QOTD : Kenapa kalau Malam Langitnya jadi Gelap? (Allah nyiptain Malam Atau Siang Dulu)

Mengapa langit malam itu gelap?

Kadang-kadang, pertanyaan yang sederhana justru sulit untuk dijawab, misalnya seperti pertanyaan Faris kali ini “Kenapa sih kalau malam hari langitnya jadi gelap?” Ini adalah pertanyaan yang sangat sederhana dan mungkin hanya anak kecil yang menanyakannya.
Mungkin kita, sebagai orang tua yang ditanya akan menjawab bahwa matahari sudah terbenam jadi malam hari menjadi gelap. Atau matahari hanya menyinari permukaan yang menghadapnya langsung, jadi karena ga ada cahaya matahari yang menyinari maka bagian bumi itu gelap… dan ternyata jawaban itu salah

Sebenarnya langit di siang hari itu terang bukan karena matahari yang memberi cahaya tetapi matahari itu yang membuat jalanan dan benda2 yang lain terlihat sedangkan yang membuat warna itu sebenernya atmosphere kita,jadi mau siang atau malam sama aja.

Tetapi kenapa keliatannya hitam atau gelap? Nah ini ada hubungannya dengan alam semesta atau biasa di sebut universe itu mengembang.

Dampak dari universe mengembang adalah “doppler shift” atau biasa di sebut “red shift” dan “blue shift” apa itu doppler shift?

Doppler shift adalah perubahan warna dari sebuah cahaya yang terjadi apabila light source atau sumber cahaya tersebut menjauhi kita dalam kecepatan cahaya.

Cara mudah biar gampang, perna nonton starwars atau pernah nonton F1? bunyi mobilnya kan “NGEEEEEEEEEEEEEEEENNNNG” kurang lebih begitu.. nah itu adalah doppler effect, jika sumber suara mendekat nadanya akan meninggi, sedangkan jika sumber suara menjauh maka nadanya akan makin rendah dan teori ini di terapkan pada cahaya, jadi bukan dari perubahan suara tetapi cahanyanya.

Jika sumber cahayanya menjauh maka warnanya akan memerah, dan jika sumber cahaya mendekat maka warnanya akan berubah menjadi biru

Lalu apa hubungannya? Misalnya kita buat perumpamaan anggap saja universe itu adonan roti yang di atasnya di taruh kismis (bintang), lalu di masukan di dalam oven dan di nyalakan ovennya apakah yang terjadi? Kismis-kismis itu akan menjauh dari kismis yang satu dan yang lain.

Nah, pada saat bintang menjauh tersebut warna mereka akan berubah menjadi merah semakin jauh mereka menjauh warnanya semakin memerah dan menjadi INFRA RED!
Itulah mengapa kita tidak bisa melihat semua bintang dan mengapa kalau di malam hari itu gelap dan sebenarnya kalau malam hari itu langit tidak sepenuhnya gelap.

 

Allah menciptakan malam dulu atau siang dulu?

Ulama berbeda pendapat mengenai hal di atas dan sebagian dari mereka berkata: “Allah menciptakan malam dahulu sebelum siang”. Dia mendasari pendapatnya dengan alasan, bahwa jika matahari tenggelam dan cahayanya yaitu siang sirna, maka datanglah malam dengan gelapnya. Dengan demikian jelaslah, bahwa cahaya adalah yang mendatangi malam dan malam tidak sirna jika tidak didatangi oleh siang. Dari penjelasan tersebut jelaslah, bahwa malam adalah yang pertama kali diciptakan dan matahari diciptakan kedua.

Pendapat ini diriwayatkan dari Ibnu Abbas.
Ikrimah bertutur, bahwa Ibnu Abbas ditanya: “Apakah malam ada sebelum siang?” Ibnu Abbas menjawab: “Tahukah kalian ketika langit dan bumi masih menyatu, maka yang ada di antara keduanya hanyalah kegelapan? Hal itu agar kalian bahwa malam ada sebelum siang”.
Ikrimah juga bertutur, bahwa Ibnu Abbas berkata: “Malam ada sebelum siang hari”. Lalu Ibnu Abbas membaca ayat:
“Langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya”. (QS Al Anbiya’ : 30)

Allah hanya menciptakan matahari dan mengedarkannya di cakrawala setelah Dia membentangkan bumi, sebagaimana firman-Nya:

“Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya, dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang. (QS An Nazi’at : 27-29)

Jika matahari diciptakan setelah langit ditinggikan dan malamnya gelap, maka jelas bahwa sebelum matahari diciptakan dan sebelum Allah mengeluarkan menjadikan siang terang, langit adalah gelap gulita. Wallahu a’lam.

 

 

Referensi :
[1] Keajaiban Al Qur’an, Ilmu Pengetahuan Modern Mengungkap Keajaiban Al Qur’an, Harun Yahya.
[2] bambies.wordpress.com.
[3] Forum Astronom Amatir Indonesia.

 

 

 

 

#HijrahParenting

#CeritaHijrah

#CeritaHijrah26