Invitation to Play : Melukis dengan Bonggol Sawi

Ketika saya memotong sayur, Faris berceloteh, “Ma, batang sawinya kok bagus ya.” Kemudian sambil lalu lalang ia berkata, “Mama, kita dah lama ya gak gambar-gambar pake sayur.” Dulu waktu masih 1 tahunan, Faris melukis menggunakan pewarna dengan campuran tepung maizena alias edible painting. Intinya, si Faris itu sudah lama nggak main kotor-kotoran dan cat. ” Hmm…. Mamanya jadi berpikir baiklah bonggol sawi ini disimpan aja deh, buat aktivitas messy play.

Siangnya, setelah belajar dan jadi cepat belajarnya demi main cat, Faris dan adiknya membuat gambar dari pangkal sawi. Kali ini yang digunakan adalah sawi kodok atau bokcoy. Lebih bagus daripada menggunakan sawi caisim.

Bahan yang diperlukan:

1. Pangkal sawi

2. Wadah untuk cat

3. Kertas yang tidak terlalu tipis, bisa buku gambar atau HVS bekas. 

4. Cat air atau pewarna makanan atau cat untuk finger paint. (kami pakai cat acrylic)

Dulu ketika Faris masih satu tahun, kami membuat edible pakai pewarna makanan, cuma kelemahannya adalah warna di tangan rada lama hilangnya. Kali ini saya pakai cat cat acrylic dan hasilny memang lebih oke, warnanya lebih keluar dan lebih awet.

Saya sediakan 3 wadah untuk 3 warna primer yaitu merah, kuning dan biru. Setiap warna dilengkapi dengan 2 pangkal sawi, satu untuk si Mas Faris dan satu untuk si Irbadh. Oya, yang paling penting, alasi area yang ada cat dan kertas supaya urusan bersih-bersih jadi lebih cepat.

Caranya?
Gampang kok, tinggal taruh bonggolnya di cat, angkat, lalu cap ke kertas. Bentuknya nanti akan seperti bunga mawar. Setelah selesai, tunggu sampai kering. Biarkan mereka berkreativitas Faris membuat bentuk dengan cetakan dua jadi satu tumpuk.

Seperti perkiraan Mama tadi, ujung-ujungnya pasti mereka akan menggunakan jari mereka untuk melukis. Dimulai dari si adik, yang cuek kalau tangannya kotor. Lalu Masnya pun ikutan dan membuat handprint, bunga, mencampur warna primer, dan begitu selesai langsung sibuk mau cuci tangan 😊 terutama Faris yang tidak suka tangannya kotor. Hehehe

Aktivitas hari ini diakhiri dengan mandi keramas, biar mamanya yakin anaknya bersih dari ujung rambut sampai ujung kaki. Mama mengijinkan mereka mencuci wadah bekas cat sambil mereka mandi. Dan saat mereka bermain air mencuci wadah bekas cat di ember kecil, Mama membersihkan alas bekas aktivitas mereka. Mengasyikan kan? Hari ini kalian main apa, teman?

#HijrahParenting
#30CeritaHijrah
#CeritaHijrah08