Trip to Bintan : Mencoba Pizza Cassa Italia

Siapa yang belum tahu Pulau Bintan? Mungkin bagi sebagian orang, apalagi yang bukan warga Pulau Sumatra pasti merasa asing dengan nama Pulau ini.

Apa yang kita bayangkan saat mendengar Pulau Bintan? Pantai? Pasir putih? Laut yang sangat biru?  Ya, semua itu akan anda temui di Pulau Bintan. Saya yakin sebagian besar orang Indonesia bahkan tidak mengetahui persis letak Pulau Bintan. Saya pun jika tidak berkesempatan tinggal di Batam mungkin tidak akan pernah tahu berada dimanakah pulau ini. Karena memang promosi pariwisata Pulau Bintan memang lebih banyak mentargetkan wisatawan dari negara tetangga kita, yakni Singapore, ketimbang wisatawan domestik Indonesia. Betapa tidak? Pengelolaan pariwisata disini pun diserahkan kepada negara tetangga 😭

Pulau Bintan merupakan bagian dari provinsi Kepulauan Riau.  Ibu kota provinsi Kepulauan Riau, yaitu Tanjung Pinang, berada di pulau ini. Untuk mencapai Bintan dari Batam sangatlah mudah. Kita hanya perlu naik kapal speedboat dan perjalanannya pun sangat singkat. Jika wisatawan dari kota-kota besar di Indonesia ingin berkunjung ke Bintan, saya sarankan untuk memilih perjalanan dengan waktu tersingkat yakni naik pesawat dari Jakarta menuju Bandara di Tanjung Pinang, Raja Haji Fisabilillah. Waktu perjalanan yang ditempuh adalah 1 jam 40 menit. Ada 3 maskapai penerbangan yang dapat anda pilih yakni Lion Air, Sriwijaya Air, dan Garuda. Tidak perlu khawatir, sebentar lagi Bintan akan memiliki bandara sendiri jadi dapat dipastikan fasilitas ini akan memudahkan wisatawan yang akan berkunjung kemari.
 
Pulau Bintan sangat diminati para turis asing khususnya Singapore. Apalagi dari Singapore ke Pulau Bintan hanya perlu naik ferry sekitar 40 menit. Tidak heran jika pulau Bintan ini pengunjungnya kebanyakan turis Singapore dan China, karena hampir semua wisatawan berasal dari sana.

suasana trikora saat senja

Pantai trikora seakan menjadi salah satu tujuan wajib bila singgah ke pulau Bintan. Setiap orang yang pernah berkunjung ke Bintan pasti tidak akan melewatkan pantai trikora. Pantai dengan pasir putih yang halus, sebagian tepi pantai dengan batuan granit ukuran besar, serta air laut yang bening, tempat ini sudah menjadi icon pulau Bintan.

Banyak  penginapan dan tempat-tempat wisata di sepanjang pantai ini, untuk penginapan kelasnya pun bermacam macam, mulai dari penginapan kelas backpacker hingga resort mahal, tidak hanya restoran saja, warung-warung sederhana di pinggir pantai pun banyak tersedia disini, jadi tidak perlu khawatir, karena banyak pilihan disini, menikmati pantai yang indah tidak mesti mahal.

Salah satu tempat makan yang patut dikunjungi yaitu restoran Pizzeria Cassa Italia pantai Trikora 🙂 . Sesuai dengan namanya, tentu sudah tahu kalau ini adalah warung pizza Italia. Uniknya, Warung Pizza sederhana ini dikelola oleh sebuah keluarga asal Italia, Negara dimana makanan berbahan dasar tepung terigu itu berasal. Bule Italia, pemilik warung disini sudah sangat mahir berbahasa indonesia, bahkan mahir berbahasa Indonesia dengan aksen Melayu 🙂

Pizza Italia mempunyai bentuk dan rasa yang khas, kulit Pizza italia cenderung tipis kering dan renyah, berbeda dengan pizza American yang cenderung tebal dan padat.

Meskipun Pizza adalah menu utama disini, namun ada banyak pilihan lagi makanan dan minuman yang tersedia juga disini, harganya pun cukup terjangkau.

Menu Pizza yang ditawarkan antara lain :
1. Pizza Ayam
2. Pizza Sarden
3. Pizza Telur
4. Pizza Sosis
5. Pizza Bawang
6. Pizza Keju
7. Pizza Bawang Putih
8. Pizza Jamur
9. Pizza Jagung
10. Pizza Cabe

Kami memesan lima piring pizza dengan topping keju, jagung, jamur, tuna dan sosis. Faris langsung menyantap pizza tuna. Hmmm… aromanya sangat menggugah selera. Irbadh yang biasanya tidak terlalu suka dengan olahan roti pun makan dengan lahap. Yummy 😅

Potongan berlanjut dengan pizza topping jamur. Dan tidak membutuhkan waktu lama sepiring pizza ala Italia sudah ludes dimakan anak-anak.

Seloyang pizza rata-rata harganya 50 ribu rupiah, cukup terjangkau untuk disantap bersama. Cita rasa pizza ini memang sangat Italia, tapi siapa yang menyangka pembuatnya fasih berbahasa Indonesia dengan logat Melayu kental.

Lokasi Warung Pizza ini terletak di Km40 Teluk Bakau, sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Tanjung Pinang. Terletak di tepi pantai dengan pemandangan pantai yang indah, ada beberapa gubuk kecil untuk di sewa berukuran kurang lebih 3×3 meter  menghadap kelaut, harga sewa sekitar 50 ribu rupiah.

Warung Pizza ini hanya buka dari hari Selasa hingga Minggu, jam 10 pagi sampai dengan jam 8 malam. Tak lupa selama berada di tempat ini, pengunjung wajib menjaga kebersihan. Karena pengunjung akan dikenakan denda oleh pemilik warung jika ketahuan membuang sampah sembarangan yakni denda sebesar lima puluh ribu rupiah. Yang wajib diperhatikan juga, disini ada area tertutup  yang hanya diperbolehkan bagi karyawan, salah melangkah masuk bisa langsung diomeli sang pemilik.

Jelang senja pengunjung satu persatu meninggalkan warung pizza. Angin terasa dingin bersamaan dengan terbenamnya sang surya. Kami pun memutuskan untuk segera beranjak menuju ke hotel.