Science with Kids : Percobaan Menyaring Air (Clean Water Science)

air turun perlahan

Kelanjutan dari diskusi ringan Faris dan Mama mengenai asal mula air, tema pembelajaran kita masih berkutat seputar air lagi. Apalagi Faris sudah selesai membaca buku seri โ€œDunia Kitaโ€, karya mbak DK Wardhani seiring bertambahnya pengetahuan, maka bertambah pula pertanyaannya.

“Apa sih sumber daya alam itu ma? Kok dibilang daya sih Ma, macam listrik aja ada dayanya? ”

Dari buku yang Faris baca, sumber daya alam adalah segala yang diberikan oleh Allah dan terdapat di alam yang dapat digunakan oleh manusia untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui yaitu sumber daya alam yang jika habis dapat dihasilkan lagi. Contohnya, tanah, air, hewan, tumbuhan dan sinar matahari. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui yaitu sumber daya yang akan habis dan sulit dihabiskan kembali. Contohnya minyak bumi san batu bara. Nah, kita harus hemat dalam menggunakan sumber daya karena ada beberapa sumber daya yang lama-lama akan habis jika dipakai terus-menerus.

Saat diskusi berlangsung, Faris teringat akan tayangan edukasi di TVRI yang membahas sebuah desa mandiri di Kabupaten Tulungagung Jawa Timur. Desa itu menerapkan sistem peternakan dan pertanian terpadu, sehingga satu desa bisa mandiri melalui koperasi desanya. Kegiatan sehari-hari mereka bercocok tanam dan beternak, tetapi jangan dikira hasil dari komiditas ini sangat melimpah. Pertama, desa ini sudah bisa mandiri, memberdayakan sumber daya alamnya sendiri. Bahkan sisanya bisa dijual. Pointnya, desa ini mandiri di bidang energi listrik sebab listrik mereka berasal dari olahan limbah. Memasak pun gasnya dari biogas. Kami yang hidup di kota ini merasa miskin dibandingkan mereka yang ada di desa. Mau pakai listrik tak perlu pusing memikirkan tarif dasar listrik yang naik tiap bulan, mau memasak atau ingin mandi pakai air hangat pun bisa pakai biogas masyaAllah.

“Ma, kalau kita punya listrik sendiri enak ya Ma kan nggak usah beli gas, ” kata Faris.” Faris mau deh pelihara sapi juga biar bisa punya listrik sama gas sendiri,” lanjutnya. Rupanya tayangan tadi menginspirasi sekali sampai-sampai Faris menggantungkan harapannya ke arah sana.

Kebutuhan Air

Selain oksigen, kita juga sangat membutuhkan air. Kita memerlukan air bersih untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, mandi, mencuci, dan minum. Air ledeng adalah air yang diolah melalui proses penjernihan dan penyehatan sebelum dialirkan kepada rumah-rumah melalui saluran air. Di beberapa negara, air laut dapat diubah menjadi air tawar yang layak minum. Proses ini disebut penyulingan atau destilasi.

Hari ini Faris melakukan percobaan penyaringan air bersih menggunakan kit dari green science seri Clean Water Science.
๐ŸŽฃ๐ŸŽจ๐ŸŽˆ๐ŸŽฃ๐ŸŽจ๐ŸŽˆ๐ŸŽฃ๐ŸŽจ๐ŸŽˆ๐ŸŽฃ๐ŸŽฃ๐ŸŽจ๐ŸŽˆ๐ŸŽฃ๐ŸŽจ๐ŸŽˆ๐ŸŽฃ๐ŸŽจ๐ŸŽˆ

Format Dokumentasi Pembelajaran

๐Ÿ”–Nama anak: Faris

๐Ÿ”–Tema : Science

๐Ÿ“Tujuan pembelajaran : mengetahui proses penyaringan air sampai menjadi air bersih

๐Ÿ”–Usia anak: 3tahun

๐Ÿ“Bahan:

1.Bahan dari kit science (lengkap di dalam dust)
๐Ÿ–‹๏ธ4 filter section (bisa diganti dengan botol plastik bekas yabg dipotong bagian atasnya dan dilubangi bagian tengahnya untuk mengalirkan air)
๐Ÿ–‹๏ธRound filter base (tatakan, bisa buat dari plastik yang dilubangi tengahnya sesuai ukura botol penyaring)
๐Ÿ–‹๏ธFunnel shaped collector (bisa pakai corong air plastik)
๐Ÿ–‹๏ธBlack plastic cup (gelas plastik besar untuk menampung air)
๐Ÿ–‹๏ธSmall plastic cup (untuk menuang air ke alat penyaringan)
๐Ÿ–‹๏ธTransparent tube (untuk menyambung alat penyaring ke gelas plastik)
๐Ÿ–‹๏ธ 2 trabsparent caps (untuk menutup lubang tube)
๐Ÿ–‹๏ธ 4 filter plugs
Soft wax (lilin mainan)
1 filter paper (bisa pake kertas krep)
1 cup pasir pantai
1 cup batuan
1 cup bubuk karbon aktif

๐Ÿ”–cara membuat dan proses:

1. Siapkan 4 filter column dari kit untuk menyaring air kolam. Yang dibutuhkan adalah 4 filter column, 4 filter plug, filter base, soft wax dan bahan untuk menyaring yaitu pasir pantai, batuan, serbuk karbon aktif boleh juga menggunakan tanah yang ada di pot rumah dan paper filter.

menyiapkan alat dan bahan dari dalam kit

2. Siapkan gelas transparan untuk menampung air kotor dari kolam.

3. Susun filter plug menggunakan soft wax kemudian masukkan bahan penyaringnya ke masing-masing filter plug yang sudah disiapkan sebelumnya.

4. Urutannya adalah sebagai berikut :

a. Paling bawah letakkan gelas transparan untuk menampung air yang sudah disaring.

b. Diatasnya letakkan filter plug yang sudah dilapisi filter paper;

c. Kemudian filter plug yang berisi serbuk karbon aktif;

d. Di atasnya filter plug yang berisi pasir pantai;

e. Yang paling atas filter plug yang berisi batu-batuan.

memasukkan bahan untuk menyaring air (pasir pantai)
memasukkan bahan untuk menyaring air (batu-batuan kecil)

5. Setelah semua disusun maka air dari kolam siap untuk dituang..

mengambil air dari kolam ikan untuk bahan percobaan

6. Air yang sudah disiapkan sebelumnya Faris ambil dari kolam ikan yang berada di depan rumah.

7. Air dituang sedikit demi sedikit karena saat proses penyaringan air menetes sedikit demi sedikit.

proses menuang air kolam

8. Setelah ditunggu kurang lebih 45 menit, secara bertahap akan nampak hasil akhir air yang sudah tersaring terlihat lebih jernih.

air yang disaring turun perlahan lahan ke bawah

Dari percobaan ini, Faris menyimpulkan, “Ternyata proses penyaringan air itu lama ya ma, kata Faris. Maka dari itu kita harus menjaga keberlangsungan air karena air merupakan kebutuhan pokok manusia.

Hasil saringan air kolam nampak lebih jernih