Menu Food Combining Bagi Pemula

Menu Food Combining pada dasarnya tidak berbeda dengan menu makan sehari-hari pada umumnya. Hanya saja, kita disarankan tidak menyantap nasi bersama lauk-pauk sumber protein (kecuali tempe-tahu). Dalam menu Food Combining, karbohidrat + protein bukanlah kombinasi makanan yang serasi. Kombinasi makanan yang serasi adalah sayuran + karbohidrat dan sayuran + protein. [Andang Gunawan, pakar FC]

Menyiapkan menu Food Combining sama saja dengan menu makanan sehari-hari pada umumnya. Boleh saja kita menyiapkan masakan campur aduk sayuran dengan bahan hewani, misalnya capcay seafood, asalkan kita memang yakin pada jam makan tersebut tidak menyantap nasi atau sumber lain karbohidrat. 

Namun, agar susunan menu bisa fleksibel bagi seluruh anggota keluarga, sayuran biasanya saya masak terpisah dari bahan hewani. Susunan hidangan seperti ini memudahkan setiap anggota keluarga menentukan kombinasi makanan yang ingin dinikmatinya. Anggota keluarga yang tidak menjalankan pola makan Food Combining bebas memilih kombinasi makanan mana pun yang disukai. Bagi pelaku Food Combining, jika hendak menyantap nasi, berarti pasangannya adalah masakan sayuran dan masakan lain yang bukan hewani/sumber protein (kecuali tempe-tahu).

Mau tahu menu makan keluarga kami? Baiklah, kami ingin berbagi resep makanan yang kami konsumsi sehari-hari.

BUAH : UNTUK SARAPAN DAN KUDAPAN

sarbu! sarapan buah bukan sarapan bubur

Begitu bangun tidur, kita perlu minum air hangat yang dibubuhi sedikit air perasan jeruk lemon/nipis. Minuman ini berguna untuk mengaktifkan enzim pencernaan, yang menjadi kurang aktif pada kondisi keasaman terlalu tinggi, akibat lambung beristirahat semalaman. Sekalipun rasanya asam, jeruk nipis merupakan makanan pembentuk basa dalam tubuh.  Jadi buah lemon wajib ada di rumah ya. Menu sarapan bagi pelaku Food Combining adalah buah-buahan. Mengapa? Pada pagi hari tubuh sedang giat melakukan proses pembuangan dan sebaiknya tidak dibebani dengan proses mencerna makanan. Padahal, di lain pihak tubuh butuh asupan energi guna memulai aktivitas harian. 

lemon up your day!

Nah, untuk memenuhi kedua tuntutan tersebut, buah segar merupakan pilihan yang ideal. Selain mudah dicerna, buah-buahan matang mengandung sumber energi (gula buah) yang mudah diserap dan mencukupi sebagai sediaan energi hingga siang hari.  Buah boleh disantap langsung maupun dibuat jus, baik tunggal maupun kombinasi. Bisa buah apapun, kecuali durian dan nangka. Pilih buah matang dan tidak busuk, hindari buah yang masih mentah. Buah berkadar air tinggi (khususnya famili Cucurbitaceae, seperti semangka, melon, blewah) sebaiknya hanya dikombinasikan dengan sejenisnya, karena sangat mudah dicerna. Misalnya melon dengan semangka.  Untuk membuat jus dari buah bertekstur lembut, seperti pepaya dan mangga, buah boleh diproses menggunakan blender. Namun buah yang teksturnya berserat, seperti nanas, jeruk keprok, apel, sebaiknya diproses menggunakan juicer, agar seratnya tidak mengurangi kenikmatan jus. Buah kaya air, seperti melon atau semangka, boleh diproses menggunakan blender maupun juicer.  Selain dinikmati sebagai jus yang encer, sari buah bisa disajikan berupa smoothie, yang teksturnya hampir menyerupai bubur lembut (creamy). Jika smoothie dicampur dengan plain yogurt, teksturnya akan menjadi lebih encer, dan jadilah lassi. Kedua jenis sari buah pekat ini cocok bagi pemula, karena memberikan rasa kenyang yang mantap.  Namun pelaku Food Combining yang ingin menurunkan berat badan sebaiknya tidak terlalu sering menikmati smoothie maupun lassi. Dibandingkan jus buah, jus pekat ini lebih berkalori. Sekalipun demikian, smoothie maupun lassi merupakan hidangan yang sehat. Cocok juga disantap sebagai kudapan sore. 

Di rumah, anak-anak sudah terbiasa sarapan dengan makan buah potong, atau bisa juga dalam bentuk jus dikombinasikan dengan sayur. Sejak usia dua tahun, Faris sudah terbiasa minum green smoothie jadi tidak perlu dipaksa paksa lagi. Sedangkan Irbadh, ia sangat suka buah dalam bentuk jus. Pokoknya buah dan sayur apapun jika dijus pasti habis, karena sedang tumbuh gigi ia sedikit malas mengunyah dalam jumlah banyak. Berikut variasi menu sarapan kami :

Smoothie Pisang-Nanas-Stroberi (untuk 2 porsi)

banana smoothie dg toping flaxseed

Bekukan 2 buah pisang ambon dalam freezer, kupas, potong 3 cm, masukkan ke dalam blender. Tambahkan 6 buah stroberi dan 150 ml jus nanas. Proses hingga lembut. Nikmati segera. 

 

Green Smoothie (untuk 2 porsi)

segelas green smoothie, amunisi di pagi hari

Potong 1ikat pakcoy (300 g), potong 1 buah nanas ukuran sedang (500 g), potong. 1/2 kg jeruk medan, peras. Haluskan dalam blender bersama 50 ml jus lemon. Nikmati segera. 

Buah maupun jus buah sebaiknya tidak dikonsumsi sekaligus banyak. Berhentilah makan buah jika perut sudah cukup kenyang.  Kecuali disantap sebagai menu sarapan, buah boleh dinikmati sepanjang pagi hingga menjelang makan siang. Bahkan, boleh lebih dari satu kali. Namun, 45 menit menjelang makan siang hendaknya tidak makan buah lagi, agar proses pencernaan buah sudah rampung ketika lambung mulai terisi menu makan siang. 

Mengudap buah pada sore hari sebaiknya dilakukan setelah proses pencernaan makan siang diperkirakan sudah tuntas. Pencernaan menu makan siang berupa kombinasi sayuran dan protein berlangsung empat jam, sedangkan sayuran dan karbohidrat tiga jam. (Patokannya: waktu cerna sayuran dua jam, karbohidrat tiga jam, protein empat jam). Nah, jika kita makan siang pukul 12.00, maka pukul 16.00 (4 sore) merupakan saat yang tepat untuk menikmati kudapan buah.

NASI, SAYUR, DAN LAUK

Sayuran merupakan bagian wajib dari menu makan siang maupun makan malam, masing-masing dikombinasikan dengan sumber karbohidrat dan protein. Apabila menu makan siang berupa kombinasi sayuran dan karbohidrat, maka pada saat makan malam berganti dengan kombinasi sayuran dan protein. Boleh juga sebaliknya. Hanya jika terpaksa, menu makan siang dan malam boleh sama-sama berupa kombinasi sayuran dan karbohidrat. Namun sebaiknya tidak sering, karena berisiko mengakibatkan defisiensi protein.

Sebaliknya, makan siang dan malam tidak boleh berturutan berupa kombinasi sayuran dan protein, khususnya protein hewani, sebab mengundang kemungkinan kelebihan asupan protein. Karena protein merupakan makanan pembentuk asam, kelebihan asupan protein akan meningkatkan kadar keasaman tubuh, khususnya keasaman darah dan jaringan.

Sayuran boleh dikombinasikan dengan karbohidrat maupun protein, karena sayuran dapat menetralkan keasaman tubuh. Sayuran merupakan makanan pembentuk basa, sedangkan karbohidrat dan protein pembentuk asam. Namun, karena sama-sama sebagai pembentuk asam, karbohidrat (nasi) dan protein (daging, ayam, ikan, telur) tidak disarankan dimakan bersamaan, karena dapat meningkatkan keasaman tubuh. Jadi menu makan siang yang menjadi pilihan keluarga kami yaitu spaghetti beras merah with seafood. Spaghetti ini dibuat dari beras jadi cocok untuk anak yang alergi terigu maupun anak ADHD, bagi yang alergi seafood bisa diganti dengan jamur saja. Berikut ini saya akan berbagi resep spaghetti beras merah ala keluarga kami :

SPAGHETTI SEAFOOD

Bahan [Spaghetti] :
25 gr tepung tapioka
250 gr tepung beras merah organik
2 btr telur (jika alergi diskip saja)
200 cc air
2 sdm minyak
Garam himalaya secukupnya

Note : jika tidak sempat membuat mie homemade bisa juga menggunakan mie spaghetti beras merah gluten free merk Peacock.

ini penampakan spaghetti merk peacock

Bahan [saos] :
3 siung bawang putih
1/2 buah bawang bombay
4 buah tomat ukuran besar
1/2 buah paprika merah
150 gr udang giling
garam himalaya secukupnya 
Lada hitam secukupnya 
oregano secukupnya

Cara Membuat :

Spaghetti:
1. Campur tepung beras dan tapioka serta air sedikit demi sedikit.
2. Kocok telur dan campur dengan adonan tepung hingga kalis.
3. Tambahkan minyak dan garam.
4. Giling dengan gilingan mie/pasta. Setelah siap didihkan air untuk merebus mie/pasta tersebut.
5. Rebus sebentar, angkat dan tiriskan.

Saus:

1. Kukus tomat, hancurkan.
2. Tumis bawang bombay, bawang putih hingga harum. Tambahkan udang giling dan paprika.
3. Tambahkan tomat yg telah di hancurkan.
4. Tambahkan pure tomat, oregano, lada hitam dan garam.
5. Masukkan mie yang sudah direbus tadi, aduk hingga tercampur merata. Cicipi dan angkat jika dirasa sudah pas.
6. Sajikan dengan lettuce segar dan santap segera.

~ Selamat Menikmati ~

spaghetti seafood gluten free

FOOD COMBINING ITU MUDAH

Tidak benar isu yang menyebutkan Food Combining itu rumit. Sebaliknya, Food Combining justru mudah diterapkan, bahkan oleh awam gizi sekalipun. Kita tidak direpotkan dengan kerumitan menghitung porsi makan dan jumlah kalori. Karena pola makan Food Combining sudah otomatis cukup kalori, cukup gizi, cukup serat, dan kaya senyawa fitokimiawi non-gizi yang berkhasiat. Kita tidak perlu menolak makanan yang ditawarkan, tapi pilihlah kombinasi makanan yang serasi. Cake dan kue kering jelas bukan makanan serasi (kombinasi karbohidrat dan gula), tapi kita boleh kok mencomotnya. Dengan syarat, pada kesempatan makan berikutnya kita sudah balik lagi menerapkan pola makan Food Combining 😂

Menerapkan Food Combining 5 hari dalam seminggu sudah memberikan dampak positif bagi kesehatan. Sementara yang 2 hari sisanya kita cadangkan sebagai hari makan bebas. (Namun jika kita sudah melakukan pola makan Food Combining dan merasakan dampak positifnya, kita justru merasa sayang melewatkan 1 hari saja tanpa Food Combining). Tubuh memang tidak bisa berbohong, ketika kami sekeluarga jajan saat weekend langsung terasa khasiatnya. Mulai dari sakit kepala, mual, diare sampai dehidrasi akut. Ini merupakan alarm tubuh, maka sayangilah tubuh kita. Jadi kala kepengen jajan tapi takut banyak keluhan setelahnya akhirnya saya dan anak-anak memutuskan untuk membuat sendiri saja kudapan sebagai teman weekend kita. Sekalian saya mengajak anak-anak belajar memasak. Penasaran kami akan membuat apa? Yuk ikuti kami 😅

CARROT CAKE with ALMOND

Judulnya aja carrot cake, bisa dibayangkanlah ya pastinya cake ini terbuat dari wortel, selain tepung, gula dan telur tentunya. Simple, cepat bikinnya dan dijamin sangat enak. Buat yang alergi terigu atau anak ADHD juga jangan kuatir jika ingin mencicip cake ini karena cake ini gluten free dan kaya serat loh. Cake kekinian lewat deh hahaha..😂

Bahan :

3 butir telur
150 gr gula palem
Garam sejumput
150 gram tepung ladang lima (jika tidak ada bisa pake tepung mocaf atau tepung modifikasi dengan perbandingan 7:2:1 untuk tepung beras : tepung tapioka : tepung maizena)
1/4 sdt kayu manis bubuk
200 gram wortel (parut halus, jangan diperas)
75 gram minyak kelapa

Cara Membuat :

1. Siapkan loyang ukuran 18x18cm, alasi dengan kertas roti, olesi kembali dengan minyak kelapa agar tidak lengket.

2. Parut wortel menggunakan serutan keju. Tambahkan 2sdm tepung, aduk rata kemudian sisihkan.

Faris bertugas mengupas wortel dan memarut

3. Kocok telur, gula, garam hingga kental dan berjejak dengan speed tinggi.

Faris membantu mencampur adonan dengan mixer

4. Ayak bahan kering, kemudian masukan kedalam adonan dengan speed rendah hingga tercampur rata.

5. Masukkan wortel parut, aduk rata dengan spatula.

parutan wortel dimasukkan ke dalam adonan

6. Tambahkan minyak kelapa perlahan ke dalam adonan, aduk hingga tercampur rata.

7. Pengadukan dilakukan dengan metode kincir air memakai spatula besar. Hati-hati dengan minyaknya, jangan sampai ada yang mengendap di bawah, harus teraduk semua tapi jangan sampai over mixing, supaya tidak bantat.

8. Tuangkan adonan kedalam loyang yang telah dialasi kertas. Taburi dengan almond slice atau kacang-kacangan lainnya, jika suka keju, raisin, gojibery, juga boleh ditambahkan sesuai selera.

9. Panggang dengan suhu 180ºC selama 30 menit lakukan tes tusuk untuk memastikan kematangan kue.

10. Setelah matang, balik kue dan lepaskan kertas rotinya. Potong-potong dan sajikan.

Note :

*Tepung modifikasi dibuat dari, 7 bagian tepung beras, 2 bagian tepung kanji/tapioka dan 1 bagian tepung maizena. Misalnya akan membuat stok twpung sebanyak 1kg, membutuhkan 700gr tepung beras, 200gr tepung kanji/tapioka, dan 100gr tepung maizena. Campur sampai rata dan simpan dalam toples kedap. Bisa disinpan selama satu bulan.
*Resep ini bisa untuk kukus maupun dipanggang.
*Bisa dimodifikasi sendiri jika suka keju dan coklat.

Mudah dan simple kan? Beberapa resep keluarga ini saya bagi special untuk sahabat saya Umi Fiza agar bisa dicoba untuk ananda. Buat Mama yang lain juga silahkan direcook ya, lumayan kan bisa berhemat, anak-anak pun senang bisa belajar membuat sendiri makanannya 😊

warna cakenya eksotis krn memakai gula palem,tapi rasanya so yummy

Food Combining mementingkan penggunaan makanan alami. Pilih makanan alami yang masih komplit mengandung zat makanan (zat gizi maupun zat fitokimiawi non-gizi), yang disebut wholefoods. Seperti buah segar, sayuran segar, beras tumbuk, beras merah, umbi-umbian. Contoh lain, tepung beras merah dan tepung gandum berkulit ari (wholewheatflour), yang sering digunakan sebagai bahan baku pasta. Beras putih slip umumnya tidak lagi alami, akibat proses slip berlebihan, pemucatan, dan fumigasi. 

Makanan kalengan, instan, dan olahan bukan lagi makanan yang sempurna secara alami. Padahal, tubuh kita tidak cuma butuh zat gizi, tapi juga zat fitokimiawi non-gizi, seperti flavonoid, glutation, klorofil, yang juga berfungsi menunjang kesehatan. Kemungkinan lain, bahan pangan olahan umumnya dibubuhi BTM (bahan tambahan makanan, food additives) sintetis, yang berdampak buruk bagi kesehatan. Selain MSG, BTM sintetis yang sering ditambahkan ke dalam makanan olahan adalah bahan pengawet, bahan pemuai, bahan pengental (emulsifier), bahan pewarna, bahan pemanis, dan lain-lain. Jadi kalau di rumah masih punya simpanan bahan tambahan makanan segera dimusiumkan saja buibu karena sesungguhnya yang alami jauh lebih baik bagi kesehatan tubuh kita.

Dalam memasak, sebisa mungkin membatasi penggunaan bumbu masakan sintetis atau yang dibubuhi bahan sintetis, seperti kaldu blok. Kaldu yang sedap dan sehat bisa dibuat sendiri dari sayuran; misalnya. Perbanyak penggunaan bumbu alami. Penggunaan cuka meja atau cuka dapur yang terbuat dari bahan kimiawi sintetis asam asetat sebaiknya diganti dengan air jeruk lemon/nipis.  Satu hal lagi yang ditekankan dalam Food Combining, kegiatan mengunyah makanan hendaknya sudah berakhir pada pukul 19.00. Karena pada pukul 20.00 tubuh sudah mulai mengaktifkan fungsi penyerapan sari makanan. Jadi jangan makan terlalu malam ya, kasian ususnya loh hehe..

Ketiduran

Tema arisan kali ini yang dipilih oleh Mama Thole adalah kejadian lucu saat bersama dengan suami. Bicara tentang kelucuan atau hal yang konyol dalam keseharian banyak sekali kejadian-kejadian lucu yang terjadi di antara kita. Sebelum saya menikah dengan suami saya, saya terlalu kaku dan serius. Ini semua karena hasil didikan orang tua yang otoriter. Bertemu dan berjodoh dengan suami ternyata mampu menyeimbangkan karakter saya menjadi lebih let it go, let it slow.

Ada beberapa obrolan lucu saat bersama suami yang ingin saya bagi. Suami saya adalah tipe orang yang santai, saking santainya sampe-sampe saya enggan meminta bantuan untuk urusan kecil karena saya sudah tahu endingnya akan bagaimana.

Pada suatu senja nan cerah di pojok ruang tengah rumah kami. Kami tengah ngobrol santai sambil mengawasi anak-anak bermain lego. Saya yang sudah kelelahan sedari pagi menemani anak-anak bermain. Ditemani secangkir kopi plus kentang goreng yang suami siapkan menambah semarak suasana.

   Obrolan kocakpun dimulai…

M : Pa….
G : Hmm… (minum kopi sambil ngunyah kentang dalam waktu bersamaan 😂
M : Tumben papa baik banget nyiapin cemilan plus bikin minuman sendiri?
G : Beli dimana itu kopinya? (karena saya bukan penggemar kopi dan tidak pernah punya stok kopi di rumah)
M : Sini, Mama mau nyobain dong. Kopi apaan sih ini, Pa?
G : Kopi luwak white coffe.
M : Ha..?? Semenjak kapan Papa suka kopi instan?
G : Nggak instan kok ini, Ma. Papa yang proses sendiri kopinya.
M :?????
– tamat –

Kalau ditanya mengenai kejadian konyol antara saya dan suami, tak terhitung berapa kali kejadian konyol yang tercipta. Saking banyaknya sampai saya bingung mau berbagi cerita yang mana satu.

Adalah sebuah malam, entah malam keberapa setelah pernikahan kami. Kami berdua makan malam sambil menunggu antrian periksa ke dokter kandungan. Setelah berdiskusi akhirnya kami berdua memutuskan untuk makan di sebuah restoran pizza yang cukup ternama.

M : Papa, terasa dingin nggak sih hawanya di sini?
G : Nggak tu, biasa aja.
M : (manyun sambil mikir pasti nggak peka lagi. Pliss, peka dong)
G : Kenapa diam aja, Ma? (sambil buka jaketnya)
M : Senyum-senyum sambil berharap jaketnya mau dikasih ke saya biar nggak kedinginan.
G : Senyum-senyum lagi sambil mau buka baju.
M : Nggak gitu juga kali pa. Di saat-saat kaya gini jangan pakai prinsip “kita lalui bersama dong” malu-maluin aja.
G : Becanda ma, becanda… (Menggeser tempat duduk mendekati Mama, berusaha melancarkan rayuan gombal yang dulu bikin Mama klepek klepek dan mau jadi istrinya meski wajah Papa agak expired). Mama itu cantik kalau cemberut gini. Tapi kayaknya lebih cantik lagi kalau senyum deh…
M : mlengos..
-tamat-

Itu beberapa kejadian yang terjadi setelah kita menikah dan punya anak. Masih ada satu lagi kisah lucu saat saya ikut suami dinas keluar kota. Waktu itu, saya baru pindah ke Batam dan belum aktif bekerja lagi di kantor. Masih berdua saja dan belum ada anak-anak. Ceritanya saya diajak suami saya untuk ikut ke Pekanbaru dalam rangka dinas luar kota. Daripada bengong di rumah akhirnya saya menyetujui ajakannya. Jadilah sehari sebelum berangkat ke Pekanbaru saya pun kalang kabut packing untuk itenary keesokan harinya. Akibat kelelahan mempersiapkan bawaan yang akan dibawa ke Pekanbaru, saya justru ngdrop saat sampai di hotel. Kepala sakit dan flu berat langsung mendera. Saya pun segera minum habbatusauda dan segera naik ke ranjang. Sementara suami belum ingin tidur, ia pamit kepada saya untuk bergabung dengan teman-teman kantor yang menginap di penginapan yang sama dengan kami. Saya mengangguk, kemudian membiarkan suami untuk keluar sejenak.
Ternyata, suami saya pergi tanpa membawa kunci kamar, karena berpikir ada saya di dalam kamar. Saat kembali ke kamar ia harus mengetuk kamar dan berusaha menelepon selama berjam-jam, dan saya sendiri sudah tertidur pulas tak mendengar apa-apa. Keesokan paginya, saya mendapatinya tidur di kamar teman dan saya benar-benar meminta maaf padanya.

Maaf ya, suami.

Mengenang pertemuan yang tak terbilang 😘

Pentingnya Mengenali Gaya Berkomunikasi Dengan Si Kecil

Tidak ada anak yang dilahirkan sama persis satu sama lain. Anak-anak dilahirkan dengan berbagai pribadi unik yang dibentuk oleh dunia di sekelilingnya. Namun, faktor yang paling dominan tetaplah kepribadian yang mereka bawa semenjak lahir. Mungkin anak yang sulung supel dan mudah bergaul, sementara yang lain lebih suka menyendiri. Mungkin yang satu senang diperhatikan terus menerus, sementara yang lain tidak terlalu mempermasalahkannya. Karakter-karakter yang dimiliki anak jelas akan sangat mempengaruhi bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia yang ada di sekeliling mereka.

Dengan mengetahui karakter dan kepribadian masing-masing anak, Mama berharap komunikasi dan interaksi antara Mama dengan anak-anak akan menjadi lebih mudah, lebih efektif seperti yang Mama harapkan. Florance Littauer di dalam bukunya Personality Plus For Parents,mengatakan ada empat kepribadian dasar yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi karakter dan kepribadian anak, yaitu:
1. Kepribadian Populer~Sanguinis
2. Kepribadian Kuat~Koleris
3. Kepribadian Sempurna~Melankolis
4. Kepribadian Damai~Phlegmatis

Irbad, anak laki-laki kedua Mama terlahir membawa karakter berkemauan yang kuat. Jika bercerita tentang sosok anak sungsang saya ini, hati terasa nano-nano. Dia termasuk anak yang berkepribadian kuat~koleris. Mama belajar banyak bersabar, berkata baik dan lembut darinya. Sejak Irbad lahir Mama dan Papa sudah bisa melihat karakteristik yang menonjol darinya. Keras kepala dan kuat kemauannya. Betapa tidak? Kalau dia tidak memiliki kemauan kuat mungkin dia tidak terlahir sungsang dengan kaki satu yang keluar terlebih dahulu (membayangkan saja pun saya merinding).

Ada beberapa karakteristik anak yang bisa diamati dan menunjukkan sikap keras kepala, antara lain :

🐣cenderung lebih aktif dan kurang sabaran;
🐣cenderung kurang mampu
mengontrol keinginannya, sehingga sering bertindak tanpa pikir panjang;
🐣Tidak mau menurut, misalnya ketika dilarang melakukan sesuatu oleh orangtuanya, dia hanya akan melihat sekilas kepada orangtuanya untuk kemudian melakukan hal yang telah dilarang tersebut;
🐣Cenderung lebih mudah marah dan bersikap keras;
🐣Cenderung menunjukkan ekspresi yang berlebihan baik ketika gembira maupun sedih;
🐣Cenderung lebih sensitif dan mudah tersinggung.

Namun demikian, di balik sikap keras kepala yang melekat pada dirinya, Mama yakin sebenarnya ada beberapa hal positif yang sebenarnya menunjukkan bahwa ia adalah pribadi yang berani dan bersemangat.

Anak keras kepala cenderung memiliki semangat yang tinggi, sehingga ketika dia menginginkan sesuatu maka akan ada usaha keras untuk mencapainya dan memiliki keyakinan bahwa dia mampu mencapainya. Hal ini sudah nampak sejak Irbad masih berumur 6 bulan, betapa dia berusaha keras saat belajar duduk dan merangkak. Tidak pernah mau dibantu sama sekali dan percaya diri saat mengambil keputusan.
Anak keras kepala cenderung tidak suka diatur, sehingga dia akan memilih sesuai keinginannya dan merasa bertanggungjawab dengan apa yang sudah menjadi pilihannya tersebut. In case, Mama belajar untuk lebih bersabar dan lebih lembut kala menghadapimu yang selalu ingin makan sendiri tanpa bantuan. Meskipun Mama harus menahan keinginan untuk sekedar membantu memotongkan daging yang ada di piringmu. Mama tahu ini adalah proses belajar dan Mama belajar untuk memahamimu, anakku.

Anak keras kepala cenderung suka belajar sendiri dan kurang menyukai pendapat orang lain sehingga sering merasa paling benar sendiri dalam banyak hal. Betapa engkau tidak pernah mau mendengar peringatan dari Mama, Papa atau bahkan masmu. Mencoba memegang kuah sayur yang masih panas atau mencoba memakan tulang ayam yang keras adalah hal yang biasa. Karena engkau lebih suka membuktikan sendiri daripada patuh pada perkataan kami.

tidur di ruang tunggu bandara

Anak yang keras kepala cenderung memiliki integritas sehingga lebih kuat dalam mempertahankan pendiriannya dan tidak mudah terpengaruh atau goyah. Inilah dinamika yang sudah menjadi pemandangan umum dalam keseharian keluarga kita, saat Irbad bermain bersama mas Faris, dan engkau tidak pernah mau diarahkan dan lebih memilih untuk bermain sendiri sesuai inginmu.

Berbicara mengenai bahasa kasih tentu erat kaitannya dengan masalah komunikasi. Tak kenal maka tak sayang. Jika ingin nyambung dalam banyak hal tentunya Mama harus memahami karaktermu terlebih dahulu, nak.

Lalu harus Mama mulai darimana? Sepertinya mama dapat memulainya dengan memperhatikan hal sederhana, seperti menjaga komunikasi yang baik di dalam keluarga. *

Berbicara mengenai komunikasi pasti tidak lepas dari bahasa. Orang-orang di luar sana pasti mengucapkan bahasa kasih yang berbeda-beda. Ini dikarenakan setiap orang memiliki kebutuhan akan bahasa kasih yang berbeda-beda juga. Penulis buku Lima Bahasa Kasih, Gary Chapman menyebutkan ada Lima jenis bahasa kasih, yaitu:
Bahasa kasih #1 : Kata-kata penguatan
Bahasa kasih #2 : Waktu yang berkualitas
Bahasa kasih #3 : Menerima hadiah
Bahasa kasih #4 : Tindakan melayani
Bahasa kasih #5 : Sentuhan fisik

Bagaimana gaya berkomunikasi dengan anak yang keras kepala?

Memahami karakter masing-masing anak membuat Mama dapat berkomunikasi lebih efektif lagi saat membersamai mereka. Bahasa kasih #2 waktu yang berkualitas merupakan jalan yang mama pilih dengan aspek pokok yang utama adalah kebersamaan. Ini tidak berbicara mengenai kedekatan secara fisik. Kebersamaan berbicara tentang perhatian yang terfokus. Mama berusaha menjaga kontak mata saat berbicara denganmu karena hal ini terbukti manjur diterapkan agar engkau mau mengikuti arahan dari Mama. Ketika engkau menolak saat Mama mengarahkan untuk duduk saat buang air besar di toilet dan engkau lebih memilih berdiri saja. Mama berhasil mengkomunikasikan agar Irbad mau duduk dan tidak lompat-lompat saat BAB. Luar biasa sekali, ternyata kekuatan kontak mata bisa merubah keadaan menjadi lebih baik.

Saat membersamaimu, Mama juga belajar lebih untuk mendengarkan dan tidak menginterupsi. Biasanya anak yang keras kepala belajar dari pengalaman, sehingga ketika hanya diberi penjelasan dengan kata-kata mereka cenderung tidak begitu saja mau menerimanya. Sebagai contoh ketika Mama mengatakan bahwa jangan bermain di dekat kompor karena panas dan berbahaya, maka Irbad perlu membuktikannya dengan merasakan sensasi panas di dekat kompor.

gegoleran setelah makan di anambas kopitiam [/caption]

Anak yang keras kepala akan lebih menyukai penguasaan yang lebih, sehingga Mama tidak perlu terlalu banyak menyuruhnya namun cukup dengan mengingatkannya. Mama biasa memberikan pilihan kepada Irbad daripada memerintahkannya, karena kemungkinan besar perintah Mama akan ditolak. Dengan memberikan pilihan kepada anak, mereka akan merasa diajak mengambil keputusan sehingga merasa lebih bertanggungjawab atas apa yang sudah dipilihnya tersebut. Hal yang paling Mama hindari adalah memaksakan keinginan Mama kepadanya karena hal itu justru akan membuat ia semakin menentang. Misalnya nih saat kegiatan makan bersama, Irbad sejak belajar makan tidak pernah mau disuapi. Maunya makan sendiri, pegang sendok sendiri. Apabila Mama memaksakan kehendak (misalkan dalam situasi makan di luar atau ada undangan Mama berinisiatif menyuapinya agar tidak tumpah atau kotor maka ia akan marah dan menolak).

keukeh makan sendiri saat di mobil [/caption]

Tips menghadapi anak model begini adalah dengan menjalin komunikasi yang baik, walaupun tentu butuh kesabaran besar untuk menghadapinya, apalagi jika ia sudah lancar berbicara kemungkinan besar pasti akan mengajak berdebat. Mama mencoba untuk memberikan kebebasan pada dirinya sendiri namun tetap berada dalam batas kewajaran, selama hal itu tidak membahayakan dirinya tentunya.

MasyaAllah tabarakallah, Allah telah menitipkan seorang mujahid yang kuat pendiriannya sepaket dengan kelembutan hatinya. Mama tidak pernah menyangka ternyata meskipun Irbad memiliki watak yang keras ternyata di sisi lain hatinya sangat lembut bahkan dia sangat peka terhadap perasaan Mama. Pernah suatu ketika, secara tidak sengaja karena gerakannya yang sangat lincah saat bermain Irbad menendang mata Mama. Sontak Mama langsung lemas dan meneteskan air mata karena memang lumayan membuat nyeri di sekitar bola mata Mama. Irbad langsung mendekati Mama, mengusap wajah Mama dan nampak khawatir. Memeluk Mama dari belakang dan memastikan bahwa Mama baik-baik saja. Tak lama dia mengulurkan tangannya tanda meminta maaf. Ah, makhluk kecil ini sungguh lembut sekali hatinya bagaimana bisa Mama marah kepadanya, tidak ada satu alasan yang bisa membuat Mama marah dan melukai perasaanmu, nak. Ketika Mama pernah melarangmu dengan nada meninggi sehingga membuatmu ingin menangis rasanya Mama merasa sangat bersalah padamu.

Memiliki anak yang keras kepala tetapi sensitif tentu membutuhkan kesabaran ekstra. Terlepas dari itu semua Mama bersyukur dianugerahi anak sepertimu. Yang selalu ingin diperhatikan dan mendominasi masmu.

Apakah Mama juga memiliki anak berkemauan kuat? Sesungguhnya Mama-Mama di luar sana sangat beruntung! Mari kita bersyukur, anak berkemauan kuat akan sangat menantang saat mereka masih kecil, akan tetapi akan menjadi pemudi/pemuda yang hebat bila diasuh dengan baik. Itu nasehat dari Kakek saya, beliau mengatakan bahwa anak yang memiliki motivasi yang kuat dan berpendirian teguh, mereka akan berusaha mengejar keinginan mereka dan hampir tak terpengaruh oleh tekanan lingkungannya. Sepanjang orang tuanya tidak berusaha untuk “mematahkan kemauan mereka”, anak berkemauan keras adalah calon pemimpin masa depan.

Jadi tentu saja sebagai orang tua, Mama ingin anak-anak melakukan apa yang orang tuanya minta. Tapi itu bukan karena ia patuh, dalam artian ia akan selalu melakukan semua yang dikatakan oleh orang yang lebih besar darinya. Yang Mama inginkan adalah anak-anak melakukan permintaan orang tuanya karena ia mempercayai orang tuanya, karena ia mengerti bahwa walaupun orang tua mereka tidak selalu menuruti semua keinginannya, tetapi kami peduli padanya. Kami ingin membesarkan seorang anak yang memiliki disiplin diri, berani bertanggung jawab, dan penuh perhatian dan yang paling penting, memilki kemampuan untuk memutuskan siapa yang dapat ia percaya dan kapan ia dapat membiarkan dirinya dipengaruhi oleh orang lain.

Mematahkan kemauan seorang anak akan membuatnya terbuka pada pengaruh orang lain yang sering kali tidak memiliki tujuan yang sama dengannya. Semoga Mama bisa membersamaimu melaksanakan misi hidupmu sesuai fitrah dari Rabb. 😇

Terima kasih Mama Krucils sudah memilih tema bahasa cinta sehingga mengingatkan saya agar tidak lupa untuk terus mencharge tangki cinta kepada anak-anak, mengosongkan gelas, serta merendahkan hati saat berperan sebagai orang tua.