Mengenalkan Jajanan Tradisional Indonesia kepada Anak-Anak

Kenapa kok disebut kuping gajah, Ma? Apa ini dibikin dari kupingnya gajah ya?

Berawal dari pertanyaan lucu dari anak sulung saya, mendadak saya jadi tersadar dan manggut-manggut sendiri. Oh iya rupanya banyak juga yah makanan berunsur “hewan” tetapi tidak dibuat dari dan untuk “hewan”. Misalnya nih, sate ayam, soto ayam, mie ayam nama-nama makanan tersebut merupakan nama-nama makanan yang mengandung nama hewan “ayam”, dan mengandung unsur hewan “ayam” sebagai bahan utamanya, namun bukan untuk makanan ayam.

Memang ada beberapa makanan yang memang mengandung nama “hewan” tetapi tidak melibatkan “hewan” tersebut dalam pembuatannya, dan sudah pasti makanan tersebut bukan untuk konsumsi “hewan” tersebut, seperti kaki naga, roti buaya, nasi kucing, telur mata sapi, hotdog, dan lain-lain. Unik ya?

Kali ini saya ingin membahas tentang cemilan dan juga salah satu jajanan tradisional Indonesia. Namanya kuping gajah, mungkin di tiap daerah berbeda penyebutannya, namun memang secara umum kue ini disebut kuping gajah.
Kue ini merupakan salah satu kue tradisional asli Indonesia loh. Siapa yang masih tau sama jajanan khas Indonesia ini?

Apakah kue ini terbuat dari Kuping Gajah? Tentu saja tidak, lalu kenapa disebut kue kuping gajah?

Kue ini memiliki bentuk yang unik, tipis, dan bermotif serta rasa yang manis, enak dan renyah. Bentuknya yang unik, tipis dan bermotif, memang sesuai dengan namanya, yaitu menyerupai kuping gajah. (hm.. kurang lebih gitu kali yah). Kue kuping gajah ini dapat ditemui di pasar-pasar tradisional dan juga swalayan. Namun, saat ini semakin jarang dijumpai karena proses pembuatannya yang cukup mengahabiskan banyak waktu dan sangat tricky.

Tetapi, saya punya kabar bahagia buat teman-teman yang kangen makan jajan jadul ini. Kuping Gajah JOSH adalah camilan tradisional khas Indonesia yang kini hadir dengan berbagai varian rasa dalam bentuk mini (bite size) serta diproses secara higienis dengan standar dan kualitas mutu terbaik. Rasa manisnya pas sekali untuk ukuran saya yang tidak terlalu suka manis. Karena ukurannya yang mini jadi dapat dinikmati dengan sekali lahap, cocok juga untuk variasi cemilan anak-anak.

Snack Kuping Gajah Mini dalam kemasan modern yang berasal dari Surabaya ini sudah ada sejak tahun 1995. Kuping Gajah Josh, menghadirkan kue kuping gajah mini dengan berbagai rasa seperti cokelat, vanilla, blueberry, durian, greentea,mocha dan strawberry.

karena dikemas dalam plastik sealed yang bisa dibuka dan ditutup kembali jadi snack kesayangan kita ini dijamin rasanya akan selalu renyah dan fresh. Harganya juga murah meriah, hanya Rp. 15.000 saja perpack dengan berat 100 gram.

Kalau dulu saya susah carinya mesti cari di pasar-pasar tradisional, sekarang gampang banget karena sudah banyak yang menjual baik offline maupun secara online, so simple, tinggal pesan, murah pula! Hayuk atuh dicobain! Dijamin ketagihan😀

Ini salah satu snack favorite saya dari jaman kecil nih! Sekarang saya pun mengenalkan kepada anak-anak agar mereka mengenal berbagai macam jajanan khas asli Indonesia.

Anak-anak bisa jadi tidak familiar dengan makanan tradisional seperti tiwul, gatot, alen-alen, untir-untir, kue putu, apem dan lain-lain. Untuk itu yuk kenalkan makanan tradisional agar anak-anak kaya pengetahuan.

Ya, mengenalkan kue tradisional suatu daerah, misalnya alen-alen dari Trenggalek (kampung halaman saya), maka anak bisa belajar berbagai hal yang lain dari suatu daerah. Misalnya saja anak akan termotivasi lagi untuk tahu mengapa alen-alen menjadi makanan tradisional daerah tersebut, apa bahan pembuatnya, dan sebagainya.

Cara edukasi ini dilakukan dengan target anak memahami bahwa setiap daerah punya makanan khas dan rasanya juga enak.

Mengenalkan makanan tradisional merupakan salah satu cara menjaga budaya dan menanamkan jiwa nasionalisme. Di samping itu makanan tradisional juga kaya akan gizi dan manfaat karena tidak menggunakan bahan-bahan instan apalagi pengawet atau pewarna.

Mengenalkan makanan atau kue tradisional tidak harus dilakukan dengan mengunjungi daerah tersebut. Jika budget dan waktu terbatas sehingga tidak bisa langsung berkunjung ke suatu daerah, anak-anak bisa diajak ke festival makanan khas daerah.

Nah, apa makanan tradisional dari daerah teman-teman ????