Menumbuhkan Kecintaan Membaca dengan Berkunjung ke Perpustakaan

“ Buku adalah jendela dunia ”, demikian pepatah ini begitu mendunia.

Sebuah rangkaian kata yang telah melekat dalam telinga masyarakat dunia. Sebuah kalimat yang apabila dikaji lebih dalam akan menemukan makna yang tepat terkait dengan pentingnya aktifitas ini bagi kemajuan sebuah peradaban.

Ayah Edy, di dalam bukunya yang berjudul Memetakan Potensi Unggul Anak, menyebutkan pentingnya orangtua mengenalkan berbagai macam hal kepada anak sebagai stimulasi bagi pertumbuhannya. Tujuannya adalah untuk mengetahui minat dan bakat anak sejak dini.

Ya! Mengetahui minat dan bakat anak memang “lebih cepat lebih baik”, supaya orangtua (dan anak sendiri) jadi punya peta yang jelas, ke mana tujuan anak harus berjalan dan bagaimana orangtua mengarahkan untuk mencapai cita-cita yang sesuai potensi anak tercinta. Salah satu cara mengenalkan stimulasi itu adalah dengan mengajak anak ke sebanyak mungkin tempat berbeda, lalu kita amati apa tempat yang paling senang dikunjungi anak, yang ketika ke sana anak terlihat lebih antusias dari biasanya. Ini merupakan sinyal awa untuk mendeteksi minat anak kita. Tidak perlu sering, tempat tujuan pun tidak perlu jauh atau mahal,yang penting berbeda. Perpustakaan menjadi pilihan tempat yang akan kami kunjungi hari ini.

Fasilitas Perpustakaan Umum di kota Batam sangatlah minim. Hanya ada dua, satu perpustakaan daerah milik BP Batam dan satu lagi Perpustakaan Masjid Jabal Arafah yang lumayan banyak referensi buku anaknya. Hari ini, saya berkesempatan mengajak Faris dan Irbadh untuk berkunjung ke Perpustakaan Jabal Arafah. Selain membaca buku, anak-anak bisa bermain di taman dan kolam yang berada di pelataran masjid. Faris dan Irbadh nampak berbinar ketika melihat segerombolan ikan-ikan koi yang berenang mencari makanan. Selain mengamati berbagai macam tanaman yang ada di taman, anak-anak juga berkesempatan memberikan makan ikan.

Kunjungan ke perpustakaan Jabal Arafah memberikan pengalaman yang berbeda bagi anak-anak. Faris dan Irbadh senang? Tentu lah.

Sesuai rencana, setelah puas bermain di taman dan kolam ikan kami langsung menuju ke lantai 2 Masjid Jabal Arafah, tempat buku-buku dan ruang baca anak tersedia. Koleksi bukunya cukup banyak dan variatif. Buku-buku pengetahuan yang kalo di toko buku harga 1 setnya bisa sampai 7 digit, ada di perpustakaan ini. Lumayanlah yaaa, anak-anak bisa menikmati buku-buku itu tanpa harus mengeluarkan uang terlalu banyak.

Salah satu kegiatan rutin dalam agenda homeschooling keluarga kami adalah ke perpustakaan atau ke toko buku. Setiap minggu, biasanya kami ke toko buku untuk membeli buku yang sedang ingin kami pelajari. Alhamdulillah dengan adanya perpustakaan Jabal Arafah bisa menambah referensi buku untuk dibaca anak-anak. Meskipun kita belum bisa meminjam koleksi buku yang ada di sini tetapi ruang baca yang nyaman membuat kami betah berlama-lama membaca buku di dalam perpustakaan.

Kami punya kesepakatan mengenai buku dengan topik apa yang akan dibaca di setiap minggu. Ada ilmu pengetahuan, sejarah, budaya, geografi dan lain-lain. Kesepakatan itu berasal dari pertanyaan anak-anak. Jadilah, saya berusaha memfasilitasi dengan mencari jawaban atas pertanyaannya secara bersama-sama melalui buku dan berdiskusi tematik.

Buku yang mencuri perhatian kami adalah Buku Seranggapedia, salah satu seri buku National Geographic Kids. Faris sangat tertarik mempelajari berbagai macam serangga dan yang menjadi perhatiannya minggu ini adalah hewan TONGGERET. Buat teman-teman yang juga suka SERANGGA? Buku ini sangat rekomended untuk dijadikan bahan belajar. Buat yang belum tertarik dengan serangga?Teman-teman dijamin akan menyukainya setelah membaca Seranggapedia! Buku ini dilengkapi dengan foto-foto spektakuler 400 lebih serangga aneh, lucu, dan mengagumkan dari seluruh dunia. Buku ini memuat informasi terkini dan terlengkap mengenai banyak sekali makhluk merayap. Kita dapat melihat lebah, kumbang, capung, belalang, semut, dan banyak serangga lainnya. Mencari tahu banyak informasi di mana serangga hidup, bagaimana serangga berkomunikasi, dan apa yang serangga makan. Banyak kehebatan dan keunikan serangga! Ah, buku ini merupakan salah satu most wanted book yang belum ada di perpustakaan mini rumah kami, do’akan kami bisa membelinya ya biar anak-anak puas bacanya hehe.

Faris sangat terkesan dengan buku ini. Sedangkan adiknya malah lari-larian dan mengeksplor setiap sudut ruangan perpustakaan. Irbadh naik ke atas kursi karena ingin mengambil buku sendiri. Kemudian sambil berjalan jinjit ia membawa buku tersebut. Ah, lucunya anak-anak.

Sebelum pergi ke perpustakaan, kami menjelaskan terlebih dahulu adab di perpustakaan. “Kalau di perpustakaan harus tenang. Jalannya tenang, bicaranya tenang”. Alhamdulillah, pada kunjungan pertama kemarin Faris masih terkendali. Ya kalo soal bertanya dan berdiskusi memang sudah tak terbendung lah ya, setiap hal ditanyakan oleh Faris. Tapi setidaknya dia bisa berjalan tenang tanpa berlari atau melompat-lompat gedubrakan seperti adiknya. Sesekali memanjat rak dan sofa baca bisa dimaklumi lah ya, Irbadh kan baru 1,5 tahun kan.

Kekurangannya, karena area baca di lantai 2 memang tidak terlalu luas menyebabkan anak-anak merasa bosan berada di ruang baca anak. Dengan cuek ia berjalan menuju area baca lain, mendatangi pengunjung lain yang juga sedang asyik membaca.

Ruang utama perpustakaan Masjid Jabal Arafah Batam,

A post shared by Masjid Jabal Arafah (@masjidjabalarafah) on

Secara umum, Perpustakaan Jabal Arafah sendiri cukup representatif. Lingkungannya (termasuk toilet) bersih dan rapi. Koleksi bukunya overall tidak terlalu banyak bagi saya, namun area baca cukuplah. Fasilitas hotspot tersedia gratis. Setiap pengunjung juga bisa menikmati jaringan internet nirkabel secara cuma-cuma, tinggal daftar saja untuk mendapatkan ID dan password-nya.

Perpustakaan ini nyaman sekali digunakan sebagai tempat belajar bareng, atau sekadar hangout sambil nyari hotspot gratisan. 

Di sisi lain, menurut saya petugas kurang informatif. Hari ini kami ternyata belum bisa meminjam buku karena harus menjadi anggota terlebih dahulu. Dokumen yang dibutuhkan untuk menjadi anggota adalah fotokopi KTP dan pasfoto. Bagi anak-anak, bisa pakai KTP milik orang tuanya. Nah, hari ini saya tidak membawa pasfoto saya maupun anak-anak. Jadilah kami menunda meminjam buku. Tetapi Faris berbesar hati meskipun batal meminjam buku yang ditaksirnya. InsyaAllah minggu depan kita akan membuat kartu anggota dan meminjam buku tersebut. Teman-teman sudahkah membaca hari ini?

🌸Tadabbur Ayat 🌸

Perintah Membaca
Perintah membaca merupakan perintah yang sangat berharga yang diperintahkan kepada manusia. Sebagaimana telah dtetapkan Allah bahwa wahyu sebagai wahyu yang pertama diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril dibulan Ramadhan, dengan seruan “Iqra’ bismi rabbikal-ladzii khalaq”, yang artinya ”Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan”. Perintah membaca ini oleh Allah dianggap penting sehingga di wahyukan pertama dan diulang tiga kali di dalam ayat ini, yaitu surah Al-Alaq ayat 1-3.

#day8
#19Feb18
#Batam
#3y6m
#1y6m
#KelasPortofolioAnakbyGPA #GriyaPortofolioAnak #MengikatMaknaSepenuhCinta #PekaAkanUnikAnak