopi instan?
G : Nggak instan kok ini, Ma. Papa yang proses sendiri kopinya.
M :?????
– tamat –

Kalau ditanya mengenai kejadian konyol antara saya dan suami, tak terhitung berapa kali kejadian konyol yang tercipta. Saking banyaknya sampai saya bingung mau berbagi cerita yang mana satu.

Adalah sebuah malam, entah malam keberapa setelah pernikahan kami. Kami berdua makan malam sambil menunggu antrian periksa ke dokter kandungan. Setelah berdiskusi akhirnya kami berdua memutuskan untuk makan di sebuah restoran pizza yang cukup ternama.

M : Papa, terasa dingin nggak sih hawanya di sini?
G : Nggak tu, biasa aja.
M : (manyun sambil mikir pasti nggak peka lagi. Pliss, peka dong)
G : Kenapa diam aja, Ma? (sambil buka jaketnya)
M : Senyum-senyum sambil berharap jaketnya mau dikasih ke saya biar nggak kedinginan.
G : Senyum-senyum lagi sambil mau buka baju.
M : Nggak gitu juga kali pa. Di saat-saat kaya gini jangan pakai prinsip “kita lalui bersama dong” malu-maluin aja.
G : Becanda ma, becanda… (Menggeser tempat duduk mendekati Mama, berusaha melancarkan rayuan gombal yang dulu bikin Mama klepek klepek dan mau jadi istrinya meski wajah Papa agak expired). Mama itu cantik kalau cemberut gini. Tapi kayaknya lebih cantik lagi kalau senyum deh…
M : mlengos..
-tamat-

Itu beberapa kejadian yang terjadi setelah kita menikah dan punya anak. Masih ada satu lagi kisah lucu saat saya ikut suami dinas keluar kota. Waktu itu, saya baru pindah ke Batam dan belum aktif bekerja lagi di kantor. Masih berdua saja dan belum ada anak-anak. Ceritanya saya diajak suami saya untuk ikut ke Pekanbaru dalam rangka dinas luar kota. Daripada bengong di rumah akhirnya saya menyetujui ajakannya. Jadilah sehari sebelum berangkat ke Pekanbaru saya pun kalang kabut packing untuk itenary keesokan harinya. Akibat kelelahan mempersiapkan bawaan yang akan dibawa ke Pekanbaru, saya justru ngdrop saat sampai di hotel. Kepala sakit dan flu berat langsung mendera. Saya pun segera minum habbatusauda dan segera naik ke ranjang. Sementara suami belum ingin tidur, ia pamit kepada saya untuk bergabung dengan teman-teman kantor yang menginap di penginapan yang sama dengan kami. Saya mengangguk, kemudian membiarkan suami untuk keluar sejenak.
Ternyata, suami saya pergi tanpa membawa kunci kamar, karena berpikir ada saya di dalam kamar. Saat kembali ke kamar ia harus mengetuk kamar dan berusaha menelepon selama berjam-jam, dan saya sendiri sudah tertidur pulas tak mendengar apa-apa. Keesokan paginya, saya mendapatinya tidur di kamar teman dan saya benar-benar meminta maaf padanya.

Maaf ya, suami.

Mengenang pertemuan yang tak terbilang 😘

Mencuri Waktu Luang ala Ibu Rumah Tangga

Me time? sebagai IRT rasanya mustahil punya waktu luang bagi sebagian orang! Tapi bagi saya tidak ada yang mustahil dan saya tidak menyukai kata “mustahil” menurut saya, banyak jalan menuju roma. Saya yakin ada celah disela kesibukan saya sebagai IRT, yang setiap bangun pagi dan menjelang tidur malam pun tetap harus rajin bergerak . Mengurus suami, anak, belum lagi kerjaan rumah yang tidak ada habisnya.

Mungkin bagi mereka yang mampu, punya babysitter akan lebih mudah mempunyai me time. Tetapi berhubung saya belum jadi horang kayaa *belum? artinya saya ngarep juga.hihii* Saya tidak mungkin menitipkan anak saya kepada mertua saya. Jadi, saya harus pintar-pintar mensiasatinya. Karena walau bagaimanapun, saya sebagai IRT sangat rentan dengan yang namanya stress, karena kita hanya berada di dalam rumah dan jarang melihat dunia luar. Tetapi kalau keluar rumah pun saya mikir-mikir mau kemana? kepentingannya apa? Saya saja sudah lupa kapan terakhir pergi ke mall.

Manfaat me time sangat banyak untuk kita, selain terhindar dari stress, setelah me time kita akan kembali fresh lagi. Otomatis hati kita juga akan lebih ikhlas melayani suami dan anak kita. “Bagi saya, me time tidak harus mengorbankan” yang artinya, saya tetap bisa me time walaupun saya hanya berada didalam rumah. Menurut saya, yang bisa saya definisikan me time adalah sebagai berikut :

Mandi
Mandi adalah rutinitas yang menyegarkan sekaligus menyenangkan, bagi saya. Suami memberikan waktu saya untuk mandi (dengan tenang) pun saya sudah sangat senang. Karena air itu mempunyai manfaat menenangkan. Saya meluangkan waktu untuk mandi sambil luluran dan creambath. Karena kalau ke salon, saya sering merasa was-was. Anak-anak rewel nggak yah? suami saya udah makan belum? Pikiran seperti itu membuat saya berasa tidak me time. Jadi kalau kegiatan nyalonnya masih bisa dilakukan sendiri dirumah mengapa harus keluar rumah?

Tidur Siang 
Kadang ada waktunya saya kelelehan karena mengurus rumah, walaupun suami saya bukan kategori yang memaksa saya untuk selalu membuat rumah rapi, dan mewajibkan saya untuk memasak. Tetapi karena saya ini anemia jadi saya gampang lelah, bahkan kadang kliyengan yang membuat saya memerlukan untuk tidur siang walaupun hanya 30 menit. Kalau sekarang sudah tidak masalah, karena anak saya sudah berusia 3 tahun dan 1 tahun yang artinya tidurnya sudah mulai teratur.

Beberes Rumah
Bagi saya diberi waktu beberes rumah tanpa diganggu itu juga me time, karena ada kepuasan hati jika rumah itu rapi. Walau sebentar juga tak mengapa. Memang kendala kita yang punya balita sangat sulit untuk beberes rumah. Karena rumah kita pasti di acak-acak lagi, sehabis bermain pasti campur aduk lagi, belum masalah baju atau sepatu yang tidak pada tempatnya.
Sekarang saya mempunyai trik dalam beberes yaitu memanfaatkan kegiatan beberes ini menjadi sebuah kelas agar anak juga belajar bertanggung jawab dan disiplin mengembalikan barang ke tempatnya lagi. Saya sering memberikan tugas menyusun atau mengumpulkan hanger yang berantakan, melipat baju bahkan sesekali menyusun baju mereka ke dalam laci dengan sedikit bantuan. Mensortir mainan juga menjadi kegiatan rutin kami setiap minggunya, meletakkan mainan sesuai kategorinya sambil menyisihkan mainan yang sudah tidak terpakai agar bisa dijual atau diberikan kepada yang lebih membutuhkan. Ternyata kegiatan beberes ini menjadi kelas yang  menyenangkan.

Menyetrika
Menyetrika merupakan me time bagi saya. Siapa yang hobi menyetrika?https://moniquefirsty21.wordpress.com/2017/09/20/hobimenyetrikaadakah-yang-samadengansaya/Tanpa disadari kegiatan yang cukup memakan waktu ini bisa saya manfaatkan untuk mengejar ketertinggalan ilmu agama dengan mendengarkan ceramah kajian ilmiah islam dari chanel favorit saya tanpa diganggu oleh siapapun. Alhamdulillah bi ni’matimushaalihat. 

Menurut saya hal-hal tersebut yang saya sebut me time, saya tidak mengharuskan diberi izin kongkow bareng teman-teman (karena sejak sebelum nikah, saya memang tidak diizinkan papa saya, kumpul-kumpul tanpa manfaat, jadi tidak masalah) atau shopping ke mall sendirian. Karena saya IRT jadi otomatis harus bawa suami saya kalau shopping biar dibelikan.hihii *modus ini namanya yah*
Sebaiknya kita sama-sama belajar ikhlas dan sabar menjalankan peran sebagai IRT, karena tidak semua merasakan apa yang kita rasakan. Bukan hanya IRT, Ibu-ibu yang berkarir pun biasanya mereka menjalankan peran sebagai karyawan di kantor dan dirumah menambah peran lagi sebagai Ibu dan istri. Peran tersebut tentu tidak mudah, oleh karena itu ayo sama-sama luangkan waktu untuk me time walaupun tidak yang benar-benar me time, lakukan saja apa yang membuat kita senang. Itu akan mengurangi beban fikiran dan tenaga kita. Pikiran kita fresh, nilai plus nya juga kesehatan dan rumah pun menjadi adem karena tidak ada yang ngomel-ngomel 😬😬 Demikian sedikit cerita me time dari saya. Masih penasaran dengan cerita “me time” ala emak-emak blogger, silahkan berkunjung ke rumah mbak ovi yang memenangkan arisan tulisan IIP pekan ini pasti banyak cerita seru lainnya disana. 💕