Belajar Sains : Eksperimen Kayu Yang Menakjubkan

Assalammu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Hari ini, Faris dan Irbadh bermain sambil belajar sains. Faris tertarik bermain menggunakan tisuk gigi, jadilah Mama membuat invitation to play percobaan sains yang sangat sederhana sekali.
Percobaan ini merupakan percobaan klasik dari bahan yang mudah sekali didapatkan dari bahan-bahan yang ada disekitar rumah kita. Kita hanya membutuhkan beberapa tusuk gigi dan pipet. Ketika Mas Faris sibuk menyiapkan bahan-bahan untuk bereksperimen, adiknya sibuk bermain sensori dengan media pasir dan air.

Bahan – Bahan

1⃣ Tusuk Gigi 5pcs
2⃣ Air
3⃣ Pipet karet

Cara Kerja

1. Belah lima tusuk gigi sehingga kedua bagian tetap bergabung bersama-sama oleh engsel kecil. Tusuk gigi dari bambu yang tidak begitu bagus pun bisa digunakan untuk trik ini. 

2. Susun tusuk gigi dalam bentuk lingkaran pada permukaan yang halus seperti piring plastik. Untuk hasil terbaik, permukaan harus relatif hidrofobik (tidak dapat larut dalam air tetapi larut dalam minyak). Piring plastik merupakan tempat yang cukup baik.

3. Masukan pipet ke dalam segelas penuh air.

4. Teteskan air di bagian tengah susunan tusuk gigi tersebut. Hati-hati saat meneteskan setetes air yang cukup besar untuk membasahi setiap tusuk gigi di mana bagian yang ‘berengsel’ bersama-sama terkena tetesan air tersebut.

6. Dan lihatlah tusuk gigi secara perlahan dan secara ajaib mengatur ulang dirinya menjadi bintang segi lima yang cantik.

CATATAN SAINS ⁉️

Kayu adalah benda yang menakjubkan. Dari kayu pohon bisa keluar karbon dioksida, gas tak terlihat, dan air jernih. 

Semua kayu adalah sekitar 50 per karbon persen berat kering, 44 persen oksigen dan hanya 6 persen hidrogen. Yang menambahkan sampai dengan 100 persen. Ada jumlah kecil dari hal-hal yang kita tinggalkan saat membakar kayu abu anorganik, 

Massa yang hilang berubah kembali menjadi karbon dioksida dan air.  Setiap papan kayu yang pernah berjalan di atas atau terbentur paku ke dulunya gas karbon dioksida dan air cair.

☑️Ketika kayu kering menjadi basah lagi, maka kayu akan membengkak sedikit. Itu sebabnya pintu kayu cenderung macet ketika hujan tapi membuka dan menutup dengan sempurna lagi setelah beberapa hari cuaca kering.

Jadi sebelum kita membuat benda atau bangunan apapun dengan kayu, maka kayu perlu benar-benar kering.

Ketika ketika memberikan setetes air ke tusuk gigi yang kita rusak, kayu menjadi basah dan membengkak menyebabkan ‘engsel’ menjadi lurus kembali lagi. Kita dapat mengamati ini pada hanya satu tusuk gigi, lipat menjadi bentuk V yang sangat sempit dan kemudian basahi bagian yang retak tersebut.

MANFAAT BELAJAR SAINS

1) Eksplorasi dan investigasi, yaitu kegiatan untuk mengamati dan menyelidiki objek serta fenomena alam. Mengembangkan fitrah belajar bernalar.

2) Mengembangkan ketrampilan proses sains dasar, seperti melakukan pengamatan, mengukur, mengkomunikasikan hasil pengamatan, dan sebagainya.

3) Mengembangkan rasa ingin tahu, rasa senang dan mau melakukan kegiatan inkuiri atau penemuan.

4) Memahami pengetahuan tentang berbagai benda baik ciri, struktur maupun fungsinya.

Teman-teman belajar apa hari ini?

#day23
#6Maret18
#batam
#3y7m
#1y7m
#KelasPortofolioAnakbyGPA #GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta #PekaAkanUnikAnak